• Tidak ada hasil yang ditemukan

SILABUS MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SILABUS MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)

99 SILABUS

MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Satuan Pendidikan : SMP Negeri 2 Turi

Kelas : VII

Kompetensi Inti :

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan

lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya

KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan

kejadian tampak mata

KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,

menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi

Waktu

Sumber Belajar 3.1 Memahami aspek

keruangan dan

konektivitas antar ruang dan waktu dalam lingkup regional serta perubahan dan keberlanjutan kehidupan manusia (ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan politik).

Keadaan alam Indonesia 1. Gunung berapi 2. Gejala vulkanisme 3. Bencana letusan gunung berapi 4. Mitigasi bencana letusan gunung berapi Mengamati:

Mengamati contoh dan animasi gunung berapi dalam multimedia Mempertanyakan tentang:

Salah satu bentuk muka bumi gunung berapi dan

Tes (tulis/lisan) Untuk menilai kemampuan peserta didik dalam memahami konsep mitigasi bencana letusan gunung berapi

2Jp Multimedia pembelajaran IPS Lampiran : 1. Silabus

(2)

100

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi

Waktu Sumber Belajar 4.3 Mengobservasi dan menyajikan bentuk-bentuk dinamika interaksi manusia dengan

lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi di lingkungan masyarakat sekitar.

kehidupan masyarakat sekitarnya, letusan gunung berapi dan mitigasinya. Mengumpulkan: Mengumpulkan data dan informasi yang terdapat dalam multimedia IPS Mengasosiasikan: Menganalisis informasi untuk mendapatkan kesimpulan mengenai fenomena letusan gunung berapi dan mitigasinya

Mengomunikasikan: Menginformasikan berbagai bentuk mitigasi letusan gunung berapi kepada orang lain

(3)

101

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SMP Negeri 2Turi

Kelas / Semester : VII (Tujuh) /I (Satu) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial

Topik : Keadaan Alam dan Aktivitas Penduduk Indonesia AlokasiWaktu : 2 × 40 Menit

A. Kompetensi Dasar

1. KD 3.1 Memahami aspek keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu dalam lingkup regional serta perubahan dan keberlanjutan kehidupan manusia (ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, danpolitik).

2. KD 4.3 Mengobservasi dan menyajikan bentuk-bentuk dinamika interaksi manusia dengan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi di lingkungan masyarakat sekitar.

B. Indikator Pencapaian Kompetensi

1. Menjelaskan salah satu bentuk muka bumi gunung berapi

2. Mendiskripsikan fenomena letusan gunung berapi sebagai salah satu gejala vulkanisme

3. Menjelaskan kehidupan sosial ekonomi masyarakat gunung berapi

4. Menganalisis bahaya dan dampak letusan gunung berapi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat gunung berapi

5. Mengidentifikasi berbagai tindakan mitigasi bencana gunung berapi C. TujuanPembelajaran

Setelahselesaikegiatanpembelajaran, siswamampu:

1. Menjelaskan salah satu bentuk muka bumi gunung berapi.

2. Mendiskripsikan fenomena letusan gunung berapi sebagai salah satu gejala vulkanisme.

3. Mengidentifikasi bahaya, dampak dan mitigasi bencana gunung berapi. D. Materi Pembelajaran

1. Gunung berapi 2. Gejala vulkanisme

3. Bencana letusan gunung berapi

4. Mitigasi bencana letusan gunung berapi E. MetodePembelajaran

1. Diskusi 2. Tanya Jawab F. KegiatanPembelajaran

Kegiatan Deskripsi

Pendahuluan a. Pembukaan: salam, mengondisikan kelas, berdoa, presensi siswa.

(4)

bentuk muka bumiIndonesiadanpeta sebaran gunung berapi diIndonesia.

a. Apersepsi: “bagaimana keadaan bentuk muka bumi yang ada di daerah sekitar kalian?”

Kegiataninti

1) Guru meminta siswa untuk memperhatikan video tentang gunung berapi

2) Siswa mengungkapkan pendapat sesuai yang ia lihat dalam video

3) Guru menjelaskan materi mengenai beberapa bentuk muka bumi 4) Guru menjelaskan pengertian gunung

5) Siswa diminta menghidupkan computer dan membuka program multimedia pembelajaran IPS pada materi mitigasi bencana letusan gunung berapi

6) Siswabelajar materi mitigasi bencana letusan gunung berapi menggunakan multimedia yang telah disediakan

7) Bertanya jawab dengan siswa tentang hal-hal yang belum dipahami

Penutup a. Bersama-sama dengan peserta didik dan / atau sendiri membuat simpulan pelajaran

b. Melakukan penilaian dan / atau refleksi terhadap kegiatan pembelajaranyang telah dilaksanakan

c. Memberi salam

G. Alat dan SumberBelajar 1. Alat dan Bahan

a. Personal Computer / PC

b. Multimedia pembelajaran IPS pada materi mitigasi bencana letusan gunung berapi

2. Sumber Belajar

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaaan. 2013. Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta: Kemendikbud.

H. Penilaian Proses dan Hasil Belajar I.

IndikatorPencapaianKompetensi Teknik Penilaian

BentukInstrumen ContohInstrumen 1. Menjelaskan salah satu

bentuk muka bumi gunung berapi.

TesTulis PilihanGanda 1. Gunung yang memiliki lubang kepundan atau rekahan dalam kerak bumi tempat keluarnya cairan magma disebut .... a. Gunung mati b. Gunung berapi c. Pegunungan d. Perbukitan

(5)

letusan gunung berapi sebagai salah satu gejala vulkanisme.

atas permukaan bumi melalui rekahan atau pipa kepundan disebut .... a. Tektonisme b. Seisme c. Vulkanisme d. Diatropisme 3. Mengidentifikasi bahaya,

dampak dan mitigasi bencana gunung berapi.

Tes Tulis

PilihanGanda 3. Perhatikan istilah di bawah ini! 1) Awan panas 2) Gas beracun 3) Lahar dingin 4) Lahar letusan Bahaya langsung bencana letusan gunung berapi adalah .... a. 1, 2 dan 3 b. 2, 3 dan 4 c. 1, 2 dan 4 d. 1, 3 dan 4 Yogyakarta, Juli 2014 Mengetahui, Kepala Sekolah ... NIP. ...

Guru Mata Pelajaran,

... NIP. ...

(6)

ANALISIS PEMBELAJARAN IPS

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 2Turi Kelas / Semester : VII (Tujuh) /I (Satu) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial

Topik : Keadaan Alam dan Aktivitas Penduduk Indonesia

Kompetensi Dasar : 3.1 Memahami aspek keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu dalam lingkup regional serta perubahan dan keberlanjutan kehidupan manusia (ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, danpolitik).

4.3 Mengobservasi dan menyajikan bentuk-bentuk dinamika interaksi manusia dengan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi di lingkungan masyarakat sekitar.

Indikator Pencapaian Kompetensi

1. Menjelaskan salah satu bentuk muka bumi gunung berapi

2. Mendiskripsikan fenomena letusan gunung berapi sebagai salah satu gejala vulkanisme

3. Menjelaskan kehidupan sosial ekonomi masyarakat gunung berapi

4. Menganalisis bahaya dan dampak letusan gunung berapi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat gunung berapi

5. Mengidentifikasi berbagai tindakan mitigasi bencana gunung berapi

Gunung Berapi Pengertian Gunung Berapi Kehidupan Masyarakatnya Bahaya Letusan Dampak Letusan Mitigasi Bencana Gejala Vulkanisme Faktor Penyebab Dampak Positif Dampak Negatif

(7)

Intro/Opening

Pengenalan Karakter

Perjalanan Menuju Ke Lab IPS

Masuk Laboraturium

Perkenalan Media

Memencet Tombol Menuju Menu Utama

Tampilan Menu Utama

Petunjuk Umum

Kompete nsi

Materi Evaluasi Pengem bang Pustaka Gunung berapi Bahaya letusan Dampak letusan Mitigasi bencana 8 tindakan mitigasi Clossing Go To End Go To Intro Ya Tidak Lampiran : 4. Flow Chart Pengembangan Multimedia Pembelajaran

(8)

Scene Visual Audio Keterangan 1 Backsound pembukaan masuk ke multimedia - 2 Percakapan antara kartini dan kartono (terlampir)

-

3

- Kartini dan kartono

berjalan menuju lab IPS,

4

Percakapan antara kartini dan kartono (terlampir)

-

5

Percakapan antara kartini dan kartono (terlampir) memperkenalkan media pembelajaran - 6 - transisi 7 Guru membacakan tombol menu yang disediakan

(percakapan terlampir)

Scene menu utama (s7)

8

- Scene transisi dari menu

utama ke petunjuk umum, jadi ketika audience memilih menu petunjuk umum, audience

mengklik menu petunjuk umum kemudian muncul scene ini, seolah-olah guru memencet. 9 Narrator hanya bilang : Petunjuk Umum (Untuk selebihnya Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s7) Judul produk Identitas Kartono Kartini

Background gambar gunung

Kartono Kartini

Background gambar gunung

Kartono Kartini

Background gambar gunung

Kartono Kartini Layar pintar Kartono Kartini Gunung berapi Tangan mengklik Menu utama Guru Petunjuk umum Tangan mengklik

(9)

tidak usah dibacakan oleh narrator)

10

- Scene transisi dari menu

utama ke kompetensi, jadi ketika audience memilih menu kompetensi, audience mengklik menu kompetensi kemudian muncul scene ini, seolah-olah guru memencet.

11 Narrator hanya bilang : Kompetensi Kompetensi inti Kompetensi dasar Indikator dan tujuan

Scene menu kompetensi Diberi tombol:

Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s7)

11.1

Kompetensi inti Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s11) 11.2

Kompetensi dasar Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s11) 11.3 Indikator dan tujuan Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s11) 12

- Scene transisi dari menu

utama ke materi, jadi ketika audience memilih menu materi, audience mengklik menu materi kemudian muncul scene ini, seolah-olah guru memencet. 13 Materi : Gunung berapi Kehidupan sosial ekonomi Bahaya letusan Dampak letusan Mitigasi bencana Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s7) 14 Penjelasan mengenai pengertian gunung berapi (materi terlampir) Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s13) Diberi tombol untuk mengakses video Petunjuk umum Petunjuk umum Tangan mengklik Menu kompetensi Kompetensi inti Kompetensi dasar Indikator dan tujuan Materi Tangan mengklik Menu materi Animasi gunung Penjelasan Guru

(10)

15

Keragaman bentuk muka bumi ternyata diikuti pula oleh keragaman aktivitas sosial masyarakat. Berikut adalah beberapa contoh aktivitas sosial masyarakat sekitar pegunungan. Kehidupan sosial Kehidupan ekonomi

Scene menu kehidupan sosial ekonomi

Masing-masing tombol dapat di klik untuk menuju scene selanjutnya sesuai dengan nama tombol Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s13) 15.1 Kehidupan sosial: (narrator membacakan semua materi kehidupan sosial) Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s15) Jika scene tidak dapat memuat semua

penjelasan, dibuat scrool aja 15.2 Kehidupan ekonomi: (narrator membacakan semua materi kehidupan ekonomi) Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s15) Jika scene tidak dapat memuat semua

penjelasan, dibuat scrool aja 16 Ketika gunung berapi meletus, maka terdapat beberapa bahaya yang timbul akibat letusan tersebut, apa sajakah bahaya yang ditimbulkan? Bahaya yang ditimbulkan antara lain Lava, Awan panas, Letusan, Gas beracun, Hujan abu, Lahar dingin

Scene menu bahaya letusan

Tombol berupa gambar foto asli Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s13) 16.1 Lava: (narrator membacakan semua materi lava) Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s16) 16.2 Awan panas: (narrator membacakan semua materi awan panas)

Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s16) Keh. sosial Guru Keh. sosial Judul Materi Keh. sosial Guru Judul Materi Keh. ekonomi Guru Judul Menu bahaya Guru Judul Menu bahaya Gambar Judul Materi Gambar Judul Materi

(11)

16.3 Letusan: (narrator membacakan semua materi letusan) Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s16) 16.4 Gas beracun: (narrator membacakan semua materi gas beracun)

Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s16) 16.5 Hujan abu: (narrator membacakan semua materi Hujan abu)

Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s16) 16.6 Lahar dingin: (narrator membacakan semua materi Lahar dingin) Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s16) 17 Letusan gunung berapi tentunya akan membawa dampak bagi lingkungan sekitarnya, yang bersifat negatif maupun positif. Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s13) 17.1 Dampak positif: 1. Wilayah sekitar gunung berapi merupakan daerah yang subur 2. Hutan lindung, konservasi air, flora dan fauna 3. Aset wisata

Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s17) Diberi tombol untuk mengakses video 17.1.1 Wilayah sekitar gunung berapi merupakan daerah yang subur Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s17.1) 17.1.2 Sebagai hutan lindung, konservasi air, flora dan fauna

Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s17.1)

17.1.3

Sebagai asset wisata (narrator membacakan semua materi) Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s17.1) 17.2 Dampak negatif: 1. Bagi kehidupan sosial masyarakat Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene Gambar Judul Materi Gambar Judul Materi Gambar Judul Materi Gambar Judul Materi dam. positif Judul Guru Layar dam. negatif Judul Guru Menu dampak positif Gambar Judul Materi Gambar Judul Materi Gambar Judul Materi

(12)

2. Bagi kehidupan ekonomi masyarakat 3. Bagi kehidupan politik dan keamanan 4. Bagi lingkungan hidup sebelumnya (s17) Diberi tombol untuk mengakses video 17.2.1 Dampak negatif bagi kehidupan sosial Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s17.2) 17.2.2 Dampak negatif bagi kehidupan ekonomi Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s17.2) 17.2.3 Dampak negatif bagi kehidupan politik dan keamanan Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s17.2) 17.2.4 Dampak negatif bagi lingkungan hidup Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s17.2) 18 Materi pengertian mitigasi Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s13) Lanjut ke menu selanjutnya (s18.1) 18.1

Materi jenis mitigasi Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s18) Lanjut ke menu selanjutnya (s18.2) 18.2 Mitigasi bencana: 1. Structural (dibacakan macam-macamnya) 2. Non structural (dibacakan macam-macamnya) Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s18.1) 18.3 Pembentukan tim satgas gunung berapi Diberi tombol: Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s18.2) Lanjut ke menu selanjutnya (s18.3.1)

18.3.1 Pembentukan tim Diberi tombol:

Judul Guru Menu dampak positif Gambar Judul Materi Gambar Judul Materi Gambar Judul Materi Gambar Judul Materi Animasi gunung Penjelasan Guru Mitigasi

Structural dan non struktural

Judul

Menu tindakan mitigasi

Judul animasi

(13)

satgas gunung berapi

Ke menu utama (s7) Kembali ke scene sebelumnya (s18.3)

Begitu seterusnya sampai tindakan mitigasi bencana ke delapan

19

- Scene transisi dari menu

utama ke evaluasi, jadi ketika audience memilih menu evaluasi, audience mengklik menu evaluasi kemudian muncul scene ini, seolah-olah guru memencet.

20

Evaluasi

Pilihlah jawaban dari pertanyaan di bawaj ini dengan benar!

Diberi tombol: Ke menu utama (s7)

21

- Scene transisi dari menu

utama ke profil, jadi ketika audience memilih menu profil, audience mengklik menu profil kemudian muncul scene ini, seolah-olah guru memencet. 23.1 Pengembang : yusuf kurniawan Diberi tombol: Lanjut ke scene selanjutnya (s 23.2) 23.2 Pembimbing : Agus Sudarsono, M.Pd Diberi tombol: Kembali ke scene sebelumnya (s 23.1) Lanjut ke scene selanjutnya (s 23.3) 23.3 Narasumber : Supardi, M.Pd Diberi tombol: Kembali ke scene sebelumnya (s 23.2) Lanjut ke scene selanjutnya (s 23.4) 23.4

Ahli media : Satriyo Wibowo, S.Pd Diberi tombol: Kembali ke scene sebelumnya (s 23.3) Lanjut ke scene selanjutnya (s 23.5) 23.5 Ahli materi : Sugiharyanto, M.Si Diberi tombol:

Kembali ke menu utama (s7)

Kembali ke scene sebelumnya (s 23.4) 24

- Scene transisi dari menu

utama ke pustaka, jadi ketika audience memilih menu pustaka, audience Gambar Judul Materi evaluasi Tangan mengklik Soal evaluasi evaluasi Tangan mengklik Pengembang Identitas pengembang Pembimbing Identitas pembimbing Narasumber Identitas narasumber Ahli media Identitas ahli media

Ahli materi Identitas ahli materi

(14)

mengklik menu pustaka kemudian muncul scene ini, seolah-olah guru memencet.

25

Daftar pustaka Diberi tombol:

Kembali ke menu utama (s7)

26

Percakapan penutup dari kartono dan kartini (terlampir)

-

27

- -

Daftar pustaka

Background gambar gunung

Kartono Kartini

Background gambar gunung Apakah anda ingin keluar? Ya/tidak

(15)

Scene Visual Audio Keterangan 1 Backsound pembukaan masuk ke multimedia Tampilan intro 2

kartini dan kartono memperkenalkan diri Tampilan perkenalan 3 - Tampilan menuju ke laboraturium IPS 4

kartini dan kartono mengajak masuk ke laboraturium

Tampilan depan laboraturium IPS

5

Kartini dan kartono memperkenalkan media

Tampilan depan layar pintar

6

- Tampilan transisi menuju

tampilan menu utama

7

Guru membacakan tombol menu yang disediakan

Tampilan menu utama

8

- Tampilan transisi

(16)

9

Narrator membacakan petunjuk umum

Tampilan petunjuk umum

10 - Tampilan transisi 11 Kompetensi : Kompetensi Kompetensi inti Kompetensi dasar Indikator dan tujuan

Tampilan menu kompetensi

11.1 dst.

Kompetensi inti Tampilan kompetensi inti (muncul keterangan kompetensi inti) 12 - Tampilan transisi 13 Materi : Gunung berapi Kehidupan sosial ekonomi Bahaya letusan Dampak letusan Mitigasi bencana

Tampilan menu materi

14

Penjelasan mengenai pengertian gunung berapi

Tampilan materi gunung berapi

15

Guru menjelaskan materi mengenai kehidupan sosial ekonomi

Tampilan menu kehidupan sosial ekonomi

(17)

16

Guru membacakan bahaya letusan gunung berapi

Tampilan menu bahaya letusan gunung berapi

16.1 dst.

Lava merupakan magma yang telah mencapai permukaan bumi, bersifat pekat dan panas, sehingga dapat merusak apa saja yang dilaluinya.

Tampilan bahaya lava

17

Letusan gunung berapi tentunya akan membawa dampak bagi lingkungan sekitarnya, yang bersifat negatif maupun positif.

Tampilan menu dampak letusan

17.1

Narrator membacakan materi dampak positif letusan gunung berapi

Tampilan menu dampak positif

17.1.1 dst.

Wilayah sekitar gunung berapi merupakan daerah yang subur

Tampilan dampak positif pertama yaitu lahan subur

18

Materi pengertian mitigasi

Tampilan menu awal materi mitigasi bencana letusan gunung berapi

18.1

Materi jenis mitigasi Tampilan Materi jenis mitigasi 18.2 Mitigasi bencana: 1. Structural (dibacakan macam-macamnya) 2. Non structural (dibacakan macam-macamnya)

Tampilan menu tindakan mitigasi bencana

(18)

18.3 dst.

Pembentukan tim satgas gunung berapi. Tim ini juga bertugas selama 24 jam untuk mengadakan hubungan komunikasi dengan pos pengamatan gunung berapi.

Tampilan awal materi pembentukan tim satgas gunung berapi 19 - Tampilan transisi 20 dst. Evaluasi

Pilihlah jawaban dari pertanyaan di bawaj ini dengan benar! Tampilan evaluasi 21 - Tampilan transisi 22.1 dst. Pengembang : yusuf kurniawan Tampilan profil pengembang 22 - Tampilan transisi 23

Daftar pustaka Tampilan daftar pustaka

24

Penutup dari kartini dan kartono

Tampilan penutup

25

(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)

Konversi Skor untuk Ahli Materi a. Jumlah Sub Indikator = 20

Skor Tertinggi = 5

Skor Terendah = 1

b. Skor Maksimal Ideal = Jumlah sub indikator × Skor tertinggi

= 20 × 5

= 100

c. Skor Minimal Ideal = Jumlah sub indikator × Skor terendah

= 20 × 1

= 20

d. Rerata Skor Ideal (Mi) = 1⁄2 (Skor maksimal ideal + Skor minimal ideal)

= 1⁄2 (100 + 20)

= 60

e. Simpangan Baku Ideal (SBi) = 1 6

⁄ (Skor maksimal ideal – Skor minimal ideal)

= 1

6

⁄ (100 – 20)

= 13,33

Konversi Data Kuantitatif ke Data Kualitatif

No. Rumus Rerata Skor Kategori

1 X > Mi + 1,8 × SBi X > 60 + (1,8 × 13,33) X > 60 + 23,94 X > 83,94 > 4,2 Sangat Baik 2 Mi + (0,6 × SBi) < X < Mi + (1,8 × SBi) 60 + (0,6 × 13,33) < X < 60 + (1,8 × 13,33) 60 + (7,98) < X < 60 + (23,94) 67,98 < X < 83,94 > 3,4 - 4,2 Baik 3 Mi – (0,6 × SBi) < X < Mi + (0,6 × SBi) 60 – (0,6 × 13,33) < X < 60 + (0,6 × 13,33) 60 – (7,98) < X < 60 + (7,98) 52,02 < X < 67,98 > 2,6 - 3,4 Cukup 4 Mi – (1,8 × SBi) < X < Mi – (0,6 × SBi) 60 – (1,8 × 13,33) < X < 60 – (0,6 × 13,33) 60 – (23,94) < X < 60 – (7,98) 36,06 < X < 52,02 > 1,8 - 2,6 Kurang 5 X < Mi– 1,8 × SBi X < 60 – (1,8 × 13,33) X < 60 – (23,94) X < 36,06 <1,8 Sangat Kurang

(37)

Konversi Skor untuk Ahli Media a. Jumlah Sub Indikator = 20

Skor Tertinggi = 5

Skor Terendah = 1

b. Skor Maksimal Ideal = Jumlah sub indikator × Skor tertinggi

= 20 × 5

= 100

c. Skor Minimal Ideal = Jumlah sub indikator × Skor terendah

= 20 × 1

= 20

d. Rerata Skor Ideal (Mi) = 1⁄2 (Skor maksimal ideal + Skor minimal ideal)

= 1⁄2 (100 + 20)

= 60

e. Simpangan Baku Ideal (SBi) = 1 6

⁄ (Skor maksimal ideal – Skor minimal ideal)

= 1

6

⁄ (100 – 20)

= 13,33

Konversi Data Kuantitatif ke Data Kualitatif

No. Rumus Rerata Skor Kategori

1 X > Mi + 1,8 × SBi X > 60 + (1,8 × 13,33) X > 60 + 23,94 X > 83,94 > 4,2 Sangat Baik 2 Mi + (0,6 × SBi) < X < Mi + (1,8 × SBi) 60 + (0,6 × 13,33) < X < 60 + (1,8 × 13,33) 60 + (7,98) < X < 60 + (23,94) 67,98 < X < 83,94 > 3,4 - 4,2 Baik 3 Mi – (0,6 × SBi) < X < Mi + (0,6 × SBi) 60 – (0,6 × 13,33) < X < 60 + (0,6 × 13,33) 60 – (7,98) < X < 60 + (7,98) 52,02 < X < 67,98 > 2,6 - 3,4 Cukup 4 Mi – (1,8 × SBi) < X < Mi – (0,6 × SBi) 60 – (1,8 × 13,33) < X < 60 – (0,6 × 13,33) 60 – (23,94) < X < 60 – (7,98) 36,06 < X < 52,02 > 1,8 - 2,6 Kurang 5 X < Mi– 1,8 × SBi X < 60 – (1,8 × 13,33) X < 60 – (23,94) X < 36,06 <1,8 Sangat Kurang

(38)

Konversi Skor untuk Siswa a. Jumlah Sub Indikator = 20

Skor Tertinggi = 5

Skor Terendah = 1

b. Skor Maksimal Ideal = Jumlah sub indikator × Skor tertinggi

= 20 × 5

= 100

c. Skor Minimal Ideal = Jumlah sub indikator × Skor terendah

= 20 × 1

= 20

d. Rerata Skor Ideal (Mi) = 1⁄2 (Skor maksimal ideal + Skor minimal ideal)

= 1⁄2 (100 + 20)

= 60

e. Simpangan Baku Ideal (SBi) = 1 6

⁄ (Skor maksimal ideal – Skor minimal ideal)

= 1

6

⁄ (100 – 20)

= 13,33

Konversi Data Kuantitatif ke Data Kualitatif

No. Rumus Rerata Skor Kategori

1 X > Mi + 1,8 × SBi X > 60 + (1,8 × 13,33) X > 60 + 23,94 X > 83,94 > 4,2 Sangat Baik 2 Mi + (0,6 × SBi) < X < Mi + (1,8 × SBi) 60 + (0,6 × 13,33) < X < 60 + (1,8 × 13,33) 60 + (7,98) < X < 60 + (23,94) 67,98 < X < 83,94 > 3,4 - 4,2 Baik 3 Mi – (0,6 × SBi) < X < Mi + (0,6 × SBi) 60 – (0,6 × 13,33) < X < 60 + (0,6 × 13,33) 60 – (7,98) < X < 60 + (7,98) 52,02 < X < 67,98 > 2,6 - 3,4 Cukup 4 Mi – (1,8 × SBi) < X < Mi – (0,6 × SBi) 60 – (1,8 × 13,33) < X < 60 – (0,6 × 13,33) 60 – (23,94) < X < 60 – (7,98) 36,06 < X < 52,02 > 1,8 - 2,6 Kurang 5 X < Mi– 1,8 × SBi X < 60 – (1,8 × 13,33) X < 60 – (23,94) X < 36,06 <1,8 Sangat Kurang

(39)
(40)
(41)

Tabel 19. Hasil uji coba perorangan No. Nama Siswa Indikator Jumlah Rata-rata 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1 Septia Eka C 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 100 5,0 2 Fitriana Ari N 5 5 4 5 4 5 5 4 5 5 4 5 5 4 5 5 4 5 5 5 94 4,7 3 Kusmiyati 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 4 5 5 5 98 4,9 4 Vita Kurnia 5 5 5 5 5 5 4 5 4 4 5 5 5 4 4 5 4 5 5 4 93 4,7 5 Esti Deviana 4 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 4 5 5 5 96 4,8 Jumlah 24 25 24 25 24 24 24 24 24 24 23 25 25 22 24 25 21 25 25 24 481 24,05 Rata-rata 4,8 5,0 4,8 5,0 4,8 4,8 4,8 4,8 4,8 4,8 4,6 5,0 5,0 4,4 4,8 5,0 4,2 5,0 5,0 4,8 96,2 4,8

Tabel 20. Hasil uji coba kelompok kecil

No. Nama Siswa Indikator Σ Ra ta-rat a 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1 Ardian B. 4 4 4 4 3 5 4 5 3 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 78 3,9 0 2 Agus Supriyadi 4 4 4 5 3 5 4 5 3 4 5 4 3 5 4 4 5 5 5 4 85 4,2 5 3 Achmad Nur Sidik 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 83 4,1 5 4 Aldi Setiawan 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 3 4 3 4 80 4,0 0 5 Alifa Wianda A 5 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 97 4,8 5 6 Anang Dwi N 4 4 4 5 5 4 5 5 5 4 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 94 4,7 0 7 Angga Yonifan 5 5 5 5 5 5 4 4 5 4 5 5 5 4 4 4 5 5 5 5 94 4,7 0 8 Antony Dendy S 5 4 5 5 4 5 5 5 4 4 4 4 4 4 3 5 4 3 5 5 87 4,3 5 9 Arfandi Setiawan 5 5 5 4 4 5 5 5 5 4 4 5 4 4 5 4 5 5 4 5 92 4,6 0 10 Aldhita Putri N 5 4 4 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 97 4,8 5 Jumlah 46 43 43 46 42 47 45 47 42 42 44 45 42 44 42 45 46 45 45 46 887 44, 35 Rata-rata 4,6 4,3 4,3 4,6 4,2 4,7 4,5 4,7 4,2 4,2 4,4 4,5 4,2 4,4 4,2 4,5 4,6 4,5 4,5 4,6 88, 7 4,4 4

(42)

Tabel 21. Hasil uji coba lapangan No. Nama Siswa

Indikator Jumlah Ra ta-rat a 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1 Annisa Fitri Istiqomah 5 5 4 5 4 4 4 5 5 4 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 87 4,4 2 Cindy Risnawaty 5 5 5 4 4 4 5 4 5 4 4 5 5 5 4 4 5 5 4 5 91 4,6 3 Adistika Nurian Sari 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 100 5,0 4 Dinda Ahsa Islamiati 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 4 5 4 97 4,9 5 Ana Fitriyaningsih 5 5 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 85 4,3 6 Ariska Ratna S 5 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 5 4 85 4,3 7 Cika Febriani 5 4 5 5 4 4 5 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 86 4,3 8 Arya Dwi S 5 4 4 5 4 5 4 4 5 5 5 5 4 5 4 4 5 4 4 4 89 4,5 9 Aderian Fadila 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 99 5,0 10 Bagas Rizal K 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 4 5 4 5 4 5 4 94 4,7 11 Krisna Nursila G 5 3 4 5 4 3 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 5 4 4 5 84 4,2 12 Fahrul Dwi Z 5 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 5 4 5 4 4 4 4 4 4 81 4,1 13 Neni Nur Utami 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 99 5,0 14 Lutfi Eka ayusti 4 4 5 5 4 4 5 5 4 4 5 5 4 5 5 4 4 5 5 4 90 4,5 15 Hanif Mahmudah 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 100 5,0 16 Mira Rusmayani 4 4 5 5 4 4 4 4 4 5 4 5 5 4 4 5 5 5 5 5 90 4,5 17 Nanang Kurnia W 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 97 4,9 18 Mahfuda Asrori 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 98 4,9 19 Ervan Dwi Eryanto 4 4 3 5 4 4 4 4 3 3 3 4 3 5 4 5 5 4 4 5 80 4,0 20 Haris Nur Ismawan 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 4 4 5 5 4 5 5 96 4,8 21 Herdha Nur A. 5 5 5 4 4 5 5 5 4 4 4 4 4 3 5 5 5 5 5 4 90 4,5 22 Fatah Wicaksono 5 5 5 4 4 5 5 5 4 4 4 4 4 3 5 5 5 5 5 4 90 4,5 23 Dwi Septi Wijayanti 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 100 5,0 24 Erna Yuli W. 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 100 5,0 25 Arifah Nur Azizah 5 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 4 5 4 90 4,5 26 Dewi Aisyatun 5 5 4 4 4 4 5 5 4 5 4 5 4 3 4 5 4 5 5 4 88 4,4 27 Monica Suri 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 100 5,0 28 Indah Kusuma Rini 5 4 5 4 4 5 5 4 4 4 5 5 4 5 4 5 4 4 5 4 89 4,5 29 Faiqbal Adha Z. 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 98 4,9 30 Heriyanto 5 4 4 5 4 3 4 5 4 4 5 5 5 4 4 5 5 4 5 5 89 4,5 Jumlah 145 137 140 141 130 136 140 138 137 136 135 143 136 134 136 141 142 135 143 137 2762 8,1 13 Rata-rata 4,83 4,57 4,67 4,7 4,33 4,53 4,67 4,6 4,57 4,53 4,5 4,77 4,53 4,47 4,53 4,7 4,73 4,5 4,77 4,57 92,1 4,6

(43)

Gambar 9. Peneliti mengenalkan media kepada siswa

Gambar 10. Peneliti meminta siswa untuk memperhatikan penjelasan tokoh

animasi

Gambar 11. Peneliti menjelaskan materi awal kepada siswa

Gambar 12. Siswa melanjutkan belajar materi secara mandiri

Gambar 13. Siswa melanjutkan belajar materi secara mandiri

Gambar 14. Peneliti melihat dan mengawasi proses belajar siswa

Gambar 15. Siswa mengisi angket/kuisioner

Gambar 16. Siswa dan peneliti berfoto bersama setelah uji coba produk selesai

dilaksanakan Lampiran : 14. Dokumentasi Pelaksanaan Penelitian

(44)
(45)
(46)

Gambar

Tabel 20. Hasil uji coba kelompok kecil
Tabel 21. Hasil uji coba lapangan

Referensi

Dokumen terkait

Two types of damage cost have been estimated: (1) the treatment or prevention costs (those incurred to clean up the environment and restore human health to comply with legislation or

(2) FPPWK Kabupaten/Kota melalui ketua dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (2) melakukan konsultasi dan koordinasi kepada Gubernur

gunakan kipas atau bisa juga bila tidak ada kipas dengan kertas atau lap yang dapat digunakan sebagai pengganti kipas... KEHADIRAN SEORANG

Kelompok Kerja (Pokja) 3 Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tahun Anggaran 2016 akan melaksanakan Pelelangan Umum dengan Pascakualifikasi

Namun, ada kalanya kita bosan dengan nasi yang berwarna putih saja, kita bisa mengubah kebosanan itu dengan cara mengubah nasi yang biasa kita makan dengan cara di goreng atau

Jika diamati dalam konteks masyarakat Indonesia kedudukan serta fungsi Pancasila dan UUD 1945 bagi umat Islam Indonesia, sekalipun tidak dapat disamakan, sebenarnya dapat

[r]

Dalam hukum positif Indonesia, euthanasia atau pembunuhan atas permintaan sendiri yang jelas dinyatakan dengan kesungguhan hati dari si korban diatur dalam Pasal 344 KUHP