i
SÊRAT PANGLIPUR TIS-TIS
(Suatu Tinjauan Filologis)
SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi sebagian Persyaratan
Guna Melengkapi Gelar Sarjana Sastra Program Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Sebelas Maret
Disusun oleh
CICI EBTI APRIYANI
C0112007
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2016
v
MOTTO
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan (QS. Ar-Rahman: 55)
Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh (QS. Al Ashr: 1-3)
Aku hidup maka aku terus bergerak, takdir itu akan nyata jika ada ikhtiar (Cici Ebti Apriyani)
Bersyukur dan ikhlas, yakin usaha sampai (Himpunan Mahasiswa Islam)
vi
PERSEMBAHAN
Karya ini kupersembahkan untuk:
1. Ayah dan ibuku tercinta 2. Saudara-saudaraku tersayang 3. Semua kawan-kawanku terbaik 4. Guru-guru yang memberi berjuta ilmu 5. Suri tauladan yang menjadi inspirasi 6. Almamaterku
vii
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Skripsi dengan judul Sêrat Panglipur Tis-Tis (Suatu Tinjauan
Filologis)ini disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan guna
memperoleh gelar Sarjana Sastra Program Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik berkat bantuan dari berbagai pihak, maka penulis sampaikan ucapan terima kasih kepada: 1. Prof. Drs. Riyadi Santosa, M.Ed., Ph.D., selaku Dekan Fakultas Ilmu
Budaya Universitas Sebelas Maret yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyusun skripsi ini.
2. Dr. Supana, M.Hum., selaku KepalaProgram Studi Sastra Daerah yang telah memberikan ilmunya dan kesempatan kepada penulis untuk menyusun skripsi ini.
3. Drs. W. Hendrosaputro, M.Si., selaku Pembimbing I sekaligus Pembimbing Akademik yang selalu memberikan nasihat dan membimbing selama melakukan proses akademik di Program Studi Sastra Daerah, serta telah meluangkan waktu dan memberikan dukungan kepada penulis sejak awal hingga sampai akhir penulisan skripsi ini.
4. Drs. Sisyono Eko Widodo, M.Hum., selaku Pembimbing II yang telah membantu dan memberikan dukungan kepada penulis selama proses penulisan skripsi ini.
viii
5. Drs. Imam Sutardjo, M.Hum., selaku Ketua Bidang Filologi yang telah membantu dan memberikan arahan dalam pengajuan skripsi ini.
6. Bapak dan Ibu dosen Program Studi Sastra Daerah yang tidak bisa disebutkan satu per satu, sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang telah memberikan ilmu tanpa henti-hentinya sejak semester 1 hingga sekarang untuk dijadikan bekal yang berharga bagi penulis.
7. Pihak-pihak di perpustakaan baik di Perpustakaan Pusat Universitas Sebelas Maret maupun Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya, serta pihak-pihak museum di Surakarta: Museum Radya Pustaka, Sasana Pustaka Surakarta, Reksa Pustaka Mangkunegaran, dan Yayasan Sastra yang telah menyediakan sarana dan prasarana bagi penulis selama pengerjaan penelitian ini.
8. Kanda Arif yang telah bersedia meluangkan waktu dan memberikan informasi tentang mantra sebagai narasumber dalam penelitian ini. 9. Ayah dan Ibu yang selalu merelakan jiwa dan raganya tanpa lelah
membimbing dan mengiringi perjalanan hidup penulis dengan penuh cinta dan kasih.
10. Saudara-saudara dan handai taulan yang selalu memberikan motivasi kepada penulis untuk terus menimba ilmu dan menjadi pribadi yang lebih baik.
11. Kawan-kawan serta sahabat terbaik yang selalu menyemangati dan memotivasi penulis.teman-teman seperjuangan: Kukuh, Syafirilla, Maya, Purwanti, Sinta, Puput, Kharisma, Kusuma, Panca, Elita dan teman-teman Sastra Daerah 2012. Kawan-kawan organisasi HMJ
ix
PANDAWA, SSC FSSR, BEM FSSR, The Java Orchestra, teman-teman volunteer Rumah Hebat Indonesia, seluruh pengajar TPA Al Barokah, sahabat trainer AMT, dan sahabat KKN Vokasi Ngijo, serta kawan-kawan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) komisariat Muhammad Iqbal yang telah menjadi sahabat sekaligus keluarga besar penulis.
12. Semua pihak yang telah membantu penulis yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Akhirnya dengan penuh ketulusan penulis berdoa semoga amal kebaikan serta sumbangsih dari semua pihak yang telah membantu penyelesaian skripsi ini mendapatkan balasan dari Allah SWT. Amin.
Penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca yang budiman. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran sangat diharapkan demi perbaikan ke depan.
Surakarta, Juni 2016
x
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PERSETUJUAN ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
PERYATAAN ... iv
MOTTO ... v
PERSEMBAHAN ... vi
KATA PENGANTAR ... vii
DAFTAR ISI ... x
DAFTAR TABEL ... xiii
DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG... xiv
DAFTAR LAMPIRAN ... xv
DAFTAR GAMBAR ... xviii
ABSTRAK ... xx
SARIPATHI ... xxi
ABSTRACT ... xxii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
xi B. Batasan Masalah... 17 C. Rumusan Masalah ... 17 D. Tujuan Penelitian ... 17 E. Manfaat Penelitian ... 18 1. Manfaat Teoretis ... 18 2. Manfaat Praktis ... 18 F. Kajian Teori ... 18 1. Pengertian Filologi ... 18 2. Objek Filologi ... 19
3. Langkah Kerja Penelitian Filologi ... 20
a. Inventarisasi Naskah ... 21
b. Deskripsi Naskah ... 22
c. Transliterasi ... 23
d. Suntingan Teks dan Aparat Kritik... 23
e. Terjemahan ... 24
4. Penghibur Kesedihan: Hikmah di Balik Peristiwa Sejarah ... 25
G. Metode Penelitian... 27
1. Bentuk dan Jenis Penelitian ... 27
2. Sumber Data dan Data ... 28
3. Teknik Pengumpulan Data ... 29
4. Teknik Analisis Data ... 30
H. Sistematika Penulisan ... 31
BAB II ANALISIS DATA... 33
xii
1. Deskripsi Naskah ... 33
2. Kritik Teks ... 42
3. Suntingan Teks, Aparat Kritik dan Terjemahan ... 48
B. Kajian Isi ... 112
BAB III PENUTUP ... 132
A. Simpulan ... 132
B. Saran ... 133
DAFTAR PUSTAKA ... 134
xiii
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Varian Lacuna ... 44
Tabel 2. Varian Adisi... 45
Tabel 3. Varian Hypercorrect ... 45
Tabel 4. Varian Corrupt ... 46
Tabel 5. Kosakata Bahasa Indonesia ... 47
xiv
DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG
A. Daftar Singkatan B : bait Br : baris cm : centi meter Hlm. : halaman
KBBI : Kamus Besar Bahasa Indonesia Ket : keterangan
No. : nomor P : pupuh
SPT : Sêrat Panglipur Tis-Tis B. Daftar Lambang
e : dibaca “e” seperti kata “sate” ê : dibaca “ə” seperti kata “selatan” è : dibaca “E” seperti kata “ bebek”
* : edisi teks berdasarkan pertimbangan linguistik @ : edisi teks berdasarkan pertimbangan konteks kalimat # : edisi teks berdasarkan pertimbangan interpertasi peneliti ( ) : tanda kurung lengkung digunakan untuk mengapit keterangan
atau penjelasan, contoh: keraton utara (Mangkunegaran) [ ] : tanda kurung siku digunakan untuk mengapit keterangan
halaman, contoh: ... ka [2] mardikan têmbe wuntak/… / : menunjukkan pergantian baris dalam setiap bait têmbang // : menunjukkan pergantian bait dalam setiap pupuh têmbang
xv
DAFTAR LAMPIRAN
SPT Cover ... 140
SPT Halaman sesudah Cover ... 141
SPT Halaman 1 ... 142 SPT Halaman 2 ... 143 SPT Halaman 3 ... 144 SPT Halaman 4 ... 145 SPT Halaman 5 ... 146 SPT Halaman 6 ... 147 SPT Halaman 7 ... 148 SPT Halaman 8 ... 149 SPT Halaman 9 ... 150 SPT Halaman 10 ... 151 SPT Halaman 11 ... 152 SPT Halaman 12 ... 153 SPT Halaman 13 ... 154 SPT Halaman 14 ... 155 SPT Halaman 15 ... 156
xvi SPT Halaman 16 ... 157 SPT Halaman 17 ... 158 SPT Halaman 18 ... 159 SPT Halaman 19 ... 160 SPT Halaman 20 ... 161 SPT Halaman 21 ... 162 SPT Halaman 22 ... 163 SPT Halaman 23 ... 164 SPT Halaman 24 ... 165 SPT Halaman 25 ... 166 SPT Halaman 26 ... 167 SPT Halaman 27 ... 168 SPT Halaman 28 ... 169 SPT Halaman 29 ... 170 SPT Halaman 30 ... 171 SPT Halaman 31 ... 172 SPT Halaman 32 ... 173 SPT Halaman 33 ... 174 SPT Halaman 34 ... 175
xvii
SPT Halaman 35 ... 176
Cover Belakang ... 177
xviii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Judul naskah ... 3
Gambar 2 Keterangan Angka dan Nomor ... 4
Gambar 3 VarianLacuna 1 ... 8 Gambar 4 VarianLacuna 2 ... 9 Gambar 5 VarianAdisi1 ... 10 Gambar 6 VarianAdisi2 ... 10 Gambar 7 VarianAdisi3 ... 11 Gambar 8 VarianHypercorrect 1 ... 12 Gambar 9 VarianHypercorrect 2 ... 12
Gambar 10 Nomor Halaman ... 12
Gambar 11 Tanda Titik Dua ( : ) sebagai Kata Kunci ... 13
Gambar 12 Tanda Titik Dua ( : ) sebagai Penjelas Makna Kata ... 14
Gambar 13 Penanda Mandrawa tiap Pergantian Pupuh Tembang ... 14
Gambar 14 Penanda Pada untuk Pergantian Bait Tembang ... 14
Gambar 15 Sasmita Tembang ... 14
xix
Gambar 17Cover Depan ... 35
xx
ABSTRAK
Cici Ebti Apriyani. C0112007. Sêrat Panglipur Tis-Tis (Suatu Tinjauan
Filologis). Skripsi: Program Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimana suntingan teks dari Sêrat Panglipur Tis-Tisyang bersih dari kesalahan? (2) Bagaimana isi yang terkandung dalam Sêrat Panglipur Tis-Tis?
Tujuan penelitian ini adalah (1) menyajikan suntingan teks Sêrat
Panglipur Tis-Tis yang bersih dari kesalahan. (2) mengungkapkan isi dari Sêrat Panglipur Tis-Tis.
Bentuk penelitian ini merupakan penelitian filologi yang bersifat deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian perpustakaan atau library research. Sumber data penelitian ini adalah naskah berjudul Sêrat Panglipur Tis-Tis yang merupakan milik pribadi Ari Mukti beralamat di Jalan Sri Rejeki No. 20, Munggut, Madiun, Jawa Timur. Data dalam penelitian ini dibedakan menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah varian teks dan isi naskah. Sêrat Panglipur
Tis-Tisberisi cuplikan peristiwa sejarah kemerdekaan Indonesia, khususnya di
Surakarta. Data sekunder yang digunakan sebagai pendukung atau penunjang dalam penelitian ini adalah buku-buku dan artikel ilmiah yang terkait dengan penelitian.
Teknik pengumpulan data diawali dengan melakukan penjaringan naskah di masyarakat yang menjadi kepemilikan pribadi. Kemudian dilanjutkan dengan metode studi pustaka dengan teknik membaca dan mencatat untuk melakukan penelusuran dari katalog agar diketahui naskah jamak atau tunggal. Hasil dari studi pustaka tersebut didapatkan bahwa naskah Sêrat Panglipur Tis-Tis adalah naskah tunggal.
Teknik analisis data dengan analisis secara filologi dan analisis isi. Analisis filologi menggunakan penyuntingan naskah tunggal yaitu dengan metode edisi standar. Analisis isi naskah menggunakan metode interpertasi.
Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) varian-varian yang terdapat dalam naskah Sêrat Panglipur Tis-Tis yaitu 10 varian
lacuna, 7 varian adisi, 7 varian hypercorrect, dan 1 varian corrupt. Suntingan teks
merupakan terbitan yang sudah melalui tahapan kritik teks sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. (2) Sêrat Panglipur Tis-Tis berisi tentang cuplikan sejarah kemerdekaan Indonesia yang terbagi dalam empat subbab cerita yaitu:a) Sejarah Kemerdekaan Indonesia (1942-1945), termuat dalam pupuh 1-3; b) Peristiwa Heroik di Surakarta (27 September 1945), termuat dalam pupuh
4-6;c) Pertempuran Surabaya (10 November 1945), termuat dalam pupuh 7-8; dan
d) Hikmah di Balik Sejarah: Arti Kemerdekaan bagi Manusia.
xxi
SARIPATHI
Cici Ebti Apriyani. C0112007. 2016. Sêrat Panglipur Tis-Tis (Suatu Tinjauan
Filologis). Skripsi: Program Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Pawiyatan
Luhur Sêbêlas Marêt Surakarta Hadiningrat.
Prêkawis ingkang dipunrêmbag wontên panalitèn mênika inggih punika (1) kados pundi suntingan teks naskah Sêrat Panglipur Tis-Tisingkang rêsik saking kalêpatan? (2) punapa isining Sêrat Panglipur Tis-Tis?
Ancasipun panalitèn mênika inggih punika (1) nêrbitakên suntingan teks
Sêrat Panglipur Tis-Tisingkang rêsik saking kalêpatan. (2) ngandharakên isinipun Sêrat Panglipur Tis-Tis.
Wujuding panalitèn inggih punika panalitèn filologi ingkang sipatipun
deskriptif kualitatif. Jinisipun panalitèn inggih punika panalitèn pustaka utawi library research. Sumber data panalitèn mênika inggih punika naskah Sêrat Panglipur Tis-Tisingkang dados kagunganipun Ari Mukti ingkang mapan wontên
margi Sri Rêjêki no.20, Munggut, Madiun, Jawa Timur. Data wontên panalitèn punika dipunbedaakên dados kalih, inggih punika data primer lan data sekunder.
Data primer inggih punika varian teks saha isinipun teks. Sêrat Panglipur Tis-Tisngêmot cariyos babagan Sujarah Kamardikan Indonesia, mliginipun ing
Surakarta. Data sekunder ingkang dipun-ginakakên kangge nyêngkuyung panalitên saking buku-buku lan artikel ilmiah.
Teknik pengumpulan data inggih punika kawiwitan saking pênjaringan
naskah wontên bêbrayan ingkang dados gadhahanipun pribadi. Lajêng ngginakakên metode studi pustaka ngangge teknik maos lan nyathêt kangge madosi wontên katalog supados sagêd dipuntêmtokakên naskahipun jamak utawi tunggal. Lajêng dipunpirsani mênawi naskah Sêrat Panglipur Tis-Tispunika naskah tunggal.
Teknik analisis data kanthi analisis filologi lan analisis isi. Analisis filologi ngginakakên metode penyuntingan naskah tunggal inggih punika metode edisi standar. Analisis isinipun ngginakakên metode interpertasi.
Sêsampunipun panalitèn, sagêd dipunpêndhêt dudutan: (1) varian-varian wontên naskah Sêrat Panglipur Tis-Tisinggih punika 10 lacuna, 7 adisi, 7
hypercorrect, lan 1 corrupt. Suntingan teks ingkang sampun ngliwati kritik teks
satêmah sagêd dipuntanggêljawabakên kanthi ilmiah. (2) Sêrat Panglipur
Tis-Tisngêmot isi babagan sujarah kamardikan Indonesia ingkang dipuncariyosakên
dados sêkawan subbab inggih punika: a) Sujarah Kamardikan Indonesia (1942-1945), wontên ing pupuh 1-3; b) Peristiwa Heroik ing Surakarta (27 Sèptèmbêr 1945), wontên ing pupuh 4-6; c) Paprangan Surabaya (10 Novèmbêr 1945), wontên ing pupuh 7-8, lan d) Hikmah saking Peristiwa Sujarah: Têgêsipun Kamardikan tumrap Manungsa.
Têmbung kunci: Sêrat Panglipur Tis-Tis, filologi, suntingan teks, cuplikan sujarah.
xxii
ABSTRACT
Cici Ebti Apriyani. C0112007. Sêrat Panglipur Tis-Tis (A Philological Review).
Thesis: Study Program of Javanese Literature, Faculty of Cultural Sciences,
University of Sebelas Maret Surakarta.
The research problems which are discussed in this study are (1) how is the text editing of Sêrat Panglipur Tis-Tisfree of errors? and (2) how is the content of Sêrat Panglipur Tis-Tis?
This research aims at (1) providing text editing of Sêrat Panglipur
Tiswhich is free from errors and (2) revealing the content of Sêrat Panglipur Tis-Tis.
This is a philological research applying qualitative and descriptive methods.The type of research implemented was the library research.The source of data were manuscript entitled Sêrat Panglipur Tis-Tis belonging to private individual named Ari Mukti living on Jalan Sri Rejeki Number 20, Munggut, Madiun, East Java. The sources of data applied in this research were primary data and secondary data. The primary data of this research were text varieties and manuscript content. Sêrat Panglipur Tis-Tiscontains of historical citation of Indonesia Independence, particularly in Surakarta. The secondary data applied as supporting data in this research were books and scientific articles related to the research.
The technique of collecting data started by conducting the manuscriptobservationin the society belonging to private individual. Then, the library study method followed the previous step by applying reading and catalogue techniques aiming at ascertaining whether it belongs to singular or plural manuscript. The result of the library study has shown that the manuscript of
Sêrat Panglipur Tis-Tisbelongs to a single manuscript.
The technique of data analysis was conducted by using philological technique and contentanalysis. Philological analysis used in this research applied an editingof single manuscript which is a standard edition method. Moreover, the content analysis applied interpretation method.
According to the result of data analysis, it can be concluded that (1) there are varieties of Sêrat Panglipur Tis-Tisnamely, 10 lacuna, 7 adisi, 7 hypercorrect, and 1 corrupt.The text editing is an edition which has been through a stage of textual critism and therefore it can be scientifically justified; (2) Sêrat Panglipur
Tis-Tis contains of historical citation of Indonesia Independencewhich is divided
into four sub-chapters of a story, namely, a) the history of Indonesia Independence (1942-1945), included in pupuh 1-3; b) Heroic Events in Surakarta (September 27th, 1945), included in pupuh 4-6;c) The battle of Surabaya (November 10th, 1945), included in pupuh 7-8; and d) the philosophy behind the history: Independence Meaning towards for Human.