• Tidak ada hasil yang ditemukan

PESERTA WORKSHOP PENULISAN JURNAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PESERTA WORKSHOP PENULISAN JURNAL"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PESERTA WORKSHOP PENULISAN JURNAL INTERNASIONAL

ISI SURAKARTA 21 JULI 2016

NO NAMA JUDUL JURUSAN/PRODI/UNIT

01. Donie Fadjar Kurniawan The Homonym of Polish And Indonesian: Exploring Terminology Televisi dan Film

02. Agus Ahmadi Kreativitas Kriya Wayang Kulit Di Surakarta Kriya

03. Mustofa Repositori Institusi Karya Seni Berbasis Omeka UPT. Perpustakaan

04. Joko Setiyono Perpustakaan Sebagai Sumber Belajar UPT. Perpustakaan

05. Sri Hesti Heriwati Tembang Macapat: Berkontribusi Terhadap Pembentukan Watak Kepribadian

Desain Interior

06. I Nyoman Murtana The Symbolic Expression of The Resistance of Garuda Pascasarjana 07. Nunuk Nur Shokiyah Effect Painting Activity Toward Adolescents Emotional Intelligence Seni Rupa Murni 08. Muh. Arif Jati P.

Joko Budiwiyanto Sri Marwati Nanuk Rahayu

Implementasi Model Seni Wisata Berbasis Budaya Lokal sebagai Pemberdayaan Masyarakat Kawasan Merapi Pasca Erupsi

Desain

09. Joko Budiwiyanto Gebyok Rumah Jawa Komodifikasi, Modifikasi, dan Aplikasi Pada Interior

Desain

10. Andry Prasetyo Agus Heru Setiawan M. Ali Nurhasan Islam

Peran Model Alih Media Digital Dalam Upaya Penyelamatan Dan Kemudahan Akses naskah Kuno Koleksi Museum Radya pustaka di Surakarta

Fotografi

11. Ana Rosmiati Nilai-Nilai Pendidikan Yang terkandung Dalam Syair Lagu Tembang Macapat “Mijil” (Sebuah Tinjauan Sosiolinguistik

DKV

12. NRA. Candra Analisis Teknik Pengambilan Gambar Pada Film Bergenre Horor “KM 97”

Televisi dan Film

13. Basnendar Herry Prilosadoso

Motif Batik Berbasis Wayang Beber Sebagai Upaya Penguatan Kearifan Lokal di pacitan

DKV

14. Nerfita Primadewi Race in American Popular Film Televisi dan Film

15. Wahyu Novianto Realisme Epik Dalam pertunjukan lakon “KUP” Teater Segogurih Yogyakarta

Teater

16. Suroto Hutan pasir Sunyi : Dedy Lutan’s Perspective on Dayaks UPT. Ajang Gelar 17. Agung Purnomo

FP. Sri Wuryani

Pengembangan Desain Kain Lurik Bayat Untuk Elemen Interior Sebagai Upaya Optimalisasi Potensi Industri Kreatif Di Kecamatan

Bayat Kabupaten Klaten Desain Interior

(2)

Lampiran 1. JADWAL WORKSHOP

Waktu

Diskripsi kegiatan

Penanggungjawab/ Narasumber

08.00-09.00

Registrasi Peserta  dan Coffee Break

Panitia

MC: Surooto Heru, S.Sn., MM

09.00-09.15

Pembukaan :

Sambutan oleh Ketua LPPMPP

09.15-12.00

Presentasi materi

Narasuumber: M. Yasir Alimi, Ph.D

Moderator: Nerfita Primadewi, M.Sn

12.00-13.00

Ishoma

Panitia

13.00-15.00

Sharing / Klinik proposal artikel ilmiah

Narasuumber: M. Yasir Alimi, Ph.D

Fasillitator: Sumarno, S.Sn., MA

Moderator: Nerfita Primadewi, M.Sn

15.00-15.30

Coffee Break

Panitia

Referensi

Dokumen terkait

Kerentanan dan Ketahanan Sekolah dalam Manajemen risiko Bencana Berbasis Gender: Studi Kasus SD Keningar Kawasan Erupsi Merapi Magelang, dalam Dewi Candraningrum (Ed) Ekofeminisme

Di tataran strategi dan implementasi, terdapat dua koridor utama yang terdiri dari ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya; serta yang berbasis media, desain dan iptek.. Selain

menunjang pemberdayaan masyarakat dalam upaya melestarikan dan mengembangkan budaya lokal sebagai salah satu tujuan wisata budaya maupun wisata sejarah.. Bagaimana

Berdasarkan hasil eksplorasi di lapangan, institusi lokal yang terlibat dalam pengelolaan bencana di kawasan Gunung Kelud Kabupaten Kediri pasca erupsi tahun 2014

Pengembangan aktivitas wisata budaya dalam hai ini adalah melihat seni dan budaya lokal perlu dilakukan pengembangan agar aktivitas wisata budaya ini dapat terus

Rencana penanganan pada blok I lebih kepada penataan kawasan wisata Selo berbasis ekowisata sehingga blok ini dapat menjadi daya tarik utama Kawasan Wisata Selo di Lereng Gunung Merapi

Menemukan konsep wisata budaya lokal tanean lanjhang sebagai pengembangan kawasan strategis dan berkelanjukan sustainable.15 Pada kebijakan RTRW Jawa Timur, Kabupaten Pamekasan masuk

Model Desa Wisata Kegiatan pariwisata yang berbasis kepada peternakan yang terpadu dan berbasis: komunitas, budaya,lingkungan, dan pendidikan dengan strategi pemberdayaan masyarakat