• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTRUME INTERNASIONAL HAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "INSTRUME INTERNASIONAL HAM"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

HAM MERUPAKAN BAGIAN DARI HUKUM 

INTERNASIONAL 

SUMBER HUKUM INTERNASIONAL: (Pasal 38.1 

Statuta Mahkamah Internasional) 

Konvensi internasional; 

Kebiasaan internasional (prakIk umum yang 

diterima sebagai hukum); 

Asas‐asas hukum umum yang diterima oleh bangsa 

yang beradab; 

Putusan pengadilan dan ajaran para ahli 

(3)

KONVENSI/TRAKTAT 

Pasal 2 Konvensi Wina: 

Suatu perjanjian internasional yang 

ditandatangani di antara negara‐negara 

dalam bentuk tertulis yang diatur oleh hukum 

internasional, baik dibuat dalam satu 

(4)

Kebiasaan  

PrakIk umum; 

Sifat runtut (kekerapan pengulangan); 

Keyakinan akan kewajiban hukum pada 

sebagian negara. 

 

(5)

SUBYEK HUKUM INTERNASIONAL 

• 

Negara; 

• 

Organisasi Internasional Publik; 

• 

Orang‐perorang. 

(6)

INSTRUMEN HAM INTERNASIONAL 

PASAL 1 PIAGAM PBB: 

 䇾Tujuan dari Perserikatan Bangsa‐Bangsa adalah: ...serta  meningkatkan penghormatan bagi hak asasi manusia dan 

kebebasan fundamental bagi semua orang tanpa pembedaan ras,  jenis kelamin, bahasa atau agama...䇿 

 

PASAL 55 PIAGAM PBB 

...Perserikatan Bangsa‐Bangsa akan menggalakkan:  a. ... 

b. ... 

(7)

THE INTERNATIONAL BILL OF HUMAN 

RIGHTS 

The Universal DeclaraIon of Human Rights 

The InternaIonal Covenant on Civil and 

PoliIcal Rights 

The InternaIonal Covenant on Economics, 

Sosial and Cultural Rights 

(8)

UDHR 

• 

Disahkan Majelis Umum PBB pada 10 

Desember 1948 (48 negara mendukung, 0 

menolak, 8 abstain). 

• 

Pernyataan sejagat Idak secara langsung 

memberi akibat hukum; 

• 

Mengikat sebagai bagian dari hukum 

kebiasaan internasional; 

(9)

UDHR 

• 

Pasal 1: dasar filosofis 

• 

Pasal 2 – 21: Hak sipil dan poliIk 

• 

Pasal 22 – 27: Hak ekonomi, sosial, dan 

budaya. 

(10)

GENERASI HAM MENURUT KAREL VASAK 

GENERASI PERTAMA 

Hak sipil dan poliIk; 

Lebih merupakan bebas dari (freedom from) 

daripada hak dari/atas (freedom for); 

(11)

GENERASI KEDUA 

• 

Reaksi terhadap pelanggaran oleh kapitalisme 

(eksploitasi pekerja dan masyarakat kolonial); 

• 

Bersifat posiIf (freedom for / right for / right 

to); 

(12)

GENERASI KETIGA 

•  Refleksi dari bangkitnya nasionalisme negara keIga;  •  Keinginan mengelola kekayaan alam; 

•  MelipuI: 

–  the right to poliIcal, economic, social, and cultural self‐

determinaIon; 

–  The right to economic and social development; 

–  The right to parIcipate in and benefit from common heritage of 

Mankind; 

–  The right to peace 

(13)

TRAKTAT PENTING LAINNYA 

•  Konvensi tentang Pencegahan Penghukuman Kejahatan Genosida; 

•  Konvensi berkaitan dengan Status Pengungsi; 

•  Protokol mengenai Status Pengungsi; 

•  Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi 

Ras; 

•  Konvensi tentang Penghapusan Diskriminasi terhadap Perempuan; 

•  Konvensi terhadap Penyiksaan dan Kekejaman lainnya; Perlakuan atau 

Penghukuman Idak Manusiawi atau yang Merendahkan Martabat  Manusia; 

•  Konvensi tentang Hak Anak; 

•  Protokol Opsi pada ICCPR, yang bertujuan untuk penghapusan hukuman 

(14)

Deklarasi Perlindungan Bagi Semua Orang Dari Penghilangan 

Secara Paksa (Resolusi MU 47/133 tanggal 18 Desember 

1992). 

Deklarasi Hak Orang‐Orang Yang Termasuk Bangsa Atau Suku 

Bangsa, Agama, dan Bahasa Minoritas (Resolusi MU 47/135, 

18 Desember 1992). 

Konvensi Sehubungan dengan Kedudukan Pengungsi (28 Juli 

1951). 

Konvensi Internasional tentang Perlindungan Hak Semua 

Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya. (Resolusi MU 

45/158, 18 Desember 1990). 

Resolusi Komisi Hak Asasi Manusia 1993/77 tentang 

Pengusiran Paksa. 

(15)

•  Deklarasi tentang Pemberian Kemerdekaan Kepada Negara‐ Negara dan Bangsa‐Bangsa Jajahan (Resolusi MU 1514(XV), 14  Des 1960). 

•  Resolusi MU tentang Kedaulatan Permanen Atas Sumber Daya  Alam (1803 (XVII, 14 Des 1962). 

•  Konvensi mengenai Penindasan dan Penghukuman Kejahatan  Apartheid (Resolusi MU 3068 (XXVIII), 30 Nop. 1973). 

•  Konvensi Melawan Diskriminasi Pendidikan (UNESCO, 14 Des.  1960). 

•  Konvensi Perbudakan, 25 September 1926). 

•  Konvensi Penghapusan Kerja Paksa (25 Juni 1957). 

(16)

• 

Konvensi tentang Kewarganegaraan Wanita Kawin. 

• 

Konvensi tentang Kewarganegaraan Wanita. 

• 

Konvensi mengenai Status Orang yang Tidak 

Berkewarganegaraan. 

• 

Konvensi tentang Suaka PoliIk, 

• 

Konvensi tentang Suaka DiplomaIk. 

• 

Konvensi mengenai Persetujuan Perkawinan, Usia 

Minimum Perkawinan dan Pencatatan Perkawinan. 

• 

Konvensi tentang Kebebasan Berhimpun dan Perlindungan 

untuk Berorganisasi. 

(17)

INSTITUSI PEMANTAU HAM 

• 

Dewan Ekonomi dan Sosial; 

• 

Komisi Hak Asasi Manusia 

 Dewan Hak Asasi 

Manusia;  

(18)

KOMITE PEMANTAU TRAKTAT 

Human Rights Commijee 

 ICCPR; 

Commijee on Economic, Social and Cultural 

Rights 

 CESCR 

Commijee on the EliminaIon of Racial 

DiscriminaIon 

 CERD 

Commijee on the EliminaIon of DiscriminaIon 

Against Women 

 CEDAW 

Commijee Against Torture 

 CAT 

Referensi

Dokumen terkait

Dilihat dari aspek tekstur menunjukkan (F hitung > F (tabel) = 13,06 < 2,80) menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dari keempat sampel brownies kukus

[r]

Perbedaan nilai voltase pada solar cell jenis policrystal dan amorphous disebabkan oleh perbedaan jenis ikatan pada molekul – molekulnya, sehingga mempengaruhi

masyarakat Mandar di Kecamatan Sendana Kabupaten Majene ialah diantaranya: (1) penentuan calon dilihat dari akhlaknya yang baik (agama); (2) penjajakan dengan maksud

Pada saat keadaan normal aktifitas saraf simpatik pada gajah biasanya berlangsung secara cepat bahkan pada saat tertentu terjadi dengan sangat cepat, tetapi saat terjadi

Tahap yang keempat yaitu tahap Implementasi (Implementation) yang hasilnya meliputi: 1) Uji coba LKS, yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Samigaluh. Selama proses uji

Rasio struktur modal yang besar maka semakin besar pula resiko yang ditanggung perusahaan sehingga menyebabkan turunnya minat investor untuk menanamkan modalnya

Hasil penelitian Aku (2005) menyatakan bahwa sexing dengan gradien albumin BSA menggunakan pengencer Andromed® memperlihatkan spermatozoa belum kapasitasi pada