• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

PENDEKATAN PROFESIONALISASI

+(5.$0$<$-$70,.$

(2)

Pendekatan Karakteristik

(

the trait approach

)

 Pendekatan ini memandang bahwa profesi memiliki seperangkat elemen yang

membedakannya dengan pekerjaan lainnya

 Elemen yang ada menjadi bagian integral

 Hasil studi mengenai karakteristik profesi sebagai berikut:

 Kemampuan intelektual yang diperoleh melalui

pendidikan

(3)

 Memiliki pengetahuan praktis yang dapat digunakan langsung oleh orang lain

 Memiliki teknik kerja yang dapat dikomunikasikan

 Memiliki kapasitas mengorganisasikan kerja secara mandiri atau self organization

 Mementingkan kepentingan orang lain (altruism)

 Memiliki kode etik guru

What was your code of honour??

(4)

 Memiliki sanksi dan tanggung jawab komunita  Mempunyai sistem upah

(5)

Pendekatan Institusional

(the institutional approach)

 Memandang profesi dari kemajuan suatu pekerjaan ke arah pencapaian status ideal suatu profesi

 H.L Wilensky mengemukakan lima langkah memprofesionalkan suatu pekerjaan

 Memunculkan pekerjaan yang penuh waktu

 Menetapkan sekolah sebagai tempat menjalani proses pendidikan atau pelatihan

 Mendirikan asosiasi profesi

 Melakukan agitasi secara politis untuk memperjuangkan adanya perlindungan hukum terhadap asosiasi profesi

(6)

 Menurut T. Caplow mengemukakan lima tahapan dalam memprofesionalkan

pekerjaan

 Menetapkan perkumpulan profesi

 Mengubah & menetapkan pekerjaan itu menjadi

suatu kebutuhan

 Menetapkan & mengembangkan kode etik

 Melancarkan agitasi untuk memperoleh dukungan

masyarakat

(7)

Pendekatan Legalistik

(the legalistic approach)

 Menekankan pengakuan suatu profesi oleh negara atau pemerintah

 Misal: dilindungi undang-undang

 Menurut M. Friedman, pengakuan profesi agar menjadi profesi yang real ditempuh melalui:

(8)

Tingkat Kemampuan Profesional

Guru

 Menurut Semiawan sebagai berikut

 Tenaga Profesional

 Tenaga Semi-profesional  Tenaga Para-profesional

 Menurut Windham sebagai berikut

 Berkualifikasi penuh  Berkualifikasi sebagian

(9)

Qualified, possessing the academic & teacher

training attainment appropriate the assigned level & type of teaching

Underqualified, possessing the academic but not the teacher training appropriate to the level of assignment

Unqualified, possessing neither the academic nor the teacher traning attainment appropriate to the level of assignment

(10)

Instructional Leader

 10 kompetensi????

 Mengembangkan kepribadian

 Menguasai landasan kependidikan  Menguasai bahan pengajaran

 Menyusun program pengajaran  dll

 Berubah menjadi 4 Kompetensi Guru

 ? Hard Skills (kemampuan analitis)  ? Hard Skills (kemampuan analitis)  ? Soft Skills

(11)

Breaking news

 Mengingat keterbatasan waktu, pendidikan yang diberikan di ruang kuliah pada

umumnya lebih difokuskan kepada kemampuan analitis (hard skills). Ex: penguasaan materi

 Sedangkan pendidikan yang lebih bersifat kemampuan interaksi sosial (soft skills) dan pendidikan kepribadian harus dilakukan. Ex:

(12)

soft skills merupakan istilah sosiologis yang merujuk pada sekumpulan karakteristik kepribadian, daya tarik sosial, kemampuan berbahasa, kebiasaan pribadi,

kepekaan/kepedulian, serta optimisme.

Soft skills ini melengkapi hard skills- yang bisa dikatakan juga sebagai persyaratan teknis dari suatu pekerjaan.

Soft skills tersebut mencakup :

 (a) kualitas pribadi - misalnya tanggung jawab,

kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi,

manajemen (pengendalian) diri, dan integritas atau kejujuran; dan

 (b) ketrampilan interpersonal, misalnya berpartisipasi sebagai anggota kelompok, mengajar (berbagi

(13)

Emotional spiritual quation (ESQ)

(14)

Profesionalisasi Tenaga

Kependidikan

 Agar mampu merespon perubahan & tuntutan dunia pendidikan secara

komprehensif

 Memiliki SENSE OF ASPIRATION

(15)

Jenis Pendidikan Tenaga

Kependidikan

 Pendidikan pra-jabatan (pre-service education)

(16)

In-Service Education

 Kegiatan pendidikan, pelatihan, pengembangan

Short, medium, long goals

 Pengembangan organisasi

 Manfaat pengembangan personalia

 Peningkatan performansi  Antisipasi tugas baru

(17)

Setiap hari berpotensi baik;

tetapi memang tidak setiap

pribadi dari kita berfokus

pada perasaan, pikiran, dan

tindakan yang mengubah

potensi baik menjadi

Referensi

Dokumen terkait

Industri Pengolahan Kelapa merupakan usaha terpadu yang dapat memanfaatkan seluruh bahan yang ada dalam buah kelapa, sehingga tidak ada bahan terbuang, bisa dikatakan nilai

Merupakan suatu jenis komputer yang bisa digunakan untuk mengolah data yang bersifat kwantitatif (sangat banyak jumlahnya).. Komputer Hybrid : Merupakan jenis komputer yang

“ Secara konvensional mencakup penguasaan dunia fisik dan biologis, tetapi secara luas juga meliputi teknologi sosial, terutama teknologi sosial pembangunan sehingga teknologi

Materi-materi mata kuliah ini selain mencakup sejarah juga meliputi perbedaanya dengan praktik psikoterapi yang dilakukan oleh psikolog dan psikiater2. Selain itu,

Statistika menyajikan data dalam bentuk yang lebih baik dan mudah dianalisis, sehingga dengan cepat bisa diambil keputusan, bisa juga dibandingkan sifat-sifat antar

Akreditasi adalah rangkaian kegiatan pengakuan formal oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), yang menyatakan bahwa suatu lembaga/laboratorium telah memenuhi

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah praktek 3 SKS yang mencakup: pembuatan perencanaan suatu usaha Boga dengan memperhatikan berbagai aspek: analisis

Paham ideologi ini memandang, bahwa ketidaksederajatan masyarakat merupakan suatu hukum alami, suatu hal yang mustahil bisa dihindari serta sudah merupakan