• Tidak ada hasil yang ditemukan

WIRAUSAHA DIBIDANG KECANTIKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "WIRAUSAHA DIBIDANG KECANTIKAN"

Copied!
59
0
0

Teks penuh

(1)

WIRAUSAHA DI BIDANG

KECANTIKAN

Disusun oleh:

(2)

entrepreneur

• Seorang wirausaha atau entrepreneur

menurut Schumpeter (Winardi, 2005: 22-26) adalah seseorang yang selalu berupaya

mereformasi, revolusi, dan eksploatasi untuk memperoleh penemuan baru dalam

menjalankan usahanya.

(3)

entrepreneur

• Sedangkan para ahli ilmu jiwa memandang

entrepreneur dari sudut pandang behavioural, yaitu sebagai individu yang berorientasi pada prestasi yang dirangsang untuk mencari

tantangan-tantangan.

• Pandangan ilmu jiwa ini yang selanjutnya menjadi menjadi dasar pijak dalam

(4)

Wirausaha atau

entrepreneur

• Wirausaha adalah orang yang memiliki keberanian untuk mendirikan suatu usaha.

• Wirausaha atau entrepreneur

adalah orang yang berani hidup tanpa menggantungkan orang lain tetapi pencipta lapangan pekerjaan yang menjadi

(5)

• Adapun segala aktivitas yang dilakukan oleh

entrepreneur adalah kewirausahaan atau

(6)

the five P’s of entrepreneurship

Purposeful. Sets goals and strives diligently to accomplish them.

Persuasive. Influences others, such as bankers, suppliers, and customer to assist in reaching desired goals.

Persistent. Persues goals continually and often against great odds. Set back and disppoinment do not halt the efforts

toward goal attainment.

Presumptuous. Strike out boldly and act when orhers hesitate to do so. Is willing to take calculated risk and to accept

innovative approaches.

(7)

purposeful

• Seorang wirausaha harus memiliki tujuan yang jelas atau

purposeful, yaitu

menempatkan tujuan secara cerdas dan

(8)
(9)

persuasive

• Wirausaha memerlukan kemampuan persuasive

bila berhubungan

dengan bank, suppliers

(10)

persistent

• Sikap persistent wirausaha dengan selalu kontinyu dan konsisten terhadap tujuan yang ditetapkan

• dan selalu melawan segala rintangan,

• menata ulang hal-hal yang mengecewakan serta tidak pernah berhenti berupaya menuju sukses untuk

(11)

Presumptuous.

• Berani dan bertindak ketika orang lain ragu untuk melakukannya. • Bersedia mengambil

risiko dihitung dan

(12)

perspektif

• Perspektif adalah sudut

pandang seseorang terhadap sesuatu, secara luas, dan

(13)

10 langkah sukses wirausaha

Adrias Harefa (2002)

• (a) digerakkan oleh ide dan impian,

• (b) lebih mengandalkan kreatifitas dan inovasi,

• (c) memiliki keberanian,

• (d) percaya pada hoki secara positif,

(14)

10 langkah sukses wirausaha

Adrias Harefa (2002)

• (f) memilih usaha sesuai hobi dan minat,

• (g) mulai usaha dengan modal seadanya,

• (h) senang mencoba hal baru,

• (i) selalu bangkit dari kegagalan, dan

(15)
(16)
(17)
(18)
(19)

24 CIRI KEPRIBADIAN KREATIF

Menurut Dedi Supriyadi

• Terbuka terhadap pengalaman baru

• Fleksibel dalam berpikir dan merespon

• Bebas dalam menyatakan pendapat dan perasaan

• Menghargai fantasi

(20)

24 CIRI KEPRIBADIAN KREATIF

Menurut Dedi Supriyadi

• Mempunyai pendapat sendiri dan tidak

mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain

• Mempunyai rasa ingin tahu yang besar

• Toleran terhadap perbedaan pendapat dan situasi yang tidak pasti

• Mengambil resiko yang diperhitungkan

(21)

24 CIRI KEPRIBADIAN KREATIF

Menurut Dedi Supriyadi

• Memiliki tanggung jawab dan komitmen terhadap tugas

• Tekun dan tidak mudah bosan

• Tidak kehabisan akal dalam memecahkan permasalahan

• Kaya akan inisiatif

(22)

24 CIRI KEPRIBADIAN KREATIF

Menurut Dedi Supriyadi

• Lebih berorientasi pada masa kini dan masa depan

• Memiliki citra diri yang positif dan stabilitas emosi

• Tertarik pada hal-hal yang bersifat abstrak,

kompleks, holistik, dan mengandung teka-teki

• Memiliki gagasan orisinal

(23)

24 CIRI KEPRIBADIAN KREATIF

Menurut Dedi Supriyadi

• Menggunakan waktu luang untuk kegiatan yang bermanfaat dan konstruktif bagi

pengembangan diri

• Kritis terhadap pendapat orang lain

• Senang mengajukan pertanyaan yang baik

(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)

"Peluang Adalah EMAS"

• di ibaratkan sebagai emas yang bernilai yang sayang jika harus dilewatkan.

• Jika anda ingin menjadi seorang pengusaha sukses,maka jangan sekali-sekali mengabaikan peluang usaha yang ada yang sebenarnya banyak disekitar kita.

• Namun sayangnya peluang itu sering kali kita abaikan

karena kita serasa bingung untuk memanfaatkannya,serta harus dimulai dari mana

(47)

Berikut tips cara memanfaatkan

peluang usaha :

1. Melakukan Riset Pasar :

Kita perlu akan data2 mengenai pasar produk yang akan menjadi unggulan.

agar produk kita bisa diterima oleh orang lain, selain itu perlunya data2 mengenai tingkat

persaingan pasar, kompetisi harga, karakteristik konsumen dll,

agar kita bisa

(48)

Market PLAN

• 2. Mempersiapkan dan menyusun

rencana (market plan), mencakup target

(49)

• 3. Patuh terhadap aturan, dengan kata lain tidak melanggar aturan dari pemerintah setempat,atau melanggar norma2 yang

(50)
(51)

• 5. Jika ke empat poin dasar diatas sudah kita lakukan, maka hal yang paling penting adalah mempraktekannya.

• Anda harus berani memulai wirausaha atas ide-ide anda

(52)

Jangan takut untuk memulai usaha..

1. Melakukan Riset Pasar : Ya, kita perlu akan data2

mengenai pasar produk yang akan menjadi unggulan. agar produk kita bisa diterima oleh orang lain, selain itu

perlunya data2 mengenai tingkat persaingan pasar,

kompetisi harga, karakteristik konsumen dll, hal ini agar kita bisa memprediksikan mengenai usaha kita apakah akan

mampu bertahan atau tidak.

2. Mempersiapkan dan menyusun rencana (market plan), mencakup target pasar produk, target pendapatan

perbulan,, biaya operasional dll.

(53)

• Memang tidak lah mudah bagi seseorang untuk bisa memanfaatkan peluang usaha dengan cara memanfaatkannya atau mempraktekannya dalam dunia wirausaha yang sesungguhnya.

• Ini akan terasa berat karena selain membutuhkan ketekunan, tenaga juga modal yang jumlahnya

(54)
(55)
(56)

7. Mulai usaha dengan modal

seadanya,

• Uang bukan satu-satunya faktor

(57)

8. Senang mencoba hal baru

• Seorang wirausaha,

(58)

9. selalu bangkit dari kegagalan

• Blajarlah dari anak kecil yang sedang belajar

berjalan

• Dia tertawa ketika jatuh • Dan berusaha bangkit

(59)

10.Tidak mengandalkan gelar

• Ijazah adalah legalitas • Kita bekeja dengan

Referensi

Dokumen terkait

Paper merupakan ringkasan dari penelitian yang kita buat, dengan kata lain paper sama dengan tugas akhir, hanya saja ringkas serta tidak serinci sebuah riset tugas akhir..

Paper merupakan ringkasan dari penelitian yang kita buat, dengan kata lain paper sama dengan tugas akhir, hanya saja ringkas serta tidak serinci sebuah riset tugas akhir..

Dorongan yang kita dapat itu bisa bersumber dari mana saja, entah itu dari diri kita sendiri atu pun dari hal atau orang lain Menurut Syaiful Bahri (2002:115) MOTIVASI

Luaran dari program ini tentulah untuk peluang usaha bisnis, karena kita bisa melihat penikmat jajanan pinggir jalan sehat begitu banyak, ini pangsa pasar yang sangat mejajikan dan

Menurut Mokoginta (2010:1) teknologi informasi biasanya dikaitkan dengan sebuah identifikasi yang tidak lain adalah komputer tapi apakah harus selalu komputer?, kita bisa

Menurut riset CDMI, peluang Indonesia untuk merebut pasar Asia dan dunia sangat luas, pasalnya beberapa negara produsen kakao seperti Vietnam, Malaysia dan Filipina masih

perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user86.Sawi Monumen Sawi monumen tubuhnya amat tegak dan berdaun kompak. Penampilan sawi jenis ini sekilas mirip dengan petsai. Tangkai daun berwarna putih berukuran agak lebar dengan tulang daun yang juga berwarna putih. Daunnya sendiri berwarna hijau segar. Jenis sawi ini tegolong terbesar dan terberat di antara jenis sawi lainnya. D.Syarat Tumbuh Tanaman Sawi Syarat tumbuh tanaman sawi dalam budidaya tanaman sawi adalah sebagai berikut : 1.Iklim Tanaman sawi tidak cocok dengan hawa panas, yang dikehendaki ialah hawa yang dingin dengan suhu antara 150 C - 200 C. Pada suhu di bawah 150 C cepat berbunga, sedangkan pada suhu di atas 200 C tidak akan berbunga. 2.Ketinggian Tempat Di daerah pegunungan yang tingginya lebih dari 1000 m dpl tanaman sawi bisa bertelur, tetapi di daerah rendah tak bisa bertelur. 3.Tanah Tanaman sawi tumbuh dengan baik pada tanah lempung yang subur dan cukup menahan air. (AAK, 1992). Syarat-syarat penting untuk bertanam sawi ialah tanahnya gembur, banyak mengandung humus (subur), dan keadaan pembuangan airnya (drainase) baik. Derajat keasaman tanah (pH) antara 6–7 (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user9E.Teknik Budidaya Tanaman Sawi 1.Pengadaan benih Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Penanaman sawi memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, disimpan di tempat penyimpanan dan diharapkan lama penyimpanan benih tidak lebih dari 3 tahun.( Eko Margiyanto, 2007) Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara membuat sendiri atau membeli benih yang telah siap tanam. Pengadaan benih dengan cara membeli akan lebih praktis, petani tinggal menggunakan tanpa jerih payah. Sedangkan pengadaan benih dengan cara membuat sendiri cukup rumit. Di samping itu, mutunya belum tentu terjamin baik (Cahyono, 2003). Sawi diperbanyak dengan benih. Benih yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya tumbuh baik. Benih sawi sudah banyak dijual di toko-toko pertanian. Sebelum ditanam di lapang, sebaiknya benih sawi disemaikan terlebih dahulu. Persemaian dapat dilakukan di bedengan atau di kotak persemaian (Anonim, 2007). 2.Pengolahan tanah Sebelum menanam sawi hendaknya tanah digarap lebih dahulu, supaya tanah-tanah yang padat bisa menjadi longgar, sehingga pertukaran perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user10udara di dalam tanah menjadi baik, gas-gas oksigen dapat masuk ke dalam tanah, gas-gas yang meracuni akar tanaman dapat teroksidasi, dan asam-asam dapat keluar dari tanah. Selain itu, dengan longgarnya tanah maka akar tanaman dapat bergerak dengan bebas meyerap zat-zat makanan di dalamnya (AAK, 1992). Untuk tanaman sayuran dibutuhkan tanah yang mempunyai syarat-syarat di bawah ini : a.Tanah harus gembur sampai cukup dalam. b.Di dalam tanah tidak boleh banyak batu. c.Air dalam tanah mudah meresap ke bawah. Ini berarti tanah tersebut tidak boleh mudah menjadi padat. d.Dalam musim hujan, air harus mudah meresap ke dalam tanah. Ini berarti pembuangan air harus cukup baik. Tujuan pembuatan bedengan dalam budidaya tanaman sayuran adalah : a.Memudahkan pembuangan air hujan, melalui selokan. b.Memudahkan meresapnya air hujan maupun air penyiraman ke dalam tanah. c.Memudahkan pemeliharaan, karena kita dapat berjalan antar bedengan dengan bedengan. d.Menghindarkan terinjak-injaknya tanah antara tanaman hingga menjadi padat. ( Rismunandar, 1983 ). 3.Penanaman Pada penanaman yang benihnya langsung disebarkan di tempat penanaman, yang perlu dijalankan adalah : a.Supaya keadaan tanah tetap lembab dan untuk mempercepat berkecambahnya benih, sehari sebelum tanam, tanah harus diairi terlebih dahulu. perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user11b.Tanah diaduk (dihaluskan), rumput-rumput dihilangkan, kemudian benih disebarkan menurut deretan secara merata. c.Setelah disebarkan, benih tersebut ditutup dengan tanah, pasir, atau pupuk kandang yang halus. d.Kemudian disiram sampai merata, dan waktu yang baik dalam meyebarkan benih adalah pagi atau sore hari. (AAK, 1992). Penanaman dapat dilakukan setelah tanaman sawi berumur 3 - 4 Minggu sejak benih disemaikan. Jarak tanam yang digunakan umumnya 20 x 20 cm. Kegiatan penanaman ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar air siraman tidak menguap dan tanah menjadi lembab (Anonim, 2007). Waktu bertanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (Maret). Walaupun demikian dapat pula ditanam pada musim kemarau, asalkan diberi air secukupnya (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). 4.Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan dalam budidaya tanaman sawi meliputi tahapan penjarangan tanaman, penyiangan dan pembumbunan, serta pemupukan susulan. a.Penjarangan tanaman Penanaman sawi tanpa melalui tahap pembibitan biasanya tumbuh kurang teratur. Di sana-sini sering terlihat tanaman-tanaman yang terlalu pendek/dekat. Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman tersebut kurang begitu baik. Jarak yang terlalu rapat menyebabkan adanya persaingan dalam menyerap unsur-unsur hara di dalam tanah. Dalam hal ini penjarangan dilakukan untuk mendapatkan kualitas hasil yang baik. Penjarangan umumnya dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Sisakan tanaman yang tumbuh baik dengan jarak antar tanaman yang teratur (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user12b.Penyiangan dan pembumbunan Biasanya setelah turun hujan, tanah di sekitar tanaman menjadi padat sehingga perlu digemburkan. Sambil menggemburkan tanah, kita juga dapat melakukan pencabutan rumput-rumput liar yang tumbuh. Penggemburan tanah ini jangan sampai merusak perakaran tanaman. Kegiatan ini biasanya dilakukan 2 minggu sekali (Anonim, 2007). Untuk membersihkan tanaman liar berupa rerumputan seperti alang-alang hampir sama dengan tanaman perdu, mula-mula rumput dicabut kemudian tanah dikorek dengan gancu. Akar-akar yang terangkat diambil, dikumpulkan, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari, setelah kering, rumput kemudian dibakar (Duljapar dan Khoirudin, 2000). Ketika tanaman berumur satu bulan perlu dilakukan penyiangan dan pembumbunan. Tujuannya agar tanaman tidak terganggu oleh gulma dan menjaga agar akar tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung (Tim Penulis PS, 1995 ). c.Pemupukan Setelah tanaman tumbuh baik, kira-kira 10 hari setelah tanam, pemupukan perlu dilakukan. Oleh karena yang akan dikonsumsi adalah daunnya yang tentunya diinginkan penampilan daun yang baik, maka pupuk yang diberikan sebaiknya mengandung Nitrogen (Anonim, 2007). Pemberian Urea sebagai pupuk tambahan bisa dilakukan dengan cara penaburan dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali. Dapat juga dengan melarutkan dalam air, lalu disiramkan pada bedeng penanaman. Satu sendok urea, sekitar 25 g, dilarutkan dalam 25 l air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Pada saat penyiraman, tanah dalam bedengan sebaiknya tidak dalam keadaan kering. Waktu penyiraman pupuk tambahan dapat dilakukan pagi atau sore hari (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user13Jenis-jenis unsur yag diperlukan tanaman sudah kita ketahui bersama. Kini kita beralih membicarakan pupuk atau rabuk, yang merupakan kunci dari kesuburan tanah kita. Karena pupuk tak lain dari zat yang berisisi satu unsur atau lebih yang dimaksudkan untuk menggantikan unsur yang habis diserap tanaman dari tanah. Jadi kalau kita memupuk berarti menambah unsur hara bagi tanah (pupuk akar) dan tanaman (pupuk daun). Sama dengan unsur hara tanah yang mengenal unsur hara makro dan mikro, pupuk juga demikian. Jadi meskipun jumlah pupuk belakangan cenderung makin beragam dengan merek yang bermacam-macam, kita tidak akan terkecoh. Sebab pupuk apapun namanya, entah itu buatan manca negara, dari segi unsur yang dikandungnya ia tak lain dari pupuk makro atau pupuk mikro. Jadi patokan kita dalam membeli pupuk adalah unsur yang dikandungnya (Lingga, 1997). Pemupukan membantu tanaman memperoleh hara yang dibutuhkanya. Unsur hara yang pokok dibutuhkan tanaman adalah unsur Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Itulah sebabnya ketiga unsur ini (NPK) merupakan pupuk utama yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk organik juga dibutuhkan oleh tanaman, memang kandungan haranya jauh dibawah pupuk kimia, tetapi pupuk organik memiliki kelebihan membantu menggemburkan tanah dan menyatu secara alami menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah (Nazarudin, 1998). 5.Pengendalian hama dan penyakit Hama yang sering menyerang tanaman sawi adalah ulat daun. Apabila tanaman telah diserangnya, maka tanaman perlu disemprot dengan insektisida. Yang perlu diperhatikan adalah waktu penyemprotannya. Untuk tanaman sayur-sayuran, penyemprotan dilakukan minimal 20 hari sebelum dipanen agar keracunan pada konsumen dapat terhindar (Anonim, 2007). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user14OPT yang menyerang pada tanaman sawi yaitu kumbang daun (Phyllotreta vitata), ulat daun (Plutella xylostella), ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis), dan lalat pengerek daun (Lyriomiza sp.). Berdasarkan tingkat populasi dan kerusakan tanaman yang ditimbulkan, maka peringkat OPT yang menyerang tanaman sawi berturut-turut adalah P. vitata, Lyriomiza sp., P. xylostella, dan C. binotalis. Hama P. vitatamerupakan hama utama, dan hama P. xylostella serta Lyriomiza sp. merupakan hama potensial pada tanaman sawi, sedangkan hamaC. binotalis perlu diwaspadai keberadaanya (Mukasan et al., 2005). Beberapa jenis penyakit yang diketahui menyerang tanaman sawi antara lain: penyakit akar pekuk/akar gada, bercak daun altermaria, busuk basah, embun tepung, rebah semai, busuk daun, busuk Rhizoctonia, bercak daun, dan virus mosaik (Haryanto et al., 1995). 6.Pemanenan Tanaman sawi dapat dipetik hasilnya setelah berumur 2 bulan. Banyak cara yang dilakukan untuk memanen sawi, yaitu: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong bagian batangnya tepat di atas permukaan tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara yang terakhir ini dimaksudkan agar tanaman bisa tahan lama (Edy margiyanto,

Kalo menurut saya eumm tindakan seperti itu kurang bagus yah terkait dengan adanya organisasi itu kan sebagai penunjang ataupun cara kita bermasyarakat nantinya kalo memang itu bisa