• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I Model Pendidikan Jihad Pondok Pesantren Ta'mirul Islam Surakarta 2014-2015.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan " BAB I Model Pendidikan Jihad Pondok Pesantren Ta'mirul Islam Surakarta 2014-2015."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

 

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Jihad menurut Majelis Ulama Indonesia, sebagaimana yang

tercantum dalam keputusan fatwa majelis ulama Indonisia nomor 3 tahun

2004, jihad mengandung dua macam pengertian, yaitu:

Pertama, jihad adalah segala usaha dan upaya sekuat tenaga serta

kesediaan untuk menanggung kesulitan, dalam memerangi dan menahan

agresi musuh dalam segala bentuknya. Jihad dalam pengertian ini juga

disebut al-qitāl atau al- arb.

Kedua, jihad adalah adalah segala upaya yang sungguh-sungguh

dan berkelanjutan, untuk menjaga dan meninggikan agama Allah atau

liilai kalimatillāh.1

Jihad di jalan Allah adalah salah satu sarana utama dan mulia

dalam mencari keridoan Allah dan memiliki jalan yang amat luas, seluas

ajaran Islam yang menyentuh seluruh aspek kehidupan manusia.2

Salah satu ajaran yang selama ini menghantui musuh-musuh Islam

berserta pengikutnya adalah “jihad” karena jihad ini sangat besar

peranannya dalam menyiarkan agama Islam maupun dalam

menghancurkan berbagai macam kedzaliman.

      

1

Susanto Budi Wibowo, inilah Jihad ( Yogyakarta: Gava Media, 2012), hlm. 7.

2

(2)

2

Pondok Pesantren Ta’mirul Islam merupakan salah satu pondok

yang mengajarkan jihad dan tidak sesempit berperang saja, melainkan ia

memiliki makna yang lebih luas. jihad di era sekarang tidak lah dapat

diartikan secara sempit seperti kewajiban berperang di zaman Rasulullah.

Falsafah pondok pesantren Ta’mirul Islam mengajarkan bahwa makna

jihad pada masa kekinian dapat pula diartikan dengan pendidikan. Oleh

karena itu pondok pesantren Ta’mirul Islam mendesain lingkungan serta

budayanya dan apa-apa yang diajarkan dapat menjadi sarana jihad masa

kini.3

Sesungguhnya Islam tidak dapat dipisahkan dari jihad. Dalam

Islam, ada tiga tahapan yang mesti dilalui umatnya untuk mencapai

kemenangan, yaitu iman, hijrah, dan jihad, sebagaimana Allah berfirman,

ْ ﻬ ْأو

ْ ﻬ اﻮْ ﺄ

ﻪﱠ ا

اوﺪهﺎﺟو

اوﺮﺟﺎهو

اﻮ ﺁ

ﺬﱠا

نوﺰ ﺎ ْا

ه

ﻚ وأو

ﻪﱠ ا

ﺪْﻋ

ًﺔﺟرد

ﻈْﻋأ

)

٢٠

(

“ orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih Tinggi derajatnya di sisi Allah; dan Itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS. Al-Taubah. 20). 4

Dari latar belakang masalah tersebut diatas, tampaknya cukup

menarik untuk dilakukan penelitian secara mendalam mengenai Model

Pendidikan Jihad yang ada di Pondok Pesantren Ta’mirul Islam Surakarta.

      

3

Wawancara dengan kafin jaladri, pengasuh pon-pes Ta’mirul Islam, pada tanggal 1 12 oktober 2014.

4

(3)

3

B. Rumusan Masalah

Dari latar belakang masalah diatas, penelitian ini terfokus pada:

1. Bagaimana Pondok Pesantren Ta'mirul Islam Surakarta memaknai

jihad dalam Islam?

2. Apa Model Pendidikan Jihad yang diterapakan Pondok Pesantren

Ta'mirul Islam Surakarta?

C. Tujuan

1. Tujuan Penelitian

Penelitian tentang Pendidikan Jihad di Pondok Pesantren Ta’mirul

Islam Surakarta ini bertujuan mengetahui:

a) Pondok Pesantren Ta'mirul Islam Surakarta memaknai Jihad

dalam perspektif Islam.

b) Model Pendidikan Jihad yang diterapkan di Pondok Pesantren

Ta'mirul Islam Surakarta.

2. Manfaat Penelitian

a) Manfaat teoritis

Dari tujuan penelitian diharapkan dapat memberikan manfaat,

menambah wawasan dan keilmuan dalam bidang Pendidikan

khususnya dalam Pendidikan Jihad.

b) Praktis

Sedangkan bagi Pondok Pesantren Ta’mirul Islam sebagai bahan

masukan dan pertimbangan untuk pengembangan serta kemajuan

(4)

4

pendidikan Jihad di Pondok Pesantren Ta'mirul Islam, disamping

itu juga diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan referensi dalam

Referensi

Dokumen terkait

Pondok Pesantren Internasional Di Surakarta yang direncanakan adalah Pondok Pesantren sebagai wadah kegiatan pendidikan Islam yang memiliki nilai nilai keislaman dan menjadi ikon

Pondok Pesantren Internasional Di Surakarta yang direncanakan adalah Pondok Pesantren sebagai wadah kegiatan pendidikan Islam yang memiliki nilai nilai keislaman dan menjadi ikon

Skripsi ini berjudul “ Corak Faham Teologi Islam Santri di Pondok Pesantren Mahasiswa al-Jihad Surabaya .” Dalam skripsi ini, rumusan masalah yang dikaji adalah

Judul : Pendidikan Pondok Pesantren Ta’mirul Islam (Tinjauan Historis dan Filosofis Pendidikan Yang Diterapkan).. Maka selaku pembimbing I dan II, kami berpendapat bahwa

Kepemimpinan OSTI (Organisasi Santri.. Ta’mirul Islam) di Pondok Pesantren Ta’mirul Islam Surakarta yang. berisi: Kegiatan berorganisasi, Aplikasi Pendidikan

Penerapan Nilai-nilai Akhlaq dan Etika dalam Pendidikan Agama Islam di Pondok Pesantren Ta ’ mirul Islam Tahun Pelajaran 2014/2015 ”.

Hal ini selaras dengan teori yang menyatakan respon pesantren terhadap modernisasi pendidikan Islam dan perubahan-perubahan sosial ekonomi yang berlangsung dalam masyarakat

Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa Pondok Pesantren Ta’mirul Islam memakai pola Pondok Modern berasrama (Islamic Boarding School). Akan tetapi