• Tidak ada hasil yang ditemukan

III.D Pengkajian Aspek Manajerial Sarpras

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "III.D Pengkajian Aspek Manajerial Sarpras"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Berdasarkan Permendiknas Nomor 24 tahun 2007 untuk sekolah tingkat SD

sekurang-kurangnya memiliki kelengkapan sarana dan prasarana sekolah berupa:

a. Ruang kelas,

b. Ruang perpustakaan,

c. Ruang laboratorium IPA,

d. Ruang pimpinan,

e. Ruang guru,

f. Ruang tata usaha,

g. Tempat beribadah,

h. Ruang konseling,

i. Ruang UKS,

j. Ruang organisasi kesiswaan,

k. Jamban,

l. Tempat bermain/berolahraga.

Berdasarkan hasil pengisian instrumen kajian pengelolaan sarana dan prasarana

sekolah, wawancara dengan wakil kepala sekolah urusan sarana dan prasarana dan

matriks kajian pengelolaan sarana dan prasarana, berikut kami sajikan deskripsi hasil

kajian pengelolaan sarana dan prasarana sekolah tempat magang di sekolah sendiri SD

Negeri ... 04 dan sekolah lain SD Negeri ... 03.

a. SD Negeri ... 04

Sarana prasarana sekolah yang diidentifikasi dimiliki SD Negeri ... 04

(2)

LAHAN

Lahan yang dimiliki sekolah seluas 2.120 m2 yang terdiri dari lahan terbangun dan

lahan terbuka. Status kepemilikan lahan merupakan milik pemerintah yang dilengkapi

dengan bukti kepemilikan yang sah berupa akta dan sertifikat.

BANGUNAN

Bangunan berupa gedung yang dimiliki berjumlah 3 unit, sehingga tidak seluruh

lahan dipenuhi dengan bangunan tetapi sebagian juga merupakan lahan hijau.

RUANG

1. Ruang Pendidikan

a) Ruang kelas berjumlah 6 ruangan, 1 ruangan dipakai kantor kepala sekolah,

sehingga kelas yang dapat dipakai untuk pembelajaran hanya 5 ruang kelas

itupun satu kelas disekat menjadi dua rombel yaitu kelas 2 dan kelas 3. Jumlah

siswa perombel berpareasi,

b) Setiap ruang kelas masing-masing berukuran (7  9) m2.

2. Ruang Administrasi

a) Ruang kepala sekolah berukuran (2,5 x 3)m2.

b) Ruang guru bersatu dengan ruang kepala sekolah berukuran (7 X 9 ) m2 yang

dialihfungsikan dari ruang kelas, ruangan ditempati oleh kepala sekolah dan

guru-guru.

c) Ruang Komite yang sangat sederhana di dalamnya disekat untuk berbagi tempat,

3. Ruang Penunjang

(3)

dan kegiatan keagamaan lainnya.

c) Ruang WC berukuran (2 x 1,5) ,satu WC Guru dan satu wc murid.

d) Ruang kantin tidak ada ,

PERABOT

1. Perabot Pendidikan

a) Meja dan kursi siswa di ruang kelas, 15 Meja dan 30 kursi siswa.

b) Meja dan kursi guru di ruang kelas, 1 Meja dan 1 kursi guru.

c) Papan tulis di ruang-ruang kelas sebanyak 1 lembar

2. Perabot administrasi ,Lemari, meja dan kursi di:

a) Ruang kepala sekolah memiliki 1 lemari buku, 1 pasang meja dan kursi kepala

sekolah, 1 set kursi tamu, dan 1 pendingin udara.

b) Ruang guru memiliki 7 meja dan 14 kursi guru, satu meja 1 kursi untuk rapat

pertemuan

3. Perabot Penunjang,Lemari, meja dan kursi di:

a) Ruang UKS memiliki 1 lemari obat dan alat kesehatan, 1 pasang kursi dan meja

dan 1 tempat tidur pasien.

b) Ruang OSIS memiliki 2 meja dan 2 kursi

c) Ruang koperasi memiliki 3 meja, 2 kursi , 2 rak,

ALAT DAN MEDIA PENDIDIKAN

1. Tidak semua mata pelajaran memiliki alat peraga yang lengkap.

(4)

3. Jumlah buku paket siswa memenuhi perbandingan/rasio 1 : 1 dengan jumlah siswa

untuk semua mata pelajaran.

4. Semua guru memiliki buku pelengkap.

5. Tersedia buku bacaan 50 judul fiksi dan 90 non fiksi di perpustakaan sekolah.

PEMELIHARAAN SARANA DAN PRASARANA

Salah satu bentuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah dituangkan dalam

tata tertib siswa yang melarang merusak atau mencoret dinding bangunan, pagar

sekolah, perabot dan peralatan sekolah lainnya. Sarana dan prasarana yang masuk

dalam kondisi rusak ringan atau rusak berat jika masih memungkinkan maka dilakukan

perbaikan atau pembaruan.

INVENTARISASI SARANA DAN PRASARANA

Untuk mengetahui jumlah sarana dan prasarana yang menjadi kekayaan sekolah

maka wakil kepala sekolah urusan sarana dan prasarana melakukan inventarisasi

barang. Guna memperlancar kegiatan inventarisasi, wakil kepala sekolah dibantu oleh

tenaga administrasi urusan administrasi sarana dan prasarana, wali-wali kelas, tenaga

perpustakaan serta kepala-kepala pengelola laboratorium.

PENGHAPUSAN SARANA DAN PRASARANA

Sarana dan prasarana sekolah yang masuk kategori rusak berat dan membutuhkan

biaya besar untuk pemeliharaannya dilakukan penghapusan barang. Kegiatan

penghapusan sarana dan prasarana sekolah di SD Negeri ... 04 dilakukan

dengan mengajukan pengahapusan ke dinas pendidikan Kabupaten ... bagian

sarana prasarana sehingga jumlah barang berdasarkan data inventaris sesuai dengan

(5)

Sarana dan prasarana sekolah yang diidentifikasi dimiliki SD Negeri ...

03 saat ini diuraikan sebagai berikut:

LAHAN

Lahan yang dimiliki sekolah seluas 3.250 m2 yang terdiri dari lahan terbangun dan

lahan terbuka. Status kepemilikan lahan merupakan milik pemerintah yang dilengkapi

dengan bukti kepemilikan yang sah berupa akta dan sertifikat.pembangunan pagar

setinggi 2 meter

BANGUNAN

Bangunan berupa gedung yang dimiliki berjumlah 2 unit.

Pembangunan gedung-gedung tertata dengan rapih sehingga tidak seluruh lahan

dipenuhi dengan bangunan karena ruang kelas sudah mencukupi. Sebagian lahan

dijadikan lahan hijau dan sebagian lagi dipakai sarana olahraga.

RUANG

1. Ruang Pendidikan

a) Ruang kelas/teori berjumlah 6 ruangan, yang memuat rata-rata 20 siswa per

ruang kelas. Setiap ruang kelas masing-masing berukuran (7  9) m2. Dan satu

unit ruang kepala sekolah yang berukuran ( 4 x 7)m2

b) Ruang perpustakaan yang sederhana memanpaatkan ruang yang ada.

c) Ruang laboratorium IPA belum punya.

2. Ruang Administrasi

(6)

b) Gudang ada satu ruangan masing-masing berukuran (1,5  2,5) m2.

3. Ruang Penunjang

a) Ruang konseling bergabung dengan ruang guru.

b) Ruang beribadah berupa musolah, berukuran (3  4) m2 digunakan untuk shalat

dan kegiatan keagamaan lainnya.

c) Ruang UKS berukuran (1,5 2) m2 ruangan tersebut sementara , belum ada

yang baik.

d) Ruang organisasi kesiswaan belum ada.

e) Jamban terbagi 2 yaitu jamban (WC) untuk pimpinan/kepala sekolah,

guru/pegawai dan siswa. WC kepala sekolah satu unit berukuran (2  2) m2, WC

guru terbagi menjadi 2 untuk laki-laki dan perempuan, masing-masing 1 unit dan

berukuran masing-masing berukuran (2  1,5) m2 , dan WC siswa sebanyak 2

unit masing-masing berukuran (1  1,5) m2.untuk perempuan dan 1 unit untuk

laki-laki 1 unit.

f) Ruang olahraga belum ada.

g) Ruang kantin sekolah belum ada, memanfaatkan halaman sekolah.

PERABOT

1. Perabot Pendidikan

a) Meja dan kursi siswa di ruang kelas.

Meja 25 dan kursi 50 semuanya dalam kondisi baik.

b) Meja dan kursi guru di ruang kelas.

Meja dan kursi guru sebanyak 1 pasang semuanya dalam kondisi baik.

(7)

sekolah, 1 set kursi tamu. Ruang tata usaha memiliki 3 pasang meja dan kursi, 4

lemari berbagai ukuran.

b) Ruang guru memiliki 15 pasang meja dan kursi guru, satu meja panjang dan 2

kursi untuk tempat pimpinan rapat pertemuan, dan 3 lemari .

2. Perabot Penunjang

ALAT DAN MEDIA PENDIDIKAN

1. Tidak semua mata pelajaran memiliki alat peraga yang lengkap.

2. Laboratorium belum memiliki .

3. Setiap guru memiliki minimal satu buku pegangan.

4. Jumlah buku paket siswa sudah memenuhi perbandingan/rasio 1 : 1 dengan jumlah

siswa untuk semua mata pelajaran.

5. Sebagian kecil guru memiliki buku pelengkap.

6. Tersedia buku bacaan fiksi dan non fiksi di perpustakaan sekolah, tapi belum

lengkap.

PERENCANAAN PENGADAAN SARANA DAN PRASARANA

Berdasarkan keterangan wakil kepala sekolah urusan sarana dan prasarana sekolah

bahwa perencanaan pengadaan sarana dan prasarana belum disusun berdasarkan

analisis kebutuhan sekolah. Sarana dan prasarana yang masuk dalam perencanaan

pengadaan tahun pelajaran 2014/2015 yaitu:

1. Sarana : pembelian 1 set tip recorder untuk alat praga olahrag dan alat praga yang

lainnya.

Sarana dan prasarana merupakan sumber daya sekolah yang harus dikelola secara

(8)

tujuan pendidikan yang diharapkan. Sebagai peserta diklat calon kepala sekolah,

melalui tugas mengkaji pengelolaan sarana dan prasarana sekolah, di sekolah lain SD

Negeri ... 03 karena merupakan sekolah yang relatif baru sarana prasaranya

di luar lahan dan ruang kelas, kondisi nyatanya masih banyak kesenjangan. alternatif

solusinya memaksimalkan pemanfaatan ruang yang ada, dan mengajukan kepada

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu kepala sekolah MAN 1 Situbondo meminta kepada pengembang untuk dibuatkan sistem peminjaman buku yang berbasis web supaya untuk membantu siswa

Nilai Pembelian Barang Dagangan Pedagang Kerajinan Rotan di Kelurahan Sei Sikambing D, Tahun 2010 Jenis Barang Nomor Meja KursiDuduk Sofa Pot Bunga Kursi Goyang Kursi Tamu Penyekat