• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Promosi Wisata Kota Bukittinggi: "Dream Land of Sumatera".

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Promosi Wisata Kota Bukittinggi: "Dream Land of Sumatera"."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

PERANCANGAN PROMOSI WISATA KOTA BUKITTINGGI: “DREAM LAND OF SUMATERA”

Oleh Soerita Teguh

NRP 0864028

Bukittinggi merupakan kota terbesar kedua di Sumatera Barat. Kota ini dikenal sebagai kota bersejarah, berudara sejuk, memiliki pemandangan alam yang indah, serta memiliki kuliner yang beraneka ragam. Kota Bukittinggi juga sempat menjadi Ibu Kota Negara Indonesia pada masa kepemimpinan Presiden Soekarno. Di Bukittinggi juga terdapat sebuah menara jam yang disebut Jam Gadang. Bangunan ini merupakan Ikon Kota Bukittinggi. Mesin jam dari Jam Gadang ini hanya ada 2 di dunia. Yaitu Jam Gadang itu sendiri dan Big Ben di London. Namun masyarakat Indonesia sendiri masih banyak yang belum mengetahui dan mengenal Kota Bukittinggi ini.

Maka dari itu, tujuan perancangan ini adalah untuk memperkenalkan Kota Bukittinggi kepada masarakat Indonesia khususnya generasi muda yang berusia 20-35 tahun agar dapat menarik minat mereka untuk berkunjung ke Kota Bukittinggi.

Metode yang digunakan ialah dengan mempromosikan Kota Bukittinggi sebagai kota yang sejuk, kaya akan nilai-nilai sejarah, keindahan alam,kebudayaan dan kuliner. Visual dibuat dengan menggunakan Jam Gadang serta Ngarai Sianok yang merupakan ikon kota Bukittinggi. Dengan gaya fotografi. Media yang digunakan yaitu poster, brosur, spanduk, umbul-umbul, situs web, dan x banner. Serta mengadakan event tahun baru yang berpusat di Jam Gadang. Selain itu sebagai media tambahan akan diberikan gimmick berupa kaos, gantungan kunci, dan kartu pos. Melalui promosi ini masyarakat Indonesia dapat lebih mengenal Kota Bukittinggi.

(2)

ABSTRACT

TOURISM PROMOTIONAL DESIGN FOR BUKITTINGGI

CITY “DREAM LAND OF SUMATERA”

Soerita Teguh / 0864028

Bukittinggi is the second biggest city in West Sumatera and it is known as a historic city with a cool climate and beautiful scenery, as well as various culinary. In the past, in President Soekarno’s government, Bukittinggi was once the capital city of Indonesia. There is a landmark in Bukittinggi, namely Jam Gadang, which is a clock tower. This tower is an icon of Bukittinggi. There are only two clock machines in the world: the Big Ben in London and Jam Gadang.

As a result, the aim of this design is to promote Bukittinggi to Indonesian people, more specifically the Indonesian young generation of 20 – 35 years old in order to attract their interest to visit Bukittinggi.

The method used is by promoting Bukittinggi as a city with a cool climate, rich historical values, beautiful scenery, high culture, and great culinary. The visual media will use Jam Gadang and Ngarai Sianok as the icons of Bukittinggi. The media used is posters, brochures, banners, websites, and X-banners. Besides, New Year event will be held in Jam Gadang as the central location. Other media such as gimmicks in the forms of T-shirts, key chains, and postcards will be distributed. It is expected that Indonesian people will know Bukittinggi better through this promotion.

 

Keywords: young generation, Jam Gadang, Ngarai Sianok, cool climate, promotion

(3)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

PERNYATAAN ORISINALITAS KARYA DAN LAPORAN ... iii

PERNYATAAN PUBLIKASI LAPORAN ... iv

KATA PENGANTAR ... v

1.5 Sumber dan Teknik Pengumpulan Data ... 3

(4)

BAB 3 : DATA DAN ANALISIS MASALAH ... 21

3.1 Data dan Fakta ... 21

3.1.1 Bukittinggi ... 21

3.1.2 Sejarah Bukittinggi ... 22

3.1.3 Tempat-Tempat Wisata di Bukittinggi ... 24

3.1.4 Kelebihan Bukittinggi Lainnya ... 41

3.1.5 Permasalahan di Bukittinggi Saat Ini ... 45

3.2 Tinjauan Karya Sejenis ... 49

3.3 Lembaga Terkait ... 50

3.4 Analisis Terhadap Permasalahan Berdasarkan Data dan Fakta ... 50

3.4.1 Analisis SWOT ... 50

3.4.2 Segmentasi, Targeting, Positioning ... 50

3.4.3 Analisis dan Pemecahan Masalah ... 51

BAB 4 : PEMECAHAN MASALAH ... 53

4.1 Konsep Komunikasi ... 53

4.1.1 Strategi Komunikasi dalam Promosi ... 53

(5)

BAB 5 : PENUTUP ... 78

5.1 Kesimpulan ... 78

5.2 Saran ... 78

DAFTAR PUSTAKA ... 79

LAMPIRAN ... 80

(6)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.8 Jembatan Limpapeh Tampak Depan ... 32

Gambar 3.9 Ngarai Sianok ... 33

Gambar 3.10 Ngarai Sianok dari Taman Panorama ... 34

Gambar 3.11 Pintu Masuk Lobang Japang ... 36

Gambar 3.12 Anak Tangga di Lobang Japang ... 36

Gambar 3.13 Rumah Kelahiran Bung Hatta ... 38

Gambar 3.14 Kamar Tidur ... 38

Gambar 3.15 Ruang Tamu ... 38

Gambar 3.16 Kandang Gajah di Taman Marga Satwa ... 39

Gambar 3.17 Bebek Lado Ijo ... 42

Gambar 3.18 Nasi Kapau ... 42

Gambar 3.19 Dendeng Batokok ... 43

Gambar 3.20 Pecal Sikai ... 43

(7)

Gambar 4.1 Logo ... 57

Gambar 4.11 Guide Book Cover Belakang ... 65

Gambar 4.12 Guide Book Isi Belakang ... 65

Gambar 4.13 Guide Book Isi depan ... 65

Gambar 4.14 Map dalam Guide Book ... 66

Gambar 4.15 Website Home ... 67

Gambar 4.16 Website Profil ... 67

Gambar 4.17 Website Obyek Wisata ... 67

Gambar 4.18 Postcard ... 68

Gambar 4.19 T-shirt ... 68

Gambar 4.20 Pin ... 69

Gambar 4.21 Aplikasi Ambient ... 70

Gambar 4.22 Aplikasi Photo Booth ... 71

Gambar 4.23 Poster Event ... 72

Gambar 4.30 Iklan Website... 76

(8)

DAFTAR LAMPIRAN

(9)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Indonesia merupakan Negara kepulauan yang terdiri dari 5 pulau besar serta banyak

pulapu-pulau kecil di sekitarnya. Yang terbagi menjadi 34 provinsi dan 511

kabupaten/kota yang terdiri dari 417 kabupaten dan 94 kota. Setiap kota di Indonesia

memiliki keunikan masing-masing. Mulai dari sejarah, pemandangan alam, hingga

kuliner yang sangat beragam.

Salah satunya yaitu kota Bukittinggi. Bukittinggi merupakan kota terbesar kedua di

Sumatera Barat setelah Padang. Kota Bukittinggi terletak pada rangkaian Bukit

Barisan yang membujur sepanjang pulau Sumatera, dikelilingi tiga gunung berapi

yaitu Gunung Singgalang, Gunung Marapi dan Gunung Sago, dengan koordinat

0°17’8,93”LU 100°22’3,61”BT/0,28333°LS 100,36667°BT, serta berada pada

ketinggian 909 – 941 meter di atas permukaan laut. Kota ini juga berhawa sejuk

dengan suhu berkisar antara 16.1 – 24.9 °C.

Kota Bukittinggi mulai berdiri seiring dengan kedatangan Belanda yang kemudian

mendirikan kubu pertahanan pada tahun 1825. Pada tanggal 19 Desember 1948, kota

ini ditunjuk sebagai ibukota negara Indonesia setelah Yogyakarta jatuh ke tangan

Belanda atau dikenal dengan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Selain itu Kota ini merupakan tempat kelahiran beberapa tokoh pendiri Republik

Indonesia, di antaranya adalah Mohammad Hatta dan Assaat yang masing-masing

merupakan proklamator dan pejabat presiden Republik Indonesia.

Kota Bukittinggi memiliki banyak tempat-tempat bersejarah serta tempat wisata

yang menarik untuk dikunjungi. Diantaranya yaitu, yang pertama Lobang Japang

yang dibangun sebagai tempat penyimpanan perbekalan dan peralatan perang tentara

Jepang, dengan panjang terowongan yang mencapai 1400 m dan berkelok-kelok

serta memiliki lebar sekitar 2 meter. Yang kedua yaitu Ngarai Sianok yang disebut

juga Dreamland of Sumatera. Bentangan lembah mencapai 15 kilometer dengan

(10)

Taman Marga Satwa Dan Budaya Kinantan Adalah salah satu kebun binatang di

pulau Sumatera, yang terletak di atas Bukit Cubadak Bungkuak Bukittinggi,

provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Yang keempat yaitu benteng Fort de Kock ,

Yang kelima yaitu Jam Gadang, Jam ini merupakan icon kota Bukittinggi sehingga

menjadi titik 0 kilometer kota Bukittinggi. Mesin jam ini hanya dibuat 2 unit di

dunia, yaitu Jam Gadang itu sendiri dan Big Ben di London, Inggris. Serta masih

banyak tempat wisata lainya, seperti : Jembatan Limpapeh, Istana Bung Hatta, rumah

kelahiran Bung Hatta, Jenjang 1000, Jenjang Ampek Puluah dan tempat-tempat

lainnya. Tempat-tempat ini memiliki cerita masing-masing yang menarik untuk

diketahui dan dikunjungi. Selain itu Bukittinggi juga memiliki kuliner yang cukup

terkenal yaitu nasi kapau dan kerupuk sanjai.

Namun hingga kini masih banyak masyarakat Indonesia khususnya yang berada di

luar provinsi Sumatera Barat tidak mengetahui tentang kota bukiitinggi. Sehingga

tidak banyak masyarakat Indonesia yang ingin berwisata ke Bukittinggi. Data

terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kunjungan wisatawan ke

Bukittinggi semakin menurun dari tahun ke tahun. Terutama generasi muda. Mereka

lebih memilih untuk berwisata ke luar negeri. Oleh karena itu penulis mengambil

topik ini sebagai topik Tugas Akhir. Dengan tujuan penulis dapat mempromosikan

kota Bukittinggi bukan hanya sebagai kota sejarah di dalam buku pelajaran sekolah

tetapi sebagai tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi dengan menggunakan

ilmu-ilmu dkv sebagai objek pariwisata.

DKV dapat berperan dalam merancang promosi yang tepat untuk kota Bukittinggi

agar lebih dikenal oleh wisatawan domestic maupun mancanegara. Dan dapat

menjadikan kota Bukittinggi sebagai salah satu tujuan wisata yang menarik di

Indonesia. Salah satunya yaitu dengan mengadakan sebuah event tahun baru yang

(11)

1.2 Permasalahan

a. Bagaimana mempromosikan kota Bukittinggi agar dapat menarik wisatawan

domestik khususnya masyarakat Sumatera ?

b. Bagaimana merancang sebuah event tahun baru di Bukittinggi agar dapat

menarik wisatawan domestik khususnya masyarakat Sumatera ?

1.3 Ruang Lingkup

Pada Tugas Akhir ini penulis akan merancang desain promosi kota Bukittinggi

sebagai tempat wisata yang menarik kemudian disebarkan dengan target pasar para

wisatawan domestik khususnya masyarakat Sumatera.

1.4 Tujuan Perancangan

a. Merancang desain promosi kota Bukittinggi agar dapat menarik wisatawan

domestik khususnya masyarakat Sumatera

b. Merancang sebuah event tahun baru di Bukittinggi agar dapat menarik

wisatawan domestik khususnya masyarakat Sumatera

1.5 Sumber dan Teknik Pengumpulan Data

Dalam makalah ini, penulis menggunakan metode analisis deskriptif, ekplanasi untuk

menganalis dan mengkaji dengan cara menguraikan, menerangkan, memaparkan dan

menjawab permasalahan berdasarkan uraian dari literatur, gambaran umum.

Untuk memperoleh data, ditempuh teknik penelitian atau teknik untuk

mengumpulkan data berupa observasi yaitu penulis melakukan kunjungan langsung

ke Bukittinggi dan kemudian melakukan pengamatan terhadap objek dari jarak yang

dekat. Dalam observasi tersebut penulis memposisikan diri sebagai partisipan pasif

yaitu, dengan terjun langsung ke lapangan melihat dari jarak dekat serta berinteraksi

dengan objek yang diteliti. Wawancara dalam pengumpulan data digunakan pula

teknik wawancara. Yaitu teknik tanya jawab secara langsung terhadap nara sumber.

Penulis melakukan wawancara singkat terhadap target promosi untuk mempelajari

(12)

membuat daftar pertanyaan sebagai pedoman. Akan tetapi, pedoman wawancara

yang dibuat bukanlah pedoman kaku. Jika terdapat informasi yang menarik dari nara

sumber, tidak menutup kemungkinan untuk munculnya pertanyaan yang baru.

Dengan demikian teknik wawancara memiliki kekuatan yaitu pertanyaan dapat

dikembangkan, orisinalitas data terjamin (karena informasi diperoleh secara

langsung atau face to face dan realibitas sangat tinggi).

Teknik survey literature dan studi pustaka. Dalam pelaksanaan survei literature dan

studi pustaka, peneliti membaca semua sumber informasi tertulis tersebut secara

kritis. Yaitu semua informasi dan bahan bacaan dianalisis, dinilai, dikaji, ditimbang,

dikomentari atau kalau perlu disanggah dan ditolak. Teknik membaca secara kritis

merupakan cara paling tepat yang dilakukan peneliti agar peneliti dapat memahami

prinsip-prinsip teori dan aspek-aspek keilmuan yang terkait dengan yang akan

(13)

1.6 Skema Perancangan

Konsep Kreatif, Konsep komunikasi, Konsep media

Pengertian promosi

Promosi pariwisata

Wisatawan Jenis Data

Wawancara, observasi,

literatur

Permasalahan

Bagaimana mempromosikan kota Bukittinggi agar

dapat menarik wisatawan domestik khususnya

masyarakat Sumatera ?

Latar Belakang Masalah

Masih banyak masyarakat Indonesia khususnya

yang berada di luar provinsi Sumatera Barat

belum mengetahui tentang kota Bukittingg.

Data dan Fakta

Sejarah Bukittinggi, Tempat-tempat wisatanya,

permasalahan di Bukittinggi saat ini.

Pemecahan Masalah

Merancang desain promosi wisata kota Bukittinggi,

sebagai Dream Land of Sumatera. Salah satunya

dengan mengadakan event tahun baru di pusat kota

(14)

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Dalam perancangan desain promosi Kota Bukittinggi ini penulis mendapat

kesimpulan bahwa masih banyak masyarakat Indonesai yang masih belum mengenal

Kota Bukittinggi sehingga promosi sangat diperlukan terutama bagi generasi muda

bangsa Indonesia. Karena Bukittinggi merupakan salah satu kota di Indonesia yang

memiliki sejarah perjuangan yang berpengaruh dalam perkembangan bangsa

Indonesia sendiri. Selain itu Bukittinggi juga memiliki pemandangan indah dan

udara sejuk yang menarik untuk dikunjungi sehingga sangat disayangkan jika tidak

dimanfaatkan. Karena dapat mendatangkan devisa bagi Negara.

5.2 Saran

Pada sidang akhir mata kuliah MDKV 6 ini dosen pembimbing dan dosen penguji

memberikan saran kepada penulis sebagai berikut, yaitu penulis diharapkan dapat

lebih melatih kepekaan dalam mendisain layout serta penempatan komposisi. Selain

itu penulis juga disarankan untuk lebih memperhatikan hal-hal kecil serta vocal point

(15)

DAFTAR PUSTAKA

www.Bukittinggikota.go.id

www.Bukittinggiwisata.com

www.flickr.com

www.google.com

https://groups.google.com/forum/#!topic/ikm-sanmina/y_U3ze4xhnA

http://www.harianhaluan.com/index.php/haluan-kita/26483-bukittinggi-perlu-berbenah

http://id.travel.yahoo.com/jalan-jalan/17-lembah-indah-di-ranah-minang

Rangkuti, Freddy. 2010. Strategi Promosi Yang Kreatif. Edisi kedua. Jakarta: PT

Referensi

Dokumen terkait

Sistem ini akan lebih baik lagi jika dikembangkan menggunakan web service untuk mengambil data siswa dari Kementrian Pendidikan Nasional, sehingga ada sinkronisasi

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana desain pembelajaran dengan konsep roleplay dapat meningkatkan partisipasi siswa kelas XI IPS 2 SMA N 1 Grabag

Pemasaran merupakan proses yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Sebagai revenue generating process, pemasaran berkaitan erat dengan

Jangan lupa tuliskan nim, nama, dan tanda tangan anda, sebelum menjawab soal!. KIUB disimpan dalam temari indekstcard index

• Untuk dapat membuat test cases yang efektif, harus dilakukan dekomposisi dari tugas-tugas testing suatu sistem ke aktivitas-aktivitas yang lebih kecil dan dapat

Hasil terbaik dari penelitian ini adalah pada proses pembakaran dengan suhu pembakaran 900°C1. Kata kunci : keramik,

[r]

Konflik horizontal menunjukkan posisi di antara individu dengan individu yang lain sama. Konflik-konflik antara individual-individual dapat menghasilkan tekanan-