• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Industri - S1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Teknik Industri - S1"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

SAP MENGGAMBAR TEKNIK Kode Mata kuliah : IT043208

Bobot : 2 SKS

Semester : I

Deskripsi Mata Kuliah : Proyek ortogonal sistem Amerika, Eropa. Melukis bangunan geometris dasar. Proyeksi titik, garis bidang datar. Bidang-bidang bantu (bidang rebahan). Proyeksi benda. Perpotongan bidang dan bidang. Pertembusan garis dan bidang, garis dan benda. Perpotongan benda dan bidang. Proyeksi putar: titik, garis, bidang, benda. aturan dasar memberi ukuran, cara-cara memberi ukuran, toleransi linier, toleransi sudut, dan toleransi geometris.

Standar Kompetensi :

1. Mahasiswa mampu melakukan pengukuran geometris suatu produk untuk keperluan pembuatan gambar teknik 2. Mahasiswa mampu membaca gambar teknik suatu produk untuk keperluan selanjutnya dalam lingkup teknik

Industri seperti pengendalian mutu dan perencanaan proses

3. Mahasiswa mampu membuat gambar teknik suatu produk

4. Mahasiswa mampu membuat Bill of Material dari gambar teknik suatu produk yang diberikan

Referensi :

1. G Takeshi Sato & N Sugiarto Hartanto; Menggambar Mesin menurut standar ISO; cetakan ketiga, Pradnya Paramita, Jakarta, 1986

2. Anwari; Menggambar Mesin; Departemen Pendidikan & Kebudayaan, 1978.

3. Kristie Plantenberg. 2010. Engineering Graphics Essentials With Autocad 2011 Instruction

Uraian KBM Ming

gu

Materi Pokok Sub Materi Tugas KBM Referensi

Metode Media 1 Fungsi dan sifat

gambar sebagai bahasa teknik

Fungsi gambar

Pengembangan standar gambar Tujuan gambar

Sifat-sifat gambar

Kuliah mimbar

Papan tulis, OHP

1 dan 2

2 Jenis-jenis garis

(2)

gambar  Bentuk huruf  Ukuran huruf

 Kertas dan ukuran kertas gambar  Pensil dan alat-alat gambar  Menggambar garis

 Lingkaran,elips

elips dengan bentuk dan ukuran huruf

yang ditentukan penyajian benda-benda tiga dimensi

Konstruksi-konstruksi dasar Garis-garis lengkung

Gambar proyeksi

Gambar pandangan tunggal

Proyeksi ortogonal (gambar pandangan majemuk)

Membuat gambar

4 Gambar proyeksi 1. Cara-cara proyeksi yang dipergunakan pada gambar kerja

2. Aturan-aturan dasar untuk penyajian gambar

Membuat gambar

5 Potongan dan cara-cara

penggambaran khusus

1. Potongan

2. Cara-cara penggambaran khusus Membuat gambarpotongan mimbarKuliah Papantulis, OHP, meja gambar

1 dan 2

6 Aturan dasar memberi ukuran

Aturan-aturan dasar untuk memberi ukuran

 ukuran untuk garis ukur dan garis bantu; tinggi dan arah angka ukur; ujung dan pangkal garis ukur; ukuran dan toleransinya.

 ukuran untuk dimensi fungsional, dimensi tidak fungsional dan dimensi tambahan; satuan-satuan dan tanda desimal.

7 Cara-cara memberi ukuran

Cara-cara memberi ukuran

 pemberian ukuran dimensi linier, pemberian ukuran bagian yang harus dikerjakan secara khusus,

(3)

angka ukur, memberik ukuran benda yang tirus, garis-garis bantu khusus, memberi ukuran tali busur, busur dan sudut serta ukuran gambar sebagian dari benda-benda simetris.

 memberi ukuran untuk huruf dan lambang yang ditambahkan pada angka ukur, seperti lambang diameter, jari-jari, bujur sangkar, nola, kemiringan dan tebal.

 memberikan ukuran untuk lambang jari-jari angka ukur; memberi ukuran yang disederhanakan dengan huruf-huruf referensi, memberi ukuran bagian-bagian yang dikerjakan secara khusus dan angka ukur yang tidak sesuai dengan ukuran gambar.

meja gambar

8 Dasar-dasar umum untuk memberi ukuran.

Dasar-dasar umum untuk memberi ukuran  pandangan yang terutama diberi ukuran

 dalam toleransi, ukuran-ukuran dalam gambar, ukuran-ukuran yang ditambahkan, garis ukur dan garis bantu; ukuran dari bagian yang simetris, ukuran dengan memperhatikan proses pembuatan, ukuran-ukuran terhadap bidang referensi.

 menyusun ukuran berantai, sejajar, berhimpit, kombinasi dan memberi ukuran dengan koordinat  bentuk-bentuk tertentu, elem-elemen yang berjarak

sama, mengetahui cara memberi ukuran bagian-bagian yang disusun.

Kuliah mimbar

Papan tulis, OHP, meja gambar

1 dan 2

9 dan 10

Toleransi linier

dan toleransi sudut  internasional IT seperti tingkat diameter nominal,toleransi bagian-bagian, standar toleransi kwalitas toleransi dan nilai-nilai toleransi standar IT  jenis-jenis suaian, sistem satuan lubang dan sistim

satuan poros, lambang untuk toleransi, penyimpangan dan lambang suaian

Tugas gambar dengan toleransi

linier dan sudut

Kuliah mimbar

Papan tulis, OHP, meja gambar

(4)

11 UJIAN TENGAH SEMESTER 12 Toleransi

geometrik  umum untuk toleransi geometrik.lambang-lambang toleransi geometrik, ketentuan  penunjukkan pada gambar, hubungan antara toleransi ukuran dan toleransi geometrik (Dasar ketidakketergantungan) dan prinsip bahan maksimum.

Tugas menggambar dengan toleransi

geometrik

Kuliah mimbar

Papan tulis, OHP, meja gambar

1 dan 2

13 Konfigurasi

permukaan dalam gambar

 definisi kekasaran permukaan

 lambang dan tulisan untuk menyatakan konfigurasi permukaan pada gambar

Kuliah mimbar

Papan tulis, OHP, meja gambar

1 dan 2

14 Penyederhanaan gambar dan Penanganan

gambar

1. Penanganan Gambar

 jenis-jenis gambar, susunan pada kertas gambar seperti posisi dan ukuran kepala gambar, batasan dan bingkai, tanda tengah, tanda-tanda orientasi, skala referensi metrik, sistim referensi kisi, tanda-tanda pemotongan

 jenis skala, penunjukan skala dan pemilihan skala, serta pengawasan gambar

2. Penyederhaan Gambar :

 penyederhanaan penyajian lubang senter, penyederhanaan gambar ulir dan bagian-bagian berulir

 roda gigi konvensional, gambar pegas. bantalan yang disederhanakan.

Tugas menyederhanakan

gambar

Kuliah

mimbar Papantulis, OHP, meja gambar

1 dan 2

15 Gambar

sambungan las  las tahananproses pengelasan seperti las busur, las dengan gas,  jenis-jenis sambungan las seperti las alur, las sudut,

las sumbat dan las celah

 lambang-lambang pengelasan.

Tugas menggambar sambungan las

Kuliah mimbar

Papan tulis, OHP, meja gambar

(5)
(6)

SILABUS MENGGAMBAR TEKNIK Kode Mata kuliah : IT043208

Bobot : 2 SKS

Semester : I

Deskripsi Mata Kuliah : Proyek ortogonal sistem Amerika, Eropa. Melukis bangunan geometris dasar. Proyeksi titik, garis bidang datar. Bidang-bidang bantu (bidang rebahan). Proyeksi benda. Perpotongan bidang dan bi dang. Pertembusan garis dan bidang, garis dan benda. Perpotongan benda dan bidang. Proyeksi putar: titik, garis, bidang, benda. aturan dasar memberi ukuran, cara-cara memberi ukuran, toleransi linier, toleransi sudut, dan toleransi geometris.

Standar Kompetensi :

1. Mahasiswa mampu melakukan pengukuran geometris suatu produk untuk keperluan pembuatan gambar teknik 2. Mahasiswa mampu membaca gambar teknik suatu produk untuk keperluan selanjutnya dalam lingkup teknik

Industri seperti pengendalian mutu dan perencanaan proses

3. Mahasiswa mampu membuat gambar teknik suatu produk

4. Mahasiswa mampu membuat Bill of Material dari gambar teknik suatu produk yang diberikan

Uraian KBM

No Materi Pokok Kompetensi Dasar Indikator KBM Bentuk

penilaian Metode Media

1. Fungsi dan sifat gambar sebagai bahasa teknik

Memahami fungsi dan sifat gambar sebagai bahasa teknik

Mahasiswa diharapkan dapat 1. Memahami fungsi dan sifat gambar. 2. Mengerti tujuan dan pengembangan standar gambar.

Tatap muka

Papan tulis, LCD

projector, OHP

Tanya jawab

2. Jenis-jenis garis dan alat-alat gambar

Memahami jenis-jenis garis dan alat-alat gambar yang digunakan dalam menggambar teknik

Mahasiswa diharapkan dapat 1. Memahami penggunaan garis, bentuk dan ukuran huruf.

2. Mengerti kertas dan ukuran kertas. 3. mengerti pensil dan alat-alat gambar 4. Menggambarkan garis, lingkaran dan elips.

Tatap muka

Papan tulis, LCD

projector, OHP

(7)

3. geometris dan penyajian benda-benda tiga dimensi

Memahami konstruksi geometris dan penyajian benda-benda tiga dimensi

Mahasiswa diharapkan dapat 1. memahami beberapa konstruksi dengan garis dan lingkaran

2. memahami garis lengkung pada potongan kerucut dan dapat membuat lungkungan bentuk gigi

3. menggambarkan proyeksi aksonometri, proyeksi miring dan gambar persfektif

Tatap

muka tulis, LCDPapan projector,

OHP

Tugas gambar

4 Gambar Proyeksi Memahami dalam memproyeksi gambar kerja dengan aturan dasar penyajian gambar

Diharapkan mampu untuk membuat gambar proyeksi dari berbagai sudht pandang

Tatap

Muka tulis, LCDPapan projector,

OHP

Tugas gambar

5. Potongan dan cara-cara penggambaran khusus

Memahami cara –cara penggambaran khusus dan potongan (irisan)

Mahasiswa diharapkan dapat 1. memahami penyajian potongan, letak potongan dan garis potong

2. memahami cara-cara membuat potongan

3. menggambarkan penampang-penampang tipis, bagian benda-benda atau benda yang tidak boleh dipotong, dan arsiran

4. menggambarkan penampang-penampang tipis, bagian benda-benda atau benda yang tidak boleh dipotong, dan arsiran

5. menggambarkan gambar bidang datar, gambar benda-benda simetrik dan gambar yang diputus-putus

6. menyederhanakan gambar bagian-bagian yang dikartel, jaring kawat, plat bordes dan bagian-bagian berdampingan

Tatap muka

Papan tulis, LCD

projector, OHP

Tugas gambar

(8)

sam pai 8

ukuran,  Cara-cara memberi usuran dan Dasar-dasar umum untuk memberi ukuran

aturan dasar untuk memberi ukuran, cara-cara memberi usuran, dan dasar-dasar umum untuk memberi ukuran

memberikan ukuran untuk garis ukur dan garis bantu; tinggi dan arah angka ukur; ujung dan pangkal garis ukur; ukuran dan toleransinya

2. memahami pemberian ukuran dimensi linier, pemberian ukuran bagian yang harus dikerjakan secara khusus, angka-angka ukur, memberik ukuran benda yang tirus, garis-garis bantu khusus, memberi ukuran tali busur, busur dan sudut serta ukuran gambar sebagian dari benda-benda simetris 3. menyusun ukuran berantai, sejajar, berhimpit, kombinasi dan memberi ukuran dengan koordinat

muka tulis, LCD projector,

toleransi sudut Memahami toleransilinier dan toleransi sudut

Mahasiswa diharapkan dapat 1. memahami toleransi bagian-bagian, standar toleransi internasional IT

2. memahami jenis-jenis suaian, sistem satuan lubang dan sistim satuan poros, lambang untuk toleransi, penyimpangan dan lambang suaian

Tatap

muka tulis, LCDPapan projector,

OHP

Tugas gambar

11. Toleransi geometrik memahami toleransi geometrik

Mahasiswa diharapkan dapat 1. mengetahui lambing toleransi geometrik, ketentuan umum untuk toleransi geometric

2. mengerti penunjukkan pada gambar, hubungan antara toleransi ukuran dan toleransi geometrik (Dasar ketidakketergantungan) dan prinsip bahan maksimum

12. Konfigurasi permukaan dalam gambar

Memahami cara menyatakan

Mahasiswa diharapkan dapat 1. mengetahui definisi kekasaran

(9)

konfigurasi permukaan

dalam gambar permukaan2. memahami lambang dan tulisan untuk menyatakan konfigurasi permukaan pada gambar

3. memahami pernyataan pada gambar

projector, OHP

13 Penyederhanaan

gambar dan penanganan gambar

Memahami tentang penanganan gambar menurut jenis, susunan, posisi batasan dan bingkai, tanda orientasi, jenis skala dan pemilihan skala kemudian

disederhanakan

menjadi gambar ulir serta bagian berulir bentuk dari roda gigi konvensional sampai dngan pegas yang disederhanakan.

Mahasiswa diharapkan mampu dalam menentukan jenis-jenis maupun susunan gambar yang disederhanakan menurut fungsinya.

Tatap

muka tulis, LCDPapan projector,

OHP

Tugas gambar

14. Gambar sambungan las Memahami cara menggambar

sambungan las

Mahasiswa diharapkan dapat 1. mengetahui dan memahami proses pengelasan seperti las busur, las dengan gas, las tahanan

2. mengetahui dan memahami jenis-jenis sambungan las seperti las alur, las sudut, las sumbat dan las celah

3. mengetahui dan memahami lambang-lambang pengelasan

Tatap muka

Papan tulis, LCD

projector, OHP

Gambar

gambar Bentuk hurufelips dengan bentuk
gambar sebagai bahasa
gambar persfektif
gambar

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Sebagai iklan politik, efektivitas program sosialisasi tersebut dapat diukur dari sejauh mana materi komunikasi telah menerpa publik, menarik, menimbulkan pemahaman,

Bila klien melihat jari sedikit lebih lama dari petugas, klien mengalami penyempitan lapang penglihatan. Kartu diletakkan pada jarak 5 atau 6 meter dari pasien dengan posisi

orang yang akan atau sudah selesai mendirikan bangunan, (7) Walîmat al-Wadhîmah: Walîmah yang diadakan karena telah selamat dari musibah atau mara bahaya, (8) Walîmah

Nilai tersebut lebih besar dari taraf signifikansi sebesar 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa variabel religiusitas berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan mahasiswa

arsitektur tersebut yaitu: (1) denah simetris; (2) terdapat central room di tengah yang terdiri dari kamar tidur utama dan kamar tidur lainnya; (3) central room juga

DR.Makdisi begitu bersemangat untuk menetapkan bahwa Nizam sebagai seorang pendiri lembaga-lembaga pendidikan dan menunjukkan bahwa Madrasah Nizamiyah merupakan salah satu

Pada awalnya, masyarakat yang menetap di desa-desa tersebut adalah masyarakat melayu yang berasal dari daerah Sepintun, Desa Sungai Manau dan masyarakat sekitar Taman Nasional