STUDI KASUS PUTUSAN MA NO 39 PK/Pid.Sus/2011 TENTANG PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI YANG MENERAPKAN KETENTUAN PIDANA YANG LEBIH RINGAN DENGAN DIDASARKAN KEPADA ADANYA KEKHILAFAN HAKIM ATAU KEKELIRUAN YANG.
Teks penuh
Dokumen terkait
mengadakan penelitian sebagai bahan penulisan hukum dengan judul “ Pengajuan Peninjauan Kembali oleh Terpidana Mati Atas Dasar Kekeliruan Menerapkan Hukum dan
DAN KEKHILAFAN YANG NYATA DARI HAKIM SEBAGAI ALASAN PENGAJUAN PENINJAUAN KEMBALI OLEH TERPIDANA DALAM PERKARA LC FIKTIF (STUDI KASUS DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG
bahwa Majelis Hakim khilap / keliru dalam menafsirkan tentang kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan di Hotel Le Meridian, dimana dalam pertimbangan putusannya
Bahwa alasan permohonan Pemohon Peninjauan Kembali dalam perkara a quo yaitu Pendapat Majelis Hakim Pengadilan Pajak “Bahwa ketentuan perpajakan yang ada telah jelas mengatur
Dimana Majelis Hakim yang telah menetapkan secara sah dan meyakinkan kelima orang pelaku dengan dakwaan telah melakukan perbuatan memaksa orang lainnya untuk
Permasalahan dalam skripsi ini adalah apakah alasan-alasan Peninjauan Kembali oleh Terpidana telah sesuai dengan ketentuan Pasal 263 ayat (2) dan apakah yang menjadi dasar
PAK GARUDA majelis hakim dalam memutus perkara memberikan pertimbangan bahwa alasan-alasan dakwaan yang disebut dakwaan kumulatif oleh Penuntut Umum dapat dibenarkan karena Pengadilan
Bahwa Pemohon Peninjauan Kembali semula Terbanding sangat keberatan dengan pertimbangan hukum Majelis Hakim Pengadilan Pajak, yang antara lain berbunyi sebagai berikut: Halaman 31