• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN TINGGI NO. 104/PID/2010/PT.DKI MENGENAI MEMBUAT ATAU MENGGANDAKAN VCD/DVD PORNOGRAFI ANAK.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN TINGGI NO. 104/PID/2010/PT.DKI MENGENAI MEMBUAT ATAU MENGGANDAKAN VCD/DVD PORNOGRAFI ANAK."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

iv

STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN TINGGI NO.

104/PID/2010/PT.DKI MENGENAI MEMBUAT ATAU MENGGANDAKAN VCD/DVD PORNOGRAFI ANAK

ABSTRAK

Pornografi, secara sengaja merendahkan dan melecehkan harkat dan martabat manusia. Perempuan, anak-anak dan remaja sangat rentan menjadi korban kejahatan seksual, yang diakibatkan oleh pornografi. Pada saat ini pelibatan anak dalam kegiatan pornografi dan dipengaruhinya anak dalam kegiatan pornografi, dimana anak sebagai objek pornografi. Salah satunya terungkap dari Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur

Nomor 1613/PID.B/2009/PN.JKT.TIM tentang Membuat atau

Menggandakan VCD/DVD Pornografi Anak, dalam hal ini Terdakwa Gamal Dhila Mahavikri Pranda Putra secara sengaja melakukan membuat atau menggandakan pornografi anak, dimana anak merupakan objek pornografi. Terdakwa telah didakwa secara alternatif dan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah menyatakan bahwa Terdakwa telah terbuti dan memenuhi unsur-unsur dakwaan kesatu, sehingga majelis hakim menjatuhkan putusan pidana penjara kepada terdakwa selama 2 (dua) tahun. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini ditujukan untuk mengetahui perbuatan yang dilakukan terdakwa sekaligus pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap Terdakwa berdasarkan Pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) huruf f Undang-undang No. 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, yaitu dengan menelaah dan menganalisis Putusan Pengadilan Tinggi Nomor 104/PID/2010/PT.DKI tersebut secara seksama berdasarkan pendekatan teori-teori yang relevan maupun pemahaman penulis, khususnya terhadap pertimbangan hukum dan putusan hakim dari kasus yang dikaji.

Berdasarkan analisis terhadap Putusan Pengadilan Tinggi Nomor 104/PID/2010/PT.DKI, tanggal 11 Maret 2010, diperoleh kesimpulan

bahwa terdakwa selain melakukan perbuatan membuat atau

Referensi

Dokumen terkait