Evaluasi 1 Critical Review Jurnal
“PERAN PEMBANGUNAN KAWASAN
WISATA JAWA TIMUR PARK II
TERHADAP KONDISI SOSIAL
EKONOMI MASYARAKAT DI
SEKITARNYA”
Mata Kuliah Ekonomi Kota
Oleh :
MUHAMMAD BRIAN ADAM 3613100042
PW14-1308
JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
SURABAYA
2 KATA PENGANTAR
Assalamualaikmum wr. wb.
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmat-Nyalah, kami dapat menyelesaikan Tugas I Critical Riview Mata Kuliah Ekonomi Kota (PW14-1308) dengan jurnal ilmiah yang berjudul “PERAN PEMBANGUNAN KAWASAN WISATA JAWA TIMUR PARK II TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI
MASYARAKAT DI SEKITARNYA” dengan tepat pada waktunya.
Tidak lupa kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Dr. Ir. Eko Budi Santoso, Lic.rer.reg. selaku dosen pengajar dan pembimbing untuk mata kuliah Ekonomi Kota,
teman-teman yang telah memberi masukan yang sangat berguna bagi proses penyusunan tugas ini, serta semua pihak terkait yang telah banyak membantu sehingga tugas ini dapat terselesaikan.
Demi kesempurnaan penyusunan tugas ini, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan. Semoga laporan tugas ini bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikmum wr. wb.
Surabaya, 18 Maret 2015
3 DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... 1
DAFTAR ISI ... 3
1.1 PENDAHULUAN ... 4
1.2 TUJUAN DAN MANFAAT ... 4
1.3 LANDASAN TEORI ... 4
1.4 RESUME JURNAL ... 5
1.5 CRITICAL REVIEW ... 6
1.6 LESSON LEARNED... 7
1.7 KESIMPULAN ... 8
DAFTAR PUSTAKA ... 9
4
1.1 PENDAHULUAN
Tulisan ini adalah critical review dari jurnal ilmiah yang berjudul “PERAN PEMBANGUNAN KAWASAN WISATA JAWA TIMUR PARK II TERHADAP KONDISI
SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI SEKITARNYA”. Yang disusun oleh Siska Anggraeni
mahasiswi jurusan Ilmu ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya Malang. Dan artikel Jurnal Ilmiah tersebut dibuat sebagai persyaratan ujian skripsi pada tahun 2014.
Sekilas tentang jurnal ilmiah ini, penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui peran pembagunan kawasan wisata Jawa Timur Park II terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kota Batu, khususnya di sekitar kawasan wisata. Ada enam poin dari hasil penilitian ini, yang pertama dampak social yang dirasakan adalah keramaian akibat banyaknya kunjungan para wisatawan, yang kedua pengaruh terhadap lingkungan sekitar, yang ketiga adanya ketimpangan social antara pemilik modal besar dengan pemilik modal kecil,yang keempat munculnya kesempatan kerja baru, yang kelima adanya ahli fungsi bangunan tempat tinggal menjadi tempat penginapan, yang keenam perbaikan infrastruktur demi menunjang tempat wisata dan bisa dirasakan oleh warga sekitar.
1.2 TUJUAN DAN MANFAAT
Tujuan dan manfaat critical review kali ini selain kita bisa mengetahui kelemahan dan kelebihan jurnal ini, critical review ini juga untuk mengetahui maksud dan tujuan penulis melakukan penelitian tersebut, siapa yang menjadi obyek dari penulisan tersebut, dan ilmu yang bisa kita ambil dari penelitian tersebut.
1.3 LANDASAN TEORI
Di dalam penelitian kali ini, penulis menggunakan teori pendekatan fenomenologi untuk mendapatkan data penelitian melalui wawancara, observasi, kuisioner dan pengumpulan data. Dan dasar teori yang dipakai adalah teori Aglomerasi Ekonomi. Berkembangnya objek wisata di sebuah kota mendorong kegiatan ekonomi, dan hal ini menyebabkan terjadinya aglomerasi di daerah perkotaan terutama di pusat objek wisata, seperti di kawasan Jawa Timur Park II. Dengan adanya kawasan wisata, meningkat pula berbagai fasilitas penunjang untuk memperlancar kegiatan wisata tersebut.
5 Adanya pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan wisata berpengaruh dengan kawasan sekitarnya. Pengaruh tersebut selalu ada positif dan negatifnya. Pengaruh-pengaruh ini yang akan diteliti oleh penulis dengan mengunakan teori pendekatan fenomenologi. Warga sekitar kawasan wisata Jawa Timur Park II yang menjadi objek peneitian.
1.4 RESUME JURNAL
Perkembangan pariwisata di Indonesia semakin tahun semakin meningkat, daerah-daerah kecil terpacu untuk mengadakan pembangunan di sektor pariwisata. Salah satunya Kota Batu dimana sejak pisah dari Kabupaten Malang pada tahun 2001, kota ini terus berkembang dengan melakukan inovasi dalam menunjukkan daerahnya sebagai kota mandiri. Ada beberapa tempat wisata alam yang mendukung disana, mulai dari alun-alun Kota Batu, Agrowisata kebun apel, Jawa Timur Park I dan yang paling fenomenal dan terbaru adalah Jawa Timur Park II yang merupakan komplek wisata terpadu yang memiliki beberapa objek wisata sekaligus di dalamnya, mulai dari Museum Satwa, Batu Secret Zoo dan Eco Green Park, fasilitas hotel Pohon Inn dan pasar wisata Dan yang terbaru ada juga Museum Angkut.
Kawasan wisata Jawa Timur Park II dibangun di lahan yang meliputi 3 wilayah yaitu desa oro-oro ombo, kelurahan temas dan kecamatan sisir. Dimana 3 wilayah tersebut sekarang menjadi ramai.
Penulis ingin melakukan penelitian untuk mengetahui bagimana peran pembangunan kawasan wisata Jawa Timur Park II terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi objek wisata. Dan didalam pembahasan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis ada 4 cara, yaitu wawancara, observasi, kuisioner, dan pengumpulan data hasil 3 cara sebelumnya.
6 sepanjang jalur menuju lokasi wisata, kini menjadi ramai dan macet terutama di akhir pekan atau musim liburan sekolah.
Poin kedua peran pembangunan kawasan JTP 2 terhadap lingkungan. Hal utama yang disorot dalam poin ini adalah mengenai perubahan iklim, peningkatan suhu udara dirasakan warga sekitar atau penduduk asli di kawasan wisata JTP 2. Hal ini disebabkan jumlah kendaraan bermotor yang keluar masuk menuju lokasi wisata.
Empat poin selanjutnya yaitu, peran pembanguan kawasan JTP 2 terhadap kesenjangan social, peran pembangunan kawasan wisata JTP 2 terhadap kesempatan kerja baru, peran pembangunan kawasan wisata JTP 2 terhadap alih fungsi Lahan, peran pembanguan kawasan wisata JTP 2 terhadap kesempatan kerja baru.
1.5 CRITICAL REVIEW
Setelah meresume jurnal tersebut, kini saatnya memasuki tahap critical review. Poin pertama yang bisa kita nilai adalah didalam abstrak jurnal ini penulis menjelaskan bahwa data penelitian diperoleh menggunakan pendekatan fenomenologis, namun didalam kajian pustaka, penulis tidak memberikan penjelasan mengenai teori pendekatan fenomenologis, sehingga pembaca yang tergolong orang awam pasti tidak akan mengerti arti atau makna teori tersebut.
Dalam pandangan Natanton (Mulyana, 2002:59) fenomenologi merupakan istilah generik yang merujuk kepada semua pandangan ilmu sosial yang menganggap bahwa kesadaran manusia dan makna subjektif sebagai fokus untuk memahami tindakan sosial. Tentu saja, dalam kaitannya dengan penelitian budaya pun pandangan subjektif informan sangat diperlukan. Subjektif akan menjadi sahih apabila ada proses intersubjektif antara peneliti budaya dengan informan.
7 perusahaan. Keuntungan yang seperti apakah yang termasuk aglomerasi ekonomi yang didapatkan dengan adanya kawasan wisata JTP 2.
Di kajian pustaka penulis juga menerangkan mengenai pengaruh efek positif dan negatif dengan adanya kawasan JTP 2, namun di pembahasan dua pengaruh tersebut tidak dibedakan. Jadi pembaca sedikit susah memahami mana yang termasuk pengaruh positif dan pengaruh negatifnya.
Didalam pembahasan, penulis menuliskan enam poin peran pembangunan kawasan jawa timur park II, namun ada dua poin pembahasan yang sama. Hal ini seharusnya dijadikan dalam satu poin saja. Dan penulis tidak membedakan mana yang termasuk pengaruh sosial dan mana yang termasuk pengaruh ekonomi dengan adanya kawasan JTP 2.
Di dalam jurnal tersebut penulis tidak menuliskan saran kepada pemerintah, apa yang seharusnya dilakukan pemerintah dengan hasil penelitiannya, bagaimana cara meningkatkan pengaruh positif serta mengurangi pengaruh negatif yang muncul dengan konsep ekonomi kota.
1.6 LESSON LEARNED
Ilmu yang dapat kita ambil dari penelitian ini adalah kita bisa mengetahui bagaimana peran pembangunan kawasan wisata Jawa Timur Park II terhadap kondisi social ekonomi masyarakat disekitar kawasan lokasi wisata.
Adanya kawasan wisata JTP 2 menyebabkan terjadinya aglomerasi ekonomi, dengan begitu kawasan JTP 2 ini menjadi pusat pertumbuhan dimana kawasan JTP 2 menjadi stimulan kehidupan ekonomi warga sekitar maupun dari luar kawasan tersebut. Selain itu, kawasan wisata JP 2 menjadi pusat daya tarik wisatawan untuk mengunjungi Kota Batu.
8
1.7 KESIMPULAN
Adapun hasil dalam critical review jurnal ilmiah “PERAN PEMBANGUNAN KAWASAN
WISATA JAWA TIMUR PARK II TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI
MASYARAKAT DI SEKITARNYA” adalah ada beberapa teori yang belum dijelaskan
secara luas dan penggunaan konsep ekonomi kota pada pembahasan belum begitu detail, tidak dijelaskan manakah yang termasuk dalam konsep ekonomi kota pada obyek penelitian.
9 DAFTAR PUSTAKA
https://teguhimanprasetya.wordpress.com/2008/09/25/fenomenologi-1/ diakses pada 17 Maret 2015
https://www.academia.edu/6673443/MENGKAJI_KESESUAIAN_TEORI_LOKASI_DAN_AG LOMERASI_DALAM_PERSPEKTIF_EKONOMI_REGIONAL diakses pada 17 Maret 2015