1 BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Organisasi sebagai tempat berkumpulnya individu untuk mencapai suatu tujuan memiliki faktor yang terikat dan saling berpengaruh. Era industri yang semakin maju dan persaingan yang semakin ketat, membuat perusahaan maupun organisasi harus menemukan cara baru agar dapat bertahan dan berkembang, terutama dalam mengelola sumber daya manusia di dalamnya. Karyawan yang loyal terhadap perusahaan merupakan aset penting yang dimiliki oleh perusahaan.
Loyalitas karyawan sangat dibutuhkan dalam suatu perusahaan karena merupakan sikap mental karyawan yang ditunjukkan oleh sikap setia terhadap perusahaan walaupun perusahaan dalam keadaan baik atau buruk (Ardana dkk, 2011 dalam Nurhasan, 2017). Generasi baru mulai memasuki dan menempati posisi penting di dunia kerja, generasi tersebut adalah generasi-Y atau generasi milenial. Generasi milenial (Millennial Generation) adalah generasi yang lahir dalam rentang waktu awal tahun 1980 hingga tahun 2000 (Yuswohady, 2016 dalam Hidayatullah dkk.
2018).
Generasi baru ini tentunya memiliki kebiasaan dan cara bekerja baru dibandingkan generasi sebelumnya, yaitu generasi-X. Schawbel, salah satu kontributor Forbes mengatakan, perusahaan di seluruh dunia sedang dihadapkan dengan tingginya biaya yang perlu dikeluarkan untuk karyawan generasi-Y, hal ini dimana 70 persen dari mereka telah meninggalkan pekerjaan pertama mereka pada waktu dua tahun setelah bergabung di suatu perusahaan (Nurhasan, 2017).
Hasil survei yang dilakukan perusahaan penyedia informasi lowongan pekerjaan JobStreet.com terhadap 3.500 responden di Indonesia menunjukkan hampir 65,8 persen generasi milenial adalah kutu loncat alias tidak betah bekerja dalam waktu lama di satu perusahaan. Mereka akan pindah kerja dalam waktu kurang dari 1 tahun (Ningrum, 2016 dalam Suryaratri & Abadi, 2018). Hal ini menunjukkan
rendah.
PT. Bank Neo Commerce adalah salah satu perusahaan perbankan yang ada di Indonesia, sebelumnya bernama PT. Bank Yudha Bhakti namun pada tahun 2020 telah resmi mengganti nama menjadi PT. Bank Neo Commerce. Perubahan tersebut dilatarbelakangi transformasi digital yang dilakukan oleh perusahaan untuk terus berkembang melayani nasabah ditengah kemajuan teknologi Perubahan tersebut tentunya juga memiliki resiko yang berdampak pada kondisi internal di perusahaan. Kebiasaan-kebiasaan dan cara bekerja karyawan pun ikut mengalami perubahan sebagai dampak dari digitalisasi yang dilakukan perusahaan. Karyawan yang sebelumnya bekerja secara manual, kini menggunakan alat dan teknologi digital untuk bekerja, beberapa posisi pekerjaan juga mengalami perombakan setelah terjadi transformasi yang mengubah budaya kerja perusahaan sebelumnya, dimana beberapa karyawan masih belum terbiasa dengan tugas barunya tersebut yang akan membuat mereka mengalami kesulitan mengerjakan beban kerja yang diberikan oleh perusahaan, terutama bagi mereka yang sulit beradaptasi dengan adanya perubahan tersebut. Pemberangusan serikat pekerja (union busting) yang diduga dilakukan oleh perusahaan pada tahun 2020 juga merupakan salah satu masalah internal yang terjadi didalam perusahaan yang berdampak pada menurunnya rasa kebebasan berorganisasi yang mempengaruhi suasana psikologis perusahaan yang dinamakan iklim organisasi.
Tabel 1.1
Profil Karyawan Berdasarkan Tingkat Usia 2019 - 2020 Jenjang Usia 31 Desember 2020 31 Desember 2019
Jumlah % Jumlah %
s/d 30 tahun 182 32,97% 157 27,50%
31 – 40 tahun 235 42,39% 240 42,03%
41 – 50 tahun 103 18,66% 130 22,77%
>50 tahun 33 5,98% 44 7,71%
Total 553 100,00% 571 100,00%
Sumber : PT. Bank Neo Commerce Tbk
Berdasarkan data tabel yang saya dapat, dari 553 karyawan yang bekerja pada tahun 2020, sebanyak 417 karyawan yang berarti 75,36% merupakan generasi milenial, yaitu mereka yang lahir pada tahun 1980an sampai 2000 yang saat ini berumur sekitar 20 sampai 40 tahun.
Tabel 1.2 Turnover Intention Karyawan PT. Bank Neo Commerce Tbk Tahun 2020
No Alasan (Reason) Total Rate
1 Berakhir kontrak 8 1%
2 Mengundurkan diri 92 17%
3 Pensiun 5 1%
4 PHK 32 6%
5 Program Right Sizing 170 31%
Grand Total 307 55,8%
Sumber : PT. Bank Neo Commerce Tbk
Data tabel diatas menunjukkan tingkat turnover karyawan PT. Bank Neo Commerce cukup tinggi dan jumlah karyawan yang mengundurkan diri mencapai 92 orang, yang juga merupakan alasan kedua terbanyak setelah karyawan yang mengikuti program right rizing. Tingkat turnover karyawan yang cukup tinggi mungkin saja diakibatkan karena perusahaan yang didominasi oleh generasi milenial yang dikenal memiliki tingkat loyalitas yang rendah maupun masalah- masalah lain didalam perusahaan. Karyawan yang memiliki loyalitas yang rendah tentu dapat merugikan perusahaan, hal ini disebabkan karena apabila karyawan memiliki loyalitas yang rendah maka karyawan tersebut tidak bekerja dengan sepenuh hati dan dapat meninggalkan perusahaan kapan saja. Kebijakan perusahaan sangat diperlukan untuk mengatasi hal ini dengan menumbuhkan rasa pertanggungjawaban karyawan terhadap perusahaan. Perusahaan juga perlu melakukan pendekatan terhadap karyawan agar mengetahui faktor apa saja yang
perusahaan.
Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Firmansyah (2016) menyatakan bahwa budaya kerja berpengaruh signifikan terhadap loyalitas, hal ini diperkuat oleh penelitian Rahmah & Ranu (2013) menyatakan budaya kerja berperan positif dan signifikan terhadap loyalitas. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, Istikhomah (2018) dalam penelitiannya menyatakan bahwa budaya kerja berpengaruh negatif terhadap loyalitas karyawan.
Heryati (2016) dalam penelitiannya menyatakan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan. Penelitian lainnya oleh Pratama,. et al (2015) menyatakan beban kerja terhadap loyalitas karyawan memiliki hubungan sedang dan searah. Hasil berbeda dalam penelitian Sukawati
& Suwandana (2021) menyatakan budaya kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap loyalitas.
Hubungan antara iklim organisasi dan loyalitas pernah diteliti oleh Dewi (2016) dalam penelitiannya yang menyatakan bahwa iklim organisasi berpengaruh positif terhadap loyalitas karyawan. Hasil serupa juga diperoleh oleh penelitian Purnamasari dan Sintaasih (2019) dalam sebuah artikel yang menyatakan bahwa iklim organisasi berpengaruh positif terhadap loyalitas karyawan. Penelitian diperkuat pula oleh Tanjung, et al. (2021) menyatakan bahwa iklim organisasi memiliki dampak positif dan efek signifikan terhadap loyalitas
Berdasarkan uraian di atas penulis tertarik mengadakan penelitian dan mengambil judul “Pengaruh Budaya Kerja, Beban Kerja dan Iklim Organisasi Terhadap Loyalitas Kerja Karyawan Pada Generasi Milenial PT. Bank Neo Commerce Tbk”.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka dapat dirumuskan masalah-masalah sebagai berikut :
1. Apakah budaya kerja berpengaruh terhadap loyalitas kerja karyawan generasi milenial PT. Bank Neo Commerce Tbk?
2. Apakah beban kerja berpengaruh terhadap loyalitas kerja karyawan generasi milenial PT. Bank Neo Commerce Tbk?
3. Apakah iklim organisasi berpengaruh terhadap loyalitas kerja karyawan generasi milenial PT. Bank Neo Commerce Tbk?
4. Apakah budaya kerja, beban kerja dan iklim organisasi secara simultan berpengaruh terhadap loyalitas karyawan generasi milenial PT. Bank Neo Commerce Tbk?
1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui pengaruh budaya kerja terhadap loyalitas kerja karyawan generasi milenial PT. Bank Neo Commerce Tbk.
2. Untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap loyalitas kerja karyawan generasi milenial PT. Bank Neo Commerce Tbk.
3. Untuk mengetahui pengaruh iklim organisasi terhadap loyalitas kerja karyawan generasi milenial PT. Bank Neo Commerce Tbk.
4. Untuk mengetahui pengaruh budaya kerja, beban kerja dan iklim organisasi secara simultan terhadap loyalitas kerja karyawan generasi milenial PT. Bank Neo Commerce Tbk.
1.4 Manfaat Penelitian
Penelitian karya ilmiah ini diharapkan akan memberi manfaat kegunaan secara teoritis dan praktis kepada untuk berbagai pihak yang membaca :
1. Manfaat Teoritis, semoga hasil kesimpulan daripada penelitian karya ilmiah ini akan menjadi sarana pengembangan teori ilmu pengetahuan yang dimiliki dalam manajemen sumber daya manusia yang selama ini diperoleh dibangku kuliah untuk kemudian diterapkan pada dunia kerja.
2. Manfaat Praktis, semoga pula hasil penelitian karya ilmiah akan dapat pula menjadi bahan pertimbangan bagi para halayak yang membaca hasil karya ilmiah ini.
Penyusunan sistematika laporan skripsi ini telah mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh prodi Manajemen Universitas Pelita Bangsa, Cikarang, yaitu sebagai berikut :
BAB I Pendahuluan
Pada bab ini menjelaskan tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan skripsi.
BAB II Tinjauan Pustaka
Pada bab ini menjelaskan tentang landasan teori, penelitian terdahulu yang relevan dan hipotesis.
BAB III Metodologi Penelitian
Pada bab ini menjelaskan tentang jenis penelitian dan desain penelitian, definisi operasional dan variabel penelitian, populasi dan metode pengambilan sampel, jenis, sumber dan metode pengumpulan data serta metode analisis dalam penelitian ini.
BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan
Pada bab ini menjelaskan tentang hasil analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, uji hipotesis, sumbangan efektif dan sumbangan relatif dijelaskan pula interpretasi data / pembahasan.
BAB V Penutup
Pada bab ini menjelaskan kesimpulan dan saran bagi pihak - pihak yang terkait.