Sorotan Berita dan Data
Laporan Ekonomi Mingguan
Kurs – Komoditas - Obligasi
Samuel Research 07 Nopember 2018
www.samuel.co.id Page 1 of 5
Memaknai Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Triwulan ketiga 2018
Ekonomi Indonesia tumbuh melambat di triwulan ketiga menjadi 5.17%
(yoy) lebih rendah dibandingkan triwulan kedua sebesar 5.27% (yoy).
Perlambatan pertumbuhan ekonomi di triwulan ketiga tersebut sebenarnya telah diantisipasi sebelumnya oleh para ekonom yang memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tumbuh 5.15% (yoy) di triwulan ketiga 2018. Perlambatan pertumbuhan ekonomi disebabkan oleh perlambatan pertumbuhan konsumis domestik menjadi 5.01% (yoy) dibandingkan Q2 2018 sebesar 5.14%(yoy). Efek kenaikan pertumbuhan konsumsi dari gaji ke 13 PNS tidak dapat lagi dirasakan di triwulan ketiga 2018. Perlambatan pertumbuhan konsumsi juga dikonfirmasi oleh turunnya penjualan retail di triwulan ketiga dibandingan dengan triwulan keempat serta melambatnya impor bahan baku penolong dan barang konsumsi.
Pertumbuhan konsumsi domestik dapat lebih baik lagi di triwulan keempat. Kami melihat pertumbuhan konsumsi akan kembali naik di Q4 2018 didorong oleh percepatan belanja barang pemerintah serta belanja festival masyarakat untuk natal dan tahun baru yang kemungkinan akan mendorong laju pertumbuhan sektor perhotelan, perdagagan, dan industri olahan yang kemungkinan akan mendorong pertumbuhan konsumsi domestik. Kami perkirakan pertumbuhan konsumsi dapat tumbuh di level 5.1% (yoy) di Q4 2018. Selain itu, belum dicabutnya subsidi BBM juga diperkirakan akan menjaga inflasi tetap rendah di level 3.3% hingga akhir tahun sehingga dapat menjaga daya beli masyarakat.
Konsumsi pemerintah kami perkirakan akan tetap kuat di triwulan keempat 2018. Naiknya pertumbuhan konsumsi pemerintah di triwulan ketiga di dorong oleh tingginya realisasi penerimaan pajak yang tumbuh 16%
(yoy) di Q3 2018. Kami perkirakan pertumbuhan pajak akan tetap tinggi di Q4 2018 yang kemungkinan masih akan disumbang pertumbuhan pajak non- migas yang tumbuh lebih tinggi seiring peningkatan pertumbuhan industri olahan dan perdagangan. Tingginya penerimaan pajak tersebut dapat menjaga pertumbuhan konsumsi pemerintah tumbuh lebih tinggi di Q4 2018 terutama akselerasi pertumbuhan belanja barang pemerintah yang baru terealisasi sebesar 57% hingga September dari pagu anggaran Rp 340 triliiun
Pengeluaran untuk investasi diperkirakan akan tetap tumbuh kencang walaupun kemungkinan akan mengalami perlambatan di triwulan keempat 2018. Pengeluaran investasi menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di Q3 2018 dengan tumbuh lebih tinggi sebesar 6.96% (yoy) dibandingkan dengan Q2 2018 sebesar 5.87% (yoy). Kenaikan belanja investasi tersebut didorong oleh naiknya pertumbuhan kredit perbankan sebesar 12.7% (yoy) hingga Q3 2018 di saat belanja modal pemerintah mengalami kontraksi sebesar 8% hingga September 2018. Kami perkirakan belanja investasi akan sedikit mengalami perlambatan di Q4 2018 seiring melambatnya pertumbuhan dana pihak ketiga perbankan yang kemungkinan akan membatasi laju pertumbuhan kredit perbankan di Q4 2018.
Kurs % Last W WoW YoY YTD
EUR/USD 1.141 (0.13) (2.03) (4.96)
USD/JPY 113.4 1.15 (0.19) 0.33
Dollar Index 96.34 0.19 1.89 4.58 USD/IDR 14,805 (1.72) 9.16 9.12 USD/THB 32.95 (0.90) (0.83) 1.13
USD/PHP 53.08 (0.20) 2.80 6.32
USD/KRW 1124 (1.76) 0.31 5.75
USD/INR 72.99 (1.40) 12.72 15.17 USD/MYR 4.18 (0.43) (1.30) 3.23
USD/SGD 1.37 (0.31) 0.85 3.62
Obligasi 10y bps Last W WoW YoY YTD
German Bund 0.43 7.6 6.3 (0.1)
Japanese GB 0.13 1.60 6.00 8.30 US Treasury 3.20 13.7 82.2 79.55
SUN 8.30 (34.8) 150.1 197.9
Komoditas % Last W WoW YoY YTD
Brent ($/b) 72.65 (6.17) 18.38 8.64 Coal ($/mt) 104.30 (4.07) 4.40 2.61 CPO ($/t) 469 (3.03) (29.66) (20.63) Copper ($/t) 6,191 2.00 (9.48) (14.57) Nickel ($/t) 11,750 0.25 (4.43) (7.92) Gold ($/to) 1,231 (0.06) (3.20) (5.53) Gas ($/mbtu) 3.5 3.11 22.38 20.01 Rupiah dan dollar index
Indikator Pasar Global
10000 12000 14000 16000
80 90 100 110
Dollar Index USD/IDR (RHS)
Laporan Ekonomi Mingguan
Kurs – Komoditas - Obligasi
www.samuel.co.id Page 2 of 5
Defisit ekspor-impor kemungkinan masih membatasi pertumbuhan
ekonomi. Perlambatan pertumbuhan ekspor kemungkinan akan kembali terjadi di triwulan keempat 2018 didorong oleh melemahnya pertumbuhan perdagangan dunia yang disebabkan melemahnya pertumbuhan AS dan China akibat mulai terasanya efek perang dagang terhadap kedua negara tersebut. Kami perkirakan ekspor Indonesia akan kembali melambat di kisaran 5%-6% (yoy) disaat yang sama perlambatan impor kemungkinan akan terbatas jelang akhir tahun yang biasanya diikuti dengan meningkatnya impor barang konsumsi. Kami perkirakan laju pertumbuhan impor hanya akan berada di kisaran 11%-12% (yoy) sehingga secara keseluruhan Indonesia masih akan mengalami defisit neraca perdagangan hingga akhir tahun.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan masih cukup kuat untuk menarik arus modal masuk ke pasar modal Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan akan tumbuh di level 5.18% (yoy) di tahun 2018 kami perkirakan masih akan cukup atraktif untuk menarik investor asing menanamkan modalnya baik itu investasi portofolio maupun investasi langsung. Walaupun tidak sebesar yang kami ekspektasikan sebelumnya sebesar 5.2% (yoy) pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut terbilang masih cukup baik di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi China sebagai salah satu mitra utama perdagangan Indonesia. Naiknya net buy asing di pasar obligasi Indonesia sebesar USD 46 juta serta net buy asing di pasar saham Indonesia sebesar USD 11,2 juta selama seminggu terakhir menjadi sinyal bahwa investor asing cukup positif melihat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia di Q3 2018. Seiring dengan kepercayaan kami bahwa pertumbuhan ekonomi dapat lebih baik di triwulan keempat 2018, peluang untuk bertambahnya arus modal masuk ke pasar modal Indonesia kami perkirakan akan semakin besar hingga akhir tahun.
Chart 1. Pertumbuhan Ekonomi Berdasarkan Pengeluaran
Sumber: Bloomberg
I II III IV I II III IV I II II
Konsumsi Rumah Tangga 4.96 4.95 5.07 5.01 4.99 5.01 4.94 4.95 4.93 4.97 4.95 4.95 5.14 5.01
8.54 6.28
Investasi 5.01 4.67 4.18 4.24 4.79 4.47 4.77 5.34 7.08 7.27 6.15 7.95 5.87 6.96
Bangunan 6.11 6.78 5.07 4.96 4.07 5.18 5.87 6.07 6.28 6.68 6.24 6.16 5.87 5.70
22.10
Ekspor -2.12 -3.1 -1.5 -5.75 4.15 -1.57 8.41 2.8 17.01 8.5 9.09 6.17 7.7 7.52
Impor -6.25 -5.04 -3.47 -4.13 2.72 -2.45 4.81 0.2 15.46 11.81 8.06 12.7 15.17 14.06
5.06 5.27 5.17
2018
5.01 5.01 5.06 5.19 5.07
Mesin dan Perlengkapan 0.62
4.94 -6.725 -1.9
PDB 4.88 4.94 5.21 5.03 5.03
6.64 8.07 8.52 6.02
Konsumsi Pemerintah 5.31 3.43 6.21 -2.95 -0.14 2.69 -1.92 3.48
8.71 5.26
22.4
Komponen 2015 2016
2016 2017
6.91 Konsumsi Lembaga Nonprofit
Melayani Rumah Tangga -0.62 6.41 6.73 6.67 6.75 -4.03
15.2
2017
8.09 2.73
23.7 22.3 9.125 3.81 2.14 5.24
-8.2 -7.3 -9.5 1.2 -2.2
www.samuel.co.id Page 3 of 5
Indikator Ekonomi
Chart 2. Pertumbuhan Ekonomi Berdasarkan Produksi
Sumber: Bloomberg
Sektor 1Q2016 2Q2016 3Q2016 4Q2016 1Q2017 2Q2017 3Q2017 4Q2017 1Q2018 2Q2018 3Q2018
Pertanian 1.47 3.48 3.18 5.53 7.15 3.23 2.77 2.24 3.29 4.76 3.62
Pertambangan 1.22 1.04 0.17 1.35 -1.22 2.12 1.84 0.08 0.74 2.21 2.68
Industri Olahan 4.68 4.62 4.47 3.28 4.28 3.5 4.85 4.46 4.56 3.97 4.33
Listrik dan Gas 7.5 6.24 4.88 3.14 1.6 -2.53 4.88 2.27 3.31 7.56 5.58
Pengadaan Air 5.39 4.12 2.36 2.66 4.39 3.67 4.82 5.53 3.59 3.94 6.22
Perdagangan 4.31 4.28 3.66 3.87 4.61 3.47 5.2 4.47 4.93 5.24 5.26
Transportasi& Pergudangan 7.42 6.52 8.18 7.64 8.06 8.8 8.88 8.21 8.59 8.59 5.64
Konstruksi 6.76 5.12 4.95 4.21 5.96 6.94 6.98 7.23 7.35 5.73 5.79
Akomodasi & Makanan Minuman 5.73 5.16 5 4.82 5.27 5.73 5.69 5.49 5.45 5.75 5.9
Informasi dan Komunikasi 7.58 9.31 8.93 9.62 10.48 11.06 8.82 8.99 8.52 6.06 8.98
Jasa Keuangan dan Asuransi 9.32 13.6 9.04 4.18 5.99 5.94 6.16 3.85 4.33 3.02 3.44
Real estat 5.25 5.15 4.36 4.03 3.66 3.73 3.6 3.73 3.23 3.11 3.85
Jasa perusahaan 8.14 7.57 6.95 6.83 6.83 8.24 9.37 9.25 8.04 8.89 8.67
Adm Pemerintahan 4.61 4.44 3.81 0.28 0.23 -0.03 0.69 6.95 5.79 7.2 7.89
Pendidikan 5.3 5.11 1.92 3.09 4.05 0.88 3.62 5.89 4.83 4.94 6.62
Jasa kesehatan & soial 6.65 5.2 4.64 4.25 7.06 6.32 7.51 6.31 6.06 7.07 7.55
servis lain 8.14 8.1 7.93 7.92 7.9 8.51 9.31 8.87 8.42 9.22 9.19
PDB 4.94 5.21 5.03 4.94 5.01 5.01 5.06 5.19 5.06 5.27 5.17
www.samuel.co.id Page 4 of 5
Indikator Ekonomi
Chart 1. Penjualan Retail dan Mobil Chart 2. Pertumbuhan Kredit & DPK Perbankan
Chart 3. Ekspor & Impor Serta Surplus Neraca Perdagangan Chart 4.Surplus/Defisit Neraca Perdagangan Migas dan Non-Migas
Chart 5. Impor Berdasarkan Komponennya Chart 6. Penjualan Retail Indonesia -50
-40 -30 -20 -10 0 10 20 30 40 50
-5 0 5 10 15 20 25 30
Jan-14 Apr-14 Jul-14 Oct-14 Jan-15 Apr-15 Jul-15 Oct-15 Jan-16 Apr-16 Jul-16 Oct-16 Jan-17 Apr-17 Jul-17 Oct-17 Jan-18 Apr-18 Jul-18
Penjualan Retail (%YOY) Penjualan Mobil (RHS %YOY)
Sumber: Bloomberg SamuelSekuritas Indonesia
11.9%
6.3%
0.0%
5.0%
10.0%
15.0%
20.0%
25.0%
Jan-14 Apr-14 Jul-14 Oct-14 Jan-15 Apr-15 Jul-15 Oct-15 Jan-16 Apr-16 Jul-16 Oct-16 Jan-17 Apr-17 Jul-17 Oct-17 Jan-18 Apr-18 Jul-18
Kredit DPK (RHS)
Sumber: Bloomberg SamuelSekuritas Indonesia
-2500 -2000 -1500 -1000 -500 0 500 1000 1500 2000
-40 -30 -20 -10 0 10 20 30 40 50 60
Jan-14 May-14 Sep-14 Jan-15 May-15 Sep-15 Jan-16 May-16 Sep-16 Jan-17 May-17 Sep-17 Jan-18 May-18 Sep-18 Juta USD
(%)
Surplus/Defist Neraca Perdagangan (RHS) Ekspor Impor
Sumber: Bloomberg Samuel Sekuritas Indonesia
-2000 -1500 -1000 -500 0 500 1000 1500 2000 2500 3000
Jan-14 Apr-14 Jul-14 Oct-14 Jan-15 Apr-15 Jul-15 Oct-15 Jan-16 Apr-16 Jul-16 Oct-16 Jan-17 Apr-17 Jul-17 Oct-17 Jan-18 Apr-18 Jul-18
Juta USD
Surplus/Defisit Migas Surplus/Defisit Non-Migas
Sumber: Bloomberg Samuel Sekuritas Indonesia
-60.0%
-40.0%
-20.0%
0.0%
20.0%
40.0%
60.0%
80.0%
Jan-14 Apr-14 Jul-14 Oct-14 Jan-15 Apr-15 Jul-15 Oct-15 Jan-16 Apr-16 Jul-16 Oct-16 Jan-17 Apr-17 Jul-17 Oct-17 Jan-18 Apr-18 Jul-18
Barang Konsumsi Barang Modal Bahan Baku Penolong
Sumber: Bloomberg Samuel Sekuritas Indonesia
3.7
-5 0 5 10 15 20 25 30
Jan-14 Apr-14 Jul-14 Oct-14 Jan-15 Apr-15 Jul-15 Oct-15 Jan-16 Apr-16 Jul-16 Oct-16 Jan-17 Apr-17 Jul-17 Oct-17 Jan-18 Apr-18 Jul-18
Sumber: Bloomberg Samuel Sekuritas Indonesia
www.samuel.co.id Page 5 of 5 Research Team
Andy Ferdinand, CFA Head of Equity Research, Strategy,
Banking, Consumer (Staple) [email protected] +6221 2854 8148
Ahmad Mikail Economist [email protected] +6221 2854 8396
William Mamudi, CMT Technical Analyst [email protected] +6221 2854 8382
Akhmad Nurcahyadi, CSA
Property, Construction, Cement, Toll Road, Aviation, Automotive, Mining Contractor, Cigarette, Healthcare
[email protected] +6221 2854 8144
Arandi Ariantara Oil and Gas, Chemical, Coal, Telco,
Telco Retail [email protected] +6221 2854 8392
Marlene Tanumihardja Consumer (Poultry, Retail, Small Cap),
Pulp and Paper, Media [email protected] +6221 2854 8387
Sharlita Lutfiah Malik Metal, Telco Infrastructure, Plantation,
Small Cap [email protected] +6221 2854 8339
Albertha Palma Research Associate [email protected] +6221 2854 8338
Private Wealth Management
Evelyn Satyono Head of PWM / Institutional Sales [email protected] +6221 2854 8380 Muhamad Alfatih CSA, CTA, CFTe Senior Technical Portfolio Advisor [email protected] +6221 2854 8129
Ronny Ardianto Institutional Equity Sales [email protected] +6221 2854 8399
Clarice Wijana Institutional Equity Sales [email protected] +6221 2854 8395
Fachruly Fiater Institutional Equity Sales [email protected] +6221 2854 8325
Equity Sales Team
Kelvin Long Head of Equities [email protected] +6221 2854 8150
Yulianah Institutional Equity Sales [email protected] +6221 2854 8146
Lucia Irawati Retail Equity Sales [email protected] +6221 2854 8173
Fixed Income Sales Team
R. Virine Tresna Sundari Head of Fixed Income [email protected] +6221 2854 8170 Yenny Immanuela Batubara Senior Fixed Income Sales [email protected] +6221 2854 8384
Dina Afrilia Senior Fixed Income Sales [email protected] +6221 2854 8309
Rudianto Nugroho Fixed Income Sales [email protected] +6221 2854 8306
Sany Rizal Keliobas Fixed Income Sales [email protected] +6221 2854 8337
Online Trading Sales Team
Nugroho Nuswantoro Head of Marketing Online Trading [email protected] +6221 2854 8372
Wahyu Widodo Marketing [email protected] +6221 2854 8371
Aben Epapras Marketing [email protected] +6221 2854 8389