• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENELITIAN KESEHATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PENELITIAN KESEHATAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

BULETIN

Vol. 46 No. 3 September 2018

BULLETIN OF HEALTH RESEARCH

DEWAN REDAKSI Editorial Board

KETUA DEWAN REDAKSI Managing Editor

Prof. Dr. M. Sudomo (Parasitologi Medik : Komisi Etik Badan Litbangkes)

ANGGOTA DEWAN REDAKSI Members of the Editorial Board

dr. Lusianawaty Tana, Sp.OK (Kesehatan dan Keselamatan Kerja : Puslitbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan)

Dr. Sri Irianti, SKM, MPhil, PhD (Kesehatan Lingkungan : Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat)

Dr. dr. Sri Idaiani, Sp.Kj (Epidemiologi : Puslitbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan) Siti Sundari, MPH, DSc (Kebijakan Kesehatan : Asosiasi Peneliti Kesehatan Indonesia) Dr. drg. Tati Suryati, MARS (Kebijakan dan Manajemen Kesehatan : Puslitbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan)

Dr. Dwi Hapsari Tjandrarini, M.Kes (Biostatistik:Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat) Dra. Lucie Widowati, Apt, M.Si (Tanaman Obat dan Obat Tradisional : Puslitbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan)

drh. Rita Marleta Dewi, M.Kes (Parasitologi : Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan)

MITRA BESTARI Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K)., MARS., DTM&H,DTCE (Tuberkulosis : WHO) Peer Reviewer Prof. dr. Agus Suwandono, MPH, Dr.PH (Biomedik : Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar

Kesehatan)

Prof. Dr. Soekidjo Notoatmodjo (Perilaku Masyarakat : FKM - UI) Prof. Dr. dr. Kusharisupeni, M.Sc (Gizi Klinik dan Kesmas : FKM-UI) Prof. Dr. dr. Erni Hernawati Purwaningsih, MS (Drug Delivery, Herbal : FK-UI)

Dr. dr. Christina Safira Whinie Lestari, M.Kes (Biomedik:Puslitbang Biomedis dan Tekhnologi Dasar Kesehatan)

REDAKSI PELAKSANA Executive Editor

Kepala Bagian Umum, Dokumentasi dan Jejaring

Kepala Sub Bagian Dokumentasi, Perpustakaan dan Publikasi Siti Rachma, SS, MKM

STAF SEKRETARIAT Dr. dr. Telly Purnamasari, M. Epid Secretariat Staff Happy Chandraleka, ST

Irfan Danar Nugraha. S.Sos Zulfah Nur’aini, A.Md Utami Dyah Respati, S.Sos.

Terbit 4 kali setahun (Quarterly publication) - ( Maret, Juni, September, Desember )

Buletin Penelitian Kesehatan adalah forum komuni- kasi hasil-hasil penelitian, tinjauan hasil-hasil pe- nelitian, metodologi dan pendekatan-pendekatan baru dalam penelitian yang berkaitan dengan upaya kesehatan di Indonesia.

Buletin ini merupakan publikasi resmi dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Ke- menterian Kesehatan, Republik Indonesia

Bulletin of Health Studies is a forum communicating research results, research reviews, methodologies and new approaches for health research relevant to health services in Indonesia.

It is a formal publication of the National Institute of Health Research and Development, Ministry of Health, Republic of Indonesia

Alamat Redaksi :

Bagian Umum, Dokumentasi dan Jejaring Sekretariat Badan Litbang Kesehatan Jl. Percetakan Negara No. 29 Jakarta 10560

E-mail : [email protected] Telp. (021) 4261088 ext. 222 Fax. (021) 4244228 Website : https://ejournal2.litbangkes.kemkes.go.id

PENELITIAN KESEHATAN

ISSN 0125 – 9695 E ISSN 2338-3453

(2)

Vol. 46 No. 3 September 2018

BULLETIN OF HEALTH RESEARCH

PENELITIAN KESEHATAN

BULETIN

DAFTAR ISI

ISSN 0125 - 9695 E-ISSN 2338-3453

ARTIKEL

1. Mekanisme Katekin Sebagai Obat Antidislipidemia (Uji In Silico)

The Mechanism of Catechin as Antidyslipidemic Drug (In Silico Study) 147 - 154 (Rosa Adelina*, dan Arifayu Addiena Kurniatri)

2. Pemakaian Aplikasi Mobile ‘“Balita Sehat”’ Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Memantau Pertumbuhan dan Perkembangan Balita

Use of Mobile Application “Balita Sehat” Improves Mother’s Knowledge and Attitude in Monitoring Growth and Development

155 - 168

(Nurillah Amaliah1, Kencana Sari1, Dwi Sisca Kumala Putri1, Nur Handayani Utami1, Indri Yunita Suryaputri1, Bunga Chistitha Rosha1, Rika Rachmalina1) 3. Pengetahuan Ibu Mengenai BBLR dan cara Menghangatkan Bayi BBLR Dengan

Perawatan Metode Konvensional, Skin To Skin, dan Tradisional di Kota Bogor Mothers Knowledge on Low Birth Weight and Low Birth Weight Warming Treatment Through Conventional, Skin to Skin, or Traditional Methods in Bogor City

169 - 176

(Bunga Ch Rosha1, Indri Yunita SP1, Kencana Sari1, dan Nurilah Amaliah1,)

4. Pengaruh Jamu Obesitas terhadap Indeks Massa Tubuh, Lingkar Perut, dan Lingkar Lengan dibandingkan dengan Orlistat dan Evaluasi Keamanannya

Effect of Obesity Jamu to Body Mass Index, Waist and Mid-Upper Arm Circumference Compared With Orlistat and Evaluation of its Safety

177 - 182

(Danang Ardiyanto, Agus Triyono, Fajar Novianto dan Tofan Aries Mana)

5. Efek Sinergis Kombinasi Ekstrak Air Akar Batu (Gerrardanthus Macrorhizus) dengan Doxorubicin pada Sel Kanker Payudara T47D

Synergistic Effect of Akar Batu (Gerrardanthus Macrorhizus) Aqueous Extract in Combination With Doxorubicin on T47D Breast Cancer Cells

183 - 190

(Sari Haryanti, Yuli Widiyastuti, dan Rohmat Mujahid)

6. Distribusi Jenis Tikus yang Terkonfirmasi sebagai Reservoir Hantavirus di Provinsi Sumatera Selatan

Distribution of Rat that Confirmed as A Hantavirus Reservoir in the South Sumatra Province

191 - 198

(Santoso*, Nungki Hapsari Suryaningyas*, dan Milana Salim*)

7. Gambaran Kasus Mutasi Terkait Resistensi Antiretroviral pada orang dengan HIV- AIDS (ODHA) di Tiga Kabupaten/Kota di Provinsi Papua

The Description of Antiretroviral Resistance Mutation in People Living With HIV- AIDS (Plwha) in Districts three Districts/City in Papua Province

199 - 206

(Hotma Martogi Lorensi Hutapea1, Eva Fitriana1, Evi Iriani Natalia1, dan Tri Wahyuni1,)

8. Studi Kasus Difteri di Kabupaten Bangkalan dan Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur Tahun 2015

Diphtheria Case Study in Bangkalan District and Probolinggo Municipality East Java Province In 2015

207 - 214

(Mugeni Sugiharto, dan Noor Edi Widya Sukoco)

(3)

Vol. 46 No. 3 September 2018

BULLETIN OF HEALTH RESEARCH

The abstract sheet may be reproduced/copied without permission

PENELITIAN KESEHATAN

BULETIN

ISSN 0125 - 9695 E-ISSN 2338-3453

NLM : QV 766

Rosa Adelina*, dan Arifayu Addiena Kurniatri

Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

*E - mail : [email protected]

The Mechanism of Catechin as Antidyslipidemic Drug (In Silico Study)

Bulletin of Health Research

Vol. 46 No. 3, September, Pages. 147 - 154

Indonesia is rich in medicinal plants, such as Uncaria gambir Linn which can be used as a source of medicinal raw materials. The high content of catechin in “gambir”

has the potential as an antidyslipidemic drug. Pre clinic trial results showed that Gambir’s leaves containing ethyl acetate fraction decreased total cholesterol, triglyceride and LDL level and also improve HDL level.

The mechanism of catechin as antidyslipidemic drug can be traced using a molecular docking study which is one of the studies of the in silico study model used to filter compounds based on their mechanism of action against targeted proteins. In this study, the molecular docking of catechin was done using Molecular on Environment Software (MOE) to identify the affinity and interaction with HMG-CoA reductase and LDL enzymes that contribute to fat/cholesterol metabolism. The results of molecular docking showed that catechin interaction against HMG-CoA reductase and LDL receptor enzymes had Gibbs value of -6,5758 kcal/mol and -16,1709 kcal/

mol, respectively. Potential catechin action mechanisms as antidyslipidemic used two pathways, inhibition of the HMG-CoA reductase enzyme and increase the LDL receptor.

Keywords : Catechin, MOE, HMG-CoA, LDL receptor --- NLM : W 85

Nurillah Amaliah1, Kencana Sari1, Dwi Sisca Kumala Putri1, Nur Handayani Utami1, Indri Yunita Suryaputri1, Bunga Chistitha Rosha1, Rika Rachmalina1

1Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat Email :[email protected]

Use of Mobile Application “Balita Sehat” Improves Mother’s Knowledge and Attitude in Monitoring Growth and Development

Bulletin of Health Research

Vol. 46 No. 3, September, Pages. 155 - 168

The development of various practices in the health sector into mobile services (m-Health) is currently limited in Indonesia. “Balita Sehat” application can be an alternative to monitor the growth, development, and consumption of children under five. The objectives of this quasi-experimental research were to measure the level of knowledge and attitude of the mother of children under- five, test the effectiveness, and identify the determinants of the growth and development. Samples were mothers of the children aged 0-59 months. Samples divided into control and intervention groups, each group consists of 100 mothers. Data were obtained through interviews with structured questionnaires And analyzed by Mann Whitney Test and logistic regression. The pretest results showed that there were no differences in scores of knowledge and attitudes between the two groups However, there were significant differences (p value

<0.01 and 0.001) after the intervention. Changes in knowledge and attitude scores also showed a significant difference between the two groups (p value 0.001 and 0.013). In addition, utilization of applications is also a factor that influence changes in attitude besides fathers’

education. “Balita Sehat” mobile application can be an effective means to increase maternal care in monitoring the growth and development of their children.

Keyword : mHealth, mobile application, growth, development.

--- NLM : WS 410

Bunga Ch Rosha*, Indri Yunita SP, Kencana Sari, dan Nurilah Amaliah1,

Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat. Jl. Percetakan Negara No.29 Jakarta 10560

*Email :[email protected]

Mothers Knowledge on Low Birth Weight and Low Birth Weight Warming Treatment Through Conventional, Skin

(4)

to Skin, or Traditional Methods in Bogor City Bulletin of Health Research

Vol. 46 No. 3, September, Pages. 169 - 176

Neonatal death can be caused by hypothermia. Premature and LBW babies are more susceptible to hypothermia problems. This analysis aims to provide information about the mothers’ knowledge related to LBW and hypothermia prevention on LBW babies in order achieve normal growth. This is qualitative research part of a cohort study of child development in 2017 in Bogor City.

The study was conducted by in-depth interviews with 12 informants to mothers of low birth weight babies and had achieved normal nutritional status at 2 years old (WAZ and HAZ). The results showed that most mothers knew the cut-off point of LBW and they knew that their child’s birth size was smaller than other children. In order to prevent the occurrence of hypothermia, some treatments were done by mothers either through a conventional method (incubator in hospital), skin to skin method (kangaroo method and early breastfeeding initiation) or traditional methods. Increasing knowledge of mothers about method to prevent of hypothermia in low birth weight babies through socialization by health officer is of importance so that they can do the cares independently.

Keywords : LBW, Hypothermia, treatment method --- NLM : QV 766

Danang Ardiyanto, Agus Triyono, Fajar Novianto dan Tofan Aries Mana

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional

E - mail : [email protected]

Effect of Obesity Jamu to Body Mass Index, Waist and Mid-Upper Arm Circumference Compared With Orlistat and Evaluation of its Safety

Bulletin of Health Research

Vol. 46 No. 3, September, Pages. 177 - 182

Obesity could be a risk factor for several diseases, especially the degenerative ones.The prevalence of obesity has been increased in developing countries.

This study was conducted to evaluate efficacy of Jamu formulation in comparison with orlistat and its safety in deceasing the obesity. Jamu formula contains jati belanda (Guazuma ulmifolia) dried leaves, kemuning (Murraya paniculata) dried leaves, kelembak (Rheum officinale) dried roots, and tempuyung (Sonchus arvensis) dried leaves.

The present study was an randomized clinical

trial with open label undertaken in 242 subjects of obesity for 56 days.The Jamu group received a glass of jamu twice a day and orlistat group received a capsule twice a day. Efficacy was assessed by the changes in body mass index, waist and mid-upper arm circumference. Safety was evaluated by SGOT, SGPT, ureum, dan creatinine.There was a significant decrease (p<0.05) in body mass index, waist and mid-upper arm circumference after intervention in both group. Changes of those parameters were not significantly different (p>0.05) between both groups. No significant alteration was seen in most of the SGOT, SGPT, ureum, dan creatinine in Jamu formula groups.This study showed Jamu formula was an equally effective, but safe alternative for obesity management.

Keywords : obesity, jamu formula, orlistat, efficacy, safety

--- NLM : WC 320

*Sari Haryanti, Yuli Widiyastuti, dan Rohmat Mujahid Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional,

Jl. Raya Lawu No. 10, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah

*E-mail:[email protected]

Synergistic Effect of Akar Batu (Gerrardanthus Macrorhizus)Aqueous Extract in Combination With Doxorubicin on T47D Breast Cancer Cells

Bulletin of Health Research

Vol. 46 No. 3, September, Pages. 183 - 190

Doxorubicin is one of the most widely used chemotherapy agents in cancer therapy. The clinical results of doxorubicin are limited by cardiotoxic side effects which relate to their doses. This study was conducted to investigate cytotoxic activity of caudex Gerrardanthus macrorhizus aqueous extract and its combination with doxorubicin on T47D cells. Dried caudex powder was extracted by infusion method, evaporated in oven 400C to get dried extract (GM). The MTT assay was performed triplo to determine cytotoxic effect, either alone or in combination. Flow cytometry was used to observe cell cycle profile and apoptotic induction. Based on the observation under inverted microscope, GM alone did not exhibit cytotoxic effects but showed morphological alteration becoming rounded and shrinkaged cells compared to untreated cells. Nevertheless, GM 40 μg/

mL was able to improve cytotoxic effect of doxorubicin to 51%. Combination treatment of doxorubicin 3 nM and 40 μg/mL GM inhibited T47D cell cycle in G2/M phase.

(5)

This combination also resulted apoptotic induction, compared to untreated cell and each single treatment.

Based on the results, caudex G. macrorhizus is potential to be further investigated as a co-chemotherapy agent with doxorubicin.

Keywords : synergistic, cytotoxic, cell cycle,Gerrardan- thus macrorhizus, T47D

--- NLM : QW 168.5.B9

Santoso*, Nungki Hapsari Suryaningyas, dan Milana Salim

Balai Litbangkes Baturaja

Jalan Ahmad Yani KM 7 Kemelak, Baturaja Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan

*E-mail:[email protected]

Distribution of Rat that Confirmed as A Hantavirus Reservoir in the South Sumatra Province

Bulletin of Health Research

Vol. 46 No. 3, September, Pages. 191 - 198

Hantavirus infection has been reported in many countries, including in Indonesia with estimated cases in the world of 150,000-200,000 cases and CFR between 5-15%. Reports of hantavirus in humans in Indonesia have not been widely reported. Results of research on vector and reservoir in 2015 found hantavirus infection in rats.Hantavirus examination was performed by two methods, ELISA and PCR. ELISA results obtained 8.9%

(28/316) of rats infected with hantavirus, and PCR examination of 65.5% (19/29). Further analysis of the results of this on vector and reservoir aims to determine the distribution of rats infected with hantavirus. The result of bivariate analysis did not show any statistically significant relationship between dependent and independent variables. The most heavily infected rats of hantavirus are adult male Rattus. The most common type of ecosystem found in hantavirus positive rats is remote forest settlements (11.5%) with the most common type found in paddy fields (25%).

Keywords: Hantavirus, Mice, Rattus norvegicus --- NLM : QW 168.5.H6

*Hotma Martogi Lorensi Hutapea1, Eva Fitriana1, Evi Iriani Natalia1, dan Tri Wahyuni1, Setyo Adiningsih1, dan Mirna Widiyanti1

Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Papua Jln. Kesehatan No.10, Dok II Jayapura, 99112

*E-mail:[email protected]

The Description of Antiretroviral Resistance Mutation in People Living With HIV-AIDS (Plwha) in Districts three Districts/City in Papua Province

Bulletin of Health Research

Vol. 46 No. 3, September, Pages. 199 - 206

Antiretroviral (ARV) therapy has been found effective to decrease HIV-1 infected cases, however increase the resistances due to nucleotide mutation. The mutation causes virus to be resistant to ARV, making the therapy is no longer effective. The ARV therapy District Nabire, Jayapura, and Jayawijaya was Reverse Transcriptase Inhibitor (RTI). The goal of this study was to obtain the data of mutation associated to viral resistance to ARV RTI and protease inhibitor group. Plasma samples were obtained from 252 subjects purposively in HIV/

AIDS population from corresponding Care, Support, and Therapy clinic. The genotyping, measurement of CD4 and viral load were performed to all samples. DNA analysis was performed by genotyping method. Among 252 samples, 89 samples (35.32%) had CD4 count <350 sel/ul. Twenty three samples (8.73%) had viral load

>10.000 copies/mL. There were 15 (5,95%) samples were identified as mutant related to RTI resistance, and none for protease. The most frequent mutation motive was M184V/I, 12 samples (80,00%). This data provided important information about the continuous need of ARV therapy monitoring to suppress transmission drug resistance.

Keyword : ARV, HIV-1, Resistance

--- NLM : WC 320

Mugeni Sugiharto*, dan Noor Edi Widya Sukoco Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan, E-mail : [email protected]

[email protected]

Diphtheria Case Study in Bangkalan District and Probolinggo Municipality East Java Province In 2015 Bulletin of Health Research

Vol. 46 No. 3, September, Pages. 207 - 214

Diphtheria is a deadly infectious disease and easily transmitted disease that can cause an outbreak. This study aims to elicit information concerning the policy of handling diphtheria cases in Bangkalan Regency and Probolinggo City in 2014. This type of research is quantitative and qualitative, because using secondary data which were analyzed descriptively and in-depth interview data which were analyzed by reduction.

The informants were persons in charge of district

(6)

immunization. The highest cases of diphtheria in Bangkalan District were 76 cases in 2013 with the fatality of 4 people and in Probolinggo City were 2 cases in 2013 and all were recovered. The DPT vaccination coverage decreased, because some babies were not immunized. The policy included provision of supportive supervision, improvement of the competence of village midwives, collaboration with religious organizations and non-governmental organizations (NGOs), enhancement of the role of religious leaders and community leaders. It

was concluded that Bangkalan and Probolinggo districts still had some babies with not fully immunized, so that the DPT coverage decreased and had the potential for diphtheria cases. The importance of counseling is to increase the target’s knowledge regarding DPT immunization and the danger of diphtheria infection.

Keywords : Diphtheria, baby. Case, coverage

---

(7)

Vol. 46 No. 3 September 2018

BULLETIN OF HEALTH RESEARCH

Lembar abstrak ini boleh diperbanyak/di-copy tanpa izin

PENELITIAN KESEHATAN

BULETIN

ISSN 0125 - 9695 E-ISSN 2338-3453

NLM : QV 766

Rosa Adelina*, dan Arifayu Addiena Kurniatri

Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

*E - mail : [email protected]

Mekanisme Katekin Sebagai Obat Antidislipidemia (Uji In Silico)

Buletin Penelitian Kesehatan

Vol. 46 No. 3, September, Hal. 147 - 154

Indonesia kaya akan tanaman obat, salah satunya Uncaria gambir Linn yang dapat digunakan sebagai sumber bahan baku obat. Kandungan senyawa katekin yang tinggi dalam gambir berpotensi sebagai antidislipidemia.

Hasil uji pre-klinik menunjukkan bahwa fraksi etil asetat ekstrak daun gambir dapat mengurangi kadar kolesterol total, trigliserida, LDL, dan meningkatkan HDL. Mekanisme katekin sebagai antidislipidemia dapat ditelusuri menggunakan studi docking molekuler yang merupakan salah satu studi model studi in silico yang digunakan untuk menapis senyawa berdasarkan mekanisme kerjanya terhadap protein target. Pada penelitian ini senyawa katekin dilakukan docking secara molekuler dengan menggunakan Software Moleculer on Environtment (MOE) dengan tujuan untuk mengetahui daya afinitas dan interaksinya terhadap enzim HMG- KoA reduktase dan reseptor LDL yang berperan terhadap metabolisme kolesterol. Hasil docking molekuler menunjukkan bahwa interaksi katekin terhadap enzim HMG-KoA reduktase dan reseptor LDL memiliki nilai Gibbs masing-masing sebesar -6,5758 kacl/mol dan -16,1709 kcal/mol. Potensi mekanisme aksi katekin sebagai antidislipidemia menggunakan dua jalur yaitu penghambatan enzim HMG-KoA reduktase dan peningkatan reseptor LDL.

Kata kunci: Katekin, MOE, HMG-KoA, reseptor LDL --- NLM : W 85

Nurillah Amaliah1, Kencana Sari1, Dwi Sisca Kumala Putri1, Nur Handayani Utami1, Indri Yunita Suryaputri1, Bunga Chistitha Rosha1, Rika Rachmalina1

1Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat Email :[email protected]

Pemakaian Aplikasi Mobile ‘“Balita Sehat”’

Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Memantau Pertumbuhan dan Perkembangan Balita Buletin Penelitian Kesehatan

Vol. 46 No. 3, September, Hal. 155 - 168

Perkembangan berbagai praktik di bidang kesehatan ke layanan perangkat bergerak (m-Health) saat ini masih terbatas di Indonesia. Pemanfaatan aplikasi

“Balita Sehat” dapat menjadi salah satu alternatif untuk memantau pertumbuhan, perkembangan dan konsumsi balita. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat pengetahuan dan sikap ibu balita, menguji efektivitas,dan mengidentifikasi faktor dominan yang mempengaruhi perubahan pengetahuan dan sikap ibu terhadap pemantauan pertumbuhan dan perkembangan. Disain penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Sampel adalah ibu dari anak berusia 0-59 bulan. Sampel terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan intervensi yang masing-masing berjumlah 100 orang ibu. Data diperoleh melalui wawancara dengan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan uji Mann Whitney dan regresi logistik. Hasil pretest menunjukkan tidak ada perbedaan skor pengetahuan dan sikap diantara dua kelompok (p value =0,348 dan 0,347) dan setelah intervensi terdapat perbedaan signifikan (p value<0,01 dan 0,001). Perubahan skor pengetahuan dan sikap juga menunjukkan perbedaan signifikan antara dua kelompok (p value 0,001 dan 0,013). Pemakaian aplikasi mobile

“Balita Sehat” secara bermakna meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu.. Pemanfaatan aplikasi juga merupakan faktor yang mempengaruhi perubahan sikap selain pendidikan ayah. Aplikasi

“Balita Sehat” dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kepedulian ibu dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anaknya.

Kata kunci : mHealth, aplikasi mobile, pertumbuhan, perkembangan

---

(8)

NLM : WS 410

Bunga Ch Rosha*, Indri Yunita SP, Kencana Sari, dan Nurilah Amaliah1,

Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat. Jl. Percetakan Negara No.29 Jakarta 10560

*Email :[email protected]

Pengetahuan Ibu Mengenai BBLR dan cara Menghan- gatkan Bayi BBLR dengan Perawatan Metode Konven- sional, Skin To Skin, dan Tradisional di Kota Bogor Buletin Penelitian Kesehatan

Vol. 46 No. 3, September, Hal. 169 - 176

Kematian neonatal dapat disebabkan oleh hipotermia. Bayi BBLR lebih rentan terhadap masalah hipotermia. Tujuan analisis ini adalah memberikan informasi mengenai pengetahuan ibu terkait BBLR dan cara menghangatkan anak BBLR yang dilakukan ibu untuk mencegah hipotermia dan membantu mencapai pertumbuhan normal.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bagian dari penelitian kohor tumbuh kembang anak (TKA) tahun 2017 di Kota Bogor. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara mendalam terhadap 12 informan ibu yang memiliki anak dengan riwayat BBLR yang pada saat ini berusia baduta dan telah memiliki status gizi normal berdasarkan indikator BB/U dan BB/TB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu mengetahui cut-off point BBLR dan menganggap ukuran anak lebih kecil dibandingkan anak kandung lainnya ataupun anak lain yang sebaya. Untuk mencegah terjadinya hipotermia, terdapat beberapa perawatan yang dilakukan informan baik yang dilakukan di rumah sakit dengan menggunakan perawatan metode konvensional, perawatan metode skin to skin (perawatan metode kangguru dan IMD) dan perawatan metode tradisional. Perlu dilakukan peningkatan pengetahuan ibu mengenai metode menghangatkan suhu tubuh anak BBLR melalui sosialisasi oleh petugas kesehatan, agar ibu dapat melakukan perawatan dan pencegahan hipotermia pada anak yang baru dilahirkan secara mandiri.

Kata kunci : BBLR, hipotermia, perawatan menghangatkan bayi

--- NLM : QV 766

Danang Ardiyanto, Agus Triyono, Fajar Novianto dan Tofan Aries Mana

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman

Obat dan Obat Tradisional E - mail : [email protected]

Pengaruh Jamu Obesitas terhadap Indeks Massa Tubuh, Lingkar Perut, dan Lingkar Lengan dibandingkan dengan Orlistat dan Evaluasi Keamanannya

Buletin Penelitian Kesehatan

Vol. 46 No. 3, September, Hal. 177 - 182

Obesitas dapat menjadi faktor resiko penyakit lain khususnya penyakit degeneratif. Prevalensi obesitasmenunjukkan peningkatan kasus di negara berkembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manfaat dan keamanan ramuan jamu yang terdiri dari simplisia daun jati belanda (Guazuma ulmifolia), daun kemuning (Murraya paniculata), akar kelembak (Rheum officinale), dan daun tempuyung (Sonchus arvensis) dibandingkan orlistat. Penelitian ini menggunakan randomized clinical trial (RCT) open label dengan 242 subyek selama 56 hari. Kelompok jamu diberikan segelas jamu 2 kali sehari, sedangkan kelompok orlistat diberikan satu kapsul sehari dua kali. Parameter yang digunakan untuk mengevaluasi khasiat formula jamu dan orlistat adalah indeks masa tubuh (IMT), lingkar perut (LP), lingkar lengan atas (LLA). Sedangkan penilaiankeamanan digunakan parameter SGOT, SGPT, BUN, dan kreatinin.Pemberian jamu dan orlistat dapat menurunkan IMT, LP, LLA secara bermakna (p<0,05) jika dibandingkan dengan hari ke-0. Penurunan IMT, LP, LLA kelompok jamu dibandingkan orlistat dapat dikatakan setara (p>0,05). Kelompok jamu menujukkan nilai SGOT, SGPT, ureum, dan kreatinin dalam rentang normal.Penelitian ini menunjukkan bahwa ramuan jamu obesitas secara klinis, khasiatnya sebanding dengan orlistat dan aman setelah intervensi selama 56 hari.

Kata kunci: obesitas, jamu, orlistat, khasiat, keamanan --- NLM : WC 320

*Sari Haryanti, Yuli Widiyastuti, dan Rohmat Mujahid Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional,

Jl. Raya Lawu No. 10, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah

*E-mail:[email protected]

Efek Sinergis Kombinasi Ekstrak Air Akar Batu (Gerrardanthus Macrorhizus) Dengan Doxorubicin Pada Sel Kanker Payudara T47D

Buletin Penelitian Kesehatan

Vol. 46 No. 3, September, Hal. 183 - 190

(9)

Doxorubicin adalah salah satu agen kemoterapi yang digunakan secara luas dalam terapi kanker. Hasil klinis doxorubicin dibatasi oleh kardiotoksisitas yang berkorelasi dengan besaran dosis. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji aktivitas sitotoksik ekstrak air caudex Gerrardanthus macrorhizus dan kombinasinya dengan doxorubicin pada sel T47D. Serbuk caudex G. macrorhizus (GM) kering diekstraksi dengan metode infusa, kemudian diuapkan dalam oven 400C. Uji MTT dilakukan untuk menguji efek sitotoksik ekstrak dengan tiga ulangan, baik tunggal maupun kombinasi dengan doxorubicin. Flow cytometry digunakan untuk mengetahui profil siklus sel dan induksi apoptosis. Hasil pengamatan di bawah mikroskop inverted menunjukkan ekstrak tunggal GM tidak memberikan efek sitotoksik namun mengakibatkan perubahan morfologi pada sel T47D menjadi membulat dan mengkerut dibandingkan kontrol sel. Ekstrak GM 40 μg/mL mampu meningkatkan efek sitotoksik doxorubicin 3 nM hingga 51%.

Kombinasi doxorubicin 3 nM dan ekstrak 40 μg/

mL menghambat siklus sel pada fase G2/M dan meningkatkan induksi apoptosis, dibandingkan kontrol sel dan masing-masing perlakuan tunggalnya. Berdasarkan hasil penelitian ini, caudex G. macrorhizus berpotensi untuk diteliti lebih lanjut sebagai agen ko-kemoterapi dengan doxorubicin.

Kata kunci:sinergistik, sitotoksik, siklus sel, Gerrardanthus macrorhizus, T47D

--- NLM : QW 168.5.B9

Santoso*, Nungki Hapsari Suryaningyas, dan Milana Salim

Balai Litbangkes Baturaja

Jalan Ahmad Yani KM 7 Kemelak, Baturaja Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan

*E-mail:[email protected]

Distribusi Jenis Tikus yang Terkonfirmasi sebagai Reservoir Hantavirusdi Provinsi Sumatera Selatan Buletin Penelitian Kesehatan

Vol. 46 No. 3, September, Hal. 191 - 198

Infeksi hantavirus telah dilaporkan di banyak negara, termasuk di Indonesia dengan perkiraan kasus di dunia sebesar 150.000-200.000 kasus dan CFR antara 5 - 15%.

Laporan hantavirus pada manusia di Indonesia belum banyak dilaporkan. Hasil Riset khusus vektora tahun 2015 menemukan infeksi hantavirus pada tikus. Pemeriksaan hantavirus dilakukan dengan dua metode yaitu ELISA dan PCR. Hasil pemeriksaan ELISA mendapatkan 8,9%

(28/316) tikus terinfeksi hantavirus, dan pemeriksaan PCR sebesar 65,5% (19/29). Analisis lanjut hasil Rikhus vektora ini bertujuan untuk mengetahui distribusi tikus yang terinfeksi hantavirus. Hasil analisis bivariat tidak menunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara variabel dependen dan independent.

Jenis tikus yang paling banyak terinfeksi hantavirus adalah Rattus usia dewasa dan jenis kelamin jantan.

Tipe ekosistem paling banyak ditemukan tikus positif hantavirus adalah hutan jauh pemukiman (11,5%) dengan jenis lokasi paling banyak ditemukan di sawah (25%).

Kata kunci:Hantavirus, Tikus, Rattus norvegicus --- NLM : QW 168.5.H6

*Hotma Martogi Lorensi Hutapea1, Eva Fitriana1, Evi Iriani Natalia1, dan Tri Wahyuni1, Setyo Adiningsih1, dan Mirna Widiyanti1

Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Papua Jln. Kesehatan No.10, Dok II Jayapura, 99112

*E-mail:[email protected]

Gambaran Kasus Mutasi Terkait Resistensi Antiretroviral pada orang dengan HIV-AIDS (ODHA) di Tiga Kabupaten/Kota di Provinsi Papua

Buletin Penelitian Kesehatan

Vol. 46 No. 3, September, Hal. 199 - 206

Penemuan antiretroviral (ARV) secara signifikan telah menjadi bagian penting dalam penanggulangan HIV/

AIDS. Terapi ARV berguna untuk menurunkan kasus HIV-1, namun dapat menyebabkan resistensi virus terhadap obat tersebut. Data prevalensi HIV-1 resisten ARV pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Papua, khususnya Kabupaten Nabire, Kab./Kota Jayapura, dan Kab. Jayawijaya belum tersedia. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran mutasi terkait resistensi virus terhadap ARV golongan penghambat rtase dan protease. Sebanyak 252 responden yang sudah diterapi minimal 6 bulan diambil secara purposive dari klinik Care, Support, and Therapy di ketiga lokasi penelitian.

Genotyping, pemeriksaan nilai CD4 dan viral load dilakukan terhadap semua sampel. Analisis DNA dilakukan dengan metode genotyping. Dari 252 sampel, sebanyak 89 sampel (35,32%) memiliki nilai CD4 <350 sel/ul darah. Sebanyak 23 sampel (8,73%) memiliki nilai viral load >10.000 salinan/mL. Sebanyak 15 sampel (5,95%) teridentifikasi mengalami mutasi pada DNA target ARV golongan penghambat rtase, dan tidak ditemukan mutasi terkait resistensi pada gen protease.

Motif mutasi yang paling banyak adalah M184V/I, yaitu sebanyak 12 sampel (80,00%). Penelitian ini

(10)

mengindikasikan bahwa pemantauan terapi ARV secara berkesinambungan tetap diperlukan untuk menekan penularan HIV resisten ARV.

Kata kunci : ARV, HIV-1, Resistensi

--- NLM : WC 320

Mugeni Sugiharto*, dan Noor Edi Widya Sukoco Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan, E-mail : [email protected]

[email protected]

Studi Kasus Difteri di Kabupaten Bangkalan dan Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur Tahun 2015

Buletin Penelitian Kesehatan

Vol. 46 No. 3, September, Hal. 207 - 214

Difteri adalah penyakit menular mematikan dan dapat menjadi kejadian luar biasa . Kasus difteri di Indonesia meningkat dan terbesar di Jawa Timur. Studi ini bertujuan

untuk mengetahui kebijakan penanganan kasus penyakit difteri di Kabupaten Bangkalan dan Kota Probolinggo pada tahun 2014 Jenis penelitian adalah kuantitatif dan kualitatif, karena menggunakan data sekunder yang dianalisis secara diskriptif dan data wawancara mendalam yang dianalisis dengan cara reduksi Informan adalah penanggungjawab imunisasi di kabupaten. Kasus difteri di Kabupaten Bangkalan tertinggi, 76 kasus tahun 2013 dengan kematian 4 orang dan Kota Probolinggo 2 kasus tahun 2013 dan sembuh. Cakupan DPT menurun, karena ada bayi tidak diimunisasi. Kebijakan penanganan difteri adalah melakukan supervisi suportif, meningkatkan kompetensi bidan desa, kerjasama dengan organisasi keagamaan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM), meningkatkan peran tokoh agama dan tokoh masyarakat. Disimpulkan bahwa Kabupaten Bangkalan dan Kota Probolinggo masih ada bayi tidak dimunisasi lengkap, sehingga cakupan DPT menurun dan berpotensi munculnya kasus difteri. Pentingnya penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan sasaran terhadap imunisasi DPT dan bahaya infeksi difteri.

Kata kunci : Difteri, bayi. kasus, cakupan

---

Referensi

Dokumen terkait

• Batuan Vulkanik Muda Berupa deretan perbukitan yang membentuk kerucut-kerucut vulkanik muda yang membentuk suatu kelurusan vulkanik dari utara ke selatan terdiri dari Gunung

Rasio Aktivitas merupakan rasio yang dipakai untuk mengetahui sejauh mana perusahaan menggunakan sumberdaya yang dimiliki dalam meningkatkan aktivitas perusahaan, dimana

Berdasarkan pada tujuan penelitian ini yaitu merupakan penelitian yang deskriptif kualitatif yang terjadi pada peran kepemimpinan kepala sekolah dalam

Luaran yang diharapkan dari pembuatan produk Kausius ini adalah terciptanya kaus yang memberikan informasi mengenai hukum yang berlaku di Indonesia, agar masyarakat Indonesia

Visi makro pendidikan nasional adalah mewujudkan individu, manusia Indonesia baru yang memiliki sikap clan wawasan keimanan clan berakhlak tinggi, kemerdekaan clan

Dengan demikian bahwa faktor pendidikan, pengalaman, lahan, modal, penyuluhan, dan jumlah tanggungan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani

Telah terjadi Bencana Gempa Bumi Tektonik pada hari Rabu, 17 Juni 2009 pada pukul 17.35.40 WIB dengan berkekuatan 5.1 SR pada kedalaman 42 Km, Pusat Gempa berada pada titik

Dan saat ini PT.Pelayaran  Nasional Indonesia (Persero) Cabang Semarang melayani 3 kapal dengan  beragam type dan rute yang berbeda yakni KM.Kelimutu,KM.Lawit