• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbedaan Respon Kekebalan pada Sapi Bali dengan Warna Bulu Berbeda terhadap Virus Penyakit Jembrana.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perbedaan Respon Kekebalan pada Sapi Bali dengan Warna Bulu Berbeda terhadap Virus Penyakit Jembrana."

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Hasil Uji MTT pada Sapi Percobaan

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertambahan panjang badan, lingkar dada dan tinggi gumba serta hubunganya dengan berat badan pada sapi bali yang diberikan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertambahan panjang badan, lingkar dada dan tinggi gumba serta hubunganya dengan berat badan pada sapi bali yang diberikan

yang diambil dari vena jugularis. Selanjutnl'a hmfbsit 1'ang rumbuh diinfeksikan virus Jembrana dengan teknik ko-infeksi isolat Tabanani 87. Untuk mengkarakterisasi

Sapi mores adalah sapi bali yang semestinya pada bagian bawah tubuh berwarna putih tetapi ada warna hitam atau merah pada bagian bawah tersebut3. Sapi

Respon fisiologis meliputi frekuensi pernapasan, denyut jantung dan suhu rektal Sapi Bali dewasa yang di pengaruhi mikroklimat dalam kandang (suhu dan kelembaba

d) Banteng jantan dan sapi bali jantan memiliki kesamaan pada warna bulu yang lebih gelap dibanding dengan betina, warna berubah dari merah bata menjadi coklat tua atau hitam

Ini menunjukkan respon kekebalan humoral mencit balb/c yang diimunisasi dengan vaksin limpa penyakit Jembrana lebih tinggi jika dibanding- kan dengan nilai absorban antibodi baik

Kebutuhan nutrisi pada sapi bali harus di imbangi antara hijauan dan konsentrat, pada penelitian ini beberapa sapi tidak diberikan pakan sumber protein melainkan hanya hijauan