Metode Ilmiah
(pertemuan kedua)
Metode ilmiah
Metode ilmiah adalah metode sains yang menggunakan langkah-langkah ilmiah dan rasional
sebuah metode prosedur yang memiliki karakteristik ilmu pengetahuan alam sejak abad ke-17, yang terdiri dari observasi, pengukuran, dan eksperimen sistematis, dan perumusan, pengujian, dan modifikasi hipotesis
Metode ilmiah adalah sistem yang dikembangkan dengan hati-hati untuk bertanya dan menjawab pertanyaan sehingga jawaban yang ditemukan seakurat mungkin
Tahapan dalam Metode Ilmiah
Observation
Hypothesis
Experiment
Data Collection
Conclusion
Retest
Observasi
Dikumpulkan melalui indra
Seorang ilmuwan melihat sesuatu di alam mereka
Hipotesis
Solusi yang disarankan untuk pemecahan masalah
Harus bisa diuji
Terkadang ditulis sebagai pernyataan jika….. Maka…..
Memprediksi hasil
Experiment
Prosedur untuk menguji hipotesis
Sebuah eksperimen mengubah satu faktor dan mengamati atau mengukur apa yang terjadi
Variabel - faktor dalam percobaan yang sedang diuji
Eksperimen yang baik atau "valid" hanya akan memiliki satu variabel!
Eksperimen membuat upaya khusus untuk menjaga faktor-faktor lain tetap konstan sehingga tidak akan mempengaruhi hasilnya. Faktor tersebut disebut variabel kontrol.
Faktor yang berubah dikenal sebagai variabel bebas. Faktor yang diukur atau diamati disebut variabel terikat.
Variabel bebas dan variabel terikat
Variabel bebas adalah variable yang ditentukan oleh observer
Variabel terikat adalah variable yang hasil observasi yang menjadi hasil dari variable bebas
Grafik Linier
Semua grafik di-linier-kan
Tabulasikan data variable bebas dan variable terikat
Transformasikan salah satu variabelnya dengan fungsi tertentu
Setelah linier inverskan ke fungsi semula
Data
Hasil percobaan
Mungkin bersifat kuantitatif (angka) atau kualitatif
Harus diatur
Dapat diatur ke dalam grafik, tabel, atau grafik
Simpulan
Jawaban atas hipotesis berdasarkan data yang diperoleh dari percobaan
Retest
Untuk memverifikasi hasilnya, percobaan harus diuji ulang.
Pemecahan Masalah
1) Identifikasi Masalah
2) Pengamatan tentang masalah
3) Bentuk Hipotesis tentang masalah (jika ... maka ...)
4) Rancang Eksperimen untuk menguji hipotesis
5) Kumpulkan Data
6) Bentuk Kesimpulan
7) Retest