Daily Info
25 February 2016
GLOBAL MARKET
Market Close +/- Change
IHSG 4,657.72 3.67 0.08%
Nikkei 15,915.79 -136.26 -0.85%
Hangseng 19,192.45 -222.33 -1.15%
FTSE 100 5,867.18 -95.13 -1.60%
Dow Jones 16,484.99 53.21 0.32%
Nasdaq 4,542.61 39.02 0.87%
Xetra Dax 9,167.80 -248.97 -2.64%
S&P 500 1,929.80 8.53 0.44%
KEY DATA Description Last
Oil Price USD/barel 34.41 1.14 3.4%
Gold Price USD/Ounce 1,228.8 3.15 0.3%
Nickel-LME (US$/ton) 8,496 -92.5 -1.1%
Tin-LME (US$/ton) 16,165 -15.0 -0.1%
CPO Malaysia (RM/ton) 2,461 -22.00 -0.9%
Coal EUR (US$/ton) 45.6 -0.30 -0.7%
Coal NWC (US$/ton) Weekly 50.6 -0.10 -0.2%
Exchange Rate (Rp/US$) 13,412 16.00 0.1%
+/- Change
DUAL LISTING
Saham Mkt US$ [+/-] % Rp
Telkom(TLK) NY 47.82 0.13 0.27 3,210 SHAREHOLDERS MEETING
Stocks Date Agenda
CASH/STOCK DIVIDEND
Stocks Events IDR/Ratio Cum
STOCK SPLIT/REVERSE STOCK Stocks Ratio O : N Trading Date
RIGHT ISSUE
Stocks Ratio O : N IDR Cum
JSX DATA
Volume (Million Share) 4,307 Support Resistance Value (IDR Billion) 5,258 4,620 4,680 Market Cap. (IDR Trillion) 4,945 4,590 4,715
Total Freq (x) 222,177 4,577 4,740
Foreign Net (IDR Billion) (342.8)
IPO CORNER IDR (Offer)
Shares Offer Listing
Market Review & Outlook
IHSG Ditutup Naik Tipis
IHSG Fluktuatif, Menguat Terbatas (Range : 4,620-4,680).
Today’s Info
PPRO Peroleh Pinjaman Rp 400 Miliar
AALI Rights Issue Rp 4 Triliun
GIAA Peroleh Pinjaman Rp 4,74 Triliun
HERO Hentikan Seluru Operasional Starmart
Laba Bersih ACST Turun 60%
LPKR Capai 90% Marketing Sales 2015
Kode Rekom. Take Profit/
Bottom Fishing
Stop Loss/Buy Back
ASII B o W 6,750 6,000
AKRA Spec. Buy 7,875-8,000 7,400
SCMA B o W 2,930-2,955 2,815
BBNI Trd. Buy 5,250-5,325 4,990
ADHI B o Break 2,675 2,560
Trading Ideas
See our Trading Ideas pages, for further details
Reksadana NAV/Unit Return 30D (%)
Return 1Y(%)
Medali Dua 1,591.43 0.94 3.68
Medali Syariah 1,636.67 1.25 3.07
MA Mantap 1,263.13 1.34 5.65
MD Asset Mantap Plus 1,258.87 1.82 6.26
MD ORI Dua 1,554.08 3.14 -3.18
MD Pendapatan Tetap 909.80 3.37 -3.07
MD Rido Tiga 1,962.50 2.34 2.63
ORI 1,676.15 1.58 -1.63
MA Greater Infrastructure 1,142.29 1.56 -18.12
MA Maxima 831.75 1.31 -19.39
MD Capital Growth 923.83 3.95 -11.99 MA Madania Syariah 932.88 2.63 -13.25
MA Mixed 1,036.24 0.37 -2.64
MA Strategic TR 923.81 2.63 -14.56
MD Balance 928.59 5.76 -10.77
MD Kombinasi 746.19 1.98 -24.18
MA Multicash 1,229.56 0.46 7.22
MD Kas 1,291.41 0.62 7.68
Harga Penutupan 24 Februari 2016 4,000
4,200 4,400 4,600 4,800 5,000 5,200 5,400 5,600
Feb-15 Apr-15 Jun-15 Aug-15 Oct-15 Dec-15 Feb-16
IHSG Feb 2015 - Feb 2016
Daily Info
25 February 2016
Market Review & Outlook
IHSG Ditutup Naik Tipis
IHSG tercatat naik tipis 0,08% menjadi 4.657,72 pada penutupan perdagangan ke- marin (25/2). Total transaksi sebesar Rp 4,901 triliun dengan net sell asing sebesar Rp 342,8 miliar. Tujuh sektor melemah dengan pelemahan terbesar terjadi pada aneka industri (-1,54%), pertambangan (-1,05%), dan agrikultur (-0,89%). Saham- saham LQ45 yang menjadi top gainers antara lain BBTN (+10%), SCMA (+5,89%), dan AKRA (+5,88%). Sedangkan top losers LQ45 antara lain PTBA (-5,48%), AALI (- 2,93%), dan INCO (-2,62%).
Dari dalam negeri, pemerintah masih belum cukup puas dengan kebijakan moneter BI. Pemerintah akan mulai membuka peluang agar policy rate lebih longgar dengan menekan inflasi ke arah 4%. Artinya, pemerintah harus merevisi target inflasi yang sebelumnya hanya 4,7%. Selain itu, pemerintah juga akan menekan bunga kredit deposito melalui koordinasi antara Kemenkeu dengan Kementrian BUMN agar dana pemerintah di Bank BUMN tidak menggunakan suku bunga yang khusus. Den- gan demikian, cost of fund bank BUMN diharapkan akan ikut turun.
Wall Street ditutup menguat setelah anjlok di sesi awal perdagangan. DJIA +0,32%, S&P 500 +0,44%, dan NASDAQ +0,87%. Minyak stabil di kisaran US$ 32 per barel setelah sempat tertekan di bawah US$ 31 per barel. Tekanan diawal perdagangan disebabkan oleh sentimen terhadap data yang telah keluar. Crude oil inventories naik 3,5 juta barrel, lebih rendah dibandingkan perkiraan. New home sales bulan Januari tercatat 494.000, lebih rendah dari perkiraan sebesar 520.000.
Dari bursa regional, Nikkei 225 dibuka menguat 0,95%. Kemarin, HangSeng ditutup -1,15%, SSE Composite +0,88%.
IHSG Fluktuatif, Menguat Terbatas (Range : 4,620-4,680). IHSG mampu ditutup menguat pada perdagangan kemarin berada di level 4,657. Indeks tampak sedang mencoba untuk bertahan di atas support level 4,620 yang mana berpeluang untuk mengalami rebound menuju resistance level 4,680. Stochastic yang mengalami oversold memberikan peluang terjadinya penguatan dalam jangka pendek. Akan tetapi jika indeks berbalik melemah maka berpotensi menguji kembali support level 4,620. Hari ini diperkirakan indeks kembali fluktuatif dengan kencenderungan menguat terbatas.
Daily Info
25 February 2016
Today’s Info
PPRO Peroleh Pinjaman Rp 400 Miliar
PT PP Properti Tbk (PPRO) memperoleh pinjaman talangan (bridging loan) Rp 400 miliar dari Bank ICBC. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk pengem- bangan megaproyek anak usaha PT PP Tbk (PTPP), yaitu Grand Kamala Lagoon (GKL) di Bekasi, khususnya untuk pembangunan Barclay Tower.
Barclay Tower merupakan menara ke-2 dari 40 menara yang direncanakan di- bangun di kawasan GKL, yang memiliki luas area 28,2 ha di Kalimalang. Selain tower apartemen, PPRO akan membangun pusat perbelanjaan dengan area sewa bersih seluas 20-25 ribu m2 di proyek GKL. Sepanjang tahun lalu, proyek GKL membukukan pra-penjualan sebesar Rp 572 miliar.
Sedangkan megaproyek lain, yakni Grand Sungkono Lagoon (GSL), mencatatkan pra-penjualan Rp 425 miliar. Dengan demikian, kedua proyek tersebut menyum- bang pra-penjualan hampir Rp 1 triliun. Tahun ini, PPRO menargetkan market- ing sales Rp 2,6 triliun atau naik 30% dibandingkan 2014.
(Sumber:investor.co.id) AALI Rights Issue Rp 4 Triliun
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menerbitkan 450 juta lembar saham baru me- lalui mekanisme rights issue dengan target perolehan dana Rp4 triliun untuk melunasi utang. Manajemen akan meminta persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 11 April 2016 untuk aksi rights issue tersebut.
Rencana aksi rights issue akan dilakukan dalam waktu 12 bulan sejak diperoleh izin dari RUPSLB dan pernyataan efektif dari OJK. Perolehan dana dari aksi rights issue akan digunakan untuk pelunasan kewajiban utang.
PT Astra International Tbk (ASII) selaku pemilik 79,68% saham telah bersedia untuk melaksanakan HMETD dan bertindak sebagai pembeli siaga. Jika tidak menambah modal, pemegang saham publik akan terdilusi dari 20,32% menjadi 15,80%.
Dalam laporan keuangan per 31 Desember 2015, pinjaman bank jangka pendek AALI mencapai Rp700 miliar, lebih rendah 58% dari tahun lalu Rp1,66 triliun.
Utang bank jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun mencapai Rp1,32 triliun, naik 109% dari sebelumnya Rp632 miliar.
Sementara itu, pinjaman bank jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo mencapai Rp5,7 triliun, membengkak 168% dari sebelumnya Rp2,12 triliun. Total liabilitas AALI hingga akhir tahun lalu mencapai Rp9,81 triliun, naik 45% dari sebelumnya Rp6,72 triliun. (Sumber:bisnis.com)
GIAA Peroleh Pinjaman Rp 4,74 Triliun
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memperoleh pinjaman dari tiga bank senilai total Rp4,74 triliun. Perseroan mendapatkan pinjaman dari tiga bank BUMN terdiri dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indo- nesia (Persero) Tbk., dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
BBRI memberi pinjaman Rp2 triliun dan USD 30 juta, BMRI Rp1 triliun, serta BBNI USD 100 juta. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk modal kerja perseroan. Penyaluran pinjaman itu direncanakan ditandatangani pada Kamis (25/2/2016) di Kantor Kementerian BUMN.
Sepanjang tahun ini, GIAA mengajukan rancangan belanja modal senilai USD 160 juta setara dengan Rp2,22 triliun. Manajemen juga membidik pendapatan tahun ini tumbuh 24% menjadi USD 4,72 miliar dari sebelumnya USD 2,84 mil- iar. (Sumber:bisnis.com)
www.megaonlinetrading.co
Daily Info
25 February 2016
Today’s Info
HERO Hentikan Seluru Operasional Starmart
PT Hero Supermarket Tbk (HERO) menghentikan kegiatan operasional seluruh gerai convenience store Starmart yang dimiliki perseroan.
Penutupan seluruh gerai Starmart dilakukan setelah melakukan tinjauan strategis terhadap gerai toko serba tersebut.
Ada sebanyak 50 gerai yang ditutup tahun 2015,dan kini perseroan men- cari pembeli dari gerai-gerai yang tersisa.
HERO telah melakukan penandatanganan perjanjian penjualan mayoritas gerai Starmart dengan PT Fajar Mitra Indah. Perusahaan tersebut meru- pakan pihak tidak berafiliasi dengan perseroan.
HERO bermaksud menutup semua gerai Starmart yang tidak dijual kepada PT Fajar Mitra Indah. (Sumber:Kontan.co.id)
Laba Bersih ACST Turun 60%
PT Acset Indonusa Tbk (ASCT) megalami penurunan kinerja sepanjang tahun 2015. Laba bersih perseroan anjlok 60% secara tahunan.
ACST selama tahun 2015 hanya meraih laba bersih Rp 41,9 miliar atau merosot 60% dibandingkan tahun 2014 yang tercatat sebesar Rp 104,7 miliar. Alhasil, laba per saham Rp 84 dari Rp 210.
Pendapatan usaha stagnan sebesar Rp 1,35 triliun. Hanya saja, beban yang ditanggung perseroan membengkak membuat laba bersih tergerus.
Beban pendapatan pokok pendapatan naik 2,8% yoy menjadi Rp 1,13 tril- iun, beban umum dan administrasi naik 30% menjadi Rp 92,2 miliar, dan keuangan naik 64% menjadi Rp 52,3 miliar.
Pendapatan perseroan sepanjang tahun 2015 berasal pihak ketiga sebesar Rp 1,31 triliun yang terdiri dari jasa kontruksi sebesar Rp 1,25 triliun atau turun dari Rp 1,35 triliun pada tahun sebelumnya, penunjang jasa
kontruksi Rp 34,5 miliar dan perdagangan Rp 21,7 miliar, sedangkan pen- dapatan dari pihak berelasi mencapai Rp 42,5 miliar.
(Sumber:Kontan.co.id)
LPKR Capai 90% Marketing Sales 2015
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berhasil mencatatkan marketing sales se- besar Rp 3,6 triliun atau 90% dari target yang telah direvisi yakni Rp 4 triliun.
Sebelumnya, LPKR menetapkan target pra penjualan sebesar Rp 6 triliun sepanjang 2015. Namun di tengah perlambatan ekonomi yang menekan penjualan properti, perseroan memilih memangkas target menjaid Rp 4 triliun.
Pencapaian tersebut juga mengalami penurunan sebesar 30,8% jika di- banding dengan perolehan marketing sales pada tahun 2014 yang tercatat sebesar Rp 5,2 triliun.
Dalam beberapa tahun ke depan, LPKR masih akan terus mengembangkan proyek Orange Country. Perseroan telah meluncurkan lima tower aparte- men di proyek tersebut sejak November 2014 dari target pengembangan 12 tower. Kelima tower tersebut diantaranya Irvine suite, Westwood suite, Pasadena suite, Burbank suite dan Glendale Taman.
Secara total, LPKR berencana untuk mengembangkan Orange County dalam tiga tahap dengan lebih dari 50 menara. Proyek ini terletak total
lahan seluas 332 ha. (Sumber:Kontan.co.id) www.megaonlinetrading.co
Daily Info
25 February 2016
DISCLAIMER
This Document is for information only and for the use of the recipient. It is not to be reproduced or copied or made available to others. Under no circumstances is it to be considered as an offer to sell or solicitation to buy any security. Any recom- mendation contained in this report may not be suitable for all investors and strictly a personal view and should not be used as a sole judgment for investment. Moreover, although the information contained herein has been obtained from sources believed to be reliable, its accuracy, completeness and reliability cannot be guaranteed. All rights reserved by PT Mega Capital Indonesia.
INSTITUTIONAL SALES RESEARCH
Fixed Income Sales & Trading Tel. +62 21 7995 795, 7917 5559
-62 Fax. +62 21 7917 5965
Investment Banking Tel. +62 21 7917 5599 Fax. +62 21 7919 3900
Hendry Kuswari Head of Sales, Trading & Dealing [email protected] +62 21 7917 5599 62037 Gunawan Sudrajat Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62046 Ratna Wijayanti Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62178 Suparman Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62058 Rachmadian Iskandar Z Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62402 Ety Sulistyowati Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62408 Dewi Suryani Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62441 Widianita Institutional Client Care [email protected] +62 21 7917 5599 62439 Rinny Oktaviany Institutional Client Care [email protected] +62 21 7917 5599 62411 Renita Anggraeni Administrasi Equity HO [email protected] +62 21 7917 5599 62037 Rahayu Kusumaningsih Administrasi Equity HO [email protected] +62 21 7917 5599 62037 Danny Eugene
Head of Research, Economic, Infrastructure, Construction, Banking, Cement
[email protected] +62 21 7917 5599 62431 Helen Vincentia Consumer Goods, Retail [email protected] +62 21 7917 5599 62035 Dimas Satria Hardianto Plantation, Media, Textile [email protected] +62 21 7917 5599 62035
Dida Fathdira Property [email protected] +62 21 7917 5599 62035
Genio Bian Mining, Telco, Transportation [email protected] +62 21 7917 5599 62425 Fadlillah Qudsi Technical Analyst [email protected] +62 21 7917 5599 62425
Head Office Bandung
Menara Bank Mega Lt.2 Menara Bank Mega Lt.3
Jl.Kapten P.Tendean. Kav 12-14A, Jakarta 12790 Jl.Gatot Subroto No.283 Bandung 40273 021-7917 5599 , 021-7919 3900 022-8734 0972 , 022-8734 0985
Jakarta - Pondok Indah Surabaya
Plaza 5 Pondok Indah, Blok D No.15 Lt.2 Ruko Embong Kemiri Square No.2G-2H Jl. Margaguna Raya Radio Dalam (Ruko Asuransi PT.Asuransi Umum Mega) Pondok Indah, Jakarta Selatan 12420 Jl.Raya Embong Kemiri, Embong Kaliasin
021-723 4437 , 021-7279 8140 Genteng, Surabaya 60271
031 547 1200 , 031-547 2492
Jakarta - Roxy Makasar
Ruko Gading Bukit Indah Lt.2 Menara Bank Mega Lt.2
Jl. Raya Bukit Gading Raya Blok A, No.26 Kawasan Trans Studio Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240 Jl.Metro Tanjung Bunga, Makasar 90134
021-4587 4243 , 021-4587 4246 0411-811 8800 , 0411-811 8802
Jakarta - Kelapa Gading Yogyakarta
Ruko Gading Bukit Indah Lt.2 Gedung Bank Mega 3rd Floor
Jl. Raya Bukit Gading Raya Blok A, No.26 Jl.Gejayan (Affandi) No.22
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240 Yogyakarta 55281
021-451 5717 , 021451 5720 0274 - 582 929 , 0274 582 931