Novia F E i & Novita Eka M : Pengambangan Game... 150
PENGEMBANGAN GAME “COC” RPG MAKER MV SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN
PADA MATERI KPK
Novia Frisda Eldiana STKIP PGRI Tulungagung
Novita Eka Muliawati
STKIP PGRI Tulungagung [email protected]
Abstrak
Matematika merupakan sebuah pelajaran mendasar yang perlu dikuasai. Namun banyak siswa yang merespon negatif terhadap mata pelajaran ini. Sehingga perlu dilakukan inovasi dengan menggunakan game edukasi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran game edukasi berbasis RPG Maker MV pada materi KPK kelas VII SMPN 1 Karangrejo, Tulungagung. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri dari tahap analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi).
Instrumen yang digunakan meliputi angket penilaian kualitas media pembelajaran yang diberikan kepada dosen ahli materi, dosen ahli media dan guru serta angket minat belajar untuk siswa Game RPG (Role Playing Game) merupakan jenis game yang menitik beratkan pada peran dan jalan cerita yang memiliki tujuan. Pemain saling berinteraksi dengan pemain lainnya untuk mencapai tujuan akhir dalam game. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Prosedur dalam penelitian ini terdiri dari analisis produk game yang dikembangkan, mengembangkan produk awal, dan menguji coba produk.. Hasil yang diperoleh game “COC” valid dengan rata-rata penilaian sebesar 3,17 dari validator ahli dan 3,7 dari validator media. Hasil angket praktikalitas dari lima calon guru sebesar 82% dan dari dua puluh siswa sebesar 76%. Sehingga game “COC” berbasis RPG Maker MV yang dibuat juga praktis.
Kata kunci: COC,Edukasi,Game,RPG
Abstract
Mathematics is a fundamental lesson that needs to be mastered. But many students respond negatively to these subjects. So it needs to be innovated by using educational games. This research is a development research. The aim of this research is to develop an educational game learning media based on RPG Maker MV on the VII grade KPK material in Karangrejo 1 Junior High School, Tulungagung. The development model used is ADDIE which consists of analysis (analysis), design (development), development (development), implementation (implementation), and evaluation (evaluation). The instruments used included questionnaires for evaluating the quality of learning media given to material expert lecturers, media expert lecturers and teachers as well as learning interest questionnaires for students Role Playing Games were a type of game that focused on roles and storylines that had goals. Players interact with other players to reach the final goal in the game. This research is a development research. The procedure in this study consisted of analyzing game products developed, developing initial products, and testing products. The results obtained by the game "COC" were valid with an average rating of 3.17 from expert validators and 3.65 from media validators. The results of the practicality questionnaire from five prospective teachers were 82% and twenty students were 76%. So that the game "COC" based on RPG Maker MV which is made also practical.
Keywords: COC,Education,Game,RPG
Novia F E i & Novita Eka M : Pengambangan Game... 151 PENDAHULUAN
Pembelajaran matematika berperan penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pembelajaran matematika membuat seseorang mampu menguasai berbagai pengetahuan dan keterampialan matematika yang memungkinkan mereka untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari (Rahmawati, 2008, seperti yang dikutip Mirawati, 2017). Pentingnya peran matematika tersebut bertolak belakang dengan kondisi siswa ketika belajar matematika. Siswa merasa bahwa matematika merupakan mata pelajaran yang sulit dan kurang menyenangkan. Anggapan siswa yang sulit terhadap pelajaran matematika membuat motivasi belajar siswa menjadi kurang optimal. Hermawan dkk (2017) meyatakan matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang tingkat motivasinya rendah.
Rendahnya motivasi siswa dalam belajar matematika harus segera disikapi dengan bijak. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk menyikapi kondisi tersebut yaitu dengan menggunakan media pembelajaran yang inovatif, sehingga dapat menarik perhatian siswa. Hal ini sejalan dengan Hamalik (dalam Azhar Arsyad, 2011:15) yang
menyatakan bahwa penggunaan media pembelajaran dalam proses kegiatan belajar mengajar dapat menumbuhkan motivasi, keinginan, dan minat yang baru.
Media pembelajaran yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran memeng beragam jenisnya. Membuat game edukasi, menjadi salah satu alternatif yang sebagai media pembelajaran yang inovatif (Pramuditya dan Noto, 2018).
Game adalah kegiatan yang melibatkan keputusan pemain dalam mencapai tujuan yang dibatasi konteks tertentu (Clark, 2006 dikutip dari Fairuzabadi dkk, 2017). Game edukasi merupakan game yang didalamnya terdapat unsur edukasi dan pembelajaran (Pramuditya dkk, 2017). Game edukasi adalah game yang dirancang untuk pengayaan pendidikan yang interaktif (Ramadhan dkk, 2015 dikutip dari Pramuditya dkk, 2017). Game merupakan permaianan yang hampir ada di setiap ponsel android , tidak terkecuali ponsel yang dimiliki oleh siswa. Game sangat dekat dengan keseharian siswa, sehingga tidak berlebihan jika game edukasi yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran matematika dapat memberikan suasana baru dalam belajar, Game edukasi ini juga membuat pembelajaran yang semula kaku menjadi lebih menyenangkan.
Ada berbagai macam game, salah satunya yaitu RPG. RPG merupakan kependekan dari Role Playing Game. RPG merupakan salah satu jenis game yang paling banyak diminati (Budi Serasi dan
Novia F E i & Novita Eka M : Pengambangan Game... 152 Ramadhan, 2018). Kekhasan dari
game yang bergaya RPG adalah pemain bermain sebagai tokoh utama dan harus mengikuti alur cerita yang ada untuk menyelesaikan game tersebut (Pramuditya dan Noto, 2018). RPG Maker MV bagus digunakan untuk pengembangan game pada berbagai macam platform, seperti pada laptop, smartphone bahkan website (Sanjaya dkk, 2016 dikutip dari Pramuditya dkk, 2017). Sehingga sangat cocok digunakan dalam proses pembelajaran dan dapat diakses melalui laptop maupun smartphone.
Berdasarkan latar belakang peneliti merumuskan masalah bagaimana mengembangkan game
“COC” berbasis RPG Maker MV yang digunakan sebagai media pembelajaran matematika pada materi KPK dan bagaimanakah kualitas pengembangan game
“COC” RPG Maker MV ditinjau dari kevalidan dan kepraktisan.
Dari beberapa uraian di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game edukasi matematika berbasis RPG Maker MV pada materi kelipatan persekutuan kecil (KPK) untuk siswa SMPN 1 Karangrejo, dan mendeskripsikan kualitas game edukasi yang dikembangkan berdasarkan aspek kevalidan dan kepraktisan.
TINJAUAN PUSTAKA Game
Pengertian game menurut Clark C.
Abt dikutip dari Vitianingsih (2016) berpendapat game adalah kegiatan yang melibatkan keputusan pemain, berupaya mencapai tujuan dengan “dibatasi oleh konteks tertentu. Sesuai dengan pendapat David Parlett dikutip dari Ekawati &
Falani, 2015 game sebagai sesuatu yang memiliki akhir dan cara dalam mencapainya.
Martono (2015) berpendapat bahwa elemen pembentuk game dalam penelitian ini dibatasi sebagai berikut: (a) Title/ judul game yang dikembangkan dalam penelitian ini berjudul “COC” yang berarti competition of matematic, (b) Title Screen (Layar Judul) pada game dibuat terlihat lebih menarik maka tampilan grafis dari layar judul harus diperhatikan, (c) Credits (Daftar Nama Individu yang Terlibat) berisi identitas pengembang dan pihak yang membantu dalam proses pengembangan game, (d) Cutscene/Intro (Pengenalan Cerita) bertujuan untuk memperkenalkan cerita dari game yang akan dimainkan sebelum pemain memulai game tersebut dengan harapan pemain dapat mengerti alur permainan game, (e) Control Panel digunakan untuk mengatur game yang dimainkan. Seperti, New Game untuk memulai game baru, dan Save untuk menyimpan game. (f) User Interface (Antarmuka) digunakan untuk menjelajah dalam sebuah game. Tidak hanya
Novia F E i & Novita Eka M : Pengambangan Game... 153 melibatkan layar, namun juga
melibatkan keyboard serta mouse, (g) Music and Sound (Musik dan Efek Suara) untuk menambah daya tarik saat mamainkan game yang akan dikembangkan, (h) Storyline (Cerita) Storyline tersirat saat game RPG (Role Play Game) sedang dimainkan, yaitu terlihat ketika karakter pemain melakukan percakapan dengan NPC (Non- Player Characters) atau karakter lain dalam game, (i) Playability (Kemampuan untuk Dimainkan) pada game yang akan dikembangkan harus disesuaikan dengan subjek dalam penelitian ini. Sehingga game cukup mudah dimengerti oleh users, baik dari alur cerita, peraturan yang terdapat didalam game, maupun bahasa yang digunakan dalam game.
RPG (Roling Playing Game)
RPG (Role Playing Game) merupakan salah satu jenis game yang paling banyak diminati (Budi Serasi dan Ramadhan, 2018).
Kekhasan dari game yang bergaya RPG adalah pemain bermain sebagai tokoh utama dan harus mengikuti alur cerita yang ada untuk menyelesaikan game tersebut (Pramuditya dan Noto, 2018). RPG (Role Play Game), merupakah sebuah permainan dimana para pemainnya memainkan peran tokoh- tokoh khayalan dan berkolaborasi untuk merajut sebuah cerita bersama
(Sari, Saputro, & Hastuti, 2014 seperti yang dikutip Martono, 2015). RPG Maker MV bagus digunakan untuk pengembangan game pada berbagai macam platform, seperti pada laptop, smartphone bahkan website (Sanjaya dkk, 2016 dikutip dari Pramuditya dkk, 2017).
METODE PENELITIAN
Jenis peneitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan dengan model ADDIE. ADDIE adalah kependekan dari Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif.
Tahapan dalam model ADDIE awal yang dilakukan adalah analisis. Tahap analisis terdapat dua hal. Tahapan analisis yang pertama yaitu analisis kerja yaitu melakukan studi pustaka lalu mengklarifikasi apakah solusi yang diambil dapat mengatasi masalah tersebut.
Kedua analisis kebutuhan yang perlukan untuk pembuatan game.
Tahap selanjutnya adalah design.
Dalam tahap design akan dilakukan beberapa kegiatan, yaitu: (1) merancang alur cerita, (2) merancang level game, (3) merancang tema title screen, (4) merancang tampilan identitas pengembang, (5) merancang map game, (6) merancang musik dan efek suara, (7) merancang karakter dalam game, serta (8) merancang event/kejadian yang akan muncul di dalam game.
Novia F E i & Novita Eka M : Pengambangan Game... 154 Setelah melakukan tahap
design yaitu tahap development.
Dalam tahap ini melakukan relaisasi dari tahap perancangan. Realisasi yang dilakukan yaitu membuat game berbasis RPG Maker MV. Mulai dari pembuatan latar awal, prolog, percakapan antar pemain, soal mengenai materi KPK, dan halaman game over.
Tahap keempat yaitu tahap implementasi. Pada tahap ini, dilakukan pengujian kualitas game dengan langkah langkah sebagai berikut: (1) Dilakukan uji validasi yang terdiri dari uji validasi media oleh dosen ahli media dan uji validasi materi oleh ahli. Hal ini dilakukan untuk mendeskripsikan kevalidan dari media yang dikembangkan. (2) Dilakukan uji coba kepada lima mahasiswa Pendidikan Matematika STKIP PGRI Tulungagung sebagai calon guru matematika untuk mendeskripsikan kepraktisan media.
(3) Setelah produk dinyatakan valid dan praktis, maka dilakukan uji coba kepada sepuluh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Karangrejo.
Tahap yang terkhir yaitu tahap evaluasi. Pada tahap ini, akan dilakukan evaluasi terhadap hasil review ahli materi, hasil review ahli media, hasil respons calon guru matematika, hasil respons siswa,
serta hasil tes ketuntasan level game
“COC”.
Tahap evalusi ini diakhiri dengan dilakukan klarifikasi semua data tersebut.
Jika hasil review ahli materi dan ahli media dinyatakan sangat valid atau valid serta dapat di gunakan dilapangan tanpa revisi atau sedikit revisi maka dilakukan tahap selanjutnya, yaitu uji coba kepada calon guru matematika. Namun, apabila tidak memenuhi kriteria maka dilakukan revisi.
Selanjutnya dilakukan uji coba melalui calon guru matematika, jika media memenuhi tiga aspek¸ yaitu: (a) kualitas isi dan tujuan pembelajaran, (b) kualitas instruksional, dan (c) kualitas teknis dengan persentase total respons calon guru matematika (𝑃𝑃G) dikategorikan sangat kuat atau kuat maka dilakukan tahap selanjutnya, yaitu uji coba kepada siswa.
Apabila tidak memenuhi kriteria maka dilakukan revisi.
Uji coba yang terakhir dilakukan kepada siswa dengan dilakukannya tes ketuntasan level game dan pemberian angket respons siswa, jika persentase siswa yang tuntas (siswa yang mendapatkan skor akhir dalam game “COC” lebih besar atau sama dengan KKM mata pelajaran matematika yang ditetapkan oleh sekolah) mendapat kategori sangat baik atau baik serta jika media memperoleh respons dari siswa dengan kategori sangat kuat atau kuat maka game “COC” dinyatakan praktis. Namun, apabila tidak memenuhi kriteria, maka dilakukan revisi produk.
Novia F E i & Novita Eka M : Pengambangan Game... 155 Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di STKIP PGRI Tulungagung untuk uji coba game pada calon guru matematika pada 10 Mei 2019 dan uji coba game pada siswa di kelas VII J pada tanggal 16 Mei 2019.
Subjek Penelitian
Subjek penelitian ini adalah calon guru matematika sejumlah 5 orang dan siswa kelas VII J SMPN 1 Karangrejo sejumlah 20 orang.
Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan mengisi angket. Instrumen untuk mengumpulkan data meliputi: (1) lembar penilaian game oleh ahli materi, (2) lembar penilaian game oleh ahli media (3) angket penilaian kualitas media pembelajaran untuk calon guru, dan (4) angket penilaian
kualitas media pembelajaran untuk siswa.
BAHASAN UTAMA
Hasil penelitian ini adalah game edukasi matematika “coc” pada materi KPK untuk siswa kelas VII SMP. Game edukasi ini dibuat dengan RPG Maker MV dan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Dengan hasil setiap tahapan sebagai berikut:
Analisis
Tahap analisis meliputi analisis kerja dan kebutuhan
1) Berdasarkan nilai ulangan tengah semester siswa, diketahui bahwa nilai siswa dalam materi KPK masih kurang. Hal tersebut dipengaruhi oleh factor eksternal dan internal. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan inovasi seperti game edukasi.
2) Game edukasi dibuat menggunakan RPG Maker MV sehingga dapat diinstal pada desktop computer.
Design
Hasil tahap perancangan sebagai berikut:
1) Pembuatan instrumen penelitian Instrumen berupa angket penilaian kualitas media pembelajaran untuk ahli materi dan ahli media.
Novia F E i & Novita Eka M : Pengambangan Game... 156 2) Penyusunan desain media
pembelajaran Media pembelajaran yang dikembangkan adalah game. Jenis game yang
dipilih adalah
petualangan pangeran mencari putri. Hal ini dipilih karena cerita yang ringan supaya tidak asing dengan petualangan.
Game berjudul “coc”
yaitu competition of mathematics.
Development
Game “coc” terdiri dari menu utama, prolog awal, percakapan, soal, dan penyerangan.
1) Tampilan awal
2) Prolog awal
3) Soal
4) Penyerangan
Implementation adalah kegiatan mereliasikan hasil dari design sebagai berikut:
1. Hasil uji validitas
Dari aspek didaktik, aspek bahasa dan aspek tampilan rata-rata nilai dari ahli materi adalah 3,17 yang berarti game
“COC” berbasis RPG Maker MV dikatakan valid. Dan hasil dari validor media rata-rata sebesar 3,7 yang berarti game “COC” valid.
2. Hasil uji praktis
Novia F E i & Novita Eka M : Pengambangan Game... 157 Ada dua angket praktikalitas
yang disebar diantaranya angket praktikalitas Expert. Angket praktikalitas diberikan untuk
memperkirakan dan
mempertimbangkan apakah game edukasi “coc” berbasis RPG Maker MV layak untuk digunakan pada pembelajaran matematika di kelas VII SMP. Hasil angket praktikalitas yang diberikan kepada lima calon guru matematika memperoleh nilai praktikalitas sebesar 82% sedangkan angket yang diberikan kepada dua puluh siswa memperoleh nilai praktikalitas sebesar 76%.
Evaluation
Pada tahap ini, dilakukan evaluasi terhadap hasil review ahli materi, hasil review ahli media, hasil respons calon guru matematika, hasil respons siswa, serta hasil tes ketuntasan level game “COC”.
Klarifikasi semua data sebagai berikut:
Hasil review ahli materi dan ahli media dinyatakan sangat valid dengan beberapa revisi berupa tingkat kesukaran soal dan alur permaianan pada game.
Novia F E i & Novita Eka M : Pengambangan Game... 158 1) Setelah melakukan revisi
dan dikatakan valid dan layak digunakan game diuji coba pada lima calon guru dan siswa tanpa ada revisi lagi. Sehingga game “COC” dinyatakan valid.
2) Melalui uji coba kepada siswa dilakukannya tes
ketuntasan level game dan pemberian angket respons siswa. Media memperoleh respons dari siswa dengan kategori kuat sehingga game
“COC” dinyatakan praktis.
PENUTUP Kesimpulan
1. Berdasarkan uji validitas game edukasi berbasis RPG Maker MV yang telah dilakukan kepada validator dengan beberapa revisi dan perbaikan maka dapat dinyatakan bahwa game edukasi
“COC” yang dihasilkan sudah valid. Ahli materi 3,17 yang berarti game “COC” berbasis RPG Maker MV dikatakan valid. Dan hasil dari validor media rata-rata sebesar 3,31 yang berarti game “COC” valid.
2. Berdasarkan uji coba kepraktisan dengan menggunakan angket maka game edukasi “COC” yang dihasilkan dinyatakan praktis digunakan dalam pembelajaran matematika kelas VII SMPN 1 Karangrejo. Hasil angket praktikalitas yang diberikan kepada lima calon guru matematika memperoleh nilai praktikalitas sebesar 82% sedangkan angket yang diberikan kepada dua puluh siswa memperoleh nilai praktikalitas sebesar 76%.
Saran
Novia F E i & Novita Eka M : Pengambangan Game... 159 1. Pengembangan game edukasi
matematika berbasis RPG Maker MV lebih lanjut dapat dilakukan dengan mengambil materi matematika lain.
2. Pengembangan game edukasi matematika berbasis RPG Maker MV dapat dilakukan untuk perangkat lain atau sistem operasi lain.
DAFTAR PUSTAKA
Arsyad, Azhar. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
Budi Serasi & Ramadhan, F. G.
(2018). Perancangan Game Become a King Berbasis Artificial Intelligence.
Methomika: Jurnal Manajemen Informatika Dan Komputerisasi Akuntansi, 2(1), 25–35.
Ekawati, P. L., & Falani, A. Z.
(2015). Pemanfaatan Teknologi Game untuk Pembelajaran Mengenal Ragam Budaya Indonesia berbasis Android.
Academia, 22(1), 30–36.
Fairuzabadi, A., Marisa, F., &
Wijaya, I. D. (2017). Rancang Bangun Game “Color Impact”
Sebagai Sarana Edukasi Berbasis Android. J I M P - Jurnal Informatika Merdeka Pasuruan E-ISSN 2503-1945, 2(1), 1–15.
Retrieved from
http://ejurnal.unmerpas.ac.id/index.php /informatika/article/view/49%0Ahttp://
ejurnal.unmerpas.ac.id/index.php/infor matika/article/download/49/29
Hermawan, D. P., Herumurti, D., &
Kuswardayan, I. (2017). Efektivitas Penggunaan Game Edukasi Berjenis Puzzle, RPG dan Puzzle RPG Sebagai Sarana Belajar Matematika. JUTI:
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi,
15(2), 195.
https://doi.org/10.12962/j24068535.v1 5i2.a663
Martono, K. T. (2015). Pengembangan game dengan menggunakan. Jurnal Sistem Komputer, 5(1), 23–30.
Mirawati. (2017). MATEMATIKA KREATIF: PEMBELAJARAN MATEMATIKA BAGI ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN YANG MENYENANGKAN DAN BERMAKNA.
3.
Pramuditya, S. A., & Noto, M. S. (2018).
Desain Game Edukasi Berbasis Android pada Materi Logika Matematika. Jnpm, 2(2), 165–179.
Pramuditya, S. A., Noto, M. S., &
Syaefullah, D. (2017). Game Edukasi Rpg Matematika. Jurnal EduMa, Vol.6(1), 77–84.
Vitianingsih, A. V. (2016). Game Edukasi Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini. Inform, 1(1), 1–8.
Novia F E i & Novita Eka M : Pengambangan Game... 160 Biografi Penulis
Novia Frisda Ediana
Penulis pertama adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Tulungagung.
Novita Eka Muliawati, M.Pd
Penulis kedua adalah dosen Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Tulungagung. Pendidikan terakhir penulis adalah Program Magister (S2) Pendidikan Matematika Universitas Negeri Malang.
Novia F E i & Novita Eka M : Pengambangan Game... 161