• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUDIDAYA PEPAYA MERAH DELIMA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BUDIDAYA PEPAYA MERAH DELIMA"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)

BUDIDAYA PEPAYA MERAH DELIMA

BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN RIAU

BALAI BESAR PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PERTANIAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN

KEMENTERIAN PERTANIAN

Oleh :

Reni Astarina, S.ST

TEMU TEKNOLOGI PEDA XVI KTNA PROVINSI RIAU 2019 KUANTAN SINGINGI, 6 – 11 OKTOBER 2019

(2)

PEPAYA

- buah kaleng - buah kering - buah segar

- manisan - asinan - sayur

- obat/farmasi

- industri makanan/

minuman

- Penyamak kulit

obattradisional getah

papain daging

buah mentah daging

buah masak obattradisional

konsumsi segar, sayur

BUAH

DAUN BUNGA

Kegunaan Tanaman Pepaya

(3)

Benih diambil dari buah masak sempurna Biji dibersihkan dari kulit pembungkus dengan diremas remas

Penyiapan Benih Pepaya

Kecambahkan benih dari buah yang masak sempurna

(4)

PRODUKSI BENIH PEPAYA (Biji)

(5)

Penyiapan Benih Pepaya

(6)
(7)

Persiapan Penyemaian Benih

(8)

Persiapan Benih

Kecambahkan benih dengan kain atau kertas basah (tissu), letakkan dipetridis, tutup rapat dan simpan pada suhu

±30

0

C atau jemur (lama 4 -10 hari) sampai berkecambah

Kecambah disemai di polybag

 Rendam biji pepaya dg air hangat kuku selama ± 24 jam

 Ambil biji yang bernas (tenggelam)

(9)

Penyemaian Benih

Kecambah yang akan disemai di polybag

Persemaian dipasir dg menyemai biji

pada pasir sedalam 0,5-1 cm setelah

tumbuh (15 hari) dipindah ke media

polybag

(10)

PRODUKSI BENIH

(11)

Persemaian

1. Polibag diisi media tanah : pupuk kandang (1 :1) 2. Kecambah ditanam ke media/polybag 1-2 kecambah 3. Benih siap tanam umur 25-35 hari setelah transplanting 4. Umur 3-4 minggu dipupuk dg NPK 0,2-1,0 gr

Benih dipersemaian

Benih pepaya siap tanam di lapangan

(12)
(13)

Waktu yang diperlukan

• Perendaman benih>>>>>>>>> 1-2 hari

• Proses perkecambahan >>>>> 7-15 hari

• Penyemaian >>>>>>>>>>>>> 4-6 hari

• Pertumbuhan di pembibitan >>> 30-40 hari

Total : 60-65 hari

(14)

1. Pembukaan lahan

2. Pembuatan saluran air (50 x 40 cm)

3. Pembuatan lubang tanam (50 x 50 x 50 cm)

4. Jarak tanam : 2,5 x 2,5 m / 3 x 2,5 m lubang diisi pupuk kandang + 10 kg

Persiapan Lahan Dan Penanaman

(15)

Benih siap di lapangkan

Tanaman di lapang Umur 25 -

35 hari

Benih di tanam di lubang tanam

Benih papaya siap tanam di lapang

(16)

Waktu tanam

-

diatur agar berbunga bertepatan dg awal musim hujan - di daerah dengan bulan basah sepanjang tahun,

penanaman dpt dilakukan sepanjang waktu.

Pengairan

- perlu pengairan secara teratur di daerah2 yg memiliki musim kering > 2 bln.

- sangat peka thd kekurangan dan kelebihan air tanaman yg baru ditanam & saat keluarnya bunga (generatif)

- Benih baru tanam : 1-2 liter/hari,

tanaman muda – dewasa : 10-20 lt/hari

tanaman yang sedang berbuah : 20-30 lt/hari

(17)

Menyiram dengan cara manual (dikocor dg selang air)

Menyiram dengan drip irigation

(18)

Penyulaman

- dilakukan sesegera mungkin

- benih baru atau benih hasil penjarangan Penyiangan dan Penggemburan

- Saat penyiangan : musim penghujan

- Buat piringan yg bersih seluas tajuk tanaman di sekitar batang tanaman. Cangkul tanah di sekitar batang lalu bentuk timbunan tanah di sekitar

batang agar tdk roboh trtm saat berbuah.

- Penggemburan menghindari pengerasan tanah di sekitar perakaran tan. shg pertukaran udara &

peresapan air ke dlm tanah lebih baik.

(19)

PENGGEMBURAN DAN BEDENGAN BERTAHAP

(20)

Pemberian Mulsa

-

menjaga kelembaban tanah - mengurangi penguapan

- mencegah pertumb. gulma - menjaga suhu permukaan

tanah dan me + kesuburan

• serasah, jerami kering dsb.

(21)

Pemupukan

- menyediakan hara secara seimbang - meningkatkan produktivitas tan.

- meningkatkan mutu buah

Dosis pupuk - kesuburan tanah

- kehilangan unsur hara akibat panen

- kebutuhan tan/ umur tan. pepaya

(22)

Pupuk bentuk NPK 16 – 16 – 16 :

● Umur 2 mst di lapang (mst) dengan dosis 50 g per tanaman 1 bulan sekali ( 25 gr/2 minggu)

● Umur 2,3 bst. Dengan dosis 100 g/tanaman 1 bulan sekali,

● Umur 4,5 bst. Dengan dosis 250 g/tanaman, 1 bulan sekali

● Umur 6 bst dengan dosis 200 g/tanaman ditambah KCl 50 g/tanaman, 1 bulan sekali

● Umur 8 bst dengan dosis 250 g/tanaman ditambah KCl 50 g/tanaman, 1 bulan sekali

● dan untuk selanjutnya setiap 1 bulan sekali dengan dosis 200 g/tanaman.

● Pupuk kandang 3 atau 4 bulan sekali 10kg/tanaman

(23)

Pemupukan dg pupuk tunggal

Jenis Pupuk Umur 0-3 bst

Umur 4-6 bst

Umur >7 bst

Urea 46% 40 g 60 g 90 g

SP 36% 50 g 70 g 120 g

KCl 52% 30 g 50 g 110 g

Dolomit dan

Pupuk Kandang 500 g - 500 g

Pupuk sebaiknya diberikan tiap 2 minggu

(24)

PENGELOLAAN ORGANISME

PENGGANGGU TANAMAN

(25)

Pengelolaan Pra Tanam

 Lakukan pembalikan tanah untuk memaparkan nematode, pathogen tanah dan gulma ke sinar matahari

 Sanitasi lapang di sekitar lahan yang akan ditanami

 Bersihkan lahan dari inang alternative

 Berikan pupuk kandang sesuai rekomendasi

 Tanam tanaman border seperti jagung untuk mengurangi serangan kutu putih dan aphids

Lakukan pengelolaan lingkungan dengan menanam tanaman attractant, repellent, and trap crops di sekitar lahan.

 Karena perakaran papaya tidak tahan genangan, perlu dibuat guludan untuk menghindari genangan

 Jarak tanam sesuai rekomendasi 2,5 x 2,5 m atau 2,5 x 3 m

(26)

Kegiatan secara rutin

Pengamatan di kebun secara berkala (factor iklim, tanah dan factor biotik):

Monitoring situasi kebun sedikitnya seminggu sekali (tanah, air, tanaman, hama, musuh alami, factor iklim, dll)

Buat keputusan terkait kondisi lapang dan hama

Lakukan aksi jika dibutuhkan (mengumpulkan

hama/kelompok telur, membuang tanaman /bagian

tanaman terserang, dll)

(27)

Jenis OPT dan Cara Pengendaliannya

Kutu Putih Pepaya/PMB = Paracoccus marginatus

 Menyerang seluruh bagian tanaman

 Siklus hidup pendek (sekitar 28 hari)

 Menghasilkan 100-600 telur

 Sangat poliphag

 Bersimbiosis dengan semut (dapat sebagai agen penyebaran

 Menghasilkan sekresi embun madu yang mengundang semut dan jamur embun jelaga sehingga mengganggu fotosintesia

 Menyerang dengan cara menghisap cairan tanaman

(28)

Jenis OPT dan Cara Pengendaliannya

Pengendalian Kutu Putih Pepaya/PMB

 Pelihara tanaman dengan memenuhi kebutuhan air dan nutrisinya agar tanaman tumbuh sehat

 Monitoring, jika ditemukan matikan secara mekanis

 Parasitoid: Acerophagus papaya, Anagyrus loecki dan Pseudleptomastix mexicana

 Segera musnahkan tanaman atau bagian tanaman yang sudah terserang cukup parah/dibakar

 Bersihkan lahan dari tanaman inang alternatif

 Jika perlu gunakan insektisida berbahan aktif Imidakloprid, Tiametoksam, atau Dimetoat dicampur detergen

(29)

Jenis OPT dan Cara Pengendaliannya

 Lakukan monitoring secara ketat

 Lakukan pemangkasan berat pada bagian tanaman yang terserang dan segera dimusnahkan.

 Buat lubang di salah satu sudut kebun untuk

memusnahkan hasil pangkasan dengan membakar atau menimbunnya

 Hindarkan kehadiran semut untuk memberi kesempatan musuh alami bekerja

Kutu Sisik/Scale insect : Aspidiotus destructor

 Hama menyerang seluruh bagian tanaman

 Hama dilindungi semacan cangkang sehingga sulit dikendalikan

Pengendalian

(30)

Jenis OPT dan Cara Pengendaliannya

 Lakukan pengamatan berkala terkait tanaman yang terserang, amati seluruh bagian tanaman termasuk akar terhadap serangan hama.

 Hanya tanam benih yang bebas dari serangan kutu sisik dan OPT yang lain.

 Buang tanaman yang terserang berat, hati-hati dalam melakukannya agar tidak menyebar ke tanaman lain. Jika hanya bagian tanaman yang terserang, pangkas bagian tersebut dan pastikan bahwa bagian tanaman yang lain bersih dari kutu sisik.

 Musnahkan tanaman atau bagian tanaman yang terserang kutu.

 Jika hanya sedikit ditemukan pada bagian tanaman, kendalikan secara mekanik dengan menyikatnya atau membunuh langsung.

.

(31)

 Hindari pengangkutan tanaman/bagian tanaman terserang di areal tanam.

 Jangan berpindah-pindah dari lokasi yang terserang ke areal tanaman yang lain, jika perlu lakukan disinfestasi pakaian dan peralatan sehabis bekerja di lokasi yang terserang.

 Pelihara tanaman sebaik mungkin, termasuk memenuhi kebutuhan nutrisi, air dan kebutuhan yang lain karena jika tanaman lemah akan rentan terhadap serangan hama ini.

 Kendalikan semut yang bersimbiosis dengan hama ini, karena selain menjadi agen penyebaran juga melindungi hama dari serangan musuh alami

 Bebaskan areal tanaman dari gulma

 Pastikan jarak tanam yang digunakan memadai untuk aerasi yang baik dan jika melakukan penyemprotan bisa menjangkau seluruh bagian tanaman, serta membuat lingkungan kurang sesuai untuk perkembangan hama.

(32)

Jenis OPT dan Cara Pengendaliannya

Lalat Buah: Bactrocera carambolae

 Menyerang banyak jenis tanaman buah dan sayur

 Menyerang jika dipanen lewat masak

Pengendalian:

 Panen buah pada saat yang tepat (jangan lewat masak)

 Musnahkan buah yang terserang

(33)

Jenis OPT dan Cara Pengendaliannya

 Serangga berukuran kecil seperti jarum

 Menyerang daun muda dan buah

 Serangan pada daun menyebabkan daun muda menjadi keriting, berwarna keperakan

 Serangan pada buah menyebabkan buah menjadi burik

Thrips

Pengendalian:

 Lakukan monitoring secara berkala, dengan pengamatan langsung atau menggunakan sticky yellow trap.

 Musnahkan inang alternative termasuk gulma berdaun lebar

 Jarak tanam harus cukup untuk aerasi yang baik dan pengendalian bisa maksimal

 Pestisida dimetoat, imidakloprid, fiperonil, diazinon,metidation secara bergantian

(34)

Jenis OPT dan cara pengendaliannya

Tungau/mite

 Sebagian besar menyerang bagian bawah daun

 Serangan parah menyebabkan daun berwarna keperakan dan keriting

Pengendalian:

 Lakukan monitoring secara berkala

 Lakukan pengendalain secara mekanik jika ditemukan

 Hindari penggunaan pestisida kimia untuk memberi

kesempatan musuh alami berkembang (tungau predator dan musuh alami yang lain)

 Jika menggunakan pestisida/akarisida kimia selalu rotasi bahan aktif yang berbeda

(35)

Jenis OPT dan Cara Pengendaliannya

Papaya ringspot virus/PRSV

Pada daun:

Ukuran daun tidak normal/kecil

Daun keriting dengan warna kuning diantara tulang daun Pada buah:

Adanya spot berbentuk cincin pada permukaan buah

Ukuran buah menjadi kecil-kecil / tidak normal Gejala

(36)

Gejala PRSV

 Tanam benih yang bebas dari infeksi virus

 Musnahkan jika menunjukkan gejala serangan

 Kendalikan hama aphids yang menjadi vector penyakit ini

 Jangan menanam cucurbitaceae (kelompok timun, melon dll) berdekatan dengan tanaman papaya

 Jangan menanam tanaman, dimana aphids berkembang lebih cepat

(37)

Jenis OPT dan Cara Pengendaliannya

Pengendalian:

 Pencelupan buah pada air panast (120°F selama 20 minutes)

 Sanitasi lapang dengan memusnahkan bagian tanaman terserang

 Gunakan fungisida asoksistrobin, mankoseb, klorotalonil

Antraknos: Colletotricum gloeosporioides

 Menyerang daun dan buah

 Serangan pada daun biasanya terjadi saat daun muda, Serangan pada buah umumnya terlihat pada fase pemasakan buah

(38)

Bakteri Erwinia papayae

(39)

Saran Pengendalian

• Musnahkan tanaman yang terserang

• Kendalikan dengan

Fungisida dengan bahan aktif Copper Hydroxyd

• Tidak menanam pepaya pada lokasi yang

sudah endemi

(40)
(41)

KONDISI SAAT INI:

PANEN DIKEMAS TIMBANG

PASAR

KIRIM

(42)

CONTOH KEMASAN:

(43)

CONTOH KEMASAN:

(44)

PETA JALAN TANAM PEPAYA

BIJI KECAMBAH 6-12 HARI

KECAMBAH BENIH SIAP TANAM BIJI 25-35 HARI SIAP TANAM DILAPANG BUNGA PERTAMA 2-2,5 BULAN

BUNGA PERTAMA PANEN PERDANA 45-5 BULAN

TOTAL WAKTU YANG DIBUTUHKAN PANEN PERDANA ± 8 BULAN

(45)

TIPE VARIETAS

• Pepaya bersari bebas/lokal

• Pepaya hasil penggaluran

• Pepaya hibrida

(46)

Sekaki-03 (♀)

MERAH DELIMA

Selfing :F1, F2, F3, F4

X Eksotika-03 (♂)

ASAL USUL

BERSARI

BEBAS

(47)

KEUNGGULAN

KARAKTER BUAH:

• Bobot buah : 0,8-1,9 kg,

• Kekerasan daging : 0,35-0,80 (kg/cm2) Kekerasan kulit : 0,68-0,88 (kg/cm2),

• Bentuk buah : Silindris,

• Warna daging buah Orange kemerahan,

• TSS : 11-14,50 Brix, Tebal daging : 2,5- 4,5(cm) Vit C : 43,40-57,25 mg/100g

• Bentuk rongga buah : bintang bersudut lima

• Tekstur daging buah masak : Kenyal

Umur berbuah 2-3 bulan setelah tanam

Umur panen buah pertama 7,5-8 bulan setelah tanam Tinggi buah pertama 45-60 cm

Produksi : 70-90 (ton/ha/6 bulan) Jarak tanam 2,5x2,5 m

Jumlah populasi / ha : 1200 tanaman

BERSARI

BEBAS

(48)

Pepaya M0-1 (♀)

AGRI SOLINDA

Selfing :F1, F2, F3

X Meksiko (♂)

AGRI

BERSARI

BEBAS

(49)

Berat Buah : 700 - 1.500 g Warna Kulit : hijau mengkilat

Bentuk buah : elongata memanjang Tebal Kulit buah : 0,3 cm,

Tebal Daging Buah : 1,3- 3,5 cm Warna Daging : Kuning,

Kekerasan daging : 0,6-0,8 kg/cm2 (Agak kenyal)

TSS : 12 – 160 Brix

Aroma daging : agak harum

Bentuk rongga buah : bintang bersudut lima Vitamin C : 45-60 mg/100g

KARAKTER BUAH

Umur berbuah 2-3 bulan setelah tanam

Umur panen buah pertama 7 -8 bulan stlh tanam Tinggi buah pertama 50-65 cm

Jumlah buah : 66-88 per pohon/empat bln Produksi : 60-80 (ton/ha/empat bulan)

BERSARI

BEBAS

(50)

PEPAYA CARVITA AGRI HORTI

 Bobot buahr 400-1500 g/ buah,

 Tebal daging buahnya 1,2-4,0 cm,

 tekstur lunak dengan tingkat kekenyalan 0,1-0,55 kg/cm2 dan

 padatan total terlarut antara 10-14o briks.

 Kandungan vitamin C antar 79-139 mg/100 gram daging buah segar.

 Hasil buah yaitu berkisar antara 40-70 ton/ha/empat bulan

 jumlah buah antara 30-70 buah/pohon/empat bulan.

HIBRIDA

(51)

PEPAYA DAPINA AGRI HORTI

 Bobot buahr 1000- 2500 g / buah,

 Tebal daging buahnya 2,5-3,5 cm,

 tekstur keras dengan tingkat kekenyalan 0,20-0,43 kg/cm2 dan

 padatan total terlarut antara 10-14o briks.

 Kandungan vitamin C antar 79-139 mg/100 gram daging buah segar.

 Hasil buah yaitu berkisar antara 70-100 ton/ha/enam bulan

 jumlah buah antara 25-50 buah/pohon/enam bulan.

HIBRIDA

(52)

Pepaya yang dirilis IPB

(53)

Pepaya lokal dan introduksi

(54)
(55)

Referensi

Dokumen terkait

Penyebab terjadinya pencemaran saluran drainase di lingkungan permukiman Kawasan Industri Genuk adalah limbah industri yang tidak diproses dengan baik , arah aliran

22 tahun 2001 yang menghendaki supaya rakyat Indonesia merasa dan berpikir bahwa dengan sendirinya kita harus membayar bensin dengan harga dunia, agar dengan demikian

$QDOLVLV NHOD\DNDQ ILQDQVLDO SHQJHPEDQJDQ XVDKD SDGL \DQJ EHULQWHJUDVL GHQJDQ VDSL SRWRQJ OD\DN XQWXN GLXVDKDNDQ GHQJDQ DGDQ\D ULVLNR SURGXNVL GDQ KDUJD RXWSXW SDGD SDGL GL

Adapun judul skripsi yang telah tersusun adalah “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Pemahaman Konsep Siswa

Kebutuhan rumah yang layak, sehat, aman, serasi dan teratur selain sebagai kebutuhan dasar juga merupakan faktor penting dalam peningkatan harkat dan martabat, mutu

Selain 4 pabrik baru tersebut perseroan masih akan membangun 3 tambahan pabrik lainnya, dikatakan bahwa tahun ini perseroan akan membangun 2 pabrik pada Q4 2015 dan 1 pabrik

&aaa!!$d$m a!!$d$m altında altında bulunan bulunan D D blok blok konut konut inşaatı inşaatı 1 1 nolu nolu !akedişi !akedişi ekte ekte 'unulmaktadır" (u

satu beban truk rencana pada jumlah siklus pembebanan yang dianggap jumlah siklus pembebanan yang dianggap dapat terjadi selama umur rencana jembatan. dapat terjadi selama umur