BAB III
PELAKSANAAN KERJA MAGANG
3.1 Kedudukan dan Koordinasi
Penulis melakukan praktik kerja magang selama tiga bulan, yakni mulai dari 27 September – 27 Desember 2021. Selama proses kerja magang, penulis mendapat kedudukan sebagai reporter di kanal hype, yang dibimbing oleh editor Dian Maharani atau biasa disapa Mbak Rani. Saat pelaksanaan kerja magang sebagai reporter, penulis diberi tugas untuk membuat artikel seputar hiburan seperti musik, film, artis, hingga berita terbaru berdasarkan berita saduran dan materi yang diberikan oleh editor.
Awal memulai kerja magang sebagai reporter, penulis beserta reporter magang lainnya diajari oleh editor untuk menggunakan sebuah mesin berita sebagai tempat menampung artikel yaitu Content Management System (CMS). Nantinya, artikel yang telah ditulis akan ditampung ke dalam mesin berita tersebut.
Kemudian, artikel tersebut akan melewati proses pengeditan dan pengecekan, sebelum pada akhirnya diunggah ke laman utama Kompas.com.
Selama proses kerja magang, penulis berkoordinasi bersama editor Dian Maharani melalui grup Whatsapp. Kanal hype memiliki dua grup Whatsapp, grup pertama yaitu beranggotakan seluruh tim kanal hype Kompas.com, kemudian grup kedua terdiri dari editor dan reporter magang saja. Dalam grup tersebut, editor akan mengirimkan berita dan materi yang ditujukan kepada reporter untuk dijadikan artikel. Selain itu, penulis berkoordinasi bersama editor lainnya yakni Kistyarini, Andi Muttya Keteng, dan Tri Susanto Setyawan baik melalui grup maupun pesan pribadi.
Dalam penugasan membuat artikel, terdapat dua cara dalam penentuan tugas.
Pertama, editor secara langsung menentukan topik yang akan dibahas untuk dijadikan artikel. Kedua, penulis akan bertanya dan berdiskusi untuk menentukan topik yang ingin dibahas dengan editor. Lalu, topik yang telah dibahas akan dicari dan disortir, kemudian bahan yang telah didapat akan diolah menjadi sebuah artikel.
Topik yang diberikan dapat berwujud wujud link atau tautan serta file yang biasanya didapatkan dari siaran pers suatu acara yang diberikan oleh editor melalui grup Whatsapp. Terkadang, penulisan artikel juga dilakukan secara inisiatif oleh penulis dengan mencari bahan artikel dari berbagai media daring di luar negeri.
Selain itu, selama penulisan artikel penulis juga memperhatikan hal atau kejadian yang sedang ramai atau viral pada saat itu, khususnya topik yang sesuai dengan entertainment.
3.2 Tugas yang Dilakukan
Saat proses kerja magang, penulis bertugas sebagai reporter di kanal hype Kompas.com. Selama penugasan, penulis mencari dan mengumpulkan data yang kemudian akan digunakan untuk membuat tulisan sehingga menjadi sebuah artikel.
Penugasan diberikan oleh editor kepada reporter melalui grup Whatsapp setiap harinya.
Selama menjalankan magang, penulis lebih banyak bertugas dari rumah dikarenakan pandemi Covid-19. Artikel yang diproduksi pun beragam yakni berupa straight news dan listicle. Biasanya, artikel yang dihasilkan oleh penulis yakni mengenai comeback dan pencapaian selebriti, rekomendasi film dan drama, lagu terpopuler, dan lain sebagainya.
Artikel yang dibuat penulis mengikuti gaya penulisan dari kanal hype. Untuk ketentuan artikel, penulis tidak diberitahukan secara spesifik oleh editor, sehingga penulis melakukan penyesuaian pada artikel yang telah rilis terlebih dahulu.
Penyesuaian yang dimaksud yakni panjang dan banyaknya kata serta bahan yang didapat, tergantung dari jenis artikel yang akan digarap. Kemudian, penulis membuat artikel dengan kisaran sekitar kurang lebih 100-300 kata.
Penulisan artikel dilakukan dengan menyesuaikan tema dan topik yang telah ditentukan, kemudian dikembangkan menjadi sebuah tulisan sesuai dengan data yang telah didapatkan sebelumnya. Artikel yang dibuat oleh penulis rata-rata menggunakan konsep penulisan “Piramida Terbalik”. Penggunaan konsep penulisan tersebut dilakukan dengan penyusunan berita yang diawali dengan topik yang paling penting, penting, kemudian tidak begitu penting tetapi artikel tersebut tetap menarik untuk dibaca (Muslimin, 2019, p. 33-34).
Penentuan tugas dilakukan yakni diawali dengan pemberian materi oleh editor, terkadang editor akan menanyakan penulis beserta reporter magang lainnya mengenai artikel apa yang ingin digarap pada hari itu. Kemudian, penulis beserta reporter magang lainnya akan melakukan listing topik yang ingin dijadikan artikel untuk menghindari kesamaan selama pembuatan artikel. Setelah memberikan daftar artikel yang ingin digarap dan mendapat persetujuan dari editor, penulis segera melakukan penggarapan artikel.
Gambar 3.1 Daftar Rencana Penugasan Pembuatan Artikel
Sumber: Olahan Penulis (2022)
Seusai penggarapan artikel, penulis sesegera mungkin untuk mengirimkan tulisan yang telah dibuat ke CMS untuk ditampung terlebih dahulu. Kemudian, artikel tersebut akan melewati penyuntingan oleh editor, mulai dari perbaikan tulisan hingga penambahan foto yang relevan dengan topik artikel. Foto yang dimasukkan ke dalam artikel menggunakan foto yang telah diunggah sebelumnya oleh reporter senior ke CMS. Setelah melewati penyuntingan artikel, pada akhirnya editor mengunggahnya dan akan muncul di laman utama kanal hype Kompas.com.
Penulis telah menjalani magang dengan total waktu kurang lebih tiga bulan.
Dalam satu hari, penulis diberikan tugas untuk melakukan penggarapan berita
minimal empat berita setiap harinya. Berikut beberapa artikel yang telah dirilis pada kanal hype Kompas.com pada tabel di bawah ini.
Tabel 3.1 Beberapa Artikel yang Telah Dirilis pada Kanal Hype Kompas.com
Tanggal Judul Artikel beserta Sumber
29 September 2021 Aktor Squid Game, Park Hae Soo, Dikaruniai Anak Pertama
Sumber: Soompi.com
7 Oktober 2021 Rilis Singel Lagu, Jessi Berkolaborasi dengan Program Ini
Sumber: Allkpop.com
12 Oktober 2021 7 Alasan Mengapa Kim Seon Ho Telah Mencuri Hati Seluruh Dunia
Sumber: Soompi.com 25 Oktober 2021
Resmi Debut sebagai Kep1er, Inilah Perjalanan 9 Pemenang Girls Planet 999
Sumber: Koreaboo.com
3 November 2021 Diserang oleh Babi Hutan, Shakira: Tidak Ada yang Mencoba Bantu Saya
Sumber: Huffpost.com
18 November 2021 Tertembak, Young Dolph Meninggal Dunia di Usia 36 Tahun
Sumber: E! News
26 November 2021 5 Drama Korea Ongoing dengan Rating Rendah Meski Ada Aktris Terkenal
Sumber: Koreaboo.com
13 Desember 2021 Jisoo BLACKPINK dan Jung Hae In Tunjukkan Kebersamaan Lewat Snowdrop
Sumber: Soompi.com
21 Desember 2021 Sembuh dari Covid-19, Yoo Jae Suk dan Yoo Hee Yeol Kembali Beraktivitas
Sumber: Allkpop.com
Sumber: Olahan Penulis (2022)
Selama proses kerja magang, penulis telah menulis sebanyak 272 artikel, dengan bahan yang didapat dari saduran dan terjemahan serta press release. Dalam penggarapan berita, penulis mengambil sumber saduran dari Koreaboo, Soompi, Allkpop, E! News, Huffpost, dan lain sebagainya.
3.3 Pembahasan
3.3.1 Uraian Kerja Magang
Menurut mantan wartawan Wall Street Journal, Ronald Buel, dalam jurnalisme terdapat lima lapisan keputusan, yakni penugasan (data assignment), pengumpulan (data collecting), evaluasi (data evaluation), penulisan (data writing), dan penyuntingan (data editing) (Ishwara, 2011, p.
119). Dalam uraian penjelasan kelima lapisan keputusan, penulis akan menggunakan contoh berita dengan judul “Kenang Vanessa Angel, Fanny Ghassani Unggah Foto dan Lantunkan Doa”.
1. Penugasan (data assignment)
Pada tahap ini, penugasan diawali dengan menentukan apa dan mengapa berita tersebut layak untuk diliput. Selama melakukan kerja magang, penulis mendapatkan penugasan melalui grup Whatsapp. Di grup tersebut, editor memberikan daftar penugasan terkait bahan yang akan digarap pada hari itu.
Saat itu, penulis beserta reporter magang lainnya ditugaskan untuk membuat berita terkait Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah yang pada saat itu mengalami kecelakaan maut. Penulis diberikan tugas secara langsung oleh editor melalui grup Whatsapp untuk menggarap berita tersebut.
Selama penugasan, penulis diperbolehkan untuk mencari bahan dari sumber mana saja, misalnya dari media sosial Instagram, Twitter, dan lain sebagainya. Dari penugasan yang diberikan, penulis berfokus pada ucapan belasungkawa dari para artis melalui Instagram pribadi mereka.
Gambar 3.2 Penugasan Penggarapan Berita melalui Grup Whatsapp
Sumber: Olahan Penulis (2022)
Saat diberikan penugasan, penulis tidak diberitahukan secara spesifik mengenai artis siapakah yang ingin dijadikan berita.
Sehingga, penulis mencari tahu sendiri dengan mengandalkan kata kunci dan tagar. Setelah mendapatkan tugas tersebut, penulis segera mencari bahan tersebut untuk digarap menjadi sebuah artikel.
2. Pengumpulan (data collecting)
Dalam tahap pengumpulan data, penulis kemudian mencari data atau bahan secara daring. Dari penugasan yang diberikan, editor telah memberikan petunjuk untuk mencari bahan berita di Instagram, sehingga penulis memulai pencarian melalui media sosial tersebut. Selain Instagram, penulis juga menggunakan mesin pencari Google untuk mencari tahu siapa saja artis atau influencer yang pernah berinteraksi baik dengan Vanessa maupun Bibi semasa hidupnya.
Pencarian bahan dilakukan dengan mengandalkan kata kunci dan tagar yang berkaitan dengan Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah. Selain mengandalkan kata kunci dan tagar, penulis juga mencari bahan melalui pengikut Instagram Vanessa Angel.
Pencarian dilakukan dengan melakukan pengecekan postingan artis yang mengucapkan belasungkawa kepada Vanessa dan suaminya.
Berselang waktu kemudian, penulis menemukan 4 selebriti yang berduka atas kehilangan Vanessa Angel dan suaminya.
Keempat selebriti tersebut yakni Ruben Onsu, Maharani Kemala, Fanny Ghassani, dan Fadil Jaidi. Penemuan bahan tersebut penulis dapatkan melalui postingan diakun Instagram pribadi mereka.
Gambar 3.3 Daftar Bahan untuk Penggarapan Artikel sebelum Disortir
Sumber: Olahan Penulis (2022)
Setelah mendapatkan keempat bahan tersebut, penulis akan melakukan evaluasi terkait apakah bahan yang ditemukan sebelumnya telah digarap terlebih dahulu oleh reporter senior.
Evaluasi diperlukan untuk menghindari kesamaan topik dalam penggarapan berita.
3. Evaluasi (data evaluation)
Setelah melakukan pengumpulan data, proses selanjutnya yaitu melalui tahap evaluasi. Pada tahap ini, penulis akan memilah data yang akan digunakan untuk digarap menjadi sebuah artikel. Hal itu dilakukan untuk menghindari kesamaan topik selama proses penggarapan berita.
Penulis melakukan penyortiran pada bahan yang telah penulis dapatkan dengan memantau kanal berita hype. Pemantauan tersebut dilakukan untuk tidak menggarap berita yang sama untuk kedua kalinya. Jika tidak ada kesamaan pada topik berita, penulis akan melanjutkan tahap penulisan berita.
Seusai melakukan evaluasi, dua dari empat bahan yang penulis dapatkan ternyata telah diterbitkan terlebih dahulu. Sehingga, penulis hanya menggunakan dua bahan lainnya yang belum diterbitkan di kanal berita. Maka dari itu, penulis hanya menggunakan bahan dari Fanny Ghassani dan Fadil Jaidi saja.
Gambar 3.4 Daftar Bahan untuk Penggarapan Artikel setelah Disortir
Sumber: Olahan Penulis (2022)
Setelah melakukan sortir bahan, dua bahan yang terpilih kemudian diberikan kepada editor melalui grup. Selama proses kerja magang, penulis berkoordinasi dengan editor melalui Whatsapp.
Jika daftar bahan yang diberikan telah disetujui oleh editor, penulis sesegera mungkin melakukan penggarapan berita untuk disunting sebelum diterbitkan dikanal berita.
4. Penulisan (data writing)
Setelah melakukan evaluasi, proses selanjutnya yaitu melewati tahap penulisan. Tahap penulisan ditentukan dengan memilih kata- kata apa yang perlu digunakan untuk membuat sebuah berita.
Penulis akan menggunakan contoh berita dengan judul “Kenang Vanessa Angel, Fanny Ghassani Unggah Foto dan Lantunkan Doa”.
Menurut Khoirul Muslimin (2019), dalam artikel memiliki lima anatomi berita yakni judul (headline), baris tanggal (dateline), teras berita (lead), tubuh berita (body), dan kaki berita (leg).
Seluruh elemen tersebut ada sebagaimana konsep penulisan
“Piramida Terbalik” (Muslimin, 2019, p. 27).
(1) Judul (headline)
Judul merupakan bagian terpenting dari sebuah berita.
Pada tahap ini, penulis akan menentukan judul sesuai dengan topik yang ingin dijadikan sebuah artikel. Pemilihan kata untuk judul harus tepat dan jelas, karena judul berperan dalam memancing serta menarik pembaca (Muslimin, 2019, p. 27).
Saat itu, penulis mendapatkan tugas untuk membuat artikel terkait Vanessa Angel, yang pada saat itu mengalami kecelakaan maut bersama suaminya, Bibi Andriansyah.
Penulis memilih media sosial Instagram untuk mencari bahan artikel. Pencarian bahan artikel berfokus pada salah satu artis yang merasa kehilangan sosok Vanessa Angel.
Setelah pencarian bahan untuk membuat artikel, penulis menemukan akun Instagram milik aktris sekaligus presenter Fanny Ghassani. Fanny Ghassani mengunggah foto serta insta story untuk mengenang Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah. Penulis berpikir untuk memakai judul dengan menggabungkan kedua nama tersebut dalam satu judul sebagai inti dari topik berita tersebut.
Gambar 3.5 Unggahan Insta StoryFannyGhassani
Sumber: Olahan Penulis (2022)
Pada Gambar 3.5, Fanny mengunggah foto bersama dengan Vanessa beserta sang suami di hari ulang tahun Fanny. Dalam unggahan itu, Fanny menuliskan ungkapan duka cita atas apa yang terjadi pada Vanessa dan suaminya.
Dari unggahan tersebut, penulis mendapatkan judul untuk artikel yakni “Kenang Vanessa Angel dan Suami, Fanny Ghassani Unggah Foto Momen bersama Mendiang”.
(2) Baris tanggal (dateline)
Baris tanggal atau dateline adalah tempat kejadian atau peristiwa, yang terdiri dari tempat kejadian dan atas nama media massa yang memberitakan peristiwa tersebut (Muslimin, 2019, p. 32). Biasanya, dateline berada di samping lead berita serta hurufnya yang tebal. Baris tanggal terdiri dari tempat peristiwa dan nama media penerbit berita.
Selama proses kerja magang, penulis menggunakan baris tanggal sesuai dengan tempat peristiwa dan nama media, terkadang hanya menuliskan nama medianya saja. Penulis menjalani magang di Kompas, maka dari itu, baris tanggal yang digunakan yaitu “Jakarta, KOMPAS.com” atau “KOMPAS.com” saja.
(3) Teras berita (lead)
Teras berita atau lead biasanya berada di bawah judul.
Lead berisi fakta terpenting sebagai penjelas dari judul berita (Muslimin, 2019, p. 33). Lead berupa kalimat yang berfungsi untuk mengajak pembaca agar dapat melanjutkan pembacaan berita (Ishwara, 2011, p. 129).
Selama melakukan kerja magang, penulis tidak diajarkan secara detail terkait cara penulisan artikel. Jadi, penulis hanya bisa mencontoh dari artikel yang telah dipublikasikan pada kanal yang sama. Untuk cara penulisan teras berita atau lead di Kompas.com terdiri dari satu atau dua baris.
Dalam penentuan lead, penulis memilih kata-kata yang penting untuk diletakkan pada awal kalimat dalam berita.
Topik utama yang dibahas adalah Vanessa dan suaminya alami kecelakaan maut, sehingga penulis menuliskan lead
“Kejadian yang menimpa artis Vanessa Angel bersama suaminya, Bibi Andriansyah membuat gempar banyak pihak”.
Penulis menempatkan dua baris lead dalam berita ini karena penulis merasa bahwa kata-kata dalam baris pertama belum lengkap. Oleh karena itu, penulis menambahkan kembali satu baris lead yang berisi “Salah satunya Fanny Ghassani, artis sekaligus presenter ini merasa kehilangan sosok Vanessa Angel”. Alasan penulis menambahkan satu baris lead untuk menjelaskan siapa pihak yang digemparkan oleh berita kecelakaan maut yang dialami oleh Vanessa dan suaminya.
(4) Tubuh berita (body)
Tubuh berita atau body letaknya ada setelah judul, baris tanggal, dan lead berita. Body memiliki peran sebagai pelengkap dan penjelas dari lead berita. Biasanya, body
berisi penjelasan dari sebuah peristiwa (Muslimin, 2019, p.
33).
Dalam tubuh berita, penulis memberikan informasi dari manakah penulis mendapatkan informasi bahwa Fanny Ghassani mengucapkan belasungkawa. Sebelumnya, penulis mendapatkan informasi tersebut melalui akun Instagram pribadi milik Fanny. Oleh karena itu, penulis menuliskan “Melalui unggahan Instagram, Fanny membagikan foto momen saat merayakan ulang tahunnya bersama Vanessa Angel, Bibi Andriansyah, dan Deddy Corbuzier pada tahun 2019 lalu”.
Lalu, penulis juga menambahkan kutipan dari Fanny yang penulis dapat pada Gambar 3.5. Pada Gambar 3.5, terdapat dua kutipan dari Fanny yang dapat penulis gunakan untuk memperjelas apa yang Fanny tulis pada unggahan insta story miliknya. Pertama, penulis mendapatkan kata- kata berikut sehingga penulis jadikan sebagai kutipan yakni
“Jadi ini adalah hari ulang tahun aku di tahun 2019 bersama mereka,” tulis Fanny dalam unggahan tersebut”. Kedua, penulis menambahkan kutipan yang penulis dapatkan yakni
“Kenal Echa emang udah lama banget dari jaman FTVan.
Bener2 gak percaya sampe hari. Semoga husnul khatimah kalian,” lanjutnya”.
Sebelum menempatkan kutipan kedua saat dalam proses penggarapan berita, penulis menemukan informasi bahwa Fanny telah mengenal Vanessa sejak melakukan syuting FTV. Oleh karena itu, penulis menambahkan informasi tambahan di antara kedua kutipan tersebut yakni
“Fanny telah mengenal Vanessa Angel sejak bermain peran di FTV”. Menurut penulis, informasi tambahan tersebut menjadi pelengkap dan penjelas bagaimana Fanny dapat mengenal sosok Vanessa Angel.
(5) Kaki berita (leg)
Kaki berita atau leg berletak pada akhir sebuah teks artikel. Dalam kaki berita berisi informasi tambahan untuk menambah atau memperjelas informasi kepada pembaca (Muslimin, 2019, p. 34). Dilihat dari konsep penulisan
“Piramida Terbalik”, leg termasuk bagian berita yang tidak begitu penting (Muslimin, 2019, p. 27).
Saat pengambilan bahan untuk kaki berita, penulis mengambil dari artikel yang ditulis oleh reporter yang bertugas meliput secara langsung. Penulis tidak mendapatkan penugasan untuk meliput secara langsung peristiwa tersebut, sehingga penulis hanya dapat mengambil informasi bagaimana Vanessa dan suaminya terlibat dalam kecelakaan maut itu. Dalam menambahkan kaki berita, penulis mengambil informasi tambahan melalui artikel yang telah diterbitkan terlebih dahulu oleh editor.
Penulis tidak disarankan untuk mengambil informasi dari media kompetitor, karena informasi yang penulis butuhkan telah ada pada artikel yang telah diterbitkan sebelumnya. Pengambilan informasi untuk leg, penulis ambil dari artikel hard news yang telah terbit sebelumnya.
Kemudian, penulis mengambil beberapa poin informasi tambahan yang akan ditaruh di bagian kaki berita.
Informasi tambahan tersebut yakni “Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah dinyatakan meninggal dunia setelah alami kecelakaan mobil di Tol Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021). Dua dari lima penumpang mobil dinyatakan meninggal dunia pasca kecelakaan tersebut. Peristiwa tersebut terjadi diduga bahwa sopir yang mengendarai mobil tersebut dalam kondisi mengantuk.”
Berikut tabel yang berisi bagian dari anatomi berita sebelum melewati proses penyuntingan serta revisi dari editor.
Tabel 3.2 Anatomi Berita Artikel “Kenang Vanessa Angel, Fanny Ghassani Unggah Fotodan Lantunkan Doa”
Anatomi Berita Isi Berita
Judul(headline) Kenang Vanessa Angel dan Suami, Fanny Ghassani Unggah Foto Momen bersama Mendiang
Baris tanggal (dateline)
KOMPAS.com
Teras berita (lead) Kejadian yang menimpa artis Vanessa Angel bersama suaminya, Bibi Andriansyah membuat gempar banyak pihak.
Salah satunya Fanny Ghassani, artis sekaligus presenter ini merasa kehilangan sosok Vanessa Angel.
Tubuh berita (body)
Melalui unggahan Instagram, Fanny membagikan foto momen saat merayakan ulang tahunnya bersama Vanessa Angel, Bibi Andriansyah, dan Deddy Corbuzier pada tahun 2019 lalu.
“Jadi ini adalah hari ulang tahun aku di tahun 2019 bersama mereka,” tulis Fanny dalam unggahan tersebut.
“Kenal Echa emang udah lama banget dari jaman FTVan. Bener2 gak percaya sampe hari. Semoga husnul khatimah kalian,”
lanjutnya.
Kaki berita (leg) Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah dinyatakan meninggal dunia setelah alami
kecelakaan mobil di Tol Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021).
Dua dari lima penumpang mobil dinyatakan meninggaldunia pasca kecelakaan tersebut.
Peristiwa tersebut terjadi diduga bahwa sopir yang mengendarai mobil tersebut dalam kondisi mengantuk.
Sumber: Olahan Penulis (2022)
5. Penyuntingan (data editing)
Tahap akhir dari lima lapisan keputusan yaitu tahap penyuntingan. Pada tahap ini, penulis mengirimkan tulisan yang telah digarap ke CMS. Proses penyuntingan biasanya dilakukan secara langsung oleh editor melalui CMS. Editor melakukan penyuntingan tulisan secara keseluruhan dari judul hingga sumber yang diambil untuk membuat tulisan.
Setelah melakukan tahap penyuntingan, dalam artikel tersebut terdapat beberapa perubahan, seperti judul hingga mengganti tulisan yang cocok untuk digunakan dalam paragraf berita. Judul yang sebelumnya penulis buat yaitu “Kenang Vanessa Angel dan Suami, Fanny Ghassani Unggah Foto Momen bersama Mendiang” telah disunting oleh editor menjadi “Kenang Vanessa Angel, Fanny Ghassani Unggah Foto dan Lantunkan Doa”.
Penggarapan berita tentang duka cita menjadi pengalaman terbaru bagi penulis selama menjadi mahasiswa jurnalistik, dan pengalaman tersebut penulis dapatkan melalui mata kuliah Internship. Awalnya, penulis cukup kesulitan terutama pada penggunaan kata yang cocok untuk judul berita, karena berita ini merupakan berita yang sensitif. Tetapi, penulis dapat mengatasinya
dengan membaca contoh artikel dari berita yang telah terbit terlebih dahulu.
Dari analisa yang penulis lakukan, perubahan yang dilakukan oleh editor baik pada judul maupun isi berita diakibatkan oleh penggunaan kata yang kurang pas. Pada judul sebelum dan setelah disunting terlihat sedikit perbedaan, judul yang telah disunting penggunaan katanya lebih halus dibandingkan judul sebelum disunting.
Kemudian, pada bagian kaki berita atau leg terdapat penambahan kata “Diberitakan sebelumnya”. Setelah penulis melakukan analisa, penambahan kata tersebut menunjukkan bahwa informasi tersebut telah diberitakan sebelum berita tersebut diterbitkan. Lalu, terdapat satu baris yang disunting kemudian diganti dengan kalimat lainnya.
Kalimat yang sebelumnya “Dua dari lima penumpang mobil dinyatakan meninggal dunia pasca kecelakaan tersebut” berubah menjadi “Jenazah Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah telah dimakamkan di Pemakaman Umum Islam Malaka, Ulujami, Jakarta Selatan, Jumat (5/11/2021)”. Penggantian kalimat tersebut melalui analisa penulis karena kalimat sebelumnya kurang tepat untuk digunakan dalam berita tersebut. Sehingga, kalimat tersebut akhirnya disunting oleh editor menjadi kalimat yang lebih baik lagi.
Berikut hasil artikel yang telah melalui tahap penyuntingan dan telah dimuat pada kanal hype Kompas.com.
Kenang Vanessa Angel, Fanny Ghassani Unggah Foto dan Lantunkan Doa
JAKARTA, KOMPAS.com - Presenter Fanny Ghassani turut merasa kehilangan sosok Vanessa Angel.
Melalui unggahan di akun Instagram miliknya, Fanny Ghassani membagikan foto momen saat merayakan ulang tahun bersama Vanessa Angel, Bibi Andriansyah, dan Deddy Corbuzier pada tahun 2019 lalu.
“Jadi ini adalah hari ulang tahun aku di tahun 2019 bersama mereka,” tulis Fanny dalam unggahan tersebut.
Diketahui, Fanny Ghassani telah mengenal Vanessa Angel sejak keduanya bermain di beberapa judul FTV.
“Kenal Echa emang udah lama banget dari jaman FTVan. Bener2 gak percaya sampe hari. Semoga husnul khatimah kalian,” tulis Fanny lagi.
Diberitakan sebelumnya, Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah meninggal dunia setelah mobil yang ditumpangi keduanya mengalami kecelakaan tunggal di Tol Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021).
Peristiwa itu terjadi diduga karena sopir yang mengendarai mobil tersebut dalam kondisi mengantuk.
Jenazah Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah telah dimakamkan di Pemakaman Umum Islam Malaka, Ulujami, Jakarta Selatan, Jumat (5/11/2021).
Link artikel:
https://entertainment.kompas.com/read/2021/11/05/130803166/ken ang-vanessa-angel-fanny-ghassani-unggah-foto-dan-lantunkan-doa
3.3.2 Kendala dan Solusi
Saat menjalani proses kerja magang di kanal hype Kompas.com, terdapat beberapa kendala yang penulis alami selama menjadi reporter magang. Terutama karena diberlakukannya sistem WFH sehingga penulis alami sedikit kesulitan dalam menggarap artikel. Dalam penggarapan artikel terdapat beberapa istilah yang kurang dimengerti, sehingga penulis harus mencari arti dari istilah tersebut.
Penulis juga cukup mengalami kesulitan pada saat menerjemahkan artikel. Terkadang, kata atau kalimat yang telah diterjemahkan tidak sesuai dengan apa yang penulis pahami, terutama bahasa Inggris. Sehingga, penulis harus mencoba menerjemahkan kembali baik ke dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia untuk melihat apa yang membedakan arti pada kedua bahasa tersebut.
Pada saat mencari bahan untuk penggarapan artikel, penulis sempat kebingungan untuk menentukan sumber manakah yang ingin penulis ambil.
Selama pencarian sumber berita yang ingin disadur, penulis tidak hanya mencari satu sumber, tetapi dua atau lebih sumber berita yang dicari. Oleh karena itu, penulis mencari bahan yang ingin digarap sesuai sumber yang biasa digunakan oleh reporter senior dalam pembuatan artikel.
Selama menjalani magang, penulis tidak merasakan adanya rapat kanal hype. Hal tersebut membuat penulis kurang mendapatkan wawasan serta pengalaman secara langsung dari reporter yang telah berpengalaman. Maka dari itu, selama penggarapan artikel penulis mengandalkan pesan pribadi untuk berinteraksi dengan editor mengenai kendala yang dialami selama menulis artikel. Selain itu, penulis juga berpaku pada grup untuk mendapatkan penugasan yang diberikan oleh editor kepada penulis dan reporter magang lainnya.