• Tidak ada hasil yang ditemukan

(ABSTRAK.pdf)Sistem Akuntansi Penerimaan Kas dari Piutang pada PT. Nyonya Meneer Semarang.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "(ABSTRAK.pdf)Sistem Akuntansi Penerimaan Kas dari Piutang pada PT. Nyonya Meneer Semarang."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ii ABSTRAK

Dwi Kurniawati. 2010. “Sistem Akuntansi Penerimaan Kas dari Piutang pada PT. Nyonya Meneer Semarang”. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang.

Kata kunci: Sistem Penerimaan Kas, Piutang

Piutang berasal dari penjualan barang dan jasa secara kredit yang merupakan kegiatan utama perusahaan. Piutang banyak ditemui pada perusahaan manufaktur. Sistem akuntansi penerimaan kas yang baik akan menunjang kelancaran jalannya operasional perusahaan. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana agar sistem penerimaan kas dapat berjalan dengan baik. Pada PT. Nyonya maneer permasalahan yang terjadi adalah tidak adanya surat pemberitahuan dan daftar surat pemberitahuan hal ini menyebabkan perusahaan tidak dapat mengetahui jumlah piutang dan kapan debitur akan melunasi hutangnya. PT. Nyonya Meneer juga tidak menggunakan kartu piutang hal ini menyebabkan perusahaan tidak mengetahui jumlah persediaan yang ada di gudang.

Obyek penelitian ini adalah PT. Nyonya Meneer Semarang Jl. Kaligawe km 4 Semarang. Objek kajian dalam penelitian ini adalah: Sistem akuntansi penerimaan kas dari piutang pada PT. Nyonya Meneer Semarang. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode wawancara (Interview), metode dokumentasi, dan metode observasi.

Hasil penelitian memberikan informasi tentang fungsi yang terkait dalam akuntamsi penerimaan kas dari piutang antara lain: Bagian pengiriman, Bagian piutang, Bagian keuangan dan Bagian akuntansi. Dokumen yang digunakan adalah Rekening Koran, Bank Masuk dan Pengantar Kiriman Jamu. Catatan akuntansi yang digunakan adalah Jurnal Penerimaan Kas, Buku Besar, dan Kartu Piutang. Laporan akuntansi yang dihasilkan adalah Laporan Kas Masuk, Laporan Kas Bulanan dan Laporan Keuangan. Prosedur yang membentuk sistem akuntansi penerimaan kas dari piutang terdiri dari Prosedur Penagihan Piutang, Prosedur Penerimaan Piutang, Prosedur Pencatatan piutang dan Prosedur Penerimaan kas dari piutang. Unsur pengendalian intern terdiri dari struktur organisasi yang memisahkan fungsi kasir, keuangan dan akuntansi, adanya otorisasi dari pejabat yang berwenang, praktek yang sehat dan seleksi calon karyawan berdasarkan persyaratan yang dituntut oleh jabatan yang akan dipikulnya.

(2)

iii

adanya kartu gudang hal ini dapat menyebabkam perusahaan tidak mengetahui jumlah persediaan yang ada di gudang.

Referensi

Dokumen terkait

Suatu sistem informsi yang baik harus mempunyai suatu pengendalian intern yang diterapkan pada sistem informasi akuntansi yang sangat berguna untuk tujuan mencegah dan

Permasalahan pokok yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagian atau fungsi yang terkait, catatan akuntansi serta dokumen, jaringan prosedur, unsur pengendalian intern laporan

PELNI yang menerapkan adanya sistem akuntansi pengeluaran kas yang terdiri dari unsur-unsur yang saling berkaitan erat yaitu dokumen yang digunakan, catatan

Sistem akuntansi penerimaan kas adalah suatu catatan yang dibuat untuk melaksanakan kegiatan penerimaan dari penjualan tunai atau piutang yang siap dan bebas digunakan untuk

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sistem informasi akuntansi penerimaan kas dalam meningkatkan pengendalian intern pada Koperasi Pegawai

Pada sistem akuntansi penjualan kredit, tidak terdapat perangkapan fungsi yang terkait; fungsi yang berwenang mengotorisasi dokumen yang digunakan; pencatatan transaksi

Hal itu dapat dilihat dari segi implementasi terhadap unsur-unsur pengendalian, pemisahan fungsi dan wewenang, prosedur pencatatan dan sistem otorisasi, praktek

Sistem pengendalian intern merupakan suatu sistem pengawasan yang terdiri dari beberapa unsur, yaitu unsur rencana organisasi yang memisahkan tanggung jawab