29
METODOLOGI PENELITIAN
3.1. Kerangka Pikir
Suatu sistem IT yang dimiliki suatu perusahaan, seiiring berjalannya waktu seharusnya dapat mengikuti kebutuhan bisnis dari perusahaan tersebut. Adira Finance yang bergerak dalam bisnis pembiayaan otomotif beberapa waktu lalu telah melakukan pengembangan sistem dan migrasi dari sistem basis data tersebar menjadi sistem yang tersentralisasi.
Dari pengembangan dan migrasi sistem tersebut seharusnya dapat memberikan kontribusi positif yang efektif bagi Adira Finance. Suatu sistem yang efektif salah satunya ditandai dengan kepuasan penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kinerja sistem Ad1Sys 2.94 dibandingkan dengan kinerja sistem Ad1Sys Online dan kepuasan pengguna terhadap sistem Ad1Sys Online yang saat ini digunakan. Metode pengukuran yang digunakan untuk mengetahui perbedaan kinerja antara sistem Ad1Sys Online dan tingkat kepuasan pengguna terhadap sistem Ad1Sys Online adalah menggunakan analisis kesenjangan.
Penelitian ini akan dimulai dari analisis dan penentuan hipotesis yang akan diuji kebenarannya. Proses selanjutnya adalah pembuatan kuisioner yang akan diuji validitas dan reliabilitas terhadap tiap pertanyaan pada kuisioner tersebut. Setelah
dilakukan uji validitas dan reliabilitas, maka penelitian dilanjutkan dengan penyebaran kuisioner kepada responden dan dilakukan pengumpulan kembali.
Dari hasil kuisioner yang terkumpul, penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif menggunakan diagram Cartesius dan analisis statistika menggunakan metode uji t-berpasangan (paired sample t-test) dan X2 test untuk mengetahui hubungan antara demografi responden dengan variabel penelitian. Hasil analisis statistika yang didapat nantinya akan menunjukan kekurangan dan kelebihan sistem Ad1SysOnline dibandingkan dengan sistem Ad1Sys 2.94 berdasarkan dari kinerjanya. Selain itu dari hasil analisis ini juga dapat diketahui tingkat kepuasan pengguna terjadap sistem Ad1Sys Online. Langkah terakhir dari penelitian ini adalah rekomendasi perbaikan sistem Ad1Sys Online. Adapun kerangka penelitian ini bisa dilihat pada Gambar 3-1.
Analisis dan Penentuan Hipotesis Pembuatan Kuisioner Uji Validitas dan Reliabilitas Kuisioner
Penyebaran dan Pengumpulan Data / Kuisioner
Analisis Deskriptif dan Statistika Rekomendasi Perbaikan
Sistem Ad1Sys Online
3.2. Metode Pengumpulan Data
Pada sub bab ini akan dibahas mengenai metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini. Adapun Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan teknik pengumpulan data akan dilakukan dengan cara menyebarkan kuisioner.
3.2.1. Populasi
Populasi adalah sekelompok orang, kejadian, atau benda yang dijadikan objek penelitian. Pada penelitian ini, yang akan diteliti adalah pengguna sistem Ad1Sys Online dan sistem Ad1Sys 2.94 yang berada di seluruh kantor cabang Adira Finance, jadi untuk populasinya adalah seluruh karyawan Adira Finance yang menggunakan sistem Ad1sys Online dan sistem Ad1Sys 2.94 di seluruh kantor cabang Adira Finance yang berjumlah 248 outlet.
3.2.2. Sample dan Teknik Sampling
Sample adalah bagian kecil dari populasi yang dipilih untuk mewakili populasi tersebut. Sampel yang akan diambil dalam penelitian ini adalah sebagian besar dari pengguna sistem Ad1sys Online di kantor cabang Adira Finance. Adapun bagian yang diteliti adalah Branch Manager, Deputy Branch Manager, Regional Office Head, Finance Accounting Head, Operation Head, Data Entry, BPKB, Credit
Processor, Finance, Teller, Account Receivable Head, Account Receivable Admin, Credit Marketing Head, Admin Marketing, Credit Analyst.
Untuk penentuan jumlah sample, dalam penelitian menggunakan metode Slovin yaitu menggunakan rumus :
2 1 Ne N n + = dimana : n= ukuran sample N= ukuran populasi
e = batas kesalahan sample yang ditoleransi
Adapun populasi (N) adalah sebanyak 9000 dengan estimasi batas kesalahan adalah 10 %, sehingga jumlah sample minimal adalah sekitar 99 sampel. Teknik yang digunakan untuk memilih sample ini adalah teknik multistage random sampling.
3.2.3. Instrumen Pengumpulan Data
Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuisioner. Kuisioner adalah serangkaian pertanyaan yang diajukan kepada responden guna mengumpulkan informasi dari responden mengenai objek yang akan diteliti. Kuisioner ini akan dibagi kepada karyawan dengan bagian yang sudah disebutkan pada subbab sebelumnya yang terdapat di kantor cabang Adira Finance. Pertanyaan yang diajukan pada kuisioner tersebut terbagi menjadi 5 kriteria, yaitu :
kemudahan (easy of use), kelengkapan (comprehensiveness), ketanggapan (responsiveness), keakuratan (accuracy), dan kehandalan (reliability).
Selain dari 5 kriteria diatas, kuisioner ini juga dilengkapi dengan data-data sebagai berikut :
• Demografi pengguna sistem Ad1sys Online dan Ad1Sys 2.94 yang meliputi faktor usia, jenis kelamin dan latar belakang pendidikan.
• Kuisioner ini juga dilengkapi dengan faktor penggalaman pengguna dalam menggunakan komputer, pengalaman bekerja di Adira Finance dan frekuensi pemakaian sistem Ad1Sys Online maupun sistem Ad1Sys 2.94
3.3. Validitas dan Reliabilitas Instrumen
Instrumen dalam sebuah penelitian harus diuji validitas dan reliabilitasnya, terutama tehadap penelitian-penelitian di bidang sosial (abstrak). Dalam ilmu sosial, validitas dan reliabilitas yang sempurna boleh dikatakan tidak mungkin, tetapi peneliti harus dapat menjaga validitas dan reliabilitas pada suatu tingkat yang disetujui atau dapat ditoleransi. Butir-butir pertanyaan dalam kuisioner menjadi hal yang sangat penting, sehingga harus diukur untuk mendapatkan validitas dan reliabilitasnya.
Metode validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Alpha Cronbach yang ada pada software SPSS 17. Jika suatu item mempunyai nilai
dibawah 0,3 atau diatas 0,7 maka dianggap tidak valid. Rumusnya adalah sebagai berikut : 2 1 2 − − = n r r t
t = nilai yang akan dicari untuk dibandingkan dengan nilai pada tabel t
r = nilai alpha pada total skala korelasi dari semua item pada tes Alpha Cronbach. n = jumlah kuisioner
Realiabilitas adalah jika suatu alat ukur selalu menghasilkan nilai yang konsisten, meskipun digunakan orang lain ditempat lain untuk mengukur hal yang sama. Untuk mengetahui reliabilitas dapat dilakukan salah satunya dengan metode split-half (metode belah dua). Metode ini memisahkan butir-butir kuisioner yang mempunyai korelasi dan kemudian dilakukan tes dengan rumus korelasi Pearson product moment.
3.4. Model Penelitian
Dalam melakukan penelitian ini dibutuhkan sebuah model yang dapat membantu dan menunjang penelitian ini. Pengguna aplikasi akan merasa puas atau senang jika harapan yang mereka punyai dapat dipenui setidaknya pada tingkat tertentu., terutama pada hal-hal yang mereka anggap penting. Walaupun hampir semua harapan sudah terpenuhi, tetapi jika ada salah satu atau dua hal yang mereka anggap sangat penting tetapi tidak terpenuhi, maka mereka akan kecewa dan
membuat semua harapan yang telah terpenuhi menjadi kurang berarti. Adapun model untuk penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 3-2.
Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel kinerja (X) dan variabel harapan (Y). Variabel kinerja (X) dan variabel harapan (Y) ini masing-masing terdiri atas lima variabel untuk sistem Ad1Sys Online dan sistem Ad1Sys 2.94.
Gambar 3-2 Model Penelitian
Berdasarkan gambar diatas, kinerja untuk sistem Ad1sys 2.94 ditandai dengan variabel X11. Untuk masing-masing dimensi, variabelnya adalah sebagai berikut :
y Kinerja Kemudahan sistem Ad1Sys 2.94 (X11.1) y Kinerja Kelengkapan sistem Ad1Sys 2.94 (X11.2) y Kinerja Ketanggapan sistem Ad1Sys 2.94 (X11.3) y Kinerja Keakuratan sistem Ad1Sys 2.94 (X11.4)
Sistem
Ad1sys 2.94 Sistem yang lebih disukai Ad1sysOnline Sistem
Kinerja yang diharapkan Kinerja Sistem
Ad1sys 2.94 Kinerja Sistem Ad1sysOnline
Kemudahan Kelengkapan Ketanggapan Keakuratan Kehandalan Kepuasan terhadap
Ad1sysOnline
y Kinerja Kehandalan sistem Ad1Sys 2.94 (X11.5)
Sedangkan kinerja untuk sistem Ad1Sys Online ditandai dengan variabel X21. Untuk masing-masing dimensi, variabelnya adalah sebagai berikut :
y Kinerja Kemudahan sistem Ad1Sys Online (X21.1) y Kinerja Kelengkapan sistem Ad1Sys Online (X21.2) y Kinerja Ketanggapan sistem Ad1Sys Online (X21.3) y Kinerja Keakuratan sistem Ad1Sys Online (X21.4) y Kinerja Kehandalan sistem Ad1Sys Online (X21.5)
Selanjutnya, harapan untuk sistem Ad1sys Online ditandai dengan variabel Y21. Untuk masing-masing dimensi, variabelnya adalah sebagai berikut :
y Harapan pengguna atas Kemudahan sistem Ad1Sys Online (Y21.1) y Harapan pengguna atas Kelengkapan sistem Ad1Sys Online (Y21.2) y Harapan pengguna atas Ketanggapan sistem Ad1Sys Online (Y21.3) y Harapan pengguna atas Keakuratan sistem Ad1Sys Online (Y21.4) y Harapan pengguna atas Kehandalan sistem Ad1Sys Online (Y21.5)
Adapun skala pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
1 = Sangat Kurang Setuju 2 = Kurang Setuju 3 = Cukup Setuju 4 = Setuju 5 = Sangat Setuju
3.5. Metode Analisis
Ada beberapa teknik yang dapat digunakan dalama menganalisa data hasil pengisian kuisioner. Adapun teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan statistik dan deskriptif. Pendekatan statistik yang digunakan adalah metode uji t-berpasangan (paired t-test) dengan rumus sebagai berikut : n D t
S
D = dimana n D=∑
D
iD = Selisih purata xi dan yi Di = xi – yi, i = 1, 2, 3, …, n SD = Standar Deviasi
Sedangkan untuk analisa deskriptif menggunakan diagram cartesius (Gambar 3-3) yang mengacu pada diagram analisa kinerja dan harapan menurut teori Kotler. Diagram ini digunakan untuk mengetahui lebih detail bagian apa dari sistem Ad1sys Online yang perlu diperbaiki. Diagram cartesius dibuat berdasarkan hasil pemetaan dari perhitungan rata-rata dari butir pertanyaan di dalam kuisioner yang sudah diisi oleh responden. Kesimpulan yang akan didapatkan dari diagram cartesius ini adalah sebagai berikut :
y Kuadran A : Pada kuadran ini pengguna mempunyai harapan yang tinggi terhadap sistem, sedangkan kinerja sistem masih kurang. Jika sistem ada pada posisi ini, maka perlu dilakukan perbaikan terhadap kinerja sistem agar
kepuasan pengguna dapat meningkat. Hal ini bisa menjadi prioritas perusahaan dalam memperbaiki kinerja sistem yang masih kurang. Jika perhitungan rata-rata kesenjangan dari butir pertanyaan bernilai negatif, maka aspek sistem yang berada pada kuadran ini menjadi prioritas utama untuk diperbaiki
y Kuadran B : Pada kuadran ini pengguna mempunyai harapan yang tinggi terhadap sistem dan kinerja sistem juga mempunyai nilai yang tinggi. Pada posisi ini, pengguna puas terhadap sistem yang digunakan. Perusahaan belum perlu memperbaiki kualitas dari sistem, tetapi perlu mempertahankan kualitas dari sistem. Jika perhitungan rata-rata kesenjangan dari butir pertanyaan bernilai negatif, maka aspek sistem yang berada pada kuadran ini menjadi prioritas kedua untuk diperbaiki
y Kuadran C : Pada kuadran ini pengguna mempunyai harapan yang rendah terhadap sistem, begitupun juga sistem mempunyai kinerja yang rendah. Pada posisi ini perbaikan terhadap kualitas sistem belum perlu dilakukan, karena pengguna sudah cukup puas atau mengabaikan kinerja sistem yang ada pada posisi ini. Tetapi jika perhitungan rata-rata kesenjangan dari butir pertanyaan bernilai negatif, maka aspek sistem yang berada pada kuadran ini menjadi prioritas ketiga untuk diperbaiki
y Kuadran D : Pada kuadran ini pengguna mempunyai harapan yang rendah terhadap sistem, sedangkan kinerja sistem sudah tinggi. Pada posisi ini perbaikan atau peningkatan kualitas sistem belum perlu dilakukan, tetapi perusahaan perlu mempertahankan kualitas dari sistem. Tetapi jika
perhitungan rata-rata kesenjangan dari butir pertanyaan bernilai negatif, maka aspek sistem yang berada pada kuadran ini menjadi prioritas terakhir untuk diperbaiki
Untuk mengetahui sistem mana yang lebih dipilih atau disukai oleh pengguna, metode yang digunakan adalah membandingkan tingkat kinerja sistem Ad1Sys 2.94 dengan tingkat kinerja terhadap sistem Ad1Sys Online.
Gambar 3-3 Diagram Cartesius Kinerja dan Harapan
3.6. Hipotesis
Dalam penelitian ini akan dirumuskan beberapa hipotesis sesuai dengan variabel-variabel yang digunakan dan kerangka pikir yang sudah dijelaskan di sub bab sebelumnya. Nantinya hipotesis ini akan diuji dengan berbagai pendekatan statistik untuk membentuk kesimpulan yang dibutuhkan sebagai hasil penelitian ini. Rumus untuk hipotesis tingkat kepuasan sistem Ad1Sys Online adalah sebagai berikut :
Hara pan Tinggi Rendah Tinggi Rendah Kinerja A B C D
H0 : µ(KB) > µ(HB) : Pengguna puas dengan kinerja sistem Ad1Sys Online H1 : µ(KB) < µ(HB) : Pengguna tidak puas dengan kinerja sistem Ad1Sys Online Dimana : µ(KB) = kinerja sistem Ad1Sys Online, dan
µ(HB) = harapan pengguna terhadap sistem Ad1Sys Online
Sedangkan rumus untuk hipotesis sistem yang lebih disukai, yaitu antara sistem Ad1Sys 2.94 dan Ad1Sys Online adalah sebagai berikut :
H0 : µ(KL) > µ(KB) : Tidak ada perbedaan kinerja antara kedua sistem atau kinerja sistem Ad1Sys 2.94 lebih baik dari sistem Ad1Sys Online
H1 : µ(KL) < µ(KB) : Ada perbedaan tingkat kepuasan antara kedua sistem atau kinerja Sistem Ad1Sys 2.94 lebih buruk dari sistem Ad1Sys Online
Dimana : µ(KL) = rata-rata kesenjangan sistem Ad1Sys 2.94 µ(KB) = rata-rata kesenjangan sistem Ad1Sys Online
Rumus hipotesis selanjutnya yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara data demografi responden dengan dimensi kepuasan ssitem adalah sebagai berikut :
H0 : Tidak ada hubungan yang signifikan antara demografi responden dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
H1 : Ada hubungan yang signifikan antara demografi responden dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
Ada lima belas hipotesis yang dapat dibuat berdasarkan model penelitian dan rumus hipotesis diatas. Adapun hipotesisnya sebagai berikut :
Hipotesis Perbandingan Kinerja Sistem
a. Hipotesis 1
H0 : Tidak ada perbedaan kinerja antara sistem Ad1Sys 2.94 dengan sistem Ad1Sys Online atau Pengguna menyukai kinerja sistem Ad1Sys 2.94 dari dimensi kemudahan sistem (ease of use)
H1 : Ada perbedaan kinerja antara sistem Ad1Sys 2.94 dengan sistem Ad1Sys Online atau Pengguna tidak menyukai kinerja sistem Ad1Sys 2.94 dari dimensi kemudahan sistem (ease of use)
b. Hipotesis 2
H0 : Tidak ada perbedaan kinerja antara sistem Ad1Sys 2.94 dengan sistem Ad1Sys Online atau Pengguna menyukai kinerja sistem Ad1Sys 2.94 dari dimensi kelengkapan sistem (comprehensiveness)
H1 : Ada perbedaan kinerja antara sistem Ad1Sys 2.94 dengan sistem Ad1Sys Online atau Pengguna tidak menyukai kinerja sistem Ad1Sys 2.94 dari dimensi kelengkapan sistem (comprehensiveness)
c. Hipotesis 3
H0 : Tidak ada perbedaan kinerja antara sistem Ad1Sys 2.94 dengan sistem Ad1Sys Online atau Pengguna menyukai kinerja sistem Ad1Sys 2.94 dari dimensi ketanggapan sistem (responsiveness)
H1 : Ada perbedaan kinerja antara sistem Ad1Sys 2.94 dengan sistem Ad1Sys Online atau Pengguna tidak menyukai kinerja sistem Ad1Sys 2.94 dari dimensi ketanggapan sistem (responsiveness)
d. Hipotesis 4
H0 : Tidak ada perbedaan kinerja antara sistem Ad1Sys 2.94 dengan sistem Ad1Sys Online atau Pengguna menyukai kinerja sistem Ad1Sys 2.94 dari dimensi keakuratan sistem (accuracy)
H1 : Ada perbedaan kinerja antara sistem Ad1Sys 2.94 dengan sistem Ad1Sys Online atau Pengguna tidak menyukai kinerja sistem Ad1Sys 2.94 dari dimensi keakuratan sistem (accuracy)
e. Hipotesis 5
H0 : Tidak ada perbedaan kinerja antara sistem Ad1Sys 2.94 dengan sistem Ad1Sys Online atau Pengguna menyukai kinerja sistem Ad1Sys 2.94 dari dimensi kehandalan sistem (reliability)
H1 : Ada perbedaan kinerja antara sistem Ad1Sys 2.94 dengan sistem Ad1Sys Online atau Pengguna tidak menyukai kinerja sistem Ad1Sys 2.94 dari dimensi kehandalan sistem (reliability)
Hipotesis Sistem Ad1Sys Online
a. Hipotesis 6
H0 : Pengguna puas terhadap sistem Ad1Sys Online ditinjau dari dimensi kemudahan sistem (ease of use)
H1 : Pengguna tidak puas terhadap sistem Ad1Sys Online ditinjau dari dimensi kemudahan sistem (ease of use)
b. Hipotesis 7
H0 : Pengguna puas terhadap sistem Ad1Sys Online ditinjau dari dimensi kelengkapan sistem (comprehensiveness)
H1 : Pengguna tidak puas terhadap sistem Ad1Sys Online ditinjau dari dimensi kelengkapan sistem (comprehensiveness)
c. Hipotesis 8
H0 : Pengguna puas terhadap sistem Ad1Sys Online ditinjau dari dimensi ketanggapan sistem (responsiveness)
H1 : Pengguna tidak puas terhadap sistem Ad1Sys Online ditinjau dari dimensi ketanggapan sistem (responsiveness)
d. Hipotesis 9
H0 : Pengguna puas terhadap sistem Ad1Sys Online ditinjau dari dimensi keakuratan sistem (accuracy)
H1 : Pengguna tidak puas terhadap sistem Ad1Sys Online ditinjau dari dimensi keakuratan sistem (accuracy)
e. Hipotesis 10
H0 : Pengguna puas terhadap sistem Ad1Sys Online ditinjau dari dimensi kehandalan sistem (reliability)
H1 : Pengguna tidak puas terhadap sistem Ad1Sys Online ditinjau dari dimensi kehandalan sistem (reliability)
Hipotesis Demografi Responden
a. Hipotesis 11
H0 : Tidak ada hubungan yang signifikan antara usia responden dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
H1 : Ada hubungan yang signifikan antara usia responden dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
b. Hipotesis 12
H0 : Tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin responden dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
H1 : Ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin responden dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
c. Hipotesis 13
H0 : Tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan terakhir dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
H1 : Ada hubungan yang signifikan antara pendidikan terakhir dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
d. Hipotesis 14
H0 : Tidak ada hubungan yang signifikan antara lama responden bekerja dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
H1 : Ada hubungan yang signifikan antara lama responden bekerja dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
e. Hipotesis 15
H0 : Tidak ada hubungan yang signifikan antara jabatan responden dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
H1 : Ada hubungan yang signifikan antara jabatan responden dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
f. Hipotesis 16
H0 : Tidak ada hubungan yang signifikan antara lama menjabat pada jabatan terakhir responden dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
H1 : Ada hubungan yang signifikan antara lama menjabat pada jabatan terakhir responden dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
g. Hipotesis 17
H0 : Tidak ada hubungan yang signifikan antara frekuensi responden menggunakan sistem Ad1Sys Online dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online
H1 : Ada hubungan yang signifikan antara frekuensi responden menggunakan sistem Ad1Sys Online dengan tingkat kepuasan terhadap sistem Ad1Sys Online