• Tidak ada hasil yang ditemukan

Akuntansi Keuangan Menengah II

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Akuntansi Keuangan Menengah II"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

Modul ke:

Fakultas

Program Studi

11

Ekonomi dan Bisnis Akuntansi

Mariyam Chairunisa, SE, M.Ak

Akuntansi Keuangan Menengah II

Sewa, Akuntansi Sewa bagi Lessee, Penyajian dan Pengungkapan

www.mercubuana.ac.id

(2)

Sewa

Sewa adalah perjanjian kontraktual antara lessor dan lessee, yang memberikan hak kepada lessee untuk menggunakan

properti tertentu, dimiliki oleh lessor, untuk jangka waktu tertentu.

Aset tetap selain dibeli dapat disewa dari pihak lain:

 Sewa operasi / operating lease

 Sewa pembiayaan / capital lease

Atas diperolehnya hak tersebut, lessee diharuskan

melakukan pembayaran kepada lessor

(3)

Sewa

Keuntungan dari Leasing:

a. Pembiayaan 100% dengan bunga tetap.

b. Perlindungan terhadap keusangan.

c. Fleksibilitas.

d. Pembiayaan tidak mahal.

e. Keuntungan pajak.

f. Pembiayaan off-balance-sheet.

Kelompok terbesar peralatan yang disewa meliputi:

 Peralatan teknologi informasi

 Transportasi (truk, pesawat udara, kereta api)

 Konstruksi

 Pertanian

(4)

Sewa

Sifat Konseptual dari Sewa

 Sewa Pembiayaan (Finance/capital Lease) adalah sewa yang mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu aset. Hak milik pada akhirnya dapat dialihkan, dapat juga tidak dialihkan (par. 8)

 Sewa Operasi (Operating Lease) adalah sewa yang tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset (par. 8)

Klasifikasi sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi didasarkan pada substansi transaksi dan bukan pada

bentuk kontraknya.

(5)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Jika lessee mengkapitalisasi sewa, lessee mencatat aset dan kewajiban yang umumnya sama dengan nilai kini dari pembayaran sewa.

 Mencatat depresiasi pada aset yang disewakan.

 Memperlakukan pembayaran sewa yang terdiri dari bunga dan pokok.

Sewa Pembiayaan

(6)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Untuk sewa pembiayaan, IASB telah mengidentifikasi empat kriteria.

1. Sewa mengalihkan kepemilikan properti kepada lessee.

2. Sewa memiliki opsi pembelian pada harga yang cukup rendah.

3. Periode sewa mencakup sebagian besar umur ekonomi aset meskipun hak milik tidak dialihkan.

4. Nilai kini dari jumlah pembayaran sewa minimum secara substansial mendekati nilai wajar aset sewaan.

Sewa yang TIDAK memenuhi salah satu dari empat kriteria

dicatat sebagai sewa operasi.

(7)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Pengakuan Aset dan Liabilitas

Pada sewa pembiayaan, lessee mengakui aset dan liabilitas di awal masa sewa sebesar nilai terendah antara nilai wajar aset sewaan atau sebesar

nilai kini dari pembayaran sewa minimum.

Nilai aset dan nilai liabilitas diakui pada nilai yang sama, kecuali jika terdapat uang muka atas sewa, maka liabilitas diakui setelah dikurangi

uang muka.

Sebagai contoh, Jika nilai wajar aset adalah Rp. 200.000.000 dan nilai kini pembayaran sewa minimum adalah sebesar Rp. 196.000.000, maka

jurnal yang dicatat adalah sebagai berikut:

Pengakuan Awal dan Pengukuran

Aset Sewa Pembiayaan (Lease Equipment) 196.000.000

Liabilitas Sewa Pembiayaan (Lease Liability) 196.000.000

(8)

Jika nilai wajar aset adalah Rp. 196.000.000 dan lessee sudah membayar uang muka sebesar Rp. 50.000.000, maka

jurnalnya adalah sebagai berikut:

Aset Sewa Pembiayaan 196.000.000

Uang Muka Sewa 50.000.000

Liabilitas Sewa Pembiayaan 146.000.000

(9)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Aset dan Kewajiban Tercatat lebih rendah dari:

1. nilai kini dari pembayaran sewa minimum (tidak termasuk biaya eksekutori) atau

2. nilai pasar wajar dari aset sewaan pada awal sewa.

Periode Penyusutan

 Jika sewa mengalihkan kepemilikan, depresiasi aset selama umur ekonomis aset.

 Jika sewa tidak mengalihkan kepemilikan, terdepresiasi selama masa sewa.

Aset dan Kewajiban Diakui Secara Berbeda

(10)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Metode Bunga Efektif

Digunakan untuk mengalokasikan setiap pembayaran sewa antara pokok dan bunga.

Konsep Depresiasi

Penyusutan dan pelepasan kewajiban adalah proses

akuntansi independen.

(11)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Ilustrasi: CNH Capital (NLD) (anak perusahaan CNH Global) dan Ivanhoe Mines Ltd. (CAN) menandatangani perjanjian sewa tertanggal 1 Januari 2015, yang menyerukan CNH untuk menyewakan front-end loader ke Ivanhoe mulai 1 Januari 2015 Persyaratan dan ketentuan perjanjian sewa dan data terkait lainnya adalah sebagai berikut.

Jangka waktu sewa adalah lima tahun. Perjanjian sewa tidak dapat dibatalkan, membutuhkan pembayaran sewa yang sama sebesar

$25,981.62 pada awal setiap tahun (dasar anuitas-jatuh tempo).

Loader memiliki nilai yang wajar pada permulaan sewa sebesar $ 100.000, perkiraan umur ekonomis lima tahun, dan tidak ada nilai sisa.

Ivanhoe membayar semua biaya eksekusi langsung kepada pihak ketiga kecuali pajak properti sebesar $ 2.000 per tahun, yang dimasukkan sebagai bagian dari pembayaran tahunannya kepada CNH.

(12)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Sewa tidak mengandung opsi perpanjangan. Loader kembali ke CNH pada saat pemutusan kontrak.

Tingkat pinjaman tambahan Ivanhoe adalah 11 persen per tahun.

Ivanhoe mendepresiasi peralatan serupa yang dimiliki dengan basis garis lurus.

CNH menetapkan sewa tahunan untuk mendapatkan tingkat pengembalian investasi sebesar 10 persen per tahun; Ivanhoe tahu fakta ini.

(13)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Jenis sewa apa ini?

Kriteria Kapitalisasi:

1. Transfer kepemilikan 2. Opsi pembelian murah

3. Periode sewa mencakup sebagian besar umur ekonomi aset.

4. Nilai kini dari pembayaran sewa minimum secara substansial mendekati FMV properti

Lease term = 5 yrs.

Economic life = 5 yrs.

PV = $100,000 FMV = $100,000.

NO NO

YES

YES

(14)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Payment $ 25,981.62

Property taxes (executory cost) - 2,000.00

Minimum lease payment 23,981.62

Present value factor (i=10%,n=5) x 4.16986 PV of minimum lease payments $100.000.00 Computation of Capitalized Lease Payments

Ivanhoe menggunakan suku bunga implisit CNH sebesar 10

persen daripada tingkat pinjaman tambahan sebesar 11

persen karena (1) lebih rendah dan (2) ia tahu tentang itu.

(15)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Ivanhoe records the finance lease on its books on January 1, 2015, as:

Leased Equipment 100,000.00

Lease Liability 100,000.00

Ivanhoe records the first lease payment on January 1, 2015, as follows.

Property Tax Expense 2,000.00

Lease Liability 23,981.62

Cash 25,981.62

(16)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

(17)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Prepare the entry to record accrued interest at December 31, 2015.

Interest Expense 7,601.84

Interest Payable 7,601.84

(18)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Prepare the required on December 31, 2015, to record depreciation for the year using the straight-line method ($100,000 ÷ 5 years).

Depreciation Expense 20,000

Accumulated Depreciation—Leased Equipment 20,000

The liabilities section as it relates to lease transactions at December 31, 2015.

(19)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Ivanhoe records the lease

payment of January 1, 2016, as follows.

Property Tax Expense 2,000.00

Interest Payable 7,601.84

Lease Liability 16,379.78

Cash 25,981.62

(20)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Lessee memberikan sewa untuk periode yang menguntungkan dari penggunaan aset dan mengabaikan, dalam akuntansi, setiap komitmen untuk melakukan pembayaran di masa depan.

Operating Method (Lessee)

Illustration: Assume Ivanhoe accounts for the lease as an operating lease. Ivanhoe records the payment on January 1, 2015, as follows.

Rent Expense 25,981.62

Cash 25,981.62

(21)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Perbedaan menggunakan sewa pembiayaan dengan sewa operasi.

 Peningkatan jumlah utang yang dilaporkan (baik jangka pendek dan jangka panjang).

 Peningkatan jumlah total aset (khususnya aset berumur panjang).

 Penghasilan rendah di awal umur manfaat sewa, oleh karena itu laba ditahan lebih rendah

(22)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Laporan Posisi Keuangan

Pada Sewa Pembiayaan, Lessee mengakui Aset dan Liabilitas sewaan dalam Laporan Posisi Keuangan.

Jika aset sewaan tersebut digunakan untuk kegiatan operasi dapat disajikan sebagai bagian dari aset tetap,

yaitu disajikan sebesar nilai perolehan setelah

dikurangi akumulasi penyusutan pada pada bagian aset tidak lancar.

Penyajian dan Pengungkapan

(23)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Laporan Posisi Keuangan

Liabilitas sewaan disajikan terpisah menurut jatuh temponya. Bagian liabilitas yang akan jatuh tempo kurang dari 1 tahun sejak tanggal pelaporan disajikan

sebagai liabilitas lancar dan sisanya disajikan sebagai

liabilitas tidak lancar (Jangka panjang).

(24)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Laporan Laba Rugi

Pada sewa pembiayaan, lessee mengakui beban penyusutan dan beban bunga dalam laporan laba rugi, kecuali jika beban tersebut dimasukan dalam

jumlah tercatat aset lainnya.

Misalnya, jika aset sewaan digunakan dalam kegiatan administrasi dan pemasaran, maka beban penyusutan

disajikan dalam kelompok beban operasi pada Laporan Laba Rugi. Namun jika digunakan dalam proses produksi, maka beban penyusutan dimasukan

ke dalam nilai perolehan persediaan

(25)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Pengakuan Beban

Perlakuan akuntansi untuk sewa operasi sangat sederhana karena lesse hanya perlu mengakui beban atas pembiayaan sewa dengan dasar garis lurus selama

masa sewa kecuali terdapat dasar sistematis lain yang dapat lebih mencerminkan pola waktu dari manfaat

aset yang dinikmati pengguna.

Pengakuan dan Pengukuran

Beban Sewa xxxxx

Kas xxxxx

Sewa Operasi

(26)

Akuntansi Sewa Bagi Lessee

Pengukuran Beban

Pada dasarnya, nilai beban sewa diukur berdasarkan jumlah pembayaran sewa yang dilakukan oleh Lessee.

Penyajian dan Pengungkapan

Pada sewa operasi, lessee mengakui beban sewa dalam Laporan Laba Rugi, kecuali jika beban tersebut

dimasukkan dalam jumlah tercatat aset lainnya.

(27)

Latihan

BE21-1 s.d BE21-5 BE21-9 Kelompok

E21-1, E21-2 dan E21-3

(28)

Terima Kasih

Mariyam Chairunisa, SE, M.Ak

Referensi

Dokumen terkait

Pelayanan publik sebagai salah satu fungsi utama pemerintah adalah upaya untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat atas pengadaan barang dan jasa yang diperlukan oleh

Sedangkan DSN berwenang : (1) Mengeluarkan fatwa yang mengikat Dewan Pengawas Syariah dimasing-masing lembaga keuangan syariah dan menjadi dasar tindakan hukum pihak

Aplikasi Tata Arsip Pribadi Dosen menggunakan Manajemen Folder di Politeknik Negeri Bali ini dirancang dengan pengaturan penyimpanan file dengan format PDF dengan

Hal ini sejalan dengan Chassin (2000) menerangkan hasil penelitiannya, bahwa perilaku merokok dimulai pada usia remaja dan dalam perkembangannya menunjukkan

Cerebritis menunjukkan tahap pembentukan abses dan infeksi bakteri yang sangat merusak jaringan otak, sedangkan ensefalitis akut umumnya infeksi virus dengan

Bermain, berlari, dan melakukan aneka kegiatan fisik bukan hanya membuat anak sehat dan bahagia, tetapi juga menambahkan oksigen pada otak yang membuat otak

Tujuan dari penulisan ini adalah membantu guru sekolah dasar dalam membuat bahan ajar berbasis seni dan budaya dengan teknik montase, sehingga diperoleh suatu hasil

Hampir tidak ada lagi hambatan masuk pasar bagi negara-negara anggota WTO, penetapan tarif sebagai alat memproteksi produk asing untuk masuk ke pasar domestik