• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI 31 MARET 2010 dan 2009 < Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI 31 MARET 2010 dan 2009 < Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >"

Copied!
72
0
0

Teks penuh

(1)

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI

31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

Catatan 2010 2009

ASET

ASET LANCAR

Kas dan setara kas 2c, 2k, 3, 19 4,715,359,060 4,416,066,912

Piutang

Usaha - setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar

Rp 734.110.915 pada tahun 2010 dan

Rp 435.833.736 pada tahun 2009 2d, 4 7,844,909,547 1,237,487,279

Lain-lain 90,450,000 21,858,300

Persediaan - bersih 2f, 5 49,659,107,715 18,974,851,166

Biaya dibayar di muka 2g 2,546,413,530 1,167,250,284

JUMLAH ASET LANCAR 64,856,239,852 25,817,513,941

ASET TIDAK LANCAR

Aset pajak tangguhan - bersih 2m, 10 1,879,633,492 1,711,164,561

Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 29.068.766.162 pada tahun 2010 dan Rp 27.980.846.813

pada tahun 2009 2h, 6 23,285,240,013 23,618,639,595

Aset dari operasi dalam penghentian,

bersih 532,768,163 532,768,163

Aset lain-lain 2e, 2g, 7, 10 329,192,248 993,904,194

JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 26,026,833,916 26,856,476,513

JUMLAH ASET 90,883,073,768 52,673,990,454

(2)

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan .

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI (lanjutan)

31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

Catatan 2010 2009

KEWAJIBAN DAN EKUITAS KEWAJIBAN

KEWAJIBAN LANCAR

Hutang bank 2k, 6, 8, 19 56,968,750,000 28,937,500,000

Hutang

Usaha 2e 922,226,650 996,926,000

Lain-lain 15,389,995 51,263,171

Biaya masih harus dibayar 2k, 9, 19 464,113,633 430,309,102

Hutang pajak 2m, 10 32,743,522 28,768,698

Pendapatan yang ditangguhkan 2j 668,393,900 723,497,259

Jumlah Kewajiban Lancar 59,071,617,700 31,168,264,230

KEWAJIBAN TIDAK LANCAR

Penyisihan imbalan kerja 6,435,826,845 6,142,399,289

Jaminan dari penyewa 11 725,677,750 709,292,350

Jumlah Kewajiban Tidak Lancar 7,161,504,595 6,851,691,639

JUMLAH KEWAJIBAN 66,233,122,295 38,019,955,869

(3)

SELISIH LEBIH NILAI AKTIVA BERSIH ATAS BIAYA PEROLEHAN ANAK PERUSAHAAN -

Bersih 2i, 12 121,793,985 153,566,327

HAK MINORITAS ATAS AKTIVA BERSIH 2b

ANAK PERUSAHAAN YANG DIKONSOLIDASI 317,698 317,700

EKUITAS Modal saham

Modal dasar - 200.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 500 per saham Modal ditempatkan dan disetor penuh -

76.000.000 saham 13 38,000,000,000 38,000,000,000

Agio saham 8,080,485,432 8,080,485,432

Defisit 21 (21,552,645,642) (31,580,334,874)

Jumlah Ekuitas 24,527,839,790 14,500,150,558

JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 90,883,073,768 52,673,990,454

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan .

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

Catatan 2010 2009

PENDAPATAN BERSIH 2j, 14 17,428,821,418 5,274,587,124

BEBAN POKOK PENDAPATAN 2j, 15 13,909,128,727 3,959,400,489

(4)

LABA KOTOR 3,519,692,691 1,315,186,635

BEBAN USAHA 2j, 16

Penjualan 2,279,904,244 1,806,953,215

Umum dan administrasi 20 436,677,800 347,562,800

Jumlah Beban Usaha 2,716,582,044 2,154,516,015

LABA (RUGI) USAHA 803,110,647 (839,329,380)

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN

Laba (rugi) selisih kurs - bersih 2k 1,815,092,000 (1,562,500,000)

Penghasilan bunga 3 32,317,271 56,228,518

Amortisasi selisih lebih nilai aktiva bersih atas

biaya perolehan Anak perusahaan - bersih 2i, 12 7,943,086 7,943,086

Beban bunga 8 (98,088,286) (187,853,278)

Lain-lain - bersih (1,907,054) 448,982,751

Penghasilan (Beban) Lain-lain - Bersih 1,755,357,017 (1,237,198,923)

LABA (RUGI) SEBELUM BEBAN PAJAK 2,558,467,664 (2,076,528,303)

BEBAN PAJAK 2m, 10

Tahun berjalan (138,850,441) (54,436,300)

Tangguhan 17,570,651 23,472,703

Jumlah Beban Pajak (121,279,790) (30,963,597)

LABA (RUGI) SEBELUM HAK MINORITAS

ATAS RUGI BERSIH ANAK PERUSAHAAN 2,437,187,874 (2,107,491,900)

HAK MINORITAS ATAS RUGI BERSIH

ANAK PERUSAHAAN 2b (13) (15)

LABA (RUGI) BERSIH 2,437,187,861 (2,107,491,915)

LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM DASAR 2n 32 (28)

(5)

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan .

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

Modal Ditempatkan dan

Catatan Disetor Penuh Agio Saham Defisit Ekuitas - Bersih

Saldo per 31 Desember 2008 38,000,000,000 8,080,485,432 (29,472,842,959) 16,607,642,473

Rugi bersih 21 - - (2,107,491,915) (2,107,491,915)

Saldo per 31 Maret 2009 13, 21 38,000,000,000 8,080,485,432 (31,580,334,874) 14,500,150,558

Saldo per 31 Desember 2009 38,000,000,000 8,080,485,432 (23,989,833,503) 22,090,651,929

Rugi bersih 21 - 2,437,187,861 2,437,187,861

Saldo per 31 Maret 2010 13, 21 38,000,000,000 8,080,485,432 (21,552,645,642) 24,527,839,790

(6)

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan .

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

Catatan 2010 2009

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan kas dari pelanggan 18,689,513,682 8,220,766,063

Pembayaran kas untuk:

Pemasok (20,111,159,907) (8,719,972,963)

Beban usaha (3,935,149,294) (2,223,837,677)

Kas yang diperoleh dari (digunakan untuk)

aktivitas operasi (5,356,795,519) (2,723,044,577)

Penerimaan kas dari:

Penghasilan bunga 32,317,271 56,228,518

Tagihan pajak penghasilan 10 525,541,460 779,576,874

Lain-lain 2,199,446 441,608,626

Pembayaran kas untuk:

Beban bunga (98,088,286) (187,853,278)

Pajak (390,935,476) (851,781,944)

Kas Bersih yang Diperoleh dari

(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (5,285,761,104) (2,485,265,781)

(7)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Hasil penjualan aktiva tetap - 455,414,815

Perolehan aktiva tetap 6 (284,175,514) (179,664,196)

Penambahan aktiva lain-lain - -

Kas Bersih yang Digunakan untuk

Aktivitas Investasi (284,175,514) 275,750,619

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Penambahan hutang bank 8 - -

Pembayaran hutang bank 8 - -

Kas Bersih yang Diperoleh dari

Aktivitas Pendanaan - -

KENAIKAN (PENURUNAN)

KAS DAN SETARA KAS (5,569,936,618) (2,209,515,162)

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 3 10,285,295,678 6,625,582,074

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 3 4,715,359,060 4,416,066,912

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan .

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

(8)

1 UMUM

a. Pendirian Perusahaan

PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (Perusahaan) didirikan dengan nama PT Konica Cemerlang berdasarkan akta notaris James Herman Rahardjo, S.H/ No. 27 tanggal 7 Oktober 1987. Berdasarkan akta notaris No. 100 dari notaris yang sama tanggal 27 April 1988, Perusahaan mengubah namanya menjadi PT. Perdana Bangun Pusaka. Perubahan ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Kepotusan No, C2-4750.HT. 01.01. TH 88 tanggal 3 Juni 1988, didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan No. 86/Leg/1988 dan No. 154/Leg/1988 tanggal 16 Juni 1988 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 46 Tambahan No. 2030 tanggal 8 Juni 1990 .

Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dalam Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 26 Juni 2008 yang diaktakan dengan akta notaris Nyonya Poerbaningsih Adi Warsito, S.H. No. 88 tanggal 26 Juni 2008 mengenai perubahan Anggaran Dasar Perusahaan untuk menyesuaikan dengan Undang-undang No.40 Tahun 2007 Perseroan Terbatas. Perubahan terakhir anggaran dasar ini mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-86536 AH.01.02-th-08 tanggal 17 November 2008 .

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatannya meliputi:

I. Menjalankan usaha-usaha khususnya di bidang pengolahan film, industri alat-alat perlengkapan fotografi, kertas fotografi dan kamera, serta di bidang perfilman.

II. Menjalankan perdagangan impor dan ekspor, bertindak sebagai perwakilan, agen, distributor dari badan-badan dan perusahaan-perusahaan lain, baik dari dalam maupun luar negeri.

IIII. Menjalankan usaha-usaha di bidang perindustrian, pembangunan, pertambangan, pengangkutan, pertanian, peternakan, pergudangan dan percetakan.

Perusahaan mulai beroperasi komersial pada tahun 1987.

Perusahaan saat ini bergerak di bidang penjualan dan distribusi produk-produk fotografi. Perusahaan dan Anak perusahaan berdomisili di Jakarta, sedangkan depot-depot/perwakilan-perwakilan yang dimiliki atau disewa oleh Perusahaan tersebar di 14 wilayah geografis di Indonesia. Perusahaan beralamat di Jalan Gunung Sahari 78, Jakarta 10610.

b. Penawaran Umum Efek Perusahaan

Pada tanggal 20 Juli 1995, dengan surat BAPEPAM No. S-965/PM/1995, Perusahaan menawarkan kepada masyarakat 23.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp 500 per saham dan harga jual Rp 950 per saham. Pada tanggal 22 Agustus 1995, seluruh saham tercatat pada Bursa Efek Indonesia.

saham Perusahaan hanya dicatatkan pada BEJ.

(9)

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

1 UMUM ( lanjutan )

c. Struktur Perusahaan dan Anak Perusahaan

Struktur Perusahaan dan Anak perusahaan adalah sebagai berikut:

Jumlah Aktiva

Perusahaan Kegiatan Pokok Tahun Mulai Persentase (Dalam Jutaan

Operasi Komersial Pemilikan Rupiah)

2010 2009

PT Perdana Bangun Pusaka TbkPenjualan dan distribusi produk- 1987 - 95,756 57,472

( PBP ) - Induk Perusahaan produk fotografi

PT Perdana Liga Prima (PLP) Manufaktur film dan kertas foto 1991 99.99% 2,228 2,225

PT Perdana Adiloka (PAL) Menyewakan ruang gedung

perkantoran 1993 99.99% 12,643 12,628

d. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan

Berdasarkan akta notaris Nyonya Maria Theresia Suprapti, S.H., notaris pengganti dari Nyonya Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., No. 95 tanggal 28 Juni 2001, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris Dewan Direksi

1. Lukman Kolim - Presiden Komisaris 1. Beng Irawan - Presiden Direktur Presiden Direktur

2. Lukman Roswita - Komisaris 2. Rudy Lauw - Direktur Direktur

3. Yustino Nirjana - Komisaris (Independen) 3. Buntaran Gondomartono - Direktur Direktur

Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan tanggal 18 Desember 2001, susunan anggota Komite Audit adalah sebagai berikut:

(10)

Komite Audit

1. Yustino Nirjana - Ketua 2. Djunaedy Nauli - Anggota

3. Hermawan - Anggota

Gaji dan manfaat kesejahteraan untuk komisaris dan direksi Perusahaan adalah masing-masing sebesar Rp 235 juta dan Rp. 187 juta pada tahun 2010 dan 2009.

Pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009, Perusahaan dan Anak perusahaan mempekerjakan 184 dan 206 orang karyawan tetap . ( tidak diaudit ).

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI

a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasi

Laporan keuangan konsolidasi terlampir disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, yaitu Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) tentang pedoman penyajian laporan keuangan perusahaan publik.

Laporan keuangan konsolidasi disusun berdasarkan konsep biaya perolehan, kecuali untuk persediaan yang dinyatakan sebesar nilai terendah anatara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih.

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI ( lanjutan )

Laporan arus kas konsolidasi menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung.

Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasi adalah Rupiah.

b. Prinsip-prinsip Konsolidasi

Laporan keuangan konsolidasi meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Anak perusahaan (lihat Catatan 1c).

Pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009, jumlah aktiva PLP dan PAL ( lihat Catatan 1c ) masing-masing mencerminkan 16 % dan 28 % terhadap jumlah aktiva konsolidasi untuk kedua tahun tersebut.

(11)

Bagian hak minoritas atas ekuitas dari Anak perusahaan disajikan dalam akun "Hak Minoritas atas Aktiva Bersih Anak Perusahaan yang Dikonsolidasi" dalam neraca konsolidasi.

Seluruh saldo akun dan transaksi yang signifikan antar perusahaan yang dikonsolidasi telah dieliminasi.

c. Setara Kas

Deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atas hutang diklasifikasikan sebagai "Setara Kas".

d. Penyisihan Piutang Ragu-ragu

Perusahaan dan Anak perusahaan menetapkan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan penelaahan terhadap keadaan akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun. Piutang dihapuskan pada saat piutang tersebut tidak tertagih lagi.

e. Transaksi dengan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa

Perusahaan dan Anak perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 7, "Pengungkapan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa".

Seluruh transaksi signifikan yang berkaitan dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa, baik yang dilakukan dengan maupun tidak dengan persyaratan dan kondisi yang normal sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga telah diungkapkan pada catatan atas laporan keuangan konsolidasi .

f. Persediaan

Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih ( the lower of cost or net realizable value ). Biaya perolehan ditentukan dengan metode "masuk pertama, keluar pertama (FIFO)". Perusahaan dan Anak perusahaan menetapkan penyisihan persediaan usang berdasarkan penelaahan terhadap kondisi persediaan pada akhir tahun.

g. Biaya Dibayar di Muka

Biaya dibayar di muka dibebankan pada operasi selama masa manfaat masing-masing biaya. Biaya dibayar di muka yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun disajikan sebagai bagian dari "Aktiva Lain-lain".

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

(12)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI ( lanjutan ) h. Aset Tetap

Sebelum tanggal 1 Januari 2008, aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan (kecuali tanah yang tidak disusutkan). Efektif 1 Januari 2008, Perusahaan dan Anak Perusahaan menerapkan PSAK No.16 (Revisi 2007) "Aset Tetap", yang menggantikan PSAK No.16 (1994). "Aset Tetap dan Aset lain-lain" dan PSAK No. 17 (1994), "Akuntansi Penyusutan". Berdasarkan PSAK No.16 (Revisi 2007) suatu entitas harus memilih model biaya (cost model) atau model revaluasi ( revaluation model ) sebagai kebijakan akuntansi pengukuran atas aset tetap. Perusahaan dan Anak Penusahaan telah memilih untuk menggunakan model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya.

Penerapan PSAK revisi ini tidak menimbulkan dampak yang signifikan terhadap laporan keuangan Perusahaan konsolidasi .

Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:

Tahun

Bangunan dan prasarana 20

Mesin 10

Peralatan dan perabotan kantor 5

Kendaraan 5

Hak atas tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak diamortisasi. Biaya-biaya tertentu sehubungan dengan perolehan atau perpanjangan hak pemilikan tanah, ditangguhkan dan diamortisasi sepanjang periode hak atas tanah atau umur ekonomis tanah, mana yang lebih pendek dan dicatat sebagai "Aset lain-lain" pada neraca konsolidasi.

Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada operasi pada saat terjadinya; pemugaran dan penambahan dalam jumlah signifikan dan mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun dikapitalisasi. Aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau dijual, biaya perolehan serta akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan .

Berdasarkan PSAK No.48 "Penurunan Nilai Aset" jumlah aset yang dapat dipulihkan kembali diestimasi pada saat kejadian atau perubahan mengindikasikan bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat diperoleh kembali. Penurunan nilai aset diakui sebagai rugi pada laporan laba rugi konsolidasi;

Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari "Aset tetap" di neraca konsolidasi. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tetap tersebut selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan.

i. Selisih Lebih Nilai Aset Bersih atas Biaya Perolehan Anak Perusahaan

Selisih lebih nilai aset bersih atas biaya perolehan Anak perusahaan pada tanggal pemilikan diamortisasi selama 20 ( dua puluh ) tahun sampai dengan tahun 2014 dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method).

j. Pengakuan Pendapatan dan Beban

Pendapatan atas penjualan barang diakui pada saat barang diserahkan kepada distributor/pelanggan. Beban diakui pada saat terjadinya.

(13)

Pada Anak perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan ruang gedung perkantoran, pendapatan atas sewa ruang kantor dan parkir serta jasa pemeliharaan yang diterima di muka ditangguhkan dan diakui sebagai pendapatan sesuai dengan jangka waktu perjanjian sewa.

k. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam nilai mata uang Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal neraca, aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut dan laba atau rugi kurs yang terjadi

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI ( lanjutan )

k. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing ( lanjutan ) dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan.

Pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009, kurs yang digunakan masing-masing adalah Rp 9.115 dan Rp 11.575 untuk 1 Dollar Amerika Serikat berdasarkan kurs tengah transaksi wesel ekspor dan uang kertas yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

l. Informasi Segmen

Sesuai PSAK No. 5 (Revisi 2000), "Pelaporan Segmen", segmen usaha menyajikan informasi produk atau jasa yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen usaha lain. Segmen geografis menyajikan informasi produk atau jasa pada wilayah ekonomi tertentu yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang beroperasi pada wilayah ekonomi lain.

Perusahaan dan Anak perusahaan mengelompokkan segmen usaha menjadi tiga jenis industri yaitu manufaktur, perdagangan produk-produk fotografi yang diselenggarakan di 16 wilayah geografis di Indonesia ( lihat Catatan 1 dan 18c), serta penyewaan ruang gedung perkantoran.

m. Penghasilan atau Beban Pajak

Informasi produk atau jasa pada wilayah ekonomi tertentu yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda Beban pajak tahun berjalan dihitung berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak dalam tahun yang bersangkutan.

Sesuai dengan PSAK No. 46 "Akuntansi Pajak Penghasilan", penangguhan pajak penghasilan dilakukan untuk

(14)

mencerminkan pengaruh pajak atas beda waktu antara pelaporam komersial dan fiskal dan akumulasi kompensasi rugi fiskal.

Mulai tahun 2002, penghasilan Anak perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan ruang gedung perkantoran dikenakan pajak yang bersifat final dengan tarif 10%.

Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak ( SKP ) diterima atau jika Perusahaan mengajukan keberatan pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.

n. Laba (Rugi) per Saham Dasar

Laba (rugi) usaha per saham dasar dan laba (rugi) bersih per saham dasar dihitung dengan membagi masing-masing laba (rugi) usaha dan laba (rugi) bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang dari saham ditempatkan dan disetor penuh yaitu sejumlah 76.000.000 saham masing-masing pada tahun 2010 dan 2009 .

o. Penggunanaan estimasi

Penyusunan laporan keuangan konsolidasi sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia mengharuskan manajemen membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan. Dengan adanya ketidak pastian yang melekat dalam pembuatan estimasi, hasil sesungguhnya yang dilaporkan di masa mendatang dapat berbeda dengan estimasi tersebut.

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

3. KAS DAN SETARA KAS Akun ini terdiri dari:

2010 2009

Kas 442,678,946 298,926,217

Bank

PT Bank Central Asia Tbk 625,635,316 282,662,497

(15)

PT Bank CIMB Niaga Tbk (dahulu Bank Lippo Tbk) 514,440,053 178,814,989

PT Bank Mega Tbk 601,423,534 316,466,912

PT Bank Danamon Indonesia Tbk 147,325,791 224,246,406

PT Bank Permata Tbk (dahulu PT Bank Bali Tbk) 5,895,689 130,113,554

PT Bank Mandiri 59,745,796 37,198,047

PT Bank Artha Prima - 46,631,482

ING N.V, Singapura

(US$ 21.189,90 pada tahun 2010 dan

US$ 28.164,74 pada tahun 2009) 193,145,956 326,006,808

Jumlah 2,147,612,135 1,542,140,695

Setara kas - deposito berjangka

PT Bank Mega Tbk 2,125,067,979 2,575,000,000

2,125,067,979 2,575,000,000

Jumlah 4,715,359,060 4,416,066,912

Suku bunga tahunan deposito berjangka dalam mata uang Rupiah berkisar antara 7.5% sampai dengan 13% pada tahun 2010 dan antara 8.5% sampai dengan 13% pada tahun 2009.

4. PIUTANG USAHA

Akun ini terdiri dari piutang usaha kepada pihak ketiga yang berasal dari penjualan:

2010 2009

Produk fotografi dan lainnya

Depot-depot 8,574,258,690 1,673,321,015

Lain - Lain 4,761,772 -

Jumlah 8,579,020,462 1,673,321,015

Dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu 734,110,915 435,833,736

Bersih 7,844,909,547 1,237,487,279

Perubahan penyisihan piutang ragu-ragu adalah sebagai berikut:

2010 2009

Saldo awal 734,110,915 435,833,736

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal

(16)

31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

4. PIUTANG USAHA ( lanjutan )

2010 2009

Penyisihan (pembukuan kembali) piutang ragu-ragu

Saldo akhir 734,110,915 435,833,736

Analisa umur piutang usaha adalah sebagai berikut:

2010 2009

Persentase Persentase

Umur (hari) Jumlah dari Jumlah Jumlah dari Jumlah

1 - 60 5,830,474,868 67.97% 938,504,735 56.09%

61 - 90 826,153,232 9.63% 293,500,506 17.54%

91 - 360 1,527,184,072 17.80% 187,602,169 11.21%

> 361 395,208,290 4.61% 253,713,605 15.16%

Jumlah 8,579,020,462 100.00% 1,673,321,015 100.00%

Berdasarkan hasil penelaahan keadaan akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun, manajemen Perusahaan dan Anak perusahaan berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu yang dibentuk cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009.

5. PERSEDIAAN Akun ini terdiri dari:

2010 2009

Kertas fotografi 33,116,780,890 8,947,131,847

Film 1,379,371,346 393,864,696

Kamera, bingkai dan barang jadi lainnya 18,841,640 32,046,610

Mesin cuci cetak (minilab) dan suku cadang 3,706,597,801 2,563,041,409

Bahan kimia 1,751,247,246 3,232,312,352

Jumlah 39,972,838,923 15,168,396,914

Dikurangi penyisihan persediaan usang 1,594,847,930 1,530,958,977

(17)

Bersih 38,377,990,993 13,637,437,937

Barang impor dalam perjalanan 11,281,116,722 5,337,413,229

Jumlah 49,659,107,715 18,974,851,166

Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas risiko kebakaran dan risiko lainnya (lihat Catatan 6).

Berdasarkan analisa atas kondisi persediaan pada akhir tahun, manajemen Perusahaan dan Anak perusahaan berpendapat bahwa penyisihan persediaan usang adalah cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian dari persediaan usang yang tidak dapat dijual.

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

6. ASET TETAP Akun ini terdiri dari:

2010

Saldo Awal Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir

Reklasifikasi Reklasifikasi Biaya Perolehan

Pemilikan Langsung

Hak atas tanah 17,741,653,902 - - 17,741,653,902

Bangunan dan prasarana 18,930,081,079 - - 18,930,081,079

Mesin 8,176,932,041 - - 8,176,932,041

Peralatan dan perabotan kantor 2,892,304,176 140,125,514 - 3,032,429,690

Kendaraan 4,328,859,463 144,050,000 - 4,472,909,463

Jumlah Biaya Perolehan 52,069,830,661 284,175,514 - 52,354,006,175

Akumulasi Penyusutan Pemilikan Langsung

Bangunan dan prasarana 14,816,545,099 204,913,224 - 15,021,458,323

Mesin 8,043,508,333 11,799,940 - 8,055,308,273

Peralatan dan perabotan kantor 2,483,367,724 36,816,933 - 2,520,184,657

Kendaraan 3,398,837,716 72,977,193 - 3,471,814,909

Jumlah Akumulasi Penyusutan 28,742,258,872 326,507,290 - 29,068,766,162

(18)

Nilai Buku 23,327,571,789 23,285,240,013

2009

Saldo Awal Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir

Reklasifikasi Reklasifikasi Biaya Perolehan

Pemilikan Langsung

Hak atas tanah 18,035,883,902 - 200,000,000 17,835,883,902

Bangunan dan prasarana 19,185,851,079 - 200,000,000 18,985,851,079

Mesin 8,141,432,041 66,914,671 - 8,208,346,712

Peralatan dan perabotan kantor 2,772,545,433 14,296,000 - 2,786,841,433

Kendaraan 3,782,563,282 - - 3,782,563,282

Jumlah Biaya Perolehan 51,918,275,737 81,210,671 400,000,000 51,599,486,408

Akumulasi Penyusutan Pemilikan Langsung

Bangunan dan prasarana 14,187,156,705 237,275,063 180,416,667 14,244,015,101

Mesin 7,993,989,768 64,601,643 - 8,058,591,411

Peralatan dan perabotan kantor 2,263,005,230 65,904,799 - 2,328,910,029

Kendaraan 3,273,461,915 75,868,357 - 3,349,330,272

Jumlah Akumulasi Penyusutan 27,717,613,618 443,649,862 180,416,667 27,980,846,813

Nilai Buku 24,200,662,119 23,618,639,595

Beban penyusutan yang dibebankan pada operasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009 adalah masing-masing sebesar Rp 326.507.290 dan Rp 443.649.862.

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

6. ASET TETAP ( lanjutan )

Hak atas tanah yang berlokasi di Jalan Urip Sumohardjo, Surabaya dan Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta, memiliki hak pakai yang telah habis masa berlakunya pada tahun 1981. Hak atas tanah tersebut tidak dapat diperpanjang lagi, karena lokasi tersebut akan digunakan untuk kepentingan lain oleh pemerintah. Sampai dengan tanggal 18 Maret 2004 ( tanggal laporan auditor independen ), tanah tersebut masih digunakan oleh Perusahaan dan Perusahaan akan meneruskan penggunaan tanah tersebut sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari Pemerintah. Pada tanggal 31 Maret 2010 dan

(19)

dan 2009, nilai buku dari hak atas tanah dan bangunan tersebut adalah masing-masing sebesar Rp 620.676.625 dan dan Rp. 629.992.125. Hak atas tanah selain yang tersebut di atas merupakan Hak Guna Bangunan (HGB) yang berlaku selama 20 dan 30 tahun. Hak atas tanah tersebut akan berakhir pada berbagai tanggal antara tahun 2010 sampai dengan 2029 dan dapat diperbaharui/diperpanjang.

Aset tetap pemilikan langsung, kecuali tanah, serta persediaan (lihat Catatan 5) telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 40.000.000.000.

Manajemen Perusahaan dan Anak perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aktiva yang dipertanggungkan.

Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009.

7. ASET LAIN-LAIN Akun ini terdiri dari:

2010 2009

Taksiran tagihan pajak (lihat Catatan 10) 160,628,778 785,356,015

Sewa dibayar di muka - jangka panjang 5,216,746 20,867,006

Pinjaman karyawan 44,490,000 62,653,700

Beban ditangguhkan - bersih 68,906,724 75,077,473

Lain-lain 49,950,000 49,950,000

Jumlah 329,192,248 993,904,194

8. HUTANG BANK

Akun ini terdiri dari hutang bank yang diperoleh dari:

2010 2009

ING N.V., Singapura

< US$ 5.500.000 pada tahun 2010 dan

US$ 2.770.000 pada tahun 2009> 50,132,500,000 28,937,500,000

Bank Mega, Jakarta

< US$ 750.000 pada tahun 2010 dan

US$ 0 pada tahun 2009> 6,836,250,000 -

Jumlah 56,968,750,000 28,937,500,000

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

(20)

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal

31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

8. HUTANG BANK ( lanjutan )

Selama tahun 2010, Perusahaan dan Anak perusahaan belum melakukan pelunasan atas pinjaman tersebut di atas .

Perusahaan memperoleh fasilitas modal kerja dari Bank dengan jumlah maksimum sebesar US$ 5.500.000.

Pinjaman ini dikenakan suku bunga tahunan berkisar antara 0.67% sampai dengan 3.70% pada tahun 2010 dan antara 3,70% sampai dengan 6.24% pada tahun 2009. Pinjaman ini jatuh tempo setiap tiga bulanan dan akan terus diperpanjang secara otomatis sampai ada permintaan tertulis dari pihak Bank atas pelunasan pinjaman tersebut.

Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dalam bentuk fixed loan pokok tidak tetap dari Bank Mega dengan jumlah pokok maksimum sebesar US$ 750.000. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 2.5% per tahun dari jumlah hutang yang harus dibayar. Pinjaman ini jatuh tempo setiap bulan pada tanggal 25 atau pada hari kerja sebelumnya dan dapat diperpanjang dengan permohonan tertulis dari Perusahaan berdasarkan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang akan ditetapkan oleh Bank Mega, akan tetapi Bank Mega atas pertimbangannya sendiri berhak untuk menolak perpanjangan.

Berdasarkan perjanjian pinjaman tersebut,Perusahaan dan Anak perusahaan diharuskan untuk meminta persetujuan tertulis dari Bank dalam melakukan, antara lain, penjaminan aset dan penggadaian atas aset yang dimiliki saat ini dan akan datang.

9. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR Akun ini terdiri dari:

2010 2009

Penyisihan kesejahteraan karyawan

(Lihat Catatan 20) 6,435,826,845 6,142,399,289

Jasa tenaga ahli 300,000,000 295,000,000

Lain-lain 164,113,633 135,309,102

Jumlah 6,899,940,478 6,572,708,391

10. HUTANG PAJAK Akun ini terdiri dari:

2010 2009

Pajak penghasilan

(21)

Pasal 21 150,000 94,318

Pasal 23 18,845,223 13,350,735

Pasal 25 (Desember) - 427,180

Pajak pertambahan nilai 13,748,299 14,896,465

Jumlah 32,743,522 28,768,698

Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum beban pajak, seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi konsolidasi, dan taksiran rugi fiskal adalah sebagai berikut:

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

10. HUTANG PAJAK ( lanjutan )

2010 2009

Laba <rugi)> sebelum beban pajak sesuai

dengan laporan laba rugi konsolidasi 2,558,467,638 (2,076,528,334)

Rugi Anak perusahaan sebelum beban pajak (287,324,053) (208,141,633)

Amortisasi selisih lebih nilai aktiva bersih atas

biaya perolehan Anak perusahaan - bersih (7,943,086) (7,943,086)

Laba <rugi> perusahaan sebelum beban pajak 2,263,200,499 (2,292,613,053)

Koreksi positif:

Penyisihan kesejahteraan karyawan 70,000,000 60,000,000

Penyusutan 10,621,702 22,282,694

Beban sewa (1,024,885) 13,262,149

Koreksi negatif:

Penghasilan bunga yang dikenakan

pajak final (32,025,502) (55,607,690)

Laba penjualan aktiva tetap - -

(22)

Taksiran laba < rugi > fiskal Perusahaan 2,310,771,814 (2,252,675,900)

Kompensasi kerugian (2,045,095,378) -

Koreksi dari kantor pajak - -

Kompensasi kerugian setelah koreksi dari

kantor pajak (2,045,095,378) -

Taksiran rugi fiskal Perusahaan setelah

kompensasi kerugian 265,676,436 (2,252,675,900)

Rugi fiskal yang tidak dapat direalisasi 265,676,436 907,620,546

Taksiran laba < rugi > fiskal Perusahaan setelah

kompensasi - bersih 265,676,436 (2,252,675,900)

Perhitungan beban pajak, taksiran tagihan pajak dan hutang pajak penghasilan Perusahaan dan Anak perusahaan adalah sebagai berikut :

2010 2009

Perusahaan

Taksiran rugi fiskal setelah

kompensasi kerugian 265,676,436 (2,252,675,900)

Anak Perusahaan

Penghasilan sewa yang dikenakan pajak penghasilan final -

PT Perdana Adiloka (PAL) 724,314,160 544,363,000

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

10. HUTANG PAJAK ( lanjutan ) Taksiran penghasilan kena pajak - PT Perdana Liga Prima (PLP)

(23)

< Dibulatkan > (6,094,000) 19,780,000

Beban pajak Perusahaan

Tarif progresif 66,419,025 -

Anak perusahaan

Tarif final - PAL 72,431,416 54,436,300

Tarif progresif - PLP - 1,978,000

Beban pajak sesuai dengan

laporan laba rugi konsolidasi 138,850,441 56,414,300

Pajak penghasilan dibayar di muka Perusahaan

Pasal 22 224,572,000 733,286,990

Pasal 25 1,609,203 51,273,025

Sub-jumlah 226,181,203 784,560,015

Anak perusahaan

Pasal 23 - PAL 72,431,416 54,436,300

Pasal 25 - PLP 866,600 796,000

Jumlah pajak penghasilan dibayar di muka 299,479,219 839,792,315

Taksiran hutang pajak penghasilan

Anak perusahaan - PLP (866,600) 1,182,000

Taksiran tagihan pajak Perusahaan

Pajak penghasilan 159,762,178 784,560,015

Pajak penghasilan - PLP 866,600 796,000

Jumlah 160,628,778 785,356,015

Rincian taksiran tagihan pajak berdasarkan tahun pajak adalah sebagai berikut:

2010 2009

Tahun 2009 160,628,778 309,819,280

Tahun 2008 - 475,536,735

Tahun 2007

Jumlah 160,628,778 785,356,015

Pada bulan Februari 2009, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar atas pajak penghasilan badan tahun 2007 sebesar Rp.96.033.383 dari Rp.495.934.283 yang diklaim oleh Perusahaan. Lebih lanjut Perusahaan juga menerima Surat Ketetapan

(24)

Pajak Kurang Bayar yang menyatakan bahwa Perusahaan mempunyai kekurangan pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 4(2), 21, 23, 26 dan Pajak Pertambahan Nilai tahun 2007 sejumlah Rp.306.181.694.

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

10. HUTANG PAJAK ( lanjutan )

Rincian beban pajak tangguhan adalah sebagai berikut:

2010 2009

Beda waktu dengan tarif pajak maksimum (30%) Perusahaan

Penyisihan kesejahteraan karyawan 17,500,000 15,000,000

Penyusutan aktiva tetap 2,655,425 5,570,674

Amortisasi sewa dibayar di muka (256,221) 3,315,537

19,899,204 23,886,211

Anak perusahaan PLP

Penyusutan aset tetap (2,328,553) (2,913,508)

Penyisihan kesejahteraan karyawan - 2,500,000

(2,328,553) (413,508)

Jumlah beban ( manfaat ) pajak tangguhan -

konsolidasi 17,570,651 23,472,703

Pengaruh pajak atas beda waktu antara pelaporan komersial dan fiskal adalah sebagai berikut:

2010 2009

Aset pajak tangguhan Perusahaan

Penyisihan kesejahteraan karyawan 1,382,741,824 1,315,501,315

Aset tetap 158,846,419 155,987,060

(25)

Penyisihan piutang ragu-ragu 183,527,729 108,958,434

Penyisihan persediaan usang 55,961,983 9,302,244

1,781,077,955 1,589,749,053

Anak perusahaan PLP

Penyisihan kesejahteraan karyawan 109,414,957 118,771,321

109,414,957 118,771,321

Jumlah aset pajak tangguhan 1,890,492,912 1,708,520,374

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

10. HUTANG PAJAK ( lanjutan )

2010 2009

Kewajiban pajak tangguhan Perusahaan

Beban sewa dibayar di muka 256,221 (3,315,537)

Anak perusahaan PLP

Aset tetap 10,603,199 671,350

Jumlah kewajiban pajak tangguhan 10,859,420 (2,644,187)

Aset pajak tangguhan - bersih

Perusahaan 1,780,821,734 1,593,064,590

PLP 98,811,758 118,099,971

(26)

Aset pajak tangguhan - bersih 1,879,633,492 1,711,164,561

Penggunaan aset pajak tangguhan yang diakui Perusahaan bergantung atas laba kena pajak di masa mendatang yang melebihi laba yang timbul atas pemulihan perbedaan temporer kena pajak yang ada. Manajemen Peusahaan dan Anak Perusahaan berpendapat bahwa aset pajak tangguhan akan dapat terpulihkan.

Rekonsiliasi antara laba ( rugi ) sebelum beban pajak dikalikan dengan tarif pajak maksimum dan beban pajak, kecuali PT Perdana Adiloka, Anak Perusahaan yang penghasilannya dikenakan pajak final:

2010 2009

Laba (rugi) sebelum beban pajak 2,558,467,664 (2,076,528,303)

Dikurangi rugi sebelum beban pajak Anak

perusahaan yang dikenakan pajak final (284,051,688) (186,490,041)

2,274,415,976 (2,263,018,344)

Eliminasi - selisih nilai lebih aktiva bersih atas

biaya perolehan Anak perusahaan (2,053,038,824) (7,943,086)

221,377,152 (2,270,961,430)

2010 2009

Dengan tarif pajak maksimum 55,344,289 (567,740,358)

Beda tetap dengan tarif pajak maksimum (8,019,317) (13,956,323)

Pengaruh dari tarif pajak bertingkat 1,523,402 (4,944,991)

Rugi fiskal tahun berjalan - 563,168,969

Beban pajak 48,848,374 (23,472,703)

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

(27)

10. HUTANG PAJAK ( lanjutan )

2010 2009

Penghasilan Anak perusahaan yang dikenakan

pajak final 724,314,160 544,363,000

Beban pajak final 72,431,416 54,436,300

Jumlah beban pajak 121,279,790 30,963,597

Pada September 2008, Undang-undang No.7 Tahun 1983 mengenai "Pajak Penghasilan" diubah untuk keempat kalinya dengan Undang-undang No.36 Tahun 2008. Perubahan tersebut juga mencakup perubahan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya menggunakan tarif pajak bertingkat menjadi tarif pajak tunggal yaitu 28% untuk tahun fiskal 2009 dan 25%

untuk tahun fiskal 2010 dan seterusnya.

Sesuai dengan peraturan perpajakan Indonesia, saldo rugi fiskal dapat dibawa untuk periode selama lima tahun. Perusahaan menghitung, menetapkan dan membayar sendiri jumlah pajak yang terhutang. Direktorat Jendral Pajak dapat menetapkan dan mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu 10 tahun sejak tanggal terhutangnya pajak. Menurut perubahan ketiga atas ketentuan umum dan tata cara perpajakan, batas waktu tersebut berkurang menjadi 5 tahun sejak tanggal terhutangnya pajak dan untuk tahun pajak 2007 dan sebelumnya, batas waktu tersebut berakhir paling lama pada akhir tahun pajak 2013.

11. JAMINAN DARI PENYEWA

Akun ini merupakan jaminan atas telepon, sewa gedung dan jasa pemeliharaan dari penyewa sehubungan dengan kegiatan penyewaan ruangan oleh PT Perdana Adiloka, Anak perusahaan.

12. SELISIH LEBIH NILAI AKTIVA BERSIH ATAS BIAYA PEROLEHAN ANAK PERUSAHAAN Selisih lebih nilai aktiva bersih atas biaya perolehan Anak perusahaan :

Analisis dari akun ini adalah sebagai berikut:

2010 2009

Selisih lebih nilai aktiva bersih atas biaya

perolehan Anak perusahaan 635,446,848 635,446,848

Akumulasi amortisasi (513,652,863) (481,880,521)

Bersih 121,793,985 153,566,327

Amortisasi selisih lebih nilai aktiva bersih atas biaya perolehan Anak perusahaan berjumlah Rp 7.943.086 disajikan sebagai bagian dari "Penghasilan ( Beban ) Lain-lain" dalam laporan laba rugi konsolidasi.

(28)

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

13. MODAL SAHAM

Pemegang saham dan pemilikan saham berdasarkan catatan Biro Administrasi Efek (BAE) adalah sebagai berikut:

2010 Jumlah Saham

Ditempatkan dan Persentase

Pemegang Saham Disetor Penuh Pemilikan Jumlah

PT Dasabina Adityasarana 48,760,000 64.16% 24,380,000,000

PT Indolife Pensiontama 6,619,000 8.71% 3,115,000,000

Lukman Kolim (Presiden Komisaris) 4,240,000 5.58% 2,120,000,000

Masyarakat (masing-masing dengan

pemilikan kurang dari 5%) 16,381,000 21.55% 8,385,000,000

Jumlah 76,000,000 100.00% 38,000,000,000

2009 Jumlah Saham

Ditempatkan dan Persentase

Pemegang Saham Disetor Penuh Pemilikan Jumlah

PT Dasabina Adityasarana 48,760,000 64.16% 24,380,000,000

PT Indolife Pensiontama 6,619,000 8.71% 3,115,000,000

Lukman Kolim (Presiden Komisaris) 4,240,000 5.58% 2,120,000,000

Masyarakat (masing-masing dengan

pemilikan kurang dari 5%) 16,381,000 21.55% 8,385,000,000

(29)

Jumlah 76,000,000 100.00% 38,000,000,000

14. PENDAPATAN BERSIH

Akun ini terdiri dari:

2010 2009

Barang dagangan

Produk fotografi 14,737,710,259 4,223,361,581

Mesin cuci cetak (minilab) dan suku cadang 1,625,211,833 520,814,086

Kamera, bingkai dan barang jadi lainnya 361,778,939 2,250,000

Jasa penyewaan dan pemeliharaan gedung 704,120,387 528,161,457

Jumlah 17,428,821,418 5,274,587,124

Perusahaan dan Anak perusahaan tidak melakukan penjualan kepada satu pihak manapun dengan nilai penjualan melebihi 10% dari jumlah pendapatan bersih konsolidasi.

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

15. BEBAN POKOK PENDAPATAN Akun ini terdiri dari:

2010 2009

Barang dagangan

Produk fotografi 12,015,893,408 3,119,812,624

Mesin cuci cetak (minilab) dan suku cadang 1,032,412,769 361,120,000

Kamera, bingkai dan barang jadi lainnya 297,145,993 1,490,000

Jasa penyewaan dan pemeliharaan gedung 563,676,557 476,977,865

Jumlah 13,909,128,727 3,959,400,489

(30)

Perusahaan melakukan pembelian produk fotografi dari Mitsubishi Corporation, Jepang ( lihat Catatan 17a ), dengan jumlah pembelian sekitar 72.63% dan 70.04% masing-masing dari jumlah pembelian pada tahun 2010 dan 2009 dan melebihi 10%

dari jumlah pendapatan bersih konsolidasi.

16. BEBAN USAHA

Akun ini terdiri dari:

2010 2009

Beban Penjualan

Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan 906,559,250 712,282,900

Iklan dan promosi 429,923,750 396,017,750

Penyusutan 186,839,304 259,459,498

Perjalanan dinas 81,829,400 46,266,000

Kendaraan 123,010,800 9,476,800

Kantor 112,066,700 16,265,100

Telepon 71,746,906 107,861,587

Listrik dan air 125,401,739 153,036,315

Pemeliharaan dan perbaikan 35,825,900 2,679,500

Asuransi - 39,502,500

Sewa 3,912,565 7,662,565

Lain-lain 202,787,930 56,442,700

Jumlah 2,279,904,244 1,806,953,215

Beban Umum dan Administrasi

Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan 324,340,500 225,644,300

Penyisihan kesejahteraan karyawan

(Lihat Catatan 20) 70,000,000 70,000,000

Jasa tenaga ahli 9,300,000 26,400,000

Kendaraan 9,985,300 662,500

Perjalanan dinas 4,090,000 80,000

Lain-lain 18,962,000 24,776,000

Jumlah 436,677,800 347,562,800

Jumlah Beban Usaha 2,716,582,044 2,154,516,015

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

(31)

17. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING DAN IKATAN

Perusahaan dan Anak perusahaan mempunyai perjanjian-perjanjian penting dan ikatan sebagai berikut:

a. Berdasarkan Perjanjian Pengadaan dan Pembelian antara Perusahaan dengan Konica Minolta Photo Imaging Inc., Jepang dan Mitsubishi Corporation ( Mitsubishi ),Jepang, Perusahaan setuju untuk membeli produk Konica Minolta seperti kertas film berwarna, film, bahan kimia untuk foto, mesin cuci cetak ( minilab ) dan lain-lain dalam jumlah minimal tertentu.

Sesuai dengan perjanjian ini, Perusahaan memperoleh hak eksklusif sebagai penyalur dan penjual produk-produk Konica Minolta di Indonesia. Pada bulan Juli 2006, Dai Nippon Printing Co. Ltd., Jepang (DNP) mengambil alih usaha dan aset milik Konica Minolta. Pada bulan Maret 2007berdasarkan "Certified Letter" yang dikeluarkan oleh DNP, Perusahaan telah ditunjuk sebagai distributor resmi DNP di Indonesia. Pembelian produk DNP adalah sejumlah Rp. 2.773.334.239 atau sekitar 38% dari jumlah pembelian pada tahun 2010 .

b. Berdasarkan Perjanjian Pengadaan dan Pembelian tanggal 14 Juli 2008 antara Perusahaan dengan Panasonic System Asia Pacific (PSY). Singapore. PSY setuju untuk memasok peralatan dokumen kantor seperti mesin foto copy dan spare part yang terkait dengan merk Panasonic dan merk lain yang dimiliki Matsushita Electric Industrial Company imited of Japan.

Perjanjian ini berlaku selama satu tahun terhitung sejak 1 Juli 2008 dan secara otomatis diperpanjamg setiap satu tahun kecuali ada pernyataan pemberhentian dari salah satu pihak tersebut.

18. INFORMASI SEGMEN

Perusahaan dan Anak perusahaan mengklasifikasikan kegiatan usahanya menjadi 3 segmen usaha utama yang terdiri dari:

a. Bidang Usaha

Bidang Usaha Nama Perusahaan

Perdagangan PT Perdana Bangun Pusaka

Manufaktur PT Perdana Liga Prima

Penyewaan ruang gedung perkantoran PT Perdana Adiloka

b. Informasi Segmen Usaha

2010

Penyewaan Ruang Gedung

Keterangan Perdagangan Manufaktur Perkantoran Eliminasi Konsolidasi

PENDAPATAN

Penjualan eksternal 16,724,701,031 - 704,120,387 - 17,428,821,418

Penjualan antar segmen - 74,300,000 134,985,000 (209,285,000) -

Jumlah pendapatan 16,724,701,031 74,300,000 839,105,387 (209,285,000) 17,428,821,418

(32)

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

18. INFORMASI SEGMEN ( lanjutan ) b. Informasi Segmen Usaha

2010

Penyewaan Ruang Gedung

Keterangan Perdagangan Manufaktur Perkantoran Eliminasi Konsolidasi

HASIL

Laba < rugi > usaha 524,401,244 3,280,573 275,428,830 - 803,110,647

Penghasilan bunga 32,025,502 51,762 240,007 - 32,317,271

Beban bunga (98,088,286) - - - (98,088,286)

lain-lain (10,229,935) (59,970) 8,382,851 7,943,086 6,036,032

Selisih kurs 1,815,092,000 - - - 1,815,092,000

Pajak penghasilan tahun berjalan (66,419,025) - (72,431,416) - (138,850,441)

Pajak penghasilan ditangguhkan 19,899,204 (2,328,553) - - 17,570,651

Hak minoritas atas rugi bersih anak

perusahaan yang dikonsolidasi - - - (13) (13)

Laba (rugi) bersih 2,216,680,704 943,812 211,620,272 7,943,073 2,437,187,861

INFORMASI LAINNYA

Aktiva segmen 80,007,789,138 2,228,373,717 12,642,668,699 (3,995,757,786) 90,883,073,768

Invesrasi pada perusahaan asosiasi 16,280,663,333 - - (16,280,663,333) -

Jumlah aktiva yang dikonsolidasi 96,288,452,471 2,228,373,717 12,642,668,699 (20,276,421,119) 90,883,073,768

Kewajiban segmen 65,792,782,280 2,136,366,783 2,299,731,018 (3,995,757,786) 66,233,122,295

(33)

Penyusutan (186,839,304) (9,868,827) (129,799,159) - (326,507,290)

2009

Penyewaan Ruang Gedung

Keterangan Perdagangan Manufaktur Perkantoran Eliminasi Konsolidasi

PENDAPATAN

Penjualan eksternal 4,746,425,667 - 528,161,457 - 5,274,587,124

Penjualan antar segmen - 96,055,000 134,985,000 (231,040,000) -

Jumlah pendapatan 4,746,425,667 96,055,000 663,146,457 (231,040,000) 5,274,587,124

HASIL

Laba < rugi > usaha (1,047,085,016) 21,587,044 186,168,592 - (839,329,380)

Penghasilan bunga 55,607,690 217,598 403,230 - 56,228,518

Beban bunga (187,853,278) - - - (187,853,278)

Rugi penurunan nilai aktiva tetap - - - - 0

lain-lain 449,217,582 (153,050) (81,781) 7,943,086 456,925,837

Selisih kurs (1,562,500,000) - - - (1,562,500,000)

Pajak penghasilan tahun berjalan - - (54,436,300) - (54,436,300)

Pajak penghasilan ditangguhkan 23,886,211 (413,508) - - 23,472,703

perusahaan yang dikonsolidasi - - - (15) (15)

Laba (rugi) bersih (2,268,726,811) 21,238,084 132,053,741 7,943,071 (2,107,491,915)

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

18. INFORMASI SEGMEN ( lanjutan ) b. Informasi Segmen Usaha < lanjutan )

2009

Penyewaan Ruang Gedung

Keterangan Perdagangan Manufaktur Perkantoran Eliminasi Konsolidasi

(34)

INFORMASI LAINNYA

Aktiva segmen 41,723,861,483 2,225,473,384 12,627,825,393 (3,903,169,806) 52,673,990,454

Invesrasi pada perusahaan asosiasi 16,280,663,333 - - (16,280,663,333) -

Jumlah aktiva yang dikonsolidasi 58,004,524,816 2,225,473,384 12,627,825,393 (20,183,833,139) 52,673,990,454

Kewajiban segmen 37,434,222,914 2,175,717,688 2,313,185,073 (3,903,169,806) 38,019,955,869

Penyusutan (259,459,498) (11,143,356) (120,632,333) - (391,235,187)

Penetapan harga untuk transaksi antar segmen dilakukan sesuai dengan perjanjian yang ditetapkan.

c. Informasi Segmen Geografis

Pendapatan dari kegiatan operasi:

2010 2009

Jakarta 9,058,283,594 2,102,469,081

Surabaya 1,672,216,902 481,792,812

Medan 1,376,346,045 790,291,507

Semarang 1,291,173,851 529,862,897

Bandung 438,623,283 367,849,008

Banjarmasin 485,654,555 143,953,150

Padang 277,962,839 22,463,261

Palembang 831,658,883 209,064,820

Makassar 949,334,172 247,589,170

Pekanbaru 282,515,729 108,450,131

Manado 173,620,289 128,657,034

Denpasar 162,046,049 66,280,500

Balikpapan 503,319,455 248,398,814

Lampung 135,348,762 58,502,930

Pendapatan dari kegiatan operasi 17,638,106,418 5,505,627,124

Eliminasi (209,285,000) (231,040,000)

Pendapatan bersih setelah eliminasi 17,428,821,418 5,274,587,124

Semua aktiva berlokasi di Indonesia.

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal

(35)

31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

19. ASET DAN KEWAJIBAN DALAM MATA UANG ASING

Perusahaan dan Anak perusahaan memiliki aset dan kewajiban dalam Dolar AS sebagai berikut:

2010 2009

Aset

Kas dan setara kas 21,190 28,165

Kewajiban

Hutang bank (6,250,000) (2,500,000)

Kewajiban dalam Dolar AS - bersih (6,228,810) (2,471,835)

Ekuivalen dalam Rupiah (72,098,475,750) (25,525,542,340)

20. KESEJAHTERAAN KARYAWAN

Pada tahun 2010 dan 2009, Perusahaan dan Anak perusahaan mencatat akrual untuk uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan ganti kerugian masing-masing sebesar Rp 70.000.000 dan Rp 70.000.000 sebagaimana yang ditentukan dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI No. Kep-150/Men/2000 tanggal 20 Juni 2000 tentang Penyelesaian Pemutusan Hubungan Kerja dan Penetapan Uang Pesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja dan Ganti Kerugian di Perusahaan. Akrual atas kewajiban ini telah ditentukan berdasarkan metode diskonto nilai sekarang dan disajikan sebagai bagian dari "Beban Umum dan Administrasi" dalam laporan laba rugi konsolidasi (lihat Catatan 16).

21. KONDISI EKONOMI

Krisis keuangan global menjadi tampak nyata sejak September 2008, tetapi tidak berlanjut terlalu lama sehingga dampak yang ada tidak signifikan seperti yang diperkirakan sebelumnya. Pengaruh terburuk terjadi di awal Januari sampai Mei 2009 yang mengakibatkan penurunan signifikan pada volume penjualan produk Perusahaan. Pada periode tersebut, nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat adalah tidak stabil, sehingga harga jual produk Perusahaan berfluktuasi mengikuti pergerakan mata uang. mulai pertengahan 2009 volume penjualan meningkat dan kurs rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat mulai menguat dan menjadi lebih stabil sehingga memberikan dampak yang positif bagi Perusahaan.

Sebagai akibatnya pada 31 Maret 2010 dan 2009, Perusahaan dan Anak perusahaan mempunyai akumulasi rugi konsolidasi masing-masing sebesar Rp. 21.553 juta dan Rp. 31.580 juta, Kewajiban lancar Perusahaan dan Anak perusahaan melebihi aset lancar konsolidasi masing-masing sebesar (Rp. 5.785 juta) dan Rp. 5.351 juta pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009.

Terdapat ketidak pastian besar apakah Perusahaan dan Anak perusahaan akan dapat merealisasikan aset dan menyelesaikan pembayaran kewajiban dalam kegiatan usaha normal.

(36)

Lebih lanjut, kegiatan Perusahaan dan Anak perusahaan tetap terpengaruhi dan mungkin akan terus terpengaruh oleh kemajuan tehnologi dalam bisnis fotografi yang berubah dari era analog ke era digital dan menyebabkan berkurangnya permintaan cuci cetak film. Faktor tambahan lain yang perlu diperhatikan adalah dimulainya area perdagangan bebas AESEAN (AFTA) mulai 1 Januari 2010 yang diperkirakan akan meningkatkan pasokan color paper murah dari China di pasar domestik.

Pada tahun 2007, Peusahaan telah ditunjuk sebagai distributor resmi di Indonesia untuk produk fotografi DNP. Perusahaan telah memasarkan dye sub printer dan thermal paper yang dipasok dari DNP mulai bulan Agustus 2007. Manajemen berkeyakinan bahwa penunjukan ini akan menjamin stabilitas pasokan produk fotografi.

Untuk menghadapi kondisi di atas dan untuk mengimbangi kemajuan tehnologi yang cepat dalam bisnis fotografi, Perusahaan merencanakan untuk mengoptimalkan penjualan melalui beberapa jenis produk baru ( multi function laser

PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009

< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >

21. KONDISI EKONOMI ( lanjutan )

printer) dengan sasaran pasar segmen perkantoran dan meningkatkan volume penjualan produk kesehatan (terutama medical x-ray film) dengan strategi sebagai berikut :

# Meningkatkan volume penjualan color paper ukuran besar -20R sampai 50R dengan memberikan harga produk yang bersaing di pasaran domestik.

# Melakukan analisa berkelanjutan mengenai kondisi pasar dengan tujuan untuk mempertahankan harga paper yang kompetitif guna mempertahankan pangsa pasar yang ada.

# Melakukan terobosan penjualan color paper ke beberapa lab baru.

# Mempertahankan margin keuntungan untuk harga penjualan produk chemical Sentry.

# Melakukan beberapa terobosan baru meningkatkan omzet penjualan produk kesehatan ke beberapa rumah sakit besar yang ada di nusantara.

Walapun Perusahaan melakukan rencana-rencana tersebut di atas, masih terdapat ketidak pastian besar yang dapat mempengaruhi Perusahaan dan Anak perusahaan dalam melanjutkan usahanya secara berkesinambungan.Laporan keuangan konsolidasi terlampir mencakup dampak dan kelangsungan usaha sepanjang hal itu dapat ditentukan dan diperkirakan.

Perkembangan kondisi industri fotografi serta dampaknya terhadap likuiditas dan pendapatan Perusahaan dan Anak perusahaan di masa depan tidak dapat ditentukan. Laporan keuangan konsolidasi Perusahaan dan Anak perusahaan tidak mencakup penyesuaian yang timbul dari ketidakpastian tersebut.

(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)

Referensi

Dokumen terkait

ruangan. Sedangkan pada kenyataannya di bagian unit pengelolaan kearsipan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda tidak memiliki pemeliharaan khusus untuk arsip,

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis terkait pengaruh labeling siswa IPS terhadap perilaku menyimpang di SMA Negeri 1 Sekaran, penulis akan

Model atom sebelumnya dilukiskan sepertinya hanya sistem tata surya, dengan matahari sebagai pusat dari sistem tata surya. Inti atom yang bermuatan positif berada dipusat atom

Usulan yang menjadi usulan terbaik adalah metode single rack with front end depot dengan barang yang sudah dikelompokkan sesuai T/S, dengan selisih waktu 22,017 detik

Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan regersi linier berganda yang berguna untuk mengetahui pengaruh variabel independen yang terdiri dari kepemilikan

4.1. Paling tidak, semua aktivitas penangkapan ikan, pendaratan, dan pengolahan yang dilaksanakan oleh Nelayan yang Terdaftar untuk spesies-spesis yang masuk dalam cakupan

Selain kontrol pada faktor air semen juga bertujuan agar butir-butir agregat dapat terikat kuat satu sama lain untuk mendapat kuat tekan, porositas, dan