PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI
31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
Catatan 2010 2009
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 2c, 2k, 3, 19 4,715,359,060 4,416,066,912
Piutang
Usaha - setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar
Rp 734.110.915 pada tahun 2010 dan
Rp 435.833.736 pada tahun 2009 2d, 4 7,844,909,547 1,237,487,279
Lain-lain 90,450,000 21,858,300
Persediaan - bersih 2f, 5 49,659,107,715 18,974,851,166
Biaya dibayar di muka 2g 2,546,413,530 1,167,250,284
JUMLAH ASET LANCAR 64,856,239,852 25,817,513,941
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan - bersih 2m, 10 1,879,633,492 1,711,164,561
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 29.068.766.162 pada tahun 2010 dan Rp 27.980.846.813
pada tahun 2009 2h, 6 23,285,240,013 23,618,639,595
Aset dari operasi dalam penghentian,
bersih 532,768,163 532,768,163
Aset lain-lain 2e, 2g, 7, 10 329,192,248 993,904,194
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 26,026,833,916 26,856,476,513
JUMLAH ASET 90,883,073,768 52,673,990,454
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan .
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI (lanjutan)
31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
Catatan 2010 2009
KEWAJIBAN DAN EKUITAS KEWAJIBAN
KEWAJIBAN LANCAR
Hutang bank 2k, 6, 8, 19 56,968,750,000 28,937,500,000
Hutang
Usaha 2e 922,226,650 996,926,000
Lain-lain 15,389,995 51,263,171
Biaya masih harus dibayar 2k, 9, 19 464,113,633 430,309,102
Hutang pajak 2m, 10 32,743,522 28,768,698
Pendapatan yang ditangguhkan 2j 668,393,900 723,497,259
Jumlah Kewajiban Lancar 59,071,617,700 31,168,264,230
KEWAJIBAN TIDAK LANCAR
Penyisihan imbalan kerja 6,435,826,845 6,142,399,289
Jaminan dari penyewa 11 725,677,750 709,292,350
Jumlah Kewajiban Tidak Lancar 7,161,504,595 6,851,691,639
JUMLAH KEWAJIBAN 66,233,122,295 38,019,955,869
SELISIH LEBIH NILAI AKTIVA BERSIH ATAS BIAYA PEROLEHAN ANAK PERUSAHAAN -
Bersih 2i, 12 121,793,985 153,566,327
HAK MINORITAS ATAS AKTIVA BERSIH 2b
ANAK PERUSAHAAN YANG DIKONSOLIDASI 317,698 317,700
EKUITAS Modal saham
Modal dasar - 200.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 500 per saham Modal ditempatkan dan disetor penuh -
76.000.000 saham 13 38,000,000,000 38,000,000,000
Agio saham 8,080,485,432 8,080,485,432
Defisit 21 (21,552,645,642) (31,580,334,874)
Jumlah Ekuitas 24,527,839,790 14,500,150,558
JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 90,883,073,768 52,673,990,454
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan .
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
Catatan 2010 2009
PENDAPATAN BERSIH 2j, 14 17,428,821,418 5,274,587,124
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2j, 15 13,909,128,727 3,959,400,489
LABA KOTOR 3,519,692,691 1,315,186,635
BEBAN USAHA 2j, 16
Penjualan 2,279,904,244 1,806,953,215
Umum dan administrasi 20 436,677,800 347,562,800
Jumlah Beban Usaha 2,716,582,044 2,154,516,015
LABA (RUGI) USAHA 803,110,647 (839,329,380)
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba (rugi) selisih kurs - bersih 2k 1,815,092,000 (1,562,500,000)
Penghasilan bunga 3 32,317,271 56,228,518
Amortisasi selisih lebih nilai aktiva bersih atas
biaya perolehan Anak perusahaan - bersih 2i, 12 7,943,086 7,943,086
Beban bunga 8 (98,088,286) (187,853,278)
Lain-lain - bersih (1,907,054) 448,982,751
Penghasilan (Beban) Lain-lain - Bersih 1,755,357,017 (1,237,198,923)
LABA (RUGI) SEBELUM BEBAN PAJAK 2,558,467,664 (2,076,528,303)
BEBAN PAJAK 2m, 10
Tahun berjalan (138,850,441) (54,436,300)
Tangguhan 17,570,651 23,472,703
Jumlah Beban Pajak (121,279,790) (30,963,597)
LABA (RUGI) SEBELUM HAK MINORITAS
ATAS RUGI BERSIH ANAK PERUSAHAAN 2,437,187,874 (2,107,491,900)
HAK MINORITAS ATAS RUGI BERSIH
ANAK PERUSAHAAN 2b (13) (15)
LABA (RUGI) BERSIH 2,437,187,861 (2,107,491,915)
LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM DASAR 2n 32 (28)
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan .
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
Modal Ditempatkan dan
Catatan Disetor Penuh Agio Saham Defisit Ekuitas - Bersih
Saldo per 31 Desember 2008 38,000,000,000 8,080,485,432 (29,472,842,959) 16,607,642,473
Rugi bersih 21 - - (2,107,491,915) (2,107,491,915)
Saldo per 31 Maret 2009 13, 21 38,000,000,000 8,080,485,432 (31,580,334,874) 14,500,150,558
Saldo per 31 Desember 2009 38,000,000,000 8,080,485,432 (23,989,833,503) 22,090,651,929
Rugi bersih 21 - 2,437,187,861 2,437,187,861
Saldo per 31 Maret 2010 13, 21 38,000,000,000 8,080,485,432 (21,552,645,642) 24,527,839,790
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan .
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
Catatan 2010 2009
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 18,689,513,682 8,220,766,063
Pembayaran kas untuk:
Pemasok (20,111,159,907) (8,719,972,963)
Beban usaha (3,935,149,294) (2,223,837,677)
Kas yang diperoleh dari (digunakan untuk)
aktivitas operasi (5,356,795,519) (2,723,044,577)
Penerimaan kas dari:
Penghasilan bunga 32,317,271 56,228,518
Tagihan pajak penghasilan 10 525,541,460 779,576,874
Lain-lain 2,199,446 441,608,626
Pembayaran kas untuk:
Beban bunga (98,088,286) (187,853,278)
Pajak (390,935,476) (851,781,944)
Kas Bersih yang Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (5,285,761,104) (2,485,265,781)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil penjualan aktiva tetap - 455,414,815
Perolehan aktiva tetap 6 (284,175,514) (179,664,196)
Penambahan aktiva lain-lain - -
Kas Bersih yang Digunakan untuk
Aktivitas Investasi (284,175,514) 275,750,619
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan hutang bank 8 - -
Pembayaran hutang bank 8 - -
Kas Bersih yang Diperoleh dari
Aktivitas Pendanaan - -
KENAIKAN (PENURUNAN)
KAS DAN SETARA KAS (5,569,936,618) (2,209,515,162)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 3 10,285,295,678 6,625,582,074
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 3 4,715,359,060 4,416,066,912
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan .
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
1 UMUM
a. Pendirian Perusahaan
PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (Perusahaan) didirikan dengan nama PT Konica Cemerlang berdasarkan akta notaris James Herman Rahardjo, S.H/ No. 27 tanggal 7 Oktober 1987. Berdasarkan akta notaris No. 100 dari notaris yang sama tanggal 27 April 1988, Perusahaan mengubah namanya menjadi PT. Perdana Bangun Pusaka. Perubahan ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Kepotusan No, C2-4750.HT. 01.01. TH 88 tanggal 3 Juni 1988, didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan No. 86/Leg/1988 dan No. 154/Leg/1988 tanggal 16 Juni 1988 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 46 Tambahan No. 2030 tanggal 8 Juni 1990 .
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dalam Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 26 Juni 2008 yang diaktakan dengan akta notaris Nyonya Poerbaningsih Adi Warsito, S.H. No. 88 tanggal 26 Juni 2008 mengenai perubahan Anggaran Dasar Perusahaan untuk menyesuaikan dengan Undang-undang No.40 Tahun 2007 Perseroan Terbatas. Perubahan terakhir anggaran dasar ini mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-86536 AH.01.02-th-08 tanggal 17 November 2008 .
Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatannya meliputi:
I. Menjalankan usaha-usaha khususnya di bidang pengolahan film, industri alat-alat perlengkapan fotografi, kertas fotografi dan kamera, serta di bidang perfilman.
II. Menjalankan perdagangan impor dan ekspor, bertindak sebagai perwakilan, agen, distributor dari badan-badan dan perusahaan-perusahaan lain, baik dari dalam maupun luar negeri.
IIII. Menjalankan usaha-usaha di bidang perindustrian, pembangunan, pertambangan, pengangkutan, pertanian, peternakan, pergudangan dan percetakan.
Perusahaan mulai beroperasi komersial pada tahun 1987.
Perusahaan saat ini bergerak di bidang penjualan dan distribusi produk-produk fotografi. Perusahaan dan Anak perusahaan berdomisili di Jakarta, sedangkan depot-depot/perwakilan-perwakilan yang dimiliki atau disewa oleh Perusahaan tersebar di 14 wilayah geografis di Indonesia. Perusahaan beralamat di Jalan Gunung Sahari 78, Jakarta 10610.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tanggal 20 Juli 1995, dengan surat BAPEPAM No. S-965/PM/1995, Perusahaan menawarkan kepada masyarakat 23.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp 500 per saham dan harga jual Rp 950 per saham. Pada tanggal 22 Agustus 1995, seluruh saham tercatat pada Bursa Efek Indonesia.
saham Perusahaan hanya dicatatkan pada BEJ.
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
1 UMUM ( lanjutan )
c. Struktur Perusahaan dan Anak Perusahaan
Struktur Perusahaan dan Anak perusahaan adalah sebagai berikut:
Jumlah Aktiva
Perusahaan Kegiatan Pokok Tahun Mulai Persentase (Dalam Jutaan
Operasi Komersial Pemilikan Rupiah)
2010 2009
PT Perdana Bangun Pusaka TbkPenjualan dan distribusi produk- 1987 - 95,756 57,472
( PBP ) - Induk Perusahaan produk fotografi
PT Perdana Liga Prima (PLP) Manufaktur film dan kertas foto 1991 99.99% 2,228 2,225
PT Perdana Adiloka (PAL) Menyewakan ruang gedung
perkantoran 1993 99.99% 12,643 12,628
d. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
Berdasarkan akta notaris Nyonya Maria Theresia Suprapti, S.H., notaris pengganti dari Nyonya Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., No. 95 tanggal 28 Juni 2001, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris Dewan Direksi
1. Lukman Kolim - Presiden Komisaris 1. Beng Irawan - Presiden Direktur Presiden Direktur
2. Lukman Roswita - Komisaris 2. Rudy Lauw - Direktur Direktur
3. Yustino Nirjana - Komisaris (Independen) 3. Buntaran Gondomartono - Direktur Direktur
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan tanggal 18 Desember 2001, susunan anggota Komite Audit adalah sebagai berikut:
Komite Audit
1. Yustino Nirjana - Ketua 2. Djunaedy Nauli - Anggota
3. Hermawan - Anggota
Gaji dan manfaat kesejahteraan untuk komisaris dan direksi Perusahaan adalah masing-masing sebesar Rp 235 juta dan Rp. 187 juta pada tahun 2010 dan 2009.
Pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009, Perusahaan dan Anak perusahaan mempekerjakan 184 dan 206 orang karyawan tetap . ( tidak diaudit ).
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasi terlampir disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, yaitu Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) tentang pedoman penyajian laporan keuangan perusahaan publik.
Laporan keuangan konsolidasi disusun berdasarkan konsep biaya perolehan, kecuali untuk persediaan yang dinyatakan sebesar nilai terendah anatara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih.
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI ( lanjutan )
Laporan arus kas konsolidasi menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasi adalah Rupiah.
b. Prinsip-prinsip Konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasi meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Anak perusahaan (lihat Catatan 1c).
Pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009, jumlah aktiva PLP dan PAL ( lihat Catatan 1c ) masing-masing mencerminkan 16 % dan 28 % terhadap jumlah aktiva konsolidasi untuk kedua tahun tersebut.
Bagian hak minoritas atas ekuitas dari Anak perusahaan disajikan dalam akun "Hak Minoritas atas Aktiva Bersih Anak Perusahaan yang Dikonsolidasi" dalam neraca konsolidasi.
Seluruh saldo akun dan transaksi yang signifikan antar perusahaan yang dikonsolidasi telah dieliminasi.
c. Setara Kas
Deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atas hutang diklasifikasikan sebagai "Setara Kas".
d. Penyisihan Piutang Ragu-ragu
Perusahaan dan Anak perusahaan menetapkan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan penelaahan terhadap keadaan akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun. Piutang dihapuskan pada saat piutang tersebut tidak tertagih lagi.
e. Transaksi dengan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa
Perusahaan dan Anak perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 7, "Pengungkapan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa".
Seluruh transaksi signifikan yang berkaitan dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa, baik yang dilakukan dengan maupun tidak dengan persyaratan dan kondisi yang normal sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga telah diungkapkan pada catatan atas laporan keuangan konsolidasi .
f. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih ( the lower of cost or net realizable value ). Biaya perolehan ditentukan dengan metode "masuk pertama, keluar pertama (FIFO)". Perusahaan dan Anak perusahaan menetapkan penyisihan persediaan usang berdasarkan penelaahan terhadap kondisi persediaan pada akhir tahun.
g. Biaya Dibayar di Muka
Biaya dibayar di muka dibebankan pada operasi selama masa manfaat masing-masing biaya. Biaya dibayar di muka yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun disajikan sebagai bagian dari "Aktiva Lain-lain".
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI ( lanjutan ) h. Aset Tetap
Sebelum tanggal 1 Januari 2008, aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan (kecuali tanah yang tidak disusutkan). Efektif 1 Januari 2008, Perusahaan dan Anak Perusahaan menerapkan PSAK No.16 (Revisi 2007) "Aset Tetap", yang menggantikan PSAK No.16 (1994). "Aset Tetap dan Aset lain-lain" dan PSAK No. 17 (1994), "Akuntansi Penyusutan". Berdasarkan PSAK No.16 (Revisi 2007) suatu entitas harus memilih model biaya (cost model) atau model revaluasi ( revaluation model ) sebagai kebijakan akuntansi pengukuran atas aset tetap. Perusahaan dan Anak Penusahaan telah memilih untuk menggunakan model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya.
Penerapan PSAK revisi ini tidak menimbulkan dampak yang signifikan terhadap laporan keuangan Perusahaan konsolidasi .
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
Tahun
Bangunan dan prasarana 20
Mesin 10
Peralatan dan perabotan kantor 5
Kendaraan 5
Hak atas tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak diamortisasi. Biaya-biaya tertentu sehubungan dengan perolehan atau perpanjangan hak pemilikan tanah, ditangguhkan dan diamortisasi sepanjang periode hak atas tanah atau umur ekonomis tanah, mana yang lebih pendek dan dicatat sebagai "Aset lain-lain" pada neraca konsolidasi.
Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada operasi pada saat terjadinya; pemugaran dan penambahan dalam jumlah signifikan dan mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun dikapitalisasi. Aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau dijual, biaya perolehan serta akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan .
Berdasarkan PSAK No.48 "Penurunan Nilai Aset" jumlah aset yang dapat dipulihkan kembali diestimasi pada saat kejadian atau perubahan mengindikasikan bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat diperoleh kembali. Penurunan nilai aset diakui sebagai rugi pada laporan laba rugi konsolidasi;
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari "Aset tetap" di neraca konsolidasi. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tetap tersebut selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan.
i. Selisih Lebih Nilai Aset Bersih atas Biaya Perolehan Anak Perusahaan
Selisih lebih nilai aset bersih atas biaya perolehan Anak perusahaan pada tanggal pemilikan diamortisasi selama 20 ( dua puluh ) tahun sampai dengan tahun 2014 dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method).
j. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan atas penjualan barang diakui pada saat barang diserahkan kepada distributor/pelanggan. Beban diakui pada saat terjadinya.
Pada Anak perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan ruang gedung perkantoran, pendapatan atas sewa ruang kantor dan parkir serta jasa pemeliharaan yang diterima di muka ditangguhkan dan diakui sebagai pendapatan sesuai dengan jangka waktu perjanjian sewa.
k. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam nilai mata uang Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal neraca, aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut dan laba atau rugi kurs yang terjadi
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI ( lanjutan )
k. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing ( lanjutan ) dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan.
Pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009, kurs yang digunakan masing-masing adalah Rp 9.115 dan Rp 11.575 untuk 1 Dollar Amerika Serikat berdasarkan kurs tengah transaksi wesel ekspor dan uang kertas yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.
l. Informasi Segmen
Sesuai PSAK No. 5 (Revisi 2000), "Pelaporan Segmen", segmen usaha menyajikan informasi produk atau jasa yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen usaha lain. Segmen geografis menyajikan informasi produk atau jasa pada wilayah ekonomi tertentu yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang beroperasi pada wilayah ekonomi lain.
Perusahaan dan Anak perusahaan mengelompokkan segmen usaha menjadi tiga jenis industri yaitu manufaktur, perdagangan produk-produk fotografi yang diselenggarakan di 16 wilayah geografis di Indonesia ( lihat Catatan 1 dan 18c), serta penyewaan ruang gedung perkantoran.
m. Penghasilan atau Beban Pajak
Informasi produk atau jasa pada wilayah ekonomi tertentu yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda Beban pajak tahun berjalan dihitung berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak dalam tahun yang bersangkutan.
Sesuai dengan PSAK No. 46 "Akuntansi Pajak Penghasilan", penangguhan pajak penghasilan dilakukan untuk
mencerminkan pengaruh pajak atas beda waktu antara pelaporam komersial dan fiskal dan akumulasi kompensasi rugi fiskal.
Mulai tahun 2002, penghasilan Anak perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan ruang gedung perkantoran dikenakan pajak yang bersifat final dengan tarif 10%.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak ( SKP ) diterima atau jika Perusahaan mengajukan keberatan pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.
n. Laba (Rugi) per Saham Dasar
Laba (rugi) usaha per saham dasar dan laba (rugi) bersih per saham dasar dihitung dengan membagi masing-masing laba (rugi) usaha dan laba (rugi) bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang dari saham ditempatkan dan disetor penuh yaitu sejumlah 76.000.000 saham masing-masing pada tahun 2010 dan 2009 .
o. Penggunanaan estimasi
Penyusunan laporan keuangan konsolidasi sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia mengharuskan manajemen membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan. Dengan adanya ketidak pastian yang melekat dalam pembuatan estimasi, hasil sesungguhnya yang dilaporkan di masa mendatang dapat berbeda dengan estimasi tersebut.
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
3. KAS DAN SETARA KAS Akun ini terdiri dari:
2010 2009
Kas 442,678,946 298,926,217
Bank
PT Bank Central Asia Tbk 625,635,316 282,662,497
PT Bank CIMB Niaga Tbk (dahulu Bank Lippo Tbk) 514,440,053 178,814,989
PT Bank Mega Tbk 601,423,534 316,466,912
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 147,325,791 224,246,406
PT Bank Permata Tbk (dahulu PT Bank Bali Tbk) 5,895,689 130,113,554
PT Bank Mandiri 59,745,796 37,198,047
PT Bank Artha Prima - 46,631,482
ING N.V, Singapura
(US$ 21.189,90 pada tahun 2010 dan
US$ 28.164,74 pada tahun 2009) 193,145,956 326,006,808
Jumlah 2,147,612,135 1,542,140,695
Setara kas - deposito berjangka
PT Bank Mega Tbk 2,125,067,979 2,575,000,000
2,125,067,979 2,575,000,000
Jumlah 4,715,359,060 4,416,066,912
Suku bunga tahunan deposito berjangka dalam mata uang Rupiah berkisar antara 7.5% sampai dengan 13% pada tahun 2010 dan antara 8.5% sampai dengan 13% pada tahun 2009.
4. PIUTANG USAHA
Akun ini terdiri dari piutang usaha kepada pihak ketiga yang berasal dari penjualan:
2010 2009
Produk fotografi dan lainnya
Depot-depot 8,574,258,690 1,673,321,015
Lain - Lain 4,761,772 -
Jumlah 8,579,020,462 1,673,321,015
Dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu 734,110,915 435,833,736
Bersih 7,844,909,547 1,237,487,279
Perubahan penyisihan piutang ragu-ragu adalah sebagai berikut:
2010 2009
Saldo awal 734,110,915 435,833,736
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
4. PIUTANG USAHA ( lanjutan )
2010 2009
Penyisihan (pembukuan kembali) piutang ragu-ragu
Saldo akhir 734,110,915 435,833,736
Analisa umur piutang usaha adalah sebagai berikut:
2010 2009
Persentase Persentase
Umur (hari) Jumlah dari Jumlah Jumlah dari Jumlah
1 - 60 5,830,474,868 67.97% 938,504,735 56.09%
61 - 90 826,153,232 9.63% 293,500,506 17.54%
91 - 360 1,527,184,072 17.80% 187,602,169 11.21%
> 361 395,208,290 4.61% 253,713,605 15.16%
Jumlah 8,579,020,462 100.00% 1,673,321,015 100.00%
Berdasarkan hasil penelaahan keadaan akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun, manajemen Perusahaan dan Anak perusahaan berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu yang dibentuk cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009.
5. PERSEDIAAN Akun ini terdiri dari:
2010 2009
Kertas fotografi 33,116,780,890 8,947,131,847
Film 1,379,371,346 393,864,696
Kamera, bingkai dan barang jadi lainnya 18,841,640 32,046,610
Mesin cuci cetak (minilab) dan suku cadang 3,706,597,801 2,563,041,409
Bahan kimia 1,751,247,246 3,232,312,352
Jumlah 39,972,838,923 15,168,396,914
Dikurangi penyisihan persediaan usang 1,594,847,930 1,530,958,977
Bersih 38,377,990,993 13,637,437,937
Barang impor dalam perjalanan 11,281,116,722 5,337,413,229
Jumlah 49,659,107,715 18,974,851,166
Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas risiko kebakaran dan risiko lainnya (lihat Catatan 6).
Berdasarkan analisa atas kondisi persediaan pada akhir tahun, manajemen Perusahaan dan Anak perusahaan berpendapat bahwa penyisihan persediaan usang adalah cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian dari persediaan usang yang tidak dapat dijual.
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
6. ASET TETAP Akun ini terdiri dari:
2010
Saldo Awal Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir
Reklasifikasi Reklasifikasi Biaya Perolehan
Pemilikan Langsung
Hak atas tanah 17,741,653,902 - - 17,741,653,902
Bangunan dan prasarana 18,930,081,079 - - 18,930,081,079
Mesin 8,176,932,041 - - 8,176,932,041
Peralatan dan perabotan kantor 2,892,304,176 140,125,514 - 3,032,429,690
Kendaraan 4,328,859,463 144,050,000 - 4,472,909,463
Jumlah Biaya Perolehan 52,069,830,661 284,175,514 - 52,354,006,175
Akumulasi Penyusutan Pemilikan Langsung
Bangunan dan prasarana 14,816,545,099 204,913,224 - 15,021,458,323
Mesin 8,043,508,333 11,799,940 - 8,055,308,273
Peralatan dan perabotan kantor 2,483,367,724 36,816,933 - 2,520,184,657
Kendaraan 3,398,837,716 72,977,193 - 3,471,814,909
Jumlah Akumulasi Penyusutan 28,742,258,872 326,507,290 - 29,068,766,162
Nilai Buku 23,327,571,789 23,285,240,013
2009
Saldo Awal Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir
Reklasifikasi Reklasifikasi Biaya Perolehan
Pemilikan Langsung
Hak atas tanah 18,035,883,902 - 200,000,000 17,835,883,902
Bangunan dan prasarana 19,185,851,079 - 200,000,000 18,985,851,079
Mesin 8,141,432,041 66,914,671 - 8,208,346,712
Peralatan dan perabotan kantor 2,772,545,433 14,296,000 - 2,786,841,433
Kendaraan 3,782,563,282 - - 3,782,563,282
Jumlah Biaya Perolehan 51,918,275,737 81,210,671 400,000,000 51,599,486,408
Akumulasi Penyusutan Pemilikan Langsung
Bangunan dan prasarana 14,187,156,705 237,275,063 180,416,667 14,244,015,101
Mesin 7,993,989,768 64,601,643 - 8,058,591,411
Peralatan dan perabotan kantor 2,263,005,230 65,904,799 - 2,328,910,029
Kendaraan 3,273,461,915 75,868,357 - 3,349,330,272
Jumlah Akumulasi Penyusutan 27,717,613,618 443,649,862 180,416,667 27,980,846,813
Nilai Buku 24,200,662,119 23,618,639,595
Beban penyusutan yang dibebankan pada operasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009 adalah masing-masing sebesar Rp 326.507.290 dan Rp 443.649.862.
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
6. ASET TETAP ( lanjutan )
Hak atas tanah yang berlokasi di Jalan Urip Sumohardjo, Surabaya dan Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta, memiliki hak pakai yang telah habis masa berlakunya pada tahun 1981. Hak atas tanah tersebut tidak dapat diperpanjang lagi, karena lokasi tersebut akan digunakan untuk kepentingan lain oleh pemerintah. Sampai dengan tanggal 18 Maret 2004 ( tanggal laporan auditor independen ), tanah tersebut masih digunakan oleh Perusahaan dan Perusahaan akan meneruskan penggunaan tanah tersebut sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari Pemerintah. Pada tanggal 31 Maret 2010 dan
dan 2009, nilai buku dari hak atas tanah dan bangunan tersebut adalah masing-masing sebesar Rp 620.676.625 dan dan Rp. 629.992.125. Hak atas tanah selain yang tersebut di atas merupakan Hak Guna Bangunan (HGB) yang berlaku selama 20 dan 30 tahun. Hak atas tanah tersebut akan berakhir pada berbagai tanggal antara tahun 2010 sampai dengan 2029 dan dapat diperbaharui/diperpanjang.
Aset tetap pemilikan langsung, kecuali tanah, serta persediaan (lihat Catatan 5) telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 40.000.000.000.
Manajemen Perusahaan dan Anak perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aktiva yang dipertanggungkan.
Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009.
7. ASET LAIN-LAIN Akun ini terdiri dari:
2010 2009
Taksiran tagihan pajak (lihat Catatan 10) 160,628,778 785,356,015
Sewa dibayar di muka - jangka panjang 5,216,746 20,867,006
Pinjaman karyawan 44,490,000 62,653,700
Beban ditangguhkan - bersih 68,906,724 75,077,473
Lain-lain 49,950,000 49,950,000
Jumlah 329,192,248 993,904,194
8. HUTANG BANK
Akun ini terdiri dari hutang bank yang diperoleh dari:
2010 2009
ING N.V., Singapura
< US$ 5.500.000 pada tahun 2010 dan
US$ 2.770.000 pada tahun 2009> 50,132,500,000 28,937,500,000
Bank Mega, Jakarta
< US$ 750.000 pada tahun 2010 dan
US$ 0 pada tahun 2009> 6,836,250,000 -
Jumlah 56,968,750,000 28,937,500,000
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
8. HUTANG BANK ( lanjutan )
Selama tahun 2010, Perusahaan dan Anak perusahaan belum melakukan pelunasan atas pinjaman tersebut di atas .
Perusahaan memperoleh fasilitas modal kerja dari Bank dengan jumlah maksimum sebesar US$ 5.500.000.
Pinjaman ini dikenakan suku bunga tahunan berkisar antara 0.67% sampai dengan 3.70% pada tahun 2010 dan antara 3,70% sampai dengan 6.24% pada tahun 2009. Pinjaman ini jatuh tempo setiap tiga bulanan dan akan terus diperpanjang secara otomatis sampai ada permintaan tertulis dari pihak Bank atas pelunasan pinjaman tersebut.
Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dalam bentuk fixed loan pokok tidak tetap dari Bank Mega dengan jumlah pokok maksimum sebesar US$ 750.000. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 2.5% per tahun dari jumlah hutang yang harus dibayar. Pinjaman ini jatuh tempo setiap bulan pada tanggal 25 atau pada hari kerja sebelumnya dan dapat diperpanjang dengan permohonan tertulis dari Perusahaan berdasarkan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang akan ditetapkan oleh Bank Mega, akan tetapi Bank Mega atas pertimbangannya sendiri berhak untuk menolak perpanjangan.
Berdasarkan perjanjian pinjaman tersebut,Perusahaan dan Anak perusahaan diharuskan untuk meminta persetujuan tertulis dari Bank dalam melakukan, antara lain, penjaminan aset dan penggadaian atas aset yang dimiliki saat ini dan akan datang.
9. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR Akun ini terdiri dari:
2010 2009
Penyisihan kesejahteraan karyawan
(Lihat Catatan 20) 6,435,826,845 6,142,399,289
Jasa tenaga ahli 300,000,000 295,000,000
Lain-lain 164,113,633 135,309,102
Jumlah 6,899,940,478 6,572,708,391
10. HUTANG PAJAK Akun ini terdiri dari:
2010 2009
Pajak penghasilan
Pasal 21 150,000 94,318
Pasal 23 18,845,223 13,350,735
Pasal 25 (Desember) - 427,180
Pajak pertambahan nilai 13,748,299 14,896,465
Jumlah 32,743,522 28,768,698
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum beban pajak, seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi konsolidasi, dan taksiran rugi fiskal adalah sebagai berikut:
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
10. HUTANG PAJAK ( lanjutan )
2010 2009
Laba <rugi)> sebelum beban pajak sesuai
dengan laporan laba rugi konsolidasi 2,558,467,638 (2,076,528,334)
Rugi Anak perusahaan sebelum beban pajak (287,324,053) (208,141,633)
Amortisasi selisih lebih nilai aktiva bersih atas
biaya perolehan Anak perusahaan - bersih (7,943,086) (7,943,086)
Laba <rugi> perusahaan sebelum beban pajak 2,263,200,499 (2,292,613,053)
Koreksi positif:
Penyisihan kesejahteraan karyawan 70,000,000 60,000,000
Penyusutan 10,621,702 22,282,694
Beban sewa (1,024,885) 13,262,149
Koreksi negatif:
Penghasilan bunga yang dikenakan
pajak final (32,025,502) (55,607,690)
Laba penjualan aktiva tetap - -
Taksiran laba < rugi > fiskal Perusahaan 2,310,771,814 (2,252,675,900)
Kompensasi kerugian (2,045,095,378) -
Koreksi dari kantor pajak - -
Kompensasi kerugian setelah koreksi dari
kantor pajak (2,045,095,378) -
Taksiran rugi fiskal Perusahaan setelah
kompensasi kerugian 265,676,436 (2,252,675,900)
Rugi fiskal yang tidak dapat direalisasi 265,676,436 907,620,546
Taksiran laba < rugi > fiskal Perusahaan setelah
kompensasi - bersih 265,676,436 (2,252,675,900)
Perhitungan beban pajak, taksiran tagihan pajak dan hutang pajak penghasilan Perusahaan dan Anak perusahaan adalah sebagai berikut :
2010 2009
Perusahaan
Taksiran rugi fiskal setelah
kompensasi kerugian 265,676,436 (2,252,675,900)
Anak Perusahaan
Penghasilan sewa yang dikenakan pajak penghasilan final -
PT Perdana Adiloka (PAL) 724,314,160 544,363,000
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
10. HUTANG PAJAK ( lanjutan ) Taksiran penghasilan kena pajak - PT Perdana Liga Prima (PLP)
< Dibulatkan > (6,094,000) 19,780,000
Beban pajak Perusahaan
Tarif progresif 66,419,025 -
Anak perusahaan
Tarif final - PAL 72,431,416 54,436,300
Tarif progresif - PLP - 1,978,000
Beban pajak sesuai dengan
laporan laba rugi konsolidasi 138,850,441 56,414,300
Pajak penghasilan dibayar di muka Perusahaan
Pasal 22 224,572,000 733,286,990
Pasal 25 1,609,203 51,273,025
Sub-jumlah 226,181,203 784,560,015
Anak perusahaan
Pasal 23 - PAL 72,431,416 54,436,300
Pasal 25 - PLP 866,600 796,000
Jumlah pajak penghasilan dibayar di muka 299,479,219 839,792,315
Taksiran hutang pajak penghasilan
Anak perusahaan - PLP (866,600) 1,182,000
Taksiran tagihan pajak Perusahaan
Pajak penghasilan 159,762,178 784,560,015
Pajak penghasilan - PLP 866,600 796,000
Jumlah 160,628,778 785,356,015
Rincian taksiran tagihan pajak berdasarkan tahun pajak adalah sebagai berikut:
2010 2009
Tahun 2009 160,628,778 309,819,280
Tahun 2008 - 475,536,735
Tahun 2007
Jumlah 160,628,778 785,356,015
Pada bulan Februari 2009, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar atas pajak penghasilan badan tahun 2007 sebesar Rp.96.033.383 dari Rp.495.934.283 yang diklaim oleh Perusahaan. Lebih lanjut Perusahaan juga menerima Surat Ketetapan
Pajak Kurang Bayar yang menyatakan bahwa Perusahaan mempunyai kekurangan pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 4(2), 21, 23, 26 dan Pajak Pertambahan Nilai tahun 2007 sejumlah Rp.306.181.694.
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
10. HUTANG PAJAK ( lanjutan )
Rincian beban pajak tangguhan adalah sebagai berikut:
2010 2009
Beda waktu dengan tarif pajak maksimum (30%) Perusahaan
Penyisihan kesejahteraan karyawan 17,500,000 15,000,000
Penyusutan aktiva tetap 2,655,425 5,570,674
Amortisasi sewa dibayar di muka (256,221) 3,315,537
19,899,204 23,886,211
Anak perusahaan PLP
Penyusutan aset tetap (2,328,553) (2,913,508)
Penyisihan kesejahteraan karyawan - 2,500,000
(2,328,553) (413,508)
Jumlah beban ( manfaat ) pajak tangguhan -
konsolidasi 17,570,651 23,472,703
Pengaruh pajak atas beda waktu antara pelaporan komersial dan fiskal adalah sebagai berikut:
2010 2009
Aset pajak tangguhan Perusahaan
Penyisihan kesejahteraan karyawan 1,382,741,824 1,315,501,315
Aset tetap 158,846,419 155,987,060
Penyisihan piutang ragu-ragu 183,527,729 108,958,434
Penyisihan persediaan usang 55,961,983 9,302,244
1,781,077,955 1,589,749,053
Anak perusahaan PLP
Penyisihan kesejahteraan karyawan 109,414,957 118,771,321
109,414,957 118,771,321
Jumlah aset pajak tangguhan 1,890,492,912 1,708,520,374
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
10. HUTANG PAJAK ( lanjutan )
2010 2009
Kewajiban pajak tangguhan Perusahaan
Beban sewa dibayar di muka 256,221 (3,315,537)
Anak perusahaan PLP
Aset tetap 10,603,199 671,350
Jumlah kewajiban pajak tangguhan 10,859,420 (2,644,187)
Aset pajak tangguhan - bersih
Perusahaan 1,780,821,734 1,593,064,590
PLP 98,811,758 118,099,971
Aset pajak tangguhan - bersih 1,879,633,492 1,711,164,561
Penggunaan aset pajak tangguhan yang diakui Perusahaan bergantung atas laba kena pajak di masa mendatang yang melebihi laba yang timbul atas pemulihan perbedaan temporer kena pajak yang ada. Manajemen Peusahaan dan Anak Perusahaan berpendapat bahwa aset pajak tangguhan akan dapat terpulihkan.
Rekonsiliasi antara laba ( rugi ) sebelum beban pajak dikalikan dengan tarif pajak maksimum dan beban pajak, kecuali PT Perdana Adiloka, Anak Perusahaan yang penghasilannya dikenakan pajak final:
2010 2009
Laba (rugi) sebelum beban pajak 2,558,467,664 (2,076,528,303)
Dikurangi rugi sebelum beban pajak Anak
perusahaan yang dikenakan pajak final (284,051,688) (186,490,041)
2,274,415,976 (2,263,018,344)
Eliminasi - selisih nilai lebih aktiva bersih atas
biaya perolehan Anak perusahaan (2,053,038,824) (7,943,086)
221,377,152 (2,270,961,430)
2010 2009
Dengan tarif pajak maksimum 55,344,289 (567,740,358)
Beda tetap dengan tarif pajak maksimum (8,019,317) (13,956,323)
Pengaruh dari tarif pajak bertingkat 1,523,402 (4,944,991)
Rugi fiskal tahun berjalan - 563,168,969
Beban pajak 48,848,374 (23,472,703)
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
10. HUTANG PAJAK ( lanjutan )
2010 2009
Penghasilan Anak perusahaan yang dikenakan
pajak final 724,314,160 544,363,000
Beban pajak final 72,431,416 54,436,300
Jumlah beban pajak 121,279,790 30,963,597
Pada September 2008, Undang-undang No.7 Tahun 1983 mengenai "Pajak Penghasilan" diubah untuk keempat kalinya dengan Undang-undang No.36 Tahun 2008. Perubahan tersebut juga mencakup perubahan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya menggunakan tarif pajak bertingkat menjadi tarif pajak tunggal yaitu 28% untuk tahun fiskal 2009 dan 25%
untuk tahun fiskal 2010 dan seterusnya.
Sesuai dengan peraturan perpajakan Indonesia, saldo rugi fiskal dapat dibawa untuk periode selama lima tahun. Perusahaan menghitung, menetapkan dan membayar sendiri jumlah pajak yang terhutang. Direktorat Jendral Pajak dapat menetapkan dan mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu 10 tahun sejak tanggal terhutangnya pajak. Menurut perubahan ketiga atas ketentuan umum dan tata cara perpajakan, batas waktu tersebut berkurang menjadi 5 tahun sejak tanggal terhutangnya pajak dan untuk tahun pajak 2007 dan sebelumnya, batas waktu tersebut berakhir paling lama pada akhir tahun pajak 2013.
11. JAMINAN DARI PENYEWA
Akun ini merupakan jaminan atas telepon, sewa gedung dan jasa pemeliharaan dari penyewa sehubungan dengan kegiatan penyewaan ruangan oleh PT Perdana Adiloka, Anak perusahaan.
12. SELISIH LEBIH NILAI AKTIVA BERSIH ATAS BIAYA PEROLEHAN ANAK PERUSAHAAN Selisih lebih nilai aktiva bersih atas biaya perolehan Anak perusahaan :
Analisis dari akun ini adalah sebagai berikut:
2010 2009
Selisih lebih nilai aktiva bersih atas biaya
perolehan Anak perusahaan 635,446,848 635,446,848
Akumulasi amortisasi (513,652,863) (481,880,521)
Bersih 121,793,985 153,566,327
Amortisasi selisih lebih nilai aktiva bersih atas biaya perolehan Anak perusahaan berjumlah Rp 7.943.086 disajikan sebagai bagian dari "Penghasilan ( Beban ) Lain-lain" dalam laporan laba rugi konsolidasi.
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
13. MODAL SAHAM
Pemegang saham dan pemilikan saham berdasarkan catatan Biro Administrasi Efek (BAE) adalah sebagai berikut:
2010 Jumlah Saham
Ditempatkan dan Persentase
Pemegang Saham Disetor Penuh Pemilikan Jumlah
PT Dasabina Adityasarana 48,760,000 64.16% 24,380,000,000
PT Indolife Pensiontama 6,619,000 8.71% 3,115,000,000
Lukman Kolim (Presiden Komisaris) 4,240,000 5.58% 2,120,000,000
Masyarakat (masing-masing dengan
pemilikan kurang dari 5%) 16,381,000 21.55% 8,385,000,000
Jumlah 76,000,000 100.00% 38,000,000,000
2009 Jumlah Saham
Ditempatkan dan Persentase
Pemegang Saham Disetor Penuh Pemilikan Jumlah
PT Dasabina Adityasarana 48,760,000 64.16% 24,380,000,000
PT Indolife Pensiontama 6,619,000 8.71% 3,115,000,000
Lukman Kolim (Presiden Komisaris) 4,240,000 5.58% 2,120,000,000
Masyarakat (masing-masing dengan
pemilikan kurang dari 5%) 16,381,000 21.55% 8,385,000,000
Jumlah 76,000,000 100.00% 38,000,000,000
14. PENDAPATAN BERSIH
Akun ini terdiri dari:
2010 2009
Barang dagangan
Produk fotografi 14,737,710,259 4,223,361,581
Mesin cuci cetak (minilab) dan suku cadang 1,625,211,833 520,814,086
Kamera, bingkai dan barang jadi lainnya 361,778,939 2,250,000
Jasa penyewaan dan pemeliharaan gedung 704,120,387 528,161,457
Jumlah 17,428,821,418 5,274,587,124
Perusahaan dan Anak perusahaan tidak melakukan penjualan kepada satu pihak manapun dengan nilai penjualan melebihi 10% dari jumlah pendapatan bersih konsolidasi.
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
15. BEBAN POKOK PENDAPATAN Akun ini terdiri dari:
2010 2009
Barang dagangan
Produk fotografi 12,015,893,408 3,119,812,624
Mesin cuci cetak (minilab) dan suku cadang 1,032,412,769 361,120,000
Kamera, bingkai dan barang jadi lainnya 297,145,993 1,490,000
Jasa penyewaan dan pemeliharaan gedung 563,676,557 476,977,865
Jumlah 13,909,128,727 3,959,400,489
Perusahaan melakukan pembelian produk fotografi dari Mitsubishi Corporation, Jepang ( lihat Catatan 17a ), dengan jumlah pembelian sekitar 72.63% dan 70.04% masing-masing dari jumlah pembelian pada tahun 2010 dan 2009 dan melebihi 10%
dari jumlah pendapatan bersih konsolidasi.
16. BEBAN USAHA
Akun ini terdiri dari:
2010 2009
Beban Penjualan
Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan 906,559,250 712,282,900
Iklan dan promosi 429,923,750 396,017,750
Penyusutan 186,839,304 259,459,498
Perjalanan dinas 81,829,400 46,266,000
Kendaraan 123,010,800 9,476,800
Kantor 112,066,700 16,265,100
Telepon 71,746,906 107,861,587
Listrik dan air 125,401,739 153,036,315
Pemeliharaan dan perbaikan 35,825,900 2,679,500
Asuransi - 39,502,500
Sewa 3,912,565 7,662,565
Lain-lain 202,787,930 56,442,700
Jumlah 2,279,904,244 1,806,953,215
Beban Umum dan Administrasi
Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan 324,340,500 225,644,300
Penyisihan kesejahteraan karyawan
(Lihat Catatan 20) 70,000,000 70,000,000
Jasa tenaga ahli 9,300,000 26,400,000
Kendaraan 9,985,300 662,500
Perjalanan dinas 4,090,000 80,000
Lain-lain 18,962,000 24,776,000
Jumlah 436,677,800 347,562,800
Jumlah Beban Usaha 2,716,582,044 2,154,516,015
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
17. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING DAN IKATAN
Perusahaan dan Anak perusahaan mempunyai perjanjian-perjanjian penting dan ikatan sebagai berikut:
a. Berdasarkan Perjanjian Pengadaan dan Pembelian antara Perusahaan dengan Konica Minolta Photo Imaging Inc., Jepang dan Mitsubishi Corporation ( Mitsubishi ),Jepang, Perusahaan setuju untuk membeli produk Konica Minolta seperti kertas film berwarna, film, bahan kimia untuk foto, mesin cuci cetak ( minilab ) dan lain-lain dalam jumlah minimal tertentu.
Sesuai dengan perjanjian ini, Perusahaan memperoleh hak eksklusif sebagai penyalur dan penjual produk-produk Konica Minolta di Indonesia. Pada bulan Juli 2006, Dai Nippon Printing Co. Ltd., Jepang (DNP) mengambil alih usaha dan aset milik Konica Minolta. Pada bulan Maret 2007berdasarkan "Certified Letter" yang dikeluarkan oleh DNP, Perusahaan telah ditunjuk sebagai distributor resmi DNP di Indonesia. Pembelian produk DNP adalah sejumlah Rp. 2.773.334.239 atau sekitar 38% dari jumlah pembelian pada tahun 2010 .
b. Berdasarkan Perjanjian Pengadaan dan Pembelian tanggal 14 Juli 2008 antara Perusahaan dengan Panasonic System Asia Pacific (PSY). Singapore. PSY setuju untuk memasok peralatan dokumen kantor seperti mesin foto copy dan spare part yang terkait dengan merk Panasonic dan merk lain yang dimiliki Matsushita Electric Industrial Company imited of Japan.
Perjanjian ini berlaku selama satu tahun terhitung sejak 1 Juli 2008 dan secara otomatis diperpanjamg setiap satu tahun kecuali ada pernyataan pemberhentian dari salah satu pihak tersebut.
18. INFORMASI SEGMEN
Perusahaan dan Anak perusahaan mengklasifikasikan kegiatan usahanya menjadi 3 segmen usaha utama yang terdiri dari:
a. Bidang Usaha
Bidang Usaha Nama Perusahaan
Perdagangan PT Perdana Bangun Pusaka
Manufaktur PT Perdana Liga Prima
Penyewaan ruang gedung perkantoran PT Perdana Adiloka
b. Informasi Segmen Usaha
2010
Penyewaan Ruang Gedung
Keterangan Perdagangan Manufaktur Perkantoran Eliminasi Konsolidasi
PENDAPATAN
Penjualan eksternal 16,724,701,031 - 704,120,387 - 17,428,821,418
Penjualan antar segmen - 74,300,000 134,985,000 (209,285,000) -
Jumlah pendapatan 16,724,701,031 74,300,000 839,105,387 (209,285,000) 17,428,821,418
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
18. INFORMASI SEGMEN ( lanjutan ) b. Informasi Segmen Usaha
2010
Penyewaan Ruang Gedung
Keterangan Perdagangan Manufaktur Perkantoran Eliminasi Konsolidasi
HASIL
Laba < rugi > usaha 524,401,244 3,280,573 275,428,830 - 803,110,647
Penghasilan bunga 32,025,502 51,762 240,007 - 32,317,271
Beban bunga (98,088,286) - - - (98,088,286)
lain-lain (10,229,935) (59,970) 8,382,851 7,943,086 6,036,032
Selisih kurs 1,815,092,000 - - - 1,815,092,000
Pajak penghasilan tahun berjalan (66,419,025) - (72,431,416) - (138,850,441)
Pajak penghasilan ditangguhkan 19,899,204 (2,328,553) - - 17,570,651
Hak minoritas atas rugi bersih anak
perusahaan yang dikonsolidasi - - - (13) (13)
Laba (rugi) bersih 2,216,680,704 943,812 211,620,272 7,943,073 2,437,187,861
INFORMASI LAINNYA
Aktiva segmen 80,007,789,138 2,228,373,717 12,642,668,699 (3,995,757,786) 90,883,073,768
Invesrasi pada perusahaan asosiasi 16,280,663,333 - - (16,280,663,333) -
Jumlah aktiva yang dikonsolidasi 96,288,452,471 2,228,373,717 12,642,668,699 (20,276,421,119) 90,883,073,768
Kewajiban segmen 65,792,782,280 2,136,366,783 2,299,731,018 (3,995,757,786) 66,233,122,295
Penyusutan (186,839,304) (9,868,827) (129,799,159) - (326,507,290)
2009
Penyewaan Ruang Gedung
Keterangan Perdagangan Manufaktur Perkantoran Eliminasi Konsolidasi
PENDAPATAN
Penjualan eksternal 4,746,425,667 - 528,161,457 - 5,274,587,124
Penjualan antar segmen - 96,055,000 134,985,000 (231,040,000) -
Jumlah pendapatan 4,746,425,667 96,055,000 663,146,457 (231,040,000) 5,274,587,124
HASIL
Laba < rugi > usaha (1,047,085,016) 21,587,044 186,168,592 - (839,329,380)
Penghasilan bunga 55,607,690 217,598 403,230 - 56,228,518
Beban bunga (187,853,278) - - - (187,853,278)
Rugi penurunan nilai aktiva tetap - - - - 0
lain-lain 449,217,582 (153,050) (81,781) 7,943,086 456,925,837
Selisih kurs (1,562,500,000) - - - (1,562,500,000)
Pajak penghasilan tahun berjalan - - (54,436,300) - (54,436,300)
Pajak penghasilan ditangguhkan 23,886,211 (413,508) - - 23,472,703
perusahaan yang dikonsolidasi - - - (15) (15)
Laba (rugi) bersih (2,268,726,811) 21,238,084 132,053,741 7,943,071 (2,107,491,915)
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
18. INFORMASI SEGMEN ( lanjutan ) b. Informasi Segmen Usaha < lanjutan )
2009
Penyewaan Ruang Gedung
Keterangan Perdagangan Manufaktur Perkantoran Eliminasi Konsolidasi
INFORMASI LAINNYA
Aktiva segmen 41,723,861,483 2,225,473,384 12,627,825,393 (3,903,169,806) 52,673,990,454
Invesrasi pada perusahaan asosiasi 16,280,663,333 - - (16,280,663,333) -
Jumlah aktiva yang dikonsolidasi 58,004,524,816 2,225,473,384 12,627,825,393 (20,183,833,139) 52,673,990,454
Kewajiban segmen 37,434,222,914 2,175,717,688 2,313,185,073 (3,903,169,806) 38,019,955,869
Penyusutan (259,459,498) (11,143,356) (120,632,333) - (391,235,187)
Penetapan harga untuk transaksi antar segmen dilakukan sesuai dengan perjanjian yang ditetapkan.
c. Informasi Segmen Geografis
Pendapatan dari kegiatan operasi:
2010 2009
Jakarta 9,058,283,594 2,102,469,081
Surabaya 1,672,216,902 481,792,812
Medan 1,376,346,045 790,291,507
Semarang 1,291,173,851 529,862,897
Bandung 438,623,283 367,849,008
Banjarmasin 485,654,555 143,953,150
Padang 277,962,839 22,463,261
Palembang 831,658,883 209,064,820
Makassar 949,334,172 247,589,170
Pekanbaru 282,515,729 108,450,131
Manado 173,620,289 128,657,034
Denpasar 162,046,049 66,280,500
Balikpapan 503,319,455 248,398,814
Lampung 135,348,762 58,502,930
Pendapatan dari kegiatan operasi 17,638,106,418 5,505,627,124
Eliminasi (209,285,000) (231,040,000)
Pendapatan bersih setelah eliminasi 17,428,821,418 5,274,587,124
Semua aktiva berlokasi di Indonesia.
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
19. ASET DAN KEWAJIBAN DALAM MATA UANG ASING
Perusahaan dan Anak perusahaan memiliki aset dan kewajiban dalam Dolar AS sebagai berikut:
2010 2009
Aset
Kas dan setara kas 21,190 28,165
Kewajiban
Hutang bank (6,250,000) (2,500,000)
Kewajiban dalam Dolar AS - bersih (6,228,810) (2,471,835)
Ekuivalen dalam Rupiah (72,098,475,750) (25,525,542,340)
20. KESEJAHTERAAN KARYAWAN
Pada tahun 2010 dan 2009, Perusahaan dan Anak perusahaan mencatat akrual untuk uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan ganti kerugian masing-masing sebesar Rp 70.000.000 dan Rp 70.000.000 sebagaimana yang ditentukan dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI No. Kep-150/Men/2000 tanggal 20 Juni 2000 tentang Penyelesaian Pemutusan Hubungan Kerja dan Penetapan Uang Pesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja dan Ganti Kerugian di Perusahaan. Akrual atas kewajiban ini telah ditentukan berdasarkan metode diskonto nilai sekarang dan disajikan sebagai bagian dari "Beban Umum dan Administrasi" dalam laporan laba rugi konsolidasi (lihat Catatan 16).
21. KONDISI EKONOMI
Krisis keuangan global menjadi tampak nyata sejak September 2008, tetapi tidak berlanjut terlalu lama sehingga dampak yang ada tidak signifikan seperti yang diperkirakan sebelumnya. Pengaruh terburuk terjadi di awal Januari sampai Mei 2009 yang mengakibatkan penurunan signifikan pada volume penjualan produk Perusahaan. Pada periode tersebut, nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat adalah tidak stabil, sehingga harga jual produk Perusahaan berfluktuasi mengikuti pergerakan mata uang. mulai pertengahan 2009 volume penjualan meningkat dan kurs rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat mulai menguat dan menjadi lebih stabil sehingga memberikan dampak yang positif bagi Perusahaan.
Sebagai akibatnya pada 31 Maret 2010 dan 2009, Perusahaan dan Anak perusahaan mempunyai akumulasi rugi konsolidasi masing-masing sebesar Rp. 21.553 juta dan Rp. 31.580 juta, Kewajiban lancar Perusahaan dan Anak perusahaan melebihi aset lancar konsolidasi masing-masing sebesar (Rp. 5.785 juta) dan Rp. 5.351 juta pada tanggal 31 Maret 2010 dan 2009.
Terdapat ketidak pastian besar apakah Perusahaan dan Anak perusahaan akan dapat merealisasikan aset dan menyelesaikan pembayaran kewajiban dalam kegiatan usaha normal.
Lebih lanjut, kegiatan Perusahaan dan Anak perusahaan tetap terpengaruhi dan mungkin akan terus terpengaruh oleh kemajuan tehnologi dalam bisnis fotografi yang berubah dari era analog ke era digital dan menyebabkan berkurangnya permintaan cuci cetak film. Faktor tambahan lain yang perlu diperhatikan adalah dimulainya area perdagangan bebas AESEAN (AFTA) mulai 1 Januari 2010 yang diperkirakan akan meningkatkan pasokan color paper murah dari China di pasar domestik.
Pada tahun 2007, Peusahaan telah ditunjuk sebagai distributor resmi di Indonesia untuk produk fotografi DNP. Perusahaan telah memasarkan dye sub printer dan thermal paper yang dipasok dari DNP mulai bulan Agustus 2007. Manajemen berkeyakinan bahwa penunjukan ini akan menjamin stabilitas pasokan produk fotografi.
Untuk menghadapi kondisi di atas dan untuk mengimbangi kemajuan tehnologi yang cepat dalam bisnis fotografi, Perusahaan merencanakan untuk mengoptimalkan penjualan melalui beberapa jenis produk baru ( multi function laser
PT PERDANA BANGUN PUSAKA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 MARET 2010 dan 2009
< Dinyatakan Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain >
21. KONDISI EKONOMI ( lanjutan )
printer) dengan sasaran pasar segmen perkantoran dan meningkatkan volume penjualan produk kesehatan (terutama medical x-ray film) dengan strategi sebagai berikut :
# Meningkatkan volume penjualan color paper ukuran besar -20R sampai 50R dengan memberikan harga produk yang bersaing di pasaran domestik.
# Melakukan analisa berkelanjutan mengenai kondisi pasar dengan tujuan untuk mempertahankan harga paper yang kompetitif guna mempertahankan pangsa pasar yang ada.
# Melakukan terobosan penjualan color paper ke beberapa lab baru.
# Mempertahankan margin keuntungan untuk harga penjualan produk chemical Sentry.
# Melakukan beberapa terobosan baru meningkatkan omzet penjualan produk kesehatan ke beberapa rumah sakit besar yang ada di nusantara.
Walapun Perusahaan melakukan rencana-rencana tersebut di atas, masih terdapat ketidak pastian besar yang dapat mempengaruhi Perusahaan dan Anak perusahaan dalam melanjutkan usahanya secara berkesinambungan.Laporan keuangan konsolidasi terlampir mencakup dampak dan kelangsungan usaha sepanjang hal itu dapat ditentukan dan diperkirakan.
Perkembangan kondisi industri fotografi serta dampaknya terhadap likuiditas dan pendapatan Perusahaan dan Anak perusahaan di masa depan tidak dapat ditentukan. Laporan keuangan konsolidasi Perusahaan dan Anak perusahaan tidak mencakup penyesuaian yang timbul dari ketidakpastian tersebut.