BAB III PEMBAHASAN
A. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN PERUSAHAAN
1. Sejarah Perusahaan
Sejarah Perkembangan Perusahaan Solo Baru merupakan salah satu kota satelit dari kota Surakarta yang juga merupakan kawasan pemukiman bagi para pekerja atau pelaku kegiatan ekonomi di kawasan Kota Surakarta. Solo Baru merupakan kawasan pemukiman elit banyak terdapat perumahan sedang dan mewah serta fasilitas-fasilitas penunjang lainnya seperti pasar swalayan carrefour, Pandawa waterboom yang merupakan waterboom terbesar di Jawa tengah dan Yogyakarta. Meskipun
termasuk dalam wilayah Kabupaten Sukoharjo tetapi secara ekonomi dan politis Solo Baru lebih dekat ke Kota Surakarta, karena letak wilayah kotanya yang langsung berbatasan dengan Kota Surakarta, bahkan pernah ada wacana tentang penggabungan wilayah wilayah kota satelit di sekitar Surakarta termasuk Solo Baru untuk dimasukkan ke dalam wilayahnya. Luas wilayah Kota Surakarta beserta wilayah-wilayah kota penyangganya saat ini sekitar 150 km² dengan jumlah penduduknya sekitar 1 juta jiwa.
(http://id.wikipedia.org/). Saat ini Solo Baru telah menjadi pusat ekonomi bisnis dan wisata.
The Park Solo merupakan salah satu mall yang didirikan di kota Sukoharjo. The Park Solo dibangun oleh PT.Tristar Land Development diatas lahan seluas 16 ha.The Park Solo merupakan pusat perdagangan yang bernuansa mall, dimana bangunan komersial ini terdiri atas 4 lantai dengan luas bangunan 55.000m2 dan tempat parkir seluas 22.000m2.The Park Solo dikelola oleh PT.
Narendra Amerta.
PT. Narendra Amerta melaksanakan fungsi-fungsi manajemen, yaitu pemasaran, relasi publik, keuangan, sumber daya manusia, dan operasional.PT. Narendra Amerta dibagi ke dalam beberapa departemen yaitu Human Resources Department & Legal (HRD & Legal), Finance & Accounting, Marketing and Communication, dan Operations.
The Park Solo merupakan salah satu mall yang didirikan di kota PT. Narendra Amerta – The Park Mall Solo Baru dibuka pada 31 Oktober 2013. Mengacu pada konsep Lifestyle and Family Shopping Mall, The Park dengan luas bangunan lima hektar, dilengkapi dengan area taman terbuka hijau, office park, premium hotel dan convention hall. Konsep superblok yang diusung ini diklaim belum pernah ada sebelumnya di kota Solo. Tenant yang mengisi pun berbeda dengan mal lain yang lebih dulu berdiri di Kota Bengawan.
2. Lokasi Perusahaan
Secara administratif, PT. Narendra Amerta (The Park Mall Solo Baru) terletak di Jl. Ir. Soekarno, Grogol-Solo Baru, Sukoharjo. Peta lokasi yang tampak pada google Map (The Park Mall Solo Baru) adalah sebagai berikut:
Gambar III.1
Alamat : Jl. Ir. Soekarno, Grogol-Solo Baru, Sukoharjo
Telp. : (0271) 6727961
Fax. : (0271) 624884
Customer Care : (0271) 62454
Website : www.theparksolo.com
3. Konsep
The Park Mall Solo Baru dibangun dengan konsep superblok yang menyediakan kurang lebih 150 tenant untuk berbagai macam kegiatan bisnis dan empat anchor tenant seperti Lottemart, XXI, dan Metro. Sedangkan untuk konsep yang melatarbelakangi fungsi dari bangu
and Family Shopping Mall
hektar, dilengkapi dengan area taman terbuka hijau, office park, premium hotel dan convention hall.
Untuk tagline yang diusung oleh The Park
sendiri adalah: the greenshopping atmosphere yang tertera pada logo The park sebagai berikut:
onsep
The Park Mall Solo Baru dibangun dengan konsep superblok yang menyediakan kurang lebih 150 tenant untuk berbagai macam kegiatan bisnis dan empat anchor tenant seperti Lottemart, XXI, dan Metro. Sedangkan untuk konsep yang melatarbelakangi fungsi dari bangunan The Park Mall Solo Baru sendiri adalah:
and Family Shopping Mall,The Park dengan luas bangunan lima
hektar, dilengkapi dengan area taman terbuka hijau, office park, premium hotel dan convention hall.
Untuk tagline yang diusung oleh The Park
sendiri adalah: the greenshopping atmosphere yang tertera pada logo The park sebagai berikut:
Gambar: III.2
Logo The Park Mall Solo Baru
The Park Mall Solo Baru dibangun dengan konsep superblok yang menyediakan kurang lebih 150 tenant untuk berbagai macam kegiatan bisnis dan empat anchor tenant seperti Lottemart, XXI, dan Metro. Sedangkan untuk konsep yang melatarbelakangi fungsi nan The Park Mall Solo Baru sendiri adalah: Lifestyle ,The Park dengan luas bangunan lima hektar, dilengkapi dengan area taman terbuka hijau, office park,
Untuk tagline yang diusung oleh The Park Mall Solo Baru sendiri adalah: the greenshopping atmosphere yang tertera pada
Logo The Park Mall Solo Baru
The Park Mall Solo Baru menghadirkan suasana komersial yangberpadu dengan kawasan terbuka hijau. Dengan konsepnya greensuperblock ini diharapkan di area depan berupa taman hijau denganbeberapa spot bersantai dapat memberikan kenyamanan bagi parapengunjung.
4. Fasilitas
The Park Mall Solo Baru memberikan fasilitas pendukung untuk meningkatkan kepuasan pengunjung yang terdiri atas lift, eskalator, tangga darurat, alarm, kamera CCTV, smoke detector, sprinkler, AC sentral, telepon, security, parkir yang luas, toilet, air bersih, listrik dan Food Court dengan layanan Free WIFI. Parkir menjadi salah satu masalah yang seringkali dijumpai disebagian besar pusat-pusat perbelanjaan karena kapasitas ruang commit to user parkirnya tidak memadai. Hal ini tentu saja mengganggu kenyamanan pengunjung maupun lalu lintas disekitarnya.Menyadari bahwa parkir merupakan salah satu penentu kenyamanan dan daya tarik sebuah bangunan komersial, maka The Park Solo telah menyediakan area parkir yang cukup luas, yaitu seluas 22.000.
The Park Solo menyediakan berbagai pilihan ruang usaha, baik berupa kios dengan berbagai macam ukuran. Total tenant adalah 150 tenant dan 3 anchor tenant seperti Lottemart, XXI dan
Metrodengan luas bangunan 55.000 m2. The Park Solo memberikan fasilitas keamanan 24 jam, cleaning service, listrik, air bersih, AC sentral, yang akan mendukung kenyamanan dan kemajuan usaha. Manajemen juga membantu pemasaran produk dari tenant yang ada dengan paket-paket promosi dan exhibisi secara rutin.
5. Strukur Organisasi
Tujuan organisasi merupakan pernyataan tentang keadaan atau situasi yang tidak terdapat sekarang tetapi untuk dicapai diwaktu yang akan datang melalui kegiatan-kegiatan organisasi.
Fungsi tujuan organisasi
1) Pedoman bagi kegiatan, melalui penggambaran hasil akhir diwaktu yang akan datang. Memberikan arah dan pemusatan kegiatan organisasi mengenai apa yang harus atau tidak dilakukan.
2) Sumber legitimasi, melalui pembenaran kegiatan- kegiatannya. Akan meningkatkan kemampuan organisasi untuk mendapatkan berbagai sumber daya dan dukungan dari lingkungan sekitarnya.
3) Standar pelaksanaan, memberikan standar langsung bagi penilaian pelaksanaan kegiatan (prestasi organisasi).
4) Sumber motivasi, karena sering memberikan insentif bagi para anggota.
5) Dasar rasional pengorganisasian, karena antara tujuan dan struktur organisasi saling berinteraksi dalam kegiatan- kegiatan untuk mencapai tujuan.
Adapun struktur organisasi The Park Mall Solo Baru di Sukoharjo :
Sumber : Data Sekunder The Park Mall Solo Baru Gamabr III.3
Adapun tugas dan tanggung jawab serta wewenang pada masing masing departemen adalah sebagai berikut:
a. General Manager
Menetapkan kebijakan perusahaan dengan menentukan rencana dan tujuan perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang.
1) Mengkoordinir dan mengawasi seluruh aktivitas yang dilaksanakan dalam perusahaan.
2) Membantu peraturan itern pada perusahaan yang tidak bertentangan dengan kebijakan perusahaan.
3) Memperbaiki dan menyempurnakan segi penataan agar tujuan organisasi dapat tercapai dengan efektif dan efisien.
4) Menjadi perantara dalam mengkomunikasikan ide, gagasan dan strategi antara pimpinan dan staf.
5) Membimbing bawahan dan mendelegasikan tugas- tugas yang dapat dikerjakan oleh bawahan secara jelas.
b. Secretary General Manager :
1) Terhadap atasan :
a) Sumber dan filter informasi bagi pimpinan, dalam memenuhi fungsi, tugas dan tanggung jawab.
b) Assiten/tangan kanan pimpinan dalam mengatur aktivitas perusahaan. Mulai dari administrative sampai human relations.
c) Perantara bagi pimpinan dan pihak-pihak yang ingin berhubungan dengan pimpinan.
d) Alternatif pemikiran dari pimpinan dalam hal penuangan ide-ide.
e) Secret Keeper/pemegang rahasia pimpinan kaitannya dnegan tugas perusahaan.
f) Mediator pimpinan dengan bawahan.
2) Terhadap bawahan/karyawan :
a) Membantu memberikan motivasi kepada karyawan lain.
b) Mediator antara bahawan/karyawan dengan pimpinan.
c) Membantu/memfasilitasi bawahan ketika hendak bertemu dengan pimpinan.
d) Memberikan rasa puas dan bangga kepada bawahan terhadap hasil kerja mereka.
e) Di banding dengan posisi lain, sekretaris termasuk karyawan yang memiliki multi tugas, di antaranya :
Menurut wewenangnya.
• Tugas rutin. Meliputi pengetikan, making call, menerima tamu, korespondenci, filling, surat menyurat.
• Tugas instruksi. Meliputi penyusunan jadwal perjalanan, making appointment, pengaturan keuangan, persiapan dan penyelenggaraan rapat, arrange schedule.
• Tugas kreatif. Meliputi pembuatan formulir telepon, dokumentasi, mengirim ucapan kepada klien, mengatur ruang kantor pimpinan.
Menurut jenis tugasnya.
• Tugas administrasi.perkantoran.
• Meliputi surat menyurat, pembuatan laporan, filling.
• Tugas resepsionis. Meliputi making call, melayani tamu, menyusul jadwal pertemuan pimpinan.
• Tugas social. Meliputi mengatur rumah tangga kantor, mengirim ucapan selamat kepada relasi, mempersiapkan respsi/jamuan.acara resmi kantor.
• Tugas insidentil. Meliputi mempersiapkan rapat,mempersiapkan pidato, presentasi, dan mempersiapkan perjalanan dinas pimpinan.
c. Devision Head Operasional
1) Bertanggung jawab terhadap kepercayaan yang diberiakan oleh general Manager dalam operasional keseluruhan perusahaan
2) Mengawasi setiap aktivitas yg dilakukan oleh Departemen Manager
3) Berkordinasi penuh terhadap operasional dan komunikasi di dalam mall setiap hari
4) Memberikan semangat kepada manager departement
d. HRD ( Human Resources of Development )
1) Bertanggung jawab dalam membantu dan melaporkan kepada HRD (Human Resources Of Development) Manager dalam bidang hiring & firing tenaga kerja.
2) Menyusun prosedur seleksi recruitment karyawan baru.
3) Melakukan koordinasi ke departemen lain untuk mengumpulkan rencana permintaan karyawan setiap tahun dan membuat status data karyawan dan turnover setiap bulan dari masing-masing divisi.
4) Memasang iklan lowongan kerja, melakukan sortir lamaran, melakukan tes psikologi dan interview awal untuk mendapatkan calon karyawan yang sesuai.
5) Merekomendasikan kandidat berdasarkan hasil tes psikologi dan interview awal, serta mengatur jadwal interview lanjutan (user, hrd, presdir), agar proses rekrutmen dapat berjalan dengan baik sesuai rencana.
6) Menyiapkan perjanjian kerja dan kontrak kerja karyawan serta mengupdate masa berlakunya kontrak kerja.
7) Menginput data karyawan dan ke sistem agar semua terdata dengan baik
8) Membuat laporan rekapitulasi mutasi, promosi dan status karyawan (tambahan anak, menikah, berhenti).
e. Marketing Communication :
1) Mengkoordinasi dan mengkomunikasi dengan pihak sponsor atau perusahaan periklanan atau rekan bisnis.
2) Memikirkan dan melaksanakan perencanaan pemasaran melalui rencana strategi tahunan sepeti kalender event dan promosi.
3) Merencanakan penerbitan iklan di media.
4) Mengatur jadwal media gathering dengan menghubingi para media sekaligus membangun dan menjaga hubungan dengan media.
5) Membuat press release tentang The Park Mall Solo Baru melalui social media yang dimiliki The Park Mall Solo Baru.
6) Membangun dan membina hubungan baik dengan public.
7) Bertanggung jawab kepada seluruh event yang ada di mall baik sebelum dan sesudah event berlangsung.
8) Membuat desain untuk mendekorasi mall yang sesuai dengan tema event yang akan berlangsung.
f. Casual Leasing
1) Mencari peserta untuk menmpati area pameran yang kosong dan memenuhi target pendapatan dan tingkat hunian.
2) Aktif mencari peserta untuk menempati area pameran yang kosong didasarkan pada sasaran yang telah
ditetapkan oleh mall untuk memenuhi target pendapatan dan tingkat hunian.
g. Operasional Dept Head
1) Beraktivitas di area mall terhadap keseluruhan mall 2) Mengawasi area mall seperti, parkir, gudang, dan office 3) Bertanggung jawab penuh terhadap aktifitas
housekepping, untuk beraktivitas secara prosedure 4) Memberikan laporan tiap hari kepada Devision Head
Operasional untuk dievaluasi
5) Memberikan pengarahan dan memonitor aktivitas mall
h. Enginering Dept Head
1) Melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap seluruh kegiatan keteknikan seperti listrik, permesinan, bengkel dan lain-lain.
2) Bertanggung jawab kepada Mill Head dalam hal kelancaran mesin–mesin produksi.
3) Bertanggung jawab dalam hal pemakaian-pemakaian spare part.
4) Bertanggung jawab terhadap fasilitas-fasilitas pendukung produksi seperti pemakaian air bersih, serta pemakaian listrik.
i. Tenant Relation Dept Head
1) Sebagai media komunikasi antara tenant, pembeli, dan manajemen Sebagai penghubung antara tenant dengan tenant lainnya.
2) Memeriksa dan melapor kepada departemen yang bersangkutan jika menemukan kekurangan di area mall.
3) Memantau kinerja customer service dan door man beserta aktivitasnya.
4) Membuat laporan bulanan yang berkaitan dengan tenat, pembeli dan promosi.
5) Membuat check list bulanan untuk setiap diskon yang diberikan tenant kepada pembeli.
6) Memberikan informasi kepada setiap tenant tentang kegiatan yang akan dilakukan oleh The Park Mall Solo Baru dalam satu bulan.
7) Dalam Divisi Tenant Relation juga menangani bagian customer service yang bertugas untuk:
Melakukan paging inside mall mengenai promo tenant dan acara / event yang sedang berlangsung di mall.
Menghandle dan memberikan solusi pemecahan masalah dari complain customer.
8) Selain customer service, tenant relation juga menangani doorman yang bertugas untuk;
Menyambut dan membukakan pintu mobil tamu.
Memberikan salam untuk setiap tamu yang datang dengan ramah dan senyum.
Menyapa dan membukakan pintu lobby hotel untuk tamu yang memasuki atau ke luar lobby.
j. Foodcourt Dept Head
1) Menjalankan tugas dan memonitor kebersihan, kualitas makanan dan pelayanan yang diberikan foodcourt, memonitor semua persediaan makanan dan alat-alat yang dimiliki foodcourt.
2) Berkoordinasi dengan department lain dalam pelayanan kebersihan untuk pelayanan foodcourt.
3) Membantu supervisor foodcourt dalam merancang counter dan acara di foodcourt.
4) Memonitor SOP di foodcourt agar berjalan dengan benar.
k. Finance Account Dept Head
1) Melakukan pengaturan keuangan perusahaan.
2) Melakukan penginputan semua transaksi keuangan ke dalam program.
3) Melakukan transaksi keuangan perusahaan.
4) Melakukan pembayaran kepada suplier.
5) Berhubungan dengan pihak internal maupun eksternal terkait dengan aktivitas keuangan perusahaan.
6) Melaukan penagihan kepada customer.
7) Mengontrol aktivitas keuangan / transaksi keuangan perusahaan.
8) Membuat laporan mengenai aktivitas keuanganperusahaan.
9) Menerima dokumen dari vendor internal maupun external.
10) Melakukan verifikasi terhadap keabsahan dokumen.
11) Melakukan Evaluasi budget.
12) Membuat laporan manajemen kepada induk perusahaan.
13) Melakukan accrue pendapatan dan beban pada akun- akun tertentu.
14) Menyiapkan dokumen penagihan invoice/kuitansi tagihan beserta kelengkapannya.
15) Melakukan rekonsiliasi dengan unit lain.
6. Visi dan misi perusahaan
Visi
Menjadi icon-nya mall di Jawa Tengah.
Misi
1) The Park Mall Solo Baru sebagai tim yang handal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Jawa Tengah.
2) The Park Mall Solo Baru selalu menciptakan pengalaman belanja yang menarik dan membuka peluang usaha yang menguntungkan bagi siapa saja yang tergabung bersama The Park Mall Solo Baru.
3) Service excellent merupakan pedoman kami untuk selalu memberikan kepuasan dan melengkapi gaya hidup masyarakat Jawa Tengah.
7. Jam Kerja
Jam kerja Management Office The Park Mall Solo Baru yaitu Senin-Jumat pukul 09.00-17.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00-15.00 WIB, sedangkan hari libur nasional atau hari minggu hanya sebagian Departement yang berada di Office Mall The Park yang merupakan Departement yang bersangkutan dengan operasional Mall Mulai dari Opening hingga Closeing dan serta Event-Event
yang bersangkutan dan dilaksanakan di Mall The Park Mall Solo Baru.
B. LAPORAN MAGANG KERJA
1. Lokasi dan Waktu Magang Kerja
Magang kerja dilaksanakan di The Park Mall Solo Baru, Sukoharjo, dengan alamat Jl. Ir. Soekarno, Solo Baru, kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, kode Pos: 57552, Telpon: (0271) 624545. Magang kerja tersebut dilaksanakan selama satu bulan yaitu mulai dari tanggal 05 Februari 2015 hingga 05 Maret 2015.
2. Laporan Magang Kerja
Penulis pada saat melaksanakan magang kerja langsung ditempatkan pada divisi yang sesuai dengan tema judul Tugas Akhir yang akan dikerjakan yaitu pada Departement Marcomm (Marketing Communication) dengan definisi pekerjaan yang berhubungan media promosi dan penanganan event pada mall yang menyangkut semua aktivitas dan operasional mall mulai dari perencanaan dan pelaksaan tema yang akan diadakan tiap bulan dan tahun sesuai kalender event yang dibuat oleh Manager Marcomm sendiri. Selama magang kerja penulis mendapat tugas untuk membantu dalam pelaksanaan event di The Park Mall Solo Baru pada kisaran waktu bulan Februari hingga Maret yang diantaranya seperti: BARONGSAI PERFORMANCE MACAN PUTIH, FASHION SHOW RORY WARDANA BY METRO, dan PEMILIHAN CICI KOKO BY ASMARADANA.
Tabel III.1
Pelaksanaan Kegiatan Magang di The Park Mall Solo Baru
NO Hari/ Tanggal Uraian Pekerjaan
1 Kamis/ 5 Februari 2015
Perkenalan perusahaan dan management office The Park Mall Solo Baru dan pembagian devisi
2 Jumat/ 6 Februari 2015
Mengenal jenis periklanan (Advertising), Mencatat promo yang ada pada tenant, Meeting Event Shopping Suprise 3 Sabtu/ 7
Februari 2015
Memasang dan mengganti Banner dan serta Cleaning gudang Marcomm
4 Senin/ 9 Februari 2015
Mengecek promo dan memotret segala sesuatu yang berkaitan dengan Advertising serta headling Giant Rollete 5 Selasa/ 10
Februari 2015
Memasukan voucer ke dalam angpao dan memotert billbord yang ada di luar mall yang bersangkutan dengan event imle
6 Rabu/ 11 Februari 2015
Mencari tahu bagaimana menghitung PR value yang ada pada media masa surat kabar seperti di Solo Pos, mencari tahu tentang traffic yang ada pada the park mall solo baru.
7 Kamis / 12 Februari 2015
Membuatkan PPT untuk event selanjutnya yang akan diadakan di The Park Mall Solo Baru
8 Jumaat/ 13 Februari 2015
Membuat proposal, PPT even Tour The Mall, dan mengirimkan ke pihak Marcom
9 Sabtu/ 14 Februari 2015
Fileing data dan menghiasi pohon angpao dengan angpao serta mendekorasi
10 Senin/ 16 Februari 2015
Membuat Tugas PPT event dan membuat news letter Merapikan surat kabar untuk kliping
11 Selasa/ 17 Februari 2015
Evaluasi Band di Central Park dan memberi tanggapan serta komentar pada staff event dan promo
12 Rabu/ 18 Februari 2015
Tecnical meeting untuk pemantapan event imlek yang berupa Fashion show yang di kordinasikan mas Budi Hans Disigner Solo
13 Kamis/ 19 Februari 2015
Gladi bersih untuk rangkaian perayaan malam imlek dan membantu pelaksanaan evet tersebut
14 Jumaat/20 Februari 2015
Mencari informasi mengenai struktur organisasi serta tanggung jawab, tugas setiap Departement yang ada di the park mall
15 Sabtu/ 21 Februari 2015
PJT di Universitas Sebelas Maret Surakarta
16 Senin/ 23 Februari 2015
Membuat tugas news letter dan enerusakan tugas membuat event yang akan di adakan di the park dengan tema yang sudah di tetapkan.
17 Selasa/ 24 Februari 2015
Memberikan surat konfirmasi kepada tenant yang sedang melakukan pameran di Atrium The Park Mall Solo Baru 18 Rabu/ 25
Februari 2015
Mengambil surat konfirmasi kepada tenant yang sedang melakukan pameran di Atrium The Park Mall Solo Baru
19 Kamis/ 26 Februari 2015
Input data pemegang kartu Privilage The Park Mall Solo Baru untuk pembagian majalah The Park Mall Solo Baru 20 Jumat/ 27
Februari 2015
Input data pemegang kartu Privilage The Park Mall Solo Baru untuk pembagian news letter
21 Sabtu/ 28 Februari 2015
Mengedit file siaran pers yang akan dilaksanakan di The Park Mall Solo Baru
22 Senin/ 2 Maret 2015
Membuat kliping dari berbagai surat kabar untuk menghitung PR value bulan Februari
23 Selasa/ 3 Maret 2015
Mencatat berbagai promo selama bulan Maret di tenant- tenant The Park Mall Solo Baru
24 Rabu/ 4 Maret 2015
Mengerjakan tugas yang di berikan manager Marcomm berupa kreatifitas event sebagai bahan refensi manager 25 Kamis/ 5
Maret 2015
Memberikan tugas persentasi kepada manager tentang tugas yang diberikan selama 1 bulan dan memberikan kenang-kenagan, serta berpamitan dengan manager dan staff karyawan the park mall serta dokumentasi sebagai syarat telah melakukan magang di The Park Mall Solo Baru
Demikiam cara kerja yang dilakukan oleh penulis selamapelaksanaan magang kerja di The Park Mall Solo Baru.
C. PEMBAHASAN MASALAH
1. Pelaksanaan event yang di The Park Mall Solo Baru
The Park Mall Solo Baru tidak hanya sebagai pusat perbelanjan, tetapi juga dipersiapkan sebagai ajang perhelatan event berskala Nasional. Perusahaan yang dikelola PT. Narendra Amerta ini berdiri dilahan seluas 16 hektar sehingga memiliki lahan yang sangat luas dan cocok untuk diselenggarakan berbagai macam event-event besar disana. Pembahasan masalah bagaimana penerapan event marketing yang dilaksanakan pada The Park Mall Solo Baru dan apa kendala yang dialami The Park Mall Solo Baru dalam penerapan event marketing akan dibahas dengan menggunakan pertanyaan 5w menurut (Hoyle, 2006 dalam Notoradjo, 2011) yaitu sebagai berikut:
a. PERTUNJUKAN BARONGSAI
Gambar III.4
1) Why
Barongsai adalah tarian tradisional Cina dengan menggunakan sarung yang menyerupai singa.
Barongsai memiliki sejarah ribuan tahun dan diperkirakan masuk di Indonesia pada abad-17, ketika terjadi migrasi besar dari Tiongkok Selatan. Kesenian Barongsai merupakan salah satu kesenian dari sekian banyak kesenian dalam masyarakat Tionghoa. Kesenian ini sudah cukup tua dan di Tiongkok berkembang pada masa pemerintahan Dinasti Utara Selatan tahun 420- 589 M. Kondisi kesenian ini sebelum orde baru tumbuh dengan subur di Surakarta dengan bermunculan kelompok-kelompok seni Barongsai baik yang dimiliki secara pribadi maupun milik suku-suku Tionghoa yang tinggal di Surakarta. Salah satu suku yang memiliki Barongsai pada saat itu di Surakarta adalah suku Hok Jia.
Pertujukan barogsai hingga saat ini selalu diadakan untuk meramaikan acara perayaan imlek, tidak terkecuali di Solo yang sering mengadakan perayaan tersebut terutama di Mall.The Park Mall Solo Baru merupakan salah satu mall yang juga mengadakan perayaan imlek dengan menampilkan pertunjukan
barongsai. Pertunjukan barogsai yang diadakan juga memiliki beberapa tujuan yaitu :
• Meraimaikan perayaan imlek di kota Solo.
• Menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap pertunjukan barongsai.
• Untuk meningkatkan minat pengunjung untuk berkunjung ke The Park Mall Solo Baru.
• Sebagai media promosi The Park Mall Solo Baru.
2) Who
Pelaksanaan pertunjukan barongsai dikoordinasikan oleh pihak The Park Mall Solo Baru, serta bekerjasama dengan pihak-pihak yang membantu seluruh pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan sampai pelaksanaan kegiatan.
Target peserta Pertunjukan Barongsai adalah para komunitas barongsai maupun sanggar-sanggar barongsai.Pencarian peserta dilakukan dengan memberikan undangan maupun pengumuman kepada para sanggar maupun komuitas pecinta barongsai.
Pihak The Park Mall Solo Baru menggunakan media promosi lainnya yaitu melalui baliho, spanduk dan iklan melalui berbagai sosial media. Selain itu The Park
Mall juga memiliki beberapa relasi yang rutin mengikuti Pertunjukan Barongsai, sehingga pencarian peserta akan lebih mudah.
3) Where
Pertunjukan Barongsai diadakan di Atrium Broadway The Park Mall Solo Baru. Disana pemain barongsai akan leluasa melakukan pertunjukan karena tempatnya yang terbuka, luas dan strategis sehingga pengunjung dapat melihat dari berbagai arah.
4) When
Pelaksanaan Pertunjukan Barongsai di adakan pada buan Februari. Pertunjukan Barongsai digelar selama perayaan imlek pada siang hari dan malam hari oleh peserta yang berbeda.
5) What
Pertunjukan Barongsai berisi sajian Barongsai dari sanggar dan komunitas pencinta barongsai yang berasal dari dalam maupun luar kota. Setiap minggunya, Pertunjukan Barongsai diisi dengan penampilan yang berbeda-beda, seperti Pertunjukan
Barogsai oleh Macan Putih, Pertunjukan Barongsai dari Tripusaka dan Pertunjukan Barongsai dari Brigif 413.
6) Kendala
Pada tahap akhir pelaksanaan Pertunjukan Barongsai, pihak pelaksana dapat melakukan evaluasi terhadap event yang digelar, mulai dari tahap persiapan sampai tahap akhir untuk menemuakan berbagai kendala yang mempengaruhi jalannya event tersebut.
Kendala pihak The Park Mall Solo Baru dalam pelaksanaan Pertunjukan Barongsai, antara lain :
• Kurangnya tenaga kerja dalam mengkoordinir seluruh kegiatan, karena pihak yang bertanggung jawab adalah divisi Marcom dan hanya terdiri dari 6 orang saja.
• Cuaca yang kurang mendukung, karena acara dilaksanakan ditempat terbuka sehingga apabila turun hujan maka pertujukan dibatalkan hingga hujan reda bahkan hingga dipindahkan ke dalam Mall apabila cuaca tidak memungkinkan untuk dilaksanakan pertunjukan tersebut.
• Promosi yang dilakukan pihak The Park Mall Solo Baru sangat kurang. Pihak Mall hanya
melakukan promosi event melalui sosial media dan broadcast masanger, sehingga masyarakat kurang tahu akan diselenggarakan pertunjukan tersebut. Hal itu membuat pertunjukan sepi penonton dan pengunjung.
b. FASHION SHOW RORY WARDANA BY METRO
&TINA TOON CONCERT FT VIC VOICE
Gambar III.5 1) Why
Berbagai orang akan ditemui dalam area fashion show. Manfaatkan ini sebagai sarana untuk mengenal profesi yang belum pernah atau jarang ditemui. Sebut saja profesi model, koreografer, perancang busana, fitter, fotografer, make up artis, sound eingineer dan pembawa acara/MC (Master of Ceremony). Apresiasi merupakan salah satu kebutuhan manusia. Pengakuan
orang lain atas diri sendiri, karya dan pikiran kita akan sangat memengaruhi perkembangan mental itu . Dalam pertunjukan fashion show juga ada aturan, seperti dilarang naik atau berada di runway selain model, dilarang mencopot atau mengambil hiasan yang ada di area pertunjukan, atau tidak mondar-mandir selama pertunjukan fashion show berlangsung. Etika menonton pertunjukan sebenarnya adalah cara untuk mengajarkan anak bertenggang rasa demi menciptakan suasana fashion show yang kondusif.
Budaya daerah yang dapat dikenalkan melalui tema fashion show adalah baju-baju daerah, misalnya dalam rangka memperingati perayaan Imlek. Perayaan Imlek kali ini The Park Mall Solo Baru memberikan sajian Fashion Show Rory Wardana by Metro sebagai rangkaian puncak perayaan Imlek bersama artis Ibukota yaitu Tina Toon. Tina Toon sendiri merupakan warga Indonesia keturunan Tionghoa sehingga dengan menghadirkan Tina Toon merupakan sajian lengkap untuk memperingati perayaan Imlek di Solo.
2) Who
Pelaksanaan Fashion Show Rory Wardana dan juga konser bersama Tina Toon sebagai puncak perayaan Imlek dikoordinasikan oleh pihak The Park Mall Solo Baru, serta bekerjasama dengan pihak-pihak yang membantu seluruh pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan sampai pelaksanaan kegiatan.
Target peserta pelaksanaan ini adalah para model dari Rory Wardana, Tina Toon, dan Band yang ikut meramaikan mengisi puncak perayaan Imlek di The Park Mall Solo Baru.Pencarian peserta dilakukan dengan memberikan undangan dan pengumuman.
Pihak The Park Mall Solo Baru menggunakan media promosi yaitu melalui baliho, spanduk dan iklan melalui berbagai sosial media. Selain itu The Park Mall juga memiliki beberapa relasi band yang rutin mengisi acara live music di The Park Mall Solo Baru pada malam hari, sehingga pencarian peserta akan lebih mudah.
3) Where
Puncak perayaan Imlek ini diadakan di Atrium Broadway The Park Mall Solo Baru. Di dalam Atrium
Broadway telah disiapkan sebuah panggung untuk melakukan pementasan. Pertunjukan tersebut dilaksanakan di dalam Mall bertujuan supaya tidak terkendala cuaca buruk yang nantinya akan menghambat jalannya pagelaran.
4) When
Puncak pelaksanaan perayaan Imlek diadakan pada hari Kamis tanggal 19 Februari 2015. Pelaksanaan Imlek tersebut digelar selama satu hari mulai pukul 18.30 WIB sampai pukul 12.00 WIB.
5) What
Puncak pelaksanaan perayaan Imlek menyajikan beberapa rangkaian acara diantaranya Fashion Show Rory Wardana by Metro, penampilan group musik Vic Voice, penampilan Tina Toon, dan penampilan oleh band dari kota Solo. Perayaan Imlek tersebut juga bekerjasama dengan semua pihak tenant di The Park Mall Solo Baru untuk meramaikan puncak acara perayaan Imlek tersebut.
6) Kendala
Pada tahap akhir pelaksanaan puncak perayaan Imlek, pihak pelaksana dapat melakukan evaluasi terhadap event yang digelar, mulai dari tahap persiapan sampai tahap akhir untuk menemuakan berbagai kendala yang mempengaruhi jalannya event tersebut.
Kendala pihak The Park Mall Solo Baru dalam pelaksanaan puncak perayaan imlek bersama Tina Toon, antara lain :
• Kurangnya tenaga kerja dalam mengkoordinir seluruh kegiatan, karena pihak yang bertanggung jawab adalah divisi Marcom dan hanya terdiri dari 6 orang saja.
• Tempat perayaan Imlek yang dilakukan di dalam Mall yaitu di Atrium Broadway membuat pengunjung susah untuk melihat pertunjukan tersebut dari berbagai arah dan juga panggung yang disediakan oleh pihak The Park Mall Solo Baru kurang besar sehigga membuat para pengisi acara kurang leluasa dalam menampilkan pementasan tersebut.
• Tidak semua pengunjung dapat tempat duduk untuk menyaksikan perayaan Imlek karena kursi yang disediakan terbatas dan juga hanya digunakan untuk para tamu undangan saja.
c. WAYANG POTEHI
Gambar III.6 1) Why
Wayang Potehi merupakan salah satu jenis wayang khas Tionghoa berasal dari Tiongkok yang berwujud boneka. Badan boneka berwujud kain yang bisa dimasukkan tangan untuk menggerakkan wayang tersebut. Dalam setiap pementasan dibuatkan panggung yang berukuran kecil. Wayang ini dimainkan oleh seorang dalang dibantu oleh beberapa asisten untuk memainkan wayang tersebut. Untuk dialog dimainkan oleh dalang dan asisten hanya menggerakkan wayangnya saja. Kesenian ini dibawa oleh perantau
etnis Tionghoa ke berbagai wilayah Nusantara pada masa lampau dan telah menjadi salah satu jenis kesenian tradisional Indonesia. Masyarakat peranakan Tionghoa telah menjadi bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia. Kesenian tradisional Tionghoa pun ikut memberi warna dalam budaya nusantara.
Persenyawaan unsur budaya asal daratan Cina dengan karakter budaya lokal menghadirkan keunikan tersendiri dalam tradisi yang berkembang dalam masyarakat peranakan Tionghoa di Indonesia.
Keunikan ini begitu kental terasa dalam seni pertunjukan tradisional wayang potehi.
Wayang Potehi sering dipentaskan di Surakarta pada masa sebelum tahun 1965. Wayang ini biasanya dipentaskan di lingkungan klenteng dan sampai pementasan biasanya sampai memakan waktu berhari- hari bahkan berbulan-bulan. Namun seiring perkembangannya kini Wayang Potehi sering dipentaskan di pusat perbelanjaan atau Mall untuk meramaikan perayaan imlek, biasanya lama pementasan maksimal dua jam dan satu hari bisa pentas dua kali. Untuk melestarikan kebudayaan tersebut The Park Mall Solo Baru mengadakan pagelaran Wayang
Potehi yang keberadaannya kini sudah jarang ditemui dan juga sekaligus pagelaran Wayang Potehi ini diadakan sebagai rangkaian acara perayaan Imlek di Kota Solo.
2) Who
Pelaksanaan pagelaran Wayang Potehi dikoordinasikan oleh pihak The Park Mall Solo Baru, serta bekerjasama dengan pihak-pihak yang membantu seluruh pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan sampai pelaksanaan kegiatan.
Target peserta pagelaran Wayang Potehi adalah para komunitas wayang potehi maupun sanggar- sanggar wayang potehi yang tersebar di berbagai daerah.Pencarian peserta dilakukan dengan memberikan undangan maupun pengumuman kepada para sanggar maupun komuitas pecinta wayang potehi.
Pihak The Park Mall Solo Baru menggunakan media promosi yaitu melalui iklan melalui berbagai sosial media. Selain itu The Park Mall juga memiliki beberapa relasi yang rutin mengikuti pagelaran Wayang Potehi, sehingga pencarian peserta akan lebih mudah.
3) Where
Pagelaran Wayang Potehi diadakan di Atrium Broadway The Park Mall Solo Baru. Disana dalang dan asistenya telah disiapkan sebuah panggung untuk melakukan pertunjukan. Pertunjukan tersebut dilaksanakan di dalam Mall bertujuan supaya tidak terkendala cuaca buruk yang nantinya akan menghambat jalannya pagelaran.
4) When
Pelaksanaan pagelaran Wayang Potehi di adakan pada tanggal 20 Februari 2015. Pagelaran Wayang Potehi digelar selama satu hari mulai pukul 19.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB.
5) What
Pagelaran Wayang Potehi disajikan oleh seorang dalang dan asitennya dari salah satu sanggar di Kota Solo yang merupakan seniman asal Surakarta keturunan Tionghoa. Cerita yang diperjuntukan merupakan cerita populer, seperti Kera Sakti (Sun Go Kong) selama kurang lebih dua jam.
6) Kendala
Pada tahap akhir pelaksanaan Pagelaran Wayang Potehi, pihak pelaksana dapat melakukan evaluasi terhadap event yang digelar, mulai dari tahap persiapan sampai tahap akhir untuk menemuakan berbagai kendala yang mempengaruhi jalannya event tersebut.
Kendala pihak The Park Mall Solo Baru dalam pelaksanaan Pertunjukan Barongsai, antara lain :
• Kurangnya tenaga kerja dalam mengkoordinir seluruh kegiatan, karena pihak yang bertanggung jawab adalah divisi Marcom dan hanya terdiri dari 6 orang saja.
• Tempat Pagelaran Wayang Potehi yang dilakukan di dalam Mall yaitu di Atrium Broadway membuat pengunjung susah untuk melihat pertunjukan tersebut dari berbagai arah, sehigga pengunjung kurang tertarik untuk menyaksikan pagelaran tersebut.
• Waktu pelaksanaan yang dilakukan pada malam hari membuat para pengunjung hanya menyaksikan pagelaran setengahnya saja dan membubarkan diri sebelum pagelaran tersebut
selesai karena jam sudah menunjukan jam malam untuk pulang dan istirahat.
• Kurangnya promosi yang dilakukan pihak The Park Mall Solo Baru sehingga target pengunjung tidak sesuai yang diharapkan.
d. PENTAS TARI SANGGAR SARWI RETNO BUDAYA
Gambar III.7 1) Why
Sanggar Tari Sarwi Retno Budaya didirikan oleh Sarwiyati Hartono pada tanggal 24 april 1974 di kota Solo. Pada mulanya mengajar sendiri anak-anak di rumah.Sanggar Tari Sarwi Retno Budaya terdaftar sebagai sanggar tari binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang sekarang menjadi Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kotamadya Surakarta sejak tahun 1985.
Sebagai wadah yang menampung bakat dan kemampuan dari generasi muda di bidang seni tari
Sanggar Sarwi Retno Budaya memiliki tujuan menanamkan rasa cinta dan kepedulian akan nilai kebudayaan, melahirkan generasi penerus kesenian, mendidik, membina membimbing anak-anak maupun remaja dalam menyalurkan kreatifitas serta mencurahkan kebebasan berekspresi melalui proses pembelajaran seni tari. Siswa-siswi Sanggar Tari Sarwi Retno Budaya telah banyak yang sukses menjadi penari yang mengharumkan nama bangsa dengan banyak digunakan untuk duta-duta kesenian ke berbagai negara. Banyak pementasan yang telah dilakukan di Sanggar Tari Sarwi Retno Budaya baik itu yang bersifat lomba atau Apresiasi.
Diadakannya Tari Sarwi Retno Budaya diharapkan dapat mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat maupun pengunjung The Park Mall Solo Baru, akan tetapi pementasan tari tersebut hingga saat ini masih belum mendapat sambutan yang baik dari masyarakat Solo. Melihat pementasan Tari Sarwi Retno Budaya belum mendapat sambutan yang lebih baik, pihak The Park Mall Solo Baru mencari cara untuk lebih meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap Tari Sarwi Retno Budaya. Cara
yang ditempuh adalah dengan diadakannya pementasan Tari Sarwi Retno Budaya. Pementasan ini diadakan juga sebagai rangkaian perayaan Imlek di kota Solo.
Pementasaan Tari Sarwi Retno Budaya yang diadakan di The Park Mall Solo Baru juga memiliki beberapa tujuan yaitu :
• Meraimaikan perayaan imlek di kota Solo.
• Menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap pementasan Tari Sarwi Retno Budaya.
• Sebagai sarana media promosi Untuk meningkatkan minat pengunjung untuk berkunjung ke The Park Mall Solo Baru.
2) Who
Pelaksanaan pementasan Tari Sarwi Retno Budaya dikoordinasikan oleh pihak The Park Mall Solo Baru, serta bekerjasama dengan pihak dari sanggar Tari Sarwi Retno Budaya yang membantu seluruh pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan sampai pelaksanaan kegiatan.
Target peserta pementasan Tari Sarwi Retno Budaya adalah para siswa dan siswi dari sanggar Tari Sarwi Retno Budaya. Para siswa-siswi dari sanggar
tersebut diberikan undangan dan pengumuman untuk mempersiapkan pementasan tari di The Park Mall Solo Baru. Pihak The Park Mall Solo Baru menggunakan media promosi lainnya yaitu melalui iklan melalui berbagai sosial media. Selain itu The Park Mall juga sudah memiliki hubungan yang baik dengan sanggar Tari Sarwi Retno Budaya, sehingga pencarian peserta dan rangkaian acaranya akan lebih mudah terlaksana.
3) Where
Pertunjukan Barongsai diadakan di Atrium Broadway The Park Mall Solo Baru. Para penari disiapkan sebuah panggung yang cukup besar untuk melakukan pementasan. Selain itu penari juga akan leluasa melakukan pementasan karena tempatnya yang disediakan juga ada ruangan yang difungsikan untuk merias para peserta. Para penggunjung dapat menyaksikan pementasaan Tari Sarwi Retno Budaya dari depan panggung yang telah disediakan kursi untuk menikmati pementasaan tersebut.
4) When
Pelaksanaan pementasaan Tari Sarwi Retno Budaya diadakan hari Jumat pada tanggal 27 Februari
2015.Pementasaan Tari Sarwi Retno Budaya digelar selama satu hari mulai pukul 15.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB.
5) What
Pementasaan Tari Sarwi Retno Budaya berisi sajian tari Jawa dari sanggar Tari Sarwi Retno Budaya kota Surakarta.Pementasaan Tari Sarwi Retno Budaya diisi dengan penampilan para siswa-siswi dari sanggar Tari Sarwi Retno Budaya. Tarian yang akan dipentaskan antara lain tari Golek Sri Rejeki, Gambir Anom, Minak Jinggo Dayun dan Kelono Gandrung.
6) Kendala
Pada tahap akhir pelaksanaan Pementasaan Tari Sarwi Retno Budaya, pihak pelaksana dapat melakukan evaluasi terhadap event yang digelar, mulai dari tahap persiapan sampai tahap akhir untuk menemuakan berbagai kendala yang mempengaruhi jalannya event tersebut.
Kendala pihak The Park Mall Solo Baru dalam pelaksanaan Pementasaan Tari Sarwi Retno Budaya, antara lain :
• Kurangnya tenaga kerja dalam mengkoordinir seluruh kegiatan, karena pihak yang bertanggung jawab adalah divisi Marcom dan hanya terdiri dari 6 orang saja.
• Tempat Pementasaan Tari Sarwi Retno Budaya yang dilakukan di dalam Mall yaitu di Atrium Broadway membuat pengunjung susah untuk melihat pertunjukan tersebut dari berbagai arah dan juga tempt yang disediakan untuk menyaksikan Pementasaan Tari Sarwi Retno Budaya terlalu sedikit sehingga banyak pengunjung yang tidak kebagian tempat duduk.
Pengunjung kurang tertarik untuk menyaksikan pementasan tersebut.
• Kurangnya promosi yang dilakukan pihak The Park Mall Solo Baru. Media promosi yang digunakan hanya melalui broadcast masanger dan update melalui sosial media sehingga banyak masyarakat yang tidak mengetahui adanya event tersebut.