• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISA RESPON SISWA DALAM PEMANFAATAN MICROSOFT OFFICE 365 SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DARING DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 1 PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "ANALISA RESPON SISWA DALAM PEMANFAATAN MICROSOFT OFFICE 365 SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DARING DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 1 PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

i

ANALISA RESPON SISWA DALAM PEMANFAATAN MICROSOFT OFFICE 365 SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DARING DI SEKOLAH MENENGAH

KEJURUAN 1 PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG

Khalis Guntur Prakoso1, Yuliana Tien Bayangkhariwati Tacoh2 Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

E-mail: [email protected]1, [email protected]2

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa dalam pemanfaatan Microsoft Office 365 sebagai media pembelajaran daring di sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus Kabupaten Semarang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini siswa kelas XI MM3 SMK N 1 Pringapus yaitu sebanyak 70 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode saturation sampling. Jumlah sampel sebanyak 70 siswa. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan microsoft office 365 sebagai media pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus sebesar 4,566 yang artinya bahwa pemanfaatan microsoft office 365 sebagai media pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus adalah sangat tinggi.

.

Kata Kunci : Respon Siswa, Pembelajaran Daring, Microsoft Office Teams 365

Abstract. This study aims to determine student responses to the use of Microsoft Office 365 as an online learning medium at Pringapus 1 Vocational High School, Semarang Regency. The type of research used in this research is descriptive quantitative research. The population of this research is the students of class XI MM3 SMK N 1 Pringapus as many as 70 students. Sampling technique using saturation sampling method. The number of samples is 70 students. The instrument in this study used a questionnaire. The data analysis technique in this research is descriptive quantitative.

The results showed that the use of Microsoft Office 365 as an online learning medium at Pringapus 1 Vocational High School was 4,566, which means that the use of Microsoft Office 365 as an online learning medium at Pringapus 1 Vocational High School is very high.

Keywords: Student Response, Online Learning, Microsoft Office Teams 365

(2)

1 1. PENDAHULUAN

Pembelajaran dengan memakai jaringan internet baik menggunakan aplikasi pembelajaran maupun jejaring sosial sering disebut pembelajaran dalam jaringan, (daring) atau pembelajaran yang dilakukan secara online, Pembelajaran ini mulai diberlakukan pada sebagian besar kegiatan pendidikan selama masa pandemi covid 19. Pemberlakukan pembelajaran daring sesuai dengan surat edaran dari Kementrian dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tanggal 13 Maret 2020 terkait pembelajaran secara daring. [1].

penegasan ini mengartikan bahwa kegiatan pembelajaran bentuk daring tidak dapat lagi dihindari.

Namun bukan berarti pembelajaran daring sejak diberlakukan di masa pandemi, telah berjalan dengan lancar tanpa menemui kendala. Kendala yang sering dihadapi adalah bagaimana tetap menumbuhkan respon siswa dalam pembelajaran yang tidak dilakukan dengan tatap muka langsung.

Tantangan yang sering dihadapi dalam pembelajaran daring adalah bagaimana tetap mempertahankan kualitas pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran selalu bertumpu pada peningkatan kemampuan siswa pada semua ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Dalam konsep pembelajaran online walaupun tidak dapat bertatap muka antara guru dan siswa, namun tetap harus memperhatikan ranah afektif dan psikomotorik. Sehingga siswa tidak hanya mampu berpikir secara kognitif tetapi memiliki nilai sikap dan keterampilan yang benar.Ada lima aspek yang termasuk dalam ranah afektif: penerimaan, respons, nilai-nilai hidup, pengorganisasian, dan karakterisasi. Pembahasan dalam tulisan ini lebih menitikberatkan pada respon siswa. Hal ini dikarenakan respon siswa dalam pembelajaran selalu menjadi masalah, secara khusus dalam pembelajaran daring. Guru seringkali mengalami kesulitan memantau atau membangkitkan respon siswa dalamalam proses pembelajaran yang tidak bertatap muka secara langsung . Kondisi respon siswa, digambarkan sebagai peran aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran, baik dari segi tanya jawab maupun diskusi [2]

Membahas respon siswa dalam pembelajaran daring adalah penting karena respon senantiasa terlihat dalam proses pembelajaran. Hasil belajar siswa akan baik jika ia melewati proses pembelajaran yang berkualitas [3]Kualitas pendidikan bergantung dari Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang terjadi antara pendidik dengan peserta didik secara efektif. Hal tersebut, memberi arti bahwa KBM dapat terselenggara secara lancar, terarah, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

KBM memiliki banyak faktor yang sangat berpengaruh di dalamnya, diantaranya faktor pendidik, fasilitas atau saran dan prasarana, lingkungan belajar, kurikulum yang digunakan, input dari peserta didik itu sendiri [4]. Interaksi antara pendidik dan peserta didik dapat dilihat dari respon peserta didik baik terhadap proses pembelajaran, dan respon terhadap apa yang ditugaskan guru.

Mengkaji Respon siswa terhadap media atau fasilitas belajar adalah hal penting karena hal itu pasti terjadi dalam proses pembelajaran dan menjadi bagian penting yang turut menentukan proses pembelajaran yang berkualitas.

(3)

2

Kajian ini akan membahas salah satu respon siswa terhadap proses pembelajaran daring yaitu respon siswa terhadap pemanfaatan Microsoft Office 365 sebagai media pembelajaran di SMK N 1 Pringapus. Hasil pengamatan di SMK N 1 Pringapus, terhadap siswa ketika proses pembelajaran daring berlangsung ada siswa kurang memahami penggunaan Microsoft Office Teams 365. Pada saat siswa diberikan tugas di Microsoft Office Teams 365 siswa kurang memahami instruksi yang diberikan oleh guru sehingga siswa tidak mengumpulkan tugas.

Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian mengkaji mengenai bagaimana respon siswa terhadap pemanfaatan Microsoft Office 365 sebagai media pembelajaran daring di Sekolah Menengah kejuruan 1 Pringapus. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan media pembelajaran daring menggunakan Microsoft Office Teams 365 SMK N 1 Pringapus terutama pada respon siswa berupa tanggapan terhadap proses pembelajaran, evaluasi pembelajaran, maupun tugas yang diberikan guru melalui Microsoft Office Teams 365. Pembelajaran yang diterapkan secara daring dengan menggunakan Microsoft Office Teams 365 memungkinkan banyak kelebihan maupun kekurangan yang didapatkan oleh siswa saat pembelajaran. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon siswa dalam pemanfaatan Microsoft Office 365 sebagai media pembelajaran daring di sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus Kabupaten Semarang.

Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai masukan terhadap pemanfaatan media pembelajaran daring yang diterapkan oleh pihak SMK N 1 Pringapus terhadap para siswanya supaya pembelajaran jarak jauh menggunakan media yang berbasis IT, dapat optimal sehingga para siswa SMK N 1 Pringapus tetap mendapatkan keuntungan dalam proses pembelajaran jarak jauh di tengah masa pandemi COVID-19.

2. TINJAUAN PUSTAKA Penelitian Terdahulu

Penelitian terdahulu dengan judul respon siswa terhadap pembelajaran PJOK dalam jaringan menggunakan Media Microsoft 365, oleh Ifada & Muhammad. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 36% siswa menyetujui pembelajaran online di Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan menggunakan media Microsoft 365 [13]

Penelitian berikutnya adalah penelitian Wirza & Ofianto, dengan penelitiannya Penggunaan Microsoft Teams dalam Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Sejarah di SMA

(4)

3

Negeri 1 Bukittinggi””. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pelaksanaan pembelajaran online menggunakan Microsoft Teams di SMA Negeri 1 Bukittinggi sebanyak tiga guru berada pada tahap pertama yaitu persiapan pembelajaran, guru menyiapkan pengajaran materi, metode dan model pembelajaran. Pada tahap persiapan ini, ketiga guru diperoleh persentase 72% termasuk kategori BAIK. Pada tahap implementasi, guru melakukan kegiatan pembelajaran menggunakan Microsoft Teams, guru memanfaatkan fitur konferensi video di Microsoft Teams. Pelaksanaan pembelajaran dengan Microsoft Teams sudah dilaksanakan dengan baik oleh ketiga guru dengan persentase 87% yang termasuk dalam kategori SANGAT BAIK. Pada tahap terakhir yaitu evaluasi pembelajaran, Guru memberikan kesimpulan dan tugas kepada siswa melalui penilaian fitur di Microsoft Teams. Rata-rata yang diperoleh pada tahap evaluasi adalah 79%, termasuk masuk dalam kategori BAIK. Kemudian ditemukan kendala yang dirasakan oleh guru dan siswa yaitu terkendala karena jaringan yang tidak stabil dan kendala kuota internet yang boros [14].

Berdasarkan penelitian tersebut, penelitian ini memiliki perbedaan yang terletak pada pembelajaran yang mana penelitian terdahulu meneliti pembelajaran daring pada mata pelajaran PJOK dan Sejarah di SMA Negeri 1 Bukittinggi. Sedangkan penelitian ini meneliti secara umum mengenai respon siswa dalam pemanfaatan Microsoft Office 365 sebagai media pembelajaran daring.

Pembelajaran Daring

Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang dilakukan tanpa melakukan tatap muka, tetapi melalui platform yang telah tersedia. Segala bentuk materi pelajaran didistribusikan secara online, komunikasi juga dilakukan secara online, dan tes juga dilaksanakan secara online [5]. Sistem pembelajaran melalui daring ini dibantu dengan beberapa aplikasi, seperti Google Classroom, Google Meet, Edmudo , Zoom dan Microsoft Office 365. Pembelajaran daring dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan dalam bentuk dunia maya. Istilah Pembelajaran daring lebih tepat ditujukan sebagai usaha untuk membuat sebuah transformasi proses pembelajaran yang ada di sekolah atau perguruan tinggi ke dalam bentuk digital yang dijembatani teknologi internet [6].

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (PERMENDIKBUD) nomor 109 tahun 2013 ciri-ciri dari pembelajaran daring adalah: 1) Pendidikan jarak jauh adalah proses belajar mengajar yang dilakukan secara jarak jauh melalui penggunaan berbagai mendia komunikasi. 2)

(5)

4

Proses pembelajaran dilakukan secara elektronik (e-learning), dimana memanfaatkan paket informasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran yang dapat diakses oleh peserta didik kapan saja dan dimana saja. 3) Sumber belajar adalah bahan ajar dan berbagai informasi dikembangkan dan dikemas dalam bentuk yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi serta digunakan dalam proses pembelajaran. 4) Pendidikan jarak jauh memiliki karakteristik bersifat terbuka, belajar, mandiri, belajar tuntas, menggunakan teknlogi informasi dan komunikasi, menggunakan teknologi pendidikan lainnya, dan berbentuk pembelajaran terpadu perguruan tinggi. 5) Pendidikan jarak jauh bersifat terbuka yang artinya pembelajaran yang diselenggarakan secara fleksibel dalam hal penyampaian, pemilihan dan program studi dan waktu penyelesaian program, jalur dan jenis pendidikan tanpa batas usia, tahun ijazah, latar belakang [7]..

Microsoft Office Teams 365

Aplikasi Microsoft 365 adalah salah satu aplikasi office cloud yang dapat mengakses berbagai fitur dalam menunjang pembelajaran daring untuk mencapai sebuah tujuan pembelajaran [7]. Microsoft 365 digunakan sebagai tempat berinteraksi antara guru dan siswa ketika pembelajaran dan hanya bisa digunakan jika tersambung dengan kuota internet. Microsoft 365 menggabungkan beberapa fitur yang sangat dibutuhkan sekali untuk pembelajaran seperti fitur teams, forms, sway, word, power point, share point, onenote, excel, outlook, dan onedrive [8].

Microsoft 365 fiturnya sangat banyak sekali sehingga mempermudah guru dan siswa dalam melakukan pembelajaran daring seperti halnya dapat melakukan video virtual, memudahkan pemberian tugas, dan guru dapat memberikan nilai kepada siswa langsung melalui aplikasi tersebut. Nilai siswa juga akan tersimpan di dalam aplikasi tersebut sehingga nilai tidak hilang.

Teams merupakan salah satu fitur didalam microsoft 365 yang digunakan sebagai platform referensi untuk melakukan pembelajaran seperti penyampaian materi melalui video virtual oleh guru [9].

Keunggulan dari microsoft 365 yaitu mempermudah komunikasi antara siswa dan guru, mempermudah dalam proses pembelajaran daring, platform microsoft 365 sangatlah lengkap sehingga tidak menjadi masalah meskipun tidak menggunakan platform lain. Respon siswa merupakan tanggapan atau reaksi siswa pada saat pembelajaran berlangsung maupun setelah melakukan pembelajaran daring [10]

(6)

5 Respon siswa

Respon adalah tanggapan yang muncul dari indera dan faktor lingkungan sehingga menimbulkan reaksi yang muncul karena adanya suatu pertanyaan yang menimbulkan jawaban yang bersifat positif atau negatif sehingga menimbulkan stimulus yang menarik dirinya [11].

Respon siswa adalah suatu tanggapan atau perasaan siswa setelah mengikuti pembelajaran.

Hal ini berarti bahwa respon siswa sebagai reaksi atau tanggapan yaitu penerimaan positif atau penerimaan negatif, serta sikap acuh tak acuh terhadap proses pembelajaran [11].

Respon siswa juga dipengaruhi oleh kepercayaan diri siswa, kemampuan literasi siswa dan motivasi siswa. Respon siswa juga berkaitan erat dengan keaktifan siswa dan pengetahuan siswa [11].

Indikator respon siswa terhadap Microsoft Office 365 sebagai media pembelajaran daring sebagai berikut [13]: mengetahui aplikasi Microsoft 365, dapat mengumpulkan tugas tepat waktu sesuai jam mata pelajaran yang diberikan guru, sangat memudahkan dalam pengumpulan tugas pembelajaran daring, dapat memahami mata pelajaran lebih mudah, siswa dapat menyesuaikan diri dengan, lebih ramah lingkungan karena meminimalisir penggunaan kertas untuk materi ajar, memiliki pengalaman yang menyenangkan, merasa bangga menggunakan, dapat meluangkan waktu untuk belajar (minimal 1 jam) sebelum dimulainya pembelajaran daring.

Sementara itu respon guru terhadap Microsoft Office 365 sebagai media pembelajaran daring sebagai berikut [13]: guru dapat memberikan materi yang akan diajarkan kepada siswa satu hari sebelum pembelajaran daring berlangsung, guru dapat membuat rangkuman atas materi yang telah diajarkan setiap kali pertemuan melalui microsoft 365, guru dapat memberikan tugas kepada siswa tentang materi tertentu yang akan dibahas secara mandiri, guru dapat melihat nilai dari hasil belajar, guru telah menerapkan model pembelajaran yang beragam pada aplikasi Microsoft 365 saat pembelajaran PJOK daring, guru dapat memperluas komunitas pembelajaran antara satu siswa dengan siswa lainnya, guru dapat memberikan motivasi berupa pujian kepada siswa yang memiliki nilai bagus ketika pembelajaran daring berlangsung, dapat menciptakan suasana kelas yang menyenangkan sehingga menjadikan siswa berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran daring, dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan di dalam pembelajaran, siswa dapat berperan aktif dan dapat mempermudah guru dalam menjelaskan tujuan pembelajaran mata pelajaran kepada peserta didik

(7)

6 Media Pembelajaran

Istilah "media" berasal dari kata Latin medius, yang secara harfiah berarti "tengah",

"perantara", atau "perantara". Media adalah perantara melalui mana informasi ditransfer dari sumber informasi ke penerima informasi; misalnya dapat berbentuk video, televisi, surat kabar, dan sebagainya [13]. Definisi lain dari media pembelajaran adalah cara fisik menyampaikan informasi dan pesan dalam pembelajaran, seperti rekaman audio, buku, peralatan latihan, acara televisi, dan berbagai ide fisik lainnya [16].

Media pembelajaran meliputi fasilitas baik fisik maupun non fisik yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran. Ada empat faktor yang perlu dipertimbangkan ketika memilih media: 1) ketersediaan sumber lokal; 2) media harus dibeli atau diproduksi sendiri, serta ketersediaan dana, fasilitas, dan sumber daya; 3) media harus fleksibel, praktis, dan tangguh; dan 4) faktor efektivitas biaya dalam penggunaan jangka panjang [17].

3. METODOLOGI PENELITIAN

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan, meringkas, berbagai situasi, berbagai kondisi atau berbagai variabel yang timbul di objek penelitian [18].

Populasi penelitian ini siswa kelas XI MM3 SMK N 1 Pringapus yaitu sebanyak 70 siswa.

Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode saturation sampling, yaitu metode pengambilan sampel dengan mengikutsertakan semua anggota populasi sebagai sampel penelitian, sehingga jumlah sampel penelitian ini sebanyak 70 siswa.

Instrumen dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner yang bersifat tertutup (close- ended question) sehingga hasil yang dicapai dari metode kuesioner ini dapat kompleks dan akurat.

Indikator yang menggunakan 20 item pernyataan mengenai respon siswa terhadap Microsoft Office 365 sebagai media pembelajaran daring sebagai berikut [13]:

1) Saya sudah mengetahui aplikasi Microsoft 365

2) Dengan diterapkannya aplikasi Microsoft 365 dapat mengumpulkan tugas tepat waktu sesuai jam mata pelajaran yang diberikan guru

3) Melalui aplikasi Microsoft 365, sangat memudahkan dalam pengumpulan tugas pembelajaran daring

(8)

7

4) Manfaat penerapan aplikasi Microsoft 365 dapat memahami mata pelajaran lebih mudah.

5) Dapat menyesuaikan diri dengan mudah pada pembelajaran daring melalui aplikasi Microsoft 365.

6) Aplikasi Microsoft 365 lebih ramah lingkungan karena meminimalisir penggunaan kertas untuk materi ajar

7) Memiliki pengalaman yang menyenangkan selama menggunakan aplikasi Microsoft 365.

8) Merasa bangga menggunakan aplikasi Microsoft 365

9) Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 dapat meluangkan waktu untuk belajar (minimal 1 jam) sebelum dimulainya pembelajaran daring

10) Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 guru dapat memberikan materi yang akan diajarkan kepada siswa satu hari sebelum pembelajaran daring berlangsung

11) Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 guru dapat membuat rangkuman atas materi yang telah diajarkan setiap kali pertemuan melalui microsoft 365

12) Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 guru dapat memberikan tugas kepada siswa tentang materi tertentu yang akan dibahas secara mandiri

13) Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 saya dapat melihat nilai dari hasil belajar

14) Guru telah menerapkan model pembelajaran yang beragam pada aplikasi Microsoft 365 saat pembelajaran PJOK daring

15) Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 dapat memperluas komunitas pembelajaran antara satu siswa dengan siswa lainnya

16) Dengan aplikasi Microsoft 365 guru dapat memberikan motivasi berupa pujian kepada siswa yang memiliki nilai bagus ketika pembelajaran daring berlangsung

17) Dengan aplikasi Microsoft 365 suasana dapat menciptakan suasana kelas yang menyenangkan sehingga menjadikan siswa berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran daring

18) Kegiatan pembelajaran daring dengan aplikasi Microsoft 365 dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan di dalam pembelajaran

19) Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 siswa dapat berperan aktif

20) Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 dapat mempermudah guru dalam menjelaskan tujuan pembelajaran mata pelajaran kepada peserta didik

(9)

8

Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Secara kuantitatif penelitian ini akan menggunakan scoring. Adapun skor yang digunakan penelitian ini yaitu : 1 = Sangat tidak setuju, 2 = Tidak setuju, 3 = Netral, 4 = Setuju, 5 = Sangat setuju.

Untuk menjawab apa yang menjadi tujuan penelitian ini digunakan alat analisis statistik deskriptif dengan langkah-langkah sebagai berikut [15]:

1) Setelah menyebarkan dan mengumpulkan kembali kuesioner, memisahkan data yang layak dan yang tidak layak untuk diolah. Data yang tidak layak akan dipisahkan dan tidak digunakan.

2) Menginput data jawaban responden.

3) Menentukan range

 

Jawaban Pilihan

Jumlah

Terendah Skor

Tertinggi

I Skor

5 1 5

I = 0,8

Keterangan : I = Lebar Interval 4) Menentukan kelas

Lebar interval kelas yang digunakan untuk mengukur masing-masing aspek yang dinilai sebagai berikut:

Tabel 2. Interval Kelas

Skala Penilaian

1,0 – 1,8 1,9 – 2,6 2,7 – 3,4 3,5 – 4,2 4,3 – 5,0

Sangat Rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi Sumber : Sugiyono (2012)

5) Menganalisis dan menginterpretasikan hasil penelitian.

4. HASIL PENELITIAN

Penelitian ini dilakukan selama 3 (tiga) hari yaitu dengan menyebarkan kuesioner atau angket kepada siswa kelas X1 MM2 yaitu sebanyak 25 orang siswa laki-laki dan sebanyak 10

(10)

9

orang siswa perempuan dan siswa kelas X1 MM3 dengan siswa laki-laki sebanyak 20 siswa dan 15 orang siswa perempuan. Adapun jumlah sresponden sebanyak 70 siswa.

Sebelum dilaksanakan pengambilan data, terlebih dahulu dipersiapkan instrumen penelitian.

Instrumen terlebih dahulu disusun guna mendapatkan data penelitian berupa pemanfaatan microsoft office 365 sebagai media pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus Kabupaten Semarang Selanjutnya dilaksanakan uji validitas dan uji reliabilitas agar alat ukur yang dipergunakan valid dan reliabel. Dari 20 soal yang diuji, secara keseluruhan dari 20 indikator dinyatakan valid. Berikut hasil uji validitas dari ke 20 indikator pemanfaatan microsoft office 365 sebagai media pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus.

Tabel 3

Hasil Uji Validitas Pemanfaatan Microsoft Office 365 Sebagai Media Pembelajaran Daring Di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus

No Pernyataan Pearson

Corelation

1 Saya sudah mengetahui aplikasi Microsoft 365 0,706

2 Dengan diterapkannya aplikasi Microsoft 365 dapat mengumpulkan tugas tepat waktu

sesuai jam mata pelajaran yang diberikan guru 0,737

3 Melalui aplikasi Microsoft 365, sangat memudahkan dalam pengumpulan tugas

pembelajaran daring 0,571

4 Manfaat penerapan aplikasi Microsoft 365 dapat memahami mata pelajaran lebih

mudah 0,525

5 Dapat menyesuaikan diri dengan mudah pada pembelajaran daring melalui aplikasi

Microsoft 365 0,591

6 Aplikasi Microsoft 365 lebih ramah lingkungan karena meminimalisir penggunaan

kertas untuk materi ajar 0,934

7 Memiliki pengalaman yang menyenangkan selama menggunakan aplikasi Microsoft

365 0,582

8 Merasa bangga menggunakan aplikasi Microsoft 365 0,704

9 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 dapat meluangkan waktu untuk belajar

(minimal 1 jam) sebelum dimulainya pembelajaran daring 0,739 10 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 guru dapat memberikan materi yang akan

diajarkan kepada siswa satu hari sebelum pembelajaran daring berlangsung 0,730 11 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 guru dapat membuat rangkuman atas materi

yang telah diajarkan setiap kali pertemuan melalui microsoft 365 0,746 12 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 guru dapat memberikan tugas kepada siswa

tentang materi tertentu yang akan dibahas secara mandiri 0,698 13 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 saya dapat melihat nilai dari hasil belajar 0,838 14 Guru telah menerapkan model pembelajaran yang beragam pada aplikasi Microsoft

365 saat pembelajaran PJOK daring 0,509

15 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 dapat memperluas komunitas pembelajaran

antara satu siswa dengan siswa lainnya 0,811

16 Dengan aplikasi Microsoft 365 guru dapat memberikan motivasi berupa pujian

kepada siswa yang memiliki nilai bagus ketika pembelajaran daring berlangsung 0,498

(11)

10

17 Dengan aplikasi Microsoft 365 suasana dapat menciptakan suasana kelas yang menyenangkan sehingga menjadikan siswa berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran daring

0,760 18 Kegiatan pembelajaran daring dengan aplikasi Microsoft 365 dapat menjalin

komunikasi yang berkesinambungan di dalam pembelajaran 0,862 19 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 siswa dapat berperan aktif 0,603 20 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 dapat mempermudah guru dalam menjelaskan

tujuan pembelajaran mata pelajaran kepada peserta didik 0,663

Tabel tersebut dapat dijelaskan bahwa, semua indikator dari pemanfaatan microsoft office 365 sebagai media pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus valid karena nilai pearson correlation lebih besar dari r tabel sebesar 0.2319.

Pemanfaatan Microsoft Office 365 Sebagai Media Pembelajaran Daring Di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus.

Berikut table yang menyajikan statistic deskriptif mengenai pemanfaatan microsoft office 365 sebagai media pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus

Tabel 4. Statistik Deskriptif

No Pernyataan Rata-rata Keterangan

1 Saya sudah mengetahui aplikasi Microsoft 365 4,700 Sangat Tinggi

2 Dengan diterapkannya aplikasi Microsoft 365 dapat mengumpulkan

tugas tepat waktu sesuai jam mata pelajaran yang diberikan guru 4,657 Sangat Tinggi 3 Melalui aplikasi Microsoft 365, sangat memudahkan dalam

pengumpulan tugas pembelajaran daring 4,586 Sangat Tinggi

4 Manfaat penerapan aplikasi Microsoft 365 dapat memahami mata

pelajaran lebih mudah 4,614 Sangat Tinggi

5 Dapat menyesuaikan diri dengan mudah pada pembelajaran daring

melalui aplikasi Microsoft 365 4,700 Sangat Tinggi

6 Aplikasi Microsoft 365 lebih ramah lingkungan karena meminimalisir

penggunaan kertas untuk materi ajar 4,771 Sangat Tinggi

7 Memiliki pengalaman yang menyenangkan selama menggunakan

aplikasi Microsoft 365 4,586 Sangat Tinggi

8 Merasa bangga menggunakan aplikasi Microsoft 365 4,343 Sangat Tinggi 9 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 dapat meluangkan waktu untuk

belajar (minimal 1 jam) sebelum dimulainya pembelajaran daring 4,686 Sangat Tinggi 10 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 guru dapat memberikan materi

yang akan diajarkan kepada siswa satu hari sebelum pembelajaran daring berlangsung

4,771

Sangat Tinggi

11 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 guru dapat membuat rangkuman atas materi yang telah diajarkan setiap kali pertemuan melalui microsoft 365

4,300

Sangat Tinggi

12 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 guru dapat memberikan tugas

kepada siswa tentang materi tertentu yang akan dibahas secara mandiri 4,414 Sangat Tinggi 13 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 saya dapat melihat nilai dari

hasil belajar 4,771 Sangat Tinggi

14 Guru telah menerapkan model pembelajaran yang beragam pada

aplikasi Microsoft 365 saat pembelajaran daring 4,586 Sangat Tinggi

(12)

11

15 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 dapat memperluas komunitas

pembelajaran antara satu siswa dengan siswa lainnya 4,400 Sangat Tinggi 16 Dengan aplikasi Microsoft 365 guru dapat memberikan motivasi

berupa pujian kepada siswa yang memiliki nilai bagus ketika pembelajaran daring berlangsung

4,457

Sangat Tinggi

17 Dengan aplikasi Microsoft 365 suasana dapat menciptakan suasana kelas yang menyenangkan sehingga menjadikan siswa berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran daring

4,314

Sangat Tinggi

18 Kegiatan pembelajaran daring dengan aplikasi Microsoft 365 dapat

menjalin komunikasi yang berkesinambungan di dalam pembelajaran 4,729 Sangat Tinggi 19 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 siswa dapat berperan aktif 4,543 Sangat Tinggi 20 Dengan adanya aplikasi Microsoft 365 dapat mempermudah guru

dalam menjelaskan tujuan pembelajaran mata pelajaran kepada peserta didik

4,386

Sangat Tinggi

Total rata-rata 4,566 Sangat Tinggi

Tabel tersebut dapat dijelaskan bahwa, nilai rata-rata pemanfaatan microsoft office 365 sebagai media pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus sebesar 4,566 yang artinya bahwa pemanfaatan microsoft office 365 sebagai media pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus adalah sangat tinggi.

Pembahasan Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pemanfaatan microsoft office 365 sebagai media pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus sebesar 4,566 yang artinya bahwa pemanfaatan microsoft office 365 sebagai media pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus adalah sangat tinggi. Melihat Kategori sangat tingginya respon siswa terhadap microsoft office 365 sebagai media pembelajaran daring dapat disebabkan oleh diterapkannya aplikasi Microsoft 365 siswa dapat mengumpulkan tugas tepat waktu sesuai jam mata pelajaran yang diberikan guru tanpa harus kesekolah. Siswa dengan lebih mudah dapat memahami mata pelajaran, siswa dapat meluangkan waktu untuk belajar (minimal 1 jam) sebelum dimulainya pembelajaran daring. Sementara itu menurut siswa aplikasi Microsoft 365 guru dapat memberikan materi yang akan diajarkan kepada siswa satu hari sebelum pembelajaran daring berlangsung. Selain itu dengan adanya aplikasi Microsoft 365 dapat melihat nilai dari hasil belajar guru telah menerapkan model pembelajaran yang beragam pada aplikasi Microsoft 365 saat pembelajaran daring dan kegiatan pembelajaran daring dengan aplikasi Microsoft 365 dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan di dalam pembelajaran.

Berdasarkan hal tersebut maka Microsoft 365 dapat bermanfaat sebagai media pembelajaran antara guru dan siswa. Fitur Microsoft 365 cukup banyak sehingga mempermudah

(13)

12

guru dan siswa dalam melakukan pembelajaran daring seperti halnya dapat melakukan video virtual, memudahkan pemberian tugas, dan guru dapat memberikan nilai kepada siswa langsung melalui aplikasi tersebut. Nilai siswa juga akan tersimpan di dalam aplikasi tersebut sehingga nilai tidak hilang. Teams merupakan salah satu fitur didalam microsoft 365 yang digunakan sebagai platform referensi untuk melakukan pembelajaran seperti penyampaian materi melalui video virtual oleh guru [9].

Keunggulan dari microsoft 365 yaitu mempermudah komunikasi antara siswa dan guru, mempermudah dalam proses pembelajaran daring, platform microsoft 365 sangatlah lengkap sehingga tidak menjadi masalah meskipun tidak menggunakan platform lain. Respon siswa menjadi sangat tinggi karena dengan kemudahan yang dberikan oleh media ini. Respon siswa ini dapat terlihat merupakan sebuah tanggapan atau reaksi siswa pada saat pembelajaran berlangsung maupun setelah melakukan pembelajaran daring [10]. Fitur-fitur yang tersedia dalam Microsoft Office 365 dapat menunjang pembelajaran daring pada masa pandemi. Fitur Office Word dapat dimanfaatkan guru untuk menyusun perangkat pembelajaran. Fitur Office Excel dapat dimanfaatkan guru untuk untuk menyusun rapor nilai tugas, penilaian tengah semester, penilaian akhir semester dan sebagainya. Fitur Office Power Point dapat dimanfaatkan guru untuk menyusun pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Fitur Office Forms dapat dimanfaatkan guru untuk menyusun soal test. Fitur ruang chatting, dapat digunakan guru untuk berinteraksi dan berdiskusi dengan siswa melalui chat. Fitur ruang daring Microsoft Office 365, dapat digunakan guru untuk pembelajaran tatap muka secara daring, sehingga guru dapat memantau siswa dalam ruang daring di Microsoft Office 365. Pembelajaran jarak jauh menggunakan media yang berbasis IT, dapat optimal dengan pemanfaatan media pembelajaran Microsoft Office 365 sehingga para siswa tetap mendapatkan keuntungan dalam proses pembelajaran jarak jauh di masa pandemi COVID-19.

5. PENUTUP Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pemanfaatan microsoft office 365 sebagai media pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus sebesar 4,566 yang artinya bahwa pemanfaatan microsoft office 365 sebagai media pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Pringapus adalah sangat tinggi.

(14)

13 Saran

Bagi pihak sekolah dalam menunjang pembelajaran daring diharapkan untuk tetap memanfaatkan Microsoft Office 365 karena fitur-fitur yang tersedia dalam Microsoft Office 365 dapat menunjang pembelajaran daring pada masa pandemi. Fitur Office Word dapat dimanfaatkan guru untuk menyusun perangkat pembelajaran.

6. REFERENSI

[1] Dewi, W. A. F. (2020). Dampak Covid-19 Terhadap Implementasi Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 55– 61

Winata, K, A. Zaqiah, Q,Y. Supiana & Helmawati. (2021). Kebijakan Pendidikan Di Masa Pandemi. Ad–Man–Pend, 4 (1), 1–6

[2] Harsanto, R. (2007). Pengelolaan Kelas Yang Dinamis: Paradigma Baru Pembelajaran MenujuKompetensi Siswa. Yogyakarta: Kanisius.

[3] Nurkholis. (2013). Pendidikan Dalam Upaya Memajukan Teknologi. Jurnal Kependidikan, 1 (1), 24-44

[4] Amalia, a & Sa’adah, N. (2020). Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kegiatan Belajar Mengajar Di Indonesia. Jurnal Psikologi, 13 (2). 214-225

[5] Pratama, R, E & Mulyati, S. (2020). Pembelajaran Daring dan Luring pada Masa Pandemi Covid-19. Gagasan Pendidikan Indonesia, 1 (2), 49-59.

[6] Munir. (2009). Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Bandung: Alfabeta.

[7] Amirullah, G., & Maesaroh. (2020). Pelatihan Pengembangan Kelas Digital Berbasis Microsoft 365 di Sekolah Muhammadiyah DKI Jakarta. Communnity Development Journal, 1(3), 223–

227.

[8] TSM, T. D. (2020). Panduan Penggunaan Microsoft Office 365. Diunduh 6 Desember 2020, dari https://simatris.tsm.ac.id/2/pengumuman/panduan/ TSM%20-

%20Panduan%20Penggunaan%20Microsoft%20O ffice%20365.pdf

[9] Pal, D., & Vanijja, V. (2020). Perceived Usability Evaluation of Microsoft Teams as an Online Learning Platform During Covid-19 Using System Usability Scale and Technology Acceptance Model in India. Children and Youth Services Review, 119 (7), 112-123.

[10] Zainuddin, R. (2020). Respon Siswa Man Paser Terhadap Pembelajaran Online pada Mata Pelajaran Geografi. Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi Dan Ilmu Geografi, 2(1), 124–132.

[11] Husaini.R.(2020) Student’s response in online learning process: A case study of English Education students November 2020JETLe (Journal of English Language Teaching and Learning) 2(1):16-22 DOI: 10.18860/jetle.v2i1.10127

(15)

14

[12] Kartini, Y. (2021). Penggunaan Aplikasi Teams Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Di SMAN 18 Surabaya. Jurnal pendidikan Indonesia. 2 (2), 328-341

[13] Ifada, N, M & Muhammad, H, N. (2021). Respon Siswa Terhadap Pembelajaran Pjok Dalam Jaringan Menggunakan Media Microsoft 365. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan 9 (1), 287-294

[14] Wirsa, M, A & Ofianto (2021). Penggunaan Microsoft Teams dalam Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Bukittinggi. Kronologi. 3 (1). 106-118

[15] Sanjaya, S. (2012). Media Komunikasi Pembelajaran. PT.Kencana Prenada Media Group.

[16] Sanjaya, W. (2008). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. PT.Kencana Prenada Media Group.

[17] Darmawan, A. (2014) Pemilihan Sistem Learning Management System (Lms) Metode Ahp Menggunakan Criterium Decision Plus 3.0. Faktor Exacta 7 (3): 260-270

[18] Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&B. Bandung: Alfabeta.

Referensi

Dokumen terkait

Untuk saat sekarang ini monitoring dilakukan masih manual maka untuk mengurangi kerja guru piket maka penulis merancang “Prototype Simulator Monitoring Ruangan Kelas

Program Pembangunan Komunikasi dan Persandian Daerah 215.949.932 233.864.250 Mewujudkan kemudahan pemanfaatan teknologi informasi Persentase Wilayah Desa /

Dinas Pendidikan Kota Surabaya diawal masa pandemic memberikan akun Microsoft office 365 untuk guru dan siswa sebagai akun untuk pembelajaran secara jarak jauh. Akun dengan domain

Metode yang digunakan dalam kegiatan pengenalan dan pembelajaran Microsoft Office 365 akan diberikan dalam bentuk pelatihan penggunaan komputer untuk mengoperasikan One Note, Sway,

Bahwa selanjutnya apabila Termohon Kasasi dahulu Penggugat berkeberatan dengan putusan Pemohon Kasasi dahulu Tergugat yang telah menolak permintaan perpanjangan pendaftaran merek

Untuk fungsionalitas dan fitur-fitur, pengguna tidak perlu mengatur dan langsung menggunakan aplikasi tersebut karena office 365 merupakan produk dari

Dalam penelitian ini sebaiknya memang ada kelompok kontrol untuk melihat adakah perkembangan kelentukan yang signifikan selama jangka waktu penelitian (2 bulan)

Implementasi standar pelayanan minimal bidang kesehatan di Puskesmas Ondong belum terlaksana dengan baik sesuai dengan Kebijakan Pemerintah perihal Standar Pelayanan