• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAMPINGANDAN LOGBOOK MAHASISWA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENDAMPINGANDAN LOGBOOK MAHASISWA"

Copied!
52
0
0

Teks penuh

(1)

PENDAMPINGAN DAN LOGBOOK

MAHASISWA

(2)

A. KEGIATAN

• MEMAHAMI

PERAN/POSISI

PARA

PIHAK

DALAM

KEGIATAN UPSUS PAJALE

• IDENTIFIKASI POTENSI WILAYAH

• MENYUSUN RENCANA KERJA PENDAMPINGAN

• MEMBANTU PENYULUH DALAM KEGIATAN UPSUS

• MEMBANTU PENYULUH DALAM KEGIATAN UPSUS

• BERMITRA DENGAN PENYULUH DAN BABINSA

• BERSAMA PENYULUH DAN DIBIMBING

DOSEN

MELAKSANAKAN PENGUJIAN TEKNOLOGI

• MELAPORKAN

TEMUAN

DI

LAPANGAN

KEPADA

PEMBIMBING

(3)

Kegiatan UPSUS Peningkatan Produksi

Pajale 2015

1) Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT)

2) Penyediaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan)

3) Penyediaan dan penggunaan benih unggul

4) Penyediaan dan penggunaan pupuk berimbang

5) Pengaturan musim tanam dengan menggunakan

5) Pengaturan musim tanam dengan menggunakan

Kalender Musim Tanam (KATAM)

6) Pelaksanaan Program Gerakan Penerapan Pengelolaan

Tanaman Terpadu (GP-PTT

7) Perluasan Areal Tanam (PAT) Jagung dan Kedelai

8) Peningkatan Optimasi Lahan (POL)

(4)

Peran Para Pihak

• Dalam kerangka pelaksanaan kegiatan Upsus, beberapa pihak dilibatkan secara aktif di lapang untuk memperkuat barisan tenaga penyuluh pertanian.

• Tugas khusus para penyuluh pertanian adalah sebagai berikut:

a) Melaksanakan pengawalan dan pendampingan a) Melaksanakan pengawalan dan pendampingan

pelaksanaan RJIT, GP-PTT, PAT, POL, dan Demfarm. b) Meningkatkan kemampuan kelembagaan petani,

termasuk Kelompok Tani (Poktan), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Persatuan Petani Pemakai Air (P3A), dan Gabungan P3A (GP3A)

c) Mengembangkan jejaring dan kemitraan dengan para pelaku usaha.

(5)

Peran Pendamping Mahasiswa/Alumni

Perguruan Tinggi

a) Membantu penyuluh pertanian dalam pengawalan dan

pendampingan pelaksanaan RJIT, GP-PTT, PAT, POL, dan

Demfarm

b) Membantu penyuluh pertanian dalam penguatan

kelembagaan petani

c) Membantu penyuluh pertanian dalam mengembangkan

jejaring dan kemitraan dengan pelaku usaha

d) Mengembangkan model pemberdayaan petani

e) Melaksanakan Identifikasi Potensi Wilayah

f)

Melaksanakan demplot/demfarm bersama dosen

pembimbing

(6)

IDENTIFIKASI POTENSI WILAYAH

• Daerah memiliki kemampuan yang kemungkinan untuk

dikembangkan; kekuatan; kesanggupan; daya dan bermakna lingkungan

• Potensi wilayah desa mengandung arti kemampuan atau sumberdaya yang dimiliki desa, yang memiliki prospek atau kemungkinan untuk dikembangkan lebih lanjut.

kemungkinan untuk dikembangkan lebih lanjut. • Identifikasi Potensi wilayah dilaksanakan untuk

memperoleh data keadaan wilayah dan agroekosistemnya dengan menggunakan data primer maupun data sekunder • Mahasiswa/Alumni antara lain berperan melaksanakan

indentifikasi potensi wilayah, yang dilaksanakan secara partisipatif bersama petani, penyuluh atau pihak lain.

(7)

Metode Pengumpulan Data

• Wawancara Individu

- Wawancara informan kunci

-

Wawancara perorangan

• Wawancara Keluarga Petani

• Wawancara Keluarga Petani

• Wawancara Kelompok tani

(8)

Langkah-Langkah kegiatan

• Persiapan

a. Menyusun Pedoman wawancara sebagai

pedoman

b. Memilih informan kunci,

b. Memilih informan kunci,

keluarga/rumahtangga,

dan petani yang akan diwawancarai. Keluarga

yang

dipilih usahakan mewakili berbagai keadaan

di masyarakat

(9)

Pelaksanaan

– Menyepakati dan mengatur waktu dengan responden – Pewawancara menjelaskan maksud kegiatan secara

sederhana tetapi jelas

– Amati keadaan sekitar untuk membantu mengetahui keadaan responden

keadaan responden

– Memulai wawancara dengan mengacu pada pedoman yang telah disusun

– Lakukan secara urut dan semua data yang diperlukan telah terisi

– Jawaban petani dapat untuk mengembangkan topik obrolan

– Buat catatan proses dan hasil wawancara secara cermat – Cantumkan nama responden,pewawancara, tempat dan

(10)

Data potensi wilayah

• Data agroklimat wilayah

• Batas wilayah • Kependudukan

• Kelembagaan formal dan non formal yang ada di wilayah • Tata guna lahan

• Jenis usaha masyarakat • Jenis usaha masyarakat

• Tingkat pendapatan rata-rata • Sarana dan prasarana di wilayah

• Program-program pembangunan pertanian yang sedang berjalan atau yang pernah dilaksanakan di wilayah

• Teknologi yang diterapkan

• Data produksi, luasan areal usahatani, jumlah ternak dan komoditas utama yang dikembangkan di wilayah

(11)

No Kelompok

Data Jenis Data dan Informasi

Pemanfataan Data dan Informasi 1 Jenis tanaman dan ternak yang diusahaka

- Luas tanaman dan

jumlah ternak - Pemanfaatan limbah pertanian - Peranan komoditas - Memilih komoditas unggulan - Identifikasi limbah diusahaka n petani - Peranan komoditas terhadap pendapatan - Peluang pasar

komoditas dan limbah pertanian - Kesesuaian agroklimat limbah pertanian yang belum dimanfaatkan

(12)

2 Potensi sumberdaya lahan, manusia dan infrastruktur Desa

- Jenis dan luas lahan pertanian - Topografi lahan

- Kesuburan lahan - Ketersediaan air

- Potensi ganggunan hama penyakit - Luas penguasan lahan petani

- Status penguasaan lahan - Pemilikan ternak per petani

- Identifikasi sumberdaya lahan dan air. - Identifikasi peluang kegagalan dan keberhasilan inovasi. - Memilih lahan yang

paling potensiaal - Ketersediaan tenaga kerja

- Respon petani terhadap informasi - Aktivitas kolektif

- Aksesibilitas lokasi

- Keberadaan kios sarana produksi - Keberadaan lembaga pemasaran

untuk inovasi yang dikembangkan.

(13)

3 Kinerja teknologi dan kinerja hasil pertanian Kinerja Teknologi

- Teknologi Produksi (pola

tanam, pengolahan tanah, pemupukan, pemeliharaan tanaman, penggunaan

varietas unggul, dsb)

- Teknologi Pasca panen. - Teknologi Pemasaran hasil - Teknologi pengolahan hasi

- Identifikasi peluang inovasi teknis di bidang produksi, pascapanen, pengolahan dan pemasaran hasil. - Perkiaraan - Teknologi pengolahan hasi

Kinerja hasil

- Produksi produk utama - Produksi limbah

- Pemanfaatan limbah

- Kerusakan tanaman akibat

hama

- Kehilangan pasca panen -

- Perkiaraan

manfaat finansial

(14)

5 Kinerja

kelembagaan agribisnis

- Kelembagaan produksi (organisasi kelompoktani, basis

pengelompokan, aktivitas kolektif) - Kelembagaan sarana produksi (

jenis dan jumlah lembaga,

penyebaran lokasi, sistem transaksi) - Kelembagaan pengolahan (jenis

dan jumlah lembaga, penyebaran lokasi, struktur pasar, sistem

transaksi dengan petani, hubungan

Identifikasi peluang inovasi kelembagaan.

transaksi dengan petani, hubungan permodalan dengan petani)

- Kelembagaan pemasaran hasil (jenis dan jumlah lembaga;

penyebaran lokasi, struktur pasar, sistem transaksi dengan petani, hubungan permodalan dengan petani)

- Kelembagaan permodalan (jenis lembaga, sistem transaksi, akses petani)

(15)

Pembuatan Peta Sumberdaya

• merupakan teknik yang digunakan untuk

mengetahui keadaan wilayah desa beserta

lingkungannya. Keadaan-keadaan itu

digambarkan ke dalam peta atau sketsa desa

digambarkan ke dalam peta atau sketsa desa

(16)
(17)

Bagan Kecenderungan Dan Perubahan

• menggambarkan perubahan-perubahan

berbagai keadaan, kejadian, serta kegiatan

masyarakat dari waktu ke waktu.

• Dari besarnya perubahan, hal-hal yang diamati

• Dari besarnya perubahan, hal-hal yang diamati

yang dapat berarti berkurang, tetap atau

bertambah, kita bisa memperoleh gambaran

adanya kecenderungan umum perubahan

(18)

Jenis-jenis Informasi

• Perubahan dan perkembangan keadaan berbagai

sumberdaya seperti produktivitas lahan dan

tingkat kesuburan tanah, curah hujan,

ketersediaan air,

• Perubahan dan perkembangan tataguna lahan (

luas lahan untuk bersawah, berladang,

luas lahan untuk bersawah, berladang,

pemukiman, hutan, luas rata-rata pemilikan

lahan, dan sebagainya).

• Perubahan dan perkembangan penanaman

pepohonan ( jenis pohon, hasil, dan sebagainya)

• Perubahan dan perkembangan penduduk

(19)

Penyusunan Kalender Musim

• pengkajian kegiatan–kegiatan dan

kejadian-kejadian yang terjadi berulang dalam satu

kurun waktu tertentu ( musiman) dalam

kehidupan masyarakat.

(20)

informasi yang dibutuhan

• Penanggalan atau sistem kalender yang biasa digunakan oleh masyarakat

• 2). Iklim, curah hujan, ketersediaan air

• 3). Pola tanam/panen, biaya usahatani, hasil pertanian dan tingkat produksi

• 4). Ketersediaan pangan dan pakan ternak terutama pada masa paceklik

masa paceklik

• 5). Ketersediaan tenaga kerja

• 6). Musim bekerja ke kota pada musim paceklik • 7). Masalah hama dan penyakit tanaman/ternak

• 8). Kesehatan ( musim wabah penyakit) dan kebersihan lingkungan

• 9). Pola pengeluaran ( konsumsi, produksi, investasi) • 10).Kegiatan sosial kemasyarakatan, adat, agama, dan

(21)
(22)

Data Monografi dan Potensi

Penduduk

No . Nama Desa Jumlah Penduduk (org) Jumlah Keluarga (KK) Tani

JUMLAH KELUARGA TANI (KK) Pemelik Lahan Tidak menggar ap Pemilik lahan Penggar ap Pengg arap Buruh Tani Total ap

(23)

Tanah

No. Nama Desa

Tanah Darat (Ha) Tanah Sawah irigasi (Ha)

Kolam (Ha) Tambak (Ha) Tegal an Pekarang an Jml Teknis ½ Teknis Tersier Tadah Hujan Juml ah

(24)

data curah hujan

No Tahun Bulan 200… 200… 200… 200…. Jumlah mm³ Jumlah Harinya Jumlah mm³ Jumlah Harinya Jumlah mm³ Jumlah Harinya Jumlah mm³ J Harinya 1 2 3 4 5 Januari Februari Maret April Mei 5 6 7 8 9 10 11 12 Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

(25)

rekapitulasi data

Aspek Potensi Dusun/keltan I Dusun/keltan II Dusun/keltan III Sumberdaya manusia

Sumberdaya alam Kelembagaan sistem dan usaha agribisnis Sarana dan sarana sistem dan usaha agribisnis

(26)

Rekaputilasi Masalah

Aspek Masalah Dusun/keltan I Dusun/keltan II Sumberdaya manusia

Sumberdaya alam

Kelembagaan sistem dan Kelembagaan sistem dan usaha agribisnis

Sarana dan sarana sistem dan usaha agribisnis

(27)

Peringkat Masalah dan Faktor Penyebab

Masalah Di Tingkat Desa

Aspek Peringkat Masalah Faktor Penyebab Masalah

Keterangan

Sumberdaya manusia Sumberdaya alam Kelembagaan sistem dan usaha agribisnis Sarana dan sarana sistem dan usaha agribisnis

(28)

Data Potensi Desa

Nama Desa : ………..

(29)

No. Jenis Usahatani (pada lahan) Jumlah luas tanam (Ha) Jumlah KK Petani Rata2 luas perorang (Ha/org) Produksi ditingkat Kec. (Ton) Produktivitas (Ton/Ha) 1 2 3 Lahan Sawah irigasi a b dst Lahan sawah tadah hujan a b dst Lahan sawah pasang surut a b 4 5 6 b dst Lahan Kering a b dst Perairan umum: Perairan pantai a b Danau a b Sungai a b Usaha off

(30)

Data Kelembagaan Tani

No Nama Desa

Jml Kelompok Tani

Jumlah Kelompok Tani

Tani Dewasa Tani Wanita Taruna Tani Jml Kel. Jml. Angg. Jml Kel. Jml.Angg. Jml Kel. Jml. Angg. Kel. Angg. Kel. Kel. Angg.

(31)

Data Kelompok Tani dan

Kedudukannya

No. Nama Desa Nama Kelompok Nama Pengurus Jumlah Anggota Modal Kelompok Jenis usaha Tani Luasan Tani Pokok (Utama)

(32)

Data Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)

No Nama Desa

Nama Gapoktan

Nama Pengurus Jumlah anggota Modal Gapoktan Jenis Usaha Tani pokok (Utama) Luasan Ketua Wakil Sekretaris Bendahara Ha ekor

(33)

Data Kelembagaan Ekonomi Pedesaan

No Nama Desa Jumlah BUUD/KUD Koperasi Pertanian diluar KUD Bank Unit Desa (BPR,BRI) Kios Saprotan Lembaga Swadaya Desa (LSD) Lumbung padi/desa Buah Anggota Buah Anggota (LSD)

(34)

Data Fasilitas Petani

No Nama Desa

Kepemilikan

Jumlah Huller Hand syer Motor/power syer Traktor Milik petani Milik dinas Milik swasta Milik petani Milik dinas Milik swasta Milik petani Milik dinas Milik swasta Milik petani Milik dinas Milik swasta

(35)

Produksi Usahatani

No Nama Desa J e n i s T a n a m a n L u a s Produk si rata-rata tiap Ha (Kw) Harga rata-rata produksi waktu panen per Kw Biaya produk si rata-rata tiap Ha Jumlah Petani Pelaksan a Keterangan Tanaman

pangan Hortikultura Perkebunan

Tanam ( H a ) Panen ( H a ) (Kw) per Kw (Rp.) (Rp.)

(36)

Data Tanaman Hortikultura

No. Nama Desa

Tanaman ……… Tanaman….. Tanaman ………

Luas Produksi Luas Produksi Luas Produksi

(37)

Data Pemasaran Hasil Pertanian

No Nama Desa Nama Kelompok Lokasi Pemasaran produk

Jenis Produksi yang dipasarkan

(38)

Data Kemitraan

No Nama Desa Nama Kelompok Mitra Jenis/bentuk Kemitraan

Tahun kemitraan

(39)

2. MENYUSUN RENCANA

PENDAMPINGAN

• Hasil IPW sebagai bahan koordinasi dengan

Penyuluh Babinsa, dan petugas lain

• Menyusun rencana kerja pendampingan

(membantu Penyuluh)

• Sistematika rencana kerja:

• Sistematika rencana kerja:

1. Pendahuluan

2. Lokasi pendampingan

3. Waktu pendampingan

4. Rencana kegiatan (dapat dibuat matriks)

Rencana ini diketahui Dosen Pembimbing

(40)

Matriks Rencana Kegiatan

NO URAIAN KEGIATAN TUJUAN PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT

TEMPAT WAKTU KETERANGAN TERKAIT

(41)

• MEMBANTU PENYULUH:

1. Koordinasi dengan penyuluh

2. Menggali kegiatan penyuluh

3. Berperan aktif dalam membantu penyuluh

3. Berperan aktif dalam membantu penyuluh

4. Memahami betul tugas mahasiswa, penyuluh

(42)

• MELAKSANAKAN PENGUJIAN TEKNOLOGI

PERTANIAN

• MELAPORKAN TEMUAN DI LAPANGAN KEPADA

PEMBIMBING

- TEKNIS

:

- TEKNIS

:

- SOSIAL

:

- EKONOMI

:

LAPORAN DAPAT TERTULIS, LISAN, via e-mail,

SMS, WA, Line, Dll.

(43)

MEMBUAT LAPORAN PENDAMPINGAN

• Setiap mahasiswa wajib membuat laporan

• Laporan dibuat pada akhir kegiatan

(44)

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Tujuan

C. Manfaat

II. PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Waktu dan Tempat

A. Waktu dan Tempat

B. Macam Kegiatan

C. Jadwal Kegiatan

III. HASIL DAN PEMBAHASAN

IV. KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

B. Saran

(45)

Informasi penting yang perlu muncul dalam laporan

No Kegiatan Hal yang Dilaporkan

1 Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT)

• Apakah di lokasi ada kegiatan RJIT, berapa

panjangnya, dan berapa hektar luas sawah yang di aliri?

• Jelaskan jika masih ada permasalahan lain yang

terkait dengan pasokan air irigasi!

2 Penyediaan Alat dan Apakah di lokasi ada bantuan alsintan, berapa Mesin Pertanian

(Alsintan)

jumlahnya (traktor, pompa air, rice transplanter,

combine harvester, power thresher multiguna, dryer, rice milling unit (RMU), dan corn sheller)?

• Apakah alsintan tersebut berfungsi dan sudah

difungsikan secara efektif?

• Jelaskan jika masih ada permasalahan lain yang

(46)

3 Penyediaan dan penggunaan benih unggul

• Apakah di lokasi ada kegiatan bantuan benih unggul,

benih tanaman apa dan berapa jumlahnya, dan apakah datang tepat waktu?

• Apakah semua petani mendapat bagian benih unggul

dan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan?

• Jelaskan jika masih ada permasalahan lain yang

terkait dengan bantuan benih!

4 Penyediaan dan • Apakah di lokasi ada kegiatan bantuan pupuk, pupuk

penggunaan pupuk berimbang

apa dan berapa jumlahnya, dan apakah datang tepat waktu?

• Apakah semua petani mendapat bagian pupuk,

sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan, dan pupuk tersebut asli?

• Jelaskan jika masih ada permasalahan lain yang

(47)

5 Pengaturan musim

tanam dengan

menggunakan

Apakah di lokasi sudah ada/tersedia KATAM?

Apakah KATAM sudah disosialisasikan dan apakah

KATAM sudah diikuti semua petani?

Kalender Musim

Tanam (KATAM)

Jelaskan jika masih ada permasalahan lain yang

(48)

6 Pelaksanaan Program Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT). • Luas tanam • Luas panen • Produktivitas • Produksi, dll.

7 Perluasan Areal • Apakah di lokasi ada PAT Jagung dan Kedelai?

Tanam (PAT)

Jagung dan Kedelai

• Berapa luas PAT di lokasi?

• Jelaskan jika masih ada permasalahan lain yang

terkait dengan PAT!

8 Peningkatan

Optimasi Lahan (POL)

• Apakah di lokasi ada POL

• Berapa luas POL di lokasi?

• Jelaskan jika masih ada permasalahan lain yang

(49)
(50)
(51)
(52)

• Dibuat oleh: Wasrob Nasruddin

• Diedit oleh: Weksi Budiaji

Referensi

Dokumen terkait

dilaksanakan di wilayah Pihak lainnya secara berlawanan mempengaruhi kepentingan utama Pihak sebelumnya, Pihak sebelumnya dapat menotifikasi Pihak lainnya dan

Pola kemitraan usaha antara petani dengan pengusaha atau dengan pihak lainnya dalam sistem agribisnis yang diterapkan pada suatu wilayah harus disesuaikan dengan potensi

Bogdan menyatakan bahwa analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan

Pendekatan dan metodologi yang akan dilaksanakan dalam pelaksanaan kegiatan Studi Potensi Sumber Daya Mineral di Wilayah Coastal Provinsi Papua, maka secara umum

Sedangkan Bogdan (dalam Sugiyono, 401:2014) menyatakan bahwa analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara,

Adapun berdasarkan hasil isian angket secara terbuka dan wawancara yang dilakukan kepada beberapa mahasiswa setelah perkuliahan secara online selesai dilaksanakan adalah

Dari penelitian yang akan dilaksanakan maka yang ingin diketahui secara pasti adalah dugaan bahwa masih rendahnya perilaku penyuluh pertanian dalam pemberdayaan petani ubi jalar

melakukan wawancara langsung dengan pihak terkait dalam proses pengawasan yaitu pihak Inspektorat yang menjabat Bapak Supardi selaku anggota Inspektorat Pembantu Wilayah II yang secara