• Tidak ada hasil yang ditemukan

Headline Berita Hari Ini Periode: 19/01/2015 Tanggal terbit: 19/01/2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Headline Berita Hari Ini Periode: 19/01/2015 Tanggal terbit: 19/01/2015"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Headline Berita Hari Ini

Periode:

19/01/2015

Tanggal terbit:

19/01/2015

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(2)

.

Headline media hari ini paling banyak

mengangkat isu bidang Polhukam sebanyak 17

headline, isu bidang Perekonomian sebanyak 3

headline dan isu bidang Kesra 1 headline.

(3)

Sebaran Isu

.

Terdapat 7 (tujuh) isu yang diangkat oleh media

hari ini yaitu; Isu Eksekusi Terpidana Kasus

narkoba sebanyak 14 headline, Isu Korupsi di

Lembaga Polri sebanyak 2 headline dan Isu

Kualitas Pendidikan, Pengelolaan Migas,

Penurunan Harga BBM, Penurunan Harga

Saham dan Isu Razia Preman masing-masing 1

headline.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(4)

.

Headline berita media hari ini dominan

bertendensi Positif (52.4%) sedangkan tendensi

netral (42.9%). Untuk tendensi negatif hanya 1

berita (4.85%).

(5)

Sebaran Isu dan Tendensi

.

Isu terbanyak diangkat media sebagai Headline

hari ini adalah mengenai Eksekusi Terpidana

Kasus Korupsi dengan tendensi positif. Untuk

isu Korupsi dilembaga Polri diberitakan

berimbang positif-netral. Isu Kualitas

Pendidikan, Pengelolaan Migas, Penurunan

Harga BBM bertendensi netral. Sedangkan isu

Razia Preman bertendensi positif. Tendensi

negatif untuk headline hari ini hanya ada 1

media saja.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(6)

headline. Isu Eksekusi Terpidana Kasus

Narkoba menjadi isu dominan dalam headline

media, yaitu sebanyak 14 media dengan

tendensi positif. Isu lainnya adalah isu Korupsi

dilembaga Polri, Kualitas Pendidikan,

Pengelolaan Migas, Penurunan Harga BBM,

Penurunan Harga Saham dan Razia Preman

masing-masing 1 isu. Tendensi headline hari ini

didominasi tone positif.

(7)

1

Brasil dan Belanda Tarik Duta Besar

Pelaksanaan eksekusi mati terhadap para terpidana narkoba mendapat respons keras dari Brasil dan Belanda. Mereka menarik duta besarnya dari Jakarta lantaran hukuman Indonesia tersebut.

2

Brasil dan Belanda Mutung Ke Jokowi

Brasil dan Belanda sedang mutung. Mereka kecewa ada warganya di-dor di Indonesia. Meskipun mereka tahu, yang di tembak itu bandar narkoba, Brasil dan Belanda tetap tidak terima. Kedua negara itu menyuruh Duta Besarnya di Indonesia pulang kampung.

Pemerintah Jokowi santai saja. Kata pengamat, marah sebentar wajar. Nanti juga baikan lagi.

3

Pembukaan Prodi Tak Terkendali

Pembukaan program studi di sejumlah perguruan tinggi seperti tak terkendali. Perguruan tinggi leluasa membuka program studi meskipun tidak disertai dengan fasilitas dan tenaga pengajar yang memadai. Di sisi lain, kualitas pendidikan mahasiswa dikorbankan.

4

Darurat Narkoba.Jenazah Rani Dimakamkan Di Cianjur

Jenazah enam terpidana mati telah diserahkan kepada keluarga atau pihak yang mewakili. Eksekusi mati yang berlangsung minggu dini hari kemarin dilakukan oleh 84 anggota Brimob Jawa Tengah di dua lokasi, Nusakambangan dan Boyolali Jawa Tengah 5

Dua Perempuan Dieksekusi Mati

Enam terpidana mati kasus narkoba yang telah menjalani eksekusi pada hari Minggu kemarin dua diantaranya adalah perempuan yakni Rani Andriani dan Tran Thi Bich. Jenazah Rani Andriani warga Cianjur Jawa Barat dimakamkan di kampung halamannya. Sedangkan jasad Tran Thi Bich dikeramasi abunya disimpan di LP Bulu Semarang. 6

Rekening Budi Lebih Tambun Ketimbang Badrodin

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Muhammad Yusuf mengatakan temuan rekening tidak wajar Komisaris Jenderal Budi Gunawan dan anaknya, Herviano Widyatama, jauh lebih besar ketimbang rekening Komisaris Jenderal Badrodin Haiti. Atas kepemilikan rekening itu, KPK sudah menetapkan Budi sebagai tersangka dugaan suap dan gratifikasi.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(8)

8

Keluarga Rani Gelar Doa Bersama

Setelah dimakamkan keluarga dan kerabat terpidana mati Rani Andriani menggelar tahlilan dan doa bersama di Cianjur Jawa Barat. Pihak keluarga meminta maaf kepada warga, teman maupun sahabat atas kesalahan Rani semasa hidup.

9

Saham Komoditas Paling Berisiko

Sejumlah analis menilai penurunan harga minyak dunia akan memberikan dampak negatif bagi saham di sekitar konsumer dan ritel.

10

Eksekusi Mati Gembong Narkoba BNN: Negara Lain Harus Hormati Kedaulatan Indonesia!

Menlu Retno LP Marsudi memastikan pemerintah Brasil sudah menarik duta besarnya di Indonesia, Paulo Alberto da Siveira Soares, pasca hukuman mati terhadap warga

negaranya atas tuduhan kejahatan narkoba. Kabar penarikan dubes Paulo sudah beredar sejak pagi di media asing, terutama setelah proses eksekusi mati terhadap WN Brasil Marco Archer Cardoso Moreira, 53 tahun.

11

Pemerintah Akan Batasi Harga BBM

Hari ini, Senin 19 Januari 2015, masyarakat Indonesia menikmati harga baru bahan bakar minyak (BBM). Harga premium turun dari 7.600 per liter menjadi 6.600. Sedangkan solar bersubsidi menjadi Rp 6.400 per liter dari Rp 7.250.

12

Menteri Tedjo: Lebih Banyak Lagi yang Akan Ditembak Pemerintah Indonesia mengeksekusi mati enam terpidana mati. Eksekusi tersebut merupakan bagian dari perang terhadap narkoba. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan,

(9)

13

Gerindra Minta Belanda Hormati Hukum Indonesia

Langkah Belanda menarik duta besarnya di Indonesia sebagai bentuk protes atas eksekusi hukuman mati salah satu warganya dinilai berlebihan. Belanda seharusnya bisa

menghormati sistem hukum di Indonesia. "Sikap yang diambil pemerintah Belanda dengan menarik duta besar terlalu berlebihan. Mereka seharusnya dapat menghormati sistem hukum kita," kata Ketua Fraksi Gerindra MPR RI, Edhy Prabowo, dalam siaran persnya.

14

Sudahi Penguasaan Asing di Blok Migas

Pemerintah harus berani mengambil alih pengelolaan blok-blok minyak dan gas (migas) yang masa kontraknya dengan perusahaan asing akan berakhir. Sikap pemerintah yang cenderung memilih opsi memperpanjang masa kontrak dengan perusahaan asing bisa berdampak pada pasokan energi nasional.

15

Jaksa Agung Harap Eksekusi Mati Beri Efek Jera

Jaksa Agung HM Prasetyo berharap dengan dieksekusi hukuman mati enam terpidana mati kasus narkoba bisa jadi pelajaran masyarakat, baik warga negara Indonesia maupun warga negara asing.

16

Brasil dan Belanda tarik Dubes dari Indonesia Brasil dan Belanda memanggil duta besarnya di Indonesia setelah pemerintah mengeksekusi enam narapidana kasus narkoba, Minggu dinihari. Dalam eksekusi

gelombang pertama di pemerintahan Presiden Joko Widodo, ada lima warga negara asing dan satu warga negara Indonesia (WNI) yang dihadapkan ke depan regu tembak.

17

Brazil, Netherlands Recall Their Jakarta Ambassadors

President Joko "Jokowi" Widodohas issued a cool response over the decision of Brazil and the Netherlands to recall their envoys for Indonesia in protest of the execution of their drug-convict citizens on Sunday in Central Java.

18

Ratusan Terpidana Menyusul

Kejaksaan telah melaksanakan eksekusi terhadap enam terpidana mati kasus narkoba di Nusakambangan dan Boyolali, Jawa Tengah, Ahad (18/1) dini hari. Menurut Jaksa Agung M Prasetyo, ratusan terpidana mati lainnya akan dieksekusi selekasnya.

19

Hukuman Mati Lindungi Rakyat

Kejaksaan Agung (Kejagung) meminta semua pihak menghormati hukum yang berlaku terkait dengan eksekusi enam terpidana mati kasus narkoba kemarin dini hari. Kejagung sebagai eksekutor berwenang melaksanakan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(10)

21 Jokowi Stumbles In Interim Police Chief Debacle

While Comr.Gen Budi Gunawan's nomination as the new police chief was delayed due to suspicions concerning his "fat" bank accounts, another police general facing similar allegations was immediately, allowing the public barely any time to react.

Referensi

Dokumen terkait

• Pusat Studi Bioteknologi, Pusat Studi Pangan dan Gizi, FNCC Culture Collection, Pusat Studi Agroteknologi, Pusat Studi Lingkungan Hidup, Pusat Studi Pengendalian Hayati,

Kendala yang ditemui dalam penyelidikan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik di Polda Sumbar adalah kurangnya sarana dan prasarana, Kualitas di bidang Teknologi Informasi

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai konstruksi yang dilakukan media dimana peneliti akan menggambarkan bingkai

Pada penelitian ini juga ditemukan bahwa: pertama, masyarakat hukum adat di Kabupaten Kutei Kertanegara masih mengharapkan adanya dasar hukum lembaga peradilan

Pengamatan populasi hama dilakukan pada 5 sub-petak dengan cara mengambil 7 sampel tanaman krisan pada masing-masing sub-petak, kemudian tanaman yang di ambil di petik

Penambahan unsur makro Penambahan unsur makro nitrogen dalam t nitrogen dalam tanah dapat dilakukan anah dapat dilakukan dengan penambahan pupuk an-organik yang mengandung

Lemari Linen Bersih Le ma ri Pantry Meja komputer Gudang Laundry L e m a ri Trolly F il li n g.. Sarana fisik untuk unit laundry mempunyai persyaratan tersendiri,

Keratosis dapat terbentuk baik pada bagian dorsal sendi, diantara jari, pada ujung distal jari, atau pada sebelah lateral dari jari kelingking dan/atau kuku jari kaki (klavus kuku