P M k p c p t m
I
TE
1) M 2 Penelitia sains, h Terpadu Design. 2013/20 sebagai berupa h proses menunj peningk Sedangk Penguji Model pembela hasil bel Kata ku This re result, a class V class V utilized observa skill ob distribu with le klasikal presenta two par Biomas getting Keywo PENDAHUL Menurut UU N kurikulum m pengaturan me cara yang dig pembelajaran tertentu. Kurikulum mengharuskanIMPLEMEN
EMA ENER
Nurha
Mahasiswa S1 P 2) Dosen Prog an ini bertujuan hasil belajar si u tema Energi . Populasi pene 014 yang terdi i kelas eksperi hasil pre test sains dan angk ukkan keteram katan tinggi y kan hasil belaj ian hipotesis te pembelajaran ajaran 7E dalam lajar siswa. unci: Learning esearch intent and student res VIII SMP. Thi VIII SMPN 2 K d in this researc ational it is dat bservation dat ution and homo earning model l's ala thoroug ase thoroughne rty be gotten ssa's energy c positive respon rd: Learning 7 LUAN Nomor 20 Ta merupakan engenai tujuan unakan sebaga untuk men m Tingkat Satu n Ilmu PengetaNTASI MOD
RGI BIOMAS
DAN HASI
aningtyas Agu
Program Studi gram Studi Pen3) Dosen Pro
n untuk mendesk iswa, dan resp
Biomassa di k elitian ini adala iri dari 8 kela imen dan kela dan post test ket respon sisw mpilan proses
yang signifika jar terjadi peni erhadap hasil be 7E mendapat m IPA Terpadu g Cycle 7E, IPA
to describe pe sponse by use o is research con Krian Sidoarjo ch is class VIII ta as yielding ta processes ogeneous. Res 7E tall incr ghness. Mean ess 97 %. Hyp thitung> t tabel. I can increase p nse of student. 7E, Integrated ahun 2003 Pas seperangkat , isi dan bahan ai penyelengg ncapai tujuan uan Pendidikan ahuan Alam (I
DEL PEMBE
SSA TERHA
IL BELAJAR
ustin
1), Waho
Pendidikan Sa ndidikan Sains ogram Studi Pe A kripsikan keterl pon siswa dengkelas VIII SM ah seluruh sisw as. Sampel yan s VIII-F sebag keterampilan p wa. Sampel b sains siswa y an sebesar 0,7 ingkatan 0,74 elajar siswa den
respon yang p u tema Energi B A terpadu, kete erformed learn of learning mo nstitute True E school years 2 I-E as class of as pre-test and science and s sult arithmetici reasing happen nwhile studyin pthosts Testing It points out t prose's skill sc Sciences, skil sal 1 Ayat (19 rencana da n pelajaran sert aaraan kegiata pembelajara n (KTSP) 2006 IPA) diajarkan 68
ELAJARAN
ADAP KETE
R SISWA KE
ono Widodo
2) ains FMIPA U FMIPA UNES endidikan Sain Abstrak laksanaan pemb gan mengguna MP. Penelitian i wa kelas VIII S ng digunakangai kelas kont proses sains dan berdistribusi no yang diajarkan
73 tetapi belu dan sudah terc ngan uji-t satu positif dari sis Biomassa dapat erampilan prose
Abstract ning, skill ste odel 7E in intre Experiment De 2013 / 2014 on experiment an d post-test sk student respon ing to point ou ning signifikan ng result happ gs to usufruct s that learning m
ience and stud ll processes sci 9), an ta an an 6 n secara ter oleh Ba Pembelaj tema atau berbagai dipahami Pada mengajar observasi
N 7E DALAM
ERAMPILA
ELAS VIII S
), dan Ahma
UNESA. E-mail SA. E-mail: wa ns FMIPA UNE belajaran, penin akan model pe ini merupakan SMP Negeri 2 K dalam peneliti trol. Data pada n hasil belajar, ormal dan ho dengan mode um tercapai k capai dengan p pihak dan dua swa. Hal ini mmeningkatkan es sains, hasil b
ep-up processe egated science sign. This obs nes consisting nd class VIII-F kill processes s nse questionn ut science proc n's one as big pens step-up 0 student studyin model 7E in dent studying ience, learned r
rpadu dan utu adan Standar jaran terpadu d u topik tentang sudut pandan i dan dikenal p a faktanya, ma rkan pembelaja i di SMP Nege
M IPA TERP
AN PROSES
SMP
ad Qosyim
3) l: nurhaning@y ahonow@gma ESA. ngkatan keteram embelajaran 7E penelitian Tru Krian Sidoarjo ian ini adalah a penelitian in data observasi omogen. Hasil el pembelajara ketuntasan sec presentase ketu a pihak diperole menunjukkan b keterampilan pr belajar, Energi s science, stud es theme Biom servational pop of 8 classes. S as class of con science and stu naire. Sample cess skill chast g as 0,73 but 0,74 and were ng by tests t on n integrated sc result. Learnin result, Biomasuh. Hal senada Nasional Pe dalam IPA dap g suatu wacan ng atau disiplin
eserta didik. asih banyak s aran IPA Terp eri 2 Krian Sido
PADU
SAINS
ymail.com il.com mpilan proses E dalam IPA ue Experimen o tahun ajaran kelas VIII-E ni adalah data keterampilan perhitungan an 7E terjadi cara klasikal. untasan 97%. eh thitung > ttabel. bahwa model rose sains dan Biomassa. dents learned massa's energy pulation is all Sample that is ntrol. Data on udying result, gets normal tened student was reached e reached by ne parties and iences theme ng model 7E sa's energy. a juga di ungk endidikan (B pat dikemas d na yang dibaha n ilmu yang m ekolah yang b padu. Menurut oarjo, pembela kapkan SNP). dengan as dari mudah belum t hasil ajaranI m m k k p ( d K d a b d b k p I I m t p l m p T d i a d m k y 2 b d i 2 m K m IPA di sekolah Salah satu pen memiliki keter Ilmu Peng mencari tahu t kumpulan pen konsep, prinsip penemuan seh (Depdiknas, 2 siswa yang me sulit. Hal ini diperoleh sisw Kriteria Ketu ditetapkan di s Selain itu angket pra-pe siswa yang te siswa di SMP bahwa siswa sulit (81%). dianggap mem banyak hitunga kurang menari Dari uraia penting dalam IPA adalah p IPA proses leb menunjukkan terhadap keb pembelajaran siswa mampu lebih dapat merupakan m penguasaan k Terpadu peser dalam belajar k itu bermakna apa yang tela dapat memperm mengenal, m keterkaitan ata yang telah di 2006: 9). Dalam m beberapa hal, dasar yang dip isu yang aktu 2006: 19). Peneliti m memadukan b Kompetensi D merupakan isu h tersebut belu nyebabnya, gu rampilan pada b getahuan Alam tentang alam s ngetahuan yang p-prinsip dan j hingga sanga 006:5). Pada k enganggap IPA dibuktikan wa masih ban untasan Mini sekolah. u juga dapat d enelitian deng erdiri dari kela P Negeri 2 Kr menganggap Alasannya k miliki banyak h an (44%), dan ik (38% ). an tersebut da suatu pembela proses pembela bih diutamakan bahwa pros berhasilan d karena denga mengkontruk memahami modal utama konsep IPA. rta didik dihara
karena mereka baginya bila m ah dipelajari. mudah dan me menerima, m au hubungan ipadukan dala menentukan te yaitu: relevan padukan, tema ual, menarik, d memilih tema beberapa Stan Dasar (KD). T u aktual yang um diajarkan s uru IPA di se
bidang IPA sec m (IPA) berkaita secara sistemat g berupa fakta-juga merupaka at penting un kenyataannya, A sebagai mata dengan hasil nyak yang be imal (KKM) diketahui melal an mengambi as VII, VIII d rian Sidoarjo, IPA adalah p karena mata p hafalan (18%), cara menerang apat disimpulk ajaran terutama ajaran. Dalam n dari pada has ses akan me dalam penca an keterampila ksi pengetahua apa yang d yang menunj Melalui pemb apkan akan leb a merasa bahwa mereka berhas Pembelajaran emotivasi pese menyerap, dan antara konsep am suatu tem ema, perlu m nsi tema deng
yang dipilih m dan kontekstua a Energi Biom ndar Kompete Tema tersebut g sedang dialam secara terpadu ekolah tersebu cara terpisah. an dengan cara tis, penguasaan -fakta, konsep-an suatu proses ntuk dipelajar masih banyak pelajaran yang l belajar yang lum mencapa yang telah lui penyebaran il sampel 100 dan IX kepada diperoleh data pelajaran yang pelajaran IPA serta memilik gkan guru yang kan bahwa ha
a pembelajaran m pembelajaran sil, hal ini akan enjadi ukuran apaian tujuan an prose sains annya sehingga dipelajari dan njang terhadap belajaran IPA bih termotivas a pembelajaran sil menerapkan IPA Terpadu erta didik untuk n memaham p pengetahuan ma (Depdiknas memperhatikan an kompetens merupakan isu al (Depdiknas massa dengan ensi (SK) dan dipilih karena mi oleh negara u. ut a n -s ri k g g ai h n 0 a a g A ki g al n n n n n s a n p A i n n u k mi n s, n i -s, n n a a dan dunia di dunia u Dala kendala s Sehingga kesempat pengetahu mengajar yang pad siswa. Ting beberapa yang dig mengajar kompone keberhasi pembelaj pembelaj keteramp pendekat Mela secara ak dengan Diharapk pengetahu relevan bagaiman Salah membuat pengetahu adalah m adalah m 87), yaitu dikaitkan Berd adalah m mendeskr ketuntasa kegiatan pembelaj Biomassa METOD Penelitian Design d Test Desi tanggal 4 digunaka Krian Sid digunaka kelas eks dengan ju a sebagai altern untuk masa me am pembelajan seperti siswa k a siswa cepat m
tan siswa untu uannya yang r mengajar cen da akhirnya a gkat keberhasil faktor salah sa gunakan oleh r. Model pem en yang pen ilan proses be aran sangatlah aran. Pembel pilan proses an konstruktiv alui pembelaja ktif dan dapat
skema yang kan melalui uan yang di dan membe na cara siswa b h satu model t siswa sec
uan dan terpu model Learning model pembela u siswa belajar n dengan skema dasarkan uraian mendeskripsika ripsikan kete anhasil belajar belajar meng aran 7E dala a di SMP Nege DE n ini merupa dengan rancang ign. Penelitian 4 November-14 an adalah seluru doarjo dengan an dalam penel sperimen dan k umlah siswa m natif penggant endatang. n IPA banyak kurang termot merasa jenuh da uk terlibat akt g menyebabka nderung pasif akan mempeng lan belajar me atunya adalah m h guru dalam mbelajaran mer nting dan s elajar mengaja h penting gun lajaran yang sains pem is. aran konstrukti mengaitkan i g telah dim pembelaja imiliki siswa erikan kesemp bertindak serta pembelajaran ara aktif m usat pada siswa
g Cycle. Mod ajaran konstruk r secara aktif, i a yang telah di n diatas tujuan an keterlaksan erampilan pro siswa, dan re gajar dengan am IPA Ter eri 2 Krian Sido
akan penelitian gan Control G dilakukan di S 4 November 2 uh siswa kelas n jumlah 288 litian adalah k kelas VIII-F se masing-masing k ti kelangkaan e menemui ber tivasi untuk be an bosan, kuran tif dan memba an proses b f dan membos garuhi hasil b engajar dipeng model pembel m kegiatan b rupakan salah sangat menen ar. Pemilihan m na mencapai t dapat melat mbelajaran d ivisme siswa b informasi yang miliki sebelum aran kontruk sangat berm patan bagi berfikir. konstruktivis membangun s a (student-cen del Learning ktivis (Carin, informasi yang miliki siswa. dalam peneliti naan pembela oses sains s espon siswa ter
menerapkan m rpadu tema E
oarjo.
n True Exper Group Pre Test SMPN 2 Krian 2013. Populasi s VIII SMP Ne siswa. Subjek kelas VIII-E se ebagai kelas k kelas 36 siswa energi rbagai elajar. ngnya angun belajar ankan belajar garuhi ajaran belajar h satu ntukan model tujuan tihkan dengan belajar g baru mnya. ktivis, makna, siswa yang sendiri tered) Cycle 1993: g baru ian ini ajaran, siswa, rhadap model Energi riment t Post n pada i yang egeri 2 k yang ebagai kontrol .
t d a d b d t H A K 2 p k p m T t r y k d 0 A I l p b p p d k Data pada test dan post te data observasi afektif dan psik Teknik an deskriptif beru berupa uji nor dan uji-t dua p test. HASIL DAN Analisis keter Keterlaksanaan satu pengamat 2 Krian Sido sains. Perhit pembelajaran d Skor Rat No Aspek y 1 Persiapa 2 Fase pembela Cycle 7E 3 Pengelol 4 Suasana Rat Berdasark keterlaksanaan peneliti pada menggunakan Terpadu tem terlaksana sem rendah adalah yang paling ti keseluruhan, s dalam kategor 0,86. Analisis Keter Instrumen k lembar non tes pengamatan k berupa penilai pengamatan k proses yang d dan keterampil keterampilan p a penelitian ini est keterampilan keterampilan komotor siswa, s
nalisis data yan upa uji Gain S rmalitas, hom pihak serta
uji-PEMBAHAS rlaksanaan pem
n pembelajaran t dari guru bida arjo dan satu tungan skor dan kriteria dap
Tabe ta-Rata Keterla yang diamati an dalam mode ajaran Learnin E laan waktu kelas ta-rata kan Tabel n pembelaja a kelas eksp model pem ma Energi B mua. Adapun pada tahap sua inggi adalah p skor keterlaksa ri sangat baik
rampilan Pros keterampilan p s dan tes. Lem keterampilan p an keterampila keterampilan diukur meliput
lan mengkomu proses sains dis
i adalah data b n proses sains d proses sains, le serta angket resp ng digunakan Score dan anal mogenitas untuk -t satu pihak u
SAN mbelajaran n diamati oleh ang studi IPA u pengamat d
rata-rata pat dilihat pada el 4.1 aksanaan Pemb Penilaian 4 el ng 3,5 3,7 3,3 3,6 4.1 diket aran yang d erimen (VIII mbelajaran 7E Biomassa dap skor rata-rata asana kelas dan pada tahap per
anaan sebesar k dengan ting
ses Sains proses sains mbar non tes b proses sains d an proses sains proses sains, ti keterampila unikasikan. Ha sajikan pada Ta
berupa hasil pre dan hasil belajar
embar penilaian pon siswa. adalah analisis lisis inferensia k hasil pre-tes untuk hasil pos
dua pengamat di SMP Neger ari mahasiswa keterlaksanaan a Tabel 4.1. belajaran Kategori Sangat baik Sangat baik Sangat baik Baik Sangat baik tahui bahwa ilakukan oleh -E) dengan E dalam IPA pat dikatakan a yang paling n skor rata-rata rsiapan. Secara 3,60 termasuk kat reliabilitas siswa berupa berupa lembar dan lembar tes s. Pada lembar keterampilan an mengamat sil pengamatan abel 4.2. 70 e r, n s al t t t, ri a n a h n A n g a a k s a r s r n ti n Rata-Rat Ke Ke Ekspe Kelas K Se siswa, un menggun keteramp keteramp membuat variabel proses si Tabel 4.3 Nilai K No 1 2 3 Be perhitung dengan k diperoleh didapatka 0,70<g<1 keteramp nilai 0,3 umum pa proses sa ketuntasa individu d tidak tun peroleh d yang tela untuk ket kelas ek presentas sains terk yang terd pada Tab ta Pengamatan Eksperime elas Meng elas erimen 5 Kontrol 5 elain pengama ntuk mengukur nakan penilaian pilan proses ya pilan mempre t hipotesis, dan menyim iswa kelas eks 3. Keterampilan P Kategor Tinggi Sedang Rendah erdasarkan gan mengguna kategori yang h dari 35 jumla an 21 siswa 1,00, dengan pilan prosesny 0 <g≤ 0,70 ada kelas eksp ains sebesar 0,7 an individu seb
dan 12 siswa l ntas secara ind
dibawah KKM ah ditentukan tuntasan klasik ksperimen (VI se 66%. Untuk kait dengan in dapat pada so bel 4.4. Tabel 4.2 n Keterampilan en dan Kelas K Keterampilan gamati Men 52 50 atan keteramp r keterampilan n tes keteram ang diukur an ediksi, meru menganalisa, mpulkan. Hasi sperimen (VII Tabel 4.3 Proses Sains K ri Tabel 4.3 akan Gain Sco
dikemukakan ah siswa kelas e memperoleh demikian ka a tinggi dan 14 dengan kateg perimen pening 73 dengan kat banyak 23 sisw lain tidak tunta dividu karena M (Kriteria K sekolah, yakn kal keterampila III-E) belum k peningkatan ndikator ketera al yang telah 2 n Proses Sains K Kontrol Proses Sains ngkomunikasikan 64 52 pilan proses n proses sains mpilan proses ntara lain me umuskan ma , mengidenti l tes keteram II-E) disajikan Kelas Eksperim Jumlah Siswa 21 14 - diperoleh ore untuk tiap
oleh Hake (19 eksperimen (V nilai perhitu ategori pening 4 siswa mempe gori sedang. S gkatan keteram egori tinggi. U wa telah tuntas s
as. Siswa dinya nilai yang m Ketuntasan Min ni ≥ 75. Sedan an proses sains tercapai d keterampilan p mpilan proses di ujikan disa Kelas n sains siswa sains, eliputi asalah, ifikasi mpilan n pada men hasil siswa 999:1) VIII-E) ungan gkatan eroleh Secara mpilan Untuk secara atakan mereka nimal) ngkan siswa dengan proses sains ajikan
k p a ( k t d y u k p d p K Peningk Keterampilan proses sains K1 K2 K3 K4 K5 K6 *Keterangan K1 = Mempr K2 = Merum K3 = Merum K4 = Mengid K5 = Menga K6 = Menyim Sedangkan kontrol disajik Niai Kete No K 1 Ting 2 Seda 3 Ren Berdasark proses sains p analisis Gain (1991: 1). Sec keterampilan p sedang. Untuk tidak tuntas diperoleh diba yang telah di untuk ketuntas kelas eksperim persentase 0% Untuk pen dengan indikat pada soal yang Peningkatan Keterampilan proses sains K1 K2 K3 K4 K5 K6 *Keteran K1 = Mem K2 = Mer K3 = Mer Tabe katan Keteramp Ekspe n Nilai kelas Ek Pre-test 18 13 11 5 9 17 n : rediksi muskan Masalah muskan Hipotes dentifikasi Var analisa mpulkan n nilai keteram kan pada tabel 4 Tabe erampilan Pros Kategori ggi ang dah kan Tabel 4.5 pada kelas kon Score yang te ara umum pad proses sains se k ketuntasan i
. Siswa tidak awah KKM (K tentukan seko san klasikal ket men (VIII-E) . ningkatan kete tor keterampila g telah di ujikan Tabe Keterampilan Nilai kelas Ko Pre-test Po 19 13 14 4 9 15 ngan : mprediksi rumuskan Mas rumuskan Hipo el 4.4 pilan Proses Sa erimen ksperimen Ga Sco Post-test 74 0,6 71 0,6 86 0,8 96 0,9 71 0,6 70 0,6 h sis riabel mpilan proses sa 4.5 el 4.5
ses Sains Kelas Jumlah Si - 22 13 5 peningkatan ntrol dengan elah dikemukak da kelas kontro ebesar 0,36 de individu seban k tuntas karen Kriteria Ketunt olah, yakni ≥7 terampilan pro ) belum ter erampilan prose an proses sains n disajikan pad el 4.6 Proses Sains K ontrol Gain scor ost-test 29 0,11 46 0,38 41 0,31 55 0,53 46 0,41 48 0,39 salah otesis ains Kelas ain ore Kriteria 69 Sedang 67 Sedang 84 Tinggi 95 Tinggi 68 Sedang 64 Sedang
ains pada kelas
s Kontrol iswa
n keterampilan menggunakan kan oleh Hake ol peningkatan engan kategor nyak 35 siswa na nilai yang tasan Minimal) 75. Sedangkan oses sains siswa rcapai dengan es sains terkai s yang terdapa da tabel 4.6. Kelas Kontrol n-re Kriteria 1 Rendah 8 Sedang 1 Sedang 3 Sedang 1 Sedang 9 Sedang s n n e n ri a g ) n a n t at K4 = K5 = K6 = Berd yaitu keter dan ketera keterampila perbedaan kelas ekspe 4.1. Grafi Be proses sa kelas ko keteramp dalam Gr Grafi Berd proses sa dari pada Selan diperoleh homogen digunaka homogen Selan homogen pihak dig nilai rata dan kelas = Mengidentif = Menganalisa = Menyimpulk dasarkan Tab ampilan meng ampilan pro an mempred peningkatan erimen dan ke ik 4.1 Peningka erdasarkan Gra ains siswa kela ontrol. Adapu pilan proses s rafik 4.2. ik 4.2 Peningka T dasarkan Grafi ains tiap aspek a kelas kontrol. njutnya berd h, maka dapa nitas. Data ya an berdistribusi n. njutnya karena n maka dilaku gunakan untuk a-rata yang dip s eksperimen. 0,00% 20,00% 40,00% 60,00% 80,00% TINGGI Peningkatan K 0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 K1 K2 Peningkatan K fikasi Variabel a kan bel 4.6 pening gidentifikasi va ses sains pal diksi sebesa keterampilan elas kontrol di atan Keteramp afik 4.1 pening as eksperimen un rata-rata p sains siswa ti atan Keteramp Tiap Aspek ik 4.2 pening pada kelas ek dasarkan has at dilakukan ang diperoleh i normal dan ke a sampel berdi ukan analisis d mengetahui ap peroleh siswa a dan uji-t satu
SEDANG RENDAH Keterampilan Pro K3 K4 K5 K6 Keterampilan Pr gkatan paling ariabel sebesar ling rendah a ar 0,11. Ad proses sains sajikan pada G
ilan Proses Sai gkatan keteram lebih baik dari peningkatan
ap aspek dis
ilan Proses Sai
gkatan keteram ksperimen lebih sil pre-test
uji normalitas dan sampel elas yang digu istribusi norma data berupa uji
pakah ada perb antara kelas k u pihak. Perhitu KELAS EKSPERIMEN KELAS KONTROL oses Sains 6 Kelas Eksperi men roses Sains tinggi r 0,53 adalah dapun antara Grafik ins mpilan i pada hasil ajikan ins mpilan h baik yang s dan yang unakan al dan -t dua bedaan kontrol ungan
u p d p d d d m l A H a m t m H H p m e p b ( m y d d d b
uji-t dua piha perhitungan di H Eksperim Kontrol ( Berdasark disimpulkan b pembelajaran siswa. Sedang ditunjukkan p disajikan pada K Eksperimen Kontrol (V Berdasark disimpulkan b model pembe lebih baik. Analisis Hasil Hasil belajar y afektif dan menggunakan test. Sedangka menggunakan Hasil Belajar Hasil belajar s pilihan ganda meliputi pema energi bioma pemerolehan e bentuk energi. (VIII-E) disajik Hasil Anal No 1 Tin 2 Sed 3 Ren Berdasark menggunakan yang dikemuka siswa kelas e diperoleh ha demikian kate Sedangkan unt dikategorikan belajar kognit ak dapat dil isajikan pada T Tabe Hasil Analisis U Kelas men (VIII-E) (VIII-F) kan Tabel 4.7, d bahwa ada p 7E terhadap gkan analisis pada lampiran Tabel 4.8. T Hasil Anal Kelas n (VIII-E) VIII-F) kan Tabel 4 bahwa rata- r lajaran 7E ha l Belajar Sisw yang diteliti m psikomotor. tes kognitif ya an untuk penil lembar observ Kognitif iswa dari ranah
yang terbagi anfaatan bahan assa, manfaat energi pada tum
Hasil tes kogn kan pada Tabe
Tabe lis Gain Score
Kategori nggi dang ndah kan Tabel 4.9 Gain Score u akan oleh Hak eksperimen (V asil perhitung egori peningka tuk 9 siswa dip
sedang. Seca tif siswa kelas
lihat pada La Tabel 4.7.
el 4.7
Uji t Dua Pihak
thitung 10,99 diketahui bahw pengaruh pen keterampilan perhitungan u n dan hasil Tabel 4. 8 lisis Uji t Satu
thitung 10,99 4.8, thitung >
rata nilai deng asil keterampi
a
meliputi hasil b Untuk penil ang berupa pre laian afektif d vasi yang berup
h kognitif terd dalam 4 kaji n organik seb energi biom mbuhan hijau nitif siswa kel el 4.9. el 4.9 Kelas Eksperim Jumla 2 diperoleh has untuk tiap sisw ke (1991: 1). D VIII-E) didapat
gan 0,70<g< atan hasil bel peroleh 0,30 < ara umum pen s Eksperimen ampiran. Hasi k ttabel 9 2,00 wa thitung > t tabel nerapan mode n proses sains uji-t satu pihak perhitungan Pihak ttabel 1,67 t tabel, dapa gan penerapan ilan prosesnya belajar kogntif laian kognitif e-test dan post-dan psikomotor pa tes kinerja.
diri dari 25 soa ian sub mater agai penghasi massa, proses dan perubahan las eksperimen men VIII-E h Siswa 26 9 - sil perhitungan wa dan kategor Dari 35 jumlah tkan 26 siswa 1,00, dengan lajarnya tinggi <g≤ 0,70, dan ningkatan has sebesar 0,74 72 l l, l s k n at n a f, f -r al ri l s n n n ri h a n i. n i 4 dengan k bahwa se sedangka tuntas. S karena ni (Kriteria yakni ≥ klasikal s secara in telah dipa Peningk Sub Mate M1 M2 M3 M4 *Keteran M1 = P energi bio M2 = Ma M3= Pro M4 = Pe Berd paling ti organik s dan penin energi b perhitung 4.11. Has No 1 2 3 Berd menggun kategori y umum p Kontrol ketuntasa tuntas sec dinyataka secara in di bawah Sedangka belum ter secara in tiap sub m pada Tab kategori tinggi ebanyak 1 sis an 34 siswa Siswa dinyatak ilai yang mere
Ketuntasan M 75. Sedangkan sudah tercapai ndividu. Pening
ahami oleh sisw T katan Hasil Be b
eri Pre-test Peni
1 34 2 4 3 32 4 54 ngan : Pemanfaatan b omassa anfaat energi bi ses pemeroleha erubahan bentu dasarkan Tabel inggi dalam sebagai pengha ngkatan paling biomassa seb gan pada kelas
sil Analis Gain
Kategor Tinggi Sedang Rendah dasarkan Tabel nakan analisis yang dikemuk peningkatan ha sebesar 0,59 an menyatakan cara individu, an sudah tunta ndividu karena h KKM yang an untuk ket rcapai, karena dividu dan kur materi yang te bel 4.12.
i. Untuk ketun swa tidak tunt yang lainnya kan tidak tun eka peroleh ma Minimal) yang n untuk ketun , karena 97 % gkatan pada ti wa disajikan pa Tabel 4.10 elajar Kognitif ilaian G S Post-test 99 0 70 0 93 0 91 0 bahan organik iomassa an energi pada uk energi. l 4.10 pening sub materi p asil energi bio g rendah pada esar 0,69. s kontrol dapat Tabel 4.11 n Score Kelas K ri Ju l 4.11 diperole Gain Scor un kakan oleh Ha asi belajar ko dengan kateg n bahwa seban sedangkan 18 as. Siswa diny nilai yang me ditentukan se tuntasan belaj hanya 51,14 % rang dari 85% elah dipahami o ntasan menya tas secara ind a dinyatakan tas secara ind asih di bawah
ditentukan sek tasan belajar s % siswa sudah
iap sub materi ada Tabel 4.10 Tiap Sub Mate Gain Score Kriter 0,98 Tinggi 0,69 Sedang 0,90 Tinggi 0,80 Tinggi k sebagai pen a tumbuhan hija gkatan hasil b pemanfaatan
b
omassa sebesar sub materi m Sedangkan t dilihat pada Kontrol VIII-F umlah Siswa 7 24 4 eh hasil perhitu ntuk tiap sisw ake (1991:1). S ognitif siswa ori sedang. U nyak 17 siswa siswa yang la yatakan tidak ereka peroleh ekolah, yakni jar secara kl % siswa sudah %. Peningkatan oleh siswa disaatakan dividu, sudah dividu KKM kolah, secara tuntas i yang 0. eri ria i g i i nghasil au belajar
bahan
r 0,98 anfaat untuk Tabel F ungan wa dan Secara kelas Untuk tidak ainnya tuntas masih ≥ 75. lasikal tuntas n pada ajikanp o d e p e 4 k p n h h p n d p t p p Peningkatan Sub Mat M1 M2 M3 M4 *Keterangan M1 = Pema energi bioma M2 = Manfa M3 = Proses M5 = Peruba Berdasark paling tinggi organik sebaga dan peningkat energi bioma perbedaan pen eksperimen da 4.3. Graf Berdasark siswa kelas E kelas Kontrol pre-test yang normalitas dan sampel yang homogen. Selanjutny homogen mak pihak digunaka nilai rata-rata dan kelas ek perhitungan di H Eksperimen Kontrol (V Berdasark tabel, disimpulk pembelajaran perhitungan uj 0% 20% 40% 60% 80% T Tabe n Hasil Belajar teri Pen Pre-test 31 0 25 47 n : anfaatan bahan assa
aat energi biom pemerolehan e ahan bentuk en kan Tabel 4.1 dalam sub ai penghasil e an paling rend assa sebesar ningkatan hasi an kelas kontr fik 4.3 Pening kan grafik 4.3 Eksperimen (V (VIII-F). Se g diperoleh, m n homogenita digunakan ya karena sam ka dilakukan a an untuk meng yang diperole ksperimen. da isajikan pada T Tabe Hasil Analisis U Kelas n (VIII-E) VIII-F) kan Tabel 4.14 kan bahwa ada 7E terhadap ha ji-t satu pihak Tinggi Sedang Grafik Penin el 4.12 r Kognitif Tiap nilaian Gain Score Post-test 85 0,78 46 0,46 80 0,73 76 0,54 n organik seb massa
energi pada tum nergi.
2 peningkatan materi peman energi biomass
dah pada sub m 0,46. Selan il belajar sisw rol dapat diliha
gkatan Hasil Be 3 Peningkatan VIII-E) lebih b elanjutnya berd maka dapat s. Hasil perhi berdistribusi mpel berdistribu analisis data be getahui apakah eh siswa antara an uji-t satu Tabel 4.14. el 4.14
Uji t Dua Pihak
t
4 4 diketahui b a pengaruh pen
asil belajar sisw dapat dilihat p Rendah K E k K ngkatan Hasil Be p Sub Materi n e Kriteria 8 Tinggi 6 Sedang Tinggi 4 Sedang agai penghasi mbuhan hijau n hasil belajar nfaatan bahan sa sebesar 0,78 materi manfaa njutnya untuk wa antara kelas at pada Grafik elajar n hasil belajar baik dari pada dasarkan hasi
dilakukan uj itungan bahwa
normal dan usi normal dan erupa uji-t dua ada perbedaan a kelas kontro pihak. Hasi k thitung ttabel 4,27 2,00 ahwa thitung > nerapan mode wa. Sedangkan pada Lampiran Kelas Eksperimen kelas Kontrol elajar l r n 8 at k s k r a l i a n n a n l l t l n n. Hasil p Tabel 4.1 Ekspe Kontr Berd disimpulk model pe Hasil Bel Penilaian proses p instrumen lampiran eksperim No 1 2 3 4 5 R *Kete A1 = A2 = A3 = A4 = A5 = Berd kemampu Berd Eksperim Hasil Bel Penilaian proses p pengamat Kontrol d 7 7 8 8 8 8 erhitungan uj 15. Hasil Ana Kela erimen (VIII-E rol (VIII-F) dasarkan tabe kan bahwa ra embelajaran 7E lajar Afektif n afektif dilaku pembelajaran n. Hasil pen 12 diperoleh men dan kelas k Kemam kelas eksp Kemampua Afektif A1 A2 A3 A4 A5 RATA-RATA erangan : Ketepatan wak Partisipasi dal Menyampaika Mengajukan p Memberikan p dasarkan Tabe uan afektif sisw
Grafik 4.4 Ke dasarkan Grafi men lebih baik d
lajar Psikomo n psikomotor
pembelajaran tan pada sisw disajikan dalam 76 78 80 82 84 86 A1 A2 A Kemamp
uji t satu pihak Tabel 4. 15 alisis Uji t Satu as
E)
l 4.15, thitung
ata- rata nilai E hasil belajarn
ukan oleh dua o berlangsung ngamatan yan h kemampuan kontrol seperti Tabel 4.16 mpuan afektif s perimen dan K an Nila Eksperi 86 85 84 81 83 83 ktu bekerja am diskusi dan an informasi pertanyaan pendapat el 4.16 agar wa disajikan d emampuan Afe ik 4.4 kemam dari pada kelas otor
oleh dua oran mencakup 4 wa kelas Ek m Tabel 4.17. A3 A4 A5 K A K E puan Afektif Si k ditunjukkan u Pihak thitung tta 4,27 1, g > t tabel, dengan pene nya lebih baik.
orang pengama yang mencak ng dilakukan afektif siswa Tabel 4.16. siswa Kontrol ai Rata-Rata imen Kotrol 83 82 83 81 82 82 n percobaan lebih jelas dalam Grafik 4. ektif Siswa mpuan afektif s Kontrol. ng pengamat 4 instrumen. ksperimendan Kemampuan Afektif Kelas Eksperimen iswa n pada abel 67 dapat erapan at saat kup 5 pada kelas l maka .4 kelas saat Hasil kelas
k k k m b A A m B d Kemampu No Ke P 1 2 3 4 *Keteranga P1 = Men P2 = Mer P3 = Men P4= Mem alat Berdasark kemampuan p kelas kontrol d Grafi Berdasark kelas Eksperim merangkai ala bahan masih sa Analisis Angk Analisis respo model pembel Biomassa dika dalam Grafik 4 Grafi
70
75
80
85
P
0 50 100 150 Jum lah K rit er ia Gra ModKemam
Tabe uan Psikomotor emampuan Psikomotor P1 P2 P3 P4 -RATA an : nyiapkan alat d angkai alat dan nggunakan alat mbersihkan dan dan bahan kan Tabel 4.1 psikomotor an disajikan dalam k 4.5 Penilaian kan grafik 4.5 men maupun at dan bahan s angat rendah.ket Respon Sis on siswa pada ajaran 7E dala ategorikan san 4.6. ik 4.6 Respon
P1 P2 P3
afik Respon siswa del Pembelajaran Biomassa d
mpuan Psiko
el 4.17 r Siswa Kelas E Nilai Rata Eksperimen 82 75 75 80 78 dan bahan n bahan t dan bahan n menata meja 17 agar lebi ntara kelas ek m Grafik 4.5.
n Psikomotor S penilaian psik kelas Kontro serta menggun swa a kelas ekspe am IPA Terpad ngat baik yangn Siswa Kelas V
P4
Kema Psiko Kelas Ekspe Kema Psiko Kelas a terhadap Pener 7E dalam tema E i kelas VIII-Eomotor Siswa
Eksperimen a-Rata Kontrol 79 75 75 76 76 a kerja beserta ih jelas maka ksperimen dan Siswa komotor untuk ol pada aspek nakan alat danerimen dengan du tema Energ g digambarkan VIII-E ampuan omotor s erimen ampuan omotor s Kontrol SS S rapan Energi
a
74 a a n k k n n i n Berd pada pern dalam tem ilmu pen ketahui. menjelask Biomassa lakukan d Pembaha Berdasark menunjuk menggun semua tingkat re Prose peneliti y peneliti pembelaj perangka Perancan satu kom karena da Hal ini bahwa pegelolaa adalah pe Pada peneliti siswa d pembelaj berdampa belajar. H 5) bahw pembang hasil pe keberhasi Prose Kontrol motivasi dalam p pengamat sangat ba sesuatu m mempelaj mempelaj 106). Seh akan men Seda keterlaks dalam m kelemaha Efektifita dasarkan Grafik nyataan bahwa ma Energi Biom ngetahuan ya Sedangkan re kan konsep-ko a dari kegiat di kelas. asan kan analisis da kkan keterlak nakan model p dengan baik eliabilitas 0,86. es pembelajar yang paling tinmemiliki aran sangat b at pembelajara ngan pembelaja mpetensi yang apat berpengar sesuai denga guru harus an pembelajara erancangan pem a pembelaja melatihkan ke disetiap fase aran 7E. K ak pada keter Hal ini sesuai wa guru me gunan pendidik endidikan ya ilan peserta did es pembelajara diawali denga merupakan s pembelajaran
tan pemberian aik. Siswa yan menggunakan ajarinya dan ajari, menyerap hingga keteram ngalami pening angkan skor anaan suasna mengkondisikan an pengguna as pembelajara k 4.6 Respon s a melalui mod massa dapat m ang sebelumn spon paling se onsep materi d tan demonstra
ata hasil peneli ksanaan pem pembelajaran 7
dengan skor .
ran yang dil nggi adalah asp
persiapan baik terutama
an dan me aran yang bai
harus dimiliki ruh terhadap p an pendapat M memiliki k an peserta didik mbelajaran. aran di kelas eterampilan pr dengan me arena proses rampilan pros dengan penda emegang per kan agar terc ang berkuali dik. an di kelas Ek an pemberian salah satu ko (Slavin, 200 n motivasi p ng termotivasi proses kogniti n menyerap p dan mengin mpilan proses s gkatan. paling rend kelas yang b n kelas. Hal aan model an rendah rend siswa paling p del pembelajar memperluas waw nya belum m edikit mereka dalam tema E asi yang m
itian yang dilak mbelajaran d 7E dapat terla rata-rata 3,6 lakukan oleh pek persiapan. dan peranc dalam menyi edia pembela ik merupakan i oleh seorang proses pembela Mulyasa (200 kemampuan d k yang salah sa Eksperimen roses sains k enggunakan m pembelajaran ses sains dan apat Mulyasa ( ran utama d iptanya prose itas dan pe ksperimen dan motivasi. K omponen terpe 09 : 105). pada guru pe untuk mempe if yang lebih lebih b ngat (Slavin, sins dan hasil b dah terdapat
baik. Sulitnya ini selaras d pembelajaran dah jika guru k
positif an 7E wasan mereka dapat Energi mereka kukan dengan aksana dan guru Guru angan apkan ajaran. salah g guru ajaran. 07:75), dalam atunya guru kepada model akan hasil (2009: dalam s dan enentu n kelas Karena enting Skor eneliti elajari tinggi anyak 2009: belajar pada a guru dengan 7E. kurang
m ( m m r e m m p m m a m d P m p ( k d k p d t k t n K k e d b k m t k b ( a y ( o menguasai m (Deny, 2009 :2 Selanjutny siswa antara mengalami pen menunjukkan rata peningka eksperimen t meningkat se mengalami p sedang.Pada proses sain mengidentifika merupakan ke analisis sehing masih dapat dasarnya kedu Peningkatan menggunakan pembelajaran (Lembar Ke keterampilan p dengan kriter klasikal. Hal i proses sains tid saja. Tetapi ha setiap waktu. dalam melaku skor rata-rata tahap exploras keterampilan terlatih untuk m nilai pengam Kontrol rendah Peningkat kelas eksperi eksperimen m dapat melatihk secara spesifik berpendekatan konstruktivism mengaitkan in telah dimilik kontruktivis, p bermakna, rel siswa bagaim (Slavin, 2009: Hal ini m atau Learning yang berorient (Carin, 1993: 8 Hal ini s oleh Lisna (
materi dan lan 25). ya dari analisi kelas ekspe ningkatan. Per peningkatan 0 atan keteram tinggi. Sedan ebesar 0,36 d peningkatan k kedua kelas s paling asi variabel eterampilan p gga kemampua dilatihkan den ua kelas tela dapat disebab kegiatan dan media p erja Siswa). proses sains k ria belum m ini telah menu dak dapat dilat arus dilatihkan Selain itu j ukan diskusi k keterlaksanaan si dan explain proses sains melakukan pen matan kelas E h.
tan secara sig imen, hal in menerapkan mo kan keterampi k dalam tahap n kontruktivis me siswa bela nformasi yang ki sebelumny pengetahuan y levan dan me mana cara sisw
6).
mendukung pern g Cycle meru tasi pada mod 87). selaras dengan (2013) menya ngkah-langkah is keterampila erimen dan rhitungan anali 0,73 dan secar mpilan proses ngkan pada dan secara um keterampilan peningkatan signifikan l. Identifika proses sains an mengidenti ngan mudah. ah mengalami bkan karena percobaan d embantu yang . Sehingga kedua kelas da mencapai ketu unjukkan bahw tihkan dalam b n dalam proses juga kurang a kelompok yang n pembelajara n sehingga be siswa. Siswa ngamatan. Hal Eksperimen m gnifikan dapat ni dikarenakan odel pembelaja lan proses sai pan-tahapan te s. Melalui ajar secara ak g baru dengan ya. Melalui yang dimiliki emberikan kes wa bertindak nyataan bahwa upakan model del pembelajara n penelitian y atakan bahwa pembelajaran an proses sains kelas kontro isis Gain Score
ra umum rata-sains kelas kelas kontro mum rata-rata proses sains keterampilan pada aspek asi variabe dengan ranah ifikasi variabe Tetapi pada i peningkatan kedua kelas dalam proses g berupa LKS kemampuan apat meningka untasan secara wa keterampilan beberapa waktu s pembelajaran aktifnya siswa g terlihat pada an rendah pada erdampak pada a juga belum l ini dibuktikan maupun kelas t terlihat pada n pada kelas aran 7E yang ins pada siswa ertentu dengan pembelajaran ktif dan dapa
n skema yang pembelajaran siswa sanga sempatan bag serta berfikir a siklus belajar l pembelajaran an kontruktivis yang dilakukan keterampilan n s l e -s l a s n k l h l a n. s s S n at a n u n a a a a m n s a s g a n n at g n at i r r n s n n proses s diajarkan disimpulk meningka diuji men Selai belajar si mengalam menunjuk rata peni dengan k 97%. Sed 0,59 pad belum te mengalam Penin menggun Energi pembelaj belajar s menduku termotiva pembelaj berhasil Pembelaj memotiva menyerap antara ko suatu tem Hal oleh Adit hasil be diajarkan disimpulk meningka menggun Penil eksperim pembelaj besar s mendeng Skor rata yaitu 84 aspek psi kelas kon afektif d dankelas siswa ak pembelaj bersifat keteramp dikarenak kondisi sains siswa n dengan m kan bahwa m atkan keteramp nggunakan uji t in keterampil iswa antara ke mi peningkatan kkan peningka ingkatan hasil ketuntasan klas dangkan pada da peningkatan rcapai. Tetapi mi peningkatan ngkatan dapat nakan pembela Biomassa. D aran IPA Terp sehingga meni ung pernyataan asi dalam bel aran itu berm menerapkan jaran IPA Te asi peserta di p, dan memah onsep pengetah ma (Puskur, 200 ini selaras d tya Racman (2 elajar siswa n dengan m kan bahwa m atkan hasil b nakan uji t. laian afektif men maupun k aran termasuk iswa aktif garkan dan mem
a-rata aspek afe dan kelas ko ikomotor dari ntrol 76 Secara dan psikomoto kontrol termas kan dapat m aran. Tetapi pasif sehing pilan proses
kan siswa bel diskusi kelom mengalami p model pembel model pembe pilan proses sa t. lan proses sa elas eksperime n. Perhitungan atan 0,74 dan belajar kelas sikal sudah ter kelas kontrol n sedang dan pada dasarny n. t disebabkan k ajaran IPA T Dimana deng padu siswa aka
ingkatkan has n bahwa peser lajar bila mer makana baginy
apa yang erpadu dapat
idik untuk me hami keterkai huan yang tela 07 :7). dengan peneliti 2012) bahwa p mengalami p model pembel model pembe belajar siswa dan psikom kelas kontrol k dalam krite dalam mela mperhatikan p fektif siswa dar ontrol sebesar
kelas eksper a keseluruhan, or siswa pada suk dalam krit erangsang t terdapat beb ga berpengar dan hasil lum terbiasa d mpok dan p peningkatan s ajaran 7E. elajaran 7E ains siswa yang
ains, analisis en dan kelas k analisis Gain secara umum s eksperimen rcapai yaitu se l meningkat se ketuntasan kl ya kedua kelas karena kedua Terpadu pada gan menggu an termotivasi sil belajar. H rta didik akan reka merasa b ya, dan bila m telah dipe mempermudah engenal, mene itan atau hubu ah dipadukan d ian yang dilak prestasi belajar peningkatan s ajaran 7E. elajaran 7E yang telah motor siswa dalam pelaks eria baik. Seb akukan perco penjelasan dari ri kelas ekspe 82 . Skor rat rimen yaitu 7 skor rata-rata a kelas ekspe teria baik. Kea tercapaianya t berapa siswa ruh terhadap belajar. Hal dan terlatih d praktikum seh etelah Dapat dapat g telah hasil kontrol Score rata-tinggi ebesar ebesar lasikal s telah kelas tema unakan untuk al ini lebih bahwa mereka elajari. h dan erima, ungan dalam kukan r dan etelah Dapat dapat diuji kelas sanaan bagian obaan, guru. erimen ta-rata 78 dan aspek erimen aktifan tujuan yang nilai l ini dengan hingga
d m k p p b m p D h d a d m H p k 2 P B d p d T k p m T b k k m T d B p b m m p m suasana diskus dengan pernya model pembela kurang men pembelajaran. Secara um pada kelas ek bahwa siswa m mereka ketah pemilihan tem Dalam menent hal, yaitu: rele dipadukan, tem aktual, menarik Berdasark diketahui bah mendapat resp sangat berpe sehingga pem Hal ini sesu pembelajaran konstruktivis 2003:57). PENUTUP Simpulan Berdasarkan diperoleh s pembelajaran 7E dalam IPA sangat baik de dengan mengg Terpadu tema keterampilan peningkatan t menggunakan Terpadu tema belajar siswa s ketuntasan ha klasikal dapa menggunakan Terpadu tema dari siswa sebe Saran Berdasarkan h peneliti memb berikutnya be 1)Pengelolaan maksimal, ka memahami ten peneliti haru membutuhkan si membutuhka ataan Denny (2 ajaran 7E Efek nguasai mate mum kriteria pe ksperimen adal memperoleh pe hui sebelumny ma dalam pe tukan tema, pe evansi tema de ma yang dipi k, dan konteks kan hasil ana hwa penerapan pon yang posi
ran aktif da mbelajaran pad uai dengan p 7E merupa yang berpusa hasil peneliti simpulan seba dengan mengg Terpadu tema engan rata-rata gunakan model a Energi Bio proses sain inggi. 3) Keg model pem Energi Bioma sebesar 0,74 de asil belajar si at tercapai. model pem a Energi Bioma esar 82% deng hasil penelitian berikan beber erjalan lanc waktu pembe arena masih b ntang percobaa us menjelaska waktu yang l an waktu lama 2009: 24) bah ktifitas guru re eri dan la ersentase angke
lah sangat baik engetahuan ba ya. Hal ini s
embelajaran I erlu memperha engan kompete lih merupakan stual (Depdikna alisis angket n model pem itif dari siswa. alam proses da akhirnya m pernyataan ba akan model
at pada sisw
ian yang tel agai berikut: gunakan mode a Energi Biom a skor 3,6. 2) l pembelajaran massa dapat ns sebesar giatan pembel mbelajaran 7E ssa dapat meni engan peningk iswa sebesar 4) Pembelaj mbelajaran 7E assa mendapat an kategori san n yang telah di rapa saran a car dan lebih
lajaran yang d banyak siswa an yang akan d an satu pers lebih lama, 2)B
. Hal ini sesua hwa kelemahan
endah jika guru angkah-langkah et respon siswa k sebesar 82% aru yang belum sesuai dengan IPA Terpadu atikan beberapa ensi dasar yang n isu-isu yang as, 2006: 19). respon dapa mbelajaran 7E . Karena siswa pembelajaran menyenangkan ahwa mode pembelajaran wa (Eisenkraft lah dilakukan 1) Kegiatan l pembelajaran assa terlaksana ) Pembelajaran n 7E dalam IPA meningkatkan 0,73 dengan lajaran dengan E dalam IPA ingkatkan hasi atan tinggi dan
97 % secara ajaran dengan E dalam IPA t respon positif ngat baik. ilakukan, maka agar penelitian h baik yaitu dilakukan harus yang kurang dilakukan dan satu sehingga Belum terbiasa 76 ai n u h a % m n u. a g g at E a n n. l n t, n n n a n A n n n A l n a n A f a n u: s g n a a dengan pembelaj Energi B cenderun 3) Ketera beberapa pembelaj selanjutny 7E pada t melatihka DAFTAR Aditya, R Lean Pres Jogy Carin, A Seve Com Departem Peng Pusk Deny. 20 Cycl Berfi SMA tidak Eisenkraf 7E m [onli eisen Fogarty, , IRI/ Hake . Terse ind99 Ibrahim, Meng Institut P [onli elear nian/ OMA 2013 Lisna, H Sains Gaya Lear Skrip Mulyasa, Guru Nana, S. PT R kegiatan pem an 7E dalam iomassa. Sehin ng pasif dalam ampilan proses waktu saja, te aran setiap ya, diharapkan tema lain, kare an keterampila R PUSTAKA R. 2012. Imp ning Cycle 7E tasi Belajar yakarta: tidak d A. 1993. Teach enth Edition. mpany. men Pendidik gembangan Pe kur, Balitbang D 009. Penerapa le 7E Untu fikir Kristis A”.Skripsi Sarja k diterbitkan. ft, A. 2003. Exp model emphasi ine]. Tesedia:h nkraft.pdf. [ Di R. 1991. How /Skylight Publ Analyzing edia : <htt 903&L=aera-d M. 2010. gajar. Surabay Pertanian Bogo ine]. Tersedia rning/media/En /MATERI%20 ASSA/indexBI 3]. H. 2013. Men s Siswa Pada a Melalui P rning psi Sarjana UP , E. 2009. Sta u. Bandung: PT 2010. Metode Remaja Rosdak mbelajaran me pembelajaran ngga terdapat b m kegiatan disk sains tidak dap etapi harus dila
waktu. 4 n menerapkan m
ena model pem an proses sains plementasi M E Sebagai Up Siswa. Skr diterbitkan. hing Science New York: M kan Nasional embelajaran IP Depdiknas. an Model Pem k Meningkat Dan Pen ana pada FPM xpanding the 5E izes “transfer http://its-about iakses 10 Febru ToIntegrateTh lishing, Inc Change/Gain tp://lists.asu.ed d&P=R6855>). . Dasar-Dasa ya : Unipress. or. BAB III. EN
: http://web nergi%20dan% 0WEB%20ELP IOMASSA.htm ningkatkan K a Mata Pelaja Penerapan Mo Cycle PI Bandung: ti andar Kompet T Remaja Rosd Penelitian Pen karya. enggunakan m n IPA Terpadu beberapa siswa kusi dan perco pat dilatihkan atihkan dalam p )Untuk pene model pembel mbelajaran 7E pada siswa. Model Pembela paya Meningk ripsi Sarjana Though Disco Memillan Pub . 2006. Pan PA Terpadu. Ja mbelajaran Lea tkan Keteram nguasaan K MIPA UPI Ban
E model.A prop of learning” 5 t-timr.com/htm uari 2013]. heCurricula. Il Scores. [On du/cgi bin/wa . ar Proses B NERGI BIOMA b.ipb.ac.id/~tep %20Listrik%20 P/Bab%20III% m. [Diakses 10 Keterampilan P aran IPA M odel Pembela idak diterbitkan ensi dan Serti dakarya. ndidikan. Band model u tema a yang obaan, dalam proses elitian ajaran dapat ajaran katkan UNY overy. blising nduan akarta: arning mpilan Konsep ndung: oposed 56-59. mls/ap/ llionis nline]. a?A2= elajar MASSA. pfteta/ Perta %20BI April Proses Materi ajaran 7E. n. ifikasi dung :
N R T Nur, M. 200 Pendekata Surabaya: Riduwan. 201 Penelitian Slavin, R. 2 Indeks. Sudjana. 2005 Trianto. 2007 Teori Dan 08. Pengajaran an Kontrukt Unipress. 10. Skala Pen n. Bandung: Al 2009. Psikolog . Metoda Statis 7. Model Pem n Praktek. Jaka n Berpusat Pa tivis dalam ngukuran Var lfa Beta. gi Pendidikan stika. Bandung mbelejaran Te arta: Prestasi Pu
ada Siswa dan Pengajaran riabel-Variabe n. Jakarta: PT g: Tarsito. erpadu Dalam ustaka. n n. l T. m