• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA"

Copied!
124
0
0

Teks penuh

(1)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012

PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA

ALAN SURAPATI NOMOR 1 TELP. (0365) 41210, FAX. (0365) 41010

http://www.jembranakab.go.id

N E G A R A - B A L I

(2)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 i

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan Puji syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa / Ida

Sanghyang Widhy Wasa, Profil Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan

Kabupaten Jembrana Tahun 2012, telah dapat disusun. Profil Tahun 2012 ini

merupakan bagian dan tanggung jawab Dinas Pertanian, Perkebunan dan

Peternakan Kabupaten Jembrana guna menginformasikan kinerja Dinas Pertanian,

Perkebunan dan Peternakan selama Tahun 2012 dalam melaksanakan tugas pokok

dan fungsinya dibidang Pembangunan Pertanian dalam arti luas.

Tujuan penyusunan Profil ini untuk mengetahui sejauh mana hasil-hasil yang

telah dicapai, untuk selanjutnya dijadikan landasan dalam menerapkan strategi

pembangunan pertanian dimasa yang akan datang agar sasaran yang telah

ditetapkan dapat dicapai.

Penyusunan Profil ini menyajikan informasi seoptimal mungkin dari seluruh

bidang yang ada di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten

Jembrana, namun mengingat keterbatasan yang dimiliki kami merasa profil ini masih

banyak kekurangannya dan perlu penyempurnaan lebih lanjut. Diharapkan Profil ini

dapat dijadikan sumber data dan informasi bagi yang memerlukan.

Akhirnya kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan Profil ini

disampaikan Terima Kasih. Semoga bermanfaat bagi yang memerlukan.

Negara, April 2013

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan

dan Peternakan

Ir. I KETUT WIRATMA

Pembina Tk. I

(3)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.. ... i

DAFTAR ISI ... ii

DAFTAR TABEL ... iii

DAFTAR GRAFIK ... vi

BAB I

PENDAHULUAN ... 1

A.

Latar Belakang ... 1

B. Gambaran Dinasr Pertanian, Perkebunan dan

Peternakan ... 3

C.

Susunan Organisasi ... 4

D.

Sumber Daya Manusia ... 6

BAB II

KEBIJAKAN DINAS PERTANIAN PERKEBUNAN

DAN PETERNAKAN KABUPATEN JEMBRANA ... 7

A.

Visi... 7

B. Misi ... 7

C.

Program Kegiatan Dinas Pertanian, Perkebunan dan

Peternakan ... 8

BAB III BIDANG PERTANIAN ... 9

A.

Komoditas Tanaman Pangan ... 9

B. Komoditas Tanaman Hortikultura ... 14

C.

Mutasi Lahan Sawah ... 19

D.

Kegiatan Peningkatan Produktivitas Padi ... 21

BAB IV BIDANG PERKEBUNAN ... 9

A.

Program Pengembangan Kelapa ... 9

B. Program Pengembangan Kakao ... 14

C.

Program Pembinaan Pengembangan Kelembagaan ... 19

D.

Program dan Kegiatan APBD Kabupaten... 21

BAB IV BIDANG PETERNAKAN ... 38

BAB V

PENUTUP ... 118

PENUTUP

(4)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 iii

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Komoditas Padi ... 10

Tabel 2. Komoditas Jagung ... 11

Tabel 3. Komoditas Kedelai ... 12

Tabel 4. Komoditas Kacang Tanah ... 13

Tabel 5. Komoditas Kacang Hijau ... 13

Tabel 6. Komoditas Ubi Kayu ... 13

Tabel 7. Komoditas Ubi Jalar ... 14

Tabel 8. Komoditas Semangka ... 14

Tabel 9. Komoditas Kacang Panjang ... 15

Tabel 10. Komoditas Cabai Besar ... 16

Tabel 11. Komoditas Ketimun ... 16

Tabel 12. Komoditas Terung ... 17

Tabel 13. Komoditas Melon ... 17

Tabel 14. Komoditas Mangga ... 18

Tabel 15. Komoditas Durian ... 18

Tabel 16. Komoditas Pisang ... 18

Tabel 17. Komoditas Rambutan ... 18

Tabel 18. Komoditas Pepaya ... 18

Tabel 19. Komoditas Nenas ... 18

Tabel 20. Komoditas Sawo ... 19

Tabel 21. Komoditas Jeruk Besar ... 19

Tabel 22. Data Luas Lahan Pertanian dirinci Per-Kecamatan di

Kabupaten Jembrana Tahun 2012 ... 20

Tabel 23. Data Perkembangan Dana Talangan di Kabupaten Jembrana ... 21

Tabel 24. Data Keadaan Serangan OPT 5 (lima) Tahun Terakhir

Di Kabupaten Jembrana ... 22

Tabel 25. Nama-nama Subak Sawah, Luas Areal dan Jumlah Anggota Subak

Di Kabupaten Jembrana Tahun 2012 ... 23

(5)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 iv

Tabel 27. Relisasi Luas Areal Tanaman Kakao Kegiatan Peningkatan

Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Perkebunan

Berkelanjutan Tahun 2012 per Kecamatan ... 31

Tabel 28. Luas Areal Tanaman Kakao dan Jumlah Petani Tahun 2012 ... 32

Tabel 29. Data Komodity Tanaman Perkebunan Kabupaten Jembrana ... 32

Tabel 30. Data Jenis Bantuan Fermentasi Kakao ... 33

Tabel 31. Data Sarana Bantuan dari Dana TP Dirjen PPHP ... 34

Tabel 32. Lokasi Pelaksanaan Gertakdal Hama PBK Tahun 2012 ... 36

Tabel 33. Populasi Sapi Potong ... 38

Tabel 34. Populasi Sapi Perah dan Populasi Kuda ... 40

Tabel 35. Populasi Kerbau ... 42

Tabel 36. Populasi Babi Bali ... 44

Tabel 37. Populasi Babi Sadle Back dan Peranakannya ... 46

Tabel 38. Populasi Babi Landrace dan Peranakannya ... 48

Tabel 39. Populasi Kambing dan Populasi Domba ... 50

Tabel 40. Populasi Unggas 2012 ... 52

Tabel 41. Kepadatan Ternak Per Km 2 di Kabupaten Jembrana Tahun

2008 s/d 2012 ... 54

Tabel 42. Produksi Daging Dalam 5 (lima) Tahun Terakhir ... 57

Tabel 44. Pemotongan Ternak per Kecamatan Di Kabupaten Jembrana ... 58

Tabel 45. Data Hasil Pencegahan Penyakit Menular Tahun 2012 ... 60

Tabel 46. Distribusi Penyakit Jembrana (JA) di Kabupaten Jembrana

Periode Tahun 2006 s/d 2012 ... 60

Tabel 47. Rekapitulasi Data Hasil Inventarisasi Investasi dan Tenaga Kerja

Peternakan Fasilitas Non Pmdn/Pma Di Kabupaten Jembrana

Tahun 2012 ... 61

Tabel 48. Daftar Nama Kelompok Tani Ternak Sapi Pembibitan

Tahun 2012 Kabupaten Jembrana ... 93

Tabel 49. Daftar Nama Kelompok Tani Ternak Sapi Penggemukan

Tahun 2012 Kabupaten Jembrana ... 98

Tabel 50. Daftar Nama Kelompok Tani Ternak Kerbau Tahun 2012

Kabupaten Jembrana ... 99

(6)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 v

Tabel 51. Daftar Nama Kelompok Tani Ternak Babi Pembibitan

Tahun 2012 Kabupaten Jembrana ... 100

Tabel 52. Daftar Nama Kelompok Tani Ternak Babi Penggemukan

Tahun 2012 Kabupaten Jembrana ... 102

Tabel 53. Daftar Nama Kelompok Tani Ternak Kambing Penggemukan

Tahun 2012 Kabupaten Jembrana ... 105

Tabel 54. Daftar Nama Kelompok Tani Ternak Ayam Ras Pedaging

Tahun 2012 Kabupaten Jembrana ... 105

Tabel 55. Daftar Nama Kelompok Tani Ternak Ayam Ras Petelur

Tahun 2012 Kabupaten Jembrana ... 106

Tabel 56. Daftar Nama Kelompok Tani Ternak Itik

Tahun 2012 Kabupaten Jembrana ... 107

Tabel 57. Penyebaran Bibit HMT Tahun 2005 s/2012 ... 107

Tabel 58. Penyebaran Ternak Bantuan Pemerintah Kabupaten

Jembrana Tahun 2005 s/d 2012 ... 108

Tabel 59. Sarana dan Tenaga Penyuluh di Kabupaten Jembrana ... 109

Tabel 60. Data Keadaan Rumah Potong Hewan (RPH) di Kabupaten

Jembrana Tahun 2012 ... 109

Tabel 61. Data Rumah Potong Hewan di Kabupaten Jembrana Menurut

Penggunaannya Tahun 2012 ... 110

Tabel 62. Daftar Depo/Distributor Obat Hewan di Kabupaten Jembrana

Tahun 2012 ... 110

Tabel 63. Daftar Dokter Hewan Pemegang Ijin Pratek di Kabupaten

Jembrana Tahun 2012 ... 111

Tabel 64. Daftar Petugas Inseminasi Buatan Pada Ternak Sapi di

Kabupaten Jembrana Tahun 2012 ... 112

Tabel 65. Prestasi Masing-masing Inseminator Dari Realisasi Akseptor

Di Kabupaten Jembrana Tahun 2012 ... 114

Tabel 66. Daftar Nama Pemotong Babi di Kabupaten Jembrana ... 115

Tabel 67. Daftar Nama Pemotong Ayam di Kabupaten Jembrana ... 116

Tabel 68. Daftar Nama Pemotong Babi di Kabupaten Jembrana ... 116

(7)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 1

DAFTAR GRAFIK

Grafik 1. Data Produksi Padi Di Kabupaten Jembrana Tahun 2008 – 2012... 10

Grafik 2. Data Produksi Jagung Di Kabupaten Jembrana

Tahun 2008 – 2012 ... 11

Grafik 3. Data Produksi Kedelai Di Kabupaten Jembrana

Tahun 2008 – 2012 ... 12

Grafik 4. Produksi Semangka Di Kabupaten Jembrana Tahun 2008 – 2012 ... 15

Grafik 5. Perkembangan Luas Lahan Sawah Per Kecamatan Tahun

2008 - 2012 ... 13

Grafik 6. Produksi Komoditi Perkebunan di Kabupaten Jembrana

Tahun 2007 - 2012 ... 33

Grafik 7. Total Produksi Kakao (Biji Kering) Selama 6 Tahun di Kabupaten

Jembrana ... 37

Grafik 8. Populasi Sapi Potong ... 39

Grafik 9. Populasi Kuda ... 41

Grafik 10. Populasi Kerbau ... 43

Grafik 11. Populasi Babi Bali di Kabupaten Jembrana ... 45

Grafik 12. Populasi Babi Sadle Back dan Peranakannya ... 47

Grafik 13. Populasi Babi Landrace dan Peranakannya ... 49

Grafik 14. Populasi Kambing dan Populasi Domba ... 50

Grafik 15. Populasi Unggas Kabupaten Jembrana ... 53

Grafik 16. Kepadatan Ternak Per Km 2 di Kabupaten Jembrana ... 55

Grafik 17. Pemotongan Ternak Di Kabupaten Jembrana

Tahun 2008 - 2012 ... 59

(8)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 2

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Kabupaten Jembrana sebagai salah satu dari 9 (sembilan) Kabupaten/Kota

yang ada di Provinsi Bali, secara geografis terletak di ujung barat Pulau Bali

membujur dari barat ke timur tepatnya terletak pada posisi 8

o

09’30”- 8

o

28’02”

Lintang Selatan dan 114

o

25’ 53” - 114

o

56’ 38” Bujur Timur. Permukaan bumi

Kabupaten Jembrana bergelombang dan berbukit di bagian Utara, dan landai di

bagian Selatan. Ketinggian wilayah Kabupaten Jembrana mencapai 306,84 meter di

atas permukaan laut dengan titik tertinggi hanya 700 meter. Kabupaten Jembrana

memiliki pantai sepanjang 78 km dan memiliki 37 sungai dengan panjang seluruhnya

sebanyak 495,8 kilometer.

Batas-batas wilayah Kabupaten Jembrana adalah :

a. Sebelah Utara adalah Pegunungan yang berbatasan dengan Kabupaten Buleleng

b. Sebelah Timur adalah Kabupaten Tabanan

c. Sebelah Selatan adalah Samudra Indonesia.

d. Sebelah Barat adalah Selat Bali

Relief dan Topografi daerah Kabupaten Jembrana digambarkan dengan

membentangnya pegunungan disebelah utara yang memanjang dari Barat Ke Timur.

Di antara pegunungan tersebut terdapat beberapa gunung, antara lain Gunung

Merbuk (1386 m), Gunung Mesehe (1300 m), Gunung Klatakan (698 m), Gunung

Musi (1224 m), dan Gunung Patas (1414 m) serta beberapa Gunung lainnya. Dari

Gunung-gunung tersebut tidak terdapat gunung berapi.

Secara geografis Kabupaten Jembrana merupakan pintu masuk maupun

keluar Pulau Bali, melalui pelabuhan Gilimanuk, angkutan barang, wisata,

penumpang umum dan jasa dari Pulau Jawa akan melewati Kab.Jembrana menuju

ke Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Karangasem di sebelah utara, dan angkutan

menuju Kabupaten Tabanan, Badung, Kota Denpasar, Kabupaten Gianyar dan

Kab.Klungkung di bagian selatan dan selanjutnya menuju penyeberangan Padang

Bai dengan tujuan Propinsi NTB. Dengan demikian Jembrana merupakan jalur

penghubung utama segala aktivitas antar kota-kota di pulau jawa dengan pulau Bali,

NTB dan NTT melalui jalur darat.

Secara administrasi Kabupaten Jembrana dibagi atas 5 (lima) wilayah

Kecamatan, yaitu: 1). Kecamatan Melaya, 2). Kecamatan Negara, 3). Kecamatan

Jembrana, 4). Kecamatan Mendoyo, dan 5). Kecamatan Pekutatan. Kabupaten

Jembrana memiliki 51 Desa/Kelurahan terdiri dari 207 Banjar dinas (Dusun) dan 43

Lingkungan. Di samping Desa dinas, Kabupaten Jembrana juga memiliki Desa

Pakraman sebanyak 64 buah dengan Banjar Pakraman sebanyak 232 buah.

(9)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 3

Secara keseluruhan luas wilayah Kabupaten Jembrana adalah 84.180 Km²

atau 14,94 % dari luas Propinsi Bali, dengan rincian luas masing-masing Kecamatan,

yaitu sebagai berikut :

a. Kecamatan Melaya seluas 19.719 Ha

b. Kecamatan Negara seluas 12.660 Ha

c. Kecamatan Mendoyo seluas 29.449 Ha

d. Kecamatan Pekutatan seluas 12.965 Ha

e. Kecamatan Jembrana seluas 9.387 Ha.

Ditinjau dari segi penggunaan tanah, Kabupaten Jembrana terdiri dari 49,07%

kawasan hutan 49,07%, tanah tegalan 28,4 %, tanah sawah 11,54 %, permukiman

6,34 %, tambak 0,44 %, pertambangan 0,15 %, industri 0,02 %, pariwisata 0,02 %,

dan lain-lain.

Dengan pemanfaatan lahan seperti tabel tersebut di atas, maka Kabupaten

Jembrana memiliki potensi ekonomi dalam berbagai sektor, seperti; pertanian,

perkebunan, peternakan dan perikanan, industri mikro, industri kecil dan industri

menengah hingga industri besar. Potensi ekonomi Kabupaten Jembrana tersebut

didukung pula oleh keharmonisan geografis, dimana letak daratan dengan dataran

tinggi dan dataran rendah dengan pantai dalam pola ”Nyegara Gunung” artinya

harmoni keseimbangan alam pegunungan dan wilayah laut.

Selanjutnya dari segi iklim, maka antara musim panas dengan musim hujan di

wilayah Kabupaten Jembrana cukup normal. Curah hujan hampir merata sepanjang

tahun, di mana curah hujan terendah terjadi pada bulan April- Oktober, sedangkan

curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Oktober - April.

Berdasarkan database kependudukan Sistem Informasi Administrasi

Kependudukan (SIAK) Tahun 2011, jumlah penduduk Kabupaten Jembrana adalah

(10)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 4

311.573 jiwa terdiri dari laki laki 155.635 jiwa dan perempuan 155.938 jiwa. Dari

jumlah tersebut persebarannya merata di semua kecamatan dengan perincian

Kecamatan Negara 91.280 jiwa (Laki-laki 45.920 jiwa dan Perempuan 45.360 jiwa),

Kecamatan Mendoyo 70.534 jiwa (Laki-laki 35.041 jiwa dan Perempuan 35.493 jiwa),

Kecamatan Pekutatan 31.052 jiwa (Laki-laki 15.431 jiwa dan Perempuan 15.621

jiwa), Kecamatan Melaya 62.027 jiwa (Laki-laki 31.158 jiwa dan Perempuan 30.869

jiwa), dan Kecamatan Jembrana 62.224 jiwa (Laki-laki 30.848 jiwa dan Perempuan

31.376 jiwa). Jika dilihat perbandingan penduduk laki-laki dengan perempuan (Sex

Ratio) menunjukan angka 99,80 %. Ini berarti bahwa setiap 99 orang laki-laki bisa

dipasangkan dengan 100 orang perempuan. Berdasarkan jumlah penduduk tersebut,

maka Kabupaten Jembrana pada dasarnya telah memiliki sumber daya manusia

yang secara kuantitas dapat mendukung pembangunan di Kabupaten Jembrana,

Namun dari segi kualitas masih perlu ditingkatkan.

B. GAMBARAN UMUM DINAS PERTANIAN, PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN

Dinas

Pertanian,

Perkebunan

dan

Peternakan Kabupaten Jembrana sebagai

salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah

(SKPD) merupakan unsur pelaksana Otonomi

Daerah Pemerintah Kabupaten yang dipimpin

oleh seorang Kepala Dinas, berkedudukan

dibawah dan bertanggungjawab kepada Bupati

melalui Sekretaris Daerah.

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten

Jembrana Nomor 3 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja

Perangkat Daerah Kabupaten Jembrana, maka Dinas Pertanian, Perkebunan dan

Peternakan Kabupaten Jembrana mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan

pemerintahan kabupaten berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan

Kabupaten Jembrana sebagai Dinas Daerah menyelenggarakan fungsi sebagai

berikut :

1). Perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya.

2). Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum sesuai dengan

lingkup tugasnya.

3). Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya, dan

4). Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan

fungsinya.

(11)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 5

C. SUSUNAN ORGANISASI

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 15 Tahun 2011

dan Peraturan Bupati Jembrana Nomor 50 Tahun 2011, Susunan Organisasi Dinas

Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jembrana terdiri dari :

1). Sekretariat terdiri dari :

a.

Sub Bagian Umum

b.

Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan.

c.

Sub Bagian Keuangan.

2). Bidang Pertanian terdiri dari :

a.

Seksi Produksi

b.

Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil

c.

Seksi Pengendalian Organisme Penganggu Tanaman

3). Bidang Perkebunan terdiri dari :

a. Seksi Produksi

b. Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil

c. Seksi Pengendalian Organisme Penganggu Tanaman

4). Bidang Peternakan terdiri dari :

a. Seksi Produksi

b. Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil

c. Seksi Kesehatan Hewan

5). Bidang Sarana dan Prasarana terdiri dari :

d. Seksi Produksi

e. Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil

f. Seksi Kesehatan Hewan

6). Kelompok Jabatan Fungsional.

7). UPTD.

Ketentuan lebih lanjut mengenai rincian tugas pokok Dinas Pertanian, Perkebunan

dan Peternakan Kabupaten Jembrana diatur dengan Peraturan Bupati Jembrana

Nomor 50 Tahun 2011. Adapun Bagan Struktur Organisasi dan Tata Kerja Dinas

Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jembrana seperti pada gambar

berikut ini.

(12)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 6

NA

Seksi Produksi Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Bidang

SARANA PRASARANA

Seksi Sarana dan Prasarana

Pertanian Seksi Sarana dan Prasarana

Peternakan Bidang

PERKEBUNAN

Seksi Produksi Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Bidang

PERTANIAN

Seksi Produksi Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Bidang

PETERNAKAN

Sekretariat

Sub-Bagian Umum dan Kepegawaian Sub-Bagian Program,Evaluasi dan Pelaporan KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

UPT

Sub-Bagian Keuangan DINAS

PERTANIAN, PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN Seksi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman Jasa Kelautan Seksi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman Seksi

Kesehatan Hewan Sarana dan Prasarana Seksi Perkebunan

(13)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 7

D. SUMBER DAYA MANUSIA

Berdasarkan data Tahun 2012 jumlah pegawai yang ada di Dinas Pertanian,

Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jembrana sebanyak 114 orang terdiri dari :

1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak

: 104 orang.

2. Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak

: 5 orang.

3. Pegawai Harian/kontrak sebanyak

: 5 orang.

Dilihat dari komposisi pendidikannya, dari 114 orang jumlah pegawai Dinas

Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jembrana terdiri atas : S2

sebanyak 2 orang, S1 sebanyak 46 orang, Diploma sebanyak 5 orang, SLTA

sebanyak 56 orang, SLTP sebanyak 3 orang dan SD sebanyak 2 orang.

Berdasarkan komposisi jabatan, maka Dinas Pertanian, Perkebunan dan

Peternakan Kabupaten Jembrana memiliki 23 orang Pejabat Struktural terdiri dari :

1.Kepala Dinas

: 1 Orang.

2.Sekretaris

: 1 Orang.

3.Kepala Bidang

: 4 Orang.

4.Kepala UPTD

: 1 Orang.

5.Kasi/Kasubag

: 16 Orang

Selain Jabatan Struktural, juga didukung dengan Jabatan Fungsional sebanyak 61

orang, dan Staf sebanyak 30 orang. Dari 104 orang PNS dan 5 orang CPNS dengan

kualifikasi kompetensi berdasarkan kepangkatan sebagai berikut :

1. Pangkat/Golongan

IV/b

sebanyak

3 Orang

2. Pangkat/Golongan

IV/a

sebanyak

8 Orang

3. Pangkat/Golongan

III/d

sebanyak

35 Orang

4. Pangkat/Golongan

III/c

sebanyak

15 Orang

5. Pangkat/Golongan

III/b

sebanyak

32 Orang

6. Pangkat/Golongan

III/a

sebanyak

6 Orang

7. Pangkat/Golongan

II/d

sebanyak

- Orang

8. Pangkat/Golongan

II/c

sebanyak

- Orang

9. Pangkat/Golongan

II/b

sebanyak

6 Orang

10. Pangkat/Golongan

II/a

Sebanyak

1 Orang

11. Pangkat/Golongan

I/d

Sebanyak

1 Orang

12. Pangkat/Golongan

I/c

Sebanyak

1 Orang

13. Pangkat/Golongan

I/b

Sebanyak

1 Orang

14. Pangkat/Golongan

I/a

Sebanyak

- Orang

(14)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 8

BAB II

KEBIJAKAN DINAS PERTANIAN, PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN

Sejalan dengan adanya perubahan paradigma dalam penyelenggaraan

pemerintahan dan pembangunan dari dilayani menjadi melayani, mengharuskan

setiap institusi pemerintah dapat mewujudkan pemerintahan yang baik (Good

Govermence) dari tahap perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi maka Dinas

Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Membuat Rumusan Visi dan Misi sebagai

berikut :

A. VISI

Visi Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jembrana

merupakan sinergi dari Pola Dasar Pembangunan Kabupaten Jembrana.

Pembangunan mengacu pada pembangunan Pertanian tingkat Pusat dan kondisi riil

potensi Pertanian, Perkebunan dan Peternakan di Kabupaten Jembrana dengan visi

sebagai berikut :

“TERWUJUDNYA PERTANIAN YANG BERORIENTASI AGRIBISNIS DAN

KETAHANANPANGAN BERFALSAFAH TRI HITA KARANA

UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT“.

B. MISI

Untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan, maka perlu ditetapkan misi,

yakni sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan oleh Dinas Pertanian,

Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jembrana agar tujuan organisasi dapat

terlaksana dan berhasil dengan baik. Selanjutnya sebagai implementasi dari Visi

Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jembrana maka, Misi

Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan juga sejalan dengan Misi

Pembangunan Kabupaten Jembrana, khususnya Misi kedua yaitu Meningkatkan

perekonomian daerah, melalui optimalisasi potensi basis, dan pemberdayaan

masyarakat. Adapun Misi Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten

Jembrana sebagai berikut:

1. Memanfaatkan Sumber daya Pertanian secara optimal dan memantapkan

ketahanan pangan.

2. Mendorong pengembangan agribisnis (agroindustri) untuk meningkatkan

pemberdayaan ekonomi pedesaan.

3. Meningkatkan kapasitas/kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dan

Kelembagaan petani.

4. Menjaga keseimbangan ekosistem yang berkelanjutan.

5. Meningkatkan peranan ketata usahaan untuk mendukung terwujudnya visi Dinas

Pertanian, Perkebunan dan Peternakan.

(15)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 9

C. PROGRAM KEGIATAN DINAS PERTANIAN, PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN

Tujuan yang telah ditetapkan dalam kurun waktu 5 (lima) tahun adalah

sebagai berikut :

1). Meningkatkan produksi pertanian, perkebunan dan peternakan.

2). Mengembangkan agribisnis serta peningkatan hasil komoditas pertanian,

kehutanan dan kelautan.

3). Meningkatkan pemberdayaan ekonomi rakyat, kesejahteraan petani dan

pencegahan penyakit komoditas pertanian, perkebunan dan peternakan

4). Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani/nelayan.

5). Meningkatkan pelestarian lingkungan dan sumber daya alam.

Sasaran yang ingin dicapai :

1). Meningkatnya ketersediaan pangan.

2). Meningkatnya pengembangan komoditas pertanian, perkebunan dan peternakan

yang potensial.

3). Meningkatnya kegiatan agroindustri, Pemasaran hasil produksi pertanian,

perkebunan, dan peternakan

4). Meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan petani/nelayan.

(16)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 10

BAB III.

BIDANG PERTANIAN

A. KOMODITAS TANAMAN PANGAN

Luasan areal yang potensial untuk pengembangan komoditas pertanian

seluas 32.702 Ha atau 38,87 % dari luas wilayah Kabupaten (84.140 Ha), terdiri

dari lahan sawah 6.832 Ha (20,90 %), tegal/kebun 9.477 Ha (28,98%), perkebunan

15.162 Ha (46,37 %) dan pekarangan 6.205 Ha (18,98 %).

Persediaan pangan sebagai sumber gizi bagi kehidupan, merupakan

kebutuhan pokok yang harus dikonsumsi setiap hari. Kebutuhan pangan bagi

masyarakat merupakan salah satu komoditas strategis, karena erat kaitannya

dengan upaya stabilitas Ketahanan Nasional. Pengadaan pangan dalam jumlah yang

cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh penduduk, serta sesuai persyaratan gizi,

selalu menjadi perhatian Pemerintah dan masyarakat sesuai UU Nomor 7 tahun

1996 tentang pangan dan PP Nomor 68 tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan;

Ketersediaan tanaman pangan khususnya beras di Kabupaten Jembrana

mencapai 37.238,70 ton, sedangkan kebutuhan beras di Kabupaten Jembrana

sesuai standar Pola Pangan Harapan (Nasional) 36.013,10 ton, sehingga masih ada

kelebihan pangan sejumlah 1.225,60 ton.

Komoditas tanaman pangan yang merupakan kebutuhan utama, yang sering

disebut Bama (Bahan Makanan Utama), terdiri dari : padi, jagung, kedelai, kacang

tanah, kacang hijau, ubi jalar dan ubi kayu.

Adapun data perkembangan komoditas tanaman pangan 5 (lima) tahun

terakhir di Kabupaten Jembrana Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut ini.

(17)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 11

Tabel 1. Komoditas Padi

Kecamatan

Luas

Tanam

(Ha)

Luas

Panen

(Ha)

Rata-rata

Produksi

(Kw/Ha)

Produksi

(Ton)

Keterangan

Melaya

1.242

1.726

62.75 10.830,60 Gabah

Kering

Giling

(GKG)

Negara

1.805

2.677

64.95 17.390,10

Jembrana

994

1.033

65.75

6.792,00

Mendoyo

2.241

4.132

68.30 28.222,00

Pekutatan

554

638

66.15

4.220,40

Jembrana 2012

6.836

10.206

65.58 67.455,10

2011

6.836

9.268

58.33 54.108,62

2010

13.823

11.146

58,79 65.527,33

2009

7.552

10.083

64,34 64.882,08

2008

12,380

9,219

61,46 56.660,00

0 10000 20000 30000 40000 50000 60000 70000

Produksi (Ton)

2008 2009 2010 2011 2012

Tahun

Luas Tanam

Luas Panen

Produksi

Grafik 1. Data Produksi Padi Di Kabupaten

Jembrana Tahun 2008 - 2012

(18)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 12

Tabel 2. Komoditas Jagung

0

200

400

600

800

1000

1200

1400

1600

1800

Produksi

2008

2009

2010

2011

2012

Grafik 2. Data Produksi Jagung di Kabupaten Jembrana

Tahun 2008- 2012

2008

2009

2010

2011

2012

Kecamatan

Luas

Tanam

(Ha)

Luas

Panen

(Ha)

Rata-rata

Produksi

(Kw/Ha)

Produksi

(Ton)

Keterangan

Melaya

54

14

47,44

66,416 Pipilan

Kering

Negara

5

0

0

0

Jembrana

19

1

47,44

4,744

Mendoyo

3

0

0

0

Pekutatan

0

0

0

0

Jembrana

2012

81

15

47,44

71,16

2011

81

121

43,48

523,03

2010

371

380

42,67

1.621,46

2009

150

109

37,73

664

2008

399

381

38,33

460

(19)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 13

Tabel 3. Komoditas Kedelai

Kecamatan

Luas

Tanam

(Ha)

Luas

Panen

(Ha)

Rata-rata

Produksi

(Kw/Ha)

Produksi

(Ton)

Keterangan

Melaya

520

413

14,28

589,76 Biji Kering

Negara

984

1009

14,93

1506,44

Jembrana

211

217

14,83

321,81

Mendoyo

646

662

15,30

1012,86

Pekutatan

78

81

15,28

123,76

Jembrana 2012

2.439

2.382

14,92

3.554,63

2011

2.439

2.880

11,20

3.225

2010

1.522

1.431

11,52

1.660

2009

2.700

2.614

13,88

3.630

2008

2.806

2.803

13.58

3.806

Grafik 3. Data Produksi Kedelai di Kabupaten Jembrana

Tahun 2008-2012

0

500

1000

1500

2000

2500

3000

3500

4000

2008

2009

2010

2011

2012

2008

2009

2010

2011

2012

(20)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 14

Tabel 4. Komoditas Kacang Tanah

Kecamatan

Luas

Tanam

(Ha)

Luas

Panen

(Ha)

Rata-rata

Produksi

(Kw/Ha)

Produksi

(Ton)

Keterangan

Melaya

0

0

0

0

Biji Kering

Negara

0

0

0

0

Jembrana

90

91

21,74

197,83

Mendoyo

25

24

21,71

52,10

Pekutatan

0

0

0

0

Jembrana

2012

115

115

21,73

249,93

2011

115

72

18,44

133

2010

70

37

26,01

176

2009

59

63

26,01

176

2008

92

136

9.88

134

Tabel 5. Komoditas Kacang Hijau

Kecamatan

Luas

Tanam

(Ha)

Luas

Panen

(Ha)

Rata-rata

Produksi

(Kw/Ha)

Produksi

(Ton)

Keterangan

Melaya

107

117

0,83

9,71

Biji Kering

Negara

0

0

0

0

Jembrana

16

16

0,50

1,57

Mendoyo

16

16

1

1,60

Pekutatan

0

0

0

0

Jembrana 2012

139

139

0,93

12,88

2011

139

7

131

92

2010

144

144

11,11

160,12

2009

63

63

11,99

75,54

2008

100

68

13,09

89

Tabel 6. Komoditas Ubi Kayu

Kecamatan

Luas

Tanam

(Ha)

Luas

Panen

(Ha)

Rata-rata

Produksi

(Kw/Ha)

Produk

si (Ton)

Keterangan

Melaya

1

1

121,35

12,14

Ubi Basah

Negara

0

0

0

0

Jembrana

0

0

0

0

Mendoyo

0

0

0

0

Pekutatan

0

0

0

0

Jembrana

2012

0

1

121,35

12,14

2011

0

7

131,49

92,00

2010

0

50

215,00

1.075

2009

0

185

344,64

6.376

2008

0

48

212,92

1.022

(21)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 15

Tabel 7. Komoditas Ubi Jalar

Kecamatan

Luas

Tanam

(Ha)

Luas

Panen

(Ha)

Rata-rata

Produksi

(Kw/Ha)

Produksi

(Ton)

Keterangan

Melaya

2

2

196,96

39,39

Ubi Basah

Negara

0

0

0

0

Jembrana

0

0

0

0

Mendoyo

0

0

0

0

Pekutatan

0

0

0

0

Jembrana

2012

2

2

196,96

39,39

2011

2

2

91,33

18,00

2010

2

2

196,42

39,30

2009

4

4

196,42

78,57

2008

-

2

85,00

17

B. KOMODITAS HORTIKULTURA

Tanaman yang termasuk dalam Komoditas Hortikultura terdiri dari komoditas

sayuran dan buah-buahan semusim, komoditas buah-buahan dan sayuran tahunan,

Tanaman biofarmaka (tanaman obat) dan tanaman hias.

Pada Sub Sektor Hortikultura yang menjadi komoditas unggulan di Kabupaten

Jembrana yaitu tanaman semangka dimana setiap tahun terus dikembangkan dan

telah mampu memenuhi kebutuhan lokal. regional dan nasional. Komoditas

buah-buahan lainnya yang ada di Jembrana disajikan dalam profil ini antara lain : Jenis

tanaman buah-buahan tahunan seperti : mangga, durian, pepaya, pisang dan

rambutan. Sedangkan yang digolongkan dalam sayuran : kacang panjang, cabe dan

ketimun.

Perkembangan produksi beberapa tanaman hortikultura 5 (lima) tahun terakhir

di Kabupaten Jembrana Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut ini.

(22)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 16

Tabel 8. Komoditas Semangka

Kecamatan

Luas

Tanam

(Ha)

Luas

Panen

(Ha)

Rata-rata

Produksi

(Kw/Ha)

Produksi

(Ton)

Keterangan

Melaya

48

48

18,65

895,20

Buah Segar

Negara

39

39

20,75

809,25

Jembrana

40

40

20,15

806

Mendoyo

0

60

22,00

1320

Pekutatan

12

54

21,75

1174,50

Jembrana 2012

139

241

20,76

5.004,95

2011

384

378

20,25

7.668,80

2010

552

501

204,51

10.246

2009

550

743

207,93

15.449

2008

653

542

251,51

13.632

0 2000 4000 6000 8000 10000 12000 14000 16000 Produksi 2008 2009 2010 2011 2012 Tahun

Grafik 4. Produksi Semangka Tahun 2008-2012 di Kabupaten Jembrana 2008 2009 2010 2011 2012

Tabel 9. Komoditas Kacang Panjang

Keca matan

Luas

Tanam

(Ha)

Luas

Panen

(Ha)

Rata-rata

Produksi

(Kw/Ha)

Produksi

(Ton)

Melaya

0

0

0

0

Negara

0

0

0

0

Jembrana

0

0

0

0

Mendoyo

0

0

0

0

Pekutatan

0

1

20,65

2,065

Jembrana 2012

0

1

20,65

2,065

2011

21

20

18,50

38,00

2010

42

49

12,46

61,10

2009

35

58

11,15

64.7

2008

49

38

36,26

138

(23)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 17

Tabel 10. Komoditas Cabe Besar

Kecamatan

Luas

Tanam

(Ha)

Luas

Panen

(Ha)

Rata-rata

Produksi

(Kw/Ha)

Produksi

(Ton)

Melaya

7

7

9,82

68,775

Negara

2

2

10,01

20,030

Jembrana

0

0

0

0

Mendoyo

0

0

0

0

Pekutatan

1

1

9,28

9,280

Jembrana

2012

10

10

9,70

98,085

2011

30

25

9,52

24,00

2010

43

19

1,36

2,58

2009

23

80

7,75

620

2008

22

20

9,69

194

Tabel 11. Komoditas Ketimun

Kecamatan

Luas

Tanam

(Ha)

Luas

Panen

(Ha)

Rata-rata

Produksi

(Kw/Ha)

Produksi

(Ton)

Melaya

0

0

0

0

Negara

0

0

0

0

Jembrana

0

0

0

0

Mendoyo

0

0

0

0

Pekutatan

5

5

115,20

5,76

Jembrana 2012

5

5

115,20

5,760

2011

10

8

110,25

87,15

2010

10

9

106,79

96,11

2009

11

19

288,47

4.904

2008

105

83

194,77

16.166

(24)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 18

Tabel 12. Komoditas Terung

Kecamatan

Luas

Tanam

(Ha)

Luas

Panen

(Ha)

Rata-rata

Produksi

(Kw/Ha)

Produksi

(Ton)

Melaya

0

0

0

0

Negara

0

0

0

0

Jembrana

0

0

0

0

Mendoyo

0

0

0

0

Pekutatan

0

0

0

0

Jembrana

2012

0

0

0

0

2011

0

0

0

0

2010

2

2

14,50

29

2009

23

80

7,75

620

2008

22

20

9,69

194

Tabel 13. Komoditas Melon

Kecamatan

Luas

Tanam

(Ha)

Luas

Panen

(Ha)

Rata-rata

Produksi

(Kw/Ha)

Produksi

(Ton)

Melaya

8

8

21,15

16,920

Negara

10

10

22,35

22,350

Jembrana

15

15

22,25

33,375

Mendoyo

0

60

24,05

144,300

Pekutatan

0

40

22,45

89,800

Jembrana 2012

33

133

22,45

306,745

2011

45

42

270,25

11,386

2010

9

7

272,23

170,39

2009

11

19

288,47

4.904

2008

105

83

194,77

16.166

(25)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 19

Tabel 14. Komoditas Mangga Tabel 15. Komoditas Durian

No

Kecamatan

Jumlah

Pohon

Produksi

(Ton)

No

Kecamatan

Jumlah

Pohon

Produksi

(Ton)

1 Melaya

43.382

1.259,80 1 Melaya

3.448

27,36

2

Negara

47.299

1.030,19

2

Negara

3.745

38,20

3

Jembrana

21.700

630,17

3

Jembrana

2.482

37,13

4

Mendoyo

30.902

822,61

4

Mendoyo

14.200

117,05

5

Pekutatan

11.632

253,33

5

Pekutatan

1.345

24,55

Jembrana 2012

154.915

3.996,10

Jembrana 2012

25.229

244,29

2011

154.915

83.213

2011

25.229

125,39

2010

159.063

73,60

2010

28.054

226,5

2009

156.560

16.791

2009

26.890

4.052

2008

156.690

10.860

2008

25.650

754

Tabel 16. Komoditas Pisang Tabel 17. Komoditas Rambutan

No

Kecamatan

Jumlah

Pohon

Produksi

(Ton)

No

Kecamatan

Jumlah

Pohon

Produksi

(Ton)

1 Melaya

34.408

246,97 1 Melaya

30.199

993,56

2

Negara

15.189

152,09

2

Negara

4.092

119,42

3

Jembrana

146.338

1.258,35

3

Jembrana

4.374

5,41

4

Mendoyo

20.594

224,22

4

Mendoyo

9.598

280,67

5

Pekutatan

418.437

4322,03

5

Pekutatan

14.341

316,49

Jembrana 2012 635.016

6203.66

Jembrana 2012

62.694

1.715,55

2011 635.016 11.066,12

2011

62.694

39.740

2010 955.519

16.827,1

2010

65.390

823

2009 957.005

19.453

2009

66.877

6.814

2008 957.080

14.363

2008

67.571

2.297

Tabel 18. Komoditas Pepaya Tabel 19. Komoditas Nenas

No

Kecamatan

Jumlah

Pohon

Produksi

(Ton)

No

Kecamatan

Jumlah

Pohon

Produksi

(Ton)

1 Melaya

1.384

31,12 1 Melaya

37.699

19,79

2

Negara

11.767

236,06

2

Negara

31.248

1,10

3

Jembrana

25.209

476,56

3

Jembrana

29.018

1,02

4

Mendoyo

970

24,27

4

Mendoyo

34.430

19,97

5

Pekutatan

441

13,34

5

Pekutatan

85.306

33,05

Jembrana 2012

39.771

781,35

Jembrana 2012 217.701

74,93

2011

39.771

12.738

2011 217.701

960,62

2010

41.579

287

2010 221.087

417

2009

45.994

5.958

2009 224.617

1.600

2008

48.232

1.325

2008 225.437

446

(26)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 20

Tabel 20. Komoditas Sawo Tabel 21. Komoditas Jeruk Besar

No

Kecamatan

Jumlah

Pohon

Produksi

(Ton)

No

Kecamatan

Jumlah

Pohon

Produksi

(Ton)

1 Melaya

2.853

66,47 1 Melaya

698

6,24

2

Negara

2.500

52,72

2

Negara

0

0

3

Jembrana

3.276

67,60

3

Jembrana

32

0,36

4

Mendoyo

1.648

31,48

4

Mendoyo

67

0,82

5

Pekutatan

404

9,65

5

Pekutatan

1.089

17,48

Jembrana 2010

10.681

227,92

Jembrana 2012

1.886

24,90

2009

10.681

668,60

2011

0

0

2010

10.802

284

2010

17.013

428

2009

10.957

1.675

2009

41.936

856

2008

14.611

566

2008

43.230

525

C. MUTASI LAHAN SAWAH

Luas lahan sawah di Kabupaten Jembrana tahun 2012 tidak mengalami

peningkatan, dimana luas lahan sawah pada tahun 2012 yaitu 6.836 Ha.

Peningkatan luas lahan sawah disebabkan karena alih fungsi lahan dari lahan kebun

menjadi lahan sawah karena persediaan air irigasi sudah mencukupi. Disamping itu

juga karena harga gabah yang cederung stabil jika dibandingkan dengan hasil kebun

menyebabkan petani mengalihkan lahannya menjadi lahan sawah. Data Luas Lahan

Sawah dirinci menurut kecamatan selama 5 (lima ) tahun dapat dilihat pada Grafik

berikut ini.

(27)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 21 0 1000 2000 3000 4000 5000 6000 7000

Luas Lahan Sawah

Grafik 5. Perkembangan Luas Lahan Sawah Per Kecamatan

Kabupaten Jembrana Tahun 2006-2012

Melaya 1186 1235 1242 1242 1242 Negara 2426 1800 1800 1805 1805 Jembrana 0 990 994 994 994 Mendoyo 2334 2241 2242 2242 2241 Pekutatan 531 554 554 554 554 Jembrana 6477 6820 6832 6836 6836 2007 2008 2010 2011 2012

Tabel 22. Data Luas Lahan Pertanian dirinci per-Kecamatan

di Kabupaten Jembrana Tahun 2012

No KECAMATAN

LUAS LAHAN SAWAH (HA)

Luas Pekaran gan (Ha) Luas Tegal/ Kebun (Ha) Jumlah (Ha) Irigasi 1/2 teknis Irigasi Sederhana Irigasi Non PU Tadah Hujan Jumlah 1 MELAYA 1.217 0 0 25 1.242 1.085 1.281 3.608 2 NEGARA 1.805 0 0 0 1.805 1.872 1.982 5.659 3 JEMBRANA 944 0 0 50 994 1.560 1.610 4.164 4 MENDOYO 2.241 0 0 0 2.241 1.090 136 3.467 5 PEKUTATAN 507 47 0 0 554 598 2.358 3.510 JEMBRANA 2012 6.714 47 0 75 6.836 6.205 7.313 20.358 2011 6.714 47 0 75 6.836 6.205 7.313 20.358 2010 6.679 78 - 75 6.832 6.205 9.477 15.682 2009 6.125 43 584 68 6.820 6.112 7.321 20.253 2008 5.866 42 559 10 6.477 6.070 7.282 19.829

(28)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 22

Tabel 23. Data Perkembangan Dana Talangan di Kabupaten Jembrana

No

Uraian

Tahun

Jumlah (Rp)

Sumber Dana

1

Dana Talangan Kepada KUD

2002

1.000.000.000 APBD Kab. Jembrana

2

Dana Talangan Kepada :

2003

KUD

3.000.000.000 APBD Kab. Jembrana

LUEP/PERPADI

871.000.000 APBN

3

Dana Talangan Kepada :

2004

KUD

750.000.000 APBD Kab. Jembrana

LUEP/PERPADI

1.447.104.000 APBD Prov. Bali

4

Dana Talangan Kepada

LUEP/PERPADI

2005

1.700.000.000 APBD Prov. Bali

5

Dana Talangan Kepada

LUEP/PERPADI

2006

3.000.000.000 APBD Prov. Bali

6

Dana Talangan Kepada

LUEP/PERPADI

2007

3.417.267.485 APBD Prov. Bali

7

Dana Talangan Kepada :

2008

KUD

4.500.000.000 APBD Kab. Jembrana

LUEP/PERPADI

3.921.400.000 APBD Prov. Bali

8

Dana Talangan Kepada :

KUD

2009

4.500.000.000 APBD Kab. Jembrana

LUEP/PERPADI

4.000.000.000 APBD Prov. Bali

9

KUD

2010

4.500.000.000 APBD Kab. Jembrana

LUEP/PERPADI

5.000.000.000

APBD Prov. Bali

D. KEGIATAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADI

Kegiatan peningkatan produktivitas padi di Kabupaten Jembrana dilakukan

melalui bantuan langsung benih unggul dan pelaksanaan SL-PTT padi. SL-PTT

merupakan tata cara kegiatan yang dilakukan oleh petani dari mulai pengolahan

tanah, menanam padi, pengendalian hama dan penyakit sampai dengan panen.

Melalui program SL-PTT ini mampu meningkat produksi dan produktivitas padi

sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani.

(29)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 23

Tabel 24. Data Keadaan Serangan OPT 5 (lima) Tahun Terakhir

di Kabupaten Jembrana

Tahun Jenis Opt

Luas Serangan (Ha) Katagori Serangan (%) Dampak Kerugian (%) Realisasi Tanam (Ha) Keterangan 2008 Penggerek 440 Ringan - 9,217 - Serangan terjadi di lokasi berdekatan dengan hutan Wereng Coklat 196 Ringan -

Tikus 215 Ringan - * Keong Mas :

Keong Mas 186 Ringan - - Masih

rendahnya animo petani melakukan pemasangan perangkap Tunggro 29 Ringan - 2009 Penggerek 412 R=367,S=44 - 7.552 - Makin banyaknya petani nanam padi dengan sistem tabela Wereng Coklat 688 R=467,S=10 5,B=88,P=20 -

Tikus 152 Ringan - - petani tidak

pernah

Keong Mas 154 Ringan - Konsultasi dalam

me Tunggro 174 R=133,S=35, B=6 - Nentukan varitas yang akan ditanam Xanthomonas SP 10 Ringan Perlu pengaktifan sistem LAKU 2010 Penggerek 571 R=558,S=8, B=5 - Wereng Coklat 246 R=204,S=20 B=22 - Tikus 147 Ringan - Keong Mas 187 Ringan - Tunggro 202 R=131,S=66, B=5 - Xanthomonas SP 141 Ringan 2011 Penggerek Wereng Coklat Tikus Keong Mas Tunggro Xanthomonas SP 2012

Penggerek 65 9 - Serangan OPT

tersebut terjadi di semua

Kecamatan

Wereng Coklat 116 15

-Tikus 6,40 Ringan

-Keong Mas 40 Ringan

-Tunggro 0 Ringan

-Xanthomonas SP

(30)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 24

Tabel 25. Nama-nama Subak Sawah, Luas Areal dan Jumlah Anggota Subak

di Kabupaten Jembrana Tahun 2012

Kecamatan Desa / Kelurahan Subak Luas

Baku Jumlah Anggota 1. MELAYA

Melaya 1. Manusari Gilir 30 30 Candi Kusuma 1. Buanamerta 10 15 Tuwed 1. Pertiwi Asih 10 18 2. Puspa Sari 100 80 Tukadaya 1. Pangkung Jajang 30 60 2. Brawantangi 121 150 3. Pangkung Jaka 30 32 4. Sombang 61 58 5. Susun Sari 77 127 Manistutu 1. Manistutu Timur 82 161 2. Tibu Paras 51 45 3. Manistutu Barat 45 68 Warnasari 1. Pangkung Sente 52 94 2. Paswar Sombang 100 149 Nusasari 1. Sari Merta 25 127 2. Pecatusari 45 47 3. Palamerta 161 180 Ekasari 1. Mertasari 68 80 2. Pusaka 49 34 3. Paswar Palasari 95 108 Jumlah 20 1.242 1.663

2. NEGARA Tegal Badeng 1. Tegal Badeng 50 92

2. SPA Timur 110 193 Pengambengan 1. SPA Selatan 49 69 Lelateng 1. SPA Barat 165 246

2. Keduwa 72 100

Baluk 1. Baluk 58 62

2. Kali Kembar 42 63 Banyubiru 1. Yeh Anakan 140 216 2. Tegal Jati 146 219 Kaliakah 1. Kaliakah Semen 31 54 2. Pangkung Lilip 135 168 3. Tegal Berkis 82 147 4. Peh 71 143 5. Benel 145 339 6. Pangkung Buluh 100 114 7. Kaliakah Munduk 53 75 Berambang 1. Pangkung Jelepung I 57 114 2. Pangkung Jelepung II 49 110

Baler Bale Agung

1. Pangkung Jajung 85 157 2. Tegalwani 55 132 3. Merta Tirta Nadi 14 34 4. Telepus Sari 40 62

(31)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 25

Kecamatan Desa / Kelurahan Subak Luas

Baku

Jumlah Anggota

3. JEMBRANA Perancak 1. Perancak 50 68

Budeng 1. Kawis 22 35

2. Jelinjing Budeng 83 184 Sangkar Agung 1. Sangkar Agung 83 132

Dauhwaru

1. Sawe Rangsasa 100 143 2. Sawe Dauh Tukad 53 105 3. Sawe Dangin Tukad 40 70 4. Tegal Lantang 35 43 5. Tegal Maja/Wani 119 295 Loloan Timur 1. Jelinjing Tugtug 14 49 2. Merta Sari 98 155 Pendem 1. Pendem 71 162 Dangintukadaya 1. Tamblang 59 131 2. Pangkung Gondang 55 112 Jumlah 14 882 1.684

4. MENDOYO Mendoyo Dauh Tukad 1. LB. Mendoyo 126 225

Mendoyo Dangin Tukad 1. Pecelengan/Pedukuhan 145 285 Pohsanten 1. Semanggong 24 48 2. Babakan Poh Santen 33 59

Pergung 1. Pergung 73 145

Tegalcangkring 1. Tegal Gintungan 184 320

2. Telepus 137 154

Penyaringan

1. Penyaringan 31 54 2. Tibu Beleng 398 615 3. Jagaraga 245 410 Yeh Embang 1. Yeh Buah 136 237 Yeh Embang Kangin 1. Yeh Embang 385 517 Yeh Sumbul 1. Air Sumbul 165 350 2. Mertha Milis 56 94 Delod Berawah 1. Delod Berawah 103 185 Yeh Kuning 1. Yeh Kuning 40 130 Sangkar Agung 1. Bayu 68 129 Jumlah 17 2.349 3.957 5. PEKUTATAN Medewi 1. Medewi 160 195 2. Mertha Sari 20 56 3. Air Satang 76 495 4. Taman Sari 25 30 Pulukan 1. Pangkung Medahan 5 87

2. Pulukan 55 110 Panghyangan 1. Panghyangan 127 211 2. Karangsari 5 14 Gumbrih 1. Pk. Serangsang 37 35 Pengeragoan 1. Pengeragoan 4 30 2. Batu Barak 40 62 Jumlah 11 554 1.325 JEMBRANA TOTAL 84 6.820 11.538

(32)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 26

Tabel 26. Data Koperasi Tani di Kabupaten Jembrana 2012

No. NAMA KOPTAN BADAN HUKUM LOKASI

KECAMATAN SUBAK

1. Sri Mertha Asih

01/BH/KUK/22.2/I/2000

Melaya

Sbk. Palamerta

Tanggal 12 Juni 2000

2. Sari Bumi

02/BH/KUK/22.2/II/1999

Mendoyo

Sbk.Pecelengan

Tanggal 16 Pebruari

1999

3. Dana Lestari

09/BH/Disperin/X/2000

Mendoyo

Sbk. Air Sumbul

Tanggal 15 Oktober

2000

4. Sari Werdi

01/BH/KDH/22.2/V/1999 Mendoyo

Sbk. Yeh

Embang

Tanggal 16 Pebruari

1999

5.

Tani Panca

Utama

07/BH/KDK/22.2/IX/1999 Mendoyo

Sbk. Jagaraga

Tanggal 2 September

1999

6. Taman Sari

-

Mendoyo

Sbk. Tegal

Gintungan

7. Sari Asih

-

Mendoyo

Sbk.

Semanggong

8.

Sri Ananta

Buana

-

Mendoyo

Sbk. Tibu

Beleng

(33)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 27

BAB IV

BIDANG PERKEBUNAN

Seiring dengan perubahan

orientasi/paradigma pembangunan

pertanian dalam arti luas, sehingga

pembangunan

dalam

sektor

perkebunanpun sudah semestinya

bergeser dari orientasi menjual

apa yang diproduksi (peningkatan

produksi dari budidaya dengan

hasil

panen

tinggi)

menjadi

pembangunan perkebunan yang beroirentasi memproduksi apa yang dapat Kita jual

(Agroindustri) dalam artian memproduksi sesuatu berdasarkan orientasi pada

kebutruhan pasar (demand). Untuk mewujudkan paradigma dimaksud aspek

peranan steekholder yang terlibat dalam bidang perkebunan perlu peningkatan

kapabilitasnya. Demikian juga halnya dalam hal sumber daya yang lainnya seperti

sumber daya alam agar dijaga kelestariannya, sebagai sumber daya yang

berkelanjutan (baseresort ), petani sebagai pihak produsen agar menerapan Good

Handling Proses (GHP) dengan dibarengi memproduksi keaneka ragaman hasil

olahan (produk turunannya) yang bermutu dan ditangani secara hygienis (Good

Manufactur Prosedur - GMP) untuk dapat bersaing dan meraih pangsa pasar baik

Nasional maupun Internasional.

Sejalan dengan perubahan paradigma tersebut maka kebijaksanaan

pembangunan perkebunan telah diarahkan pada skala prioritas pembangunan yang

berbasis pada penanganan pengembangan pembangunan komoditas unggulan

yang kompetitif dan komparatif dari suatu daerah atau wilayah, dengan pola

(34)

Profil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Tahun 2012 28

pembinaan secara terpadu, terintegratid baik lintas dan antar sektoral, guna

mendukung program ketahanan pangan, meningkatkan perekonomian melalui

penyiapan pasokan bahan baku industry dalam negeri, disamping dapat mengurangi

angka kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja dengan jalan menggalakan

dan memacu tumbuh kembangnya proses penanganan pasca panen

(keanekaragaman produk) untuk mendapatkan nilai tambah dari produk yang

dihasilkan yang pada gilirannya akan memacu pertumbuhan perekonomian

masyarakat yang lebih baik.

Melalui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jembrana,

di Bidang Perkebunan terdapat beberapa jenis komoditas / tanaman yang dibina

antara lain Kelapa Dalam, Kelapa Genjah, Kopi Robusta, kopi Arabika, Cengkeh,

Panili, Kakao, dan beberapa pengembangan tanaman tembakau. Dari komoditas

tersebut diatas yang menjadi komoditi Unggulan dalam bidang Perkebunan di

Kabupaten jembrana adalah Komoditi Kakao.

Dalam program pembangunan bidang perkebunan dari aspek On Farm

(Budidaya) diprogram kegitan-kegiatan antara lain Intensifikasi, Rehabilitasi,

Peremajaan dan dengan disertai pengelolaan sumber daya alam (lahan dan air)

serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Demikian juga halnya dari aspek

Off Farm ( Panen dan Pasca panen) diprogramkan berbagai kegiatan seperti

Pengembangan Agroindustri Perdesaan melalaui pembinaan dan pemberian

fasilitasi peralatan pasca panen. Pembinaan peningkatan Sumber Daya Manusia

sebagai pelaku pelaksana pembangunan bidang perkebunan di lapang,

dilaksanakan melalui pelatihan-pelatihan berbagai teknologi, baik bidang budidaya

maupun pengolahan produksi pasca panen lewat kelembagaan petani yaitu

Kelompok Tani atau yang disebut Subak Abian.

Dalam Tahun 2012 dibidang perkebunan telah dilaksanakan beberapa

kegiatan-kegiatan dalam rangka mewujudkan pembangunan bidang perkebunan

melalui pendanaan baik APBD, APBN serta swadaya masyarakat atau pihak-pihak

terkait. Adapaun kegiatan yang dilaksanakan bidang perkebunan antara lain :

Gambar

Grafik 2. Data Produksi Jagung di Kabupaten Jembrana        Tahun 2008- 2012 2008 2009 2010 2011 2012Kecamatan Luas  Tanam  (Ha) Luas  Panen  (Ha) Rata-rata Produksi  (Kw/Ha) Produksi (Ton) Keterangan Melaya 54 14 47,44 66,416  Pipilan Kering  Negara  5 0
Tabel 3.  Komoditas Kedelai
Tabel 7. Komoditas Ubi Jalar
Tabel 8.  Komoditas Semangka
+7

Referensi

Dokumen terkait

Visi dan misi pembangunan peternakan di Kabupaten Jembrana adalah terwujudnya peternakan yang maju, efisien, tangguh dan mandiri untuk menuju Jembrana yang

Perhatian dalam pengembangan jaringan transportasi laut di Kabupaten Jembrana terfokus pada pelabuhan Gilimanuk, sebagai simpul jaringan transportasi Jawa-Bali, dalam

Sehubungan dengan beberapa ketentuan tersebut diatas, maka Inspektorat Kabupaten Jembrana sebagai perangkat daerah yang dipimpin oleh Pejabat Eselon II, wajib menyusun Laporan

DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA OLAHRAGA, PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KECAMATAN MELAYA KABUPATEN

Penunjukkan wali nikah dalam perkawinan seorang muallaf di KUA Negara Jembrana Bali maupun yang dilakukan yang diluar KUA Negara Jembrana Bali, bagi seorang wanita muallaf

Kabupaten Jembrana memiliki potensi pariwisata yang terbilang cukup lengkap, karena memiliki objek wisata dari laut hingga pegunungan dan terdapat di Pulau Bali di mana

PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA SEKRETARIAT DAERAH. Jalan Surapati No.1 Telp.(0365) 41210

bahwa Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 13 Tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Jembrana Tahun 2006-2025 tidak sesuai