i
RENCANA STRATEGI
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
TAHUN 2016
PROGRAM STUDI AKUNTANSI SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
MUSI RAWAS LUBUKLINGGAU
ii
PENGANTAR
Puji Syukur kita panjatkan kehadirat ALLAH SWT, yang telah memberikan segala Karunia dan Berkah kepada kita semua, termasuk Karunia dan Berkah yang diberikan dalam penyusunan Rencana Strategi Program Studi S-1 Akuntansi tahun 2016-2020 ini.
Penyusunan Rencana Strategi ini sebagai pedoman untuk penyelenggaraan dan pengembangan Program Studi S-1 Akuntansi 5 (lima) tahun ke depan. Rencana Strategi ini bukanlah merupakan pedoman yang statis, melainkan dinamis. Artinya, rencana tersebut dapat ditinjau ulang secara periodik, setiap setahun sekali. Peninjauan rencana juga dapat dilakukan sesuai dengan perubahan-perubahan penting yang diperkirakan berpengaruh secara signifikan terhadap penyelenggaraan dan pengembangan Program Studi S-1 Akuntansi. Rencana Strategi ini disusun berdasarkan kesadaran, kehendak, kebutuhan bersama untuk dijadikan sebuah pedoman bagi penyelenggaraan dan pengembangan Program Studi S-1 Akuntansi, agar setiap keputusan yang diambil dan setiap langkah yang ditempuh oleh setiap elemen atau unit kerja pada setiap tingkat organisasi merupakan bagian dari upaya untuk menuju tujuan bersama yang sudah ditetapkan.
Rencana Strategi ini menjadi komitmen bersama seluruh elemen penyelenggara Program Studi S-1 Akuntansi pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Musi Rawas,oleh karena itu dokumen ini merupakan representasi dari unsur-unsur penyelenggaraan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Musi Rawas.
Sebagai pedoman penyelenggaraan dan pengembangan Program Studi S-1 Akuntansi, Rencana Strategi ini perlu didukung dengan berbagai peraturan penyelenggaraan Program Studi S-1 Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Musi Rawas.
Semoga Rencana Strategis ini dapat dijadikan panduan untuk mencapai tujuan dan cita-cita kita bersama, Amin.
Lubuklinggau, 18 November 2016
Ketua STIE MURA
Dr. Noorchamid Ustadi, M.Si
iii
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL... i
PENGANTAR... ii
DAFTAR ISI... iii
BAB I PENDAHULUAN... 1
1.1. Evaluasi Renstra 2011-2015... 1
1.2. Visi, Misi dan Tujuan Prodi S-1 Akuntansi... 4
1.2.1. Kekuatan yang terdapat di Prodi Akuntansi STIE MURA... 4
1.2.2. Kelemahan yang terdapat pada Prodi Akuntansi STIE MURA... 9
1.2.3. Peluang Program Studi S-1 Akuntansi STIE MURA... 13
1.2.4. Ancaman (Threat) Program Studi Akuntansi STIE MURA... 14
1.2.5. Visi Program Studi Akuntansi STIE MURA... 15
1.2.6. Misi Program Studi Akuntansi STIE MURA... 15
1.2.7. Tujuan Program Studi Akuntansi STIE MURA... 15
BAB II ISI-ISU STRATEGIS, ARAH PENGEMBANGAN DAN STRATEGI... 18
2.1. Isu-Isu Strategis... 18
2.2. Arah Pengembangan Strategi... 19
2.3. Strategi... 19
2.3.1. Penguatan Mutu Tridarma... 20
2.3.2. Penguatan Mutu Sarana dan Prasarana... 26
2.3.3. Penguatan Mutu Sistem Informasi... 27
2.3.4. Penguatan Mutu Kerjasama... 28
iv
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Evaluasi Renstra 2011-2015
Perjanjian Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang mulai diterapkan sejak tahun 2016 atau 2020 bagi industri keuangan. Pemerintah Indonesia seyogyanya perlu mengantisipasi, berlakunya perjanjian Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada tahun 2020 nanti, dimana perguruan tingggi dari luar negeri akan beroperasi di Indonesia termasuk jasa tenaga kerja yang dapat bebas keluar masuk ke Indonesia.
Indonesia perlu mengantisipasi kehadiran tenaga kerja asing yang lebih terdidik dan berpengalaman yang dapat mengambil alih peran tenaga kerja lokal. Karena itu untuk dapat memelihara dan melindungi tempat-tempat kerja bagi warga negara Indonesia, khususnya di bidang akuntansi kita perlu menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berakhlak mulia, ilmu dan keterampilan tinggi sehingga calon-calon tenaga kerja yang terdidik tersebut memiliki kualitas yang sama dengan tenaga kerja asing sehingga tenaga kerja Indonesia dapat menjadi tuan di rumah sendiri.
Program Studi S-1 Akuntansi sebagai salah satu Program Studi pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Musi Rawas salah satu perguruan tinggi swasta di Sumatera Selatan perlu melakukan evaluasi diri dan bekerja cerdas terus menerus untuk mengemban tugas mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kualitas yang dapat dipertanggung jawabkan. Program Studi S-1 Akuntansi terpanggil untuk ikut bertanggung jawab mempersiapkan kader/Sarjana yang siap pakai, mampu bersaing pada lapangan kerja Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Untuk meningkatkan upaya-upaya tersebut, agar keberlangsungan dan kualitasnya terjamin, perlu dilakukan perencanaan yang matang dengan diikuti langkah-langkah strategis agar dapat tercapai tujuan yang diharapkan. Oleh karena itu perlu disusun Rencana Strategis Program Studi S-1 Akuntansi STIE MURA periode 5 (lima) tahun mendatang yaitu tahun 2016-2020.
Rencana Strategi (Renstra) ini merupakan rencana pengembangan Program Studi S-1 Akuntansi STIE MURA untuk periode 2016-2020 yang merupakan kelanjutan atas hasil evaluasi Rencana Strategi Program Studi S-1 Akuntansi STIE MURA tahun 2011-2015 yang lalu. Didalam Renstra Program Studi S-1 Akuntansi STIE MURA 2011-2015, telah banyak hal yang berhasil dilaksanakan, akan tetapi masih banyak juga hal-hal yang belum terlaksana disamping munculnya tantangan-tantangan baru. Oleh karena itu sebelum menyusun Renstra
v
Program Studi Akuntansi STIE MURA 2016-2020, maka dapat dievaluasi seberapa hasil yang telah dicapai dan belum tercapai dalam Renstra 2011-2015, dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 1
Evaluasi Renstra Program Studi Akuntansi STIE MURA 2011-2015 No. Rencana Strategi
dan Program yang Terlaksana
Rencana Strategi dan Program yang
Sedang dalam Proses Rencana Strategi dan Program yang Belum Terlaksana Keterangan
1 Evaluasi Kurikulum Sudah terlaksana pada tahun 2015 - (sudah dilakukan 2015) 2 Akreditasi program Studi Akuntansi. Terakreditasi C dengan Nomor : 055/SK/BAN-PT/Akred/S/II/2015 3 Penelitian dan pengabdian masyarakat Terbentuk Pusat Penelitian dan Pengabdian masyarakat.
SK Pendirian dan Struktur Organisasi 4 Perpustakaan berbasis IT Peningkatan Mutu Perpustakaan. Belum terealisasi 5 Jurnal ilmiah terakreditasi Baru terlaksana penerbitan jurnal (AkunSTIE, ISSN : 2502-2911)
- Belum terealisasi jurnal ilmiah terakreditasi
6 SOP Sistem Seleksi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
Sudah terealisasi yang tertuang dalam SK Nomor: 575/STIE-MURA/A/PP/V/2015 7 Peningkatan
kemampuan tenaga pendidik yang akan mengikuti pendidikan S2 dan S3
Program peningkatan kemampuan
akademik dan atau profesionalisme dosen Dalam proses 8 Penerimaan mahasiswa baru Peningkatan jumlah pendaftar dan yang diterima (Mahasiswa baru)
Belum terealisasi
9 Pengajuan jabatan akademik dosen
12 orang dosen tetap Dalam proses : AA =2orang,
Sudah mempunyai JJA Lektor= 1orang, AA=3 orang dan yang belum mempunyai JJA 6 orang 10 Pengajuan Sertifikasi
Dosen
6 orang Sudah mendapat sertifikasi :
1 orang, sedang diajukan 5 orang
vi
Dari kondisi tersebut, selayaknya Renstra Prodi S-1 Akuntansi STIE MURA 2016-2020, diperlukan agar hal-hal yang telah direncanakan sebelumnya dan belum terealisir dapat dilaksanakan pada pelaksanaan Renstra 2016-2020 mendatang. Dari hasil evaluasi di atas dapat diklasifikasikan menjadi 4 (empat) hal utama yang menunjukkan Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu tentang (1). Pendidikan dan Pengajaran, (2). Penelitian, (3). Pengabdian Pada Masyarakat, (4). Penunjangnya seperti: tata pamong, Sumber Daya Manusia, kerjasama dengan pihak lain, kegiatan akademik yang menunjang atmosfer akademik, oleh karena itu untuk lebih menajamkan program dalam rencana strategi ini secara garis besar Renstra Prodi S-1 Akuntansi STIE MURA 2016-2020 berisi tentang hal-hal tersebut yaitu:
1. Rencana Strategi di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi 2. Rencana Strategi di bidang Sarana dan Prasarana
3. Rencana Strategi di bidang Sistem Informasi
4. Rencana Strategi di bidang Kerjasama dan Manajemen seperti tata pamong, peningkatan sumber daya manusia, kegiatan akademik yang menunjang atmosfer akademik dan sebagainya.
Titik berat Rencana Strategi Prodi S-1 Akuntansi ini adalah aspek-aspek strategis dalam penyelenggaraan dan pengembangan Prodi Akuntansi. Aspek-aspek strategis yang dimaksud meliputi pemantapan bidang tri dharma dan penunjang yaitu:
1. Bidang Pendidikan dan Pengajaran yang dititik beratkan pada evaluasi dan perbaikan kurikulum secara terus menerus dan berkelanjutan sesuai dengan perkembangan lingkungan dengan berbasis pada Kurikulum Berbasis Kompetensi dan KKNI (Kualifikasi Kerangka Nasional Indonesia).
2. Bidang Penelitian, dititik beratkan pada jumlah dan kualitas penelitian serta penerbitan jurnal ilmiah, dengan pendanaan dari dalam maupun dari luar STIE MURA.
3. Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, dititik beratkan pada pengabdian membangun masyarakat yang berahlak mulia, serta berkesinambungan seperti: pengembangan Entrepreneur Center, ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat lainnya serta partisipasi dalam bidang sosial kemasyarakatan lainnya.
4. Bidang Sarana dan Prasarana 5. Bidang Sistem Informasi
6. Bidang Kerjasama dan Manajemen Akademis meliputi peningkatan tata pamong (Manajemen intern) yang lebih efektif dan efisien, peningkatan kualifikasi akademik
vii
dan jabatan akademik dosen, peningkatan kualifikasi tenaga penunjang akademik. Peningkatan Aliansi strategis : SMA, MAN, SMK dan Organisasi Profesi.
Berkaitan dengan persoalan di atas, eksistensi Program Studi S-1 Akuntansi kedepan ditentukan oleh kemauan dan kemampuannya untuk memenuhi tuntutan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Untuk memenuhi tuntutan-tuntutan tersebut, Prodi S-1 Akuntansi STIE MURA perlu secara terus-menerus meningkatkan daya saing dan daya juang guna mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
1.2. Visi, Misi dan Tujuan Prodi S-1 Akuntansi
Sebelum menentukan Visi Prodi S-1 Akuntansi, perlu menganalisis kekuatan dan kelemahan yang dimiliki agar dapat meraih peluang dan menghadapi ancaman yang ada.
1.2.1 Kekuatan yang terdapat di Prodi Akuntansi STIE MURA sebagai berikut :
a. Prodi Akuntansi adalah suatu program studi yang mempunyai tujuan menghasilkan lulusan yang memiliki Kompetensi, dapat memanfaatkan Sistem Informasi Akuntansi dan Berakhlak Mulia.
b. Prodi Akuntansi adalah merupakan Program Studi Akuntansi yang pertama kali ada di Lubuklinggau.
c. Prodi Akuntansi memilih penyelesaian masalah secara musyawarah, mengedepankan kepentingan bersama dari pada kepentingan individu.
d. Prodi Akuntansi telah mendapatkan tanggapan yang cukup baik berupa minat masyarakat untuk menyekolahan putra putrinya di Prodi Akuntansi, lulusannya tersebar di berbagai Perusahaan, BUMN, BUMD, Instansi Pemerintah Sumatera bagian Selatan dan sekitarnya.
e. Tenaga pengajar pada Prodi Akuntansi semua berpendidikan S2 (Strata Dua)
f. Prodi Akuntansi memilki beberapa sarana dan prasarana yang ada pada tabel dibawah ini :
Tabel 2 Ruang Kuliah
No. Nama Ruang Volume Kapasitas Keterangan
1. Ruang kelas 7 unit 30 - 35 orang / unit 448 M2 2. Ruang Serbaguna 1 unit 200 orang / unit 128 M2 3. Ruang Lab. Akuntansi 1 unit 35 orang / unit 64 M2
viii
Tabel 3
Sarana (Ruang Kelas, Ruang Kantor, Ruang Laboratorium, Ruang Perpustakaan, dan Ruang Serbaguna)
Keterangan: SD = Milik PT/fakultas/jurusan sendiri SW = Sewa/Kontrak/Kerjasama Tabel 4 Sarana Penunjang No Jenis Prasarana Penunjang Jumlah Unit Total Luas (m2) Kepemilikan Kondisi Unit Pengelola SD SW Terawat Tidak Terawat 1. Ruang Dosen 1 32 m² √ - √ - 2. Ruang HMJ Akuntansi 1 48 m² √ - √ - Program Studi 3. Ruang Senat Akademik 1 32 m² √ - √ - STIE MURA 4. Lapangan Basket 2 960 m² √ - √ - STIE MURA 5. Lapangan Futsal 1 962 m² √ - √ - STIE MURA 6 Ruang IT 1 36 m² √ - √ - STIE MURA Keterangan:
SD = Milik PT/fakultas/jurusan sendiri; SW = Sewa/Kontrak/Kerjasama
No. Jenis Prasarana Jumlah
Unit Kapasitas Total Luas (m2) Kepemilikan Kondisi Utilisasi (Jam/Minggu) SD SW Terawat Tidak Terawat 1. Ruang Kelas 7 30 - 35 orang / unit 448 m2 √ - √ - 40
2. Ruang Kantor 1 17 orang 208 m² √ - √ - 40 3. Ruang LAB
Akuntansi
1
35 orang 64 m² √ - √ - 40 4. Ruang Serbaguna 1 150 orang 128 m² √ - √ - 40 5. Perpustakaan 1 30 orang 64 m² √ - √ - 40 6. Ruang HMJ 1 5 orang 8 m² √ - √ - 40 7 Mushola 1 22 orang 64 m² √ - √ - 40 8 Ruang Security 1 2 orang 4 m² √ - √ - 40 9 Ruang Office Boy 1 2 orang 4 m² √ - √ - 40 10 Ruang LPPM 1 8 orang 24 m² √ - √ - 40 11 Ruang UPM 1 8 orang 32 m² √ - √ - 40 12 Ruang WC Dosen 7 1 orang 6 m² √ - √ - 40 13 Ruang WC
Mahasiswa
7 1 orang 6 m² √ - √ - 40 14 Ruang Kantin 1 50 orang 90 m² √ - √ - 40 15 Ruang
P3K/Kesehatan
ix Tabel 5 Prasarana Penunjang No Jenis Prasarana Penunjang Jumlah Unit Kepemilikan Kondisi Unit Pengelola SD SW Terawat Tidak Terawat
1 Kursi Belajar 280 unit √ - √ - Program Studi 2 Meja Dosen 7 unit √ - √ - Program Studi 3 Kursi Dosen 7 unit √ - √ - Program Studi 4 Papan Tulis 7 unit √ - √ - Program Studi 5 Komputer 45 unit √ - √ - Program Studi 6 LCD 7 unit √ - √ - Program Studi 7 CCTV 7 unit √ - √ - Program Studi 8 Meja Kerja Pegawai 20 unit √ - √ -Program Studi 9 Kursi Kerja Pegawai 20 unit √ - √ -Program Studi 10 Maja Kerja Dosen 20 unit √ - √ -Program Studi 11 Kipas Angin 15 unit √ - √ - Program Studi
12 AC 8 unit √ - √ - STIE MURA
13 Meja Rapat 1 unit √ - √ - STIE MURA 14 Lemari 10 unit √ - √ - STIE MURA 15 Meja Dosen Tetap 12 unit √ - √ -STIE MURA 16 Kursi Dosen Tetap 12 unit √ - √ -STIE MURA 17 Mobil Operasional 1 unit √ - √ -STIE MURA 18 Gawang Futsal 4 unit √ - √ - STIE MURA 19 Ring Basket 4 unit √ - √ - STIE MURA 20 Bola Basket 2 unit √ - √ - STIE MURA 21 Sound Sistem 2 unit √ - √ - STIE MURA 22 Ups 5 unit √ - √ - STIE MURA 23 Printer 7 unit √ - √ - STIE MURA 24 Alat Scanner 7 unit √ - √ - STIE MURA 25 Bola Futsal 2 unit √ - √ - STIE MURA
Keterangan:
SD = Milik PT/fakultas/jurusan sendiri; SW = Sewa/Kontrak/Kerjasama.
Tabel 6
Peralatan Utama Yang Digunakan Dalam Proses Pembelajaran
No. Nama Laboratorium Jenis Peralatan Utama Jumlah Unit
Kepemilikan Kondisi Rata-rata
Waktu Penggunaan (jam/minggu) SD SW Terawat Tidak Terawat 1 Laboratorium Akuntansi Komputer 30 √ √ 30 Meja 4 √ √ Instalasi internet/LAN 30 √ √ Keterangan:
SD = Milik PT/fakultas/jurusan sendiri; SW = Sewa/Kontrak/Kerjasama/Hak Pakai.
x
Tabel 7 Aksesibilitas Data
No. Jenis Data
Sistem Pengelolaan Data Secara Manual Dengan Komputer Tanpa Jaringan Dengan Komputer Jaringan Lokal (LAN) Dengan Komputer Jaringan Luas (WAN) 1 Mahasiswa √ √ - -
2 Kartu Rencana Studi (KRS)
√ √ - -
3 Jadwal mata kuliah √ √ - -
4 Nilai mata kuliah √ √ - -
5 Transkrip akademik √ √ - - 6 Lulusan √ √ - - 7 Dosen √ √ - - 8 Pegawai √ √ - - 9 Keuangan √ √ - - 10 Inventaris √ √ - - 11 Perpustakaan √ √ - -
g. Rasio Dosen dan Mahasiswa.
Rasio dosen dengan mahasiswa Program Studi Akuntansi dari tahun 2013 – 2016 dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 8
Rasio Dosen Dan Mahasiswa Tahun 2013 – 2016
No. Tahun Jumlah Mahasiswa Jumlah Dosen Tetap Jumlah Dosen Tidak Tetap Rasio Dosen:Mahasiswa 1. 2013 370 3 11 1 : 123 2. 2014 375 5 12 1 : 75 3. 2015 360 12 5 1 : 30 4. 2016 467 13 7 1 : 36
h. Jenjang Pendidikan Dosen.
Dosen berpendidikan S-2, S-3 dan jabatan akademik mulai dari asisten ahli sampai guru besar.
Tabel 9 Jabatan akademik
No. Tahun Jumlah
Dosen
Pendidikan Terakhir Jabatan Akademik
Asisten Ahli Lektor Lektor Kepala Tenaga Pengajar S1 S2 S3 1. 2013 3 - - - 2 - - 1 2. 2014 5 - - - 3 - - 2 3. 2015 12 - 12 - 3 - - 9 4. 2016 12 - 12 - 3 2 - 8
xi
Tabel 10
Tenaga Administrasi dan Laboran
No. Unit Jumlah Tenaga Keterangan
1. Adm. Akademik 2 2. Keuangan 1 3. Teknologi Informasi 1 4. SDM/personalia 1 5. Perpustakaan 1 6. Pemeliharaan/Umum 2 7. OB 4 8. Security 3 Tabel 11
Program Studi yang Terakreditasi oleh BAN-PT
No. Program Studi Akreditasi Tahun Keterangan
1. Akuntansi C 2015 – 2020 Terakreditasi
i. Kurikulum.
Kurikulum yang diterapkan di Program Studi Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Musi Rawas sudah berbasis KKNI (Kerangka Kurikulum Nasional Indonesia).
j. Atmosfer Akademik.
Dukungan pimpinan untuk senantiasa mengembangkan suasana akademik melalui kegiatan ilmiah di kampus. Dukungan dan komitmen Yayasan penyelenggara untuk menyediakan berbagai fasilitas penunjang kegiatan seperti internet, perpustakaan cetak dan elektronik (e-library), pemberian laptop bagi mahasiswa baru.
k. Sistem dan Desiminasi Informasi.
Informasi dan komunikasi yang akan disampaikan kepada dosen, karyawan dan mahasiswa melalui pengumuman yang ditempel pada papan pengumuman.
l. Sistem Penjaminan Mutu.
Keinginan dan Tekad yang kuat untuk memperoleh Akreditasi dari BAN-PT minimal B dan adanya Struktur organisasi dalam bentuk Komite Penjaminan Mutu, adalah bentuk komitmen yang kuat bahwa Program Studi S-1 Akuntansi STIE MURA berorientasi pada perbaikan mutu secara terus menerus (continous quality improvement).
m. Penelitian.
Dengan kualifikasi pendidikan dosen minimal S-2, kemampuan melakukan penelitian semestinya tidak diragukan. Penelitian yang dilakukan dosen Prodi S-1 Akuntansi STIE MURA dengan biaya dari STIE MURA.
xii n. Pengabdian Pada Masyarakat.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diwadahi dalam lembaga yaitu LPPM, tersedia anggaran untuk pengabdian masyarakat baik untuk dosen, maupun pengabdian secara kelembagaan.
o. Alumni.
Kekuatan lain tidak kalah penting adalah kualitas dan sebaran alumni, sampai tahun 2016 Program Studi S-1 Akuntansi STIE MURA telah berhasil meluluskan 462 Alumni.
Kekuatan yang dimiliki akan digunakan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas dan pencapaian tujuan Program Studi S-1 Akuntansi.
1.2.2. Kelemahan yang terdapat pada Prodi Akuntansi STIE MURA sebagai berikut: a. Proses merekrut calon Mahasiswa.
1) Jumlah Mahasiswa belum optimal, Proses merekrut calon mahasiswa dilakukan secara terpadu melalui tim Marketing STIE MURA, belum signifikian hasilnya dan perlu dievaluasi untuk menyusun strategi baru.
2) Masih terakreditasi “C”, sehingga hal ini menimbulkan kurangnya minat calon mahasiswa untuk mendaftarkan dan kuliah di STIE MURA .
b. Tata pamong,
Tata Pamong yang meliputi organisasi beserta manajemen dan mekanisme kerja antar unit, mulai dari Ketua, program studi dan bagian/laboratorium belum menunjukkan efektivitasnya. Hal ini ditunjukkan oleh belum berjalannya hasil-hasil rapat pimpinan terbatas (RPT) mingguan, yang sesuai dengan yang direncanakan.
c. Unit Penjaminam Mutu (UPM).
Kelembagaan Unit Penjaminan Mutu (UPM) Program Studi S-1 Akuntansi sudah ada, namun kegiatan dan hasilnya belum nampak. Outcome dari jaminan mutu ini bukan sekedar dokumen namun lebih penting lagi adalah kinerja dari setiap bidang yang menjadi kompetensi utama Program Studi Akuntansi STIE MURA terukur mutunya.
Tabel 12
Standar Mutu, Sasaran Mutu dan Indikator Mutu Bidang Kegiatan Prodi Akuntansi
No. Bidang Kegiatan
Standar Mutu Sasaran Mutu Indikator Mutu 1. Pendidikan dan Pengajaran Pendidikan dan pengajaran yang bermutu 1. Peningkatan mutu kurikulum dilakukan dengan cara melakukan review kurikulum.
1. Setiap minimal 4 tahun sekali dilakukan
pembaharuan kurikulum. 2. Terlaksananya Sistem
xiii
No. Bidang Kegiatan
Standar Mutu Sasaran Mutu Indikator Mutu 2. Peningkatan proses
belajar mengajar. 3. Meningkatkan mutu
proses penerimaan calon mahasiswa baru. 4. Meningkatkan mutu
pelayanan akademik dan administrasi umum dengan berdasarkan umpan balik dari unsur-unsur yang terkait
Administrasi Akademik terpadu
3. Tersusunnya strategi penerimaan mahasiswa baru yang terencana dan sistematis. 4. Dilakukannya survey kepuasan pelanggan secara periodik. 2. Penelitian dan Publikasi Penelitian dan publikasi yang bermutu 1. Menghasilkan penelitian / karya ilmiah yang bermutu, bermamfaat dan berdaya guna dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah yang terakreditasi.
2. Meningkatkan kualitas dan kuantititas jumlah proposal penelitian yang diajukan dan diterima oleh Internal STIE MURA dan pihak luar.
1. Membuat Jurnal Ilmiah 2. Terakreditasinya jurnal
ilmiah.
3. Meningkatnya jumlah ususlan penelitian dan hasil penelitian dengan sumber dana dari dalam maupun luar universitas
3. Pengabdian pada Masyarakat Pengabdian pada Masyarakat yang bermutu 1. Meningkatan pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat terutama bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat 2. Mempunyai desa/komunitas binaan yang dikembangkan secara terintegrasi terus menerus oleh program studi. 1. Pemberdayaan kelembagaan seperti P3M, Entrepreneur Center, dll 4. Bidang Penunjang Penunjang yang bermutu 1. Melaksanakan pengadaan, pengembangan dan pemeliharaan sarana prasarana secara terus menerus sesuai dengan kebutuhan.
2. Meningkatkan mutu dosen sehingga memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Undang-undang dan peraturan pemerintah yang terkait.
1. Pembangunan gedung secara terus menerus sesuai dengan master plan. 2. Menyekolahkan dosen ke
jenjang S3
3. Pelatihan pegawai secara periodik.
4. Asuranisi Pegawai 5. Melaksanakan K-3 dalam
xiv
No. Bidang Kegiatan
Standar Mutu Sasaran Mutu Indikator Mutu
3. Meningkatkan mutu pegawai dengan penugasan mengikuti pelatihan.
4. Memperhatikan faktor-faktor kesehatan dan keselamatan kerja pegawai.
5. Melakukan berbagai upaya dan pemantauan terhadap lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja.
d. Kualifikasi dan Kompetensi Dosen dalam Tri Darma Perguruan Tinggi.
Kualifikasi Dosen masih kurang berkaitan dengan jenjang kepangkatan atau jenjang jabatan akademik pada Program Akuntansi.
1. Program Studi Akuntansi.
Tabel 13 Kualifikasi Dosen
No. Nama Dosen NIDN Pendidikan Terakhir/
Bidang Ilmu Jabatan Akademik Mata Kuliah yang Diampu Keter angan 1 Dr. Noorchamid Ustadi, M.Si 0221047402 1. S1 Universitas Gajah Mada 2. S2 Universitas Gajah Mada 3. S3 Universitas Padjajaran Lektor Pengantar Akuntansi SE, M.Si 2 Dewi Anggraini 0221047402 1. S1 (Universitas Gunadharma) 2. S2 (Universitas Sriwijaya) Asisten Ahli Akuntansi Internasional Penganggaran Perusahaan SE, M.Si 2 Eri Triharyati 0201027601 1. S1 ((Universitas Muhammadiyah Palembang) 2. S2 (Universitas Sriwijaya) Lektor Akuntansi Biaya Metodologi Penelitian SE., M. Si
3 Astuti Karya Dewi 0228016301
1. S1 (IAI Al-Aqidah Jakarta) 2. S2 (Universitas 3. Kejuangan’45 Jakarta) Asisten Ahli Pengantar Bisnis Perekonomian indonesia S.Sos M.M 4 Aning Kesuma Putri 0226088401 1. S1 (Universitas Sriwijaya) 2. S2 (Universitas Sriwijaya) TP (Tenaga Pengajar) Etika Propesi Tata Kelola Perusahaan SE., M.Si 5 Yuli Nurhayati 0205078502 1. S1 ((Universitas Muhammadiyah Palembang)
2. S2 (Universitas Asisten Ahli
Akuntansi Internasional
xv Sriwijaya) 3. Profesi Akuntansi (PPAK Universitas Sriwijaya) Workshop Akuntansi M.Si, Ak 6 Martini 0208027501 1. S1 (UNSRI) 2. S2 (UNSRI) TP (Tenaga Pengajar) Pengantar Akuntansi keuangan 2 Pengantar Bisnis SE, M.Si 7 Vika Fitranita 0226029102 1. S1 (Institut Manajemen Telkom ) 2. S2 ( UNIB ) TP (Tenaga Pengajar) Komunikasi bisnis Pengantar Manajemen S.Si, M.Ak 8 Herlina 0216088703 1. S1 (UNIB) 2. S2 (UNIB) TP (Tenaga Pengajar) Teori Pengambilan Keputusan Teori Akuntansi SE, M.Ak
9 Dian Wulansari 0223108405 1. S1 (UNIB)
2. S2 (UNIB) TP (Tenaga Pengajar) Manajemen Strategi Akuntansi Komputer SE, M.Ak
10 Mirra Sri Wahyuni 0230069101 1. S1 (UNIB) 2. S2 (UNIB) TP (Tenaga Pengajar) Analisis Laporan keuangan Seminar Akuntansi SE, M.Ak 11 Pajri Kanda 0230058402 1. S1 ( Universitas Negeri Yogyakarta 2. S2 ( UNIB ) TP (Tenaga Pengajar) Auditing I Auditing II S.Si, M.Ak
12 Revi Candra 0224028701 1. S2 ( UNIB ) TP (Tenaga
Pengajar) Sistem Pengendalian Manajemen Akuntansi Manajemen S.Pd, M.Ak
e. Pelaksanaan Tridharma masih kurang
Kemauan, kemampuan yang masih rendah dengan masih sedikitnya usulan penelitian yang diterima oleh penyandang dana. Selain itu jumlah usulan penelitian semakin meningkat, namun belum sebanding dengan jumlah dosen yang ada. Pengabdian pada Masyarakat menjadi bagian dari pelaksanaan misi Program Studi S-1 Akuntansi STIE-MURA, oleh karena itu kegiatan ini semestinya mendapat proporsi yang sesuai, kegiatannya seimbang dengan tri dharma yang lain, terutama bagi Prodi S-1 Akuntansi.
xvi
f. Kesejahteraan Dosen dan Karyawan masih belum memadai.
Akselerasi kinerja dalam beradaptasi dengan lingkungan berkaitan dengan pengayaan profesionalisme pribadi atas kompetensi yang dimiliki dengan pekerjaan yang dihadapi, misalnya dosen yang mengajar hendaknya mengikuti perkembangan ilmu yang bersangkutan. Tenaga adminsitrasi lebih efisien dengan cara-cara baru yang inovatif efisien sesuai dengan bidang pekerjaannya. Hal ini mungkin juga berkaitan dengan kesejahteraan dosen dan karyawan pada Prodi S-1 Akuntansi STIE MURA.
g. Umpan balik dari alumni dan pengguna lulusan (user).
Penelusuran alumni dan menggali umpan balik dari pengguna alumni (user), sangat jarang dilakukan, sehingga apa yang diharapkan oleh alumni dan user belum dapat diakomodasikan dalam bentuk kurikulum, proses pembelajaran, dan sebagainya. Hal ini terjadi karena masih rendahnya jaringan antar alumni.
1.2.3. Peluang Program Studi S-1 Akuntansi STIE MURA.
a. Kebutuhan tenaga kerja interpreneure.
b. Pertumbuhan jumlah penduduk kelas menengah yang sekolah di SMA, dengan pertumbuhan 3% - 5% per tahun ditambah adanya dorongan pemerintah untuk meningkatkan partisipasi dalam pendidikan tinggi.
c. Implementasi ASEAN ECONOMIC COMMUNITY 2015 yang mengharuskan tenaga yang berpendidikan memiliki kompetensi yang terspesifikasi.
d. Keleluasaan peraturan pemerintah dalam merumuskan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pasar sektor bisnis.
e. Tingginya kebutuhan dunia bisnis terhadap calon pegawai yang siap kerja.
f. Keberadaan relasi-relasi di sektor bisnis yang belum dimanfaatkan sebagai marketing channel.
g. Belum banyak Perguruan Tinggi yang memfokuskan kurikulumnya di bidang kewirausahaan
h. Tingginya perkembangan teknologi informasi yang dapat digunakan dalam meningkat pelayanan.
i. Dana beasiswa dari Dikti dan instansi lain seperti LPDP (Lembaga Peyedia Dana Penelitian).
xvii
Berdasarkan Data statistik jumlah Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Lubuklinggau, Kab. Musi Rawas, Kab. Musi Rawas Utara, Kab. Rejang Lebong dan Kab. Empat Lawang sebanyak 35, Sekolah Menengah Atas Swasta 25, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri sebanyak 9 dan sekolah Madrasah Aliyah Negeri sebanyak 2. Dengan asumsi jumlah calon yang dapat diterima pada tahun 2016, sebagai mahasiswa baru, Program Studi Akuntansi sesuai dengan daya tampung 60 orang, dengan kapasitas kelas masing-masing 30-35 orang. Dengan demikian selama lima tahun ke depan Program Studi akuntansi akan memperoleh mahasiswa yang dipilih berdasarkan seleksi masuk seperti pada tabel berikut ini:
Tabel 14
Proyeksi Jumlah Calon Yang Mendaftar STIE-MURA, 2016-2020
Tahun Sekolah Asal SMA (orang) Sekolah Asal SMK (orang) Sekolah Asal Aliyah (orang) Jumlah Pendaftar Calon Mahasiswa (orang) Undur Diri dan tidak lolos seleksi (orang) (5%) Jumlah yang diterima (orang) Rasio seleksi (%) 2017 183 40 20 243 12 219 95 2018 200 50 25 275 14 248 95 2019 216 100 50 366 18 331 95 2020 233 150 100 483 24 436 95 Catatan :
Berdasarkan tabel 13, rasio jumlah mahasiswa yang mendaftar dengan yang diterima dari tahun 2016 s/d 2020 relatif sama yaitu 1 : 9,5.
Peluang di bidang penelitian, dengan tersedianya dana penelitian dari Dikti, seperti hibah bersaing, penelitian fundamental, penelitian bagi dosen pemula, program kreatifitas mahasiswa bidang penelitian dan sebagainya memacu Program Studi Akuntansi STIE MURA untuk dapat meraih peluang tersebut, sesuai dengan kompetensi yang dimiliki Program Studi Akuntansi STIE MURA.
1.2.4. Ancaman (Threat) Program Studi Akuntansi STIE MURA
a. Persaingan lembaga pendidikan tinggi baik domestik maupun asing, sesuai dengan kebijakan World Trade Organization (WTO), Asian China Free Trade Area (ACAFTA), dan ASEAN Economic Comunity. Dengan munculnya perguruan tinggi baru dengan fasilitas dan keunggulan yang tinggi merupakan tantangan bagi Program Studi Akuntansi STIE MURA untuk senantiasa melakukan perbaikan.
b. Masuknya Tenaga Kerja Asing, sehingga lulusan Program Studi Akuntansi STIE MURA harus siap bersaing, di satu sisi menjadi peluang tetapi disisi lain menjadi
xviii
ancaman bagi persaingan tenaga kerja, alumni Program Studi Akuntansi STIE MURA harus mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar negeri.
c. Kebijakan pendidikan secara Nasional yang senantiasa berubah, Perubahan Regulasi Pendidikan Tinggi yang semakin ketat.
d. Tingginya Persaingan antar Perguruan Tinggi, dengan masuknya Perguruan Tinggi Asing
Dari analisis kondisi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan tersebut maka visi Program Studi Akuntansi STIE MURA, dirumuskan sebagai berikut;
1.2.5. Visi Program Studi Akuntansi STIE MURA
Terwujudnya Program Studi Akuntansi Yang Unggul dan menghasilkan alumni yang Memiliki Kompetensi, dapat Memanfaatkan Sistem Informasi Akuntansi dan Berakhlak Mulia Pada Tahun 2020.
1.2.6. Misi Program Studi Akuntansi STIE MURA.
Dengan berpedoman pada Visi di atas Program Studi Akuntansi mempunyai misi sebagai berikut :
a. Menyelenggarakan Proses Belajar Mengajar dan pelatihan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dibidang ilmu akuntansi dan dapat menerapkan sistem informasi akuntansi.
b. Menyelenggarakan Penelitian dibidang akuntansi publik dan akuntansi bisnis serta Pengabdian kepada masyarakat sebagai pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi. c. Menyelenggarakan dan mengembangkan kerja sama kemitraan dengan berbagai
lembaga, pemerintah, BUMN, BUMD dan instansi lain baik ditingkat Nasional dan Internasional sebagai usaha untuk meningkatkan kapasitas program studi.
d. Menyelenggarakan suasana akademik yang menyenangkan bagi civitas akademik. e. Mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni terutama ilmu akuntansi untuk
kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pengabdian masyarakat.
1.2.7. Tujuan Program Studi Akuntansi STIE MURA.
Tujuan Renstra yang akan dicapai dalam Program Studi Akuntansi STIE MURA 2016-2020 ini dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
xix
Tabel 15
Tujuan yang akan dicapai Program Studi S-1 Akuntansi dalam Renstra 2016-2020.
No. Kegiatan Tahun Pelaksanaan Keterangan
2016 2017 2018 2019 2020 1. Meningkatnya Jumlah Mahasiswa 372 429 511 592 947 Total Mahasiswa TS-Rencana wisuda + target pencapaian marketing 2. Meningkatnya jumlah
Dosen tetap dengan
kualifikasi Pendidikan S-3,
- 1 3 3 4
3 Meningkatnya jumlah Guru Besar tetap
- - -- 1 2
4. Program studi sudah mengadopsi kurikulum berbasis KKNI (Kerangka Kurikulum Nasional Indonesia) 50% 95% 100% 100% 100% 5 Sistem Administrasi Akademik, Sistem Administrasi Penerimaan Mahasiswa Baru, Sistem Administrasi Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat, Sistem Administrasi Publikasi, Sistem Administrasi Perpustakaan, Sistem Administrasi Keuangan, Sistem Administrasi Kepegawaian Sistem Administrasi Inventory, Sistem Administrasi Kemahasiswaan dan
Alumni terpadu berbasis IT.
10% 50% 90% 95% 100%
6 Program Studi Akuntansi Terakreditasi B C B B B A 7 Peningkatan jumlah penelitian. 12 24 24 24 24 8 Penambahan bandwidth dari 9 Mbps menjadi 15 Mbps 1 1 1 1 1
9 Penambahan judul buku teks, cetak/digital.
175 162 169 172 367
10 Inter Library Network + + + + +
11 Jurnal ilmiah terakreditasi - 1 1 1 1
xx Internasional
13 Penyusunan data base alumni.
50% 60% 70% 80% 90%
14 Kerjasama dengan pihak lain baik Dalam maupun Luar Negeri. 16 9 8 10 10 15 Tingkat kepuasan pelanggan 70% 75% 80% 80% 85% 16 Tingkat employment lulusan setelah lulus dibawah 6 bulan
75% 80% 80% 85% 85%
17 Peningkatan jumlah lulusan dengan IPK di atas 3.0
xxi
BAB II
ISI-ISU STRATEGIS, ARAH PENGEMBANGAN DAN STRATEGI
2.1. Isu-Isu Strategis
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Tingkat Nasional sedang dan akan menghadapi sejumlah permasalahan Isu-isu strategis. Di antara permasalahan-permasalahan tersebut adalah gejala semakin meningkatnya arus globalisasi, pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta perubahan arah kebijakan pendidikan, khususnya pendidikan tinggi.
Dimasa era globalisasi dan informasi, hampir semua faktor produksi, seperti uang, teknologi, jasa, pabrik dan peralatan dapat bergerak melintasi batas-batas negara. Dunia terasa menjadi semakin sempit, jarak terasa semakin dekat, waktu terasa berjalan semakin cepat, dan mobilitas orang dan barang semakin tinggi. Indonesia merupakan salah satu negara yang ikut menyetujui dan terlibat aktif dalam berbagai kesepakatan perdagangan global, seperti Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Asia Pasific Economics Cooperation (APEC), China Asia Free Trade Area (CAFTA) dan sebagainya. Kondisi tersebut akan mempunyai implikasi langsung terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi nasional. Implikasi-implikasi yang dimaksud adalah:
Pertama, persaingan dunia kerja bagi lulusan perguruan tinggi semakin ketat karena tenaga kerja terdidik dari luar negeri yang masuk ke Indonesia akan semakin besar.
Kedua, perguruan tinggi luar negeri akan semakin mudah menyelenggarakan pendidikan di Indonesia, sehingga calon mahasiswa mempunyai peluang yang tinggi untuk memilih perguruan tinggi yang bermutu. Hal demikian berarti bahwa persaingan antar perguruan tinggi untuk menarik mahasiswa akan semakin ketat. Persaingan tersebut tidak hanya meyangkut output, melainkan juga biaya penyelenggaraan perguruan tinggi dan kinerja manajemen penyelenggaraan pendidikan tinggi, baik yang terkait dengan sumberdaya manusia maupun sarana parasarana dan fasilitas.
Perlu mendapatkan perhatian dalam penyusunan Rencana Strategis ini adalah isu-isu strategis lain yang merupakan implikasi-implikasi seperti:
1) Kompetensi di pasar Masyarakat Ekonomi Asian ( MEA).
2) Regulasi Pendidikan tinggi yang semakin ketat dan semakin banyak.
xxii
Dalam kaitannya dengan strategi yang ditempuh oleh perguruan tinggi dalam memenangkan persaingan antar perguruan tinggi terutama dalam menjaring calon mahasiswa, terdapat kecenderungan bahwa masing-masing perguruan tinggi akan bersikap proaktif, terutama dalam membangun berbagai jaringan (networking) dengan berbagai institusi untuk berbagai keperluan, baik pendidikan, penelitian maupun pengabdian pada masyarakat. Konsekuensinya adalah bila perguruan tinggi swasta tidak siap dengan langkah-langkah serupa, maka dapat diperkirakan bahwa perguruan tinggi swasta akan selalu tertinggal di belakang dan tidak mampu mengakses berbagai sumberdaya yang ada.
2.2. Arah Pengembangan Strategi.
Barkaitan dengan permasalahan-permasalahan tersebut maka eksistensi dan keberlanjutan Program Studi S-1 Akuntansi STIE MURA tergantung pada kemampuan-kemampuan sebagai berikut :
a. Meningkatkan pelaksanaan Tri dharma Perguruan Tinggi.
b. Mengembangkan Sumber Daya manusia yang berkualitas baik Dosen maupun tenaga kependidikan /pegawai.
c. Membangun fasilitas kampus dengan basis Technology Driven, bahwa teknologi akan membantu kinerja sumberdaya semakin efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan organisasi.
d. Membangun kultur manajemen akademik intern yang kokoh. Manajemen Akademik Intern meliputi, tata pamong, kepemimpinan, penjaminan mutu proses dan komitmen yang kuat.
e. Meningkatkan Aliansi Strategis ; Bekerja sama dengan stakeholder diantaranya adalah SMA, MAN, SMK dan sebagainya dalam rangka memperkuat jaringan (networking) untuk bersinergi mencapai tujuan yang dicita-citakan dan eksistensi serta keberlanjutan lembaga.
Upaya-upaya tersebut perlu dilakukan secara simultan, karena kemampuan-kemampuan tersebut pada dasarnya saling terkait dan merupakan kesatuan yang utuh.
2.3. Strategi.
Dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan, maka digunakan pendekatan strategi sesuai dengan renstra tahun 2016-2020, melalui:
xxiii
2.3.1. Penguatan Mutu Tridarma melalui strategi:
a. Peningkatan mutu mahasiswa baru melalui seleksi lebih ketat dan peningkatan jumlah mahasiswa yang dapat diterima di Program Studi Akuntansi, melalui:
1) Terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan profesional.
2) Dihasilkannya lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja di masyarakat.
3) Dihasilkannya lulusan yang mampu mentransformasikan keilmuan dan keahlian dalam dunia kerja.
4) Dihasilkannya lulusan yang memiliki Kompetensi, Mandiri, dapat Memanfaatkan teknologi dan berakhlak mulia.
5) Dibukanya program-program studi baru yang prospektif dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
b. Peningkatan kualitas dosen dan peningkatan kuantitas serta kualitas mahasiswa. 1) Meningkatkan kualitas rekruitmen dosen dan mahasiswa.
2) Meningkatkan kompetensi akademik dosen dan mahasiswa.
3) Meningkatkan kemampuan dosen dalam metode pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menarik.
4) Memperbarui kurikulum yang menunjang kompetensi lulusan dan relevansi dengan dunia kerja.
5) Meningkatkan kualitas sistem peneriman mahasiswa baru.
Tabel 16
Strategi rekruitmen dosen: standarisasi sistem rekruitmen dosen, yang meliputi:
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
2016 2017 2018 2019 2020
1 Penyusunan formasi kebutuhan √ √
2 Mekanisme rekruitmen √
3 Penetapan standar kualifikasi input (standar kualitas minimal),
√
4 Standarisasi intrumen rekruitmen (sesuai dengan formasi kebutuhan)
√
xxiv c. Program Pembaharuan Kurikulum
Program pembaharuan kurikulum melalui kegiatan seperti pada tabel dibawah ini:
Tabel 17
Kegiatan Pembaharuan Kurikulum
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
2016 2017 2018 2019 2020
1 Melakukan need assesment dunia kerja (baik sektor formal maupun "informal").
√ √
2 Melakukan kompilasi ipteks yang mutakhir.
√ √
3 Meng-update kurikulum secara periodik 4 tahun sekali.
√ 4 Tersedianya data tentang daya serap
pasar kerja untuk masing-masing program studi.
√
5 Tersedianya data hasil tracing study untuk setiap program studi.
√ √
6 Tersedianya informasi ipteks yang mutakhir sesuai program studi yang ada.
√ √ √ √
7 Terdokumentasikannya perkembangan kurikulum dari waktu ke waktu.
√ √ √ √ √
8 Tersedianya standarisasi bahan ajar setiap mata kuliah.
√ √ √ √ √
Peninjauan kurikulum setiap 4 tahun sekali kurikulum program studi sudah berbasis KKNI dan menekankan pada pembelajaran berbasis masalah (problem based learning). Kemampuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan dosen secara terus menerus sehingga memiliki daya saing yang tinggi, baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri. Melalui evaluasi kurikulum dan akreditasi program studi yang dapat meningkatkan relevansi/kompetensi pendidikan di program studi akuntansi dan peningkatan status akreditasi program studi. Waktu pembaharuan kurikulum program studi dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel. 18.
Periode Waktu Evaluasi Kurikulum Program Studi Akuntansi di STIE MURA.
No. Prodi Tahun Evaluasi Kurikulum
2015 2016 2017 2018 2019 2020
1 Akuntansi √ - - √ - √
Perbaikan Satuan Acara Pembelajaran SAP/RPS, setiap tahun dan Peningkatan Proses Belajar Mengajar. Peningkatan proses belajar mengajar melalui kegeiatan berikut seperti pada tabel dibawah ini:
xxv
Tabel 19
Kegiatan peningkatan proses belajar mengajar.
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
2016 2017 2018 2019 2020
1 Fungsi dosen : Lecturer, Role Model, Couching, Counselling, Mentor.
√ √ √ √ √
2 Penugasan journal/textbook reading. √ √ √ √ √ 3 Melembagakan kegiatan lomba karya
ilmiah, karya inovatif, dan karya kreatif secara terprogram dan terintegrasi dengan perkuliahan.
√ √ √ √ √
4 Perpustakaan : E-library dan tempat hangout yang menunjang belajar
√ √ √ √ √
d. Pelaksanaan metode e-learning.
Direncanakan pada akhir tahun 2020 Program Studi Akuntansi di STIE MURA sudah melaksanakan e-learning:
Tabel 20
Rencana penggunaan e-learning Program Studi Akuntansi sampai dengan tahun 2020.
No. Program Studi Tahun Akreditasi
2016 2017 2018 2019 2020
1 Akuntansi 0% 10% 25% 50% 75%
e. Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Tri Darma.
Implementasi Sistem penjaminan Mutu dengan berpedoman pada satu siklus P-D-C-A, (Plan-Dwo-Chek-Action), dengan melakukan audit internal serta evaluasi perbaikan terus menerus akan dilakukan dalam satu semester sekali atau dua kali dalam setahun yang akan dilaksanakan dibawah koordinasi Unit Penjaminan Mutu (UPM). Survai kepuasan pelanggan merupakan salah satu cara mengetahui sejauh mana kegiatan Unit Penjaminan Mutu (UPM) telah dilaksanakan sesuai harapan stake holder dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, oleh karena itu survai kepuasan pelanggan direncanakan seperti pada tabel dibawah ini:
Tabel 21
Kegiatan Survai kepuasan Pelanggan
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
2016 2017 2018 2019 2020
1 Survai Kepuasan Mahasiswa Terhadap: Dosen, Karyawan Pimpinan Lembaga 21% 21% 21% 21% 27% 27% 27% 27% 35% 35% 35% 35% 50% 50% 50% 50% 70% 70% 70% 70%
xxvi 2 Survei Kepuasan Dosen
Terhadap Pimpinan Program Studi Pimpinan Lembaga
0% 0% 10% 10% 25% 25% 50% 50% 70% 70% 3 Survai Kepuasan Orang Tua
Mahasiswa terhadap Lembaga
0% 10% 25% 50% 70%
Alumni memegang peran dalam meningkatkan kemajuan Perguruan tinggi, penelusuran alumni merupakan kegiatan yang harus tersencana, terstruktur dan sistematis. Oleh karena itu kegiatan ini direncanakan oleh Program Studi Akuntansi sebagai berikut:
Tabel 22
Penelusuran Alumni Program Studi Akuntansi (alumny tracer)
No. Program Studi Waktu Pelaksanaan
2015 2016 2017 2018 2019
1 Akuntansi 50% 60% 75% 90% 100%
f. Peningkatan kualifikasi pendidikan dosen, melalui penelitian dosen dan mahasiswa, melalui pembiayaan dari dalam dan luar perguruan tinggi.
Mutu suatu Perguruan Tinggi dapat dilihat dari jumlah penelitian yang dihasilkan, mulai dari usulan penelitian, penelitian yang disetujui, sampai dengan penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu perlu direncanakan semua skim penelitian tersebut seperti pada tabel dibawah ini:
Tabel 23 Kegiatan Penelitian
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
2016 2017 2018 2019 2020 Total
1 Dirumuskannya pohon
penelitian program studi akuntansi.
- 1 1 3 3 3
2 Usulan Penelitian dana
Internal
2.a Penelitian Dosen Pemula - 1 3 3 3 3
2.b Penelitian Hibah/Kompetisi - 1 3 3 3 3
2.c Penelitian Strategis - - - - 1 1
2.d Penelitian Unggulan Nasional - - - - 1 1
3 Usulan Penelitian dana Diknas
3.a Penelitian Dosen Pemula - 1 1 3 3 3
3.b Penelitian Hibah/Kompetisi - 1 1 3 3 3
3.c Penelitian Strategis - - - - 1 1
3.d Penelitian Unggulan Nasional - - - - 1 1
3.e Penelitian Pekerti - - - -
3.f Penelitian RAPID - - - -
4 Usulan Penelitian dana Luar Diknas
xxvii
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
2016 2017 2018 2019 2020 Total
4.a Penelitian (sesuai dengan jenis
penelitian penyandang dana) - - - 1 1 1
5 Usulan Penelitian dana Luar Negeri.
5.a Penelitian (sesuai dengan jenis
penelitian penyandang dana) - - - - 1 1
6 Disetujui dana Internal
6.a Penelitian Dosen Pemula 2 2 3 3 3
6.b Penelitian Hibah/Kompetisi - 2 2 2 2 2
6.c Penelitian Strategis - - - - 1 1
6.d Penelitian Unggulan Nasional - - - - 1 1
7 Disetujui dana Diknas
7.a Penelitian Dosen Muda, - 1 2 2 2 2
7.b Penelitian Hibah/Kompetisi - 1 1 1 2 2
7.c Penelitian Strategis - - - - 1 1
7.d Penelitian Unggulan Nasional - - - - 1 1
7.e Penelitian Pekerti - - - - 1 1
7.f Penelitian RAPID - - - -
7.g Penelitian Kerjasama luar negeri - - - -
8 Disetujui Penelitian dana Luar Diknas
8.a Penelitian (sesuai dengan jenis
penelitian penyandang dana) - - - 1 1 1
9 Disetujui Penelitian dana Luar Negeri
9.a Penelitian (sesuai dengan jenis
penelitian penyandang dana) - - - 1 1 1
10 Jumlah Publikasi laporan
penelitian 6 10 12 24 24 24
11 Meningkatnya dan memperluas kerjasama dengan penyandang dana.
1 3 6 12 12 12
12 Meningkatnya Kegiatan Ilmiah
Pelatihan Metode Penelitian 1 1 1 1 1 1
13 Seminar/konferensi Nasional 1 2 2 2 2 2
14 Seminar/konferensi Internasional - 1 1 1 1 1
15 Jumlah karya ilmiah dosen dan mahasiswa yang dirujuk dalam tingkat nasional meningkat.
1 1 1 1 1 1
16 Publikasi karya ilmiah hasil
penelitian. 6 12 12 12 12 12
17 Publikasi karya ilmiah bukan
xxviii
Tabel 24
Kegiatan penunjang pendidikan dan penelitian, melalui langganan jurnal
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
2016 2017 2018 2019 2020
1 Menambah bandwidth/ kanal Internet dari 6 Mbps menjadi 15 Mbps
6 15 20 25 30
2 Meningkatnya pemakaian
e-journal/e-book. 25% 30% 50% 75% 100%
3 Semua bahan ajar yang sudah distandarisasi masuk didalam jaringan ICT/e-learning.
2.5% 25% 50% 75% 95%
Tabel 25
Status Terakreditasi Jurnal Ilmiah di Prodi
No. Prodi/Fakultas Waktu Pelaksanaan
2016 2017 2018 2019 2020
1 Akuntansi - - JIT JIT JIT
*) JI = Jurnal Ilmiah JIT = jurnal Ilmiah Terakreditasi Peningkatan Kapasitas Sistem Informasi Akademik
Tabel 26
Peningkatan Strategi IT dan Sistem Informasi
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
2015 2016 2017 2018 2019 1 Menambah bandwidth/kanal Internet dari 6 Mbps menjadi 15 Mbps 6 Mbps 6 Mbps 8 Mbps 12Mbps 15 Mbps 2 Pemantapan Sistem Informasi Akademik, SI Kepegawaian, SI Keuangan, SI Sarana dan Prasarana, SI Kemahasiswaan
- - 50% 75% 100%
3 Pemantapan Website berkualitas dan berbasis Internet.
- - 50% 75% 100%
4 Meningkatnya pemakaian
e-journal/e-book. 25% 30% 50% 75% 100%
5 Semua bahan ajar yang sudah distandarisasi masuk didalam jaringan ICT/e-learning.
2.5% 25% 50% 75% 95%
6. Desiminasi informasi antar sivitas akademika melalui media elektronik
xxix
Tabel 27
Kegiatan Pengayaan Pustaka melalui e-library dan digilib
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
2016 2017 2018 2019 2020
1 Penambahan Judul Buku Teks baik cetak maupun digital
150 150 150 150 150
Pelaksanaan kewajiban bagi setiap dosen untuk melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.
Pengabdian kepada Masyarakat direncanakan akan dilaksanakan lebih terencana, terstruktur dan terintegrasi dengan pembiayaan mandiri (self funding). Penguatan rencana strategi bidang pengabdian masyarakat dilakukan melalui lembaga atau unit seperti : LPPM ( Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ). Kegiatan yang direncanakan meliputi:
1. Menjalin kerjasama dengan lembaga di dalam maupun di luar negeri. 2. Peningkatan bentuk-bentuk pengabdian melalui pemberdayaan Masyarakat.
Tabel 28
Rencana Kegiatan Pengabdian tahun 2016-2020
No. Rencana Kegiatan 2016 2017 2018 2019 2020 Keterangan
1. Pemantapan kelembagaan di lingkungan Pengabdian Pada Masyarakat √ √ √ √ √ 2. Pengembangan LPPM √ √ √ √ √ 3. Pembentukan Entrepreneur Center. - √ √ √ √ 4 Pembentukan inkubasi bisnis - √ √ √ √ 5 Pelatihan entrepreneur - √ √ √ √ 6 Pembentukan jaringan /kerjasama dengan pihak lain.
√ √ √ √ √
7 Pembentukan career center. - √ √ √ √
2.3.2 Penguatan Mutu Sarana dan Prasarana
Penguatan Mutu Sarana dan Prasarana dilakukan melalui:
a. Pengadaan Ruang Kelas yang dilengkapi dengan Acces Point.
b. Peningkatan Jumlah Koleksi perpustakaan dengan menggunakan e-library dan digital libarary.
c. Peningkatan fasilitas Ruang Kerja Dosen dan Karyawan. d. Pembangunan prasarana kegiatan kemahasiswaan.
xxx
2.3.3 Penguatan Mutu Sistem Informasi, melalui:
Penguatan Mutu Sistem Informasi dilakukan melalui:
a. Penyempurnaan sistem informasi (sisfo) pelayanan akademik, meliputi formulir rencana studi, presensi, sistem penilaian, evaluasi dosen
b. Penyempurnaan sisfo pengembangan karir dosen (sipkd) c. Pembangunan sisfo kemahasiswaan dan alumni
d. Pembangunan sisfo penelitian dan pengabdian masyarakat. e. Penyempurnaan administrasi, keuangan dan SDM
Sasaran dalam strategi ini adalah adanya sistem tata pamong yang lebih obyektif, transparan, bertanggungjawab, fair dan sebagainya sehingga tercipta good university governance dan sistem rekruimen dosen yang obyektif, transparan yang dapat digunakan untuk regenerasi dosen secara berkesinambungan.
Dalam hal ini perbaikan komunikasi internal terus menerus, meliputi komunikasi lisan maupun tertulis, formal maupun informal dalam rapat pimpinan perguruan Tinggi, rapat pimpinan perguruan Tinggi dengan Prodi Akuntansi, dilakukan rapat pimpinan terbatas setiap hari senin pukul 14.00 Wib. Rapat Pimpinan diperluas dilaksanakan 1 bulan 1 kali. Perbaikan terus menerus sistem administrasi sehingga lebih efisien dan pelayanan yang prima.
Tabel 29
Rencana Kegiatan Peningkatan dan pemeliharaan mutu tata pamong dan sumberdaya insani Program Studi Akuntansi STIE MURA tahun 2016-2020.
No. Rencana Kegiatan 2016 2017 2018 2019 2020 Keterangan
1. Reorganisasi Struktur Organisasi Program Studi Akuntansi STIE
√ √ √ √
2. Implementasi corporate culture dan cutomer satisfaction
√ √ √ √ √
3. Pelatihan keterampilan karyawan
√ √ √ √ √
4. Peningkatan kinerja dosen dalam rangka sertifikasi
3 7 9 11 12 5. Peningkatan Jenjang Akademik Dosen 6 6 12 14 16 6. Peningkatan kepatuhan terhadap peraturan √ √ √ √ √
7. Penghargaan dan sanksi bagi dosen dan karyawan yang berprestasi dan yang melanggar.
xxxi 8. Kenaikan gaji berdasarkan
kinerja
√ √ √ √ √
9. Kinerja dinilai berdasarkan Key Performance Indicators (KPI), behavior dan job description
- - √ √ √
10. Implementasi kinerja berdasar perencanaan kerja lembaga/unit kerja maupun individu
- - √ √ √
Tabel 30
Peningkatan Strategi Pembiayaan dan Keuangan
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
2016 2017 2018 2019 2020 1 Menambah Kesejahteraan
karyawan melalui pengembangan Koperasi
- 10% 15% 25% 50%
2 Inovasi pembiayaan pendidikan, penelitian dan pengabdian melalui kegiatan kerjasama.
5% 10% 15% 25% 50%
3 Pemantapan Peraturan kepegawaian tentang reward dan punishment.
5% 10% 15% 25% 50%
4 Pemantapan dan transparansi sistem renumerasi dosen dan karyawan.
5% 10% 15% 25% 50%
5 Pemantapan dan transparansi sistem pendanaan/keuangan setiap kegiatan tri darma dan penunjang.
5% 10% 15% 25% 50%
2.3.4 Penguatan Mutu Kerjasama, dengan:
Penguatan Mutu Kerjasama dilakukan dengan:
a. Lembaga pendidikan tinggi di dalam dan di luar negeri b. Asosiasi profesi terkait di dalam dan di luar negeri c. Industri keuangan dan perbankan
Kerjasama dengan pihak lain di dalam negeri merupakan syarat peningkatan mutu Prodi Akuntansi STIE MURA, oleh karena itu kerjasama formal antara Prodi Akuntansi STIE MURA dengan lembaga-lembaga baik pemerintah maupun swasta, baik lembaga pendidikan maupun non pendidikan di dalam negeri perlu ditingkatkan. Hal ini direncanakan kegiatannya seperti pada tabel berikut:
xxxii
Tabel 31
Kegiatan Kerjasama Dalam Negeri yang dilakukan oleh Prodi Akuntansi.
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
2016 2017 2018 2019 2020
1 Akuntansi 1 2 4 6 8
Kerjasama dengan pihak lain di luar negeri merupakan syarat peningkatan mutu Prodi Akuntansi STIE MURA, oleh karena itu kerjasama formal antara Prodi Akuntansi STIE MURA dengan lembaga-lembaga baik pemerintah maupun swasta, baik lembaga pendidikan maupun non pendidikan di luar negeri perlu ditingkatkan. Berbeda dengan kerjasama di dalam negeri, kesempatan bekerjasam dengan pihak luar negeri kemungkinan tidak sebanyak kerjasama di dalam negeri. Hal ini direncanakan kegiatannya seperti pada tabel berikut:
Tabel 32
Kegiatan Kerjasama luar negeri yang dilakukan oleh Prodi Akuntansi STIE MURA
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
2016 2017 2018 2019 2020
xxxiii
PENUTUP
Rencana Strategis ini disusun dengan harapan menjadi acuan perencanaan dalam lima tahun kedepan bagi Prodi Akuntansi STIE MURA beserta unit kerja di bawahnya, yaitu bagian Laboratorium, Administrasi Akademik dan sebagainya.
Rencana Strategis ini masih jauh dari sempurna, sembari mencermati perubahan-perubahan lingkungan yang ada, rencana strategis ini masih terbuka peluang untuk diperbaiki dan disesuaikan dengan perubahan lingkungan yang terjadi. Proses penyesuaian yang akan dilakukan hendaknya selalu didasari oleh analisis yang tajam, cermat dan akurat agar tidak menyimpang dari visi, misi, tujuan yang telah ditetapkan.
Semoga ALLAH SWT, selalu memberi petunjuk, bimbingan serta meridhoi Prodi Akuntansi STIE MURA dalam ikut serta mempersiapkan manusia yang cerdas dan berakhlaqul kharimah.
Ditetapkan di Lubuklinggau
Pada Tanggal 18 November 2016 Ketua,