Samuel Equity Research 8 February 2017
www.samuel.co.id
Sharlita Malik +62 21 2854 8339
Tighten your belt, profit is coming
Setelah proses PKPU beban utang BUMI akan berkurang menjadi US$ 1.6 miliar serta arus kas yang lebih baik di 2017 merespon harga batubara newcastle yang saat ini berada di level US$ 82/mt (+66% yoy). BUMI akan membukukan lonjakan EBITDA di 2017, sejalan dengan meningkatnya ASP sekitar 40% yoy. Merekomendasikan BUY dengan TP Rp 608 (31% potential upside).
Restrukturisasi berjalan lancar. Setelah adanya pencapaian kesepakatan utang BUMI melalui PKPU (Disetujui hampir 100% dari kreditur pada 9 Nov’16) hal ini akan mengurangi utang BUMI sebesar US$ 1.6 miliar. Kami melihat ini dapat menjadi kunci utama kinerja BUMI kedepannya. Sejalan dengan ASP yang jauh lebih tinggi di 2017 (naik +40%), akan menghasilkan arus kas yang kuat dan kemampuan untuk membayar utang tranche yang dimulai pada 2H17. Serta pada 7 Feb’17 sekitar 99.96% pemegang saham menyetujui melakukan right issue V sebesar 37.8 miliar lembar saham pelaksanaan di harga Rp 926/lembar saham. (Pelaksanaan paling lambat 30 Juli'17).
Peningkatan tata kelola perusahaan. Bagian terpenting dari perjanjian rektrukturisasi utang adalah perubahan signifikan dari strukturisasi perusahaan. Dengan CIC menjadi kreditur terbesar mencapai US$ 1.33 billion, CIC akan diberi hak untuk memilih salah satu Direktur dan Komisaris. Setelah proses right issue, CIC akan memegang 23% dari total BUMI bersama dengan 19% saham untuk tambang KPC. Saat ini kami melihat CIC, CDB dan berbagai kreditur lain memiliki kendali yang signifikan untuk restukturisasi BUMI. Peningkatan tata kelola diharapkan sesuai dengan ekspektasi pasar.
MCB berpotensi menurunkan beban bunga. Setelah proses debt to equity swap akan ada dilusi yang signifikan sebesar 44% bersama dengan efek dilusi dari MCB (Mandatory Convertible Bond). Namun, hal ini akan meningkatkan EBITDA di FY’17 menjadi US$ 847 juta, sejalan dengan penurunan rasio utang dan beban bunga
Merekomendasikan BUY. Kami mempertahankan rekomendasi BUY untuk BUMI dengan TP tetap pada Rp 608 dengan 31% potential upside. Target price tersebut merefleksikan P/E 10.8x. Adapun resiko investasi terletak pada 1.) Penurunan harga batubara 2) Peningkatan tata kelola perusahaan tidak sesuai ekspektasi pasar.
Target Price Rp 608 Last Price Rp 464 Potential Upside 31% JCI Index 5,427 Share isued (bn) 36.63 Market Cap. (Rp tn) 16.99 52-Weeks High/Low 520/50
Avg Daily Vol (m n) 851.80
Free Float 63.6%
Nom inal Value Rp 100
Relative to JCI Chart
Com pany Background
Shareholder Structure
Credit Suisse AG 30.1% PT Damar Reka Energi 6.3%
Public 63.6%
Buy
PT Bumi Resources merupakan perusahaan tambang yang beroperasi melalui anak usahanya yaitu, PT Arutmin Indonesia, PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Pendopo Energy Batubara dan PT Fajar Bumi Sakti. Ruang lingkup kegiatan BUMI meliputi eksplorasi dan eksploitasi kandungan batubara.
1 3 5 7 9 11
Jun-16 Sep-16 Dec-16
H u n d re d s JCI BUMI
Forecast and Valuation (at closing Rp464)
Y/E Dec (US$ Mn) 15A 16E 17E 18E
Operating Revenue 2,026 2,030 2,939 2,909 EBITDA 54 247 847 675 Net Profit (1,916) 77 275 185 EPS (US$) (0.052) 0.002 0.004 0.003 BV per share (US$) (0.076) (0.064) 0.009 0.013
EV/EBITDA (x) 101.5 19.8 4.6 5.4
www.samuel.co.id Page 2 of 9
Garis Besar Bisnis Perusahaan
PT BUMI Resources Tbk (BUMI) merupakan salah satu eksportir batubara termal terbesar di dunia. Selain itu, BUMI juga memiliki portofolio usaha bahan tambang lainnya, dengan dukungan pembiayaan yang kuat, BUMI juga memainkan peran sebagai investor strategis
Area Operasional
BUMI memiliki area operasional yang tersebar luas mulai dari Sumatera Utara (Dairi Prima Mineral & Pendopo Energi Batubara), Sulawesi (Gorontalo Minerals & Citra Palu Minerals), Kalimantan (Kaltim Prima Coal, Arutmin Indonesia & Kutai Bara Nusantara), Republik Yaman (Gallo Oil), dan Republik Islam Mauritania (Bumi Mauritania)
Figure 1. BUMI Area Oprational
Source:Company
Jangkauan pasar
BUMI merupakan perusahaan batubara yang memilki jangkauan pasar yang sangat luas. KPC merupakan tambang batubara bertujuan ekspor terbesar di dunia. Hingga 2015 total ekspor batubara BUMI mencapai 61% dengan tujuan utama ke India (31%), Japan (12%), Phillipines (5.8%), China (3.58%) dan lain-lain.
Figure 2. BUMI market destination
Source: company, SSI Research
Indonesia 40% India 31% Japan 12% Philipines 6% China 3% Thailand 3% Others 5%
www.samuel.co.id Page 3 of 9
Figure 3. Company Structure
Source: Company
Bumi memiliki dua aset batubara terbesar yaitu 51% saham di Kaltim Prima Coal dan 70% saham di Arutmin. Selain KPC dan Arutmin, Bumi juga memiliki Pendopo sebesar 85% saham yang merupakan sebuah tambang batu bara yang masih dalam tahap eksplorasi dan Derma Hanwa (sahamnya dimiliki perusahaan asosiasi 31,43%).
Cadangan batubara BUMI yang relatif besar
BUMI memiliki 2,2 miliar metrik ton cadangan batubara yang siap dipasarkan dan 12,4 miliar metrik ton sumberdaya batubara (di luar cadangan). Berdasarkan saat ini volume produksi tahunan, KPC dan Arutmin memiliki perjanjian kontrak batubara yang akan berakhir di tahun 2021 untuk KPC dan 2019 untuk Arutmin.
Figure 4. Coal Company Reserve (mn tn)
Source: company, SSI Research
Figure 5. Bumi Resources - Coal reserves and resources
Source: company, SSI Research
HRUM Semirara
Mining
ITMG INDY ADRO BUMI PTBA China
Shenhua Coal India 0 4,000 8,000 12,000 16,000
Coal Mine Reserve Resource Total Expiry of
CCOW
Kaltim Prima Coal 578 7670 8284 2021
Arutmin 277 2377 2654 2019 -Sub-bitominous 63 828 891 -ecocoal 214 1549 1763 Pendopo 1306 2311 3617 2039 Total 2161 12358 14519 PT Bumi Resources Tbk Arutmin (70%) Kaltim Prima Coal (51%) Gaillo Oil (100%) Darma Henwa (31.5%) Pendopo (85%) PT Bumi Resources Mineral (87%) Coal Assets Non-Coal Assets
PT Bumi Resources Tbk Kaltim Prima Coal (51%) PT Bumi Resources Tbk PT Bumi Resources Tbk Kaltim Prima Coal (51%) PT Bumi Resources Tbk
www.samuel.co.id Page 4 of 9
Debt Restructuring Plan
Figure 6. Table Debt Restructuring Plan
Source: company
Total restrukturisasi hutang BUMI setara dengan USD 1.607 million setelah penyelesaian PKPU dan harus dilunaskan dalam kurun 5 tahun dimulai dari Januari 2017.
Bunga Tranche A sebesar 7.5% PIK (harga batubara > $57.5/ton).
Bunga Tranche B sebesar 8% PIK
Bunga Tranche C sebesar 9% PIK
Bunga Mandatory Convertible Bond (MCB) sebesar 6% PIK.
Tranche A & B dijamin sebesar 51% saham KPC dan 70% saham PTAI.
Tranche C dijamin sebesar 84.45% saham Pendopo.
CIC akan dialokasikan dengan tambaham 6.174 juta saham setara dengan US $ 150 juta dari utang antara BUMI dan CIC yang telah disetuju pada Januari 2014 dengan rights issue yang dilakukan pada bulan September 2014. Kami melihat harga saham untuk utang yang telah dikonversikan sebesar Rp322, jauh lebih rendah dari harga disepakati Rp926.
BUMI akan mengadakan RUPS pada 7 Februari 2017 untuk meminta persetujuan mengenai right issue dan ditargetkan paling lambat pada Juli 2017.
Setelah selesai rights issue, kreditur diperkirakan mendapatkan 48,8% dari saham BUMI dengan jumlah yang meningkat menjadi 55% jika konversi MCB disertakan. CIC merupakan total pemegang saham kreditur terbesar dengan kepemilikan 22,5%.
Para kreditur akan diberikan hak untuk memilih 3 Direksi dan 3 Komisaris dari total 7 Direksi dan 7 Komisaris. CIC diperbolehkan untuk memilih 1 Direktur dan 1 Komisaris dengan Kreditur Ekuitas dan kreditur terjamin diberikan hak yang sama
www.samuel.co.id Page 5 of 9
Figure 7. Cash Waterfall Principles Diagram
Source: Bumi Composition Agreement 9 November 2016
Mengikuti cash waterfall principles, Tranche A harus benar-benar dibayarkan sebelum Tranche B dibayar dan semua Tranche B harus dibayar sebelum Tranche C dibayar. Total bunga MCB harus dibayar setelah semua utang telah dibayar untuk Tranche A, B, dan C. Bunga (kupon): 6,0% p.a., dibayarkan setiap bulan mengikuti urutan prioritas Cash Waterfall sepanjang terdapat dana yang memadai atau ditunda dan wajib dibayar pada saat jatuh tempo.
Jatuh Tempo: 7 tahun dari Tanggal Efektif MCB.
Harga Konversi:
Tahun 1 – 2: 30% lebih tinggi dari Harga Acuan (Reference Price). Tahun 3 - 4: lebih rendah dari Harga Acuan dan 40% lebih tinggi dari
rata-rata aritmatik (Harga Rata-rata Tertimbang Tertimbang Volume-Rupiah) Volume-Rupiah) harian saham BUMI selama periode 6 bulan (“VWAP** Period”) yang berakhir pada Hari Kerja sebelum hari pertama Tahun 3. Tahun 5 – 7: lebih rendah dari Harga Acuan dan/atau 25% lebih tinggi
dari rata-rata aritmatik aritmatik Periode Periode VWAP yang berakhir berakhir pada Hari Kerja sebelum sebelum hari pertama pertama masingmasing Periode VWAP yang bersangkutan.
www.samuel.co.id Page 6 of 9 Jatuh Tempo: konversi wajib pada rata-rata aritmatik IDR VWAP saham
Bumi selama periode 6 bulan yang berakhir pada Hari Kerja sebelum Tanggal Jatuh Tempo Obligasi Wajib Konversi (MCB).
Bergantung persetujuan pemegang saham dan mematuhi peraturan yang berlaku.
Harga Acuan (Reference Price) setara dengan Rp926,16 per lembar.
Pemegang MCB memiliki hak untuk mengkonversi 25% utang per tahun.
Kami melihat struktur dari MCB, bahwa setiap kreditur akan memilih untuk mengkonversi dalam dua tahun pertama dan bersedia membayar premi sebesar 30%. Namun ada kemungkinan bahwa kreditur akan memutuskan untuk mengkonversi mulai tahun ke 3, terutama jika harga pasar jauh di bawah harga konversi. Kami melihat BUMI akan berusaha untuk membeli sejumlah MCB sebelum tahun ke 3 untuk mengurangi risiko dilusi. Hal ini bisa memberikan tekanan yang signifikan terhadap harga saham.
Figure 8. Valuation used for Debt Conversion and MCBs
Source: Company
Figure 9. BUMI Shareholder Structure
Source: Company, SSI Research
NAV USDmn 4,600.00
Total Debt Converted to Equity USDmn 1,811.92
Creditors Stake in Bumi % 39.39
Existing Shares (See note 1) Mn 36,627.02
New Shares to Creditors Mn 25,892.88
Additional new shares (See note 2) Mn 3,215.31
New shares outstanding Mn 65,735.21
MCBs USDmn 639.00
MCBs share conversion Mn 9,131.43
Outstanding shares including MCBs Mn 74,866.64
Reference Price USD/sh 0.0700
Reference Price (See note 3) IDR/sh 926.16
1. Includes the Bumi shares issued under the CIC Conversion
2. Includes the number of new shares (if any) issued during the period commencing on the first day after the date of Restructuring Termsheet and ending on the MCB Effective Date including but not limited to:
(i) the number of any and all shares issued under the Management Share Option Plan (ii) the number of any and all shares pursuant to the Issuance to Unsecured Creditors of any and all shares pursuant to the Issuance to Unsecured Creditors.
3. Using exchange rate of IDR 13,235 per US$1 as of date 25 April 2016
Long Haul Holdings 30.1% PT Damar Reka Energi 6.3% Public 63.6%
Sebelum Right Issue
Long Haul Holdings 16.8% PT Damar Reka Energi 3.5% Public 26.1% CIC 22.6% 2016 Senior Notes 4.6% 2017 Senior Notes 10.6% Convertible Bonds 2.8% Other secure and unsecure 13.1%
www.samuel.co.id Page 7 of 9
BUMI’s Operational Summary
Total produksi batubara dari tambang KPC dan Arutmin, telah membuat BUMI menjadi produsen batubara terbesar di Indonesia dengan cadangan total lebih dari 1 milyar ton. Kami melihat bahwa sebagian besar cadangan batubara BUMI yang dengan kualitas sekitar 80% berkalori 5.600 kcal / atau lebih dan 20% dengan kalori 4200 kcal / kg. BUMI juga memiliki basis pelanggan yang kuat di Indonesia dan di seluruh Asia.
Kami estimasikan BUMI akan meningkatkan produksi di 2017 mencapai 94mn naik 9.3% yoy. Peningkatan produksi ditopang oleh tambang Arutmin yang telah terhenti sejak 2013 mulai produksi kembali. Secara keseluruhan, Kami berharap bahwa BUMI akan dapat meningkatkan produksi hingga 100 juta ton dengan 2020 dengan peningkatan capex yang stabil tiap tahununnya.
Figure 10. BUMI Production assumptions
Source: Company data and SSI estimates
Kami berharap untuk ASP di 2017 meningkat, sejalan dengan kenaikan harga batubara Newcastle dengan asumsi konservatif di level US$ 70/ton dan memperkirakan bahwa ASP akan meningkat 41% hingga $ 59,7 / ton. Serta rasio pengupasan tanah (Strip Ratio) stabil di level 7.2 x. Untuk Cash cost di FY’17 mencapai USS/ton 28.2 naik sedikit sejalan dengan kenaikan harga minyak mentah. Kami berharap cash margin BUMI menjadi US $ 32 / ton untuk FY’ 17.
Figure 11. Production, Cash Cost and SR Assumption
Source: Company data and SSI estimates
0 20 40 60 80 100 120
2017E 2018E 2019E 2020E 2021E
BUMI KPC Arutmin 6 6.5 7 7.5 0 20 40 60 80 100 120
2015 2016E 2017E 2018E
www.samuel.co.id Page 8 of 9
Valuation
Kami menggunakan Outstanding shares setelah Debt to Equity swap untuk valuasi terhadap saham BUMI, serta berdasarkan jumlah saham setelah adanya konversi dari MCB dengan total 74,9 miliar saham .
Dengan estimasi P/E sebesar 8.3x, valuasi BUMI terbilang cukup murah dan menarik. Jika dibandingkan dengan rata-rata peers-nya sebesar 9.9x, P/E BUMI dibawah rata-rata industri. Cukup atraktif untuk perusahaan batubara di Indonesia.
Figure 12. Data perbandingan perusahaan batubara di Indonesia
Source: Company data and SSI estimates
Market Cap US$ mn ADRO 1,740 4,177 1,310 54.5 11.2 ITMG 15,800 17,711 217 29.5 8.8 PTBA 11,200 25,345 1,240 25.5 9.8 BUMI 474 17,873 1,070 94.1 8.3 9.9
Company Last Price Coal
Reserve mn tons (YE'15) Coal Production E'17 Current PE (x) Average
www.samuel.co.id Page 9 of 9 Research Team
Andy Ferdinand, CFA Head Of Equity Research, Strategy,
Banking, Consumer [email protected] +6221 2854 8148
Rangga Cipta Economist [email protected] +6221 2854 8396
Muhamad Makky Dandytra, CFTe Technical Analyst [email protected] +6221 2854 8382 Akhmad Nurcahyadi, CSA Auto, Aviation, Cigarette, Construction
Healthcare, Heavy Equipment, Property [email protected] +6221 2854 8144 Arandi Ariantara Cement, Telecommunication, Utility [email protected] +6221 2854 8392 Marlene Tanumihardja Poultry, Retail, Small Caps [email protected] +6221 2854 8387 Sharlita Lutfiah Malik Mining, Plantation [email protected] +6221 2854 8339 Adde Chandra Kurniawan Research Associate [email protected] +6221 2854 8338
Private Wealth Management
Evelyn Satyono Head of PWM / Institutional Sales [email protected] +6221 2854 8380 Muhamad Alfatih CSA, CTA, CFTe Senior Technical Portfolio Advisor [email protected] +6221 2854 8129 Ronny Ardianto Institutional Equity Sales [email protected] +6221 2854 8399 Clarice Wijana Institutional Equity Sales [email protected] +6221 2854 8395 Fachruly Fiater Institutional Equity Sales [email protected] +6221 2854 8325
Equity Sales Team
Kelvin Long Head of Equities [email protected] +6221 2854 8150
Yulianah Institutional Equity Sales [email protected] +6221 2854 8146
Lucia Irawati Retail Equity Sales [email protected] +6221 2854 8173
Online Trading Sales Team
Nugroho Nuswantoro Head of Marketing Online Trading [email protected] +6221 2854 8372
Wahyu Widodo Marketing [email protected] +6221 2854 8371