PENINGKATAN VIABILITAS BENIH KEDELAI HITAM (Glycine max L. Merr) MELALUI INVIGORASI OSMOCONDITIONING
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada kondisi sub-optimum semua perlakuan invigorasi tidak mampu meningkatkan viabilitas benih melon berdasarkan semua tolok ukur yang diamati yaitu daya berkecambah, indeks
menunjukkan pengaruh yang lebih baik pada peubah viabilitas (daya berkecambah dan bobot kering kecambah normal) dan peubah vigor benih (kecepatan tumbuh dan
Teknik osmoconditioning diduga mampu meningkatkan vigor benih kedelai dengan penambahan zat pengatur tumbuh pada larutan yang digunakan sehingga dapat
Pada kondisi sub-optimum semua perlakuan invigorasi tidak mampu meningkatkan viabilitas benih melon berdasarkan semua tolok ukur yang diamati yaitu daya
Dari 5 tolak ukur viabilitas pada Tabel 1, 4 tolak ukur meliputi daya berkecambah, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh serta berat kering kecambah normal tertinggi
Dari 5 tolak ukur viabilitas pada Tabel 1, 4 tolak ukur meliputi daya berkecambah, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh serta berat kering kecambah normal tertinggi
Jenis kemasan tidak berpengaruh terhadap daya berkecambah benih serta kadar air benih, tetapi memiliki pengaruh terhadap potensi tumbuh maksimum dan berat kering kecambah normal,
Pada kondisi sub-optimum semua perlakuan invigorasi tidak mampu meningkatkan viabilitas benih melon berdasarkan semua tolok ukur yang diamati yaitu daya berkecambah, indeks