Pemodelan Produksi Tebu Menggunakan Metode Single Moving Average dan Exponential Smoothing Holt-Winters
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berikut ini ditampilkan hasil perhitungan prediksi persediaan amplop coklat periode 3 bulanan menggunakan metode yaitu Weighted Moving Average, Exponential Smoothing
Metode Weighted Moving Average yaitu metode yang memberikan bobot yang berbeda untuk setiap historis sedangkan metode Double Exponential Smoothing yaitu metode
Dengan demikian pada penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil prediksi data inflasi menggunakan metode Holt-Winters Exponential Smoothing model additive dan
di Kabupaten Pamekasan, data jumlah produksi garam untuk tiap lokasi dan data hasil prediksi jumlah produksi garam menggunakan metode moving average.
Dalam penelitian ini dirancang suatu sistem aplikasi peramalan alat kesehatan dengan metode single moving average yang bertujuan mengetahui hasil persediaan barang
KESIMPULAN Dari hasil pengembangan aplikasi pendukung keputusan peramalan permintaan treatment kecantikan dengan metode Simple Moving Average dan Single Exponential Smoothing didapat
Model Terbaik yang dapat digunakan untuk meramalkan jumlah produksi tebu di Kecamatan Loano yaitu model peramalan Weighted Moving Average WMA dengan hasil dari nilai akurasi peramalan
Maka peneliti membantu memecahkan masalah tersebut dengan meramalkan permintaan tempe dengan metode Simple Moving Average dan Single Exponential Smoothing dikarenakan data yang