lzo
Latar Belakang, Potensi
dan
DamPak
Balanced Scorecard
Dalam
Pengukuran Financial
Oleh:
Amelia
Setiawan
Abstract:
FiianAal
accounting modet that we .used emphasizeson
financial measure. Raptd technologicai innovation espaciallyin
information technology requiresnew
crplabilitlesfor
competltlve su6?ess.The
need
to
build
long'nnge
competilive mpabtlitiesand
the fact about hisbrtcabcost frnancialawunting
created
a
new
tool
for
managementin
tinancial
measure:the
fulaned
*orecard.
The Balanced Scorecard emphasizes faht financialand nonfrnancial measure mustbe
part of informatlon system for employeesat all
levelof
the organization.Pendahuluan
Balanced Scorecarid digunakan sebagai alat manajemen yang modern untuk meiipat gandakan kineria keuangan suatu organisasi. Pada tahun 1990:
1992,
BalancadSrcrecard
diuiicobakandan telah banyak
perusahaan dlAmerika
dan
di
negara-negara:lain
yang
mempetoleh
keuntungan daripenggunaan
Balanced Scorward tersebut,
yaitu:
sustainableoutstadtng
nnai1iat retum.
gustainabta outsbnding flnanclal retam adalah keuntungan finansial yang dapat dinikmati perusahaan untuk jangka panjang.Jika
memperhatikan keadaan .ekonomi negara kitia
dan
kondisiBerusahaan saat ini, sudah layak dan sepantrasnya, perusahaan'perusahaan di
lndonesia menerapkan Balanced
Scorecardsebagai
alat
untuk
melipatgandakan
kinerja
keuangan perusahaan.$etelah
mengalamimasa
krisisekohomi,
kita dapat
melihat, perusahaan-perusahaanyang
berorientasi. ke masa depan atraujangka
panjang meraih keuntungandan dapat
beftahanhidup,
sedangkan
perusahaanyang
berorientrasi iangka .pendek
harusmenyerah dan keluar dari industrinya.
-
Balanced Scorecard memlokuskan pada pertormance measurement dan strategic planning. Sebelum tahun 1990 (saat konsep Balanced
Sarecard
diperkenalkan), managerdiukur
kinedanya berdasarkan kinerja -keuangan.Pengukuran berdaEarkan
kineria keuangan
ini
akan
menyebabkanpap
manageratau
eksekutif berplklr fangka pendek karena blasanya akunlansl periodenya maksimal satu tahun, Dengan cara plklr Jangka pendek inl, orang tldak akah mampu melihat potenslJangka panjang.Latar
belakang
Perusahaan-perusahaan diseluruh dunia harus selalu siap menghadapi
perubahan keadaan
industri,
perubahan ekonomi maupuh
pei.roananllngkungan. Perubahan.besaryang teriadidiantarannya adalah pergiseran dari
persaingan dalam era industrialisasi menjadi persaingan dalarir
erl
informasi.Dalam
era
industriallsasi,teknologi memang
mempunyaipengaruh
uagi perusahaan-perusahaan, tetapi,yang
utama, -adalah'pengguhaai
tet<noloiibaru yang akan mempengaruhi proses produksi, sehinggddihasilkan proou'k
massal
strandarsecara
efisien.
Selama
era
induCtrialisasiini,
sistem pengendalian finanslal dikembangkan untuk mengawasi alokasi modaf ffnansialdan
modaf
fisik.
Sejumlah pengukuranfinansial seperti
retum-ontapitat-employed(ROCE)
digunakanuituf
mengukur proOulrtlvitasdan
efisiensi penggunaan modal finansial.Pada era
informasi sepertisaat ini, baik
perusahaanjasa
maupun perusahaan manufaktur harus rirenggunakan kecakdpan baruagir
tetap ddrpatbersallg
dengan sukses. Perusahaan harus memirikikemampuin
untur teiapmengikuti
perubahandan
kemampuanuntuk
memanfaatkanahiva
tidakberwqlud
di
sampingaset fisik. Aktiva tidak
berwujudyang
dimaksudkana{alaf
di antraranya : mengembangkan hubungan baik denjan ielanggan yangada dan
melayani pelangganbaru
dengan lebih.efisiendan
efektlf,sbtall
menghasllkan produk dan jasa baru yang inovatifi menghasilkan produk sesuai p€sanan. dengan kualitas tinggi dan menyediakan Jasa dengan waktu tungguyang
singkat,
meningkatkan kemampuan
keria
dan
motivasi
umlr
pengembangan terus mensrus serta memanfaatkan teknologi informagi, dafa base dan sistem.
Lahirnya Batanced
Sarecard
dlmotlvaslkandan
disebabkan karenasemakin
berkembangnyateknologi informasi. Teknologi Informasi
telah dimanfaatkan secara ekstensif dan intensif dalam dunia bisnis saat ini.Dalam
era
informasi, organisasi harus mengubahcara
pandangnya denganmenerapkanasumsi.asumsibaruda|ambero[erasidiantrarinya{
Cross-functlonsPada era industrlallsasi, organisasi menerapkan spesiallsasifungsisepertl :
manufacturing, purchasing, distrlbutlon, marketing
dan
txfinology
dan berhasil mempertahankan kesuksesan dalam persalngan. Telapi dalam era informasi, hal yang sama tidak dapat lagi diterapkan. Dalam era informasi, organisasi harus beroperasi dalam proses bisnis yang terintegrasi yang'
rnempersingkatproses bisnis
tradisional. Dengan terciptanya integrasi, maka diperoleh keuntungan sepefti kacepatan dan efisiensi ./
Links to customers and suppllersTeknologl informasl
yang ada
sekarangini
memungkinkan organlsash organlsaslyang
ada
untuk
menglntegraslkan antiaraproses
memasokbahan baku,
produksidan
penglrimAnke
pelanggan. Bahkan, denganadanya teknologi fnformasi, operasl dalam organisasi dapat dipicu oleh adanya surat pesanan dari pelanggan, bukan lagi oleh rencana produksi yang mendorong penjualan produk dan jasa melalui value chain.
r'
Customersegmentationln
Pada era industrialisasi, organisasi dapct tetap bertahan dalam persaingan deng6n menawarkan produk dan jasa yang strandar dengan harga rendah. Dengan semakin meningkatnya kesejahteraan penduduk, selelah seor?ng
konstimEn dipuaskan kebutuhan
dagamya seperti,
makanan, pakaianttempat tinggal
dan
transportasi,
maka
seorang
konsumen
akanmeigharap[in solusi
yang
pribadi
dari
keinginannya,
bukan
lagi kebutuhannya.Globalsale
Batas
domestik
bukan
lagi
merupakan
suatu
penghalang
untuk berkompetisibagi
organisasiyang
beroperasi intemasiOnal Dalam erainformasi,
perusahaan-perusahaal
akan
saling
,.bersaing
dengan pergsahaan-perusahaan terbaikdi
dunla, bukan lagidi
suatu negara atau wilayah.tnnovation
Bagi
organisasiyang
bersaingdalam
era
di
mana teriadi
perubahan teknologi yang sangat cgpat, maka orgnnisasi yang hendak memenangkan persaingan harus mampu mengantisipasi kebutuhan,konsumendi
masa yanga[an
datang danjuga
memanfaatt(an teknologi untuk memperoleh keunlungan berupdoperasi yang eflsien./
Knowledge workersSeperti
i"ng
dapat diamati
dan kita
alami
saat
ini,
otomatisasi dan produktivitartelah
menurunkan persentase penggunaan manusia dalam brganlsasiyang
melaksankanfungsi kerja lradlsional,
di
samping
itu, kebutuhan-
kompetlsi
meningkatkan
kebutuhan
manusia
untuk melaksanakan fungsi analisis seperti perencanaan dan manajemen.Teknologi
informaei diapggapselagai
change
a!?r.
dan^ enabler.Change
drivei
rnaksudnyateknologi informasl
rfremungkinkan terfadinya perub-ahanyar€ radikal
dalam sifat pekeriaan, ienis pekeri.aaldan cara yangtigunakan
irntuk mengorganlsaeikan sumber. daya manusia. Pekeriaan yangpada mulanya lebih
mengandalkanotot
dan'
lcetrampilantelah
bergeserhenjadi
pek6riaanyang
m-engandalkanotak dan
pengetahuanatau
sering disebut knowledg*based workKnowl edQe wo rker membutuhkan organisasi yang memu n gkinkan
yltuk
adanya
perkembangan pengotiahuan,dlsamping
ltu
luga
memungkinkanterbehtuknya
orgranisasitanPs:
balas
(baundaryless organizationl
agar knowledge worker dapat menerapkan pengetahuannya.feknologi informasi sebagai enabler maksudnya adalah dengan
ldanya
teknologi informasi, organisasi dgOat mgnghasilkaninforyasiyang
sebelumnya tidak mungkin dihasilkan oleh teknologi manual. Misalnya dalam pembuatan strategi peiusahaan, dengan bantuan teknologi informasi,.maka manajer dapatmemf6firskan
diri
bukan hanyapada
perspektil finensial, tetapiiuga
padaperspektif
pelanggAn,
pros€g blEnls
intem.
atrau ekstern,
dan iembelaJarar/perrumbuhan. Disamplng ltu defgan adanya teknologijnformasi, inat<awiftu
menyusut sangat drastls, sehlngga kecepatan menJadi andalan dalam membangun daYasaing.
.Atribut
ying
dituntut dari sistem perencanaan adalah :I
r'
Mengubah filosofi perencanaan dari 'crcating the future fromthe
pasf ke 'creating the future from thefuturd
{
Mengikutsertakan seluruh personel
(manaJer dan merencanakan masa depan organisasi{
Mernotivasi
personel
dalam
menempuh
langkahkaryawan) dalam
strategi
dalam perencanaanr'
MenJadikansistem
perencanaan sebagai
sistem
penyusunan
peta perialanan menufu masa depan,l.
Konsep Balanced ScorecardSooreoard adalah
kartu yang
digunakanuntuk
mencatratskor
hasil kinerJa sgsegrang,juga dapat
digunakanuntuk
merencanakanskor
yang hendqk diwuiudkanoleh
personeldi
masa depan.Jadi melalui
sarecird,
dgRat dibandingkan antiara psrencanaan dengan hasil. Hasil perbandlngan inl digunakan untuk melakukan evaluasi atas klnefa personelyang bersangkutan.
Kata
berlmbang
dfmaksudkanuntuk
menunJukkan -bahwa -klneflapersonel
diukur secara
berimbang
dari dua
aspek
:
kguangan
d6n nonkeuangan, jangka pendek danjangle
panjang, intern dan ekstem:Dalam
pendekatranBalanced
Sareard,
kinerla
eksekutf
dlukurdengan ukuran keuangan untuk
mengettahuihasil
tlndakan
yang
telah dilakukandi
masa lalu. Disampingitu,
ukuran keuangan tersebut dilengkapidengan ukuran
nonkeuanganlseringkall
disebut-pula
dengan
utiuranoperasional)
tentang
kepuasan pelanggan,
produkthrttas
dan
cost effectivgness, prcses bisniMntem, dan produktivitas sertra komitmen pereonel yang menentukan kinerja keuangan masa yang akan datang.Penggunaan
ukuran
nonkeuanganuntuk menllai kineria
eksekutif dffandasioleh
,keyakinandasar
baru
bahwa
nilai
pasar (market
value) perusahaan febih banyak dltentukanoleh
aktivatidak
berwuiud (intangtble assefs) darlpada oleh aktlva benvuJud (tanglble assefs)lf.
PotenslBalaned
Sarmd
Ada empat potensi
BalancedSarecard
sebagaialat
manaJemenyang
memlllkl
kekuatan
untuk
melipat gandakan klnerJa
keuangan perusahaan dalam Jangka panjang,yaitu
:r'
Kekomprehensivan sasaran strategik;
Untuk memasuki lingkungan bisnis'
yang
kompetitif,
personel
perusahaan
harus
mampu
menjadikan perusahaan mereka sebagai institusi pelipatgaMaan
kekayaan, b.ukansekadar sebagal Instltusl penclpta kekayaan.. Dengan Balanced Scorecard, kinerJa keuangan diperoleh
dari
ueaha-ueaha nyatra(real
efforl
yangmenfadl penyebab utama
dlwufudkannyaklnerla
keuangan"
BalancsdSarecard memperluas sasaran Btrateglk ke perspehif nonkeuangan yang
mencakup perspektlf pelanggan;
proses
blsnls/lntem,
dan pembehjaran/pertumbuhan. Sasaran strategik di ketiga perspektif tersebutmerupakan penyebab
sesungguhnya pencapaiansasaran
keuangan.lz+
IDengan demikian, perusahaan
akan
mampu
menghasilkan kineriakeuanganyang|uarbiasada|amjangkapanjang(Aastainab|eoutstansing
frnancialretum)
/
Kekoherenan.sasaran strategik:
Kekoherenan sasaran strategik yangdihasilkan
dalam
perencanaan strategik
menfaniikan pelipatgandaankinefa
keuangan. PenggunaanBalanCd
ScorecArd dalam peren@naanstrategik
dapat
menghaslllen sasaran-sasaran strategikyang
koheren,yaitu
dibangunnyahubungan sebab
akibat
(kausal)
altara.
:asaran3trategif nonkeuangan serta sasaran strategik keuangan .serta hubungql sebab akibat antara strategik nonkeuangan
yang satu
dengan stratggik,
:nonkeuangan yang lain. Dengan demikian tidak ada satg Pun pencapaian:
s?s?rdh sirateglkdi
perspektif nonkeuangan yang tidak bermanfaat untuk ,mewujudkan sasaran startegif.di
perspektif keuangan, sehingga dergan demiliian semua usaha dikerahkan dan dhrahkan untuk melipat gandakan kineria keuangan.{
Keterukuran sasaran.strategik:
keterukuran sasaran strategik menjadikan sasaran tersebut jelas, sehingga menianjikan ketercapaian (achievability)sasaran-sasaran
strateglk yang dihasilkan
dari
perencanaan strategikdengan Batanced Seorscard. Balanced $corecard menanamkan keyakinan ke Oilam diri personel bahiva.
'lf
w.ecan
measure it,we
can manage it;if
we can manage lt; we
an
achiery it."Mc.
Naman
tallaqbibunyl
sebagal belkutr'
The first stepisto
meisureihateyer
canbe
easily measured, This is OK as far asit
goes./
The second step lsto dlstqard
that whichcanl be
easily measurador
to giva tt anarbitnry
quantltetlvevalue.Iltis
is arttficial and mlsleadt?gr'
Thethird
stepis
to
presame that whatcanl
be measufed easilyisnl
important. Thisis
btiidnessr'
Tnefaufth
stepis
to
say talit
whatcan't
be
easily measured reallydoesnl exist. This
is
suicide.z
Dalemm"ital.men
tradlsional, ukgran klnerla yang biasa di$unakan"9{alt
ukuran keuangan.
illengapa
demikian? Karena ukuran keuangan .inilahyang
dengan mudah dilakukan
pengukurannnya.Karenl
pengukuranLfuian
keuangan mudah dllakukan,laka
kineria .p-ersonel.yang diuku.rhanyalah
yang
berkaitan
dengan
keuangan.
Kineria
lain,
seperti peningkatan kepercayaancustgmel
terhadap layananJ?s"
p"Psahaan, penlngkatan kompetensidan
komitmen personel, kedekatan .hubungankemitraan pgrusahaan dengan pemasok
dan
lain-lain
,
diabaikanmanajemen
karena
sulit
pengukurannya.Oleh
karena
itu,
dalam mana;emen tradisionaltgla! terladl kesalahan berpikirllallacls
..
/
Keseihbangan gagaran Strategik:
siirsaran strategikyang
d!ru-muskan dalam perenCanaan startoglk perlu dlarahkan ke empat pe.rspe.ldlf secarasehbahg :
..keuangnn,pelanggan, proses
sena
pembelaiaran 9"n
pertumbrihan, eehnggan serta pembelalaran dan pertumbuhan merupafan perspektif yang berfokus pada orang. Keuangandan
proses. merupakan'
berspektif
iang
berfokus pada proses untuk menghasilkan produk dan iasa BINA EKONOMI/
Agustus2(nI
,tf
bagi
customerdan
proses untuk
menghasilkanflnarcial retums
bagl investor.lll.
Dampak Balanced ScorecardBalanced Scorecard mengubah secara drastis perencanaan strategik
dan
pengukuran kinerja personel.
Perencanaanberorientasi ketuar
dan berfokus ke usaha untuk menclptakan nilai melalui pengerahan aktiva tidakbenrujud
perusahaan.Dengan
dimanfaatkannya Balanced Scorecarddalam
perencanaan perusahaandan
pengukuran kinerja personel, pengajaran manajemen dan akuntransidi
perguruantinggi
terpongaruh secara signiffkanoleh
berbagai perubahan berikut ini :,/
Pergeseran pendekatran pendidikan manajemendafi
prrcess skill aproach ke content approachr'
Pergeseran fokus ke ketrampilan manajemen sebagai value creatorr'
Pergeseran pengelolaandarl yang
bersifat tacticaldan
operational ke pengelolaan yang bersifat strategikr'
PErgeseran fungsi profesi akuntansi nunajemen dari information provider ke inlormation user/
Perluasan tanggung
jawab
profesl akuntan manajemen
ke
proseg pengendalian di luar daerah yang mumi keuangan/
Perluasan pemakai informasl akuntansi ke personel operasi.Model
akuntansi keuanganyang
digunakansaat
ini
masih
dapat digunakanoleh
organisasi-organisasidalam
era
informasi karena
model akuntansi keuangan yang digunakan saat ini bertujuan untuk membangun dan mempertianggun$awabkan penggunanan modal intem dan kemampuan intemserta
menciptakan strategiatau
hubungan dengan pihak ekstern, ldealnya, modelakuntansi
keuangan bukan hanya untuk melakukan penilaian atas penggunaan assetyang
benvuiud (tangible) tetapiiuga
untuk menilai aeet perusahaan yang tidak benvujud dan aset intefehual seperti produk dan Jasayang berkualitras tinggi, pegawai perusahaan yang ahli dan termoJlvasi serta pelanggan yang puas dan setia. Apabila aktiva tak berwujud perusahaan dan kecakapan perusahaan dapat diukur dalam model akuntansi keuangan, maka organisasi dapat meningkatkan aktiva tak benrujud dan kecakapan organisasi
ini dan
mengkomunikaslkan perkembanganini
kepada pegawai, pemegang saham, kreditur dan masyarakat, seperti yang saat ini didapatkan dari laporan keuangan tradisional.Keslmpulan:
1.
Balancad Scorecard merupakan skoryang
hendak diwuJudkandi
masa yang akan datang dibandingkan dengan hasil kineria yang eesungguhnya2.
Latar belakangyang
memicu dlclptakannya Balanced Scorecard adalahadanya
pergeserandari
era
industrialisaike
era
informasi, semakinlze
/'
I
berkembangnya teknologl Informasi,dan keadaan lingkungan ekonoml saat ini.
3.
Hubungan
antiarateknotogi
informasi'dengan
Bataned
Scoread
:Teknologi informaei
dapat
dianggap sebagaichange driver tetapi
jugaenfiler.
4.
Potenel
futaned Sqreard
adalah
kekomprehenslvan, kekoherenan, keterukuran dan keseimbangan5.
Dampak
fulaned
W&aA
dhntaranya:
p€rgosoran
pendldlkanmanajemen,
pergesenn
fokus
ketnmpilan
manaiemen,
pergteseran pengelolaan organisasl, pergesoran fungsi profesi akuntansi manaiemen dan perluasan tanggung iawab profesiakuntran manaiemen.Daftar Pustaka
Kapfan,
Robed
S
and
Norton, David
P.
(1996),
Balancodfureard,
Harvard Business School PressMulyadl (2001),
BatancedSwrecard
:
A
Wonder
Managernent Tool, Seminar iurusan Akuntansl dan ManajCmen- Sekolah Ttnggi llmu Ekonomiand Datar, Srikant
M.
(2000), CoslHomgren, Charlee
T,
Foste6 George rAwunting
-
A managerlal Emphasis, Prentice Hall Intemational, Inc.Kapfan,
Robefi
S
and
Norton, Devid
P.
(2001),
Slrategy
Focused Organization, Harvard Business School Prese