• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Ekstrak Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis Linn.) terhadap Epididimis, Prostat dan Vesikula Seminalis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Ekstrak Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis Linn.) terhadap Epididimis, Prostat dan Vesikula Seminalis"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  3.5.  Perbedaan  Tebal  Epitel  Epididimis  Cauda  antar Kelompok Perlakuan
Gambar 3.2. Histologi Epididimis daerah Cauda Tikus Jantan pada kelompok kontrol dengan pembesaran 10x10 objektif (A0),
Gambar 3.3. Vesikula seminalis dan prostat dengan  berbagai kelompok dosis yang berbeda

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian, fenologi bunga kembang sepatu warna merah dikelompokkan menjadi beberapa tahapan yaitu tahap inisiasi, terdiri dari inisiasi awal 12 hari,

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan daya hambat ekstrak daun kembang sepatu terhadap pertumbuhan Candida albicans, dan tentang konsentrasi ekstrak daun

Tabel 2 memperlihatkan bahwa ekstrak bunga kembang sepatu memiliki daya hambat bakteri pada konsentrasi 50%, 75%, 100% dengan nilai absorbansi sesudah pengujian

Bahan yang digunakan untuk uji mukolitik adalah sirup ekstrak etanolik bunga kembang sepatu warna merah, mukus usus sapi dewasa, dapar fosfat pH 7 yang terbuat

Data rata-rata jumlah sel spermatogonia yang telah diberi perlakuan ekstrak bunga, daun, dan akar kembang sepatu ( Hibiscus rosa sinensis ) pada berbagai

Setelah pemberian ekstrak bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) dengan dosis 400, 800 dan 1600 mg/mL pada mencit (Mus musculus L.) selama 36 hari terdapat

Fraksi terstandar bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) dengan kadar 0,60, 0,80, dan 1,00% mempunyai aktivitas mukolitik dengan adanya penurunan nilai viskositas

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka timbul pertanyaan tentang kemampuan daya hambat ekstrak daun kembang sepatu terhadap pertumbuhan Candida albicans, dan tentang konsentrasi