• Tidak ada hasil yang ditemukan

13.42.0070 Damar Anggiafitri Yulissusanti DAFTAR PUSTAKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "13.42.0070 Damar Anggiafitri Yulissusanti DAFTAR PUSTAKA"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

103

DAFTAR PUSTAKA

American Art Therapy Association. (2013). Research committee art therapy outcome bibliography. Diambil dari: http://arttherapy.org/ Beck, T. A. M. D. & Alford, A. B. (2009). Depression: causes and

treatment. Philadhelpia: University of Pennsylvania Press.

Buchalter, I. S. (2009). Art Therapy techniques and applications. London: Jessica Kingsley Publishers.

BPS. (2015). Statistik penduduk lanjut usia 2014: hasil survey sosial ekonomi nasional. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Chairani, Z. (2013). Efektivitas terapi menggambar untuk meningkatkan kebermaknaan hidup warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Yogyakarta. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Cordella, M. & Aldo, P. (2014). Behavioral oncology: psychological, communicative and social dimensions. New York: Springer Curran, S., Wattis, P.J., & Lynch, S. (2001). Practical management of

depression in older people. London: Arnold.

Davis, D., & Bhugra, D. (2004). Models of psycopathology. UK: Open University Press.

Davis, E. T. Jr. M.P.H. (2008). The effectiveness of the geriatric depression scale to distinguish apathy from depression in alzheimer’s disease and related dementias. Dissertation. University of North Texas.

Davis, T. & Craig TKJ. (2009). ABC kesehatan mental. Alih bahasa: Alifa Dimanti. Jakarta: EGC.

Dewi, S. R. (2014). Buku ajar keperawatan gerontik. Yogyakarta: Deepublish.

Diagnostic and statistical manual of mental disorders. DSM-5-5th ed.

(2013). USA: American Psychiatric Association.

Drake, J., Coleman, K., & Winner, E. (2011). Short-term mood repair through art: effets of medium and strategy. Art Therapy; 28(1): 26-30. London: Routledge.

Edwards, D. (2014). Art Therapy 2nd edition. London: Sage.

Feist, J. & Feist, J. G. (2011). Teori kepribadian, edisi 7, buku 2. Jakarta: Salemba humanika.

(2)

104

Friedman, S. E. & Anderson, M. I. (2011). Managing Depression in clinical practice. British: Springer.

Goodyer, M. I. (2003). Unipolar depression: a lifespan perspective. New York: Oxford University Press.

Gotlib, H. I. & Hammen, L. C. (2009). Handbook of depression 2nd

edition. New York: The Guilford Press.

Gumelar, S.M. (2015). Elemen & prinsip menggambar. UK: An1mage. Gunarsa, S.D. (2004). Dari anak sampai usai lanjut: bunga rampai

psikologi anak. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Hawari, D. (2001). Manajemen stres, cemas dan depresi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Hermayudi, Endang W., & Budhi, M. Rh. (2012). Hubungan antara depresi dan insomnia pada lansia di Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadyah Surakarta.

Hidayah, R. (2014). Pengaruh terapi seni terhadap konsep diri anak. Makara Hubs-Asia, 18(2): 89-96.

Hidayat, D.R. (2011). Teori dan aplikasi psikologi kepribadian dalam konseling. Bogor: Ghalia Indonesia.

Johnson, M. C., & Sullivan-Marx, M. E. (2006). Art Therapy: using the creative process for healing and hope among African American older adults. Gertiatric Nursing, Vol. 27, No. 5

Jorm, A., Allen, N., Morgan, A. & Purcell. 2009. A Guide To What Works For Depression. Melbourne: Beyondblue.

Juliantika, Prabowo, & Amigo. (2015). Perbedaan tingkat depresi lansia wanita yang tinggal bersama keluarga di Kelurahan Wirogunan dengan tinggal di Panti Wredha Hanna Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati, Vol. II, No. 1, Maret 2015.

Keliat, A. B., Wiyono, P. A., & Susanti, H. (2007). Manajemen kasus gangguan jiwa: CMHN (intermediate course). Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Kurniasari, D. N. 2014. Faktor-faktor yang berhubungan dengan depresi pada lansia di Dusun Kalimanjung Ambarketawang Gamping Sleman Yogyakarta. Skripsi: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY.

Lam, W. R., Michalak, E. E., & Swinson, P. R. (2005). Assessment scales in depression, mania and anxiety. UK: Taylor & Francis Group.

(3)

105

Malchiodi, A. C. (2005). Handbook of art therapy. New York: The Guilford Press.

______________. (2011). Handbook of art therapy second edition. New York: The Guilford Press.

Manthorpe, J. & Iliffe, S. (2005). Depression in later life. London: Jessica Kingsley Publisher.

Maryam, S.R., Mia, F.E., Rosidawati, Ahmad, J., Irwan, B. (2008). Mengenal usia lanjut dan perawatannya. Jakarta: Salemba Medika.

McCaffrey, R. (2007). The effect of healing gardens and art therapy on older adults with mild to moderate depression. Holistic Nursing Practice, 21(2), 79-84

Meijer-Degen, F. (2006). Coping with loss and trauma through art therapy. Netherland: Eburon.

Monika, D. A., Muljanti, B. Rh.,& Nursanto, D. (2015). Perbedaan tingkat depresi antara lansia yang tinggal di Panti Wredha Dharma Bhakti dan yang bersama keluarga di Kelurahan Pajang. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Monsen, R. E. & Van Horn, L. (2008). Research: Successful approach 3rd edition. American Dietectic Association.

Muhith, A. (2015). Pendidikan keperawatan jiwa: teori dan aplikasi. Yogyakarta: Andi.

Mukhlis, A. (2011). Pengaruh membatik terhadap depresi pada narapidana. Psikoislamika, Jurnal Psikologi Islam, Vol.8 No. 1, 99-116.

Nevid, S. J., Rathus, A. S., & Greene, B. (2005). Psikologi abnormal edisi kelima jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Njoto, N. E. (2014). Mengenali depresi pada usia lanjut penggunaan Geriatric Depression Scale (GDS) untuk menunjang diagnosis. CDK-217/ Vol. 41 No. 6.

Nyunt, M.S.,Fones, C., Niti, M., & Ng, TP. (2009). Criterion-based validity and reliability of the Geriatric Depression Screening Scale (GDS-15) in a large validation sample of community-living Asian older adults. Aging Mental Health: 13(3):376-82.

Oster, D. & Patricia, G.C. (2004). Using drawing in assessment and therapy: a guide for mental health professionals 2nd edition.

New York: Brunner-Routledge.

(4)

106

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2009). Human development, perkembangan manusia, edisi 10, buku 2. Jakarta: Salemba Humanika.

Patilima, H. (2005). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta. Pieter, Z. H., Janiwarti, B., & Saragih, M. (2011). Pengantar

psikopatologi untuk keperawatan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Ponteri, A. (2001). The effect of group art therapy on depressed mothers and their children. Art therapy: Journal of the American Terapi seni Association, 18 (3): 148-157

PPDGJ III. (1993). Pedoman penggolongan dan diagnosis gangguan jiwa di Indonesia III: Cetakan pertama. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Qualls, H. S. & Bob, G. (2006). Psychoterapy for depression in older adults. Canada: John Wiley & Sons

Rafidi, R. S. (2009). The effect of group art therapy on mood in depressed individuals living in a nursing home. Thesis. Creative Arts Therapy Hofstra University. New York: Ann Arbor

Rogers, R. C. (1987). Antara engkau dan aku. Editor: Agus Cremers. Jakarta: Gramedia

Rubin, A. J. (2016). Approaches to art therapy: theory and technique. New York: Routladge.

Runcan, P.L. (2013). Depression in the elderly. Newcastle: Cambridge Scholars Publishing.

Santoso, H., & Andar, I. (2009). Memahami krisi lanjut usia: uraian medis dan pedagogis-pastoral. Jakarta: Gunung Mulia.

Sari, K. (2012). Gambaran tingkat depresi pada lansia usia (lansia) di Panti Sosial Tresna Wredha Budi Mulia 01 dan 03 Jakarta Timur. Skripsi: FIK UI

Semiun, Y. (2006). Kesehatan mental 2. Yogyakarta: Kanisius.

Seniati, L., Aries, Y., & Bernadette, N. (2008). Psikologi eksperimen. Jakarta: Indeks

Sgrignoli, J. M. (2011). A journey towards healing through art. Thesis. Georgia State University.

Siswanto. (2007). Kesehatan mental: konsep, cakupan dan perkembangannya. Yogyakarta: Andi

(5)

107

Surbakti, B.E. 2010. Gangguan Kebahagiaan Anda & Solusinya. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Supranto, J. (2001). Statistik teori dan aplikasi Ed.6. Jakarta: Erlangga. Tamher & Noorkasiani. (2009). Kesehatan usia lanjut dengan

pendekatan asuhan keperawatan. Jakarta: Salemba Medika. Thong, D. (2011). Memanusiakan manusia: menata jiwa membangun

bangsa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Thorne, B. (2003). Carl Rogers. London: Sage Publications.

Titus, I., Rachman, A. W. & Rahman, A. Gambaran perilaku lansia terhadap kecemasan di Panti Sosial Tresna Werdha Theodora Makasar. Skripsi FKM Unhas Makasar.

WHO. (2016). Depression. Diambil dari:

http://www.who.int/topics/depression/en/.

Yosep, I. & Sutini, T. (2014). Buku ajar keperawatan jiwa dan advance mental health nursing. Bandung: Refika Aditama.

Referensi

Dokumen terkait

Hubungan Tingkat Pengetahuan Lansia Dengan Perilaku Lansia Dalam Pemenuhan Personal Hygiene di Panti Wredha Darma Baktipajang Surakarta. Universitas Muhammadiyah

selesai menyelesaikan skripsi dengan judul : “ Peran Pembimbing Rohani Islam Dalam Memperbaiki Kesehatan Mental Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2

Pengaruh Terapi Musik Terhadap Perubahan Tingkat Depresi Pada Lansia Di PSTW (Panti Sosial Tresna Werdha) Unit Budi Luhur, Kasongan, Bnatul Yogyakarta.. Skripsi Fakultas

Untuk mengetahui Kegiatan yang dilakukan Petugas Panti Sosial Tresna Wredha Budi Pertiwi Dalam Meningkatkan Motivasi Hidup Lansia. Untuk mengetahui Pesan yang

Panti Sosial Tresna Wredha Budi Pertiwi mengadakan kegiatan- kegiatan yang positif sesuai dengna kemampuan dan kondisi mereka (lansia) sehingga mereka tetap

1) Sebagian besar lansia di Panti Sosial Tresna Werda Unit Budi Luhur Yogyakarta tidak depresi yaitu 24 responden (53,3%). 2) Sebagian besar aktivitas religi di Panti Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat spiritualitas dengan tingkat depresi pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha PSTW Budi Sejahtera Provinsi Kalimantan

Karakteristik Klinis dan Skor Ankle Brachial Index (ABI) Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta