PERAN PUSTAKAWAN DALAM PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN
MELALUI PEMANFAATAN
OPEN ACCESS JOURNALS
Zakiah Muhajan Balai Besar Penelitian Veteriner
Jalan R.E. Martadinata No. 30, Bogor 16114, Telp. (0251) 8331048, 8334456, Faks. (0251) 8336425
E-mail:[email protected]., [email protected] Diajukan: 27 Juni 2010; Diterima: 31 Agustus 2010
ABSTRAK
Suatu pengkajian dalam mengembangkan koleksi perpustakaan yang bertujuan menemukan artikel mutakhir jurnal ilmiah bidang veteriner yang dapat diakses bebas dan bersumber dari empat penerbit open access journal (jurnal OA), yaitu PubMed Central
(PMC), Biomed Central (BMC), Directory of Open Access Journal
(DOAJ) dan Highwire dilakukan di Perpustakaan Bbalitvet. Hasil pengkajian menemukan 56 jurnal OA bidang veteriner yang dapat diakses bebas. PMC adalah pangkalan data OA yang paling relevan yang memuat jurnal veteriner terbanyak (41,07%), berturut-turut diikuti oleh Highwire (32,14%), DOAJ (21,42%), dan BMC (5,35%). Pengkajian juga membandingkan kesamaan judul hasil seleksi jurnal di PMC, BMC, DOAJ, dan Highwire dengan judul jurnal inti bidang veteriner (n=124). Hasilnya menunjukkan terdapat 13 judul jurnal (10,48%) yang sama, 7 judul (5,64%) di antaranya termasuk dalam
Highwire, 3 judul (2,42%) dalam PMC, 2 judul (1,61%) dalam DOAJ, dan 1 judul (0,81%) dalam BMC. Pustakawan telah meman-faatkan artikel yang bersumber dari jurnal OA tersebut sebagai bahan pustaka dan menerbitkannya secara berkala dalam format jurnal sekunder sebagai alat promosi perpustakaan, serta meles-tarikan artikel jurnal OA tersebut dalam pangkalan data artikel lengkap (fulltext).
ABSTRACT
The Role of Librarian on Library Collection Development Through Utilization of Open Access Journals
A study on developing library collection for the purpose of finding free current articles of veterinary journals, in which originated from four open access (OA) publishers, namely PubMed Central (PMC), Biomed Central (BMC), Directory of Open Access Journal (DOAJ) and Highwire was carried out at the Library of Indonesian Research Center for Veterinary Science (IRCVS). The result found 56 titles of OA veterinary journals that could be accessed freely. PMC contained the highest number of veterinary journals (41.07%) and was respectively followed by Highwire (32.14%), DOAJ (21.42%) and BMC (5.35%). The study also compared the selected OA journals in PMC, BMC, DOAJ and Highwire with the titles of core veterinary journals (n=124). The result showed that 13 titles of journal (10.48%) were similar with the titles of core journals and the breakdown of similarity indicated Highwire had 7 titles (5.64%),
followed by PMC 3 titles (2.42%), DOAJ 2 titles (1.61%) and BMC 1 title (0.81%). The librarian has highly used the articles to be included in the secondary publication as a tool to promote the use of the library on a regular basis and preserved them in a fulltext database.
Keywords: Library collection development, open access jour-nals, current information, librarians' role
PENDAHULUAN
Meningkatnya jumlah literatur ilmiah dalam berbagai disiplin ilmu merefleksikan tingkat kemajuan ilmu pe-ngetahuan. Namun, penyebarannya menghadapi kendala karena harga langganan majalah yang semakin mahal. Selain itu, meskipun saat ini sudah banyak literatur ilmiah yang berbentuk digital, literatur tersebut “tersembunyi” di balik teknologi untuk membatasi penggunaannya. Masalah akses informasi pun menjadi semakin ber-kembang (Bailey 2006). Berdasarkan statistik selama 17 tahun yang berakhir pada tahun 2002, harga majalah naik hingga 227%, sedangkan indeks harga konsumen me-ningkat hanya 64% (Owen 2003). Hal ini mengakibatkan tidak hanya perpustakaan yang harus mampu mengatasi pemutusan langganan majalah dan pengurangan anggaran pembelian buku, tetapi juga peneliti tidak dapat mengakses jurnal ilmiah untuk kepentingan penelitian (Suber 2003). Pendit (2008) menjelaskan open access atau akses bebas merupakan suatu fenomena masa kini yang ber-kaitan dengan dua hal, yaitu keberadaan teknologi digital dan akses ke artikel jurnal ilmiah dalam bentuk digital. Adanya internet dan jurnal digital telah memung-kinkan perluasan dan kemudahan akses, dan kenyataan inilah yang ikut melahirkan open access (OA) atau lebih tepatnya Gerakan OA (OA Movement). Secara lebih spesifik, OA merujuk pada berbagai literatur digital yang tersedia secara terpasang (online), gratis, dan bebas dari semua ikatan atau hambatan hak cipta atau lisensi.
Berdasarkan pengertian tersebut maka OA secara otomatis juga membebaskan hambatan akses yang biasanya muncul karena biaya (biaya langganan, biaya lisensi, atau biaya setiap akses pada artikel lengkap atau
pay-per-view). Selain itu, OA juga menghilangkan hambatan yang timbul karena perizinan sebagaimana dalam setiap karya yang dilindungi oleh hak cipta.
Ide tentang OA berkaitan dengan tiga kesepakatan yang melibatkan ratusan institusi informasi, yaitu
Budapest Open Access Initiative (BOAI) (Februari 2002),
Bethesda Principles (Juni 2003), dan Berlin Declaration
(Oktober 2003). Budapest Open Access Initiative (BOAI 2002) mendefinisikan OA sebagai ketersediaan artikel secara cuma-cuma di internet agar semua orang dapat membaca, mengambil, menyalin, menyebarkan, men-cetak, dan menelusurnya atau membuat kaitan dengan artikel-artikel tersebut secara sepenuhnya, menjelajahi-nya untuk membuat indeks, memenjelajahi-nyalurkanmenjelajahi-nya sebagai masukan ke perangkat lunak, atau menggunakannya untuk berbagai keperluan yang tidak melanggar hukum, tanpa harus menghadapi hambatan finansial, legal, atau teknis, selain hambatan yang tidak dapat dilepaskan dari kemampuan mengakses internet itu sendiri. Satu-satunya pembatasan adalah dalam hal reproduksi dan distribusi karena berkaitan dengan hak cipta penulis dan pemberian penghargaan kepada penulis dalam bentuk pengutipan.
Bailey (2006) dan Pendit (2008) menyatakan, peran pustakawan terkait dengan OA yaitu meningkatkan akses terhadap OA. Tugas pengelola perpustakaan digital adalah membantu menemukan berbagai sumber OA yang mungkin luput dari jangkauan penyedia jasa. Selain itu, pengelola perpustakaan juga harus memahami fenomena OA serta memeriksa isi dan kualitas berbagai sumber OA yang ada. Pustakawan secara aktif dapat mempromo-sikan akses OA dengan mengikutsertakannya sebagai bahan pustaka dalam katalog atau alat temu kembali lainnya. Hal ini secara tidak langsung akan mendorong pustakawan untuk menyeleksi bahan pustaka yang cocok bagi pustakawan dari sumber daya OA yang ber-limpah, menciptakan metadata, memantau status dan ketersediaan OA, mengembangkan keterampilan meng-gunakan mesin pencari, dan menularkan keterampilan tersebut kepada pustakawan lain sebagai bentuk pen-didikan literasi informasi. Pustakawan juga dapat ber-peran melestarikan karya OA.
Evans dan Zarnosky (2000) mendefinisikan pe-ngembangan koleksi sebagai suatu upaya perpustakaan dalam memenuhi kebutuhan informasi pustakawan
dengan cara yang tepat dan ekonomis dengan meng-gunakan sumber informasi yang berasal dari dalam maupun luar organisasi. Blood dan Brightling (1988) menyatakan dokter hewan membutuhkan informasi guna memperbaiki pengambilan keputusan yang menyangkut kesehatan dan produktivitas hewan yang ditanganinya. Informasi bidang veteriner menurut Blood dan Brightling (1988) secara tradisional terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok data mentah (raw data), yang terdiri atas catatan kesehatan atau kinerja hewan yang ditangani dokter hewan yang bekerja di lapangan, dan kelompok informasi yang telah terbit (published information), antara lain buku teks, jurnal ilmiah, laporan instansi pemerintah, dan prosiding seminar. Cakupan informasi yang dibutuhkan peneliti Bbalitvet berkaitan dengan misi Bbalitvet, yaitu: (1) menghasilkan teknologi strategis dalam bidang veteriner (virologi, bakteriologi, patologi, parasitologi, toksikologi, mikologi, epidemiologi, obat hewan, bioteknologi, dan plasma nutfah veteriner); dan (2) pelayanan diagnosis untuk penyakit hewan, ke-amanan pangan, dan aspek kesehatan masyarakat vete-riner, termasuk zoonosis (Bbalitvet 2010).
Ugaz et al. (2010) menjelaskan pentingnya daftar inti majalah (core journals) dalam pengembangan koleksi perpustakaan. Fungsi daftar inti majalah adalah memberikan arah dalam pengadaan bahan pustaka untuk pertama kalinya. Bila koleksi perpustakaan sebe-lumnya telah ada maka daftar inti majalah diperlukan sebagai benchmark, yaitu sebagai pengukur kualitas untuk mengevaluasi koleksi, terutama dalam kegiatan penyiangan koleksi, dan sebagai alat manajemen dalam pengambilan keputusan untuk menentukan prioritas pengadaan koleksi. Jurnal inti bidang veteriner men-cakup kategori subjek antara lain avian medicine, biotechnology, endocrinology, equine medicine, food animal medicine, genetics, internal medicine, labora-tory animal medicine, microbiology and immunology, parasitology, pathology, pharmacology and thera-peutics, public health, reproduction, small animal medicine, zoo and exotic animal medicine.
Hasil evaluasi terhadap pendanaan Perpustakaan Bbalitvet selama 5 tahun terakhir menunjukkan bahwa kemampuan melanggan jurnal ilmiah menurun tajam, dari lima judul pada tahun 2006 menjadi hanya tiga judul pada tahun berikutnya dan tinggal satu judul hingga tahun 2010. Pada tahun 2008 Perpustakaan Bbalitvet tidak memiliki dana pengadaan koleksi. Penurunan kemam-puan melanggan majalah disebabkan jumlah dana yang terbatas dan harga majalah yang terus meningkat. Oleh
karena itu, dana yang tersedia lebih dimanfaatkan untuk memperbarui buku teks yang diperlukan peneliti dalam mendukung pekerjaannya.
Kesulitan memperoleh jurnal ilmiah mutakhir bagi peneliti relatif dapat diatasi dengan adanya pemanfaatan bersama sumber informasi yang dicanangkan PUSTAKA sehingga Perpustakaan Bbalitvet dapat mengakses jurnal ilmiah elektronik dari pangkalan data yang dilanggan PUSTAKA, yaitu TEEAL, Proquest, dan
ScienceDirect Online. Walaupun demikian, jumlah maupun subjek bidang veteriner dalam jurnal ilmiah yang tercakup dalam ketiga pangkalan data tersebut belum memenuhi kebutuhan informasi mutakhir peneliti. Oleh karena itu, akses ke berbagai jurnal ilmiah lain terus diupayakan dan jurnal OA adalah peluang yang dapat dimanfaatkan guna memenuhi kebutuhan informasi.
Pengkajian bertujuan untuk mengetahui gambaran cakupan koleksi jurnal OA bidang veteriner dari empat pangkalan data, yaitu PubMed Central (PMC), BioMed Central (BMC), Directory of Open Access Journal
(DOAJ), dan Highwire. Pengkajian juga dimaksudkan untuk menggambarkan peran pustakawan dalam peman-faatan OA sebagai bahan pustaka dalam publikasi se-kunder sebagai alat promosi perpustakaan serta pe-lestariannya dalam pangkalan data artikel teks lengkap.
METODE
Pengkajian dilaksanakan pada bulan Maret-April 2010 di Bbalitvet melalui analisis informasi jurnal ilmiah yang tercakup dalam pangkalan data PMC, BMC, DOAJ, dan
Highwire, sebagai sumber data. Kriteria objektif yang digunakan dalam seleksi yaitu jurnal ilmiah veteriner termasuk jurnal yang diindeks dalam pangkalan data
MEDLINE & CABAbstracts, yaitu pangkalan data yang paling relevan dan sering digunakan dalam penelusuran, serta jurnal yang terpilih memiliki faktor dampak (impact factor) dan penerbitannya melalui proses penyuntingan oleh mitra bestari (peer reviewed). Kriteria subjektif yang digunakan adalah seleksi berdasarkan interpretasi pribadi yang dikaitkan dengan informasi yang tercakup dalam misi Bbalitvet sebagai organisasi induk dan kategori subjek yang dicakup dalam majalah inti. Sebagai ukuran kualitas kajian, jurnal hasil seleksi dari PMC, BMC, DOAJ, dan Highwire dibandingkan dengan judul dan kategori subjek jurnal inti bidang veteriner (Lampiran 1) yang disusun oleh Ugaz et al. (2010) serta cakupan informasi yang dibutuhkan peneliti di Bbalitvet.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Analisis isi informasi jurnal ilmiah yang tercakup dalam pangkalan data PMC, BMC, DOAJ, dan Highwire dila-kukan untuk mengevaluasi sumber data atau ruang lingkup serta sumber daya dan fasilitas masing-masing pangkalan data. Profil pangkalan data PMC, BMC, DOAJ, dan Highwire disajikan pada Tabel 1.
Hasil seleksi jurnal veteriner dari pangkalan data PMC, BMC, DOAJ, dan Highwire yang didasarkan pada kriteria objektif dan subjektif menemukan 56 judul jurnal bidang veteriner (Tabel 2). Pangkalan data yang paling banyak memuat jurnal bidang veteriner adalah PMC dengan 23 judul (41,07%), diikuti Highwire 18 judul (32,14%), DOAJ 12 judul (21,42%), dan BMC 3 judul (5,35%) (Gambar 1). Ditinjau dari aspek ruang lingkup subjek, PMC dapat dikategorikan sebagai pangkalan data yang relevan dengan bidang veteriner. Hal ini karena pangkalan data tersebut memuat arsip digital literatur jurnal bidang biomedis dan ilmu hayati dan masih berada di bawah pengelolaan National Library of Medicine
(NLM) yang banyak memuat informasi bidang kesehatan dan zoonosis, yaitu penyakit hewan yang dapat menulari manusia atau sebaliknya. Sementara itu, BMC memuat jurnal veteriner paling sedikit (5,35%), yaitu hanya tiga judul dan salah satunya sesuai dengan judul yang ada dalam daftar jurnal inti bidang veteriner. BMC Micro-biology dipilih karena memuat artikel yang terkait dengan bidang veteriner dan sesuai dengan kategori subjek yang dicakup oleh majalah inti bidang veteriner serta cakupan informasi yang dibutuhkan peneliti.
Pangkalan data BMC adalah suatu penerbit yang memelopori penerbitan jurnal OA dalam format digital, baik yang bersifat komersial maupun nirlaba. Jurnal bidang veteriner dalam format ini merupakan hal yang baru sehingga jumlahnya dalam daftar inti jurnal bidang veteriner baru sedikit.
Pangkalan data Highwire memuat informasi bidang kedokteran manusia yang paling banyak (41,46%) dari seluruh ragam topik yang berjumlah 82. Dari empat pangkalan data OA yang dikaji, pangkalan data yang terlengkap adalah DOAJ karena paling banyak memiliki keragaman subjek yang dicakup. Namun untuk bidang veteriner, judul jurnal maupun teksnya tidak selalu menggunakan bahasa Inggris (misalnya Acta Scientia Veterinariae, bahasa pengantarnya bahasa Portugis) sehingga tidak lulus seleksi. Ditinjau dari aspek dup-likasi, jurnal veteriner duplikat terbanyak ditemukan pada pangkalan data Highwire dan PMC, yaitu empat
judul (Antimicrobial Agents and Chemotherapy; Infec-tion and Immunity; Journal of Bacteriology, dan
Journal of Virology). Berdasarkan fasilitas akses yang tersedia, empat pangkalan data tersebut menyediakan informasi mutakhir dan retrospektif dengan akses lang-sung ataupun tertunda. Masa tunda akses terlama (36 bulan) terdapat pada jurnal dalam pangkalan data
Highwire, yaitu Laboratory Animals. Hal ini menunjuk-kan jurnal ini terbit dalam dua format, yaitu tercetak dan
online. Satu judul jurnal OA, yaitu Veterinary Medicine International yang berasal dari pangkalan data PMC sudah memuat artikel terbitan tahun 2011.
Untuk mengetahui ukuran kualitas jurnal OA yang berhasil diakses, hasil kajian dalam PMC, BMC, DOAJ, dan Highwire dibandingkan dengan daftar jurnal inti bidang veteriner (n = 124) yang disusun oleh Ugaz et al.
(2010). Hasil pengkajian menunjukkan, 13 judul (10,48%) jurnal hasil seleksi dari empat pangkalan data terdapat dalam daftar jurnal inti bidang veteriner (Tabel 3). Jumlah judul terbanyak terdapat pada pangkalan data Highwire, yaitu 7 judul (5,64%), diikuti PMC 3 judul (2,42%), DOAJ 2 judul (1,61%), dan BMC 1 judul (0,81%). Hal ini mengindikasikan masih rendahnya jurnal inti bidang veteriner yang dapat diakses secara bebas.
Terdapat perbedaan temuan antara hasil pengkajian berdasarkan kriteria objektif dan subjektif. Berdasarkan kriteria objektif, pangkalan data PMC mencakup lebih banyak judul bidang veteriner, sedangkan berdasarkan kriteria subjektif, jurnal veteriner yang tercakup dalam
Highwire memiliki kesamaan lebih tinggi dengan jurnal inti bidang veteriner. Berdasarkan data profil sumber daya, Highwire lebih banyak memuat artikel lengkap, yaitu 350 judul jurnal ilmiah, yang di antaranya memuat tujuh judul jurnal veteriner yang sama dengan judul jurnal inti bidang veteriner. PMC memuat 150 judul jurnal dan hanya tiga judul yang sama dengan judul majalah inti, walaupun dalam proses seleksi ditemukan lebih banyak jurnal veteriner dalam PMC, tetapi bukan termasuk jurnal inti bidang veteriner.
Penggunaan pangkalan data Medline sebagai salah satu dasar dalam menyeleksi jurnal veteriner dalam peng-kajian ini turut menjadi alasan judul jurnal veteriner yang ditemukan dalam PMC lebih banyak daripada dalam Highwire, karena Cooke (2001) menyatakan PMC merupakan pangkalan data versi Medline yang dapat diakses di internet. Namun demikian, pangkalan data PMC maupun Highwire saling mengisi. Oleh karena itu, hasil pengkajian ini menemukan duplikasi koleksi pada Tabel 1. Profil pangkalan data Highwire, DOAJ, BMC, dan PMC.
Nama pangkalan data dan URL Ruang lingkup subjek Sumber daya Fasilitas akses
Highwire Press: divisi dari Ilmu hayati (biologi, 700.000 artikel lengkap dari Akses bebas untuk nomor Perpustakaan Stanford University; humaniora, kedokteran, 350 judul jurnal ilmiah/akademik sebelumnyadan sebagian http://www.highwire.org fisika, sosial) dan menerapkan US copyright nomor mutakhir
lawandinternational copyright agreements
Directory of Open Access Journals Mencakup semua subjek 2.366 jurnal OA yang dapat Jurnal OA (DOAJ): Lund University, Swedia; ilmiah ditelusur dan 46.2397
http://www.doaj.org artikel yang diikutsertakan;
mengaplikasikan common creative attribution licence
BioMed Central (BMC): penerbit Biomedis 206 judul peer reviewed Kebanyakan tersedia nomor
Open Access dan bersifat independen; journal; mengaplikasikan sebelumnya, selain jurnal OA
http://www.biomedcentral.com common creative attribution nomor mutakhir
licence
PubMed Central (PMC), dikembangkan Biomedis dan ilmu hayati Lebih dari 150 judul jurnal Bebas diakses dan kebanyakan dan dikelola oleh National Center for dan materi bersifat public jurnal memiliki nomor
sebe-Biotechnology Information (NCBI) domain material (dapat lumnya; penyitir perlu di US National Library of Medicine digunakan tanpa perlu izin) menyebutkan sumbernya (NLM); http://www.ncbi.nlm.
Tabel 2. Hasil seleksi jurnal veteriner yang terdapat dalam empat pangkalan data.
Pangkalan data Judul jurnal Masa terbitan dapat diakses Fasilitas akses dari penerbit
BMC BMC Immunology 2000-2010 Akses langsung
BMC BMC Microbiology 2001-2010 Akses langsung
BMC BMC Veterinary Research 2005-2010 Akses langsung
DOAJ Acta Veterinaria Brno 1978-2010 Akses langsung
DOAJ American Journal of Animal Science and Veterinary Sciences 2006-2010 Akses langsung DOAJ Arquivo Brasileiro de Medecina Veterinaire e Zootechnia 1999-2010 Akses langsung
DOAJ Bulgarian Journal of Veterinary Medicine 1998-2010 Akses artikel lengkap mulai 2005
DOAJ Experimental Animals 1995-2010 Akses langsung
DOAJ International Journal of Animal & Veterinary Advances 2009-2010 Akses langsung DOAJ International Journal of Poultry Science 2002-2010 Akses langsung DOAJ Iraqi Journal of Veterinary Science 2008-2010 Akses langsung DOAJ Journal of Animal and Veterinary Advances 2003-2010 Akses langsung
DOAJ The Journal of Poultry Science 2001-2010 Akses langsung
DOAJ The Journal of Veterinary Medical Science 1997-2010 Akses langsung
DOAJ Pakistan Veterinary Journal 2000-2010 Akses artikel lengkap mulai 2004
Highwire Clinical Microbiology Reviews 1998-2010 Setelah 12 bulan
Highwire Journal of Animal Science 1990-2010 Setelah 12 bulan
Highwire Journal of Antimicrobial Chemotherapy 1999-2010 Setelah 12 bulan
Highwire The Journal of Applied Poultry Research 2006-2010 Setelah 12 bulan
Highwire Journal of Clinical Microbiology 1998-2010 Setelah 6 bulan
Highwire Journal of General Virology 1999-2010 Setelah 12 bulan
Highwire The Journal of Immunology 1998-2010 Setelah 12 bulan
Highwire Journal of Medical Microbiology 2002-2010 Setelah 12 bulan
Highwire Journal of Veterinary Diagnostic Investigation 2006-2010 Setelah 12 bulan
Highwire Journal of Wildlife Diseases 2004-2010 Setelah 18 bulan
Highwire Laboratory Animals 2008-2010 Setelah 36 bulan
Highwire MbioMay 2010 Akses langsung
Highwire Microbiology (formerly Journal of General Microbiology) 1999-2010 Setelah 12 bulan
Highwire Mycologia 2002-2010 Setelah 24 tahun
Highwire PNAS 1996-2010 Setelah 6 bulan
Highwire Poultry Science 2006-2010 Setelah 12 bulan
Highwire Reproduction 2004-2010 Setelah 12 bulan
Highwire Veterinary Pathology 1964-2010 Setelah 12 bulan
PMC Acta Veterinaria Scandinavica 2001-2010 Akses langsung
PMC The American Journal of Tropical Medicine & Hygiene 2008-2010 Setelah 12 bulan PMC Annals of Clinical Microbiology and Antimicrobials 2002-2010 Akses langsung PMC Antimicrobial Agents & Chemotherapy 1972-2010 Setelah 6 bulan PMC Applied and Environmental Microbiology 1976-2010 Setelah 6 bulan
PMC Biology of Reproduction 1998-2010 Setelah 12 bulan
PMC Bulletin of World Health Organization 1948-2010 Akses langsung PMC Clinical and Vaccine Immunology 1998-2010 Setelah 12 bulan
PMC Genetic Vaccines and Therapy 2003-2010 Akses langsung
PMC Infection and Immunity 1970-2010 Setelah 6 bulan
PMC Journal of Bacteriology 1916-2010 Setelah 6 bulan
PMC Journal of Ethnobiology and Ethnomedicine 2005-2010 Akses langsung PMC Journal of Parasitology Research 2009-2010 Akses langsung
PMC Journal of Toxicology 2009-2010 Akses langsung
PMC Journal of Veterinary Science 2007-2010 Akses langsung
PMC Journal of Virology 1967-2010 Setelah 6 bulan
PMC The Korean Journal of Parasitology 1998-2010 Akses langsung
PMC The Open Microbiology Journal 2007-2010 Akses langsung
PMC The Open Virology Journal 2007-2010 Akses langsung
PMC Parasites & Vectors 2008-2010 Akses langsung
PMC Veterinary Medicine International 2010-2011 Akses langsung
PMC Veterinary Research 2009-2010 Setelah 12 bulan
keduanya. Ditinjau dari kategori subjek jurnal inti bi-dang veteriner dan informasi yang dibutuhkan peneliti Bbalitvet, jurnal OA hasil seleksi relatif mewakili ke-butuhan informasi peneliti maupun pustakawan bidang veteriner.
Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan di Perpustakaan Bbalitvet, pustakawan memanfaatkan artikel yang terdapat dalam jurnal OA dan menyusunnya dalam terbitan sekunder yang berjudul Daftar Display Buku dan Majalah Baru Perpustakaan Bbalitvet yang diterbitkan secara berkala sebulan sekali serta diunggah
ke situs Bbalitvet dan dapat diakses pada http:// bbalitvet.litbang.deptan.go.id. Artikel yang diterbitkan dalam publikasi sekunder tersebut kemudian disimpan dalam pangkalan data artikel lengkap yang diberi nama VETRAL. Pangkalan data tersebut merupakan sumber daya artikel bidang veteriner yang bersumber dari jurnal ilmiah OA maupun jurnal ilmiah elektronik yang dicakup oleh pangkalan data yang dilanggan PUSTAKA dan dapat diakses secara offline melalui jaringan LAN di lingkungan Bbalitvet. Upaya mandiri pustakawan ini dilakukan dalam rangka menyediakan informasi mutakhir bagi peneliti dalam mendukung kegiatan penelitian dan akan berimplikasi terhadap peningkatan koleksi elek-tronik perpustakaan.
KESIMPULAN
Hasil pengkajian pada empat pangkalan data menemu-kan 56 judul jurnal OA bidang veteriner yang memiliki informasi mutakhir ataupun retrospektif. Dari pang-kalan data PMC ditemukan 23 judul (41,07%), Highwire
18 judul (32,14%), DOAJ 12 judul (21,42%), dan BMC 3 judul (5,35%). Hasil perbandingan antara jurnal OA hasil seleksi pada masing-masing pangkalan data dibandingkan dengan judul jurnal inti bidang veteriner menunjukkan terdapat 13 judul jurnal (10,48%) yang sama. Highwire memiliki kesamaan judul jurnal bidang veteriner tertinggi dengan judul jurnal inti bidang veteriner, yaitu 7 judul (5,64%), diikuti secara berturut-turut oleh PMC 3 judul (2,42%), DOAJ 2 judul (1,61%), dan BMC 1 judul (0,81%). Terdapat indikasi duplikasi judul jurnal veteriner dalam pangkalan data PMC dan
Highwire. Hal ini dapat diartikan kedua pangkalan data tersebut memiliki potensi sebagai pangkalan data bidang veteriner yang saling mengisi dan dapat diakses bebas di internet.
Berdasarkan aspek kategori subjek jurnal inti bidang veteriner dan informasi yang dibutuhkan peneliti, jurnal OA hasil seleksi relatif mewakili kebutuhan informasi peneliti maupun pustakawan bidang veteriner. Artikel yang bersumber dari jurnal OA hasil seleksi dan jurnal elektronik hasil unduhan dari pangkalan data yang di-langgan PUSTAKA dimanfaatkan pustakawan Bbalitvet dengan menerbitkannya dalam publikasi yang dapat diakses secara online dan dalam pangkalan data artikel lengkap VETRAL yang dapat diakses secara
offline.
Tabel 3. Perbandingan jurnal hasil seleksi dengan jurnal inti bidang veteriner.
Judul jurnal Pangkalan
data
Acta Veterinaria Scandinavica PMC
Biology of Reproduction PMC
BMC Veterinary Research BMC
Experimental Animals DOAJ
Journal of Animal Science Highwire Journal of Veterinary Diagnostic Investigation Highwire (The) Journal of Veterinary Medical Science DOAJ
Journal of Wildlife Diseases Highwire
Laboratory Animals Highwire
Poultry Science Highwire
Veterinary Medicine International Highwire
Veterinary Pathology Highwire
Veterinary Research PMC
Gambar 1. Ketersediaan jurnal veteriner pada empat pangkalan data. 5% 22% 32% 41% 123 123 1234 1234 1234 PMC Highware DOAJ BMC
DAFTAR PUSTAKA
Bailey, C.W. Jr. 2006. Open access and libraries. Preprint [http:/ /www.digital-scholarshi.com/cwb/OALibraries2.pdf. [22 Agustus 2010].
Bbalitvet (Balai Besar Penelitian Veteriner). 2010. Laporan Tahunan 2009. Bogor: Balai Besar Penelitian Veteriner. Blood, D.C. and P. Brightling. 1988. Veterinary Information
Management. London: Bailliere Tindall.
BOAI (Budapest Open Access Initiative). 2002. Budapest Open Access Initiative. BOAI Forum. Budapest, Hungary. http:// www.soros.org/openaccess/read.html. [18 July 2010]. Cooke, A. 2001. A Guide to Finding Quality Informtion on the
Internet: Selection and evaluation strategies. 2nd edition
London: Library Association Publishing.
Evans, E. and M. Zarnosky. 2000. Developing Library and Information Center Collection. Englewood, Colorado: Libraries Unlimited.
Owen, S.R. 2003. Revolution or evolution. Embo Reports 4(8): 741-743.
Pendit, P.L. 2008. Perpustakaan Digital dari A sampai Z. Jakarta: Cita Karyakarsa Mandiri.
Suber, P. 2003. Removing the barriers to research: An introduction to open access for librarians. [http://www.educause.edu/ Resources/Removing thebarriersto ResearchA/152611. [18 July 2010].
Ugaz, A.G., C.T. Boyd, U.F. Croft, E.E. Carrigan, and K.M. Anderson. 2010. Basic list of veterinary medical serials, 3th
edition: Using a decision matrix to update the core list of veterinary journals. J. Med. Libr. Assoc. 98(4): 282-292.
Lampiran 1. Daftar inti jurnal ilmiah bidang veteriner.
Kategori subjek Judul jurnal ilmiah/peringkat judul
Alternatives and compelementary medicine Journal of the American Holistic Veterinary Medical Association/212
Anatomy Anatomia, Histologia, Embryologia/81
Animal behaviour Applied Animal Behaviour Science/49
Animal technician Veterinary Technician/119
Animal welfare ATLA Alternatives to Laboratory Animals/57
Animal Welfare/61
Journal of Applied Animal Welfare Science (JAAWS)/85
Anthrozoos/90
Aquatic medicine Journal of Fish Diseases/39
Journal of Aquatic Animal Health/69
Diseases of Aquatic Organisms/83
Fish Pathology (formerly, Gyobyo Kenkyu)/103
Avian diseases Avian Diseases/16
Journal of Avian Medicine and Surgery/56
Poultry Science/82
British Poultry Science/107
Biotechnology Animal Biotechnology/170
Business Veterinary Economics/116
Cardiology Journal of Veterinary Cardiology/94
Dentistry Journal of Veterinary Dentistry/71
Dermatology Veterinary Dermatology/24
Education Journal of Veterinary Medical Education/71
Emergency medicine and critical care Journal of Veterinary Emergency and Critical Care/42
Endocrinology Domestic Animal Endocrinology/66
Equine medicine Equine Veterinary Journal/6
Veterinary Clinics of North America: Equine Practice/6
Equine Veterinary Education/70
Journal of Equine Veterinary Science/93
Food animal medicine Veterinary Clinics of North America: Food Animal Practice/8
Equine Veterinary Education/70
Journal of Equine Veterinary Science/93
Journal of Dairy Science/51
Journal of Animal Science/60
Journal of Swine Health and Production/77
Tropical Animal Health and Production/87
Animal/92
Small Ruminant Research/98
Journal of Dairy Research/105
Animal Science Journal = Nihon Chikusan Gakkaiho/112
Canadian Journal of Animal Science/116
Genetics Animal Genetics/113
History Historia Medicinae Veterinariae/161
Veterinary Heritage/161
Internal medicine Journal of the American Veterinary Medical Association/1
Journal of Veterinary Internal Medicine/3
Compendium: Continuing Education for the Practicing Veterinarian/11
Veterinary Record/12
Canadian Veterinary Journal/28
Veterinary Quarterly/50
Tranboundary and Emerging Diseases/52
Australian Veterinary Journal/54
Veterinary Medicine/55
Journal of Veterinary Medical Science (Japanese Society of Veterinary Science/
New Zealand Veterinary Journal/68
Kategori subjek Judul jurnal ilmiah/peringkat judul
Berliner und Munchener Tierarztliche Wochenschrift/100
In Practice/85
Journal of the South African Veterinary Medical Association/87
Schweizer Archive fur Tierheilkunde/97
DTW: Deutsche Tierarztliche Wochenschrift/100 Acta Veterinaria Hungarica/109
Polish Journal of Veterinary Science/109
Revue de Medecine Veterinaire/114
Australian Veterinary Practitioner/115
Laboratory animal medicine Laboratory Animals/42
Journal of the American Association for Laboratory Animal Science: JAALAS/
Comparative Medicine/67
Experimental Animals/78
ILAR Journal/95
Scandinavian Journal of Laboratory Science/102
Law Animal Law/198
Microbiology and immunology Veterinary Immunology and Immunopathology/13
Veterinary Microbiology/23
Vaccine/44
Medical Mycology/59
Comparative Immunology, Microbiology and Infectious Diseases/61
Fish and Shellfish Immunology/104
Nutrition Journal of Animal Physiology and Nutrition/65
Archives of Animal Nutrition/111
Oncology Veterinary and Comparative Oncology/90
Opthalmology Veterinary Opthalmology/32
Parasitology Veterinary Parasitology/21
Medical and Veterinary Entomology/41
Journal of Medical Entomology/74
Pathology Veterinary Pathology/4
Journal of Veterinary Diagnostic Investigation/14
Avian Pathology/22
Veterinary Clinical Pathology/35
Journal of Comparative Pathology/53
Pharmacology and therapeutics Journal of Veterinary Pharmacology and Therapeutics/18
Veterinary Therapeutics/37
Public health Preventive Veterinary Medicine/30
Zoonoses and Public Health/34
Revue Scientifique et Technique/58
Radiology Veterinary Radiology and Ultrasound/31
Reproduction Theriogenology/19
Reproduction in Domestic Animals = Zuchthygiene/45
Animal Reproduction Science/89
Reproduction/99
Biology of Reproduction/106
Research American Journal of Veterinary Research/2
Research in Veterinary Science/19
Canadian Journal of Veterinary Research/25
Veterinary Research/37
Veterinary Research Communication/47
Onderstepoort Journal of Veterinary Research/76
Japanese Journal of Veterinary Research/84
BMC Veterinary Research/101
Animal Research/108 Lampiran 1. Lanjutan
Kategori subjek Judul jurnal ilmiah/peringkat judul
Small animal medicine Veterinary Clinics of North America: Small Animal Practice/5
Journal of the American Animal Hospital Association/9
Journal of Small Animal Practice/26
Topics in Companion Animal Medicine/28
Journal of Feline Medicine and Surgery/33
Surgery and anesthesiology Veterinary Surgery/10
Veterinary Anaesthesia and Analgesia/27
Veterinary and Comparative Orthopaedics and Traumatology:VCOT/47 Zoo and exotic animal medicine Journal of Wildlie Diseases/15
Veterinary Clinics of North America: Exotic Animal Practice/36
Journal of Zoo and Wildlife Medicine/40
Journal of Medical Primatology/63
Zoo Biology/79
Journal of Exotic Pet Medicine/96 Lampiran 1. Lanjutan