• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN BISNIS OUTBOUND LOGISTIC PADA DIVISI PENJUALAN PT AGRICINAL PROYEK AKHIR. Oleh: INDRA SANTO NIM:

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGEMBANGAN BISNIS OUTBOUND LOGISTIC PADA DIVISI PENJUALAN PT AGRICINAL PROYEK AKHIR. Oleh: INDRA SANTO NIM:"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

PENGEMBANGAN BISNIS OUTBOUND LOGISTIC PADA DIVISI

PENJUALAN PT AGRICINAL

PROYEK AKHIR

Oleh: INDRA SANTO NIM: 29106421

Program Magister Administrasi Bisnis

Sekolah Bisnis dan Manajemen

Institut Teknologi Bandung

2008

(2)

ABSTRAK

Pengembangan Bisnis Outbound Logistic Pada Divisi Penjualan PT Agricinal Indra Santo

NIM: 29106421

Tanggal Lulus Ujian Akhir: 12 Juni 2008

Program Pasca Sarjana, Institut Teknologi Bandung, 2008 Pembimbing: Drs. Ir. Evo S. Hariandja, MM

PT Agricinal memproduksi dan menjual raw materials dari industrial goods, seperti CPO (crude palm oil) , PKO (palm kernel oil), cangkang kelapa sawit, bibit kelapa sawit, dan pembelian TBS (tandan buah segar). Produk - produk yang dihasilkan digunakan sebagai bahan baku bagi kegiatan produksi perusahaan pelanggannya. PT Agricinal dituntut untuk memiliki competitive advantage, terutama untuk menghasilkan produk yang tepat, baik jumlah, kualitas, dan waktu, agar kegiatan produksi para pelanggan tidak terhambat. Salah satu aplikasi terpenting transportasi laut adalah sebagai alat pengangkut utama minyak, baik minyak bumi maupun minyak nabati seperti CPO. Pemilihan kapal jenis kapal angkut minyak (tanker), rute perdagangan, dan jarak tempuh pelayaran sangat mempengaruhi harga minyak dunia dan komposisi pasar minyak dunia. Sebagai contoh pada PT Agricinal, sebagai perusahaan yang memproduksi CPO, seharusnya dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperbesar income perusahaan dengan mengambil selisih perbedaan harga jual CPO FOB (free on board) dengan mengirim sendiri daripada dengan menggunakan jasa kapal pengangkut perusahaan lain ketika mengirim CPO yang jumlahnya semakin besar volumenya mengikuti pertumbuhan akan kebutuhan minyak dunia. Bila hal ini dilakukan maka tingkat efisiensi perusahaan akan meningkat dan jelas akan meningkatkan income perusahaan.

Kata Kunci: CPO, Business Development, Trading, Kapal Tanker, Outbound logistic. ii

(3)

ABSTRACT

Business Development Of Outbound Logistic on Trading Division PT Agricinal

Indra Santo NIM: 29106421

Date graduated from final test: June, 12 2008 Master Program, Bandung Institute of Technology

Counselor: Drs. Ir. Evo S. Hariandja, MM

PT Agricinal produce and sell raw materials for industrial goods, as CPO (crude palm oil), PKO (palm kernel oil), and TBS (tandan buah segar). The products are use as a base material for the production in the customers company. PT Agricinal must have a competitive advantage, especially to produce a precise quality, amount, and time to fulfill order, therefore the customer company production went well.

One of the most significance sea transportation are for oil carrier, as it is crude oil or fat oil such as CPO. The Tanker specification, trading route, and the distance have an importance part of the price and composition of world oil.

PT Agricinal as a producer of CPO must take this opportunity to generate more income by own a private Tanker to deliver the CPO FOB straight to the customer rather than using a third party or a freight company, because the demand of CPO volume is constantly increasing following the world demand of oil. If the project take place in the company strategy, therefore the company efficiency will increase and generate more company income.

Key Words: CPO, Business Development, Trading, Tanker, Outbound logistic

(4)

KATA PENGANTAR

Puji serta syukur dipanjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena hanya atas berkat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan proyek akhir yang berjudul Pengembangan Bisnis Outbound Logistic Pada Divisi Penjualan PT Agricinal, yang disusun dalam rangka memenuhi salah satu persyaratan dalam kurikulum pendidikan Program Manajemen Administrasi Bisnis (MBA)-Institut Teknologi Bandung.

Dengan segala kerendahan hati, penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan di dalam penyusunan Proyek Akhir ini yang disebabkan segala keterbatasan yang dimiliki penulis. Oleh karena itu, segala kritik dan saran yang berhubungan dengan penyusunan Proyek Akhir ini penulis terima sebagai bahan perbaikan di masa yang akan datang.

Laporan Proyek Akhir ini tidak akan terselesaikan tanpa adanya bantuan yang luar biasa dari berbagai pihak, oleh karena itu mohon perkenankan penulis menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Kedua orang tua tercinta, Kurnia dan Yutiningsih Nicodemus, atas segala kasih sayang, perhatian, bimbingan, dan doa restunya, serta kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya.

2. Bapak Drs. Ir. Evo S. Hariandja, MM. yang senantiasa berkenan menyisihkan waktu untuk membimbing penulis dalam menyelesaikan penyusunan Laporan Proyek Akhir ini.

3. Seluruh dosen Program Manajemen Administrasi Bisnis (MBA), Institut Teknologi Bandung yang telah bersedia membagi ilmunya dengan penulis

4. Bapak Daniel MB Maurung, Ibu Juliwati Siagian, dan rekan-rekan lain di Tim Manajemen PT Agricinal di Bengkulu atas segala keakraban, bantuan, dan informasi yang diberikan kepada penulis.

5. Semua teman-teman MBA-ITB angkatan 36, sebagai pendukung dan membantu sampai Laporan Proyek Akhir ini terwujud.

6. Rekan-rekan MBA-ITB semua angkatan yang telah membantu penulis.

7. Pimpinan dan seluruh staf Program Manajemen Administrasi Bisnis (MBA) Institut Teknologi Bandung.

(5)

8. Pimpinan dan seluruh staf perpustakaan Program Manajemen Administrasi Bisnis (MBA), Institut Teknologi Bandung.

9. Ketiga adik-adik saya, Dedy kurniawan, Budi Kurniawan dan Lina Febriana, sumber hiburan yang tidak ada habisnya.

10.Dan para pihak lain yang secara langsung maupun tidak langsung telah membantu penulis, akan tetapi terlewatkan di sini

Akhir kata, semoga Laporan Proyek Akhir ini dapat berguna bagi semuanya.

Bandung, Juni 2008

Indra Santo

(6)

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL……….. i ABSTRAK………. ii ABSTRACT………... iii HALAMAN PENGESAHAN……… iv KATA PENGANTAR………... v

DAFTAR ISI……….. vii

DAFTAR GAMBAR………. x

DAFTAR TABEL……….. xi

DAFTAR LAMPIRAN……….. xii

1.1 Sejarah Perusahaan ………..………... 1.1.1 Lingkup Usaha ………... 1.1.2 Visi dan Misi Perusahaan ……… 1.1.3 Uraian Mengenai Unit Kerja Yang Menjadi unit Analisis………. 1.1.4 Isu bisnis ……… 1.1.5 Perumusan Masalah ……… 3 5 6 7 8 10 BAB II EKSPLORASI ISU BISNIS 2.1Peta Pemikiran Konseptual ...………..……….………... 13

2.1.1 Evaluasi Pada Divisi Trading PT Agricinal………...………...………..………. 14 2.1.2 Permintaan dan Konsumsi Domestik dan Dunia Customer ……….………... 2.1.3 Mutu dan Kualitas CPO ……….. 2.1.4 Harga Pasaran ………. 2.1.5 Persaingan ...……… 2.1.6 Pertambahan dan Berkurangnya Pasokan Minyak Nabati Lainnya ……… 2.2 Analisa Situasi Industri……….. ……… 2.2.1 Kondisi Internal Perusahaan ………... 2.2.2 Isu utama Dalam Industri Minyak Sawit ………... 2.2.3 Kondisi Persaingan ……….………... 2.2.3.1 Penawaran dan Permintaan Produk Kelapa Sawit …………...………...

15 17 17 19 19 21 22 23 24 25 vii

(7)

2.2.3.2 Penawaran dan produksi Kelapa………. 2.2.3.3 Ketersediaan Produk Pengganti……….. 2.2.3.6 Kondisi Perekonomian ……….……….. 2.3 Analisis Situasi Bisnis ………. 2.3.1 Potensi dan Prospek Kelapa Sawit Indonesia………...……….. 2.3.2 Perkembangan Minyak Kelapa Sawit Dunia …..………... 2.3.3 Perkembangan Harga CPO Dunia …………..………... 2.3.4 Kondisi Dalam Negeri ………... 2.3.5 Kendala Kendala Pengembangan Industri Kelapa Sawit Nasional ……….. 2.4 Manajemen Logistik ………..………. 2.4.1 Transportation ……… 2.4.2 Customer Service …………..……… 2.4.3 Peranan Manajemen Logistik Dalam Menunjang Kelancaran Perusahaan ………..

25 26 26 27 27 28 29 30 31 32 32 34 37 BAB III SOLUSI BISNIS

3.1Masalah Pada Customer Service ……….……… 3.1.1 Ketepatan dan Kecepatan Pengiriman Barang ………... 3.1.2 Pemenuhan Pesanan ……….. 3.1.3 Komunikasi ……… 3.1.4 Fleksibilitas ……… 3.1.5 Ketersediaan Barang ……….. 40 40 40 41 42 43 3.2 Masalah Pada Transportation …..………... 3.2.1 Peranan Manajemen Logistik Dalam Menunjang Kelancaran Penjualan CPO di PT Agricinal ……… 3.2.2 Evaluasi Data Penjualan ……… ……… 3.2.3 Evaluasi Target Penjualan Dibandingkan Dengan Realisasi Penjualan ………

43

43 43 46 3.3 Pengembangan Bisnis ………..………... 3.3.1 Pengembangan Pada Sistem Outbound Logistik …..……….. 3.3.2 Projek Pembelian Pengangkut CPO Sendiri ………... 3.3.2.1 Analisis Kelayakan Financial Pada Projek Pembelian Kapal …..………

47 47 50 50

(8)

BAB IV IMPLEMENTASI SOLUSI BISNIS

4.1 Kesimpulan analis kenaikan harga CPO terhadap NPV dan PBP ……….. 4.2 Pemilihan Kapal Tanker ……….. 4.2.1 Spesifikas Kapal Tanker ……… 4.2.2 Dokumen yang dikeluarkan ………... 4.3 Aplikasi ………... 4.3.1 Pemanfaatan Kapal Tanker ……… 4.4 Rencana Implementasi ……… 4.4.1 Survey ……… 4.4.2 Pembelian Kapal Tanker ……… 4.4.3 Manajemen ………. 60 60 60 61 62 62 64 64 64 64 DAFTAR PUSTAKA ...………... 65 ix

(9)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Ruang minyak sawit 2 Gambar 1.2. Logo PT Agricinal 3 Gambar 1.3. SISS (Sistem Integrasi Sapi - Sawit) 4

Gambar 1.4. Kantor PT Agricinal 5 Gambar 1.5. Pemanen pulang dari kebun 7 Gambar 1.6. Pelabuhan khusus yang dimiliki oleh PT Agricinal 8

Gambar 1.7. Tangki penampung CPO yang dimiliki oleh PT Agricinal 11 Gambar 1.8. Kapal tangker sedang menanpung CPO dari PT Agricinal 12 Gambar 2.1. Conceptual Framework PT Agricinal 13 Gambar 2.2. Spesialisasi fungsi dan pembagian kerja berdasarkan fungsi sistem agribisnis 14 Gambar 2.3. Faktor- faktor utama yang mempengaruhi pemasaran produk CPO 15 Gambar 2.4. Populasi dan Konsumsi Dunia Terhadap Minyak Nabati 16 Gambar 2.5. Harga Komoditi Internasional 18

Gambar 2.6. Harga CPO 18

Gambar 2.7. Perkembangan ekspor dan Konsumsi CPO Dunia 29 Gambar 2.8. Perkembangan Harga CPO di Rotterdam 30 Gambar 3.1. Grafik Penjualan CPO total (dalam Rupiah) tahun 2005-2007 44 Gambar 3.2. Grafik Penjualan CPO (dalam Kg) tahun 2005-2007 45 Gambar 3.3. Grafik Perbandingan nilai target penjualan dengan realisasi (dalam Rupiah)

Tahun 2005-2007 46

Gambar 3.4. Grafik Perbandingan nilai target penjualan dengan realisasi (dalam Kg)

Tahun 2005-2007 47

Gambar 3.5. Grafik Harga minyak bahan bakar untuk industri pada bulan Mei 2008 51 Gambar 4.1. Gambar Kapal Tanker 60 Gambar 4.2. Gambar alur kegiatan transportasi kapal tanker di PT Agricinal 62 Gambar 4.3. Gambar pabrik PT Kujang 63 Gambar 4.4. Gambar proyeksi income statement 63

(10)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1. Produksi Minyak Nabati sejak 2003/2004 dengan prediksi 2006/2007 28 Tabel 2.2. Tabel Laporan Penjualan Bersih PT Agricinal 2007 23 Tabel 3.1. Penjualan CPO Total 44 Tabel 3.2. Perubahan Persentase Penjualan CPO Total 45 Tabel 3.3. Perbandingan target penjualan dengan realisasi penjualan (dalam Kg dan Rupiah)

Tahun 2005-2007 46

Tabel 3.4. Investasi non tanaman (Operating Capex) 52

Tabel 3.5. Operating Revenue 53

Tabel 3.6. Operating Cost 55

Tabel 3.7. Straight Line Depreciation 56

Tabel 3.8. Perencanaan Biaya Investasi 56 Tabel 3.9. Laporan Data Keuangan 57

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN A PENGHITUNGAN WACC

LAMPIRAN B PENGHITUNGAN OPERATING COST

LAMPIRAN C TABEL HUBUNGAN KECEPATAN DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR

LAMPIRAN D PENGHITUNGAN OPERATING REVENUE LAMPIRAN E CAPITAL BUDGETING ANALYSIS

LAMPIRAN F SENSITIVITY ANALYSIS

(12)

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN A PENGHITUNGAN WACC

LAMPIRAN B PENGHITUNGAN OPERATING COST

LAMPIRAN C TABEL HUBUNGAN KECEPATAN DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR

LAMPIRAN D PENGHITUNGAN OPERATING REVENUE LAMPIRAN E CAPITAL BUDGETING ANALYSIS

LAMPIRAN F SENSITIVITY ANALYSIS

Referensi

Dokumen terkait

KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung oleh

Hasil analisis SWOT menunjukan bahwa posisi kinerja perusahaan industri batik di Kecamatan Pasar Kliwon berada pada kuadran I, yang berarti bahwa kekuatan dan

TEKNOLOGI VIDEO 360 DERAJAT Sumayku P. Sayangnya masih banyak Potensi Wisata Alam Baru di Sulawesi Utara yang belum diketahui oleh masyarakat Sulawesi Utara itu

Sedangkan menurut Smeltzer (2002), gagal jantung kiri atau gagal jantung ventrikel kiri terjadi karena adanya gangguan pemompaan darah oleh ventrikel kiri sehingga

Reformasi birokrasi di tingkat pemerintah daerah diarahkan untuk melakukan penyempurnaan terhadap semua kelemahan atau kekurangan yang terjadi pada pelaksanaan

Chairuddin Panusunan Lubis, DTM&H, Sp.A(K) yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengikuti Program Pendidikan Magister Kedokteran Klinik di Departemen

73 3 Pola tanam pembenihan kerapu cantang di BPBAP Situbondo 74 4 Pola tanam kegiatan pembesaran kerapu cantang di KJA BPBAP Situbondo 76 5 Kandungan nutrisi pakan ikan

Banyak penelitian sebelumnya yang menggunakan variabel yang sama seperti penelitian Santi Nurmainah (2013) yang berjudul “Analisis Pengaruh Belanja Modal Pemerintah