Analytic Network Process
Analytic Network Process
Metode
Metode
proses
proses
pengambilan
pengambilan
keputusan
keputusan
yang
yang
sederhana
sederhana
,
,
tetapi
tetapi
cukup
cukup
powerful
powerful
untuk
untuk
memilih
memilih
alternatif
alternatif
,
,
merancang
merancang
skenario
skenario
,
,
alokasi
alokasi
sumber
sumber
daya
daya
,
,
peramalan
peramalan
,
,
uji
uji
kesesuaian
kesesuaian
,
,
riset
riset
kualitatif
kualitatif
dan
dan
sebagainya
sebagainya
,
,
dalam
dalam
bidang
bidang
bisnis
bisnis
,
,
pemerintahan
pemerintahan
,
,
pendidikan
pendidikan
,
,
politik
politik
,
,
dan
dan
bidang
bidang
kehidupan
kehidupan
lainnya
lainnya
.
.
Training and Consulting
Training and Consulting
MAT SAHUDI
MAT SAHUDI
HP: 0813 820 50 804 - email: [email protected]
Analytic Network Process
Analytic Network Process
Mengapa?
1.
1.
Kompleks
Kompleks
menjadi
menjadi
Sederhana
Sederhana
Permasalahan dalam dunia bisnis, pemerintahan, pendidikan,
politik, dan bidang kehidupan lainnya, sesungguhnya merupakan
masalah yang sangat kompleks, tersusun oleh berbagai
komponen yang saling berkaitan satu sama lain dalam suatu
jaringan pengaruh mempengaruhi secara timbal balik secara
dinamis, baik dalam aspek kuantitatif maupun kualitatif. Dalam
kompeksitas permasalahan tersebut, pengambilan keputusan
menjadi hal yang tidak mudah, lambat, dan berdampak luas.
Analytic Network Process
(ANP) merupakan metode
pengambilan keputusan yang mampu menangkap pengaruh
(dependence
) antar komponen secara timbal balik (
feedback)
;
mengkombinasikan dan mengkomparasi nilai-nilai
intangible
dan
judgement
subyektif dengan data-data kuantitatif yang
konsisten dalam skala rasio; mampu menghasilkan indikator
pengaruh positif dan negatif; serta mampu mensintesis semua
pengaruh antar komponen menjadi satu kesatuan yang utuh.
Oleh karena itu,
Analytic Network Process
menjadi metode
pengambilan keputusan untuk memilih alternatif, peramalan,
perancangan, alokasi sumber daya, uji kesesuaian, riset kualitatif
dan sebagainya yang melibatkan berbagai faktor yang saling
berkaitan - yang mempunyai komparasi lebih obyektif, prediksi
yang lebih akurat, hasil yang lebih stabil dan
robust
.
Dalam operasionalnya,
Analytic Network Process
merupakan
metode pengambilan keputusan yang prosesnya sederhana,
2.
2.
Tidak
Tidak
Diketahui
Diketahui
menjadi
menjadi
Dikelola
Dikelola
Prinsip dasar dariAnalytic Network Process adalah dekomposisi, penilaian komparasi (comparative judgements), dan sintesis hasil.
Prinsip dekomposisi diterapkan untuk memformulasikan masalah yang kompleks menjadi struktur jaringan simpul-simpul yang homogen dari faktor-faktor pengaruh mempengaruhi. Data dan informasi digali dan dikumpulkan dari para pihak yang bersangkutan yang mengetahui permasalahannya, melaluifocus group discussion (FGD) dan atau indept interview.
Penilaian komparasi dalamAnalytic Network Process dilakukan dalam skala rasio. Hal ini berbeda dengan metodologi pengambilan keputusan lainnya yang pada umumnya menggunakan skala rendah, yaitu nominal, ordinal, atau interval. Pengukuran dalam skala rasio diperlukan untuk mencerminkan proporsi yang diperlukan untuk proses pemilihan alternatif, perancangan skenario, peramalan, alokasi sumber daya, dan sebagainya.
Sintesis hasil analisis dilakukan melalui perhitungan dengansoftware Super Decisions, sehingga mudah dan cepat.
Oleh karena itu denganAnalytic Network Process, sesuatu yang tidak diketahui sebelumnya, kompleks, dan sukar menjadi dapat diketahui dan dikelola.
3.
3.
Pengembangan
Pengembangan
dari
dari
Analytic Hierarchy Process
Analytic Hierarchy Process
Analytic Network Process (ANP) merupakan pengembangan dari Analytic Hierarchy Process (AHP) yang dibuat oleh penemunya sendiri, yaitu Prof. Saaty.
Analytic Network Process
Analytic Network Process
Training
Training
dan
dan
Konsultasi
Konsultasi
?
?
1.
1.
Peserta
Peserta
:
:
Good to Great
Good to Great
Setiap individu dan lembaga bisnis, pemerintah, politik, pendidikan, atau lembaga-lembaga lainnya yang bermaksud meningkatkan kualitas pengambilan keputusanya dari baik menjadi lebih baik (Good to GreatGood to Great), berhak mengikuti training dan
konsultasiAnalytic Network Process.
2.
2.
Pendekatan
Pendekatan
dan
dan
Metode
Metode
:
:
Training
Training
-
-
Consulting and
Consulting and
Experiental
Experiental
Learning
Learning
Event ini akan dilakukan dengan pendekatan “Training and Consulting” atau Lokalatih, yaitu gabungan dari training dan konsultasi. Training akan dititik beratkan pada pencapaian kompetensi keterampilan prosedural seperti mengoperasikan software, perancangan kuesioner komparasi berpasangan, penilaian konsistensi, dan sintesis hasil. Sedangkan konsultasi akan dititik beratkan pada pengembangan model terhadap permasalahan yang ada.
Dengan pendekatan itu maka metode yang akan digunakan adalahexperiential learning, yakni pendekatan pembelajaran yang bersumber dari pengalaman. Pilihan metode ini dilakukan agar proses pembelajaran memberikan latar yang realistis dan secara nyata dan praktis berguna bagi personel dan lembaganya.
Dengan pendekatan dan metode ini, makasubstances (training) dan contents (konsultasi) satu dengan yang lainnya saling berkaitan, sehingga kompetensi yang diperkenalkan dalam kegiatan ini, dapat diaplikasikan pada berbagai jenis kasus dan permasalahan.
3.
3.
Materi
Materi
dan
dan
Contoh
Contoh
Kasus
Kasus
:
:
Materi dan contoh kasus permasalahan yang dijadikan pembelajaran dirancang agar peserta memperoleh manfaat maksimal dalam peningkatakan kapasitas (capacity building) diri dan lembaganya untuk mencapai survivalitas yang tinggi. Pengembangan kapasitas dimaksud meliputi keterampilan teknis, wawasan inspirasional, minat, dan kepercayaan diri.
Contoh kasus yang digunakan akan disesuaikan dengan minat dan bidang kerja peserta.
Materi pokok terdiri atas 8 tema :
1.
1. PengambilanPengambilanKeputusanKeputusan::
Refleksi
RefleksidandanSolusiSolusi
Refleksi ini dimaksudkan untuk menera pandangan, kebiasaan, dan masalah yang biasa dihadapi para peserta dalam mengambil keputusan, serta bagaimana metodeAnalytic Network Process mampu membantu memberi solusi atas permasalahan tersebut.
2.
2. ProsedurProsedurAnalytic Network ProcessAnalytic Network ProcessdengandenganSofwareSofwareSuper Decisions :Super Decisions : Contoh
Contoh: : UjiUjiKesesuaianKesesuaian((AdaptabilitasAdaptabilitas) )
Melalui materi ini peserta akan memperoleh kompetensi dalam melakukan prosedur operasional proses pengambilan keputusan metodeAnalytic Network Process dengan sofware Super Decisions.
Contoh kasus yang akan dikembangkan adalahuji adaptabilitas untuk mengetahui kesesuaian atau sinergis langkah dalam berbagai bidang seperti antara guru, siswa, dan orang tua (pendidikan), manajemen dan karyawan (organisasi), produsen, masyarakat dan konsumen (bisnis), politikus dan konstituen (politik), pejabat dan rakyat (pemerintahan) dan sebagainya.
3
3
.
.
Jaringan
Jaringan
Hirarki
Hirarki
Contoh
Contoh
Kasus
Kasus
:
:
Memilih
Memilih
lokasi
lokasi
usaha
usaha
BPR
BPR
Bentuk jaringan yang paling sederhana dan paling umum
dikenal adalah hirarki linier. Secara umum struktur hirarki
linier berupa simpul dengan level tertinggi tujuan,
kemudian kriteria-sub kriteria-sub sub-kriteria, dan
alternatif sebagai simpul pada level terendah.
Contoh kasus permasalahan yang akan diselesaikan dalam
jaringan ini mempunyai formula sebagai berikut.
Seorang konsultan diminta membantu menentukan lokasi
pendirian suatu lembaga keuangan mikro yang paling
tepat. Ada tujuh pilihan lokasi yang akan dipilih, dengan
mempertimbangkan faktor potensi ekonomi, tingkat
persaingan, dan aksesabilitas lokasi.
4.
4.
Jaringan
Jaringan
Holarki
Holarki
Contoh
Contoh
Kasus
Kasus
:
:
Meramalkan
Meramalkan
pemulihan
pemulihan
ekonomi
ekonomi
Jaringan holarki merupakan jaringan dimana elemen dalam
simpul pada level yang paling tinggi dependen terhadap
elemen dalam simpul yang lebih rendah.
Contoh kasus permasalahan yang akan diselesaikan dalam
jaringan ini mempunyai formula sebagai berikut.
Tujuan meramalkan pemulihan ekonomi setelah krisis.
Faktor utama pemulihan melalui conventional adjustment
(konsumsi, ekspor, investasi, kebijakan fiskal, kebijakan
5.
5.
Jaringan
Jaringan
Pengaruh
Pengaruh
Contoh
Contoh
Kasus
Kasus
:
:
Memilih
Memilih
Strategi
Strategi
Bermitra
Bermitra
dengan
dengan
Masyarakat
Masyarakat
Bentuk jaringan pengaruh biasa disebut Analisa BCR
(
Benefits-Costs Ratio
) atau yang lebih lengkap lagi Analisa
BCROR (
Benefits-Costs-Risks-Opportunities Ratio
).
Contoh kasus permasalahan yang akan diselesaikan dalam
jaringan ini mempunyai formula sebagai berikut.
Seorang konsultan diminta membantu menentukan
strategi dalam efektifitas program CSR
(Corporate Social
Responsibility
) atau kegiatan politik atau kegiatan
pemberdayaan masyarakat. Ada dua pilihan utama
strategi, yaitu penyebaran sumberdaya dan
pemberdayaan. Kerangka kerja yang dipilih adalah
input-process-output-outcome-impact
(masukan-proses-keluaran-hasil-dampak).
6.
6.
Jaringan
Jaringan
Umum
Umum
Sederhana
Sederhana
Contoh
Contoh
Kasus
Kasus
:
:
Meningkatkan
Meningkatkan
Mutu
Mutu
Manajemen
Manajemen
Pendidikan
Pendidikan
(
(
Diklat
Diklat
)
)
Jaringan umum sederhana merupakan jaringan yang tidak
memiliki bentuk khusus, tetapi berupa jaringan yang
sederhana.
Contoh kasus permasalahan yang akan diselesaikan dalam
jaringan ini mempunyai formula sebagai berikut.
Seorang konsultan diminta membantu meningkatkan.mutu
manajemen suatu satuan pendidikan/bagian/lembaga
diklat dengan mempertimbangkan faktor instruktur,
7.
7.
Jaringan
Jaringan
Umum
Umum
Kompleks
Kompleks
Contoh
Contoh
Kasus
Kasus
:
:
Memprediksi
Memprediksi
Pangsa
Pangsa
Pasar
Pasar
Bentuk jaringan umum kompleks merupakan jaringan yang
tidak mempunyai bentuk khusus, tetapi berupa jaringan
yang kompleks..
Contoh kasus permasalahan yang akan diselesaikan dalam
jaringan ini mempunyai formula sebagai berikut.
Tujuannya memprediksi pangsa pasar tiga supermarket
utama di US. Jaringan ini memiliki enam simpul, lima
pengaruh (
dependence
) dalam
(inner
), lima pengaruh luar
(
outer
), dan tujuh pengaruh balik (
feedback
). Keenam
simpul tersebut adalah
alternatives, advertising, location,
customer groups, merchandise,
dan
characteristics of
store.
8.
8.
Praktik
Praktik
Mandiri
Mandiri
Kasus
Kasus
studi
studi
: Model
: Model
Pantaun
Pantaun
Kinerja
Kinerja
Tema ini merupakan tahapan akhir dari
Training and
Consulting Analytic Network Process
- yang merupakan
kerucut (
convergent phase: from knowledge to action
) dari
proses pembelajaran.
Permasalahan yang akan dicoba diambil keputusanya
adalah “
Membangun
Membangun
model
model
pantauan
pantauan
kinerja
kinerja
3.
3.
Penyelenggaraan
Penyelenggaraan
:
:
1.
1. DurasiDurasiWaktuWaktu
Training dan KonsultasiAnalytic Network Process memerlukan waktu 3 (tiga) hari efektif.
2.
2. BiayaBiayadandanPesertaPeserta
Total biaya satu paket adalah Rp. 37.500.000,- (tiga puluh tujuh juta lima ratus rupiah). Transportasi dari Jakarta ke lokasi (PP), dan akomodasi 2 (dua) trainer-konsultan selama kegiatan menjadi beban penyelenggara.
Jumlah maksimum peserta setiap kegiatan maksimal 15 orang. Setiap peserta akan memperoleh copy program belajarSoftware Super Decisions, hand out, training kits, asesoris, dan sertifikat
3. SaranaSarana--PrasaranaPrasarana
Penyelenggara bertanggung jawab menyediakan sarana-prasarana training seperti komputer untuk setiap peserta, ruang pembelajaran dan sebagainya.
3.
3. TrainerTrainer--KonsultanKonsultan
Trainer-Konsultan utama adalah MAT SAHUDI. Generalis inspirasional, yang pernah terjun dalam bidang lingkungan, pemberdayaan
masyarakat, bisnis, microfinance, pendidikan, pemerintahan, juga politik. Mantan peraih 4 karya penelitian ilmiah remaja ini, mengembangkanManajemen Survivalitas yang bertumpu pada pemberdayaan interaksi antar komponennya, agar suatu individu, lembaga, atau komunitas dapat mencapai kehidupan yang normal, yaitu tumbuh-kembang-biak.