Contoh Laporan KKN Terbaru
LAPORAN KELOMPOK
KULIAH KERJA NYATA ( KKN ) 2012
DI DESA TRUTUP KECAMATAN PLUMPANG KAB. TUBAN
DOSEN PEMBIMBING LAPANGAN : Drs. SUN’UL FITHON
NAMA KELOMPOK :
No Nama Jurusan Fakultas No Nama Jurusan Fakultas
1 Azis Bukhori Bhs.Indonesia FKIP 9 A’un Fitriawati Akuntansi FE 2 Inayatul Atiqoh Bhs.Indonesia FKIP 10 Jamilatus Sholihah Akuntansi FE
3 Dadang Purnomo Matematika FKIP 11 Kiswandi Akuntansi FE
4 Anis Nur Laila S. Matematika FKIP 12 Siti Maf’ula Manajemen FE 5 Siti Asma’ul Husna Matematika FKIP 13 Jefri Hermawan Sipil FT 6 David Eko
Pramono
Bhs. Inggris FKIP 14 Novi Ayu Wulandari Bhs. Inggris
FKIP
7 Alfian Erik Ektrada Bhs. Inggris FKIP 15 Kokoh Himawan Bhs. Inggris
FKIP
8 Lina Rahmawati Bhs. Inggris FKIP
▸ Baca selengkapnya: contoh skbm terbaru
(2)▸ Baca selengkapnya: contoh sppd sekolah terbaru
(3)LAPORAN KELOMPOK
KULIAH KERJA NYATA ( KKN ) 2012 DI DESA TRUTUP KECAMATAN PLUMPANG
Oleh:
NAMA KELOMPOK :
No Nama Jurusan Fakultas No Nama Jurusan Fakultas
1 Azis Bukhori Bhs.Indonesia FKIP 9 A’un Fitriawati Akuntansi FE 2 Inayatul Atiqoh Bhs.Indonesia FKIP 10 Jamilatus Sholihah Akuntansi FE
3 Dadang Purnomo Matematika FKIP 11 Kiswandi Akuntansi FE
4 Anis Nur Laila S. Matematika FKIP 12 Siti Maf’ula Manajemen FE 5 Siti Asma’ul Husna Matematika FKIP 13 Jefri Hermawan Sipil FT 6 David Eko
Pramono
Bhs. Inggris FKIP 14 Novi Ayu Wulandari Bhs. Inggris
FKIP
7 Alfian Erik Ektrada Bhs. Inggris FKIP 15 Kokoh Himawan Bhs. Inggris
FKIP
8 Lina Rahmawati Bhs. Inggris FKIP
Telah disahkan pada tanggal : 09 Agustus 2012
Kepala Desa Trutup
ARIF BAMBANG DAYONO
Dosen
Pembimbing Lapangan
DAFTAR ISI PROGRAM KERJA KKN DAN INDIKATOR KEBERHASILAN 1. Program Kerja... 16
6. Tanggapan/sambutan masyarakat...23
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk suatu pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat dan merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan diadakannya KKN diharapkan seorang mahasiswa semakin matang dengan disiplin keilmuannya. KKN juga berupaya mewujudkan pendidikan yang lebih efektif yaitu pendidikan yang langsung dialami oleh mahasiswa, jadi tidak hanya sekadar materi, tetapi yang lebih penting adalah aplikasi dari teori-teori yang telah diperoleh dibangku kuliah yang harus diterapkan didalam lingkungan masyarakat. Selain itu terkadang teori-teori yang telah kita dapat dibangku kuliah ternyata tidak sama dengan kenyataan yang ada didalam lingkungan masyarakat, sebagai peserta KKN kita harus bisa menyesuaikan dengan kenyataan yang ada. Kita tidak hanya paham tentang teori saja, melainkan kita harus bisa menerapkan dan belajar dari pengalaman-pengalaman yang telah kita dapat didalam lingkungan masyarakat,dari pengalaman tersebut kita dapat menjadikan pemikiran kita menjadi lebih dewasa.
Melalui program KKN ini diharapkan mahasiswa diperkenalkan secara langsung dengan kehidupan bermasyarakat secara langsung dengan segenap permasalahannya. Dengan ditemukannya masalah didalam masyarakat, mahasiswa dituntut untuk mencari pemecahannya melalui mekanisme sistem kerja interdisipliner keilmuan masing-masing.
Melalui kegiatan KKN ini diharapkan juga dapat dijadikan sebagai jembatan bagi mahasiswa untuk menuju di kehidupan yang sesungguhnya, yaitu setelah mahasiswa tersebut lulus dari perguruan tinggi. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut maka kegiatan KKN dianggap penting dan harus diselenggarakan.
B. Tujuan KKN
pembangunan daerah untuk menuju tercapainya manusia yang maju, adil dan sejahtera berdasarkan Pancasila. Sedangkan tujuan diadakannya KKN adalah sebagai berikut :
1. Tujuan Akademik
a. Mendewasakan alam pikiran mahasiswa serta memantapkan wawasan keilmuan dan kemasyarakatan sekaligus memperdalam pengetahuan mahasiswa tentang manfaat pendidikan, meningkatkan tanggung jawab mahasiswa terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
b. Memperoleh gambaran yang jelas tentang tata kehidupan masyarakat secara riil, menggali potensi-potensi yang ada dalam masyarakat, meletakkan dasar-dasar pengembangan sumber daya manusia, sehingga proses transformasi keilmuan dari kampus dapat diterapkan didalam masyarakat.
2. Tujuan non Akademik
a. Mengkoordinasikan dan meletakkan dasar-dasar tumbuhnya sumber daya manusia (SDM) masyarakat desa Trutup, sehingga pada saatnya nanti bersamaan dengan berkembangnya sektor-sektor pembangunan masyarakat, mahasiswa mempunyai persiapan yang memadai dalam meningkatkan ketrampilan hidupnya.
b. Memantapkan kerangka landasan bagi upaya terwujudnya kesejahteraan hidup lahir batin, mendorong dan memotifasi potensi SDM yang ada di masyarakat ke arah kehidupan yang dinamis, memiliki wawasan keagamaan yang cukup, etos kerja yang tinggi dan demokratis.
C. Sasaran dan Target
1. Mahasiswa
a. Memperluas wawasan dan mendewasakan cara berfikir terhadap fenomena-fenomena yang terjadi di masyarakat dengan memakai paradigma keilmuan yang dipelajari dari kampus.
b. Memberikan keterampilan praktis tentang metode-metode ilmiah dan dalam aplikasinya terhadap pengembangan diri dan persiapan terjun di masyarakat.
2. Masyarakat dan Pemerintah
a. Memperoleh alternatif pemikiran dan pengetahuan yang baru dan dibutuhkan dalam pengembangan masyarakat, baik skala desa, kecamatan atau kabupaten.
b. Memperoleh bantuan pemikiran dan ilmu pengetahuan sekaligus mengetahui data-data tentang potensi fisik dan non fisik, sehingga dapat dioptimalisasikan melalui pembangunan yang nyata.
3. Perguruan Tinggi
a. Memperoleh feed back (umpan balik) dari hasil integrasi mahasiswa dengan dinamika masyarakat yang plural, sehingga segala kebijakan perguruan tinggi yang menyangkut pendidikan (kurikulum) dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di masyarakat.
BAB II
KONDISI OBYEKTIF DESA
A. Keadaan Geografis Desa
Desa Trutup terletak di bagian barat laut kecamatan Plumpang serta berbatasan
langsung dengan kecamatan Rengel di bagian barat dan selatan dan kecamatan Pakis
di bagian utara. Dan sebagian besar wilayah desa ini difungsikan
sebagai lahan pertanian. Wilayah desa Trutup merupakan dataran yang berada di
ketinggian sekitar 80 meter di atas permukaan air laut. Desa Trutup terdiri atas 2 (dua)
dusun, yaitu Dusun Talun ( di bagian utara ) dan Dusun Klaseman ( di bagian selatan ),
jarak antara dua dusun tersebut sekitar 500 ( lima ratus meter).Jarak yang sangat
dekat tersebut membuat masyarakat kedua dusun tersebut sangat kompak dalam
menjalan roda kehidupan bermasyarakat serta memudahkan pemerintahan desa dalam
menyampaikan informasi serta sangat mudah jangkauannya dalam mengumpulkan
data.
Jarak ibukota desa Trutup ke ibukota kecamatan, kabupaten, dan propinsi adalah
sebagai berikut :
1. Dari ibukota kecamatan ( kecamatan Plumpang ) sekitar 5 ( lima ) km dengan waktu tempuh 10 ( sepuluh ) menit.
2. Dari ibukota kabupaten ( kabupaten Tuban ) sekitar 22 ( dua puluh dua ) km dengan waktu tempuh 40 (empat puluh ) menit.
Sedangkan batas wilayah desa Trutup dibatasi oleh :
1. Sebelah Utara : Berbatasan dengan Desa Pakis, Grabagan.
2. Sebelah Timur : Berbatasan dengan Desa Kesamben.
3. Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Desa Prambon Wetan, Rengel.
4. Sebelah Barat : Berbatasan dengan Desa Banjaragung, Rengel.
B. Kependudukan
Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin
Nama Dusun Laki-laki(Jiwa) Perempuan(Jiwa) Jumlah(Jiwa) Jumlah KK
Talun 917 1.849
Klaseman 760 1.468
Jumlah 1.677 1.640 3.317
Persentase (%) 50.56 % 49.44 % 100 % 100 %
Program KB : Pasangan penggunaan alat kontrasepsi kehamilan sebagai berikut:
Jumlah PUS dan keikutsertaan KB
Nama Dusun Jml. PUS Penggunaan Alat Kontrasepsi Suntik
Talun 167 106 61
Klaseman 112 75 37
Jumlah 279 181 98
Persentase (%) 100 % 64.87 % 35.13 %
Persentasi Pasangan Usia Subur (PUS) yang mengikuti program KB adalah 100 %
C. Potensi Desa
Luas Wilayah
Kegunaan
Perumahan 11.40 6.55 %
Sawah 63.09 36.20 %
Tegal 2.39 %
Pekarangan 15.18 8.72 %
Tambak 80.43 46.14 %
Dalam prinsipnya masyarakat desa Trutup merupakan pekerja keras, yang setiap
hari mayoritas bekerja sebagai petani dan ada pula yang bekerja menjadi buruh di
pabrik pembuatan batu gamping. Adapun potensi desa yang belum dimanfaatkan
adalah pemanfatan limbah pertanian dan hewan ternak yang bisa digunakan sebagai
pupuk kompos. Serta kurangnya pemanfaatan tanaman hasil pertanian menjadi produk
makanan kecil yang bernilai gizi tinggi.
D. Keadaan Sosial Budaya
Desa Trutup adalah sebuah desa yang jumlah penduduknya sedikit tapi berjumlah KK yang besar adapun presentasi umum di setiap KK hanya terdiri dari maksimal 4 orang, adapun yang hidup di bawah garis kemiskinan sekitar 45% dan sisanya sudah sejahtera.Adapun tradisi masyarakat yang ada di desa Trutup tergolong sudah modern yang sudah mengesampingkan nilai-nilai mistis yang ada pada zaman dahulu. Selain itu, masyarakat desa Trutup juga sangat terkenal dengan keramahan dan keakrabannya, terbukti apabila ada orang baru di desa mereka, maka mereka akan lebih mudah untuk menerima dengan baik dan ramah. Masyarakat desa Trutup juga sangat menjunjung tinggi rasa kekeluargaan dan gotong royong, serta toleransi yang tinggi antar umat beragama.
Jumlah Rumah Menurut Kualitas Bangunan
Nama Dusun Permanen Semi Permanen Tidak Permanen Jumlah Talun
Klaseman Jumlah
E. Keadaan Keagamaan
Mayoritas masyarakat desa Trutup menganut agama Islam yang berhaluan Ahlu
Sunnah Wal Jama’ah atau golongan NU ( Nahdlotul Ulama’ ), tetapi ada juga
masyarakat yang menganut agama Kristen Protestan dan aliran kepercayaan, yaitu
kepercayaan Sapta Dharma. Meski demikian seluruh masyarakatnya sangat rukun
dalam menghadapi perbedaan tersebut. Desa Trutup memiliki 2 ( dua ) buah masjid
dan 14 ( empat belas ) surau/mushollah yang tersebar di desa Trutup, baik di
dusun Talun maupun di dusun Klaseman, serta sebuah Gereja ( Gereja Pantai Costa )
di dusun Talun dan sanggar kepercayaan Sapta Dharma juga berada di dusun Talun.
Kegiatan rutinitas keagamaan yang dilakukan baik setiap minggu atau setiap bulan
di antaranya, tahlil dan istigotsah,yasinan, diba’an ( sholawat nabi ) dan jama’ah dzikir,
serta peribadatan umat Kristen setiap hari minggu pagi dan upacara selamatan warga
kepercayaan Sapta Dharma.
Jumlah Penduduk Menurut Agama
Dusun Islam Protestan Katolik Hindu Budha Jumlah
Talun 1.796 1.849
Klaseman 1.468 1.468
Jumlah 3.264 3.317
Persentase (%) 98.40 % 1.60 % %
Jumlah Rumah Ibadah
Dusun Masjid Mushollah Gereja Sanggar Jumlah Talun
Klaseman Jumlah
Persentase (%) 11.12 % 77.78 % 5.55 % 5.55 % %
a. Mata pencaharian
No Mata pencaharian Jumlah
(jiwa) Persentase (%)
1TNI / POLRI 7 1.00 %
2 18 2.51 %
3Petani 376 54.10 %
4Karyawan swasta 96 13.80 %
5Peternak 84 12.00 %
6Pedagang 43 6.18 %
7Pensiunan 37 5.32 %
8Sopir 34 4.89 %
Jumlah 695 100 %
b. Sektor pertanian
1. Pemilik sawah : 532 KK Luas : 116 Ha 2. Penyewa/penggarap : 89 KK Luas : 27.52 Ha
c. Sektor peternakan :
1. Pemilik sapi : 125 KK : 97 ekor 2. Pemilik kerbau : - KK : - ekor 3. Pemilik kambing : 89 KK : 126 ekor
4. Pemilik unggas : 475 KK : 2.576 ekor
Berternak merupakan pekerjaan sampingan masyarakat desa Trutup untuk mengisi waktu luang sepulang dari sawah atau dari bekerja di pabrik gamping, adapun pemeliharaannya secara biasa saja dipelihara di belakang rumah yang biasanya di sebelah pawon (dapur), adapun kotoran ternak mereka belum dimanfaatkan secara optimal, yang biasanya dibuang atau digunakan untuk menguruk tempat yang rendah dibelakang rumahnya masing-masing, upaya yang dilakukan pemerintahan desa untuk mensosialisasikan penggunaan pupuk organik dari kotoran ternak masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat karena hasil pertanian yang diperoleh sangatlah sedikit.
d. Sektor usaha perdagangan dan jasa :
1. Pemilik toko : 32 KK 2. Pemilik warung : 16 KK 3. Pertukangan : 44 KK 4. Home industri : 18 KK
Masyarakat desa Trutup sebagian ada yang berwirausaha kecil-kecilan yaitu berjualan makanan, warung kopi, bahan sembako, percetakan, dan bengkel, adapun perhatian desa sangat besar di antaranya diberikannya pinjaman modal dari PNPM- MP.
e. Infrastruktur
Desa Trutup merupakan desa yang letaknya strategis yang terletak dipinggiran jalan rayajalur Tuban- Rengel- Bojonegoro yang infrastrukturnya sudah sangat baik, misalnya jalan, pada hakekatnya jalan sangat berpengaruh terhadap proses perekonomian warga, sehingga dalam prinsipnya masyarakat tidak kesulitan dalam menjangkau kegiatan perekonomian sehari-hari karena jalan yang sangat bagus.
Data tentang lembaga pendidikan formal di desa Trutup adalah sebagai berikut. 1. SD : 2 (dua) lembaga
2. MI : - lembaga 3. SMP : - lembaga 4. MTs. : - lembaga 5. SMA : -. lembaga 6. MA : - lembaga
7. TPQ/Diniyah : 2 (dua) lembaga
Tingkat pendidikan masyarakat desa Trutup
Tingkat pendidikan Jumlah (jiwa) Persentase (%)
Tidak sekolah/belum sekolah 879 26.50%
SD sederajat 1.586 47.82%
SMP sederajat 460 13.86 %
SMA sederajat 318 9.58 %
Perguruan Tinggi 74 2.24%
Jumlah 3.317 100 %
H. Kesehatan
Kesadaran masyarakat desa Trutup akan kebersihan bisa dikatakan sudah baik, hal ini terlihat dari penataan rumah yang teratur, tempat sampah di masing – masing rumah yang sudah tersedia, namun ada sebagian warga yang menempatkan kandang ternak yang terletak bersebelahan dengan rumah tempat tinggal. Untuk fasilitas kesehatan pihak pemerintah desa masih memperhatikan akan hal itu, hal ini terbukti dengan adanya Polindes dan bidan.
Fasilitas pelayanan kesehatan yang terdapat di desa Trutup antara lain: - Puskesmas induk :
-- Puskesmas pembantu :
-- Polindes : 1 ( satu ) buah - Praktik dokter umum :
-- Praktik bidan/mantri : 1 ( satu ) orang
Sedangkan berdasarkan data penderita penyakit menular tahun 2012 adalah: 1. Kusta : - orang
2. TBC : - orang 3. HIV/AIDS : - orang 4. Demam berdarah : - orang 5. Kolera / disentri : - orang 6. Flu burung/babi : - orang
I. Kelembagaan
Desa Trutup merupakan desa yang memiliki gerakan kelembagaan
yangcukup baik, yang memiliki kegiatan rutinitas yang dilakukan para anggotanya,
adapun organisasi kelembagaan yang ada diantaranya adalah : BPD,
LPMD, PKK,FATAYAT MUSLIMAT NU, IPNU, IPPNU, dan
Karang Taruna, Remas, semua lembaga ini bergerak sesuai dengan bidangnya dan
sesuai dengan usianya masing-masing, adapun kegiatan yang dilakukan pasti
mendapat dukungan dari desa karena di dalam desa terdapat beberapa anggaran
keaktifan organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna dan Remas dalam
J. Analisis Kondisi Desa
Berikan analisis singkat tentang kondisi desa tempat Saudara melaksanakan KKN
(berdasarkan kondisi pada poin b sampai i)
Bidang / Subbidang Kondisi saat ini Kondisi yang diharapkanKeterangan Kependudukan
a. Keikutsertaan PUS dalam mengikuti program KB
PUS yang mengikuti program KB sebesar 40 % (masih
Penggunaan pupuk organic Masih sedikit petani yang menggunakan pupuk organic.
b. Pemanfaatan tanaman hasil pertanian menjadi makanan kecil
Masih sedikit petani yang memanfaatkan tanaman hasil pertanian menjadi makanan kecil.
Petani lebih bisa dalam memanfaatkan tanaman kegiatan home industri/ usaha kecil-kecilan
Pelaku usaha masih kurang memahami dalam
Kegiatan bimbingan belajar mata
pelajaran umum Pihak sekolah kurang rutin dalam mengadakan bimbel bagi anak didiknya.
pentingnya membuang sampah pada tempat sampah.
pentingnya membuang sampah pada tempat sampah.
Kelembagaan
Keaktifan organisasi kepemudaan Kurang aktifnya kegiatan
organisasi kepemudaan. Organisasi kepemudaan lebih aktif dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan.
Perlu adanya
BAB III
PROGRAM KERJA KKN
PROGRAM KERJA DAN INDIKATOR KEBERHASILAN
Bidang/Program kerja KKN Indikator keberhasilan program Bidang Pendidikan dan Keagamaan
a. Berpartisipasi dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) dan ekstrakulikuler di SD ( Sekolah Dasar ), TK ( Taman Kanak-Kanak ), PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini ), dan TPQ ( Taman Pendidikan Al-Qur’an ).
Berjalannya proses KBM yang menggunakanmodel pembelajaran yang menyenangkan dan tidak
membosankan
b. Mengadakan program bimbingan belajar (bimbel) pelajaran umum bagi siswa SD.
Peserta didik mampu menghilangkan sifat malas belajar serta cepat mencari solusi atas masalah dalam belajar. c. Membantu kegiatan PHBI ( Peringatan Hari Besar Islam )
bersama , TPQ, Ta’mir masjid dan Remas.
Masyarakat lebih menghargai arti pentingnya
memperingati hari-hari besar dalam agama islam serta dapat mengambil pelajaran darinya
Mengikuti kegiatan atau ritual keagamaan masyarakat. Masyarakat lebih meningkat dalam melaksanakan rutinitas kegiatan keagamaan
e. Mengadakan lomba-lomba islami dalam rangka bulan ramadhan dan peringatan HUT ( Hari Ulang Tahun ) Republik Indonesia ke- 67 .
Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam
memeriahkan dan menyambut datangnya bulan suci ramadhan dan HUT RI ke- 67
Kelembagaan
Membantu kinerja lembaga yang sudah ada di desa. Meningkatkan kinerja lembaga – lembaga yang sudah terbentuk di desa dalam hal administrasi, pembukuan, dan pengarsipan.
Melengkapi papanisasi lembaga yang belum ada. Pembuatan papanisasi lembaga di desa agar lebih dikenal dan diketahui oleh semua lapisan masyarakat.
Ekonomi
Membantu kegiatan koperasi/home industriyang sudah ada. Ikut meningkatkan kinerja koperasi/home industry dalam kegiatan operasional dan pemasarannya, serta tata administrasi, pembukuan, dan pelaporan.
b. Pelatihan pembuatan home industri Kurma Jawa (pengolahan buah tomat menjadi camilan) bagi ibu-ibu PKK
Ikut meningkatkan keterampilan dan pengetahuan ibu-ibu PKK dalam memangfaatkan tanaman hasil pertanian menjadi makanan kecil.
Hukum dan Sosial Politik
a. Membantu proses pengurusan berkas-berkas e-KTP, KK, Surat Tanah, Surat Jalan, dan sebagainya.
Membantu kelancaran dalam pengajuan dan pengurusan berkas-berkas untuk melaksanakan program e-KTP, KK, Surat Tanah, Surat Jalan, dsb.
Sosialisasi perda/perdes kepada masyarakat Meningkatkan pemahaman dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan-peraturan yang dibuat oleh
Pengembangan Lingkungan
a. Pembuatan bak sampah lingkungan Meningkatkan keindahan dan kebersihan lingkungan desa
b. Penghijauan lingkungan sekitar balai desa Menciptakan suasana yang sejuk dan asri di lingkungan sekitar balai desa
c. Mengadakan kegiatan kerja bakti dan bersih-bersih tempat ibadah serta lembaga pendidikan
BAB IV
PELAKSANAAN PROGRAM KERJA KKN
A. Pelaksanaan Program
Bidang/program kerja Langkah-langkah kegiatan Keterlibatan
masyarakat Sumber dana Bidang Pendidikan dan Keagamaan
a. Berpartisipasi dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) dan ekstrakulikuler di SD ( Sekolah Dasar ), TK ( Taman Kanak-Kanak ), PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini ), dan TPQ ( Taman sesuai hari masuk sekolah/ ngaji )
b. Mengadakan program bimbingan belajar (bimbel) pelajaran umum bagi siswa SD.
Memberikan bimbingan belajar secara langsung kepada peserta didik, di luar jam sekolah ( sore hari )
Peserta didik, bersama , TPQ, Ta’mir masjid dan Remas.
Mengadakan kegiatan khotimul qur’an pada siang hari dan pengajian umum pada malam hari dalam rangka peringatan nuzulul oleh masyarakat misal, shalat fardhu atau sunnah
e. Mengadakan lomba-lomba islami dalam rangka bulan ramadhan dan peringatan HUT ( Hari Ulang Tahun ) Republik Indonesia ke-67 .
pengarsipan.
b. Melengkapi papanisasi lembaga yang belum ada.
Membuat papanisasi lembaga TPQ dan Diniyah, yang dilakukan secara bertahap
a. Membantu kegiatan koperasi/home industry yang sudah ada. kurma jawa dari buah tomat dan dilanjutkan dengan
a. Membantu proses pengurusan berkas-berkas e-KTP, KK, Surat Tanah, Surat Jalan, dan sebagainya.
Membantu pemerintah desa
a. Pembuatan bak sampah lingkungan
Membuat bak sampah yang ditempatkan di lokasi-lokasi yang strategis untuk
pembuangan sampah
Masyarakat Iuran anggota
b.Penghijauan lingkungan sekitar balai desa
Melakukan penanaman pohon mangga di lingkungan sekitar balai desa
Pemerintah desa
dan masyarakat Iuran anggota
c. Mengadakan kegiatan kerja bakti dan bersih-bersih tempat ibadah dan lembaga pendidikan
B. Hambatan dan cara mengatasi
No Bidang / program kerja Hambatan Cara mengatasi hambatan
1 Bidang Pendidikan dan Keagamaan
a. Berpartisipasi dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) dan ekstrakulikuler di SD ( Sekolah Dasar ), TK ( Taman Kanak-Kanak ), PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini ), dan TPQ ( Taman Pendidikan Al-Qur’an ).
- Ada dewan guru yang acuh dan merasa terganggu dengan keberadaan mahasiswa KKN.
- Ada wali murid yang kurang setuju kalau anaknya diajar oleh mahasiswa KKN.
- Menjalin komunikasi dengan baik
- Mengajak kerja sama yang baik dengan wali murid
b. Mengadakan program bimbingan belajar (bimbel) pelajaran umum bagi siswa SD.
- Siswa kurang antusias dalam mengikuti bimbingan belajar.
- Memberikan penghargaan kepada siswa yang semangat mengikuti bimbingan belajar.
c. Membantu kegiatan PHBI (Peringatan Hari Besar Islam ) bersama , TPQ, Ta’mir masjid dan Remas.
- Masyarakat kurang antusias dalam berpartisipasi terhadap acara PHBI
- Memberikan hiburan-hiburan dan pengajian umum dengan
mendatangkan kiyai dari luar daerah d. Mengikuti kegiatan atau
ritual keagamaan masyarakat.
Ada jama’ah yang merasa terganggu dengan
kehadiran mahasiswa KKN.
Menjalin komunikasi yang baik dan sering bernusyawarah
e. Mengadakan lomba-lomba islami dalam rangka bulan ramadhan dan peringatan HUT ( Hari Ulang Tahun ) Republik Indonesia ke- 67 .
- Kurangnya antusias pemuda-pemuda dalam mengikuti perlombaan
- Banyak peserta yang masih bingung dengan pelaksanaan lomba
- Memotivasi para pemuda untuk turut serta memeriahkan lomba. - Memberikan penjelasan tentang tata
cara dan persyaratan mengikuti perlombaan.
Kelembagaan
a. Membantu kinerja lembaga yang sudah ada di desa.
- Kegiatan lembaga yang tidak begitu banyak, sehingga tidak ada kegiatan yang bisa dibantu.
b. Melengkapi papanisasi lembaga yang belum ada.
- Lokasi penempatan papan nama yang sukar. - Berkoordinasi dengan pihak lembaga yang terkait
Ekonomi
a. Membantu kegiatan koperasi/home industry yang sudah ada.
- Kegiatan usaha yang dilakukan masih skala sangat kecil.
- Pemilik usaha diberi pengarahan agar lebih mengembangkan usahanya.
b.Pelatihan pembuatan home industry Kurma Jawa (pengelolahan buah tomat menjadi camilan) bagi ibu-ibu PKK
- Kurangnya minat ibu-ibu PPK dalam
mengikuti pelatihan.
Mengenalkan produk jadi kurma jawa agar ibu-ibu tertarik mengikuti pelatihan.
Hukum dan sosial politik
a. Membantu proses pengurusan berkas-berkas e-KTP, KK, Surat Tanah, Surat Jalan, dan sebagainya.
- Berkas kependudukan sudah sangat lengkap - Pihak pemerintah desa tidak begitu
membutuhkan bantuan mahasiswa KKN.
- Mengikuti sesuai intruksi pihak pemerintah desa.
b. Sosialisasi Perda/Perdes kepada masyarakat
- Rendahnya tingkat pendidikan masyarakat rata-rata desa sehingga tidak begitu ingin tahu tentang pentingnya perda/perdes yang ada.
- Bekerja sama dengan perangkat desa untuk mensosialisasikan
perda/perdes dan membuat selebaran untuk dibagi ke masyarakat.
Pengembangan Lingkungan
a. Pembuatan bak sampah lingkungan - Penempatan bak sampah yang membutuhkan perizinan pihak desa dan masyarakat.
- Meminta izin dan berkoordinasi terkait penempatan bak sampah. b. Penghijauan lingkungan sekitar balai
desa
- Tidak diizinkannya penghijuan di lingkungan balai desa karena ke depannya akan dipaving.
Mengikuti keputusan desa dan mencari tempat yang lain sebagai sasaran penghijauan.
c. Mengadakan kegiatan kerja bakti dan bersih-bersih tempat ibadah dan lembaga pendidikan
- Kurangnya kesadaran atas kebersihan lingkungan.
- Pendekatan kepada masyarakat untuk sadar akan lingkungan bersih.
C. Tanggapan Masyarakat
Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan tahun 2012 di
desa Trutup mendapat acungan jempol dari mayoritas masyarakat, karena mampu
memberikan apa yang dibutuhkan masyarakat selama ini yang tidak pernah terpenuhi
oleh KKN yang sudah-sudah, kegiatan peringatan malam nuzulul qur’an yang disertai
dengan pengajian umum yang nasehat-nasehatnya selaludibutuhkan masyarakat telah
diwujudkan oleh mahasiswa KKN UNISDALamongan tahun 2012, selain itu
program-program di bidang Pendidikan, Ekonomi, Kelembagaan, Hukum, dan Pengembangan
menuju masyarakat lebih maju,terima kasih KKN UNISDA Lamongan 2012 apa
yang kalian lakukan di desa kami selama satu bulan dan ilmu yang kalian berikan akan
kami ingat selamanya.
D. Dampak Pelaksanaan KKN
Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) merupakan awal dari berkembangnya mahasiswa
yang secara langsung terjun di masyarakat, Universitas Islam Darul
‘Ulum( UNISDA ) Lamongan yang menerjunkan mahasiswanya untuk bersosialisasi
dengan masyarakat yang tentunya membawa beberapa program kerja yang terdiri dari
beberapa bidang. Adapun dampak positif dan negatif tentang pelaksanaan KKN
adalah sebagai berikut :
Dampak Positif :
1. Masyarakat lebih maju dalam segi pemikiran
2. Masyarakat lebih kreatif dalam memanfaatkan sesuatu yang tidak bergunamenjadi berguna
3. Munculnya kebersamaan warga ketika adanya mahasiswa KKN di desa mereka
4. Masyarakat terbantu dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dan solusi terbaiknya
Dampak Negatif :
1. Ada beberapa masyarakat yang merasa terganggu dengan program- program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN
2. Timbulnya kekecewaan beberapa masyarakat karena ketidak puasan dengan program KKN
BAB V
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu program perkuliahan yang bertujuan
untuk membentuk kesadaran atas partisipasi mahasiswa dalam pembangunan suatu
wilayah atau daerah. Sebagai mahasiswa yang akan menjadi calon sarjana, hasil yang
diperoleh dari bangku perkuliahan harus dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya
dalam dunia pendidikan tetapi juga aplikasi di dalam masyarakat, mengenal dan
mencoba memecahkan dinamika-dinamika yang ada di masyarakat.
Sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat, melalui kegiatan KKN mahsiswa
dituntut untuk mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Mahasiswa
diharapkan menjadi motivator dan fasilitator dari usaha-usaha pembangunan yang pada
saat sekarang sedang giat dilakukan terutama di daerah pedesaan. Masyarakat dapat
berbagi permasalahan yang ada dan mencari solusi dengan partisipasi mahasiswa
peserta KKN, pemerintah di tempat lokasi KKN juga akan mendapatkan partner yang
bisa diajak bekerjasama dalam proses pembangunan di daerah setempat.
B. SARAN
Untuk dapat tercapainya tujuan dari pelaksanaan program-program KKN, perlu
adanya koordinasi yang baik, mulai dari anggota kelompok KKN, Dosen Pembimbing
Lapangan, Panitia KKN, Pemerintahan Desa, serta seluruh lapisan masyarakat desa
yang ditempati sebagai sasaran pelaksanaan program-program KKN. Pelaksanaan
program KKN diharapkan mempunyai inovasi baru bagi masyarakat, sehingga
program-program KKN tidak selalu monoton dan terkesan membosankan. Serta diharapkan
dapat membangun masyarakat desa menjadi lebih maju.
Diposkan oleh Mas Wandy di 14.39