• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA KEGIATAN soal uji MMD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "RENCANA KEGIATAN soal uji MMD"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA KEGIATAN MMD

Di Desa Bades, Kec. Pasirian

Kab. Lumajang

PROGRAM DIII KEBIDANAN

AKADEMI KEBIDANAN SAKINAH PASURUAN DI KABUPATEN LUMAJANG

(2)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dewasa ini dalam rangka memasuki Era globalisasi menuju Indonesia Sehat 2015, pemerintah menetapkan arah kebijakan dalam bidang Kesehatan yang di amanatkan dalam ketetapan MPR RI NO.IV/MPR/1999 tentang GBHN 1999/2004 salah satunya meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan yang paling mendukung dengan pendekatan paradigma sehat.

Pratr(1976) memperhatikan bahwa peran yang dimainkan keluarga dalam pengembangan kebiasaan kesehatan dan juga pengajaran terhadap anak-anak mereka, keluarga menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam menentukan keyakinan dan nilai kesehatan individu serta dapat juga menentukan tentang program pengobatan yang dapat diterima.

Perilaku sehat sangat dipengaruhi oleh kebiasaan dan kebudayaan masyarakat, oleh karena itu perlu dikembangkan strategi yang bukan hanya untuk mengubah perilaku tetapi juga untuk mempertahankan perubahan tersebut. Dukungan sosial dalam bentuk dukungan emosional dari anggota keluarga yang lain, teman, waktu, dan uang merupakan faktor-faktor penting dalam kepatuhan terhadap upaya peningkatan kesehatan.

Mengingat hal yang demikian ini maka kebijaksanaan yang arif sangat diperlukah dalam melakukan pendekatan integratif secara kemitraan antara upaya tradisional dan modern dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

(3)

proses penbelajaran mata. kuliah Asuhan Kebidanan V (Komunitas). Promosi Kesehatan, Mutu Pelayanan kebidanan, Pelayanan KB dan Kependudukan serta Organisasi dan Menejemen pelayanan Kesehatan. Proses ini dalam upaya untuk menigkatkan ketrampilan dasar Mahasiswa untuk menggerakkan peran serta cakupannya.membimbing keluarga dengan kasus kebidanan, melaksanakan kunjungan rumah, penyuluhan dan pendidikan kesehatan, membina kelompok masyarakat posyandu KIA dan. LSM dalam komunitas kebidanan. Praktek klinik kebidanan komunitas dilaksanakan di desa bades mulai tanggal 12 januari - 7 Februari 2015.

Permasalahan yang dihadapi di desa Bades ini adalah Kasus-kasus kondisi Balita, ibu hamil dengan KEK dan RESTI yang nantinya akan kami pecahkan bersama.

Masyarakat adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah tertentu dimana mempunyai norma, adat istiadat dan peraturan yang harus ditaati tiap anggota masyarakat. Sedangkan desa adalah sekelompok prang yang menempati suatu wilayah dan mempunyai sistem pemerintahan, norma, adat dan peraturan yang harus ditaati setiap warga desa.

 Landasan Kegiatan

a. Kegiatan ini berdaasarkan program praktik kebidanan Komunitas

b. Kegiatan ini terselenggara berkat ijin dari pimpinan akademi kebidanan Sakinah serta berbagai pihak yang bersedia menyukseskan acara ini.

I. Tujuan Kegiatan

Tujuan umum:

 Menjalin komunikasi, koordinasi dan informasi bagi semua kalangan yang terlibat terutama bagi kesehatan dan kehidupan sosial kemasyarakatan

 Menambah wawasan tentang pengetahuan kesehatan.

(4)

 Tujuan jangka pendek : setelah diadakan MMD selama ±3 jam

diharapkan masyarakat mengerti tentang gizi buruk balita, ibu hamil dengan RESTI dan KEK.

 Di harapkan masyarakat menyadari akan bahaya dari gizi buruk balita, ibu hamil dengan RESTI dan KEK.

 Kriteria hasil : masyarakat dapat mengerti dan mengulangi penjelasan dari petugas kesehatan

 Masyarakat sadar akan pentingnya asupan gizi bagi balitanya dan ibu hamil serta resiko tinggi pada ibu hamil

 Tujuan jangka panjang : setelah dilakukan asuhan kebidanan dan pemantauan dan setelah di laksanakan MMD untuk balita, diharapkan masyarakat mampu memberikan asupan gizi yang lebih baik bagi balita,ibu hamil dan lain-lain.

 Kriteria hasil : ibu dapat memberikan asupan gizi yang lebih baik terutama pada awal pertumbuhan balita dan gizi pada ibu hamil.

Sasaran

 Sasaran utama : Seluruh masyarakat khususnya ibu hamil dan balita

 Sasaran penunjang :Bidan desa,,kader posyandu,tokoh masyarakat dan perangkat desa

(5)

I. NAMA KEGIATAN

Nama kegiatan ini adalah :

MMD (Musyawarah Masrakat Desa) II. TEMA KEGIATAN

Menumbuhkan kesadaran masyarakat tentamg bahaya BGM, Ibu hamil dengan resiko tinggi, dan Ibu hamil dengan KEK.

III. PENYELENGGARA KEGIATAN

Yang menjadi penyelenggara kegiatan ini adalah Mahasiswa prodi kebidanan Sakinah Pasuruan semester V.

IV. BENTUK KEGIATAN

Musyawarah Masyarakat Desa

V. RENCANA KEGIATAN

Tanggal : 31 Januari 2015 Pukul : 18. 30 WIB - Slesai

Tempat : Balai Desa Bades- Pasirian Kab. Lumajang

(6)

itu, kami selaku pelaksana mengharap dukungan dari semua pihak demi terciptanya kesuksesan acara kami.

Besar harapan kami, semoga acara ini dapat meningkatkan pengetahuan Masyarakat Desa Bades khususnya ibu - ibu dan semoga bermanfaat untuk semua pihak. ,Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kemudahan dan kemurahanNya Amin.

LAMPIRAN 1

KEPANITIAAN

1. Penanggung jawab:

(7)

Wakil ketua : Umi Khusnul Khotimah Sekretaris : 1. Fitayatul Magfiroh

2. Ika Mar’ atus S

Bendahara : Jumrotun Nafisah

JADWAL ACARA

18.00-18.30 : check in Undangan 18.30-18.35 : Pembukaan

18.35-18.40 : Sambutan ketua panitia 18.40-18.45 : Sambutan Bidan Desa 18.45-18.50 : Sambutan Kepala Desa 18.50-19.20 : Penyampaian Materi

19.20-20.10 : Diskusi dan penyelesaian masalah 20.10-20.25 :Kesimpulan

20.25-20.30 : Penutup dan Doa

LEMBAR PENGESAHAN

(8)

Ketua Sekretaris

Esti Putri Yunita Fitayatul Magfiroh

Pembimbing akademik Pembimbing Komunitas

Dyah Siwi Hetty, S.SiT Khofidah U. M, Amd keb

Erfiani Mail, SST

Mengetahui Kepala Desa

M. Mahpudin

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT

Jl.Raya Jabon – Gayaman Km.2 Mojoanyar Telp.(0321) 329915 MOJOKERTO 61363

(9)

Yang bertandatangan di bawah ini :

Yang selanjutnya disebut pihak pertama (I) Yang bertandatangan di bawah ini :

Nama :

Nama Instansi :

Jabatan :

Alamat Instansi :

Telepon :

Yang selanjutnya disebut pihak kedua (II)

Pihak I dan pihak II telah menyetujui perjanjian berupa kerjasama sponsorship

1. Pihak I adalah pihak sponsor dari rangkaian acara BEM “SEMINAR” yang bentuk sponsor seperti:

Berkewajiban memberikan kompensasi berupa:

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT

Jl.Raya Jabon – Gayaman Km.2 Mojoanyar Telp.(0321) 329915 MOJOKERTO 61363

a. Dana sabasar :

b. Produk senilai :

(10)

2. Pihak II adalah panitia penyelenggara BEM “SEMINAR”, berkewajiban mencantumkan/ menyebutkan logo, nama perusahaan dan kesepakatan lainnya yang telah ditentukan sebelumnyaoleh pihak I dan pihak II.

3. Logo, nama perusahaan dan materi iklan lainnya dari pihak I untuk dipromosikanselambat- lambatnya satu minggu sebelum hari pelaksanaan

4. Demikian perjanjian kami buat dengan sebenar- benarnya untuk kemudian dapat ditepati dan dilaksanakan degan sebaik- baiknya.

5. Apabila dikemudian hari terdapat perselisihan dalam pelaksanaan kerjasama ini, maka kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan dengan cara musyawarah untuk mufakat, dan apabila ada kekeliruan dalam surat perjanjian ini, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Mojokerto, …..Mei 2009 Pihak I Pihak II

(11)

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, keberadaan visum et repertum sangat dibutuhkan dalam setiap penyidikan tindak pidana perkosaan dalam hal ini visum et repertum selalu

Menurut Taksonomi Tanah, disebut tanah gambut (histosol) dengan ketentuan apabila 1) tidak mempunyai sifat-sifat tanah andik pada ≥ 60% ketebalan di antara permukaan tanah

The errors would be fo- cused on the students interlingual (mother tongue) as well as intralingual (learn- ing strategies) interference. The data were all collected from the

Dengan menggunakan bound test dan pengujian kausalitas Granger dalam rerangka Vector Error Correction Models (VECM), mereka menyimpulkan adanya hubungan kausalitas satu arah

Oleh karena itu disarankan untuk penelitian selanjutnya menggunakan metode / model efek yang berbeda atau dengan menambahkan jumlah individu dan waktu pengamatan dalam

Hasil analisis ragam menunjukan bahwa terdapat interaksi antara perlakuan pola tanam jajar legowo dan kombinasi pupuk terhadap jumlah bulir per malai, berat gabah

• Ada kemungkinan bahwa seseorang yang tak berhak terhadap suatu informasi berhasil membaca informasi tersebut melalui jaringan (dengan menggunakan teknik.

Berdasarkan perumusan masalah diatas, secara umum tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah ingin mengetahui model Problem Based Learning dapat