• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS AKHIR - Analisis Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang dengan Sistem Hidrolis pada Proyek Pembangunan Gedung Perpustakaan Universitas Negeri Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "TUGAS AKHIR - Analisis Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang dengan Sistem Hidrolis pada Proyek Pembangunan Gedung Perpustakaan Universitas Negeri Medan"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG

DENGAN SISTEM HIDROLIS

PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PERPUSTAKAAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

TUGAS AKHIR

Diajukan untuk Melengkapi Tugas-tugas

Dan Memenuhi Syarat untuk Menempuh

Ujian Sarjana Teknik Sipil

Oleh :

ANDRI SAPORA GINTING

09 0424 009

PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA EKSTENSION

DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis sampaikan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah

melimpahkan nikmat dan karunia-Nya kepada penulis, sehingga dapat

menyelesaikan Tugas Akhir ini.

Penyusunan Tugas Akhir ini dengan judul “ANALISIS DAYA

DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG DENGAN SISTEM HIDROLIS

PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PERPUSTAKAAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN” ini disusun guna melengkapi syarat untuk

menyelesaikan jenjang pendidikan Program Strata Satu (S-1) di Universitas

Sumatera Utara.

Dalam penyusunan Tugas Akhir ini, penulis banyak memperoleh bantuan

dan saran dari berbagai pihak, maka dalam kesempatan ini penulis ingin

mengucapkan terimakasih kepada:

1. Terimakasih yang teristimewa, penulis ucapkan kepada orangtua tercinta,

yang telah mengasuh, mendidik, dan membesarkan serta selalu memberikan

dukungan baik moral, material, maupun doa, sehingga penulis dapat

menyelesaikan Tugas Akhir ini.

2. Bapak Ir. Rudi Iskandar, MT, selaku dosen pembimbing utama yang telah

membimbing penulis dalam penulisan Tugas Akhir ini;

3. Bapak, Prof. Dr. Ir. Roesyanto, MSCE, sebagai pembanding dan penguji.

4. Bapak Ir. Besman Surbakti, MT, sebagai pembanding dan penguji.

(3)

6. Bapak Prof. Dr. Ing.- Johannes Tarigan, sebagai Ketua Jurusan Teknik Sipil

Universitas Sumatera Utara;

7. Bapak Ir. Zulkarnain A.Muis, M.Eng.Sc, selaku Koordinator Program

Pendidikan Ekstension;

8. Seluruh Dosen dan pegawai Universitas Sumatera Utara khususnya Jurusan

Teknik Sipil yang telah mendidik dan membina penulis sejak awal hingga

akhir perkuliahan;

9. Pimpinan dan seluruh Staff PT. Bina Karya, sebagai Konsultan proyek yang

telah memberi bimbingan kepada penulis;

10. Terimakasih juga penulis ucapkan kepada rekan-rekan mahasiswa dan

teman-teman yang memberikan dukungan kepada penulis untuk menyelesaikan

Tugas Akhir ini.

Penulis menyadari bahwa Tugas Akhir ini masih banyak kekurangannya,

oleh karena itu saran dan kritik yang bersifat membangun sangat diharapkan demi

(4)

ABSTRAK

Pondasi tiang merupakan salah satu jenis dari pondasi dalam yang umum digunakan, yang berfungsi untuk menyalurkan beban struktur kelapisan tanah keras yang mempunyai kapasitas daya dukung tinggi yang letaknya cukup dalam di dalam tanah. Untuk menghitung kapasitas tiang, terdapat banyak rumus yang dapat digunakan. Hasil masing–masing rumus tersebut menghasilkan nilai kapasitas yang berbeda–beda.

Tujuan dari Tugas Akhir ini untuk menghitung daya dukung tiang dari hasil sondir, standar penetrasi test (SPT), pile driving analizer (PDA) dan bacaan manometer pada alat hydroulic jack system, serta membandingkan hasil daya dukung tiang dari beberapa metode penyelidikan yang terjadi pada tiang tunggal.

Hasil perhitungan daya dukung pondasi terdapat perbedaan nilai, baik dilihat dari penggunaan metode perhitungan Aoki dan DeAlencar, serta metode Mayerhoff. Dimana dari data sondir Aoki dan De Alencar Qu = 182,017 ton, dari

data sondir Mayerhoff Qu = 274,258 ton, dari data SPT Qu = 190,74 ton dan dari

data bacaan alat hydraulic jack Qu = 203,152 ton serta dari data PDA titik P127

Qu = 143,7 ton, titik P184 Qu = 155 ton dan titik P289 Qu = 122 ton. Dari hasil

perhitungan daya dukung tiang, lebih aman memakai perhitungan dari hasil data manometer pada alat hydroulic jack karena lebih aktual.

(5)

DAFTAR ISI

1.4. Pembatasan Masalah ... 3

1.5. Metode Pengumpulan Data ... 4

1.6. Sistematika Penulisan ... 4

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tinjauan Umum ... 6

2.2. Penyelidikan Tanah (Soil Investigation) ... 6

2.2.1. Sondering test/cone penetration test (CPT) ... 7

2.2.2. Standard penetration test (SPT) ... 11

2.3.Pondasi Tiang ... 12

(6)

2.5. Penggolongan Pondasi Tiang Pancang ... 14

2.5.1. Pondasi tiang pancang menurut pemakaian bahan dan karakteristik strukturnya ... 14

2.5.2. Pondasi tiang pancang menurut pemasangannya ... 20

2.6. Peralatan Pemancangan (Driving Equipment) ... 22

2.7. Hirdrolik Sistem ... 23

2.8. Kapasitas Daya Dukung ... 27

2.8.1. Kapasitas daya dukung tiang dari data sondir ... 27

2.8.2. Kapasitas daya dukung tiang dari data SPT... 31

2.8.3. Berdasarkan bacaan manometer alat hydraulic jack... 35

2.8.4. Berdasarkan data Pile Driving Analizer (PDA)...36

2.9. Tiang Pancang Kelompok (Pile Group) ... 41

2.9.1. Jarak antar tiang dalam kelompok ... 43

2.9.2. Perhitungan pembagian tekanan pada tiang pancang kelompok ... 44

2.9.2.1. Kelompok tiang yang menerima beban normal sentris... 44

2.9.2.2. Kelompok tiang yang menerima beban normal eksentris... 45

2.9.2.3. Kelompok tiang yang menerima beban normal sentris dan momen yang bekerja pada dua arah....46

2.10.Tiang Mendukung Beban Lateral ... 47

2.10.1 Metode Broms (Tiang dalam Tanah Granuler) ... 48

(7)

2.12. Faktor Keamanan ... 60

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Data Umum ... 62

3.2. Data Teknis Tiang Pancang ... 62

3.3. Metode Pengumpulan Data ... 63

3.4. Metode Analisis ... 64

3.5. Lokasi Titik Sondir dan Bore Hole ... 66

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1.Menghitung Kapasitas Daya Dukung Tiang dari Data Sondir ... 67

4.1.1. Menghitung kapasitas daya dukung tiang dari data sondir metode Aoki dan De Alencar ... 67

4.1.2. Menghitung kapasitas daya dukung tiang dari data sondir dengan metode Mayerhof ... 70

4.2. Menghitung Kapasitas Daya Dukung Tiang dari Data SPT ... 71

4.3. Menghitung Kapasitas Daya Dukung Tiang Berdasarkan Bacaan Manometer dari alat hydraulic jack ... 74

4.4. Menghitung kapasitas daya dukung tiang pancang dari PDA Test ..76

4.5. Analisa Gaya yang Bekerja pada Tiang ... 82

4.6. Gaya Lateral Ijin ... 84

4.7. Menghitung Kapasitas Kelompok Tiang Berdasarkan Effisiensi ... 87

4.7.1. Metode Converse-Labarre ... 87

4.7.2. Metode Los Angeles Group ... 89

(8)

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN

5.1.Kesimpulan ... 94

5.2.Saran ... 96

DAFTAR PUSTAKA

(9)

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

II.1 Faktor empirik Fb dan Fs ... 29

II.2 Nilai faktor empirik untuk tipe tanah yang berbeda... 30

II.3 Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan untuk Penentuan Harga N... 32

II.4 Hubungan antara angka penetrasi standard dengan sudut geser dalam dan kepadatan relatif pada tanah pasir... 33

II.5 Hubungan antara N dengan Berat Isi Tanah ... 33

IV.1 Perhitungan daya dukung ultimate dan ijin pondasi tiang ( CPT-5 ) ... 71

IV.2 Perhitungan daya dukung tiang berdasarkan data SPT (BH-2)... 72

IV.3 Perhitungan daya dukung tiang berdasarkan bacaan manometer... 75 IV.4 Perhitungan daya dukung tiang pada saat pemancangan berdasarkan data (daily piling record)... 75 1V.5 Hasil pengujian PDA untuk tiang P127... 76

IV.6 Hasil pengujian PDA untuk tiang P184... 77

IV.7 Hasil pengujian PDA untuk tiang P289... 78

1V.8 Perhitungan beban tiang maksimum... 83

IV.9 Kapasitas daya dukung ijin tiang tunggal dengan faktor keamanan (Qa)... 91

IV.10Metode Converse Labbare diperoleh kapasitas kelompok ijin tiang... 91

(10)

IV.12 Kapasitas daya dukung ijin tiang tunggal berdasarkan data PDA test

dan data Manometer dengan faktor keamanan (FS) sebesar 2,5 ... .... 92

IV.13 Metode Converse Labbare diperoleh kapasitas kelompok ijin tiang

berdasarkan data PDA test dan data Manometer ... .... 92

IV.14 Metode Los Angeles Group diperoleh kapasitas kelompok ijin tiang

(11)

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

2.1 Dimensi Alat Sondir Mekanis……… 10

2.2 Tiang pancang kayu ... 15

2.3 Tiang pancang beton precast concrete pile ... 16

2.4 Tiang pancang Precast Prestressed Concrete Pile ... 17

2.5 Tiang pancang Cast in place pile ... 18

2.6 Tiang pancang baja ... 20

2.7 Pola-pola kelompok tiang pancang khusus ... 42

2.8 Pengaruh tiang akibat pemancangan ... 44

2.9 Beban normal sentris pada kelompok tiang pancang ... 45

2.10 Beban normal eksentris pada kelompok tiang pancang ... 45

2.11 Beban sentris dan momen kelompok tiang arah x dan y... 46

2.12 Tiang ujung bebas pada tanah granuler ... 50

2.13 Tahanan Lateral ultimit tiang dalam tanah granuler ... 52

2.14 Tiang ujung jepit dalam tanah granuler ... 54

2.15 Tipe keruntuhan dalam kelompok tiang... 57

2.16 Daerah friksion pada kelompok tiang dari tampak samping... 57

2.17 Daerah friksion pada kelompok tiang dari tampak atas... 58

3.1 Peta kesampaian lokasi ... 63

(12)

3.3 Lokasi Titik Sondir dan Bore Hole ... 66

4.1 Perkiraan nilai qca (base) ... 67

4.2 Nilai qc (side) pada titik sondir 1 (CPT-5)... 68

4.3. Hasil analisa tekan CAPWAP untuk tiang P127 ... 79

4.4. Hasil analisa tekan CAPWAP untuk tiang P184 ... 80

(13)

DAFTAR NOTASI

JP = Jumlah perlawanan, perlawanan ujung konus + selimut (kg/cm2)

PK = Perlawanan penetrasi konus, qc (kg/cm2)

JHL = Jumlah hambatan lekat (kg/cm)

Qu = Kapasitas daya dukung aksial ultimit tiang pancang (ton)

Qb = Kapasitas tahanan di ujung tiang (ton)

Qs = Kapasitas tahanan kulit (ton)

qb = Kapasitas daya dukung di ujung tiang persatuan luas (kg/cm2)

Ab = Luas di ujung tiang (cm2)

f = Satuan tahanan kulit persatuan luas (kg/cm2)

As = Luas kulit tiang pancang (cm2)

qc = Perlawanan konus (kg/cm2)

Qijin = Kapasitas daya dukung ijin pondasi (ton)

α = Koefisien adhesi antara tanah dam tiang

Li = Panjang lapisan tanah (m)

Qg = Beban maksimum kelompok tiang yang mengakibatkan keruntuhan (ton)

Fs = Faktor empirik tahanan kulit yang tergantung pada tipe tiang

Fb = Faktor empirik tahanan ujung tiang yang tergantung pada tipe tiang

N = Harga SPT lapangan

τ = Kekuatan geser tanah (kg/cm²)

c = Kohesi tanah (kg/cm²)

σ = Tegangan normal yang terjadi pada tanah (kg/cm²)

(14)

p = Keliling tiang (m)

Ap = Luas Penampang Tiang (m²)

cu = Kohesi Undrained (kN/m²)

D = Diameter tiang. (cm)

N = Beban yang diterima oleh tiap-tiap tiang pancang. (ton)

V = Resultant gaya-gaya normal yang bekerja secara sentris. (ton)

Qi = Beban aksial pada tiang ke-i. (ton)

V = Jumlah beban vertikal yang bekerja pada pusat kelompok tiang. (ton)

Mx = Momen yang bekerja pada bidang yang tegak lurus sumbu x. (tm)

My = Momen yang bekerja pada bidang yang tegak lurus sumbu y. (tm)

n = Banyaknya tiang pancang dalam kelompok tiang pancang (pile group).

xi,yi = Absis atau jarak tiang ke pusat berat kelompok tiang ke tiang nomor-i.

∑x2 = Jumlah kuadrat absis-absis tiang pancang.

∑y2 = Jumlah kuadrat ordinat-ordinat tiang pancang.

po = tekanan overburden efektif

φ’ = sudut gesek dalam efektif (º)

po = tekanan overburden vertical

c = kohesi

(15)

Eg = Efisiensi kelompok tiang

m = Jumlah baris tiang

n’ = Jumlah tiang dalam satu baris

θ = Arc tg d/s, dalam derajat

s = Jarak pusat ke pusat tiang (m)

Referensi

Dokumen terkait

a) Tiang yang ditinjau adalah tiang yang dipancang tegak lurus. b) Dilakukan peninjauan untuk kelompok tiang. c) Hanya menghitung daya dukung berdasarkan data CPT,SPT,

Tujuan dari studi ini untuk menghitung dan membandingkan daya dukung tiang borod pile dari data sondir dengan memakai metode Aoki dan De Alencer, data SPT memakai metode Reese

Tujuan dari studi ini untuk menghitung dan membandingkan daya dukung tiang borod pile dari data sondir dengan memakai metode Aoki dan De Alencer, data SPT memakai metode Reese

Dari hasil perhitungan kapasitas daya dukung jacked pile menggunakan data SPT, Sondir, Manometer, dan menggunakan Program Plaxis 8.6, hasil perhitungan menggunakan

Pada tugas akhir ini, perhitungan mengenai daya dukung tiang pancang dan penurunan pondasi tiang pancang secara analitis menggunakan data sondir, SPT, kalendering dan PDA

Dari hasil analisis perhitungan daya dukung izin (Qi) untuk pondasi tiang pancang kelompok diameter 25 cm dari data sondir yang dilakukan oleh penulis

Daya dukung selimut tiang pancang berdasarkan data N-SPT dan PDA Data N-SPT merupakan data yang diperoleh dari penyelidikan tanah yang dilakukan terlebih dahulu.. Daya dukung selimut

Daya dukung pondasi tiang dinyatakan dalam rumus sebagai berikut : Qu = qcx Ap+ JHL x Kt 4 Keterangan : Qu = Kapasitas Daya Dukung Tiang Pancang qc = Tahanan ujung Sondir Perlawanan