• Tidak ada hasil yang ditemukan

Amal Said, Jurnal Sinergi Ipteks, Juli 2010

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Amal Said, Jurnal Sinergi Ipteks, Juli 2010"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Jurnal Ilmiah

Sinergi Ipteks

ISSN 1907-2511. Volume 5 No. 2 edisi Juli 2010.

ANALISA EFISIENSI FAKTOR PRODUKSI JAGUNG HIBRIDA (Zea Mays L) DI DESA LIMA POCCOE KECAMATAN CENRANA KABUPATEN MAROS economically excessive allocation of fertilizer at this time (not efficient). The ratio between NPM labor is (0.721) smaller than one, which means (not efficient). Value R/C ratio is 1.32 which indicates that any increase in the cost of Rp. 1,-/ha, it will provide an additional revenue of Rp. 1.32,-/ha. Based on these criteria, the value of R/C ratio > 1 means that the farming of maize hybrids are economically profitable and feasible to be developed.

Keywords: Efficiency of Corn Farming

A. PENDAHULUAN

Jagung menjadi salah satu komoditas pertanian yang sangat penting karena selain untuk dikonsumsi untuk sayuran, buah jagung juga bisa diolah menjadi aneka makanan dan bahan baku industry seperti bahan maizena dan bahan pakan ternak. Kondisi ini membuat budidaya jagung memiliki prospek yang sangat menjanjikan, baik dari segi permintaan maupun harga jualnya.

Terlebih lagi setelah ditemukan benih jagung hibrida yang memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan benih jagung local yang lebih dulu dikenal masyarakat. Keunggulan tersebut antara lain, masa panennya lebih cepat, lebih tahan serangan hama dan penyakit, serta produktivitasnya lebih banyak.

Kabupaten Maros merupakan salah satu daerah pengembangan tanaman jagung. Hal ini disebabkan karena potensi wilayah dan syarat tumbuh tanaman jagung cocok dengan wilayah tersebut. Luas panen tanaman jagung di Kabupaten Maros rata-rata mencapai 3.200 Ha dengan produksi 10.150 ton/tahun (Dinas Pertanian Kabupaten Maros, 2009). Adapun jenis benih yang digunakan oleh petani di Desa Lima Poccoe adalah jenis hibrida varietas Bisi-2, dimana benih tersebut dapat diperoleh dari Dinas Pertanian setempat atau took-toko Tani. Selain itu, petani menggunakan pupuk Urea yang diperoleh di pasar tradisional atau took-toko Tani.

(2)

tenaga kerja yang lebih banyak sehingga upah yang dikeluarkan semakin tinggi yang mempengaruhi jumlah pendapatan.

Berdasarkan uraian di atas, maka penulis menganggap perlu melakukan suatu penelitian dengan judul Analisis Efisiensi Pemanfaatan Faktor-faktor Produksi pada Usahatani Jagung di Desa Limapoccoe Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros.

Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian yang telah digambarkan pada latar belakang, maka rumusan masalah dapat dirumuskan sebagai berikut:

1. Apakah pemanfaatan factor-faktor produksi (luas lahan, benih, pupuk, dan tenaga kerja) telah efisien pada usahatani jagung hibrida di Desa Limapoccoe Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros?

2. Apakah usahatani jagung hibrida menguntungkan bagi petani di Desa Limapoccoe Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros?

Tujuan

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:

1. Untuk mengetahui efisiensi pemanfaatan factor-faktor produksi yang diterapkan petani dalam usahatani jagung hibrida di Desa Limapoccoe Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros.

2. Untuk mengetahui usahatani jagung hibrida menguntungkan atau tidak bagi petani di Desa Limapoccoe Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros.

Kegunaan

Kegunaan yang diperoleh dari penelitian ini adalah:

1. Sebagai bahan informasi dan masukan bagi pihak terkait dalam menentukan kebijakan terhadap pengembangan dan pengelolaan usahatani jagung hibrida.

2. Meningkatkan pendapatan dan taraf hidup petani dalam mengelola usahatani jagung hybrida dengan memanfaatkan factor-faktor produksi secara efisien.

B. METODE PENELITIAN Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Limapoccoe Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros, dengan pertimbangan bahwa lokasi tersebut merupakan salah satu daerah pengembangan jagung hibrida di Kabupaten Maros. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan, yaitu dari bulan Oktober 2009 sampai Januari 2010.

Penentuan Responden

Penentuan responden dilakukan secara Purposive sampling (sengaja) dengan pertimbangan responden yang terpilih dapat mewakili petani di lokasi penelitian dan dapat memberikan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Adapun jumlah petani jagung hibrida di Desa Limapoccoe Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros adalah 312 orang dan yang terpilih untuk dijadikan sampel sebanyak 15 persen. Jadi total petani responden adalah 47 orang.

Analisa Efisiensi Penggunaan Faktor-faktor Produksi

(3)

a. Analisis Cobb Douglass

Untuk menguji efisiensi penggunaan factor produksi, digunakan analisis produksi Cobb Douglass, (Soekartawi, 2003):

Y= aX1b1 . aX2b2 . aX3b3 …… Xibi …… Xnbn . eu

Dengan mengetahui variabel-variabel yang dianalisis, dalam hal ini variabel bebasnya sebanyak empat (X1, X2, X3, dan X4) maka persamaan fungsi produksi Cobb Douglass dapat ditulis sebagai berikut:

Y= aX1b1 . X2b2 . X3b3 . X4b4 . e

Untuk memudahkan penggunaan terhadap persamaan tersebut, maka persamaannya diubah menjadi bentuk linier berganda dengan cara melogaritmakan persamaan tersebut sebagai berikut:

Log Y = log a + b1logX1 + b2logX2 + b3logX3 + b4logX4 + u

Keterangan:

Y = Produksi Jagung Hibrida X1= Luas Lahan (Ha)

X2= Benih (kg) X3= Pupuk (kg)

X4= Tenaga Kerja (HKSP) u = Kesalahan

e = Logaritma natural (e= 2.718) a,b= Besaran yang diduga

Setelah diperoleh koefisien regresi, maka dilakukan uji F untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas (X1) secara bersama-sama terhadap variabel tidak bebas (Y). Uji T untuk mengetahui hubungan masing-masing variabel tidak bebas. Elastisitas penggunaan factor produksi diketahui dari besarnya nilai bi. Pengaruh penggunaan factor produksi diketahui dengan menggunakan koefisien elasstisistas masing-masing variabel bebas terhadap variabel tidak bebas yaitu bi, dengan criteria penilaian:

1. Jika bi > 1, skala ekonomi usahatani jagung increasing return to scale

2. Jika bi = 1, skala ekonomi usahatani jagung constant return to scale

3. Jika bi < 1, skala ekonomi usahatani jagung decreasing return to scale

Efisiensi penggunaan factor produksi dapat dihitung dengan menggunakan efisiensi harga yaitu nilai produk marginal input (NPM Xi) sama dengan harga input. Rumus perhitungan efisiensi harga berdasarkan penggunaan teknik fungsi produksi Cobb-Douglass adalah:

bi. Y.Py = PXi NPMXi = PXi Dimana:

b1 = Elastisitas Produksi Y = Output Rata-rata X = Input Rata-rata

(4)

Px = Harga Input Rata-rata

Untuk menguji kelayakan usahatani digunakan analisis Analisis R/C Ratio untuk mengetahui apakah usahatani jagung hibrida yang dijalankan menguntungkan bagi petani. Analisis ini menggunakan rumus:

Total Revenue R/C ratio = ---

Total Biaya

Adapun kriterianya sebagai berikut:

- Jika R/C Ratio > 1, maka usahatani jagung hibrida menguntungkan - Jika R/C Ratio < 1, maka usahatani jagung hibrida merugikan - Jika R/C Ratio = 1, maka usahatani jagung hibrida impas. Dimana:

Sedangkan untuk menganalisis besarnya keuntungan yang diterima petani, digunakan fungsi keuntungan dengan rumus sebagai berikut:

Untuk menganalisis Break Event Point (BEP) skala luas usahatani digunakan dasar ketentuan sebagai berikut:

TR = TC

Berdasarkan pada ketentuan tersebut, maka metode yang sesuai adalah dengan menggunakan analisis regresi yang dalam hal ini luas lahan diberlakukan sebagai variabel yang independent (Xi). Langkah pertama meregresikan Y1 (total biaya) dengan luas lahan (Xi), begitu pula dengan Y2 (total revenue) dengan luas lahan (Xi), selanjutnya pertemuan diperoleh Y1 = Y2 atau sama saja dengan TC = TR = 0. Dengan demikian persamaan tersebut menjadi:

(5)

Maka X (luas lahan) pada saat Y1 = Y2 adalah:

α0 – β0

X rata-rata = --- β1 α1

Dimana:

X = Luas lahan usahatani jagung hibrida Y1 = Fungsi biaya sama dengan TC Y2 = Fungsi revenue sama dengan TR …….. adalah parameter regresi sederhana

C. HASIL DAN PEMBAHASAN

Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi

Tabel 1. Hasil Estimasi Fungsi Produksi Cobb Douglass Pada Usahatani Jagung Hibrida di Desa Limapoccoe, kecamatan cenrana, Kabupaten Maros, 2010.

No. variabel Bebas Koefisien t Hitung Signifikansi

Regresi (α = 0,05)

1 Luas Lahan 1, 004 10,447 0,000

2 Benih 0,003 4, 410 0,990

3 Pupuk -0,150 0,012 0,041

4 Tenaga Kerja 0,239 -2,111 0,001

5 Konstanta 3,562 3,413

Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2010.

Tabel 2. Analisis Efisiensi Faktor-faktor Produksi Usahatani jagung Hibrida di Desa Limapoccoe, kecamatan cenrana, Kabupaten Maros, 2010.

No. variabel Bebas Koefisien NPM/Xi lokasi Input Regresi 1 Luas Lahan 1, 004 15,268 Belum Efisien

2 Benih 0,003 0,029 Tidak Efisien

3 Pupuk -0,150 -2,058 Tidak Efisien

4 Tenaga Kerja 0,239 0,721 Tidak Efisien

(6)

Biaya dan Pendapatan Jagung Hibrida

1. Pada usahatani jagung hibrida di Desa Limapoccoe Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros, pemanfaatan factor-faktor produksi yang belum efisien adalah luas lahan sehingga perlu ditambah, sedangkan yang tidak efisien adalah benih, pupuk dan tenaga kerja sehingga perlu dikurangi agar usahatani tersebut efisien dan dapat memperoleh keuntungan yang optimal.

(7)

Saran

1. Para petani hendaknya menyeimbangkan seluruh factor produksi dengan kebutuhan tanaman jagung hibrida agar tidak terjadi inefisiensi dalam pemanfaatan factor-faktor produksi yaitu dengan cara; memperluas lahan garapan dan menerapkan teknik penanaman yang dianjurkan agar tidak terjadi pemborosan seperti penggunaan pupuk dan benih yang proporsional sesuai dengan jarak tanam yang dianjurkan.

2. Rekomendasi penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu bahan acuan penyuluhan bagi PPL kepada petani yang ada di lokasi penelitian dan wilayah kerjanya masing-masing.

(8)

Jurnal Ilmiah Sinergi Ipteks ISSN 1907-2511. Volume 5 No. 2 edisi Juli 2010.

Analisis Episiensi Faktor Produksi Tanaman Jangung Hibrida (Zea Mays, L) di Desa Limapoccoe, Kecamatan Cenrana. Kabupaten Maros.

Oleh Amal Said.

Diterbitkan Oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) Universitas Islam Makassar.

Gambar

Tabel 2.  Analisis Efisiensi Faktor-faktor Produksi Usahatani jagung Hibrida di Desa
Tabel 3.  Jenis dan Nilai Biaya Rata-rata Usahatani Jagung Hibrida di Desa Limapoccoe,  kecamatan cenrana, Kabupaten Maros, 2010

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan data kemenangan Anton-Sutiaji di atas, peneliti tertarik untuk menelaah bentuk modalitas yang dimiliki Anton-Sutiaji serta strategi politik yang dijalankan

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan referensi untuk penelitian selanjutnya dan menjadi perbandingan untuk penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan

Untuk itu perlu adanya kriteria yang obyektif yang dapat dijadikan pegangan bagi pejabat Daerah untuk melakukan kegiatan yang bersifat inovatif.. Dengan cara tersebut inovasi

Dalam menjalankan penelitian ini, peneliti merumuskan tujuan penelitian sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui prestasi siswa dalam kosa kata sebelum diajarkan

Penelitian ini hanya terbatas untuk meneliti tentang hubungan kerjasama dengan hasil belajar muatan pelajaran IPA siswa IV di SD Negeri Karangmloko 1 pada ranah kognitif KD

Berdasarkan hasil penelitian analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani jagung penggunaan input produksi pada usahatani jagung di Desa Salajangki,

Usahatani jagung hibrida adalah suatu bentuk organisasi produksi yang dilakukan di lahan tertentu (dalam penelitian ini dilakukan di lahan sawah irigasi) dengan komoditi jagung..

menunjukkan jika plat resin akrilik yang direparasi dengan penambahan E- JODVV ¿EHU dengan volumetrik 7,4% menghasilkan kekuatan transversal tertinggi dibandingkan