• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRIVACY DALAM SISTEM INFORMASI dalam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PRIVACY DALAM SISTEM INFORMASI dalam "

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Makalah disusun untuk memenuhi tugas akhir semester mata kuliah Cyberlaw

Rodliatum Mardliyah AlHadi (15108044)

PRODI SISTEM INFORMASI

FAKULTAS TELEMATIKA

UNIVERSITAS TRILOGI

JAKARTA

(2)

KATA PENGANTAR

Terimakasih kepada Alloh SWT yang dengan segala kasih sayangNya saya dapat menyelesaikan makalah tentang pengetahuan mengenai privacy dalam dunia Sistem Informasi dalam rangka memenuhi tugas akhir semester mata kuliah Cyberlaw.

Makalah ini dapat diselesaikan dengan baik tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak. Untuk itu, saya juga menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.

Saya menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak kekurangan baik dari segi susunan kalimat, tata bahasa maupun isi pembahasannya. Oleh karena itu, dengan hati lapang saya menerima saran dan kritik yang membangun dari pembaca agar saya dapat menulis makalah dengan lebih baik lagi kedepannya.

Akhir kata, saya berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi pembaca.

Jakarta, Desember 2016

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...ii

DAFTAR ISI...iii

BAB I PENDAHULUAN...1

A. Latar Belakang...1

B. Rumusan Masalah...1

2. Undang-undang Tentang Privacy di Indonesia...1

C. Tujuan Penulisan...1

D. Metode Penulisan...1

E. Manfaat Penulisan...1

BAB II PEMBAHASAN...2

A. Definisi Privacy Dalam Dunia Sistem Informasi...2

B. Undang-undang Tentang Privacy di Indonesia...2

C. Contoh-Contoh Kasus Privacy...3

BAB III PENUTUP...4

A. Simpulan...4

B. Saran...4 DAFTAR PUSTAKA

(4)
(5)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Teknologi Informasi telah berkembang seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat dan terbukti sangat berperan dalam kegiatan perekonomian dan strategi penyelenggaraan pembangunan.

Dengan terus berkembangnya dunia Teknologi Informasi yang berbasis internet maka pengaksesan data semakin mudah. Kemudahan tersebut membawa keuntugan bagi para penggunanya namun juga sekaligus kerugian. Yang mana data-data penggunanya tidak hanya mudah diakses oleh pemiliknya melainkan juga orang lain sebagai bentuk tindak kejahatan cybercrime.

Oleh karena itu, pada makalah ini penulis akan membahas tentang hak-hak pribadi pengguna teknologi informasi dan tindakan apa saja yang bisa dilakukan jika pengguna mengalami penyalahgunaan hak-hak tersebut, yang mana hak-hak tersebut disebut sebagai Privacy.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan diatas, maka rumusan dari makalah ini adalah sebagai berikut:

1. Definisi Privacy Dalam Dunia Sistem Informasi. 2. Undang-undang Tentang Privacy di Indonesia.

3. Contoh Kasus Privacy.

C. Tujuan Penulisan

Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini yaitu sebagi berikut :

1. Mengetahui definisi Privacy dalam Sistem Informasi.

2. Mengetahui Undang-undang Tentang Privacy di Indonesia. 3. Mengetahui contoh kasus privacy.

D. Metode Penulisan

Dalam menyusun makalah ini, penulis menggunakan metode literatur yaitu dengan mengkaji jurnal dan E-Book sebagai acuan yang sesuai dengan pembahasan dan juga browsing data di internet.

E. Manfaat Penulisan

Penulisan makalah ini diharapkan dapat bermanfaat bagi semua yang membacanya, terutama yaitu:

1. Masyarakat, sebagai sarana informasi mengenai pentingnya penerapan privacy dalam dunia yang serba bebrbau teknologi informasi seperti sekarang.

2. Penulis, sebagai sarana untuk memperluas wawasan dan pengetahuan.

(6)

BAB II PEMBAHASAN A. Definisi Privacy Dalam Dunia Sistem Informasi

Ada tiga etika yang terdapat di dalam Sistem Informasi salah satunya adalah privacy. Privacy merupakan hak seseorang untuk memberkan atau tidak informasi yang akan diakses. Yang menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasi pribadi dari pengaksesan oleh orang lain yang tidak diberikan izin untuk melakukannya. Privacy dibedakan menjadi dua, yaitu:

1. Privacy Fisik

Hak seseorang untuk mencegah seseorang yang tidak dikehendaki terhadap waktu, ruang, dan property (hak milik).

2. Privacy Informasi

Hak individu untuk menentukan kapan, bagaimana, dan apa saja informasi yang ingin dikomunikasikan dengan pihak lain.

B. Undang-undang Tentang Privacy di Indonesia

Beberapa Undang-undang tentang privacy di Indonesia adalah sebagai berikut:

1. UU Teknologi Informasi ayat 19

Privacy adalah hak individu untuk mengendalikan pengunaan informasi tentang identitas pribadi baik oleh dirinyasendiri atau oleh pihak lainnya.

2. Pasal 29 : Pelanggaran Hak Privacy

Barangsiapa dengan sengaja dan melawan hukum memanfaatkan Teknologi Informasi untuk menganggu hak privacy individu dengan cara menyebarkan data pribadi tanpa seijin yang bersangkutan, dipidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 7 (tujuh) tahun.

3. UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi

Pada Undang-undang tersebut tidak menggunakan terminology hak privasi melainkan “hak pribadi”. Ketentuannya berbunyi sebagai berikut “..pada dasarnya informasi yang dimiliki seseorang adalah hak pribadi yang harus dilindungi sehingga penyadapan harus dilarang

4. Pasal 42 ayat (2) huruf b UU 36/1999

(7)

5. Pasa 26 UU ITE

a) Penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan orang yang bersangkutan.

b) Setiap orang yang dilanggar haknya sebagaimana dimaksud pada ayat(1) komputer The 414s(414 merupakan kode area lokal mereka) yang berbasis di Milwaukee AS. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut melakukan pembobolan 60 buah komputer-komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.

b) Digigumi (Grup Digital)

Adalah sebuah kelompok yang mengkhususkan diri bergerak dalam bidang game dan komputer dengan menggunakan teknik teknik hexadecimal untuk mengubah teks yang terdapat di dalam game. Contohnya : game Chrono Trigger berbahasa Inggris dapat diubah menjadi bahasa Indonesia. Oleh karena itu, status Digigumi adalah hacker, namun bukan sebagai perusak.

c) Pembobolan Situs KPU

Pada hari Sabtu, 17 April 2004, Dani Firmansyah(25 th), konsultan Teknologi Informasi (TI) PT Danareksa di Jakarta berhasil membobol situs milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) di http://tnp.kpu.go.id dan mengubah nama-nama partai di dalamnya menjadi nama-nama-nama-nama unik seperti Partai Kolor Ijo, Partai Mbah Jambon, Partai Jambu, dan lain sebagainya. Dani menggunakan teknik SQL Injection(pada dasarnya teknik tersebut adalah dengan cara mengetikkan string atau perintah tertentu di address bar browser) untuk menjebol situs KPU. Kemudian Dani tertangkap pada hari Kamis, 22 April 2004.

2) Penyebaran Foto/Video Porno

a) Kasus Video Ariel, Luna Maya dan Cut Tari.

b) Kasus Penyebaran foto Vulgar Andy Soraya dan Bungan Citra Lestari.

(8)

BAB III PENUTUP A. Simpulan

Dengan terus berkembangnya dunia Teknologi Informasi yang berbasis internet maka pengaksesan data semakin mudah. Kemudahan tersebut membawa keuntugan bagi para penggunanya namun juga sekaligus kerugian. Yang mana data-data penggunanya tidak hanya mudah diakses oleh pemiliknya melainkan juga orang lain sebagai bentuk tindak kejahatan cybercrime.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui apa itu privacy, dan apa saja hukum pidana yang dapat dijatuhkan pada pihak-pihak yang menyalahgunakan hak-hak pribadi orang lain dalam dunia informasi teknologi.

B. Saran

1. Menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, maka penulis menyarankan bagi pembaca untuk tidak menjadikan makalah ini sebagai acuan utama untuk keperluan-keperluan tertentu.

(9)

https://hasim319.wordpress.com/2012/05//12privasi-dalam-sistem-informasi/ diakses pada 24 Desember 2016, pukul 09.23

Nurendi. 2011. 12 Etika Dan Keamanan Sistem Informasi. Indonesia. http://eptik3.blogspot.co.id/2011/05/malah-etika-dan-keamanan-sistem.html?m=1

diakses pada 24 Desember 2016, pukul 09.35

Kusumasari, Diana. 2011. Hak Privasi. Indonesia.

Referensi

Dokumen terkait

bahwa sebagai hasil perundingan tersebut pada huruf a diatas, maka pada tanggal 17 Maret 1970 telah ditandatangani suatu "Perjanjian antara Republik Indonesia dan Malaysia

Model pembelajaran inkuiri menurut Joyce, Weil, dan Calhoun (2011) terdiri dari 4 fase yaitu: 1) fase pertama, siswa disajikan bidang penelitian berupa fenomena

bahwa untuk menindak lanjuti Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Nomor: 421/1224/Disdikbud.III/2021 Tanggal 18 Pebruari 2021

PEMAHAMAN DAN PENALARAN SISWA SMA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENGENAI PENGGUNAAN VAKSIN PADA TUBUH MANUSIAA. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |

PENERAPAN STRATEGI PQ4R (PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS 1V SEKOLAH DASAR.. Universitas

Seperti pada siklus pertama akumulasi yang diperoleh yaitu 32,5% persentase tersebut menujukan kategori nilai yang sangat kurang, namun kenaikan yang sangat

berpengaruh kepada hasil dari proses pembelajaran siswanya. Maka dari itu seorang pendidik harus memiliki prinsip-prinsip pengajaran. Berbagai metode harus disiapkan

Hasil penelitian terdahulu yang sesuai dengan penelitian, diantaranya adalah penelitian dari Anggriani (2012) yang dilaksanakan pada siswa kelas VII di SMP N