INOVASI DAN REKAYASA SOSIAL
BUKU ELEKTRONIK (EBOOK) SEBAGAI SEBUAH INOVASI DAN
PERUBAHAN SOSIAL
DOSEN PENGAMPU MATA KULIAH ADILITA PRAMANTI, M.Si
SYAFRIDA MAULIDAH 143112350350001
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
PROGRAM STUDI SOSIOLOGI
UNIVERSITAS NASIONAL
Jl. Sawo Manila, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp. (021) 7806700 - 7806462, website: www.unas.ac.id
2017
LATAR BELAKANG
dengan electronic book (ebook). Ebook bisa diakses menggunakan media digital seperti komputer, notebook dan handphone. Keunggulan penggunaan ebook adalah lebih praktis tanpa harus membawa buku cetak tebal dan mahal yang sangat memberatkan pengguna. Kelebihan ebook yang lain diantaranya tidak cepat rusak, mudah digunakan, mudah dan murah diduplikasi, serta mudah didistribusikan. Ebook menjadi sangat digemari karena sifatnya yang interaktif, yaitu dengan adanya penambahan animasi multimedia dan lainnya. Kelebihan dan fungsi ebook dapat dirasakan langsung oleh pegguna ebook.
Pada awalnya ebook digunakan terbatas pada subjek dan pengguna tertentu saja. Cakupan subjek yang dibahas pada waktu itu antara lain teknik manual untuk hardware, teknik manufaktur, dan subjek lainnya. Sejumlah format ebook bermunculan, beberapa diantaranya didukung oleh perusahaan software besar seperti Adobe’s PDF format dan yang lainnya didukung oleh programer-programer independen dan open source. Biasanya, setiap ebook reader memiliki format yang berbeda-beda pula, kebanyakan dari ebook reader mengkhususkan satu format tertentu saja sesuai pangsa pasarnya. Pada waktu itu, para produsen ebook mengalami masalah mengenai standar yang dipakai dalam pengemasan dan pemasaran ebook sehingga ebook tumbuh di dalam “pasar bawah tanah”. Banyak penerbit ebook yang mulai memasarkan produknya menggunakan public domain. Pada waktu yang bersamaan, para penulis yang karyanya ditolak oleh penerbit menawarkan karyanya secara online sehingga karyanya dikenal oleh orang lain. Katalog buku-buku yang tidak resmi mulai bermunculan di website dan situs-situs yang menyediakan ebook mulai menyebarluaskan informasi mengenai ebook kepada masyarakat.
Ebook memiliki beberapa format yang dapat diakses secara gratis maupun berbayar. Format Ebook contohnya, AZW– Amazon World. Sebuah format proprietary Amazon, yang menyerupai format MOBI kadang-kadang dengan dan kadang- kadang tanpa menyertakan Digital Rights Management (DRM). DRM pada format ini dikhususkan untuk Kindle Amazon. EPUB– Electronic Publication. Format terbuka didefinisikan oleh Forum Open digital book dari International Digital Publishing Forum (idpf). EPUB mengacu kepada standar XHTML dan XML. Ini adalah standar yang sedang berkembang. KF8- Format Kindle Fire dari Amazon. Hal ini pada dasarnya sama dengan prinsip ePub yang disusun dalam pembungkus Palm File Database (PDB) dengan Digital Right Management (DRM) milik Amazon. Spesifikasi untuk EPUB dapat ditemukan di situs web IDPF, Adobe, Barnes & Noble, dan Apple, masing-masing memiliki DRM mereka sendiri. Format tersebut tidak kompatibel antara satu dengan yang lainnya. Saat ini sudah ada versi terbaru yaitu ePub 3, tetapi belum digunakan secara luas.
MOBI– Format MobiPocket, ditampilkan menggunakan perangkat lunak membaca sendiri. MobiPocket tersedia pada hampir semua PDA dan Smartphone. Aplikasi Mobipocket pada PC Windows dapat mengkonversi Chm, doc, Html, OCF, Pdf, Rtf, dan Txt file ke format ini. Kindle menampilkan format mobipocket juga. PDB- Palm File Database. Dapat menyertakan beberapa format buku digital yang berbeda, yang ditujukan untuk perangkat berbasiskan sistem operasi Palm. Pada umumnya digunakan untuk buku digital berformat PalmDOC (AportisDoc) dan format eReader juga.
PRC- Palm Resource File, Sering menyertakan alat baca Mobipocket tetapi kadang-kadang menyertakan eReader atau alat baca AportisDoc. HTML- Hyper Text Markup Language adalah tulang punggung dari World Wide Web. Banyak teks yang didistribusikan dalam format ini. Selain itu, beberapa pembaca e-book mendukung Cascading Style Sheets (CSS) yang pada dasarnya gayautama panduan untuk halaman HTML. CHM- Compressed HTML, sering digunakan untuk file bantuan Windows. Hal ini telah menjadi sangat populer untuk distribusi teks dan bahan pendukung lainnya melalui Web. XHTML- versi khusus dari HTML dirancang agar sesuai dengan aturan konstruksi XML. Ini adalah format standar untuk data epub. XML- tujuan umum markup language untuk pertukaran data. Dalam konteks digital book umumnya terbatas pada XHTML dan RSS feed meskipun beberapa format lain yang telah ditetapkan.
TINJAUAN PUSTAKA
Electronic book (ebook) atau disebut buku elektronik dalam bahasa Indonesia adalah bentuk digital dari buku biasa (tercetak) yang membutuhkan personal computers, mobile phones, atau alat khusus untuk membacanya yang disebut ebook reader atau ebook devices(wikipedia). Ebook adalah representasi elektronik dari sebuah buku yang biasanya diterbitkan dalam bentuk tercetak namun kali ini berbentuk digital (Lee, 2004:50). Berdasarkan definisi ini dapat kita simpulkan bahwa ebook memiliki dua sifat penting, yaitu: pertama, ebook berbentuk digital. Kedua, ebook membutuhkan alat baca khusus.
E-book atau electronic book (atau juga digital book) adalah evolusi dari buku cetak yang biasa kita baca sehari-hari. Dibandingkan dengan pendahulunya, e-book menawarkan berbagai macam manfaat yang memudahkan kita menimba ilmu dan menambah wawasan. Ebook adalah buku elektronik yang bisa disimpan dengan mudah di perangkat elektronik kita. Kapasitas memori sebesar 1 GB sekalipun bisa memuat ratusan e-book. Jika kita punya ratusan buku cetak, sudah pasti kita butuh rak buku yang cukup besar untuk menyimpannya. E-book kini sudah semakin mudah didapat dan diakses. Apalagi untuk keperluan pendidikan. E-book adalah buku yang dipublikasikan dalam format digital berisi tulisan, gambar, yang dapat dibaca memalui perangkat komputer atau perangkat digital lainnya.
gaya hidup modern yang didukung perangkat elektronik. Di Amerika Serikat, kehadiran e-book semakin menggeser buku cetak.
Wikipedia menjelaskan apa yang dimaksud dengan Buku elektronik (disingkat Buku-e atau Buku-ebook) atau buku digital adalah vBuku-ersi Buku-elBuku-ektronik dari buku. Jika buku pada umumnya terdiri dari kumpulan kertas yang dapat berisikan teks atau gambar, maka buku elektronik berisikan informasi digital yang juga dapat berwujud teks atau gambar. Dewasa ini buku elektronik diminati karena ukurannya yang kecil bila dibandingkan dengan buku, dan juga umumnya memiliki fitur pencarian, sehingga kata-kata dalam buku elektronik dapat dengan cepat dicari dan ditemukan.
Terdapat berbagai format buku elektronik yang populer, antara lain adalah teks polos, pdf, jpeg, doc lit dan html. Masing-masing format memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan juga bergantung dari alat yang digunakan untuk membaca buku elektronik tersebut. Salah satu usaha untuk melestarikan literatur berbentuk buku yang banyak jumlahnya dan memerlukan biaya perawatan yang mahal adalah dengan melakukan transfer dari bentuk buku ke bentuk buku elektronik. Dalam hal ini akan banyak ruang dan juga upaya yang dihemat untuk merawat literatur-literatur tersebut. Sedangkan menurut KBBI digital itu sendiri berarti berhubungan dengan angka-angka untuk sistem perhitungan tertentu; berhubungan dengan penomoran.
Keuntungan Menggunakan E-Book
1) Teks dapat dicari secara otomatis dan dirujuk silang menggunakan hyperlink. Sebuah ebook reader dapat berisi beberapa buku sehingga mudah dibawa kemana saja (lebih ringan dan kecil) dibandingkan buku-buku yang sama dalam format tercetak. Ratusan atau bahkan ribuan buku dapat disimpan pada perangkat yang sama.
2) Ebook memungkinkan penyorotan dan penjelasan nonpermanent. 3) Ukuran font dan font dapat disesuaikan.
4) Ebook memungkinkan gambar animasi dan klip multimedia terpasang di dalamnya. Memungkinkan penggunaan warna yang lebih banyak dibandingkan warna dalam format tercetak.
5) Perangkat ebook memungkinkan ebook dibaca dalam keadaan sedikit cahaya atau bahkan gelap total dengan menggunakan back light.
6) Sebuah ebook secara otomatis dapat terbuka di halaman terakhir yang dibaca.
8) Pemasok ebook tidak membutuhkan ruangan yang besar dan tidak ada batasan pencetakan buku.
9) Lebih mudah bagi penulis untuk menerbitkan sendiri ebook.
10) Ebook dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan versi buku yang tercetak (printbook).
11) Ebook tidak membutuhkan kertas, tinta, dan sumber daya lain yang digunakan untuk menghasilkan buku-buku yang dicetak. Itu artinya kita dapat mengurangi penebangan hutan untuk produksi kertas.
Fungsi Buku Digital
1) Sebagai salah satu alternatif media belajar.
2) Berbeda dengan buku cetak, buku digital dapat memuat konten multimedia di dalamnya sehingga dapat menyajikan bahan ajar yang lebih menarik dan membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.
3) Sebagai media berbagi informasi.
4) Dibandingkan dengan buku cetak, buku digital dapat disebarluaskan secara lebih mudah, baik melalui media seperti website, kelas maya, email dan media digital yang lain.
5) Seseorang dengan mudah dapat menjadi pengarang serta penerbit dari buku yang dibuatnya sendiri.
Tujuan Buku Digital
Ada beberapa tujuan pengembangan buku digital adalah sebagai berikut:
1) Memberikan kesempatan bagi pembuat konten untuk lebih mudah berbagi informasi, dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Dengan membuat konten dalam bentuk digital, pengarang tidak perlu mendatangi penerbit untuk menerbitkan bukunya. Ia cukup berkunjung ke salah satu laman toko buku daring dan mendistribusikan bukunya secara mandiri.
2) Melindungi informasi yang disampaikan.
3) Berbeda dengan buku fisik yang dapat rusak, basah, ataupun hilang, buku digital yang berupa data di komputer terlindungi dari masalah-masalah tersebut. Andai kata data tersebut hilang, pengguna dapat dengan mudah mencari penggantinya baik dari internet maupun meminta kembali pada pembuat buku. baca juga sejarah
4) Mempermudah proses memahami materi pelajaran.
5) Dalam perangkat lunak buku digital, Guru dapat memberikan catatan tertentu pada materi, mencari kata atau kalimat tertentu dalam materi, menampilkanfile multimedia (audio dan video) yang dapat diputar untuk memperkaya konten buku. Hal tersebut sangat membantu siswa memahami materi ajar dengan lebih baik dan lebih cepat.
TEORI
Teori Modernisasi :
Alex inkeles dan David H.Smith Didalam Buku: Becoming Modern, disebutkan beberapa ciri manusia modern. Diantara lain: - Keterbukaan terhadap pengalaman dan ide baru - Berorientasi ke masa sekarang dan masa depan - Punya kesanggupan merencanakan - Percaya bahwa manusia bisa menguasai alam. Ia Menemukan bahwa pendidikan 3 kali lebih kuat untuk mengubah manusia dibandingkan yang lainnya. Berbeda dengan Weber dan McClelland pendapat Inkeles dan Smith didasarkan pada penelitian. Sedangkan ia berpendapat bahwa faktor pengalaman kerjadi lembaga kerja yang modern dapat mengubah manusia tradisional menjadi manusia modern.
Dalam hal ini Ebook ada karena masyarakat yang berfikir secara luas dengan memiliki ide baru, masyarakat berorientasi ke masa sekarang dan masa depan, adanya kepercayaan dapat menguasai Ebook tersebut. Ebook dapat dijadikan media pendidikan karena seluruh masyarakat dapat mengakses Ebook untuk keperluan pendidikan yaitu membaca.
Menurut Prof.DR.Selo Soemardjan (1986), masyarakat akan mengalami tahap-tahap modernisasi yang terjadi dihadapannya , yaitu dari taraf yang paling rendah ketingkat yang paling tinggi. Tingkatan itu antara lain :
1) Modernisasi Tingkat Alat : Kondisi yang secara umum dialami oleh masyarakat tradisional dengan masuknya peralatan industri maupun konsumsi modern berujud alat-alat yang menggunakan teknologi tinggi. Dalam hal ini Ebook menjadi contoh adanya alat/teknologi tinggi yang saat ini dapat dipergunakan oleh seluruh masyarakat.
Ebook dibuat oleh lembaga-lembaga ternama yang tidak asing ditelinga masyarakat seperti Amazon, Adobe,Apple dll.
3) Modernisasi Tingkat Individu (sudah mulai melekat dikalangan masyarakat): Masyarakat penganut modernitas fisik itu sudah bisa memperbaiki sendiri peralatan yang dimiliki ,menyempurnakan atau menambah dengan peralatan lain. Dalam hal ini individu dapat dengan mudah dan sering digunakan oleh masyarakat.
4) Modernisasi Tingkat Inovasi (Modernisasi yang bersifat orisinal) : Masyarakat pada tingkat inovasi ini memiliki ciri-ciri , dapat menciptakan sendiri barang teknologi yang dibutuhkan meskipun masih harus melalui jaringan kerja dengan masyarakat lain yang lebih luas. Dalam hal ini individu dapat meningkatkan Ebook yang dibuat sesuai dengan kehendak individu tersebut agar Ebook semakin menarik. Individu dapat bekerja sama dengan jaringan kerja lain untuk membuat Ebook ataupun memberikan editing terhadap ebokk yang dibuat baik secara gratis maupun secara berbayar.
Teori Perubahan Sosial (Nonevolusioner) :
Gillin dan Gillin mengemukakan bahwa perubahan sosial merupakan suatu variasi atau sesuatu yang lain yang timbul dari cara-cara hidup yang telah diterima. Di mana sesuatu yang baru tersebut dapat disebabkan perubahan dalam kondisi geografis maupun komposisi penduduk. Perubahan sosial dapat pula mempunyai pengertian sebagai adanya faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi kehidupan manusia, seperti yang dikemukakan oleh Samuel Koenig. Hal tersebut berarti bahwa perubahan sosial merujuk pada adanya modifikasi-modifikasi dari faktor eksternal atau internal dalam pola-pola kehidupan manusia.
Teori perubahan sosial yang di gunakan yaitu Teori Nonevolusioner Teori ini menekankan pada melihat bahwa masyarakat bergerak dari tahap evolusi tetapi proses tersebut dilihat secara multilinear artinya bahwa perubahan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Semua masyarakat berubah dalam arah dan kecepatan yang sama.. Dalam mempelajari konsep dari Lensky maka perlu juga mempelajari konsep kunci dalam pernyataan Lenski yaitu adanya continuity, inovation dan extinction.
a. Keberlanjutan atau continuity mengacu pada kenyataan bahwa meskipun masyarakat itu mengalami perubahan tetapi tetap ada unsur-unsur di dalamnya yang tidak berubah, misalnya peraturan lalu lintas, sistem kalender serta sistem abjad. Unsur-unsur itu tidak berubah karena sangat berguna dan menjawab kebutuhan semua lapisan masyarakat. Dalam hal ini Ebook menjadi sebuah teknologi baru yang akan terus berlanjut tetapi sistem tatacara dan sikap masyakat terhadap penggunaan Ebook diharapkan tidak dalam berubah tidak dapat menghilangkan aturan, nilai, norma yang ada.
b. Sedangkan inovasi dihasilkan dari penemuan-penemuan maupun proses difusi dari budaya lain. Masing-masing masyarakat akan mempunyai tingkat inovasi yang berbeda-beda tergantung pada: seberapa banyak orang yang dapat menghasilkan inovasi, seberapa banyak orang yang menyebarkan inovasi tersebut, seberapa penting inovasi itu bagi masyarakat yang bersangkutan serta apakah masyarakat tersebut mau menerima ide-ide baru itu. Dalam hal ini Ebook menjadi sebuah inovasi terbaru karena dulu buku hanya sebuah lembaran kertas biasa sekarang menjadi digital dan dapat di akses dimana pun kapan pun melalui gadget, masyarakat harus dapat menerima dan memanfaatkan keberadaan Ebook dengan bijak.
c. Sedangkan kepunahan atau extinction berarti menghilangnya kebudayaan atau masyarakat itu sendiri. Dalam hal ini kebudayaan masyarakat yang terbiasa membaca menggunakan buku biasa sekarang berubah atau menghilang berubah menjadi membaca buku secara digital atau elektronik dimanapun dan kapanpun dengan menggunakan Ebook.
REFERENSI
http://blogsimulasidigital.blogspot.co.id/2015/12/pengertian-buku-digital-ebook-fungsi.htmlhttp://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/60238/3/BAB%20II %20Tinjauan%20Pustaka.pdf
http://karmanago.blogspot.co.id/2015/10/tinjauan-pustaka.html