• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAKTERI GRAM POSITIF DAN BAKTERI GRAM NEGATIF

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAKTERI GRAM POSITIF DAN BAKTERI GRAM NEGATIF"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAKTERI GRAM POSITIF DAN BAKTERI GRAM NEGATIF

Bakteri dibedakan atas dua kelompok berdasarkan komposisi dinding sel serta sifat pewarnaannya, yaitu bakteri gram positif dan bakteri gram negatif. Selain perbedaan dalam sifat pewarnaannya, bakteri gram positif dan bakteri gram negatif berbeda dalam sentivitasnya terhadap kerusakan mekanis/fisis, terhadap enzim, desinfektan dan antibiotik. Perbedaan relatif sifat bakteri gram positif dan bakteri gram negatif dapat dilihat sebagai berikut

TABEL I

PERBEDAAN BAKTERI GRAM POSITIF DAN BAKTERI GRAM NEGATIF

(2)

Bakteri gram negatif bersifat lebih konstan terhadap reaksi pewarnaan, tetapi bakteri gram positif sering berubah sifat pewarnaannya sehingga menunjukkan reaksi gram variabel, sebagai contoh, kultur bakteri gram positif sudah tua dapat kehilangan kemampuannya untuk menyerap pewarna violet kristal sehingga dapat menyerap pewarna safranin, dan berwarna merah seperti bakteri gram negatif.

Klein, et all, (1999) menyatakan bahwa bakteri gram positif dinding selnya mengandung sebagian besar peptidoglikan, dan juga asam teikoat dan asam teikuronat, oleh sebab itu dinding sel bakteri positif sebagian adalah polisakarida. Pada beberapa bakteri asam terikoat merupakan antigen permukaan (antigen dinding sel) dan ada yang merupakan selaput pada selnya. Asam terikoat ini pada umumnya terdiri dari gula netral seperti galaktosa, manosa, ramnosa, arabinosa dan glukosamin. Lapisan yang demikian itu akan menyelimuti seluruh sel bakteri sehingga menyerupai selibung yang kuat dan dinamakan murein. Sedangkan pada bakteri gram negatif terdapat peptidoglikan yang sedikit sekali dan berada diantara selaput luar dan selaput dalam dinding sel. Dinding sel bakteri gram negatif sebelah luar merupakan komponen yang terdiri dari fospolipit dan beberapa protein yang sering disebut sebagai auto layer.

.

Ayu Fitria Helmiyati,

“ Pengaruh Konsentrasi Tawas terhadap Pertumbuhan Bakteri Gram Positif dan

Negatif “

Jurnal Pangan dan Gizi Vol. 01 No. 01 Tahun 2010

Ayu Fitria Helmiyati dan Nurrahman

Program Studi Gizi Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan

Universitas Muhammadiyah Semarang

(3)

Gambar

TABEL I PERBEDAAN BAKTERI GRAM POSITIF DAN BAKTERI GRAM NEGATIF

Referensi

Dokumen terkait

yaitu bakteri Gram positif (S. epidernlidis) dan Gram negatif (E. Peubah yang dia~nati adalah diameter zona hambat yang terbentuk. Data yang diperoleh dianalisis

Selain blaZ ada beberapa gen yang akan meregulasi sintesis betalaktamase pada bakteri Gram positif yang diwakili oleh S. aureus dalam hal ini setidaknya ada

Dilihat dari hasil uji total bakteri gram positif dan bakteri gram negatif pada Tabel 1 dan 2 menunjukkan bahwa kemampuan bahan kimia (tawas) memiliki kemampuan

Bakteri gram positif seperti Staphylococcus aureus (bakteri patogen yang umum  pada manusia) hanya mempunyai membran plasma tunggal yang dikelilingi dinding sel tebal berupa

Chloramfenicol memiliki standar efektifitas terhadap kelompok bakteri Gram positif dengan sensitifitas ≥ 18mm, berdasarkan hasil penelitian konsentrasi efektif (sensitif)

Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh hambatan Madu Hutan Musi Rawas terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus (Gram Positif) adalah mulai konsentrasi

Selain blaZ ada beberapa gen yang akan meregulasi sintesis betalaktamase pada bakteri Gram positif yang diwakili oleh S. aureus dalam hal ini setidaknya ada tiga

Dari latar belakang tersebut, maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan aktivitas antibakteri amoksisilin terhadap bakteri Gram positif Bacillus subtilis, Staphylococcus