Page 1
PERMASALAHAN DALAM PRAKTEK
KEPERAWATAN YANG MENIMBULKAN
MASALAH
Praktek Perawat
Kesalahan /Kelalaian
Dasar hukum praktek keperawatan
Undang
–
undang No.23 tahun 1992
tentang kesehatan, bagian kesembilan pasal
32 (penyembuhan penyakit dan
pemulihan)
Undang
–
undang No.8 tahun 1999
tentang perlindungan konsumen
Peraturan menteri kesehatan
Peraturan Menkes
No.660/MenKes/SK/IX/1987 yang
dilengkapi surat ederan Direktur Jendral
Pelayanan Medik
No.105/Yan.Med/RS.Umdik/Raw/I/88
tentang penerapan standard praktek
Kepmenkes No.647/SK/IV/2000 tentang
registrasi dan praktik perawat dan direvisi
dengan SK Kepmenkes
No.1239/Menkes/SK/XI/2001 tentang
registrasi dan praktik perawat.
Permenkes RI No.
Undang-Undang Kesehatan No. 36 Tahun
2009
Permenkes RI No.
Fungsi Hukum Keperawatan
• Memberi kerangka kerja untuk menetapkan kegiatan praktek perawatan apa yang legal dalam merawat pasien.
• Membedakan tanggung jawab perawat dari
profesi kesehatan lain
• Membantu mempertahankan standar praktek
keperawatan dengan membuat perawat
akontabilitas dibawah hukum yang
Page 10
Malpraktek
Page 11
AREA YANG MEMUNGKINKAN
TERJADI MALPRAKTEK DALAM
Assessment errors
• Gagal mengumpulkan data dengan tepat dan akurat atau Gagal mengidentifikasi informasi dengan benar
Planning errors
• Gagal mencatat masalah pasien dan kelalaian menuliskannya dalam rencana keperawatan.
• Gagal mengkomunikaskan secara efektif rencana
keperawatan yang telah dibuat, misalnya
menggunakan bahasa yang tidak dipahami perawat lain dengan pasti.
• Gagal memberikan asuhan keperawatan secara berkelanjutan yang disebabkan kurangnya informasi yang diperoleh dari rencana keperawatan.
Intervention errors
• Gagal melakukan kolaborasi dengan tim medis
• Kesalahan dalam melaksanakan tindakan
Tindakan yang menimbulkan malpraktek
• Terjadi phlebitis pada terapi IV
• Luka bakar akibat terapi sinar
• Jatuh yang menyebabkan cidera
• Penggunaan antiseptic yang salah
• Tinggalnya kain kasa saat melakukan operasi
• Kesalahan pengobatan
Jenis hukum malpraktek
• Criminal malpractice
– Misal :perbuatan tercela, kelalaian, aborsi, rahasia jabatan, eutanasia, kecerobohan yang dapat
menciderai pasien
• Civil malpractice
– tidak melaksanakan kewajiban atau tidak
• Administrative malpractice
Ancaman pidana
• pidana kelalaian yang mengakibatkan luka (pasal 360 KUHP)
• luka berat atau mati (pasal 359 KUHP)
• Pasal 361 KUHP, karena kelalaian dalam
melakukan jabatan atau pekerjaan (misalnya: dokter, bidan, apoteker, sopir, masinis dan Iain-lain)